Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluation of dietary α-lipoic acid supplementation on the growth performance and physiological status of striped catfish Pangasianodon hypophthalmus Ratnawati Rifai; Dedi Jusadi; Muhammad Agus Suprayudi; Alimuddin; Sri Nuryati
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 21 No. 2 (2022): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19027/jai.21.2.198-206

Abstract

This study aimed to evaluate the dietary supplementation of α-lipoic acid (ALA) on the growth performance, antioxidative capacity, and protein-sparring effect of striped catfish (Pangasianodon hypophthalmus) fingerling. The striped catfish (individual weight of 1.4 ± 0.0 g) were stocked in 25 cages at 2x1x1.5 m size in a 200-m pond at 50 fish. Fish were fed formulated diets with ALA supplementation, namely: diet A (27% protein: 390 kcal), diet B (27% protein: 390 kcal +ALA 8 g/kg), diet C (27% protein: 400 kcal), diet D (27% protein: 400 kcal +ALA 8 g/kg), and diet E (30% protein: 390 kcal). Feeding was performed until apparent satiation for 60 days. The ALA supplementation significantly produced higher final individual weight, specific growth rate, and protein efficiency ratio, followed by a lower feed conversion ratio on the 27:390+ALA diet treatment (P<0.05) than other diet treatments. The highest liver performance based on superoxide dismutase enzyme activity and glycogen contents was obtained from the 27:390+ALA diet treatment. The malondialdehyde, triglycerides, and lipid accumulation in the liver on the 27:390+ALA diet treatment were lower than other diet treatments (P<0.05). Therefore, the best growth performance and physiological status in striped catfish was obtained from 27:390+ALA diet treatment.
The ontogenic study of early life stages of culture-bred Nomorhamphus sp. (Zenarchopteridae) from Lindu, Central Sulawesi Herjayanto, Muh; Carman, Odang; Tri Soelistyowati, Dinar; Alimuddin; Wicaksono, Aryo Wenang; Arfah, Harton
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 22 No. 2 (2023): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19027/jai.22.2.179-186

Abstract

Nomorhamphus sp. is a freshwater fish that has been traded as an ornamental fish. This fish is unique as an endemic species with a halfbeak-like jaw and orange color on the caudal fin. However, this fish culture information needs a further information. Based on this condition, it is necessary to conduct a study as a basis for ornamental fish breeding and growing-out activities through domestication. A crucial problem in this fish is larval rearing, which can be observed through ontogeny studies. The study was conducted on the newly-born larval behavior, morphological development, andropodium development, growth, and survival rate at the early stages, namely larvae to juvenile. The results showed that the newly-born larvae of Nomorhamphus sp. Lindu had a total length of 1.6-1.8 cm. Larvae could swim four hours 22 minutes after birth and feed artemia nauplii with surface feeding type. The initial juvenile stage occurred 25 days of post-birth period with a total length of 2.0-2.2 cm. The water condition of the rearing during the study could support the larval transformation to juvenile. This study is the first report related to the aquaculture success of the early life stage of Nomorhamphus sp. Lindu at the domestication stage. Keywords: andropodium, domestication, endemic halfbeak, larva development, surface feeding ABSTRAK Nomorhamphus sp. adalah ikan air tawar yang telah diperdagangkan sebagai ikan hias. Ikan ini memiliki keunikan pada statusnya sebagai spesies endemik, bentuk mulut menyerupai paruh setengah (halfbeak), dan warna oranye pada sirip ekor. Namun informasi budidayanya belum diketahui dengan baik. Karena itu perlu dilakukan kajian sebagai dasar dalam kegiatan pengembangbiakan dan pembesaran sebagai ikan hias melalui domestikasi. Salah satu kegiatan penting dalam budidaya yaitu pemeliharaan larva yang dapat diamati melalui studi ontogeni. Kajian pada studi awal ini dilakukan pada stadia awal hidup yaitu larva sampai juvenil. Pengamatan dilakukan pada tingkah laku larva pascalahir, perkembangan morfologi, perkembangan andropodium, pertumbuhan dan sintasan pada lingkungan budidaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larva Nomorhamphus sp. Lindu yang baru dilahirkan memiliki panjang total 1,6-1,8 cm. Larva telah dapat berenang pada umur empat jam 22 menit pascalahir (pcl) dan bisa makan naupli artemia dengan tipe surface feeding. Stadia awal juvenil terlihat pada umur 25 hari pcl dengan ukuran panjang total 2,0-2,2 cm. Kondisi media pemeliharaan selama penelitian dapat mendukung kehidupan larva sampai juvenil. Penelitian ini merupakan catatan pertama terkait keberhasilan budidaya stadia awal hidup Nomorhamphus sp. Lindu pada tahap domestikasi. Kata kunci: andropodium, domestikasi, ikan endemik, tipe makan permukaan, perkembangan larva
Identification of Kappaphycus alvarezii seaweed based on phylogenetic and carrageenan conten Satriani, Gloria Ika; Tri Soelistyowati, Dinar; Alimuddin; Arfah, Harton; Effendi, Irzal
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 23 No. 1 (2024): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19027/jai.23.1.1-11

Abstract

Increasing seaweed production requires accurate information regarding the genetic sources of seeds used. Identifying the seaweed species Kappaphycus molecular is one of the solutions to ensure seaweed cultivators choose seeds for their cultivation businesses. Molecular identification is essential for the system traceability of seaweed products and the creation of databases regarding species variant information Kappaphycus alvarezii cultivation as potential data collection for developing and genetically breeding seaweed seeds. To date, there is no information on the genetic potential of K. alvarezii cultivated in various seaweed cultivation centers in Indonesia. This study aimed to obtain phylogenetic details based on identification of the genetic source using DNA molecular markers barcoding rbcL and analysis of carrageenan content using the Fourier transform infra-red (FTIR) spectrum. The results of DNA sequencing analysis and FTIR testing of 16 varieties of seaweed seedlings obtained from various cultivation centers in Indonesia showed 99% similarity with K. alvarezii, a producer of kappa carrageenan. Keywords: DNA sequencing, phylogenetics, haplotypes, kappa-carrageenan, rbcL ABSTRAK Peningkatan produksi rumput laut memerlukan informasi yang akurat mengenai kepastian sumber genetik bibit yang digunakan. Identifikasi spesies rumput laut Kappaphycus secara molekuler merupakan salah satu solusi untuk memberikan kepastian pada pembudidaya rumput laut untuk memilih bibit bagi usaha budidaya. Identifikasi molekuler sangat penting dalam sistem traceability produk rumput laut dan pembuatan basis data mengenai informasi varian spesies Kappaphycus alvarezii budidaya sebagai pendataan potensi untuk pengembangan dan pemuliaan bibit rumput laut secara genetis. Sampai saat ini belum tersedia informasi mengenai potensi genetik rumput laut K. alvarezii yang dibudidayakan di berbagai sentra budidaya rumput laut di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi filogenetik berdasarkan identifikasi sumber genetiknya menggunakan penanda molekuler DNA barcoding rbcL serta analisis kandungan karaginannya menggunakan spektrum Fourier Transform Infra-Red (FTIR). Dari hasil analisis sekuensing DNA dan pengujian FTIR terhadap 16 varietas bibit rumput laut yang diperoleh di berbagai sentra budidaya di Indonesia menghasilkan 99% kemiripan yang tinggi dengan K. alvarezii penghasil kappa karagenan. Kata kunci: DNA sekuensing, filogenetik, haplotipe, kappa-karagenan, rbcL
Transfer Teknologi Produksi Induk dan Benih Unggul Menggunakan Seleksi Individu Berbasis Morfologi dan Molekuler untuk Menunjang Smart Fisheries Village Ikan Nila di Sulawesi Selatan Irmawati, Budimawan; Sitti Fakhriyyah; Andi Haerul; Alimuddin; Budimawan; Kamaruddin; Siti Aslamyah
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v4i2.1148

Abstract

Kegiatan transfer teknologi produksi induk dan benih ikan nila unggul di Sulawesi Selatan bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pembudidaya ikan nila melalui mandiri benih. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mentransfer mekanisme standar dalam mengontrol kualitas indukan dan benih yang beredar di masyarakat. Program ini didukung oleh Program Dana Padanan (DPD) Kedaireka 2024 yang diselenggarakan oleh Tim dari Universitas Hasanuddin dan IPB University yang bermitra dengan Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAP3) Maros. Teknologi yang ditransfer adalah seleksi individu berdasarkan karakter morfologi terpilih, laju pertumbuhan dan penerapan teknologi molekuler untuk mengontrol breeding value. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pembudidaya ikan di lima kabupaten yaitu Gowa, Maros, Pinrang, Mamasa, dan Enrekang mengadopsi teknologi yang dihilirisasi dan mulai menerapkan untuk merakit induk secara mandiri. Meskipun demikian, tantangan dalam hal ketersediaan fasilitas dan pemahaman teknis masih perlu didukung dan terus dilakukan pendampingan. Keberlanjutan program tertuang dalam perjanjian kerjasama dengan komitmen bersama untuk memastikan implementasi yang konsisten, pemantauan yang berkelanjutan, serta evaluasi rutin guna memastikan pencapaian tujuan jangka panjang dan pengelolaan sumber daya yang efisien untuk mendukung Program Smart Fisheries Village khususnya di Sulawesi Selatan.
The Effect of Recombinant Growth Hormone Administration on Bonylip Barb (Osteochilus vittatus) Fry at Diferent Stocking Densities. Carman, Odang; Maharani, Adinda; Alimuddin; Rahmi, Kurnia Anggraini
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v5i2.7339

Abstract

The nilem fish (Osteochilus vittatus) has high economic value, but its growth rate is relatively slow. One potential solution to accelerate its cultivation period is the use of recombinant growth hormone (rGH). This study aimed to evaluate the effect of oral administration of rGH derived from Epinephelus lanceolatus (rElGH) on the growth rate of nilem fish juveniles at different stocking densities. A completely randomized design with three replications was used in this study. Juvenile fish with an average length of 4.43±0.03 cm and weight of 0.96±0.03 g were reared in aquaria measuring 100 × 50 × 50 cm with a water height of 20 cm for 30 days. The fish were fed commercial feed containing 31–33% protein, with rElGH-supplemented feed given to satiation twice daily (at 08:00 and 16:00) during the first seven days, followed by regular feed without rElGH. The best production performance was obtained in the R30 treatment group (30 fish per 100 L with rElGH), with an absolute weight gain (AWG) of 3.4 g, a survival rate of 98.89%, and a specific growth rate (SGR) of 4.8% per day, indicating that nilem fish given rElGH grew faster.
The Genetic Relationship Analysis of Genus Nomorhamphus from Lindu Lake, Central Sulawesi and Adaptive Responses to Exposure Different Light Wavelengths Hafidah, Riva; Soelistyowati, Dinar Tri; Sudrajat, Agus Oman; Alimuddin
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 16 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.v16i2.55837

Abstract

Graphical Abstract Highlight Research Genus Nomorhamphusfrom three river inlets of Lindu Lake, Central Sulawesi was identified as Nomorhamphus with CO1 gene. Green wavelength can accelerate growth and maturation. Wild fish Nomorhamphus can complete life cycles in an aquaculture environment. Domestication level two is completed. Abstract Genus Nomorhamphus is an endemic fish that can be found in Sulawesi, Indonesia. This fish belongs to the halfbeak group and has diverse colors and morphology. It has economic value as an export commodity in the ornamental fish trade. Exploration of the genetic relationship of genus Nomorhamphus in Central Sulawesi is still limited. Nomorhamphus's fulfillment of export demand still comes from wild catches. This study aimed to identify the genetic relationship of genus Nomorhamphus in the inlet rivers of Lake Lindu, Central Sulawesi, and evaluate the adaptation response of genus Nomorhamphus to different wavelengths of light exposure. Caudal fin of six fish from the three inlet rivers of Lake Lindu were preserved in 95% ethanol for DNA extraction purposes. This research used a completely randomized design with three treatment, namely rearing under white (400 nm), green (525 nm), and red (625 nm) light for 60 days. Each treatment had three replications in the form of aquariums, with each aquarium being filled with four fish. A total of 42 fish were utilized in the study. CO1 sequence was amplified with universal primers of FISH-F2 and FISH-R2. The PCR amplification products were then sequenced and performed with phylogenetic tree analysis. The genetic diversity analysis suggests that the genus Nomorhamphus of all three rivers, Lindu Lake, Central Sulawesi is one species as Nomorhamphus sp.. Male and female growth length and gonad maturation were developed faster under green light exposure, while survival rate, blood glucose level, and color quality were not significantly different under different light. Exposure of wild fish to green light Nomorhamphus sp. can accelerate gonad maturation and growth to accelerate domestication.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN VAKSIN DNA DALAM PAKAN PADA IKAN MAS YANG DIINFEKSI KOI HERPESVIRUS Nuryati, Sri; Khodijah, Siti; A, Alimuddin; Setiawati, Mia
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 9, No 1 (2015): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v9i1.2784

Abstract

Penelitian ini bertujuan menentukan frekuensi pemberian vaksin DNA koi herpesvirus (KHV) yang menghasilkan kelangsungan hidup tinggi pada ikan mas yang diinfeksi KHV. Frekuensi pemberian vaksin yaitu vaksinasi satu kali seminggu (K1), vaksinasi dua kali seminggu (K2), vaksinasi tiga kali seminggu (K3), ikan tidak divaksin dan diuji tantang KHV (K4), dan ikan diinjeksi dengan larutan phosphate buffered saline (K5). Pemberian pakan dilakukan 2 kali sehari secara satiasi.Mortalitas pada K1; K2; K3; dan K4 masing-masing adalah 33,335,77; 20,0010,00; 6,67 5,77; dan 43,335,77%, sedangkan kelangsungan hidup relatif (RPS) K1; K2; dan K3 masing-masing adalah 23,0713,32; 53,8423,07; 84,6013,32%. Disimpulkan bahwa pemberian pakan mengandung vaksin DNA anti-KHV dengan frekuensi tiga kali dalam satu minggu efektif meningkatkan kelangsungan hidup ikan mas yang diinfeksi KHV.
The Effect of Recombinant Growth Hormone Administration on Bonylip Barb (Osteochilus vittatus) Fry at Diferent Stocking Densities. Carman, Odang; Maharani, Adinda; Alimuddin; Rahmi, Kurnia Anggraini
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v5i2.7339

Abstract

The nilem fish (Osteochilus vittatus) has high economic value, but its growth rate is relatively slow. One potential solution to accelerate its cultivation period is the use of recombinant growth hormone (rGH). This study aimed to evaluate the effect of oral administration of rGH derived from Epinephelus lanceolatus (rElGH) on the growth rate of nilem fish juveniles at different stocking densities. A completely randomized design with three replications was used in this study. Juvenile fish with an average length of 4.43±0.03 cm and weight of 0.96±0.03 g were reared in aquaria measuring 100 × 50 × 50 cm with a water height of 20 cm for 30 days. The fish were fed commercial feed containing 31–33% protein, with rElGH-supplemented feed given to satiation twice daily (at 08:00 and 16:00) during the first seven days, followed by regular feed without rElGH. The best production performance was obtained in the R30 treatment group (30 fish per 100 L with rElGH), with an absolute weight gain (AWG) of 3.4 g, a survival rate of 98.89%, and a specific growth rate (SGR) of 4.8% per day, indicating that nilem fish given rElGH grew faster.
The Influence of Taxes , Intangible Assets, Exchange Rates on Transfer Pricing in Multinational Manufacturing Companies Registered on the IDX 2019-2022 Intan Febrianti; Alimuddin
International Journal of Educational and Life Sciences Vol. 2 No. 6 (2024): June 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijels.v2i6.1976

Abstract

The aim of this research is to determine the effect of taxes, intangible assets, Exchange Rate on transfer pricing in multinational manufacturing companies listed on the IDX from 2019-2022. This research is a type of quantitative research, namely using secondary data in the form of financial reports owned by the company. Where the sample was determined using a purposive sampling technique so that a sample of 40 samples was obtained. Data was obtained with the help of the SPSS program. The results of this research show that taxes and exchange rates have a negative effect on transfer pricing, while intangible asset variables have a positive effect on transfer pricing.
SELEKSI INDUK MATANG GONAD PADA SIPUT GONGGONG Laevistrombus turturella Muzahar; Jr., Muhammad Zairin; Yulianda, Fredinan; Suprayudi, Muhammad Agus; Alimuddin; Effendi, Irzal
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.294 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v12i1.28144

Abstract

Siput gonggong Laevistrombus turturella merupakan siput laut yang banyak dikonsumsi masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau sehingga populasinya diperkirakan menurun. Upaya pelestarian siput ini perlu dilakukan salah satunya dengan budidaya. Kegiatan budidaya memerlukan ketersediaan induk matang gonad. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis ukuran induk siput gonggong matang gonad berdasarkan panjang cangkang dan warna gonad, serta mengevaluasi pengaruh paparan suhu berbeda terhadap kecepatan penentuan jenis kelamin induk. Panjang cangkang siput gonggong diukur dengan jangka sorong, kemudian dipecahkan untuk mengamati warna gonadnya. Data dianalisis dengan student t-test. Perlakuan paparan suhu air 15°C (P1), 20°C (P2), dan 30°C (P3). Tujuh ekor induk siput gonggong dimasukkan ke dalam akuarium sesuai perlakuan, durasi waktu keluar tubuh lunak siput gonggong dari cangkang dicatat. Data dianalisis dengan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan ukuran rata-rata panjang cangkang induk siput gonggong matang gonad dari laut Madong-Tanjungpinang adalah 63,449±5,352 mm (jantan) dan 66,953±5,876 mm (betina). Penentuan jenis kelamin siput gonggong dapat dipercepat dengan pemberian kejutan suhu dengan suhu air 20°C.
Co-Authors . Irmawati . Kurdianto . Suharsono A. Octavera A. Santika Abinawanto ACHIS M. SIREGAR Achmad Sudradjat Ade Sunarma ADITYA BRAHMANDITO Afif Abdurrahman Afpriyaningrum MD AGUS O. SUDRAJAT Agus Oman Sudrajat Agus Priyadi Agus Priyadi Agus Priyadi Ahmad Muzaki AKHMAD TAUFIQ MUKTI Amrullah Amrullah Anang Hari Kristanto Andi Aliah Hidayani Andi Aliah Hidayani Andi Aliah Hidayani Andi Haerul Andi Parenrengi Andi Parenrengi Andi Parenrengi Andi Parenrengi Andi Parenrengi Andi Tenriulo Andi Tenriulo Andi Tenriulo Angela Mariana Lusiastuti Angela Mariana Lusiastuti Angela Mariana Lusiastuti ANNA OCTAVERA Anny Hary Ayu Aras Syazili Arief Boediono Arief Boediono Arief Eko Prasetiyo Aris Tri Wahyudi Asep Permana Asep Permana Asep Sopian Asep Sopian ASMI CITRA MALINA A. R. TASSAKKA Aulia Saputra Aulia Saputra Ayi Santika Ayi Santika Ayi Santika Azis Azis Bagus Rahmat Basuki Bambang Iswanto Beginer Subhan Boyun Handoyo Boyun Handoyo Budimawan DARMAWAN SETIA BUDI Darussalam DEDI JUSADI DENNY KHAIRUDI Deny Sapto Chondro Utomo Desy Nurul Astuti Dewi Yuniati Dian Hardiantho Dian Hardiantho Dian Novita Sari Dian R Herdianto Dinamella Wahjuningrum Dinar Tri Soelistiyowati Dinar Tri Soelistyowati Dinar Tri Sulistyowati Dinar Tri Sulistyowati Dody Dharmawan Trijuno Dody Dharmawan Trijuno Dondy Arafat Dwi Hany Yanti Dwi Hany Yanti Dwi Yanti Emma Suryati Emma Suryati Enang Harris Enang Harris Enang Harris Eni Kusrini Eni Kusrini Eni Kusrini Eni Kusrini Eni Kusrini Eni Kusrini Eni Kusrini Eni Kusrini Eni Kusrini Eny Heriyati ENY SUPARYANI Erma Primanita Hayuningtyas Erma Primanita Hayuningtyas Estu Nugroho Evi Tahapari F.H. Pasaribu Fadhila Maharani Putri FADHILLAH RAHMAWATI Fajar Anggraeni Fajar Maulana Fauzan Wahib Alsani Fitriyah Husnul Khotimah Fredinan Yulianda G. Yoshizaki GEMI TRIASTUTIK Gloria Ika Satriani Goro Yoshizaki GORO YOSHIZAKI Goro Yoshizaki Goro Yoshizaki Gunarto Gunarto Gusrina Gusrina H. Arfah Hafidah, Riva Hardiantho D Harton Arfah Hary Krettiawan Haryanti Haryanti HASAN NASRULLAH Hasan Nasrullah Hasan Nasrullah Hasan Nasrullah Hasan Nasrullah Hasan Nasrullah Hasan Nasrullah HAWIS H. MADDUPPA Herjayanto, Muh. Huria Marnis Huria Marnis I.W. Teguh Wibawan Iis Diatin Ika Safitri Ikhsan Khasani Imron Imron Imron Imron INCE AYU KHAIRANA KADRIAH Indah Mastuti Indah Permata Sari Indra Lesmana Intan Febrianti Irin Iriana Kusmini Irma Andriani Irma Andriani IRMA ANDRIYANI Irmawati IRMAWATI IRMAWATI Irmawati, Budimawan Irvan Faizal Irvan Faizal Irvan Faizal Irvan Faizal Irvan Faizal Irvan Faizal Irvan Faizal IRVAN FAIZAL Irzal Effendi Ita Djuwita Ita Djuwita Jasmadi Jasmadi Jean-Christophe Avarre Joko Santoso Joni Haryadi Jr., Muhammad Zairin Julie Ekasari K. Chaitanya Deepti K. Sumantadinata Kamaruddin Ketut Mahardika Ketut Sugama khairuzzazi Komar Sumantadinata KOMAR SUMANTADINATA Komar Sumantadinata Komar Sumantadinata Komar Sumantadinata Komar Sumantadinata Komar Sumantadinata Komar Sumantadinata Komar Sumantadinata Komar Sumantadinata Komar Sumantadinata Komar Sumantadinata Komar Sumantadinata Komar Sumantadinata Komar Sumantadinata Kukuh Nirmala Kurnia Anggraini Rahmi Lies Emmawati Hadie Luky Adrianto M. SASMITO JATI M. Zairin Junior M.Y. Jamal Maharani, Adinda Maskur Maskur Megawati, Novi MEIMULYA MEIMULYA Melta Rini Fahmi Mia Setiawati Mira Mawardi Mochamad Syaifudin Moh. Tauhid Umar Mohammad Zairin Mohammad Zairin Mubinun Mubinun Muh Alias L. Rajamuddin Muh. Alias L. Rajamuddin MUHAMMAD AGUS SUPRAYUDI Muhammad Firdaus Muhammad Hunaina Fariduddin Ath-thar Muhammad Hunaina Fariduddin Ath-thar Muhammad Husni Amarullah Muhammad Muhammad Muhammad Muttaqin Muhammad Safir Muhammad Yamin Muhammad Zairin Jr Muhammad Zairin Jr Muhammad Zairin Jr. Muhammad Zairin Jr. MUHAMMAD ZAIRIN JR. Muhammad Zairin Jr. Muhammad Zairin Jr. Mulyasari Mulyasari MUNTI YUHANA Muslim Muslim Muzahar N.A. Maswan Nadia Ayuningthias NADIARTI NADIARTI NITA RUKMINASARI Nita Rukminasari Nita Rukminasari Novi Megawati Novi Megawati Nunak Nafiqoh Nunuk Listiyowati Nur Bambang Priyo Utomo Nur Bambang Priyo Utomo NURBETY TARIGAN Nurly Faridah Nurly Faridah O. Carman O.Z. Arifin Odang Carman P. Ratna Kumar Petrus Rani Pong-Masak Priadi Setyawan Pustika Ratnawati Putriku Nadzira Sativa R Rifai R.D. Soejoedono Raden Roro Sri Pudji Sinarni Dewi Raden Roro Sri Pudji Sinarni Dewi Ratu Siti Aliah Ratu Siti Aliah Ratu Siti Aliah RATU SITI ALIAH Rendy Ginanjar Reni Agustina Lubis Ridwan RIDWAN AFFANDI Rommy Suprapto Ruby Vidia Kusumah Rudhy Gustiano RUSTIDJA S. Mariam Samsu Adi Rahman Sari Budi Moria Sembiring Sekar Ayu Chairunnisa Sekar Sulistyaning Hadiwibowo Setiawati M Shabarullah Siska Aliyas Sandra Siti Aslamyah Siti Fadilah Siti Khodijah Siti Subaidah Siti Zuhriyyah Musthofa Sitti Fakhriyyah SLAMET SUBYAKTO Soelistyowati DT Soko Nuswantoro Sri Murtini Sri Nuryati Sri Nuryati St. Hidayah Triana Suci Antoro Sukenda, Sukenda, SUKMARAHARJA A. TARIGAN Sularto Sularto Sularto Sularto Sutanti Sutanti Syuhada Restu Danupratama T. Takeuchi Tatag Budiardi Toshio Takeuchi Tristiana Yuniarti Uswatun Hasanah Uswatun Hasanah Utut Widyastuti Utut Widyastuti Utut Widyastuti Utut Widyastuti Utut Widyastuti Wartono Hadie Wartono Hadie Wartono Hadie Wartono Hadie Wartono Hadie Wedaraningtyas Nugrahani Wicaksono, Aryo Wenang WIDANARNI WIDANARNI Wiwien Mukti Andriyani Wiwien Mukti Andriyani Y. Hadiroseyani Yanti Inneke Nababan yogi Himawan Yulintine Yulintine Yuni Puji Hastuti Yushinta Fujaya Yushinta Fujaya Zairin Jr M Zakki Zainun