p-Index From 2021 - 2026
9.548
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology TEKNIK FORUM Jurnal Ilmu Lingkungan JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Jurnal Reka Lingkungan Journal of Public Policy and Management Review VISIKES Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Waste Technology Sains Tanah Geoplanning : Journal of Geomatics and Planning Jurnal Borneo Administrator: Media Pengembangan Paradigma dan Inovasi Sistem Administrasi Negara Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA PSYMPATHIC JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo) Gema Publica : Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik Dinika : Academic Journal of Islamic Studies HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Publik (Jurnal Ilmu Administrasi) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Sawala : Jurnal Administrasi Negara International Journal of Social Science and Business Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan JAKP (Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik) Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Seminar Nasional Lahan Suboptimal Jurnal Public Policy Transparansi Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram PERSPEKTIF Jurnal Pemerintahan dan Politik Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan (JPK) Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Dialogue: Jurnal Ilmu Administrasi Publik Journal La Sociale Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Proceeding Biology Education Conference JIAPI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Pemerintahan Indonesia Dinamika Lingkungan Indonesia Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Pringgitan INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY Publicness: Journal of Public Administration Studies INJURITY: Journal of Interdisciplinary Studies Jurnal Teknologi Lingkungan Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Dinika: Academic Journal of Islamic Studies. E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA SEMARANG DALAM MEWUJUDKAN KOTA RAMAH LANSIA Arneta Rahma Aqila; Hartuti Purnaweni; Budi Puspo Priyadi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 3: Juli 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i3.39935

Abstract

It cannot be denied that as time goes by, technology is increasing and ultimately affecting progress in various fields, one of which is the health sector. Improving the quality of health has an impact on increasing the number of elderly people in Indonesia, one of which is in Semarang City, the city with the largest population in Central Java. Elderly Friendly Cities are a solution to provide a better life for the elderly to live their lives. The purpose of this study is to describe and analyze the development of Semarang City government policies in realizing an Elderly Friendly City. To answer the problems and objectives of this study, the four conditions for an Elderly Friendly City according to WHO are used, combined with William Dunn's theory in analyzing the factors that influence the establishment of an Elderly Friendly City using a qualitative descriptive research method. In collecting data through interviews, documentation, and literature related to the title taken. The selected informants included: Bappeda, Social Service, Health Office, Central Java BKKBN, Population Control and Family Planning Office, and the elderly in Semarang City. The results of the study show that the realization of an Elderly Friendly City in Semarang City is not fully optimal. It is suggested that there is a big commitment from each executor to support the realization of an Elderly Friendly City both in providing a budget, providing local regulations, to awareness to create an Elderly Friendly City. It takes good communication coordination to support success
ANALISIS STAKEHOLDER DALAM UPAYA MENCIPTAKAN KOTA LAYAK ANAK DI KABUPATEN DEMAK Putri Intan Kinasih; Hartuti Purnaweni; Maesaroh Maesaroh
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 3: Juli 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i3.39826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan peran stakeholder dalam upaya menciptakan Kota Layak Anak di Kabupaten Demak. Hasil penelitian ini menunjukkkan bahwa terdapat 9 stakeholder yang terlibat dalam menciptakan Kota Layak Anak di Kabupaten Demak Yang pertama yaitu Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Demak, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Demak, Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, Bappedalitbang Kabupaten Demak, Kemenag Kabupaten Demak, Polres Demak, Forum Anak Demak, dan Desa Tempel. Stakeholder dipetakan menjadi empat bagian, yaitu Players, dalam hal ini adalah Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial P2PA, dan Bappedalitbang, dan Subject yaitu Kemenag, Forum Anak Demak, dan Desa Tempel, dan Unit PPA Polres Demak , untuk Contest Setter dan Crowd tidak ada dikarenakan tidak ada stakeholder yang masuk dalam kriteria tersebut. Untuk peran stakeholder dibagi menjadi lima macam yaitu Policy Creator, adalah Dinsos P2PA dan Bappedalitbang. Koordinator, adalah Bappedalitbang dan Dinsos P2PA. Implementer, adalah Dinsos P2PA, Dindukcapil, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Fasilitator, adalah Dinsos P2PA, Disdukcapil, Dinkes, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan yang terakhir yaitu Akselerator, adalah Kemenag, Unit PPA Polres Demak, Desa Tempe, Forum Anak Demak
ANALISIS COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA PANTAI DEWA RUCI JATIMALANG KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN PURWOREJO Falda Wisnu Ardiansyah; Hartuti Purnaweni; Budi Puspo Priyadi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 3: Juli 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i3.39942

Abstract

Collaborative governance merupakan konsep kerjasama antar pemangku kepentingan yang dapat meningkatkan efektivitas pengembangan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan collaborative governance dan mengkaji kriteria keberhasilan collaborative governance dalam pengembangan pariwisata Pantai Dewa Ruci Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah model collaborative governance Ansell dan Gash serta teori Edward DeSeve. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah para pemangku kepentingan, yang informasi diambil dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat aktor dalam kolaborasi pengembangan pariwisata Pantai Dewa Ruci Jatimalang, yaitu Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purworejo, Pemerintah Desa Jatimalang, Kelompok Sadar Wisata Dewa Ruci dan swasta/pelaku usaha kuliner. Kondisi awal dan kepemimpinan dalam kolaborasi pengembangan pariwisata sudah berjalan dengan baik, tetapi masih terdapat banyak masalah terkait desain institusional dan dalam proses kolaboratif yang menunjukkan permasalahan pada komitmen yang kurang kuat dan pemahaman bersama para pemangku kepentingan yang masih lemah. Kriteria keberhasilan dalam kolaborasi pengembangan pariwisata, yakni network structure, trust to the among participants, distributive accountability, information sharing dan acces to ressources, sedangkan yang bukan kriteria keberhasilan, yaitu commitment to a common purpose, governance dan acces to authority.
Analisis Peran (Balai Besar Wilayah Sungai) BBWS Pemali Juana dalam Pengelolaan Gulma Air Agus Ananto Widodo; Hartuti Purnaweni; Kismartini Kismartini
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.18 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i1.6016

Abstract

Sumber daya air di Indonesia sangat melimpah, namun masih perlu pebaikan dalam pengelolaanya sehingga dapat dimanfaatkan secara lebih optimal. Salah satu sumber daya air di Indonesia dengan jumlah besar adalah Danau. Konferensi Nasional Danau Indonesia I pada 13 – 15 Agustus 2009 telah menghasilkan Kesepakatan Bali 2009 antara 9 kementrian yang menetapkan 15 danau kritis yang perlu diprioritaskan agar segera ditangani serius oleh pemerintah untuk mengambalikan fungsinya. Salah satu danau kritis tersebut adalah Danau Rawapening yang berada di Kabupaten Semarang. Permasalahan paling serius yang dihadapi adalah tertutupnya permukaan Danau Rawapening oleh gulma air. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bagaimana peran BBWS Pemali Juana sebagai aktor utama dalam pengelolaan gulma air di Danau Rawapening. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. BBWS Pemali Juana melaksanakan kegiatan pengelolaan gulma air di Danau Rawapening dengan cara pengentasan gulma ke daratan sejak tahun 2017 dengan cara teknis atau menggunakan alat dalam prosesnya. Dalam proses pengentasan gulma tersebut masih terdapat beberapa kendala, diantaranya adalah keterbatasan tempat disposal akhir, belum optimalnya bantuan dari aktor lain, konflik dengan beberapa pihak, serta pengaruh cuaca dalam pelaksanaannya. Perlu adanya kerjasama dengan aktor lain dari pemerintah, swasta dan masyarakat agar pengelolaan Danau Rawapening lebih optimal dan efektif untuk mengembalikan fungsinya
ANALISIS MANAJEMEN PENGADUAN KANAL PENGADUAN “SAPA MBAK ITA” KECAMATAN TEMBALANG Maya Silvia; Budi Puspo P.; Hartuti Purnaweni
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 4: Oktober 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i4.41449

Abstract

This research ia focused on the implementation of complaint management implemented by the Tembalang District Government on complaints sent by the public through the "Sapa Mbak Ita" Online Complaint Channel. Being a region that gets a very significant increase in Community Satisfaction Index (IKM) scores every year, it is interesting study to analyze the performance of service officers in handling and responding to complaints sent by the public. The purpose of this research is to analyze the strategy and implementation of complaint management in Tembalang District and to analyze the factors that support and hinder the complaint service process in Tembalang District. The research method in this study is a qualitative method with a descriptive approach, namely exploring in depth the research phenomenon to get results from existing problems. Data collection techniques in this study used purposive sampling techniques, namely to gather information from individuals or groups who have understanding and ability to research problems which are deepened by interviews, observation, documentation and literature studies. The theory used in this study is Tjiptono's 10 theories of Management Complaint’s Effectiveness including: 1) simplicity, 2) speed, 3) record/feature, 4) confidential/confidential, 5) analytical skills, 6) human resources, 7) visible/socialization , 8) commitment, 9) facilities, and 10) fairness/fairness. These results indicate that Tembalang District is well committed to providing complaint services to the community, has good analytical skills with a briefing strategy to reduce communication errors, is very responsive and fast in taking action on complaints sent by the community. Inhibiting factors include the quantity of human resources that is not proportional to the number of services, socialization that has not been maximized, the completeness of features that still make it difficult for the community and facilities that have not been maximized
ANALISIS PUBLIC-PRIVATE PARTNERSHIP SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN WISATA NEPAL VAN JAVA Yurika Santi; Hartuti Purnaweni; Budi Puspo Priyadi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 4: Oktober 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i4.40946

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan Indonesia yang menjadi penunjang perekonomian terbesar bagi masyarakat. Pembangunan pariwisata saat ini gencar dilakukan sebagai bentuk kebangkitan setelah adanya pandemi Covid-19 yang melumpuhkan aktivitas wisata. Peran swasta sangat diperlukan untuk membantu pemerintah dalam bentuk modal guna pembangunan pariwisata yang direalisasikan melalui skema public-private partnership. Desa Wisata Nepal Van Java yang menawarkan keindahan alam sebagai produk utama telah menggunakan skema public-private partnership sebagai upaya pengembangannya melalui kerja sama antara Pemerintah Desa Temanggung dengan Bank Rakyat Indonesia. Pemerintah Desa Temanggung ini mewakili Dusun Butuh yang merupakan lokasi spesifik wisata Nepal Van Java. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelaksanaan public-private partnership serta mengidentifikasi faktor pendukung pelaksanaan public-private partnership dalam pengembangan wisata Nepal Van Java. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan public-private partnership berdasarkan prinsip keberhasilan kemitraan terdiri dari transparansi dan komitmen, negosiasi dengan pembahasan mengenai konsep pengembangan wisata dan profit oriented yang menghasilkan kesepakatan mengenai keuntungan yang akan didapatkan oleh kedua pihak, pengawasan yang dilakukan BRI kepada Pemerintah Desa Temanggung terkait progres pengembangan; komitmen pihak desa; penggunaan dana pembangunan wisata; pemeliharaan dan perawatan hasil pembangunan, serta kesetaraan peran antar kedua belah pihak. Faktor pendukung terdiri dari kemudahan dan fleksibilitas komunikasi antara Pemerintah Desa dengan BRI serta tingginya rasa kepercayaan yang dimiliki oleh masing-masing pihak terhadap partnernya
KEBERHASILAN IMPLEMENTASI PROGRAM KOTAKU UNTUK PENANGANAN MENANGANI KUMUH DI KELURAHAN KUTOARJO KABUPATEN PURWOREJO Azkya Falabiba; Budi Puspo Priyadi; Hartuti Purnaweni
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 4: Oktober 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i4.41354

Abstract

Tingginya kepadatan penduduk di Indonesia berakibat munculnya permasalahan pada beberapa aspek, salah satunya masalah permukiman kumuh. Permukiman kumuh adalah suatu wilayah dengan beberapa permasalahan seperti kualitas permukiman tidak sesuai dengan standar minimal serta minimnya ketersediaan sarana prasarana pada suatu daerah sehingga perlu penanganan serius melalui strategi dan program penanganan yang tepat. Kelurahan Kutoarjo Kabupaten Purworejo merupakan salah satu wilayah kumuh yang berhasil mengurangi luasan wilayah kumuhnya sebesar 12% dalam kurun waktu 6 (enam) tahun melalui Program Kotaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengapa implementasi Program Kotaku di Kelurahan Kutoarjo dapat berhasil. Metode penelitian yang digunakan adalah tipe deskriptif melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi Program Kotaku diawali dengan puncak kesuksesan pada kegiatan sosialisasi karena masyarakat sangat aktif dan mendukung adanya Program Kotaku. Adanya masalah yang terjadi pada tahap pelaksanaan dapat diselesaikan dengan baik oleh warga yang peduli terhadap kondisi lingkungan tempat tinggalnya. Hal ini mempengaruhi proses implementasi pada tahap-tahap selanjutnya karena sebagian besar pelaksana Program Kotaku adalah masyarakat sendiri. Masyarakat Kelurahan Kutoarjo diharapkan dapat lebih mengetahui mengenai Program Kotaku sehingga ketika mendapatkan kembali program dapat mendukung kegiatan serta memiliki rasa peduli terhadap lingkungannya.
KOMPONEN PRODUK WISATA DALAM MANAJEMEN PARIWISATA KEBUN RAYA BOGOR Josiah Horas Pamintori; Hartuti Purnaweni; Budi Puspo Priyadi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 4: Oktober 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i4.41234

Abstract

Manajemen pariwisata di Kebun Raya Bogor mengalami permasalahan terkait jumlah kunjungan wisatawan yang stagnan. Padahal, objek wisata tersebut merupakan kebun raya terbesar di Asia Tenggara dan termasuk dalam “Pesona Wisata Kota Bogor”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam manajemen pariwisata Kebun Raya Bogor sebagai objek wisata berbasis konservasi tumbuhan. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di Kebun Raya Bogor. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling melalui wawancara kepada ahli lingkungan, sedangkan pengunjung Kebun Raya Bogor selaku informan tambahan dipilih secara accidental sampling. Pengumpulan data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi di lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang sudah baik, yaitu atraksi dan harga tiket, sedangkan fasilitas masih belum baik. Atraksi wisata sudah dibuat secara tematik dan memuat informasi yang berguna bagi pengunjung. Harga tiket sudah masuk akal dan terjangkau bagi pengunjung. Fasilitas di Kebun Raya Bogor masih perlu beberapa perbaikan, seperti jalan yang berbatu dan papan lokasi yang luntur.
EVALUASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH dI TPA KALIKONDANG KABUPATEN DEMAK Kiki Hardiyanti; Hartuti Purnaweni; Sundarso Sundarso
Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan (JPK) Vol 1, No 3 (2020): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jpk.v1i3.10506

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengentahui bagaimana capaian kebijakan pengelolaan sampah yang dilakukan di Kabupaten Demak khususnya pada TPA Kalikondang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data primer melalui wawancara secara langsung, dokumentasi, dan observasi, serta data sekunder melalui jurnal dan studi kepustakaan. Hasil penelitian diperoleh berdasarkan lima kriteria yaitu efektivitas, efesiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Efektifitas pengelolaan sampah yang dilakukan di TPA Kalikondang Masih belum optimal dikarenakan sistem pengelolaan sampah masih menggunakan sistem open dumping; Efesiensi Masih belum optimalnya karena penimbunan sampah dengan tanah, pencacahan sampah, pembuatan pupuk kompos, kolam tinja dan kolam air lindi dikarenakan kurangnya sarana dan prasarana yang tersedia. Selain itu, biaya pengelolaan sampah terfokus hanya pada pembelian tanah dan BBM truk pengangkut sampah;  Kecukupan masih belum optimal karena pengelolaan sampah yang dilakukan tidak berjalan sesuai dengan jadwal seharusnya; Perataan masih belum optimal karena pembiayaan masih berfokus pada pembelian BBM untuk truk pengangkutan sampah dan pebelian tanah; Responsivitas masih belum optimal karena  masih terdapat pengaduan dari masyarakat seperti bau dan air lindi, serta solusi yang diberikan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak tidak menyelesaikan persoalan yang terjadi; Ketepatan masih belum optimal karena penggunaan gas metan hanya sebatas keperluan pekerja di TPA Kalikondang.
Media Massa dan Kontruksi Realitas (Analisis Framing Terhadap Pemberitaan UU IKN pada Media Online Tempo.co dan mediaindonesia.com) Didi Permadi; Inas Sany Muyassaroh; Hartuti Purnaweni; Agus Setio Widodo
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 22, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v22i1.7754

Abstract

Wacana Pemerintah Indonesia memindahkan Ibu Kota Negara masih menjadi perbincangan diberbagai kalangan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana cara Media massa dalam hal ini adalah Tempo.co dan Mediaindonesia.com mengkonstruksi pemberitaan terkait Undang-undang Ibu Kota Negara. Penelitian ini menggunakan analisis framing yang dikemukakan oleh Zhongdang Pan dan Geralad M Kosickly. Cara teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan mengumpulkan pemberitaan terkait UU IKN di media massa (Tempo.co dan Mediaindonesia.com). Tahapan berikutnya menganalisis berita tersebut dengan Teknik analisis Framing Zhongdang Pan dan Gerald M Kosickly, di mana model analisis ini digunakan untuk mengetahui realitas yang dibentuk dibalik wacana atau framing dari media massa. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa media memiliki kebijakan redaksi masing-masing dalam hal pemberitaan yang mempengaruhi keberpihakan sebuah media sesuai dengan kepentingan media tersebut, hal ini menimbulkan konstruksi dan realitas yang berbeda dalam pemberitaan di media massa. Penelitian ini akan memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana media massa menggunakan framing (bingkai pemberitaan) dalam melaporkan isu-isu terkait UU IKN.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Fatah Abdul Roviq Achmad Aufa Anggarda Aditya, Federika Bella Agasetyo Manuhoro Agus Ananto Widodo Agus Eko Kurniawan, Agus Eko Agus Setio Widodo Ahmad Anwar Ahmad, Halim Alda Nurhaliza Rizqia Aloysius Rengga Alvera Hazmi Wikaningtyas, Alvera Hazmi Amalia, Sefi Amalina Amalina Amni Zarkasyi Rahman, Amni Zarkasyi Ananda Setia Ningsih Andriyanto, Ferdy Andy Kurniawan Angely, Devi Raj Anindita Ghina Pramudita Annisa Azwar Kurniati Ansoriyah, Faizatul Anzilna R. Nabella Ari Subowo Ari Subowo Arif Budy Pratama Arif Wijaksono Arneta Rahma Aqila Ashar, Ravi Fauzan Aufarul Marom Augustin Rina Herawati Aulia Audrey Al Fahri Auzafani, Fadhillah Awaliyah Putri, Himatul Ayu Wastiti Az Zahra, Maharani Intan Azis Nur Bambang Aziz Masyhuri Azkya Falabiba Bianca Alma Hafizha Budi Puspo P. Budi Puspo Priyadi Budi Puspo Priyadi Budi Puspo Priyadi Budiyono Budiyono Catur Wulandari Chintya Elva Yuliana Ciciek Fitriana Dedien Ermiliansa Delima Anggasetya Prabuninggar Dewi Fatmawaty Dewi Rostyaningsih Diah Wulandari Dian Rahmadhani Didi Dwi Anggoro Didi Permadi Dimas Widya Prasetya Dinar Aditya Dinda Norrahmawati DIRYO SUPARTO Duta Carisma Danna Dwi Arini Setyawati Dwi Erlina Estuningtyas Dwi Erlina Estuningtyas Dyah Hariani Egy Bramantya Akbar EKO EDDYA SUPRIYANTO EKO EDDYA SUPRIYANTO Elesvera Destry Endang Larasati Endang Susilowati Faiq Rahman, Faiq Fajar Ifan Dolly Fajri, Hajiriyan Yusuf Falda Wisnu Ardiansyah Fathurrohman Fathurrohman Fatmala Utaminingsih Feti Fatimatuzzahroh, Feti Fitriani, Rahmi Kurnia Fuad Muhammad FX Adji Samekto Gary Rahmadhan, Oktavian Golda Oktavia Hafni Lissa Nuri Halim Ahmad Haloho, Efita Hospitalia Hanitasari Susilowati Hardi Warsono Hasrina Putri, Fitra HERI PUSPITO Herta Sitorus Hesti Annisa Hesti Lestari I.B. Hendrarto, I.B. Ida Hayu Dwimawanti Ifansyah, Muhammad Noor Ike Soraya Imam Muttaqin, Imam Imam Setyo Nugroho Inas Sany Muyassaroh Indah Widiastuti Iqbal Nurhanafi Ira Adiatma Irzaldi Yazid Iwan Kurniawan Jafron Wasiq Hidayat Joshua Fernando Josiah Horas Pamintori Julia Hapsari Kalmah, Kalmah Kaskoyo, Hari Kevin Daru Bailovan Khasanah, Syifa Uswatun Kholisoh, Hera Kiki Hardiyanti Kismartini Kismartini Kurnia Fajri, Amelia Kushandajani Luthfiyatul Mustafidah Lwihpakerti, Madva M. Yulian Akbar Maesaroh Maesaroh Margaretha Suryaningsih Margaretha Suryaningsih Mariayani Oktafiana Rene Mariayani Rene Mariayani Rene Marinda Trisna Mumu Marita, Iklia Maryono Maryono Maulida Rahmawati Putri Maya Silvia Meidian Miranti Melissa Justine Renjaan Mochamad Hanafi Mohammad Mustam Muh Yusuf Muhammad Arif Hidayatullah Mukhlisi Mukhlisi Muniffatul Izzati Muniffatul Izzati Mutia Nur Arifah Mutiara Salsabiela Muyassaroh, Inas Sany Nabila Fuadilah Al Khumairoh, Adinda Narwastu Widyan Suryaning Asri Nike Triana Nina Widowati Nina Widowati Noor, Muhammad Zainuddin Nova, Hani Dea Novianti, Ririn Nur Alifisyiam, Ferita Ocsar Rahma Intanningrum, Chyntha Otniel Handityasa P Palita, Fadel Banna Permadi, Didi Perwitasari, Intan Prastiwi, Reza Aulia Priyadi, Budi Puspo Purwanto Purwanto Puspo Priyadi, Budi Putri Intan Kinasih Putri1, Nadia Afriza Qomariah, Anis R B Sularto R. Slamet Santoso Rahayu, Hevearita G. Rahma Lailatush Shiyam Rahmawati, Rahmawati Rasika Istahara Windriyaningrum Rene, Mariayani Resynia Titiasvi Wahyudi Retno Sunu Astuti Rifky Usman Alfarez Rihandoyo Rihandoyo Rina Herawati, Augustin Rina Kurniati Rina Sulistya Puspasari, Rina Sulistya Rista Dewi Putriana, Rista Dewi Riwayatiningsih Riwayatiningsih Rizqi Fahmawati Roby Yunata Rosyanti, Erny Rusmadi Rusmadi S Siswadi S. Suripin Salma Alifia Azzahra, Abrilla Samsul Arifin Samsul Bakri Satrio Kurniadi Widodo Sekar Alifia Rahmawati Setio Widodo, Agus Siti Malaiha Dewi Soedjono Soedjono Son Haji Sri Achadi Nugraheni SRI SUTJIATMI Sri Suwitri Sri Switri Sudarno Sudarno Sudharto P. Hadi Sudharto Prawata Hadi Suhartono, Suhartono SUHARYANTO SUHARYANTO Sukriya, Ikha Novita Ma'wa Sulistio Diliwanto Binsasi Sulistiyo Ardi Nugroho Sundarso Sundarso Sundarso Sundarso Sundarso Sundarso Supriyanto Supriyanto Surjadi Surjadi Susanti AS, Mey Susi Sulandari Sutopo Patria Jati Sutrisno Anggoro Syafrudin Syafrudin Tampubolon, Heberina Trinatis Tandria Shinta Ayuningtyas Teguh Yuwono Teuku Afrizal Tiara Nur Tsofyani Putri Tiara Nur Tsofyani Putri Titiasvi Wahyudi, Resynia Titik Djumiarti Toto Aryanto Tri Retnaningsih Soeprabowati Tri Retnaningsih Soeprobowati Tri Retnaningsih Soeprobowati Tri Retnaningsih Soeprobowati Tri Yuniningsih Tritanti Tritanti Triyanto, Deni Tukiman Taruna Victor Manuel Neno Vitriana Warella, Y Werdha Candratrilaksita Widjonarko . Widya Kusuma Harniawati Wiji Kasiyani Wulandari, Elisa Ayu Yanuar Luqman Yonathan Katon Adinugroho Yumna Salsabila, Fadhila Yurika Santi Zaenal Hidayat Zainal Hidayat Zethary, Rani Eliza Ziyan Capella Amalia