Claim Missing Document
Check
Articles

Transformasi Pendidikan Islam di Era Digital: Rekonstruksi Nilai-Nilai Historis dalam Menyongsong Masyarakat Virtual Kamila Rahma Shalehah; Faqih Fathul Ihsan; Muhammad Ariz Hibrizi; Muhammad Novry Ramadhan; Abdul Fadhil
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i3.1529

Abstract

Pendidikan Islam di era digital mengalami transformasi signifikan seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan pola belajar dan metode pembelajaran dalam pendidikan Islam, merekonstruksi nilai-nilai historis agar tetap relevan dalam pembelajaran berbasis teknologi, serta mengidentifikasi strategi dan inovasi yang diterapkan oleh institusi pendidikan Islam dalam menghadapi masyarakat virtual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka sebagai metode utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam pendidikan Islam membuka peluang besar untuk memperluas akses keilmuan, memperkaya metode pembelajaran, dan memperkuat karakter peserta didik. Namun, tantangan seperti kesenjangan digital, dekadensi moral, dan penyebaran informasi keagamaan yang tidak valid juga perlu diantisipasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi rekonstruksi nilai-nilai historis yang adaptif dan kontekstual agar pendidikan Islam tetap relevan dan transformatif di era digital.
Implementasi Nilai-Nilai Keadilan Sosial Dalam Pendidikan Islam: Tantangan dan Peluang Nauval Satria Pratama; Faza Sabila Firdaus; Raihanna Zahwa; Dika Putra Madya; Abdul Fadhil
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i2.943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren literatur mengenai manajemen anggaran pendidikan di sekolah dasar negeri melalui pendekatan bibliometrik. Studi ini berupaya mengidentifikasi kesenjangan literatur dan memetakan struktur pengetahuan dalam bidang tersebut, khususnya terkait efisiensi anggaran dan perencanaan keuangan. Data diperoleh dari database Scopus menggunakan kata kunci “education”, “budget”, dan “management”, dengan kriteria inklusi berupa artikel jurnal terindeks Scopus yang diterbitkan dalam periode 2019–2025. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer dengan metode co-occurrence analysis untuk memetakan keterkaitan antar kata kunci. Hasil visualisasi menunjukkan bahwa istilah seperti “budget efficiency”, “financial planning”, “public school”, dan “elementary education” sering muncul bersama, mencerminkan fokus tematik penelitian dalam konteks pendidikan dasar negeri. Temuan ini mengungkap bahwa efisiensi manajemen anggaran erat kaitannya dengan praktik perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian anggaran yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Kontribusi unik dari penelitian ini terletak pada visualisasi tematik literatur manajemen anggaran di konteks sekolah dasar negeri, yang masih jarang dieksplorasi dalam kajian bibliometrik sebelumnya. Studi ini juga menutup kekosongan literatur terkait peta keilmuan yang komprehensif dalam bidang tersebut, serta memberikan implikasi penting bagi tata kelola keuangan yang lebih efektif guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar.
Peran Pendidikan Islam dalam Membentuk Solidaritas Sosial: Telaah Teori Fungsionalisme Mohammad Dzaky Zaidan; Al Bani Ridho Pratama; Alfina Meiza Fasya; Muhammad Hanif Fadhilah; Abdul Fadhil
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i2.946

Abstract

Di tengah tantangan erosi solidaritas sosial, Pendidikan Islam seringkali dipandang berperan penting dalam menjaga kohesi masyarakat. Berangkat dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis bagaimana ajaran dan praktik dalam Pendidikan Islam berfungsi membangun solidaritas sosial melalui pendekatan Teori Fungsionalisme. Menggunakan metode studi pustaka kualitatif, penelitian ini mengkaji berbagai sumber data primer dan sekunder, termasuk literatur teoretis mengenai Fungsionalisme, Pendidikan Islam, serta artikel penelitian yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa elemen-elemen inti seperti ukhuwah Islamiyah, ta’awun, dan kegiatan kolektif secara fungsional bertindak sebagai mekanisme efektif untuk menanamkan kesadaran kolektif, memfasilitasi integrasi, dan mensosialisasikan nilai bersama. Kontribusi utama penelitian ini adalah menyediakan kerangka analisis sosiologis yang menjelaskan bagaimana institusi Pendidikan Islam secara sistematis menjalankan fungsi esensial seperti transmisi nilai dan penguatan ikatan sosial dalam memelihara stabilitas dan kohesi masyarakat, melampaui pemahaman deskriptif konvensional
Tantangan Pesantren Tradisional di Era Globalisasi: Tinjauan Sosiologis terhadap Pergeseran Fungsi Sosial Pendidikan Islam Qotrunada, Elisa; Ismi Farah Azizah; Syarifah Alawiyah; Amanda Novia Anwar; Abdul Fadhil
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i2.947

Abstract

Era globalisasi membawa tantangan besar bagi pesantren tradisional, khususnya dalam mempertahankan fungsi sosial dan nilai-nilai kultural yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan pesantren tradisional di era globalisasi serta mengidentifikasi strategi inovatif untuk menjaga relevansi dan identitasnya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka melalui analisis artikel jurnal dan literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren mengalami pergeseran fungsi sosial, dari lembaga pendidikan agama menjadi institusi yang juga dituntut responsif terhadap kebutuhan zaman. Tantangan utama yang dihadapi adalah menjaga warisan budaya lokal serta merespons percepatan digitalisasi pendidikan. Untuk menjawab tantangan ini, pesantren mulai mengembangkan inovasi berupa integrasi kurikulum umum, pemanfaatan teknologi digital, penguatan ekonomi kemandirian pesantren, serta keterlibatan aktif dalam pengabdian masyarakat. Inovasi-inovasi tersebut menjadi strategi adaptif yang memungkinkan pesantren mempertahankan eksistensinya di tengah arus perubahan. Dengan demikian, pesantren tradisional memiliki potensi besar untuk tetap relevan dan berdaya guna di era globalisasi, asalkan mampu mengelola transformasi tersebut secara bijak tanpa kehilangan jati dirinya sebagai lembaga pendidikan Islam berbasis nilai dan tradisi.
Pendekatan Pedagogis Problem-Solving dalam Pendidikan Islam untuk Mengatasi Degradasi Akhlak Remaja Rida Wardatul Saura; Alifahtul Zahro; Dhuhaa Isti’anah; Anggi Kurniawan; Abdul Fadhil
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i2.958

Abstract

Di tengah derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi digital, degradasi akhlak remaja menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan. Pendidikan Islam sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Salah satu pendekatan yang relevan untuk menjawab persoalan ini adalah pendekatan pedagogis problem-solving. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan pedagogis problem-solving dalam pendidikan Islam sebagai upaya menanggulangi permasalahan degradasi akhlak remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku akademik, serta berita aktual terkait kasus-kasus degradasi akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan problem-solving mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, dan prestasi belajar siswa, sekaligus membentuk karakter yang berintegritas, bertanggung jawab, toleran, serta menumbuhkan sikap nasionalisme. Dengan demikian, desain pembelajaran akhlak berbasis problem-solving merupakan alternatif yang tepat dan relevan untuk pendidikan karakter di sekolah.
Revitalisasi Peran Pendidikan Islam dalam Membentuk Kesadaran Sipil Perspektif Sosiologi Pendidikan Anjani, Dwi Nur; Salsabiilaa, Sulistia; Salsabila Salsabila; Abdul Fadhil
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 4 (2025): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i4.5226

Abstract

Makalah ini membahas peran pendidikan Islam dalam membentuk kesadaran kewarganegaraan siswa melalui sudut pandang sosiologi pendidikan. Penelitian ini dimotivasi oleh berbagai tantangan seperti globalisasi, digitalisasi, dan kurangnya integrasi nilai-nilai kewarganegaraan dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). Pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode telaah pustaka digunakan. Data dikumpulkan dari berbagai literatur ilmiah yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa PAI memiliki potensi yang signifikan dalam menumbuhkan kesadaran kewarganegaraan melalui internalisasi nilai-nilai Islam seperti tanggung jawab, keadilan, dan empati. Namun, diperlukan upaya revitalisasi, termasuk reformasi kurikulum kontekstual, integrasi teknologi, dan peningkatan kompetensi guru, untuk memastikan bahwa PAI tetap relevan dengan tuntutan kontemporer. Penelitian ini memberikan kontribusi secara konseptual terhadap pengembangan pendidikan Islam yang tidak hanya memelihara religiusitas pribadi tetapi juga warga negara yang beretika, kritis, dan terlibat.
PERAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MELESTARIKAN BUDAYA LOKAL BETAWI DI TENGAH ARUS GLOBALISASI Nurfaizah Nurfaizah; Rio Permata Hati; Muhammad Abdul Khafi; Abdul Fadhil
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 4 (2025): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i4.5376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan Islam dalam melestarikan budaya lokal Betawi di tengah arus globalisasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yaitu menelaah literatur akademik seperti jurnal, buku, dan laporan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki kontribusi signifikan dalam mempertahankan eksistensi budaya Betawi melalui integrasi nilai-nilai keislaman dan budaya lokal dalam kurikulum. Pendidikan Islam terbukti mampu menjadi media pelestarian budaya yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Selain itu, data sekunder yang bersumber dari wawancara tokoh budaya turut memperkuat analisis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam memainkan peran strategis dalam menjembatani pelestarian nilai-nilai tradisional dan kebutuhan modernisasi
An Analysis of Azyumardi Azra’s Thought on Islamic Identity in the Era of Globalization Abdul Fadhil; Permata, Rio; Ma’wah Salsabila; Taftazani Ulya Fauzan; Marseli Nurul Alifya
Hayula: Jurnal Indonesia Studi Islam Multi-disiplin Vol 9 No 2 (2025): Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies
Publisher : Laboratorium Prodi Pendidikan Agama Islam UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/hayula.009.02.07

Abstract

This study aims to analyze Azyumardi Azra’s thoughts on Islamic identity in the context of globalization. It employs a qualitative method using the Islamic thought approach through literature review and thematic analysis. Azra views globalization as both a challenge and an opportunity for Muslims, especially in Indonesia, to develop a religious identity that is adaptive to contemporary changes. Through the concept of Islam Nusantara, Azra emphasizes the indigenization of Islam by integrating religious values with local cultural traditions, resulting in a moderate, inclusive, and tolerant form of Islam. Muslim identity in Indonesia is shaped by the dynamic interaction between Islamic teachings and the country’s socio-cultural realities. This study also connects Azra’s ideas with the perspectives of other thinkers such as Clifford Geertz, Robert W. Hefner, and Nurcholis Madjid to enrich the understanding of contextual Muslim identity. The findings affirm that Islamic identity is dynamic and continues to evolve through dialogue between religious tradition and the demands of a globalized world.  
Analisis Fenomena Childfree di Era Gen Z terhadap Syariat dan Realitas Modern Salsabilla Yessino; Diva Mutiara Sulaiman; Abdul Fadhil
Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Mei : Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/karakter.v2i2.526

Abstract

The phenomenon of childfree has become an increasingly discussed topic in Indonesian society, especially after public figures like Gita Savitri openly expressed their decision not to have children. This phenomenon is related to various factors, including past trauma, concerns over overpopulation, economic instability, and the evolving mindset of Generation Z, which is more realistic and focused on personal freedom. However, the decision not to have children also presents challenges, especially from a religious perspective, particularly Islam, which teaches that having offspring is both a blessing and an obligation. This research aims to analyze the childfree phenomenon from an Islamic perspective by examining the principles of Sharia and the relevance of childfree to fiqh rulings such as ‘azl. The research findings indicate that while childfree contradicts religious views on the obligation to have children, the phenomenon can still be understood within the framework of reproductive rights granted to married couples in Islam. This study is expected to provide a deeper understanding of the childfree phenomenon and its relationship with Islamic principles.
Tantangan Mahasiswa Muslim dalam Menjaga Konsistensi Ibadah di Lingkungan Kampus Ilham Bissalam; Aisyah Inaya Putri; Syadhita Queena Christya; Tyara Safitri; Abdul Fadhil
Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Mei : Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/karakter.v2i2.559

Abstract

This article examines the challenges faced by Muslim students in maintaining the consistency of their worship in a dynamic campus environment. These challenges arise from the density of academic schedules, difficulties in performing routine worship, and suboptimal time management. To identify the components that influence the consistency of worship, this research utilizes a qualitative method, where data is collected through literature study and observation. The findings indicate that Muslim students need to develop themselves and devise effective strategies to worship amidst campus busyness. By understanding these challenges, it is hoped that Muslim students can better maintain the quality of their worship and enhance their awareness of the importance of spirituality in daily life.
Co-Authors Abel Danka Rahadinata Adisti Indah Pramesti Afifah Nur Zakiah Aflahul Anam Ahmad Maulana Pratama Ahmad Reza Maulana Ahmad ` Hakam Aisyah Inaya Putri Akmal Bagas Hastomo Al bani Ridho Pratama Al Raihan, Muhammad Alif Alfina Meiza Fasya Alfina Meiza Faysa Alifahtul Zahro Amaliyah Amaliyah Amanda Novia Anwar Amanda Trianita Ananda, Anisa Andini Putri Arista Andy Hadiyanto Anggi Kurniawan Anjani, Dwi Nur Annida Nur Alfi Laily Annisa, Fadhila Najah Aulawia Hidayati Azalea Putri Nabila Bunga Sasqia Nayla Salsa Danarsetyo Rahmadian Murti Davina Nisya Al Bahri Dela Ayu Puspita Desta Tri Andini Dewi Anggraeni Dewi Anggraeni Dhuhaa Isti’anah Dika Putra Madya Dimas Surya Bekti Diva Mutiara Sulaiman Dwi Nur Anjani Edi Hermanto Nailah Azzahra Elisha Qotrunnada Elsha Nurhikmah Fadhilah Sabrina Fadillah Qodri Fadlilatul Ashri Fahra Asri Dyta Faiqah Yasmin Faqih Fathul Ihsan Faqih Fuadi Lahfi Farhan Wicaksono Faris Rasyid Fauziyah Rahmawati Faza Sabila Firdaus Febrianti Amin Feby Rahayu Felicia Zein Fikron Yunus Filjah Hasyati Firyal Dhia Nailah Junjunan Ghinna Zahidah Gita Lia Febrianti Hana Giri Tri Lathifah Hana Kamilah Hikmal Kanif Firdaus Ika Sakiyya Abdi Siregar Ika Sakiyya Apdi Ilham Bissalam Ismi Farah Azizah Istianah, Dhuhaa Julia Rizqi Rahmawati Kamal Bagus Hutomo Kamila Rahma Shalehah Kanzi Moreano Prayoga Karimah Mutawaqilin Tri Rapani Kayla Alfiana Wicaksono Keisya Putri Ayu Rahmadini Khansa Labiibah Hasna Khodijatul Karimah Khoiru Annisa Siregar Kinkin YSP Linailil Anam Lucky Bintang Aprilliano Lyvia Sastramidjaja Marseli Nurul Alifya Ma’wah Salsabila Mikel Adi Leonsai Mila Hanifah Mochamad Faisal Mulyawan Moh Wahyudi Putra Mohammad Dzaky Zaidan Mohammad Tsaqif Mora Alifia Defahmi Mufid Irsyad Muh Fauzan Nastiar, Juanita Nur Istiqomah Putri, Arga Sabda Wiguna, Ahmad Ridwan Muhamad Ariz Hibrizi Muhammad Abdan Syakuro Muhammad Abdul Khafi Muhammad Andre Maynard Musnamar Muhammad Ariz Hibrizi Muhammad Daffa Isnan Effendi Muhammad Dafid Hermawan Muhammad Fajriansyah Solichin Muhammad Fiqri H.H Muhammad Hanif Fadhilah Muhammad Hanif Fadillah Muhammad Nathan Muhammad Naufal Abdad Muhammad Novry Ramadhan Muhammad Rafi Ardiansyah Muhammad Rizki Sya’bani Muhammad Syafiurrahman Muhammad Zikri Azis Muhibatul Muyasyaroh Mutiara Tsaniatus Nabiilah Annisa Fitri Nabila Efa Hanifah Nabilah Nurjannah Nadia Nur Faizah Nadia Sadila Nadira Saskia Nailah Azzahra Naisyifa Ravenny Fauzizah Naurah Tsaniya Rahmawati Nauval Satria Pratama Nazwa Mutia Violita Nur Intan Cendrawasih Nurfaizah Nurfaizah Nurfaizah Permata, Rio Puspa Ayuningrum Puteri Mushlihatul Ummah Puteri Muslihatul Ummah Putri Silma, Amelia Putry Ana Suryaningsih Qotrunada, Elisa Raihanna Zahwa Ramadhani, Zhafira Refa Choirur Rizki Reyvan Muhammad Rezza Miftachu Rizqi Rida Wardatul Saura Rifatul Hasanah Rif’atul Hasanah Rio Permata Hati Rivani Ayu Ningsih Rufaidah Saepul Anwar Salma Jauharotun Salsabiilaa, Sulistia Salsabila Salsabila Salsabilla Yessino Shafira Nailah Fakhirah Shafwah Natasya Silmi Alfaritsi Siti Maria Ulfah Siti Nurhaliza Hertiani Siti Nurhamidah Auliani Siti Tasliyah Suci Dwi Aprilia Sunny Ghinastia Fathin Syadhita Queena Christya Syafira Adelia Syahbudi, Muhammad Reza Syahla Salsabila Syarifah ALAWIYAH Taftazani Ulya Fauzan Tajriyah Tajriyah Talitha Salsabilla Tasya Octavia Putri Tion Iswanto Tri Saputra Tyara Safitri Valerina Rusmana Putri Virza Qurrota A’yun Wida Nahyatul Nafisah Yauma Wulida Farhana Zaafirah Nurdiana Tamathalia Zhahira Zahrotunnisa