p-Index From 2021 - 2026
9.812
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Prima Edukasia MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains dan Matematika Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran JURNAL PENDIDIKAN GLASSER ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Educatio SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Dinamika Sosial Budaya Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Jurnal Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial Jurnal Pendidikan Edutama Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Jurnal Pendidikan dan Konseling ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan PROGRES PENDIDIKAN Journal of Classroom Action Research AL MA'ARIEF : JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL DAN BUDAYA AR-RIAYAH : Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Renjana Pendidikan Dasar Journal La Edusci JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Empiricism Journal Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman (JURIDIKSIAM) Jurnal Pijar MIPA Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pedidikan (JARTIKA) Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia PENSOS: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Pendidikan Sosiologi Journal of Authentic Research Journal of Indonesian Progressive Education PALASTREN: Jurnal Studi Gender AL-MAIYYAH: Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan aladzka
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemetaan Strategi Kebijakan Pendidikan dalam Mewujudkan Pemerataan Akses dan Mutu Pendidikan: Sebuah Scoping Review Nursaptini Nursaptini; Entoh Tohani
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 12 No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v12i2.35196

Abstract

Educational equity in access and quality remains a strategic issue that has attracted the attention of governments and policymakers worldwide. Numerous studies have examined educational policies aimed at promoting educational equity; however, the existing findings remain fragmented and have yet to provide a comprehensive understanding of the strategies employed. This study aims to map educational policy strategies for improving equitable access to and quality of education, identify major research themes, analyze conceptual relationships among these themes, and explore their implications for the development of Social Studies Education. The study employed a scoping review method of articles indexed in Scopus. The selection process resulted in 18 articles that met the inclusion criteria. Data were analyzed through thematic synthesis and strengthened by bibliometric analysis using co-occurrence network and thematic map techniques. The findings reveal that educational policy strategies can be categorized into five major dimensions: expanding educational access, improving educational quality, digital transformation, educational governance reform, and inclusive education. The bibliometric analysis indicates that the themes of education, access, quality, equity, and policy constitute the main conceptual structure of the literature. The thematic map identifies education and access as motor themes, while reforms and policy function as basic themes. Themes related to educational systems, the public sector, and inclusivity remain classified as emerging themes. The findings suggest that the development of Social Studies Education requires the integration of educational policy, curriculum development, and educational resources to foster social literacy and critical thinking skills. This study concludes that achieving equitable access to and quality of education requires an integrated approach involving expanded access, enhanced learning quality, policy reform, digital transformation, and strengthened principles of inclusivity to promote an equitable, high-quality, and sustainable education system.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Canva Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Amalda, Saskia; Suryanti, Ni Made Novi; Nursaptini, Nursaptini
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/t3qhwe32

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran sosiologi dengan menggunakan penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan media canva pada kelas XI Sos 6 SMAN 3 Mataram. Penelitian ini menggunakan penelitian tindak kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang melibatkan 33 siswa. Setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan dan memiliki empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, obeservasi, dan refleksi. Instrument penelitian yang digunakan meliputi observasi kegiatan guru, wawancara, dan dokumentasi proses pembelajaran dalam kelas. Pada siklus I, berpikir kritis siswa menunjukkan bahwa hanya 17 siswa (58%) yang mencapai KKTP 75, sedangkan 16 siswa (42%) yang belum mencapai KKTP 75. Hasil ini belum mencapai indikator kerja, maka dilakukan perbaikan siklus II. Pada siklus II, berpikir kritis siswa meningkat menjadi 27 siswa (82%) yang mencapai KKTP 75, sedangkan 6 siswa (18%) yang belum mencapai KKTP 75. Selain itu, tindakan pelaksanaan penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan media canva mencapai 80% pada siklus I dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan media canva efektif dalam meningkatkan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran sosiologi. Penelitian ini menegaskan pentingnya  menggunakan model pembelajaran dan media pembelajaran dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung bagi siswa dan guru. Abstract This study aims to improve students' critical thinking in sociology subjects by using the application of problem-based learning models assisted by Canva media in class XI Sos 6 SMAN 3 Mataram. This study uses classroom action research carried out in two cycles, involving 33 students. Each cycle consists of two meetings and has four stages, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The research instruments used include observation of teacher activities, interviews, and documentation of the learning process in the classroom. In cycle I, students' critical thinking showed that only 17 students (58%) achieved KKTP 75, while 16 students (42%) had not achieved KKTP 75. This result had not reached the work indicators, so improvements were made in cycle II. In cycle II, students' critical thinking increased to 27 students (82%) who achieved KKTP 75, while 6 students (18%) had not achieved KKTP 75. In addition, the implementation of the problem-based learning model assisted by Canva media reached 80% in cycle I and increased to 100% in cycle II. These results suggest that the application of the problem-based learning model, aided by Canva, is effective in enhancing students' critical thinking in sociology. This research underscores the importance of using learning models and media to create a supportive learning environment for both students and teachers.
RELASI KUASA SUAMI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI DESA SUKARARA KECAMATAN SAKRA BARAT Laila Ramdani; Jepri Utomo; Nursaptini Nursaptini
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 6 (2026): 2026 Juni
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i6.968

Abstract

This study aims to analyze the power relations between husbands and wives and the forms of domestic violence that occur in Sukarara Village, West Sakra District, East Lombok Regency. This research is motivated by the persistence of a patriarchal culture that places men as the dominant party in the household, thus creating an unbalanced power relationship and impacting violence against wives. The study used a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques were carried out through observation, semi-structured interviews, and documentation. The research subjects consisted of 8 people and 3 informants. The results show that the power relations between husbands and wives in Sukarara Village are still dominated by owner-property, head-complement, and senior-junior partner relationships. In the owner-property pattern, the wife is positioned as the husband's property so that the husband feels he has full rights to control and regulate her. In the head-complement pattern, the husband is seen as the head of the family who has the main authority, while the wife is only a complement in the household. The senior-junior partner pattern shows a hierarchical relationship that places the husband in a superior position due to economic, age, and cultural factors. These power relations then lead to the emergence of various forms of domestic violence (DV), including physical violence, psychological violence, and sexual violence. Violence occurs due to the legitimacy of patriarchal culture, the subordination of women, gender inequality, and the normalization of male dominance within the house.
MENUJU PEMBELAJARAN AKTIF TERINTEGRASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENDIDIKAN SOSIOLOGI: TINJAUAN KRITIS DAN PENGEMBANGAN KERANGKA KONSEPTUAL Nursaptini Nursaptini; Taat Wulandari
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 13 No. 1 (2026): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/juridiksiam.v13i1.542

Abstract

Pembelajaran aktif tengah menjadi tren yang banyak digunakan dalam dunia pendidikan modern, termasuk dalan pendidikan Sosiologi di Perguruan Tinggi. Di sisi lain, perkembangan Artificial Intelligence (AI), mulai mengubah cara mahasiswa mengakses dan membangun pengetahuan. Namun, literatur mengenai pembelajaran aktif, pendidikan sosiologi, dan AI masih berkembang secara terpisah. Artikel ini bertujuan untuk meninjau secara kritis literatur mengenai pembelajaran aktif, pendidikan sosiologi, dan AI dalam pendidikan, serta mengembangkan kerangka konseptual yang mengintegrasikan ketiga bidang tersebut. Artikel ini menggunakan pendekatan critical literature review terhadap artikel yang diperoleh dari database Scopus periode 2021–2026. Pencarian literatur dilakukan melalui tiga klaster, yaitu active learning, sociology education, dan artificial intelligence in education. Hasil pencarian menghasilkan 656 artikel yang kemudian diseleksi berdasarkan relevansi topik dan kontribusi konseptual. Hasil sintesis menunjukkan bahwa active learning menekankan partisipasi aktif mahasiswa melalui kolaborasi, penyelidikan, dan refleksi; pendidikan sosiologi berfokus pada pengembangan sociological imagination, social inquiry, dan critical social analysis; sedangkan AI dalam pendidikan berfokus pada personalisasi pembelajaran, umpan balik adaptif, dan eksplorasi pengetahuan. Kajian ini mengidentifikasi kesenjangan teoretis yaitu belum terintegrasinya ketiga domain tersebut dalam satu model pedagogis yang komprehensif. Sebagai respons terhadap kesenjangan tersebut, artikel ini mengusulkan AI-Integrated Active Sociology Learning Framework (AISLF) yang terdiri atas enam tahapan, yaitu Social Inquiry, AI-Assisted Exploration, Collaborative Dialogue, Critical Sociological Reflection, Knowledge Reconstruction, dan Social Action. Framework ini menawarkan pendekatan baru yang memosisikan AI sebagai mitra intelektual pembelajaran aktif dalam pendidikan Sosiologi. Kata Kunci: pembelajaran aktif; inkuiri sosial; pendidikan sosiologi; kecerdasan buatan; tinjauan kritis; kerangka konseptual.
Pengaruh Model Guided Discovery Learning Berbantuan Poster Terhadap Partisipasi Belajar Siswa Kelas XI IPAS SMAN 10 Mataram Zulfia Salsabilla; Nursaptini Nursaptini; Deni Sutisna
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 13 No. 1 (2026): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/juridiksiam.v13i1.544

Abstract

Partisipasi belajar siswa menjadi salah satu indikator penting keberhasilan proses pembelajaran dan pencapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model gudied discovery learning berbantuan media gambar terhadap partisipasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen bentuk kuasi eksperimen dan rancangan posttest only with nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS di SMAN 10 Mataram dengan sampel penelitian terdiri atas dua kelas yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling setelah melakukan penyepadanan kelas, yaitu kelas XI IPS C sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS D sebagai kelas kontrol. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi partisipasi belajar yang telah memenuhi kriteria valid dan reliabel. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai mean partisipasi belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 40.545 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 37.136. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0.003 < 0.05 sehingga model guided discovery learning berbantuan media gambar berpengaruh terhadap partisipasi belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI IPS SMAN 10 Mataram. Kata Kunci: Guided Discovery Learning; Media Gambar; Partisipasi Belajar; Sosiologi
PARADIGMA BARU ASESMEN PEMBELAJARAN: INTEGRASI PENILAIAN OTENTIK DAN DEEP LEARNING DALAM MEMBANGUN KOMPETENSI ABAD KE-21 deni sutisna; nursaptini Nursaptini; Hairil wadi
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 13 No. 1 (2026): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/juridiksiam.v13i1.545

Abstract

21st-century education is driving a paradigm shift in learning and assessment. Traditional methods, limited to content mastery, are transforming into the development of critical thinking, collaborative, and communicative competencies, as well as problem-solving skills. In this context, the concepts of authentic assessment and Deep Learning are approaches that require attention in creating more advanced and modern educational reforms. This article aims to analyze the conceptual and empirical relationship between authentic assessment and Deep Learning to support 21st-century learning. It uses a narrative literature review approach, employing thematic analysis techniques to provide clear boundaries for the analysis process and generate a synthesis. The reviewed literature represents research results or government policies published between 2021 and 2026. For journal articles, the criteria set must be derived from nationally accredited journals with a minimum of Sinta 4 and reputable international articles. The analysis shows that authentic assessment has a catalytic function in realizing Deep Learning through authentic and realistic tasks that focus on assessment processes such as performance, attitude, and portfolio assessments. The Deep Learning approach requires an assessment system that can measure higher-order thinking processes. A literature synthesis shows that the integration of authentic assessment and immersive learning contributes to the development of 21st-century competencies and the enhancement of meaningful learning. This article offers a conceptual model of the relationship between authentic assessment and immersive learning as a foundation for learning development in the era of educational transformation. Keywords: Learning Assessment; authentic Assessment, Deep Learning, 21st Century Skills
Pengaruh Model Pembelajaran Active Debate Berbantuan Media Padlet Terhadap Partisipasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Widia Sari; Nursaptini Nursaptini; Mila Noviana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5216

Abstract

Partisipasi belajar siswa merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran karena mencerminkan keterlibatan siswa secara aktif dalam kegiatan belajar. Namun, pada mata pelajaran Sosiologi masih ditemukan rendahnya partisipasi belajar siswa yang ditunjukkan oleh kurang aktifnya siswa dalam mengemukakan pendapat, memberikan tanggapan, mengajukan pertanyaan, serta berpartisipasi dalam diskusi kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Active Debate berbantuan media Padlet terhadap partisipasi belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain Posttest Only with Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI Soshum SMA Negeri 9 Mataram yang terdiri atas enam kelas. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik simple random sampling setelah dilakukan penyepadanan kelas, sehingga diperoleh kelas XI Soshum 2 sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI Soshum 3 sebagai kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 34 siswa. Data penelitian dikumpulkan menggunakan lembar observasi partisipasi belajar siswa yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t two independen sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata partisipasi belajar siswa pada kelompok eksperimen sebesar 78,14 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 73,41. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Thitung sebesar 3,062 lebih besar daripada Ttabel sebesar 1,997 dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05. Disimpulkan bahwa model pembelajaran Active Debate berbantuan media Padlet berpengaruh signifikan terhadap partisipasi belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi.
Penerapan Model Pembelajaran Debat Berbantuan Kliping Berita Untuk Meningkatan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas X-E7 SMAN 1 Narmada Nada Shafa Aulia; Nursaptini Nursaptini; Mila Noviana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5360

Abstract

Menciptakan suasana belajar yang edukatif sangat penting karena berpengaruh terhadap motivasi, konsentrasi, dan keaktifan belajar siswa. Dengan menerapkan model debat, siswa dapat terstimulasi dalam diskusi di kelas, siswa yang kurang aktif terlibat dalam pembelajaran dapat lebih aktif dalam mengambil inisiatif untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan menyampaikan argumen sebagai respons terhadap kelompok lawan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran debat berbantuan kliping berita pada mata pelajaran sosiologi kelas X-E7 SMAN 1 Narmada. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang di dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi di setiap siklusnya. Subjek penelitian berjumlah 36 siswa dan guru mata pelajaran sosiologi di kelas X-E7 SMAN 1 Narmada. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran debat berbantuan kliping berita terlaksana pada siklus I sebesar 79% dan pada siklus II sebesar 94,4%. Indikator keaktifan belajar siswa pada siklus I mencapai 86,1% dan meningkat pada siklus II yakni mencapai 95,8%. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran debat berbantuan kliping berita efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas X-E7 SMAN 1 Narmada.
Analysis of Decent and Fair Work for Precarious Workers in the Lombok Industrial Area Rakhmat Nur Adhi; Jepri Utomo; Nursaptini Nursaptini; Lalu Muslihul A Akhmadi
Journal of Indonesian Progressive Education Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Early Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63617/jipe.v3i1.171

Abstract

Precarious employment is a critical issue in modern employment, including in the industrial areas of Lombok, West Nusa Tenggara (NTB). These workers, generally contract or outsourced workers, face job instability, low wages, and limited access to social security and health protection. This situation poses serious challenges to the implementation of decent work and fair work principles. This research employed a qualitative approach with a case study method. Informants were purposively selected, consisting of seven workers in the industrial areas of Lombok, including contract workers, outsourced workers, teachers, and company management. Data were collected through in-depth interviews, direct observation of work activities, and documentation in the form of notes, photographs, and recordings. The results show that precarious workers face significant limitations in terms of job stability, adequate wages, health and safety protection, and participation in decision-making. Short-term contract practices, the risk of termination of employment, and minimal union representation exacerbate their vulnerability. Structural factors such as high worker numbers and limited skills weaken their bargaining position. In conclusion, vulnerable workers in Lombok require more inclusive labor regulations, adequate social protection, and collective worker empowerment to create more stable, decent, and equitable working conditions. This research provides empirical insights and information for sustainable industrial development policies.
PKWT dan Kerentanan Pekerja: Studi Kasus Pemutihan Masa Kerja dan Masa Percobaan Pada Pekerja Kontrak di Kawasan Industri Lombok, NTB Rakhmat Nur Adhi; Jepri Utomo; Nursaptini Nursaptini; Lalu Muslihul A. Akhmadi
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 9 No 1 (2026): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v9i1.4429

Abstract

Praktik Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) telah menjadi bagian penting dari dinamika hubungan kerja di industri Indonesia, termasuk di Kawasan Industri Lombok, NTB. Meskipun PKWT memberikan fleksibilitas bagi perusahaan, praktik ini menimbulkan ketidakpastian bagi pekerja terkait durasi kontrak, masa percobaan, pemagangan, dan pemutihan masa kerja. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kerentanan pekerja kontrak dalam konteks PKWT dan implikasinya terhadap hak-hak pekerja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan tujuh informan yang terdiri dari pekerja PKWT, pekerja outsourcing, akademisi, dan manajemen agensi outsourcing. Pemilihan informan dilakukan melalui purposive sampling untuk memperoleh data yang relevan dan mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung di tempat kerja, dan dokumentasi materi tertulis, foto, dan catatan perusahaan. Data sekunder dari BPS, Kementerian Tenaga Kerja, dan artikel akademik juga digunakan untuk memperkuat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja PKWT sering mengalami perpanjangan kontrak berulang, masa percobaan yang tidak tercatat, praktik pemagangan yang menurunkan hak pekerja, serta pemutihan masa kerja yang membuat pekerja dihitung kembali dari nol. Praktik ini menciptakan kerentanan terhadap kehilangan hak gaji, tunjangan, dan jaminan sosial, serta menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi formal dan implementasi di lapangan. Penelitian ini menekankan perlunya pengawasan ketenagakerjaan yang lebih tegas, transparansi perusahaan, dan kebijakan untuk menjamin kepastian dan perlindungan pekerja kontrak.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aisa Nikmah Rahmatih Aisa Nikmah Rahmatih Alviona Putri Rengganis Amalda, Saskia Anar, Ashar Pajarungi Arif Widodo Arif Widodo Arif Widodo Arofah, Zainul Aryati Risma Ade Aryati, Risma Ade Ashar Pajarungi Anar Ashar Pajarungi Anar Astini, Baik Nilawati Astria, Fitri Puji Bafadal, Rifqi Cindani, Made Widia Dayu Irmasuci Deni Sutisna Deni Sutisna Dewi, Baiq Yulia Rahma Dewi, Oktaviani Dyah Indraswati Entoh Tohani Fachreza Fachreza Fachreza Fadina Raodatul Jannah Farida Nursanti Fawziah Zahrawati B Febriani, Haniza Feni Haryati, Linda Fidhea Aisara Firda Devianti Komalasari Fitri Puji Astria Fitriana, Indah Nur Haerani, Nanda Hafiza, Nuril Hairil Wadi Hamdani Hamdani Hamidsyukrie Hamidsyukrie Hamidsyukrie ZM Handayani, Liza Haniza Febriani Haryati, Linda Feni Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasnawati, Nadia Hulaemi Umar I Ketut Widiade Ida Ayu Putu Maheswari Imam Malik Indah Suryanda Indraswati, Dyah Indraswati, Dyah Irma Suryani Izhar Husadi Jannah, Fadina Raodatul Jepri Utomo Jihatul Hadi Juliana Juliana juliani juliani Ketut Sri Kusuma Wardani Khaerul Anam Laila Ramdani Lalu Hamdian Affandi Lalu Muslihul A Akhmadi Lalu Muslihul A. Akhmadi Lestari, Ines Maharani Linda Feni Haryati Made Widia Cindani Maharani Sabila Putri Maheswari, Ida Ayu Putu Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Mila Noviana Mohammad Archi Maulyda Muhammad Ade Zaini Hasnan P Muhammad Erfan Muhammad Erfan Muhammad Erfan Muhammad Furqon Muhammad Ilyas Muhammad Juandika Rahman Muhammad Sobri Muhammad Sobri Muhammad Sobri Muhammad Sobri Muhammad Syazali Muhammad Syazali Muhammad Tahir Muhammad Tahir Nada Shafa Aulia Nanda Haerani Nazuwa, Laela Ni Made Novi Suryanti Nopiza, Liza Novitasari, Setiani Novitasari, Setiani Nurlaili Handayani Nursanti, Farida Nurul Kemala Dewi Nurul Yuliatul Mi'rojah Nurwahidah Nurwahidah Nzobonimpa, Claver Parameswari, Kinanti Idha Prihma Sinta Utami Putri Adinda, Rosa Gita Putri, Maharani Sabila Putu Septiastuti Raden Mohamad Herdian Bhakti Radiusman Radiusman Rahman, Muhammad Juandika Rahmiah Rakhmat Nur Adhi Ramdhani, Jihad Akbar Rengganis, Alviona Putri Rizian Asri Rosa Gita Putri Adinda Safitri, Vivi Safruddin Safruddin Saliman Saliman Saputri, Olivia Riski Sasnika, Epa Setiani Novitasari Setiani Novitasari Shoffah, Siti Nur Arifia Su'ud Su'ud Sudarmini, Luh Ayu Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sumitro Supraini, Deny Sutisna, Deni Sutisna, Deni Sutisna, Deni Suud Suud Suud Suud Suud Suud, Suud Suyanto Suyanto Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syazali, Muhammad Tarisa Tarisa Umar Umar Umar Umar Vivi Safitri Wadi, Hairil Wahidah, Ananda Wardatun, Lisa Warok, Niswatun Warthini, Ni Luh Putu Nina Sri Widia Sari Widiade, I Ketut Widodo, Arif Winarta, Lalu Riyan Yundari, Yundari Zahrawati, Fawziah ZM, Hamidsyukrie Zulfia Salsabilla