p-Index From 2021 - 2026
14.116
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Linguistika Jurnal Psikologi HUMANIKA Jurnal Pendidikan dan Pengajaran PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Lingua Scientia Journal Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Buletin Al-Turas Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Journal of Education and Learning (EduLearn) International Journal of Education Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IJEE (Indonesian Journal of English Education) TARBIYA : Journal Education in Muslim Society Lakon : Jurnal Kajian Sastra dan Budaya KEMBARA Kajian Linguistik dan Sastra JEES (Journal of English Educators Society) EDULITE: Journal of English Education, Literature and Culture International Journal of Humanity Studies (IJHS) Journal of Language and Literature ETERNAL(english, teaching, learning, and Research Journal) POLYGLOT RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya IJoLE: International Journal of Language Education Edu-Ling: Journal of English Education and Linguistics Kandai Perspektif Ilmu Pendidikan Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran International Journal of Language and Literature WIDYA LAKSANA Journal of Education Technology Journal of Psychology and Instructions International Journal of Elementary Education Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI) JOURNAL OF APPLIED LINGUISTICS AND LITERATURE DHARMASMRTI: Jurnal Pascasarjana UNHI Voices of English Language Education Society Journal of English Language Teaching and Linguistics JISAE (Journal of Indonesian Student Assesment and Evaluation) Journal of English Education and Teaching (JEET) Elsya : Journal of English Language Studies JOSSAE (Journal of Sport Science and Education) Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran (JINOTEP) Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran Borneo Educational Journal (Borju) The Art of Teaching English as a Foreign Language (TATEFL) Journal of Educational Study Widyadari : Jurnal Pendidikan New Language Dimensions Litera Kultura Indonesian Journal Of Educational Research and Review Indonesian Journal of English Teaching Academic Journal Perspective : Education, Language, and Literature Yavana Bhasha: Journal of English Language Education Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology TELL - US JOURNAL SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar Sawerigading
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementing Kahoot! for Japanese Language Learning in Indonesian High School Adnyani, Kadek Eva Krishna; Adnyana, I Wayan; Murniasih, Ni Nyoman; Suwastini, Ni Komang Arie
Journal of Education Technology Vol. 6 No. 2 (2022): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v6i2.46102

Abstract

Kahoot! is an individual and collaborative gamified learning platform that encourages curiosity, promotes lifelong learning, and makes learning enjoyable. Given the numerous advantages of using Kahoot! in language acquisition, several academic institutions have included gamification to enhance their learning experience. However, there are always issues and hurdles encountered throughout technology deployment. The present study aimed to analyze how the teacher implements Kahoot! in Japanese learning, the Indonesian high school teachers and students' perceptions of using Kahoot! and the constraints they encountered in using Kahoot! The study was designed as qualitative research, enrolling one Japanese language teacher and 34 students in a state senior high school. Semi-structured interviews, non-participatory observation, and a mixed questionnaire were used to collect data. Despite specific problems in the teacher's implementation of Kahoot!, the research indicated that both the teacher and the students had an "excellent" impression of the platform, with a poor internet connection being recognized as the biggest stumbling block to their utilizing Kahoot! efficiently. While Kahoot! may be a realistic alternative for inspiring high school students to learn Japanese, it requires a solid internet connection to guarantee that the learning process runs well.
LANGUAGE USE: A STUDY OF DECLARATIVE ACTS USED BY THE ELEVENTH GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI 1 TEJAKULA ., Ni Luh Bendi Arfani; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra,Dip.,App.; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Declarative Acts dari siswa Jurusan Bahasa. Declarative Acts adalah salah satu jenis dari Speech Acts yang merubah dunia melalui ujaran dan melalui kata-kata (Yule, 2008), dengan kata lain itu merupakan cara mengekspresikan fakta-fakta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang memiliki 4 tujuan; yaitu mendescripsikan mavcam-macam Declarative Acts yang digunakan oleh siswa, mengidentifikasi gaya bahasa dari Declarative Acts siswa Jurusan Bahasa, mengidentifikasi kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam hal grammar dan diction, dan mengidentifikasi sebab dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa dala Declarative Acts mereka. Penelitian ini menggunakan metode pancingan dan perekam, pedoman wawancara, dan catatan sebagai alat dalam mengumpulkan data. Kumpulan data kemudian ditulis kembali, dianalisis dan dikategorikan, dan kemudian hasilnya dideskripsikan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa Jurusan Bahasa lebih sering menggunakan lima kategori Declarative Acts yang lebih dominan adalah to approve, then followed by to disapprove, to name, to call, and the last is to bless. Mereka juga tidak jauh dalam melakukan kesalahan. Mereka lebih sering melakukan kesalahan pada grammar dan diikuti oleh diction. Dari kesalahan-kesalahan siswa, ada lima penyebab kesalahan dalam Declarative Acts siswa; yaitu interlingual errors, ignorance of rule restrictions, incomplete application of rules, false concept hypothesized, and developmental errorsKata Kunci : Speech Acts, Declarative Acts, siswa Jurusan Bahasa This study aimed to identify the Declarative Acts of Language Program students. Declarative Acts are those kinds of speech acts that change the world via their utterance and via words (Yule,2008), in other word it is way in expressing facts. This study is a qualitative study that has 4 purposes; they are to describe the various Declarative Acts used by the students, to identify the style of Language Program students’ Declarative Acts, to identify the errors committed by students in their Declarative Acts in term of grammar and diction, and to identify the source of errors in their Declarative Acts. The subjects of this study are the eleventh grade students of Language Program at SMA Negeri 1 Tejakula. This study used elicitation technique and recorder, interview guide, and field note as the instruments in collecting the data. The data collection then were transcribed, analyzed and categorized, and then the result were described. The result of this study shows the Language Program students mostly produced five categories of Declarative Acts which the most dominant is to approve, then followed by to disapprove, to name, to call, and the last is to bless. The Language Program Students mostly produced Declarative Acts in informal language and followed by formal language. They also were not far from committing the errors. They frequently committed grammatical errors then followed by diction. From the students’ errors, there were five sources that caused errors in their Declarative Acts; they are interlingual errors, ignorance of rule restrictions, incomplete application of rules, false concept hypothesized, and developmental errors.keyword : Speech Acts, Declarative Acts, Language Program students
An Analysis of a Textbook Entitled “Step into the English World: A Character-Based English Textbook for Junior High School Grade VIII” Used in the Teaching English at the Eight Grade Students of SMP Negeri 2 Singaraja ., Wayan Cherrie Hana Melati; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5454

Abstract

Perubahan kurikulum di Indonesia memberi dampak yang signifikan pada sistem pendidikan serta pengembangan materi. Kurikulum 2013 yang mendasari perkembangan buku teks dalam pendidikan di Indonesia terlibat dalam polemik. Meski demikian terdapat banyak penelitian tentang pengembangan bahan ajar berdasarkan kurikulum ini, khususnya buku teks. Sebagai contoh, buku berjudul “Step into the English World: A Character-based Textbook for Junior High School Grade VIII” yang dikembangkan oleh seorang mahasiswa dari Universitas Pendidikan Ganesha berdasarkan kurikulum 2013. Penelitian ini, sama halnya dengan penelitian sejenis terkait analisis buku teks bertujuan untuk mengetahui masalah yang guru dan siswa hadapi dalam pelaksanaan buku pelajaran, kualitas umum buku teks dan kesesuaiannya dengan penerapan kurikulum 2013. Penelitian ini menunjukkan bahwa buku teks yang berkualitas harus menekankan pada kelebihannya dan membatasi kekurangan berdasar teori Richards (2001). Selanjutnya, buku teks harus memenuhi kriteria buku teks yang baik untuk setiap aspek evaluasi yang tersaji pada checklist yang telah divalidasi oleh beberapa evaluator ahli. Temuan penelitian ini menentukan apakah buku teks yang dikembangkan berdasarkan kurikulum 2013 memiliki pengaruh yang signifikan terhadap masalah pelaksanaan pada kurikulum ini. Hasil penelitian ini akan membawa beberapa kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia secara umum, dan khususnya dalam pengembangan buku teks berdasarkan kurikulum 2013.Kata Kunci : kurikulum 2013, analisis buku teks, kualitas buku teks, checklist The curriculum reform in Indonesia gave a significant effect on the education system as well as the material development. Although the latest change into the Curriculum 2013 which provides the blue print for the development of the textbooks nationally in Indonesian education is caught in polemic, there are many books designed in accordance with this curriculum. One of the examples was a textbook entitled “Step into the English World: A Character-based Textbook for Junior High School Grade VIII” which was written by a student of Ganesha University of Education. The recent study was aimed at finding out the problems that the teacher and students encountered in the implementation of the textbook, the textbook’s general quality and its suitability to the recently applied curriculum 2013. This research found out that there were still many problems in the implementation of the textbook, even though the textbook’s general quality was classified as good and was relevant with the curriculum 2013. This study suggests that in order to bring out a quality textbook, the advantages of the textbook should be strengthened and the disadvantages should be limited. Furthermore, textbook should meet the criteria of good textbook for each the evaluated aspects presented on checklist which had been validated by some judges. The findings of this research will be significant in determining whether or not the textbook developed laid down by the curriculum 2013 contributes a significant effect to the current issues of the curriculum 2013 implementation problems. The result will bring out some significant contributions on the development of the Indonesian education in general, the textbook development in regard to the curriculum 2013 in particular.keyword : curriculum 2013, textbook analysis, quality textbook, checklist
AN ANALYSIS OF THE TEXTBOOK USED IN TEACHING ENGLISH FOR THE TENTH GRADE STUDENTS OF COMPUTER TECHNOLOGY AND NETWORKING SUPPORT OF SMK NEGERI 3 SINGARAJA BASED IN CURRICULUM 2013 ., Ni Luh Denmacika Widiary; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5460

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis (1) masalah guru dan siswa ditemui ketika menggunakan buku teks yang berjudul "Bahasa Inggris UNTUK SMA / MA / SMK / MAK Kelas X" yang digunakan oleh siswa jurusan kelas sepuluh teknologi komputer dan jaringan di SMK Negeri 3 Singaraja pada tahun akademik 2014/2015 dari, (2) relevansi buku teks dengan penerapan kurikulum 2013, (3) kualitas umum buku teks, dan (4) penilaian buku teks berdasarkan kurikulum 2013. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang memanfaatkan kuesioner dan checklist. Hasil penelitian ini adalah (1) buku guru dan siswa memiliki masalah ketika menggunakan buku teks, (2) buku teks dengan pelaksanaan kurikulum 2013 adalah cukup relevan, (3) kualitas umum dari buku itu baik, dan (4) penilaian buku teks itu cukup tepat berdasarkan kurikulum 2013. dibutuhkan pembekalan kemampuan guru dan kewenangan untuk menentukan materi pembelajaran berkualitas berdasarkan kurikulum 2013.Kata Kunci : buku teks, kurikulum 2013, penilaian, jurusan teknik komputer dan jaringan This research was conducted to analyze (1) the problems teachers and students encountered when using the textbook entitled “Bahasa Inggris untuk SMA/MA/SMK/MAK kelas X” used by the tenth computer technology and networking support department grade students in SMK Negeri 3 Singaraja in the academic year of 2014/2015, (2) the relevancy textbook with the implementation of curriculum 2013, (3) the general quality of textbook, and (4) the assessment materials of textbook based on curriculum 2013. This research was a descriptive qualitative research which utilizing questionnaires and checklist. The result of this research were (1) the teacher’s textbook and student’s textbook have problems their meet when using textbook, (2) the relevancy of textbook with the implementation of curriculum 2013 was sufficient, (3) the general quality of textbook was good, and (4) the assessment material of textbook was sufficiently appropriate based on curriculum 2013. There was a need equip teachers ability and authority to do effort in the attempt to established good quality learning materials and assessment based on curriculum 2013.keyword : textbook, curriculum 2013, assessment, computer technology and networking support department
DEVELOPING CULTURE-BASED ENGLISH LANGUAGE ASSESSMENT INSTRUMENT FOR SECOND SEMESTER OF GRADE SEVEN OF JUNIOR HIGH SCHOOL IN BULELENG SUB-DISTRICT TO SUPPORT THE IMPLEMENTATION OF CURRICULUM 2013 ., Ida Ayu Utari Wasundari; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.; ., Drs.Gede Batan,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian berbasis budaya untuk semester genap kelas VII SMP di Kecamatan Buleleng untuk mendukung implementasii Kurikulum 2013. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian dan pengembangan. Model dari penelitian dan pengembangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu model penelitian dan pengembembangan oleh Peffers et al. (2007). Penelitian ini berdasarkan penelitian sebelumnya yang telah dilakukan oleh Dewi dan Batan (2015). Instrumen penilaian Bahasa Inggris yang cocok untuk semester genap kelas VII SMP di Kabupaten Buleleng yaitu instrumen penilaian yang mengintegrasikan budaya lokal untuk mendukung pengembangan karakter siswa. Langkah-langkah pengembangan instrumen penilaian ini meliputi analisis tujuan, analisis standar penilaian, analisis silabus, analisis sumber bahan ajar, mendesain kisi-kisi, pengembangan instrumen penilaian, penilaian ahli, dan revisi. Pengembangan penilaian ini menghasilakan instrumen penilaian Bahasa Inggris yang digunakan untuk menilai ranah afektif, cognitif, dan psikomotor. Reliabilitas dan kualitas dari instrument penilaian yang telah dikembangakan diperoleh dengan memberikan lembar penilaian untuk ahli penilaian dan ahli pembelajaran Bahasa inggris. Nilai yang diberikan oleh kedua ahli yaitu ahli pertama memberikan nilai sebesar 650 dan ahli kedua memberikan nilaii sebesar 802. Berdasarkan hasil tersebut, kualitas instrumen peniaian yaitu sangat baik. Reliabilitas instrumen penilaian juga dikategorikan sangat baik dimana nilai dari Alpha Cronbach’s coefficient sebesar 0,9. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen penilaian cocok digunakan dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah yang mengimplementasikan Kurikulum 2013.Kata Kunci : Budaya Bali, Penilaian Bahasa Inggris, dan Kurikulum 2013 This research aimed at developing culture-based English language assessment instrument for the second semester of grade seven of junior high school in Buleleng Sub-district to support the implementation of Curriculum 2013. This research was categorized as research and development (RnD). Research and development model which was used in this research proposed by Peffers et.al (2007). This research was based on previous research which had been conducted by Dewi and Batan (2015). The suitable English assessment for the second semester of grade seven of junior high school was English assessment with integrated Balinese culture in order to support the development of character building. The steps of developing this English assessment instrument included assessment goal analysis, assessment standard analysis, syllabus analysis, learning source analysis, designing blue print, developing assessment, expert judgment, and revision. This research produced English assessment instrument which assessed students’ affective, cognitive, and psychomotor domains. The reliability and quality of the developed assessment instrument were found out by giving expert judgment form to the experts of assessment and English language teaching. The scores which were given by the two experts were 650 from the first expert and 802 from the second expert. Based on those scores, the quality of the developed English assessment instrument was categorized as excellent. The reliability of the data was categorized as excellent in which the score of Alpha Cronbach’s coefficient was 0.9. It means that the developed culture-based English assessment instrument was suitable to be used in teaching and learning process that implements Curriculum 2013 in Buleleng Sub-districtkeyword : Balinese culture, English assessment, and Curriculum 2013
AN ANALYSIS OF GRAMMATICAL ERROR ANALYSIS IN USING SIMPLE PAST TENSE IN WRITING RECOUNT TEXT MADE BY EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP N 1 TEJAKULA ., Komang Adi Arta; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.; ., Drs. Asril Marjohan,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6089

Abstract

This study was a descriptive qualitative research which aimed at analyzing the grammatical error and the source of grammatical errors in writing a recount text. The subjects of this research were the eighth grade students of SMP N 1 Tejakula. The data were presented in the descriptive analysis way and the procedure of the error analysis used according to Dulay et al (1982). The result of the study the highest errors made by the students were in the errors of selection consisting of 172 errors or 71.4%. It was followed by the errors of omission consisting of 48 errors or 19.9%. Then, it was followed by the errors of addition consisting of 14 errors or 5.8% and the lowest errors were the errors of ordering consisting of 7 errors or 2.9%. The data also indicated that the inter-lingual transfer was the highest source of the errors. Based on the result, it can be concluded that the error of selection is the highest error made by the students and inter-lingual transfer is the highest source of error because it was caused by the mother tongue interference. Kata Kunci : Error analysis, simple past tense,recount text Penelitian ini adalah deskriptif qualitative yang bertujuan untuk menganalis kesalahan grammar dan sumber kesalahan dalam menulis teks recount. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas 8 SMP N 1 Tejakula. Data disajikan dengan cara deskriptif analisis dan langkah-langkah yang digunakan untuk menganalisis kesalahan adalah teori dari Dulay et al (1982). Hasil dari penelitian ini menunjukakan bahwa kesalahan tertinggi yang dibuat oleh siswa adalah kesalahan selection yaitu 172 kesalahan atau 71,4 persen. Diikuti oleh kesalahan omission yaitu 48 kesalahan atau 19,9 persen. Kemudian diikuti oleh kesalahan addition yaitu 14 kesalahan atau 5,8 persen. Dan kesalahan yang paling sedikit adalah kesalaan ordering yaitu 7 kesalahan atau 2,9 persen. Data ini juga menunjukkan bahwa Inter-lingual transfer adalah sumber kesalahan tertinggi. Dari hasil di atas dapat disimpulkan bahwa kesalahan selection adalah kesalahan yang paling tinggi dibuat oleh siswa dan inter-lingual transfer adalah sumber kesalahan tertinggi karena disebabkan pengaruh dari bahasa ibu.keyword : analisis kesalahan, simpe past tense, teks recount
AN ANALYSIS OF GRAMMATICAL ERROR ANALYSIS IN USING SIMPLE PAST TENSE IN WRITING RECOUNT TEXT MADE BY EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP N 1 TEJAKULA ., Komang Adi Arta; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.; ., Drs. Asril Marjohan,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6227

Abstract

This study was a descriptive qualitative research which aimed at analyzing the grammatical error and the source of grammatical errors in writing a recount text. The subjects of this research were the eighth grade students of SMP N 1 Tejakula. The data were presented in the descriptive analysis way and the procedure of the error analysis used according to Dulay et al (1982). The result of the study the highest errors made by the students were in the errors of selection consisting of 172 errors or 71.4%. It was followed by the errors of omission consisting of 48 errors or 19.9%. Then, it was followed by the errors of addition consisting of 14 errors or 5.8% and the lowest errors were the errors of ordering consisting of 7 errors or 2.9%. The data also indicated that the inter-lingual transfer was the highest source of the errors. Based on the result, it can be concluded that the error of selection is the highest error made by the students and inter-lingual transfer is the highest source of error because it was caused by the mother tongue interference. Kata Kunci : Error analysis, simple past tense, recount text Penelitian ini adalah deskriptif qualitative yang bertujuan untuk menganalis kesalahan grammar dan sumber kesalahan dalam menulis teks recount. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas 8 SMP N 1 Tejakula. Data disajikan dengan cara deskriptif analisis dan langkah-langkah yang digunakan untuk menganalisis kesalahan adalah teori dari Dulay et al (1982). Hasil dari penelitian ini menunjukakan bahwa kesalahan tertinggi yang dibuat oleh siswa adalah kesalahan selection yaitu 172 kesalahan atau 71,4 persen. Diikuti oleh kesalahan omission yaitu 48 kesalahan atau 19,9 persen. Kemudian diikuti oleh kesalahan addition yaitu 14 kesalahan atau 5,8 persen. Dan kesalahan yang paling sedikit adalah kesalaan ordering yaitu 7 kesalahan atau 2,9 persen. Data ini juga menunjukkan bahwa Inter-lingual transfer adalah sumber kesalahan tertinggi. Dari hasil di atas dapat disimpulkan bahwa kesalahan selection adalah kesalahan yang paling tinggi dibuat oleh siswa dan inter-lingual transfer adalah sumber kesalahan tertinggi karena disebabkan pengaruh dari bahasa ibu.keyword : analisis kesalahan, simpe past tense, teks recount
DEVELOPING ENGLISH ASSESSMENT BY ACCOMODATING LOCAL CULTURE FOR GRADE SEVEN OF JUNIOR HIGH SCHOOL IN BULELENG SUB-DISTRICT TO SUPPORT THE IMPLEMENTATION OF CURRICULUM 2013 ., I Wayan Heri Sumardika; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.; ., Drs.Gede Batan,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6230

Abstract

Peneliatian ini berbentuk penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan suatu produk. Adapun produk yang dikembangkan yaitu instrument penilaian pembelajaran Bahasa Inggris yang berbasis budaya lokal untuk kelas VII SMP semester ganjil di Kecamatan Buleleng. Produk ini diharapkan mampu menunjang pengimplementasian Kurikulum 2013. Model peneliatian dan pengembangan diadopsi dari model penelitian dan pengembembangan oleh Peffers et al. (2007) dalam Ellis dan Levy (2010) yang terdiri dari enam tahapan penelitian. Penelitian ini didasari oleh penelitian yang telah dilakukan oleh Dewi dan Batan (2015). Setting dari penelitian ini adalah 9 SMP di Kecamatan Buleleng. Nilai-nilai budaya Bali dan nilai-nilai pendidikan karakter diintegrasikan dalam instrumen penilaian. Instrumen tersebut meliputi penilaian terhadap sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa. Data yang diperoleh dalam peneliatian diolah secara kualitatif dan kuantitatif. Kualitas dari instrument penialaian telah diujikan melalui panel ahli. Terdapat 3 aspek telah diuji oleh ahli, meliputi aspek validitas, reliabilitas, dan kepraktisan. Berdasarkan nilai yang diberikan oleh kedua ahli, kualitas dari instrument penilaian tergolong sempurna. Nilai oleh ahli pertama adalah 642 dan ahli kedua adalah 807. Reliabilitas data diukur menggunakan koefisien Alpha Cronbach’s. Hasilnya, reliabilitas produk adalah 0.997 dan dapat digolongkan sebagai sempurna. Produk instrumen penilaian yang berbasis budaya ini memiliki kualitas dan reliabilitas sempurna. Kata Kunci : Instrumen Penilaian, Penilaian Bahasa Inggris, Budaya Bali, dan Kurikulum 2013 This research was aimed at designing and developing English assessment by accommodating local culture for the first semester of grade seven of junior high schools in Buleleng sub-district to support the implementation of curriculum 2013. This research was designed as a research and development by following RnD model proposed by Peffers et.al (2007) in Ellis and Levy (2010) which consisted of six steps. The data of need analysis were obtained from the result of Dewi and Batan (2015) research and analysis the syllabus. Settings of this research were nine junior high schools in Buleleng sub-district. Balinese cultural values and character values in the assessment were integrated through the assessment instrument. The assessment covered affective domain, cognitive domain, and psychomotor domain. The data were analyzed both qualitatively and quantitatively. The quality of the assessment instrument was assessed through expert judgment to determine its worthiness. Three aspects in the assessment were assessed through the expert judgment forms, namely validity, reliability, and the practical aspect. Based on the scores given by two experts, the quality of the assessment instrument was categorized as excellent quality since the score given by expert I was 642 and expert II was 807. The reliability of the data was measured by using Alpha Cronbach’s coefficient. The result showed that α Cronbach’s coefficient was 0.997 and it was categorized as excellent. In short, the developed culture-based English assessment has excellent quality and the data were reliable. keyword : Balinese culture-based English assessment, English assessment for Junior High School, RnD Assessment
THE EFFECT OF GRAPHIC ORGANIZER UPON READING COMPREHENSION OF THE TWELFTH GRADE STUDENTS OF SMA N 1 SUKAWATI IN ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Anak Agung Mitha Indra Dewi; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6231

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah ada dampak yang signifikan terhadap pemahaman membaca siswa kelas XII yang diajar menggunakan Graphic Organizer dengan siswa yang diajar menggunakan teknik konvensional. Penelitian ini dalam bentuk penelitian eksperimen semu (Quasi Experimental). Post-test Only Control Group digunakan sebagai desain penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan di SMA N 1 Sukawati. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XII tahun ajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini adalah 75 siswa yang telah dipilih dengan menggunakan teknik sampel random atau acak; terdiri dari 37 siswa kelas XII IPA 2 sebagai kelompok eksperimen dan 38 siswa kelas XII IPA 3 sebagai kelompok kontrol. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat dampak yang signifikan terhadap pemahaman membaca siswa kelas XII yang diajar menggunakan Graphic Organizer (t = 3.44 and ttable = 1.99; t ttable pada taraf signifikansi 5%) dimana siswa yang diajar menggunakan Graphic Organizer menunjukkan pemahaman membaca yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar menggunakan teknik konvensional. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan Graphic Organizer memberikan dampak yang signifikan terhadap pemahaman membaca siswa kelas XII di SMA N 1 Sukawati tahun ajaran 2015/2016. Kata kunci: Graphic Organizer, EFL, Pemahaman Membaca Kata Kunci : Graphic Organizer, EFL, Pemahaman Membaca Abstract This research aimed to investigate whether there was a significant effect on reading comprehension of the twelfth grade students who were taught by using Graphic Organizer and who were taught by using conventional technique. This research was Quasi-Experimental research. Post-Test Only Control Group was used as the design of this research. This research was conducted at SMA N 1 Sukawati. The population of this research was the twelfth grade students in academic year 2015/2016. The sample was 75 students that were selected through random sampling; 37 students of XII IPA as experimental group and 38 students of XII IPA 3 as control group. The result of data analysis showed that there was a significant effect on reading comprehension of the twelfth grade students who were taught by using Graphic Organizer (t = 3.44 and ttable = 1.99; t ttable on the level of significance 5%) in which the students who were taught by using Graphic Organizer performed better reading comprehension than who were taught by using conventional technique. Based on this result, it could be inferred that Graphic Organizer gave significant effect on the twelfth grade students’ reading comprehension compared at SMA N 1 Sukawati academic year 2015/2016. keyword : Graphic Organizer, EFL, Reading Comprehension.
A DESCRIPTIVE STUDY OF TEACHERS’ REINFORCEMENT IN TEACHING CHILDREN 4-6 YEARS OLD AT CHILDREN’S HOUSE SCHOOL IN ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Km Adi Nariyana p; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, MA; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6361

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan menyelidiki 'penguat dalam mengajar anak-anak berusia 4-6 tahun di CH School Jimbaran serta tanggapan siswa terhadap penguatan guru. Subyek penelitian ini adalah guru TK di CH di tahun akademik 2015/2016. Dua kelas yang diambil sebagai sampel yakni Kupu-kupu kecil dan Kupu-kupu. Data penelitian ini dikumpulkan melalui beberapa instrumen; mereka adalah: peneliti, perekam video, kamera dan catatan. Setelah mengumpulkan data melalui observasi dan perekaman video, data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru di Anak Rumah Sekolah menggunakan berbagai macam penguatan positif dan negatif dalam bentuk penguatan verbal dan nonverbal. Penguatan positif yang paling sering disampaikan untuk meningkatkan perilaku positif siswa, adalah penguatan lisan positif seperti yang menyatakan kata-kata positif yang baik, sangat baik, dll guru juga digunakan penguatan negatif dalam proses pembelajaran, baik secara lisan dan non-verbal. Penguatan negatif yang paling sering diterapkan untuk mengurangi perilaku negatif siswa, adalah penguatan lisan negatif. Tanggapan terhadap guru siswa bala yang positif. Ada respon yang diberikan lebih lebih banyak respon positif daripada respon negatif.Kata Kunci : reinforcement, response, positive, negative, verbal, non-verbal This study was a descriptive study aiming at investigating the teachers’ reinforcement in teaching children 4-6 years old at Children’s House School Jimbaran as well as the students’ response to the teachers’ reinforcements. The subjects of this research were preschool teachers in Children House in the academic year 2015/2016. Two classes were taken as samples namely Junior Butterfly and Butterfly class. The data of this research were collected through several instruments; those were: the researcher, video recorder, camera and field note. After collecting the data through observation and video recording, they were analyzed descriptively. The result of this study showed that teachers at Children’s House School used various kinds of positive and negative reinforcement in the form of verbal and nonverbal reinforcement. The most frequent positive reinforcements delivered to increase the students’ positive behaviors, was positive verbal reinforcement such as stating the positive words good, very good, etc. The teachers also used negative reinforcement in the learning process, both verbally and non-verbally. The most frequent negative reinforcement implemented to decrease the students’ negative behaviors, was negative verbal reinforcements. The students’ responses toward the teachers’ reinforcements were positive. There was more positive response from the students than the negative response.keyword : reinforcement, response, positive, negative, verbal, non-verbal
Co-Authors ., Andre Dwi Saka ., Gusti Ngurah Adi Kusuma ., Gusti Ngurah Adi Kusuma ., I Dewa Ayu Junita Sari ., I Ketut Restu Cahyadiarta ., Kadek Lina Kurniawati ., Kadek Lina Kurniawati ., Ketut Ariani ., Luh Made Mira Wirawati ., Luh Made Mira Wirawati ., Ni Kadek Ayu Mei Diah Trisnawati ., Ni Ketut Ayu Diah Oktariani ., Ni Ketut Ayu Diah Oktariani ., Ni Luh Putu Dwi Payani ., Ni Md Purnama Dwi y ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha ., Putu Wita Pradnya Dhari ., Putu Wita Pradnya Dhari ., Putu Yasamahadewi ., Putu Yasamahadewi ., Wahyu Dwi Cahya Abd. Rajab Aditana, I Kadek Arya Adnyani, Ni Luh Putu Sri Agustina, Luh Winda Agustini, I Dewa Ayu Eka Agustini, Ketut Filia Budi Alexei Wahyudiputra Anak Agung Gede Yudha Paramartha Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni Anak Agung Mitha Indra Dewi ., Anak Agung Mitha Indra Dewi Anak Agung Mitha Indri Dewi Anggara, I Putu Dipa Ariyani, Luh Tu Artanayasa, Wayan Artini Ni Nyoman Artini, Ni Nyoman Asri, Ni Wayan Desy Prema Audina, Ira Putri Ayuningtyas, Luh Putu Swasti Banjar, I Dewa Ayu Ogik Vira Juspita Batan, I Gede Blangsinga, Gede Wisma Krisna Ari Aditya Brenda Khanadi Cahyani, Ni Made Wahyu Suganti Cahyani, Putu Anggun Citrawati, Ni Kadek Dewa Ayu Eka Agustini Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Komang Tantra Dewa Putu Ramendra Dewi, Anak Agung Mitha Indri Dewi, Gusti Putu Rustika Dewi, Kadek Intan Rustiana Dewi, Ni Komang Karisma Dewi, Ni Putu Purnama Dials, Jeanette Donatus Darso Drs. Asril Marjohan,MA . Drs.Gede Batan,MA . Dwiyanti, Kadek Erlita Dzul Rachman, Dzul Eka Anastasia Wijaya Erika Citra Sari Hartanto Fery Setiawan G.A.P. Suprianti Gede Aditra Pradnyana Gede Mahendrayana Gede Rasben Dantes Gusti Putu Rustika Dewi Gusti Putu Rustika Dewi Haryanti, Novi Diah Hua, Liang Huizhao, Zhuo Hutapea Jesica Vanessa Hutapea, Jesica Vanessa I Gede Batan I Gede Budasi I Gusti Agung Sri Rwa Jayantini I Gusti Ayu Agung Dian Susanthi I Gusti Ayu Diah Gita Saraswati I Gusti Ayu Mirawati I Gusti Ngurah Agung Wijaya Mahardika I Gusti Ngurah Agung Wijaya Mahardika I Ketut Resika Arthana I Ketut Supir I Komang Sulatra I Made Ardwi Pradnyana I Made Arya Budiyasa ., I Made Arya Budiyasa I Made Drati Nalantha I Nyoman Adi Jaya Putra I Nyoman Adi Putra I Nyoman Pasek Hadi Saputra I Nyoman Pasek Hadisaputra I Putu Dipta Priyatna I Putu Ngurah Wage Myartawan I Wayan Adnyana I Wayan Heri Sumardika ., I Wayan Heri Sumardika I Wayan Juniartha I Wayan Rusdiana . I Wayan Suarnajaya I Wayan Swandana I.G.A. Lokita Purnamika Utami IDA AYU MADE ISTRI UTAMI . Ida Ayu U Wasundari Ida Ayu Utari Wasundari ., Ida Ayu Utari Wasundari Ida Bagus Gde Nova Winarta Indra Agus Eka Hariawan Ira Putri Audina Iswari, Nyoman Astari Pradnya Jayantini, I Gusti Agung Rwa Jeane Tuilan Jennet Senawati Jesica Vanessa, Hutapea Kadek Erlita Dwiyanti Kadek Eva Krishna Adnyani Kadek Lelyana Rastari Kadek Nina Harnin Kadek Puspa Ariantini Kadek Rossinta Dewi Kadek Sonia Piscayanti Kagiura, Fumiko Km Adi Nariyana p ., Km Adi Nariyana p Komang Adi Arta ., Komang Adi Arta Komang Ayu Dita Anggraeni Komang Febrinayanti Dantes Komang Tuti Irmawati ., Komang Tuti Irmawati Kultsum, Ummi Luh Gede Eka Wahyuni Luh Putu Artini Luh Putu Karina Febriyanti Aryawan Luh Riskayani Luh Shanti Nilayam Mihira Lulu April Farida M.L.S ., Dr.Sudirman, M.L.S Made Astawa Kusuma Mandala Made Hery Santosa Made Satya Raditya Mahardika, Anak Agung Ngurah Yudha Martin Mahardika, I Gusti Ngurah Agung Wijaya Mahayanti, Ni Mahendrayani, Kadek Leny Maheswari, Putu Ayu Masita Masumoto, Yukiko Mihira, Luh Shanti Nilayam Minxia, Zhu Murniasih, Tri Ery Myartawan, Putu Ngurah Wage N M.G. Purnamasari Ni Komang Julia Dewi Ni Komang Ratna Purwanti Ni Luh Bendi Arfani ., Ni Luh Bendi Arfani Ni Luh Denmacika Widiary ., Ni Luh Denmacika Widiary Ni Luh Devi Wimayanti Ni Luh Putu Eka Sulistia Dewi Ni Made Gina Purnamasari ., Ni Made Gina Purnamasari Ni Made Rai Wisudariani Ni Nyoman Artini Ni Nyoman Murniasih Ni Nyoman Padmadewi Ni Putu Dewi Ersani Ni Putu Diah Setyadewi Ni Putu Era Marsakawati Ni Putu Ines Marylena Candra Manik Ni Wayan Monik Rismadewi Ni Wayan Nilam Puspawati Ni Wayan Nilam Puspawati Ni Wayan Surya Mahayanti Nice Maylani Asril Nikova, Kartika Nitiasih, Ni Putu Kerti Nyoman Pasek Hadi Saputra Nyoman Trijaya Suparyanta Oktavirani, Ni Luh Gede Indah Pande Eka Putri Pradnyani Paramita, Ni Wayan Nita Pebriyanti, Ni Kadek Wuni Pradana, Wayan Radita Yuda Pramestika, Ni Luhde Meidy Prastika, Kadek Ayu Dewi Pratama, Putu Yoga Sathya Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA . Purnamasari, N M.G. Purwanita, Kadek Agina Purwanti, Ni Komang Ratna Puspawati, Ni Wayan Nilam Putu Desi Anggerina Hikmaharyanti Putu Dita Marantika Putu Kerti Nitiasih Putu Pande Novita Sari Putu Suarcaya Putu Wiraningsih Putu Yasamahadewi Radhaswati, I Dewa Ayu Agung Rahayu Budiarta Rahmayanti, Putu Rastari, Kadek Lelyana Rewa, Gde Arys Bayu Riastini, Putu Nancy Rinawati, Ni Kadek Ayu Rinawati, Ni Komang Ayu Ronald Umbas Rusnalasari, Zulidyana Dwi S.Pd. I Putu Ngurah Wage M . Sanjaya, Komang Angga Surya Saputra, I Nyoman Pasek Hadi Saputra, Nyoman Pasek Hadi Sasmita, I Made David Garcia Senawati, Jennet Shanti, Putu Anggi Yumika Sri Rahmajanti, Sri Sri Rwa Jayantini, I Gusti Agung Suciarti, Ni Ketut Suprianti, GAP Suprihatin, Christina Turut Suryandani, Putu Dinia Tienty, Luh Putu Cornea Arya Ummi Kultsum Utami, Luh Putu Restu Adi Visestayati, Ni Putu Andilia Wahyuni, Luh Putu Ari Sri Wahyuni, Ni Luh Gede Eka Wasistha, I Gusti Agung Prajna Wasundari, Ida Ayu U Wati, Ni Nengah Ade Indria Wayan Cherrie Hana Melati ., Wayan Cherrie Hana Melati Widasuari, Ni Wayan Dinda Widiastuti, Ni Putu Santhi Wijaya, Kadek Agus Krisna Wirabrata, Dewa Gede Firstia Wiraningsih, Putu Yudiarta, Gede Raditya Stava Zulidyana Dwi Rusnalasari