p-Index From 2021 - 2026
6.907
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Andalas Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan (JMDK) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JIM UPB (Jurnal Ilmiah Manajemen Universitas Putera Batam) Jurnal Kesehatan Medika Saintika Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Media Ilmu Kesehatan Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan B-Dent, Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Buletin Ilmiah Nagari Membangun Journal of Midwifery JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Majalah Kedokteran Andalas Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Unnes Journal of Public Health Asia Pacific Fraud Journal Procuratio : Jurnal Ilmiah Manajemen Human Care Journal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Science Midwifery Airlangga Development Journal Indonesian Journal of Global Health research Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Warta Pengabdian Andalas: Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan Ipteks JOURNAL LA MEDIHEALTICO MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Ipteks Terapan : research of applied science and education COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI) Andalas Dental Journal Berita Kedokteran Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Asian Journal of Healthcare Analytics Langgam International Journal of Social Science Education, Art and Culture Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Proceeding International Health Conference
Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI RENCANA STRATEGIS RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SAWAHLUNTO Rahmadhani Rahmadhani; Rima Semiarty; Adila Kasni Astiena
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i2.2224

Abstract

Kinerja pelayanan tahun 2018 menunjukkkan angka yang berada jauh di bawah standar ideal yaitu sebesar 33,43%. Pendapatan Rumah Sakit  hanya mencapai 71,19% dari target yang ditetapkan karena kunjungan Rumah Sakit tahun 2018 tersebut mengalami penurunan baik pada kunjungan gawat darurat, rawat jalan, dan rawat inap. Rumah Sakit Umum Daerah Kota Sawahlunto telah memiliki dokumen renstra 2014-2018 sebagai peta atau arah bagi Rumah Sakit kearah yang lebih baik. Evaluasi terhadap renstra perlu dilakukan sebagai relevansi antara perencanaan strategis dengan sasaran dan tujuan yang akan dicapai sebagai proses pembelajaran atau tindakan perubahan yang harus dilakukan.Kata kunci: Evaluasi;relevansi; rencana;sasaran
ANALISIS SISTEM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN KEJADIAN TERTUSUK JARUM SUNTIK PADA PERAWAT DI RSUP DR M DJAMIL PADANG TAHUN 2022 Rumaisha, Rumaisha; Semiarty, Rima; Astiena, Adila Kasni; Lestari, Yuniar; Silvia, Nelmi; Rasyid, Roslaili
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.22319

Abstract

Salah satu dampak negatif yang ditimbulkan oleh proses pelayanan kesehatan yaitu tertusuk jarum suntik (needle stick injury) yang berdampak pada petugas rumah sakit berisiko terpapar darah dan cairan tubuh yang terinfeksi. Berdasarkan laporan komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit (PPIRS) RSUP Dr M Djamil Padang di tahun 2019, tahun 2020 dan tahun 2021, terlihat kenaikkan kasus kejadian tertusuk jarum suntik pada perawat, dimana pada tahun 2019 yaitu 22%, di tahun 2020 yaitu 41% dan di tahun 2021 yaitu 48%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pencegahan dan pengendalian kejadian tertusuk jarum suntik pada perawat di RSUP Dr M Djamil Padang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yang menggabungkan antara metode penelitian kuantitatif dan kualitatif (mixed methods) dengan desain model concurrent triangulation yaitu dengan cara mencampur kedua metode tersebut secara seimbang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini secara proportionate startified random sampling yang berjumlah 90 orang responden. Pemilihan informan penelitian ini dengan purposive sampling yang berjumlah 5 orang informan. Berdasarkan hasil penelitian ini, sebagian besar perawat memiliki pengetahuan yang baik (93,3%) dan sikap positif (84,4%) mengenai pencegahan dan pengendalian kejadian tertusuk jarum suntik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pencegahan dan pengendalian kejadian tertusuk jarum suntik pada perawat di RSUP Dr M Djamil Padang sudah berjalan dengan baik, namun memang ada hal-hal yang perlu menjadi perhatian sebagai penguat sistem sehingga risiko bisa dikendalikan dan berkurang atau tidak adanya kejadian tertusuk jarum suntik bekas pakai. Di sarankan perawat dalam bekerja sesuai standar dan fokus ,meningkatkan pengawasan terhadap penanganan jarum suntik bekas pakai ,meningkatkan monitoring dan evaluasi terhadap pengendalian risiko kejadian tertusuk jarum bekas pakai ,agar rumah sakit melakukan resosialisasi atau pelatihan yang dilakukan secara berkala terhadap penanganan tertusuk jarum suntik bekas pakai kepada perawat.
RELATIONSHIP OF SERVICE RECOVERY TOWARDS PATIENT SATISFACTION IN HOSPITAL IN WEST SUMATERA Semiarty, Rima; Machmud, Rizanda; Abdiana; Wahyuni, Annisa; Hamzah, Prima Kurniati
Indonesian Journal of Health Administration (Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia) Vol. 12 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jaki.v12i2.2024.198-205

Abstract

Background: Patient satisfaction in the M. Djamil Hospital was recorded as 79.61% between January and March 2018. It signifies that patient satisfaction rate has not met the target set of 85%. Aims: This study aims to determine the frequency distribution of service recovery patients, patient satisfaction, and the relationship between services and service recovery patient satisfaction to improve service recovery. Methods: The authors used a cross-sectional research design. The sample was inpatients at RSUP M. Djamil in total of 424 people. The sampling technique was consecutive sampling. The data were collected using the Importance Performance Analysis questionnaire. Data were analyzed using unpaired t-tests and multiple linear regression. Results: The results of the service recovery (distributive justice, procedure justice, interactive justice, reputation justice) has a significant relationship (p-value <0.05) with patient satisfaction. Interactive justice has the strongest relationship with appropriate patient satisfaction and has the greatest Beta value (0,254). Patient satisfaction has a significant relationship (p-value <0.05) with Word of Mouth. Conclusion: RSUP M. Djamil needs to emphasize interactions and justice, especially in providing clear information about medical actions to the patient's family, serving patients politely and friendly, and providing solutions to patients if there are service complaints. Keywords: Hospitalization, Satisfaction, Service Recovery
Improving The Knowledge of School Health Ambassador (Dokter Kecil) Through "Dinos" Program For Elementary School Students In The Catchment Area of Puskesmas Seberang Padang Semiarty, Rima; Yetti, Husna; Rahmaddiansyah, Refa; Muhammad Helmi, Iqbal; Zulen, Ilham Andhika; Kurnia, Nurul Syifa; Maya Amanda; Salsabilla Dhiyaa Syifa; Athiyyah, Salsa Naudzul; Laila Nur Azizah
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol4No2.pp153-160

Abstract

Health education within schools plays a crucial role in enhancing children's health and establishing a safe and healthy learning environment. Despite this, the risk of illness in schools remains a concern, particularly for elementary school-aged children who are susceptible to sanitation-related health issues. The “Dokter Kecil” (or School Health Ambassador) program is designed to engage students in promoting the health of individuals, families, and their surroundings. This research aims to reintroduce the program in the Puskesmas Seberang Padang area, focusing on a promotive and preventive approach known as DINOS. The program's effectiveness was evaluated using pre-test and post-test questionnaires to assess the knowledge of the student participants. Based on the normality test of pretest and post-test score data using statistical tests, it is found that the Sig value (2-tailed) is 0.002 < 0.05. Therefore, it can be concluded that there is a significant difference between the results of the DINOS material exposure and simulation on pre-test and post-test data. Data analysis revealed a significant difference between the pre-test and post-test results, indicating the effectiveness of the material presentation and DINOS simulation. These results are expected to help better school health program implementation and more successfully address health issues for Indonesian school-age children, especially in the Puskesmas Seberang Padang area.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KEAKTIFAN IBU DATANG KE POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI  WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDALAS Nugroho, Faisal; Semiarty, Rima; Rasyid, Roslaili; Rasyid, Rosfita; Fasrini, Ulya Uti; Asterina, Asterina
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 1 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/bv9kd591

Abstract

Kekurangan gizi merupakan hal yang sering terjadi pada balita karena pada umur tersebut anak mangalami pertumbuhan dan perkembangan yang cepat Posyandu merupakan salah satu strategi menurunkan prevalensi gizi kurang sebagai awal timbulnya gizi buruk dengan pemantauan pertumbuhan balita.. Pemantauan pertumbuhan bertujuan untuk deteksi dan intervensi dini gangguan pertumbuhan sehingga kader dan petugas puskesmas dapat melakukan pembinaan kepada ibu balita agar tidak jatuh ke gizi kurang. Pengetahuan dan Keaktifan ibu balita ke posyandu dapat dipengaruhi oleh berbagai hal, rendahnya kunjungan posyandu akan menyebabkan tumbuh kembang anak tidak terpantau dan berisiko mengalami masalah gizi Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Andalas dengan jumlah sampel sebanyak 51 orang. dengan kriteria Inklusi Ibu memiliki buku KMS serta memilki anak dengan umur 12-60 bulan. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan keaktifan ibu datang ke posyandu, kemudian dianalisis dengan menggunakan Uji regresi ordinal. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa masalah gizi terbanyak terjadi pada anak dari ibu dengan pengetahuan yang cukup dan kurang (58,8%) dan tidak aktif berkunjung ke posyandu (4%) dibandingkan dengan ibu dengan pengetahuan yang baik dan cukup (86,3%) dan aktif berkunjung ke posyandu (96,1%). Dalam penelitian ini ditemukan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan keaktifan ibu datang ke posyandu dengan status gizi balita (p = 0,0001) Kesimpulan dari penelitian ini adalah masalah gizi lebih banyak terjadi pada anak dari ibu dengan pengetahuan yang cukup dan kurang dan tidak aktif berkunjung ke posyandu dibandingkan dengan ibu dengan pengetahuan yang baik dan cukup dan aktif datang ke posyandu
Quantitative analysis in early detection of drug abuser relapse: effectiveness of data-driven predictive models WD, Marryo Borry; Semiarty, Rima; Tabranny, Hasbullah; Yonnedi, Effa
Science Midwifery Vol 12 No 6 (2025): February: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i6.1811

Abstract

The purpose of this study is to analyze the description of early detection of relapse in drug abuse and to see the relationship between factors that significantly influence relapse in drug abuse. This study uses a quantitative design to describe the implementation of early detection of relapse prevention in drug abuse in Padang City and determine the determinants that are most related to the occurrence of relapse. The results of the statistical test showed that the variables of age, gender, education level, and marital status had a p > value of 0.05, which means that there was no relationship between these variables and the incidence of relapse in drug abusers. However, the variable of employment status had a p < value of 0.05, indicating a relationship between employment status and the incidence of relapse in drug abusers. Furthermore, the variables of age, education level, and employment status met the assumption test with the condition of p < 0.25 at the next stage. The results of the statistical test showed that there was no relationship between the variables of age, gender, education level, and marital status with the incidence of relapse in drug abusers (p > 0.05). However, there was a relationship between employment status and the incidence of relapse (p < 0.05). In addition, the variables of age, education level, and employment status met the assumption test at the next stage (p < 0.25).
Determinant of Neonatal Visit Coverage Rate in Serdang Bedagai Regency North Sumatra Indonesia Br Ginting Munthe, Novita; Machmud, Rizanda; Semiarty, Rima; Serudji, Joserizal; Bachtiar, Adang; Fitry Yani, Finny; Symond, Denas; Nelwati, Nelwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 3 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2024.15.3.401-413

Abstract

Neonatal mortality is a leading cause of infant deaths, particularly in developing countries. In Serdang Bedagai Regency, the coverage of neonatal visits remains low, contributing to the high neonatal mortality rate and causing economic losses. This study aims to identify factors related to the neonatal visit coverage rate in Serdang Bedagai Regency, North Sumatra, Indonesia. This study used a cross-sectional design with multivariate analysis. Data were collected from 200 mothers with babies aged 0-28 days in five health centers in Serdang Bedagai Regency. The variables analyzed include age, education, economic status, knowledge, maternal attitudes, culture, family support, midwife attitudes, access to health facilities, and service quality. The data were analyzed using logistic regression. The results showed that the variables consistently and significantly affecting the increase in neonatal visit coverage were maternal education, knowledge about neonatal visits, local culture, husband/family support, and the quality of visit services. Factors that significantly contributed to increasing coverage of neonatal visits were maternal education (p-value = 0.004, OR = 14.285), maternal knowledge (p-value = 0.000, OR= 75.920), local culture (p-value = 0.000, OR = 57.105), husband/family support (p-value = 0.000, OR = 77.763), and service quality (p-value = 0.000, OR = 47.474). These factors have a major influence in supporting the success of the neonatal visit program, with maternal knowledge and family support being the most dominant factors.. Efforts to increase coverage should involve educating mothers, involving families, and enhancing services while considering local wisdom.
Pengetahuan dan Sikap Kesehatan Prakonsepsi Calon Pengantin Wanita dalam Pendidikan Pranikah: Studi Quasi Eksperimental Amizuar, Yulia Fauziah; Serudji, Joserizal; Oktova, Rafika; Semiarty, Rima; Karmia, Hudila Rifa; Rita, Rauza Sukma
jitek Vol 12 No 1 (2024): September 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jitek.v12i1.1301

Abstract

Maternal and child health challenges have been seen before the process of pregnancy. Improving education, attitudes and behavior of couples is an important part of preconception health. The aimed of this research was to verify the impact of premarital education on enhanced knowledge and attitudes of preconception health on brides. Research method was quasi-experimental, pretest-posttest control group design. Sampling technique was purposive sampling, based on inclusion and exclusion criteria. Time and location of the study September-November 2022 at three Office of religious (KUA Koto Tangah, KUA Kuranji and KUA Padang Utara). The intervention group were given educational material related to marriage law in Islam and preconception health education using lecture and discussion methods. The control group were given education only related to the law of marriage in Islam (religious sphere) with the lecture method. Questionnaires with tested validity and reliability were used to gather data. The results of knowledge intervention group compared the control group (p = 0.00). Prospective bride’s attitudes were not impacted by premarital education in the intervention group compare the control group (p=0.59). In conclusion, it has been proven that premarital education enhance preconception health knowledge, as opposed to women' preconception health attitudes.
Hubungan Faktor Demografi dengan Pendapat Masyarakat tentang Cara Mengatasi Trauma Muskuloskeletal berdasarkan Health Belief Model di Kota Sawahlunto Wanra, Fadhlan Agusma; Semiarty, Rima; Isrona, Laila; Lestari, Yuniar; Kurniawati, Yulia; Manjas, Menkher; Akbar, Taufik
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 10, No 2 (2024): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2024
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v10i2.1930

Abstract

Angka kejadian trauma muskuloskeletal di Kota Sawahlunto tergolong tinggi dengan jumlah 3.268 orang dalam satu tahun. Pengobatan trauma di Sumatera Barat secara tradisional dikenal dengan sebutan dukun patah tulang. Pandangan untuk memilih pengobatan trauma muskuloskeletal dipengaruhi oleh suatu teori yang bernama health belief model. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional kepada 346 responden di Kota Sawahlunto dari bulan Januari 2023 sampai Maret 2024. Data dikumpulkan menggunakan metode consecutive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis Chi-Square didapatkan usia dengan perceived susceptibility (p=0,011), tidak ada hubungan jenis kelamin dengan pendapat masyarakat, dan hubungan pekerjaan dengan perceived susceptibility (0,004), pekerjaan dengan perceived benefits (0,041), pekerjaan dengan perceived barrier (0,027), dan pekerjaan dengan cues to action (0,038). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara usia dengan perceived susceptibility, tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan pendapat masyarakat, dan terdapat hubungan signifikan antara pekerjaan dengan perceived susceptibility, perceived benefits, perceived barrier, dan cues to action.    Kata kunci : Trauma muskuloskeletal, health belief model, dukun patah tulang The incidence of musculoskeletal trauma in Sawahlunto City is high with 3,268 people in one year. Trauma treatment in West Sumatra is traditionally known as fracture healers. The view to choose musculoskeletal trauma treatment is influenced by a theory called the health belief model. This study employed an analytical approach with a cross-sectional design, encompassing 346 respondents in Sawahlunto City from January 2023 to March 2024. Data were gathered using a consecutive sampling method, and analysis was conducted utilizing the Chi-Square test. Chi-Square analysis unveiled a significant association between age and perceived susceptibility (p=0.011), no discernible correlation between gender and public opinion, and notable relationships between occupation and perceived susceptibility (p=0.004), perceived benefits (p=0.041), perceived barriers (p=0.027), as well as cues to action (p=0.038). In summary, this study concludes that age is significantly linked to perceived susceptibility, gender exhibits no significant relationship with public opinion, and occupation is significantly associated with perceived susceptibility, perceived benefits, perceived barriers, and cues to action.Keywords: Musculoskeletal trauma, health belief model, bone fracture shaman.
Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Dan Minat Berkunjung Kembali di Unit Rawat Inap Rumah Sakit Ibu Dan Anak Fadhila Shafni Fitri; Verinita Verinita; Rima Semiarty
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i10.2910

Abstract

Kualitas layanan dapat mempengaruhi kepuasan pasien serta minat berkunjung kembali. Kualitas layanan yang baik akan menciptakan kepuasan pasien. Pasien yang merasa puas akan berpotensi untuk berkunjung kembali menggunakan layanan di rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pasien dan minat berkunjung kembali di unit rawat inap Rumah Sakit Ibu dan Anak Fadhila. Metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini 125 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini data primer. Metode pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pasien p value 0,000 < 0,05 dan t statistik 13,982 > 1,96 koefisien jalur positif sebesar 0,707. Pengaruh kepuasan pasien terhadap minat berkunjung kembali p value 0,000 < 0,05 dan T statistik 4,260 > 1,96 dan koefisien jalur positif sebesar 0,595. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kualitas layanan berpengaruh terhadap minat berkunjung kembali yang di mediasi oleh kepuasan pasien.
Co-Authors - Afrizal A. Heri Iswanto Abdiana Abdiana Abdiana Adang Bachtiar Afdal Afdal, Afdal Al Hafiz Aladin, Nurul Maulina Alifah, Wasilah Amalia, Vella Amizuar, Yulia Fauziah Anak Agung Gede Sugianthara Angel Laura Anggelina Effendi Anggraini, Dessy Anggrainy, Fenty ANNISA WAHYUNI Aqsha Mutia Qalbi Aqsha Mutia Qalbi Arfiani Rusjdi, Dina Aria Fransiska Ariani, Novita Ashal, Taufik Asterina, Asterina Astiena, Adila Kasni Athiyyah, Salsa Naudzul Ayu Ratna Sari Basyir, Vaulinne Basyir, Vaulline Br Ginting Munthe, Novita Daan Khambri Delmi Sulastri Denas Symond Dian Insana Fitri Dian Pertiwi Diva Indah Pratiwi Em Yunir, Em Erlina Burhan Erly Erly Eva Chundrayetti Fachry Abda El Rahman Fadila, Zurayya Fadilla Azmi Fadrian, Fadrian Fahmy, Rahmi Farhan, Ulfa Fadhila Fathiyyatul Khaira Febrian Febrian Febriyanti febriyanti febriyanti Febriyanti Nursa Finny Fitry Yani Firdawati Firdawati, Firdawati Fitri, Shafni Fortuna, Fory Gayatri Gayatri Hamzah, Prima Kurniati Hardisman Harmen, Elsa Luvia Hartati Hartati Helery, Muhammad Arsyan Hidayati Hidayati Hidzra Wafi Habib Hindrya Firsta Ananda Husna Yetti Ida Rahmah Burhan Ifmaily, Ifmaily Ilmiawati Ilmiawati, Ilmiawati Indrapriyatna, Ahmad Syafruddin Irma Oktavina Zulmi Isniati Jaka Kurniawan Jasman, Putri Elica Jendrius Jendrius Karmia, Hudila Rifa Karynina Danti Putri Kemalayanti, Nursep Kiran Nandini Kurnia, Nurul Syifa Laila Isrona Laila Nur Azizah Laiza Faaghna Lestarii, Rahmi Liesmayani, Elvi Era Linosefa Linosefa Mahyuni, Eni Marpaung, Yahya Masnadi, Nice Rachmawati Masrul Masrul Masrul Maya Amanda Menkher Manjas Mona, Deli Monika, Cici Mudjiran Mudjiran Muhammad Helmi, Iqbal Muhammad Hidayat Muhammad Idrus Muhammad Marzain Munthe, Novita Br Ginting Murni, Melia Rahmadewi Muthia Larasati Muthia, Gabila Heira Najirman Najirman, Najirman Nandini, Kiran Narulita, Jaesica Salsabila Dwi Nelmi Silvia Nelwati, Nelwati Nilda Tri Putri Novfattra Novfattra Novia Putri Nugroho, Faisal Nur Afrainin Syah Nurdin, Aguswan Nusyirwan Effendi Nuzulia Irawati Oktavenra, Ari Pharmaheru, Rahmat Putra Prima Astuti Handayani Priscilla, Hilary Prof. Syed Mohamed Aljunid Prof. Syed Mohammed Aljunid Putra, Ikhsan Yusda Prima R Nona Millani Raden Mohamad Herdian Bhakti rafika aini Rafika Oktova Rahmad Gurusinga Rahmadana, Muhammad Haritsyah Rahmaddian, Tosi Rahmaddiansyah, Refa Rahmadhani Rahmadhani Rahmi Yanti Ahdinur Ramayanti Ramayanti Ratni Prima Lita Rauza Sukma Rita Rika Ampuh Hadiguna Rinang Mariko, Rinang Rini Gusya Liza, Rini Gusya Rizanda Machmud Rizki Nur Amalia Rose Dinda Martini Rosfita Rasyid Roslaili Rasyid Rumaisha, Rumaisha Salsabilla Dhiyaa Syifa Septia Endike Shafni Fitri Siregar, Fatia Putri Barokah Siregar, Umi Fadilah Sry Rachmawaty Suci Chairiya Akmal Syafitri Ayu Asyifa Syafrawati Syamel Muhammad Syukri Lukman Tabranny, Hasbullah Taufik Akbar Teguh Imana Nugraha Thomas Darwin Try Wulan Sari Tuti Gusra Ulya Uti Fasrini Vaulinne Basyir Vaulline Basyir Verinita, Verinita Vita Febrina Vitresia, Havriza Wahyuni, Annisa Wanra, Fadhlan Agusma WD, Marryo Borry Wildan Chaniago Wildan Chaniago Winerli Septevani Wirsma Arif Harahap Wulan Dewi Rizky Yanti, Mendhel Yaslinda Yaunin Yonnedi, Effa Yulia, Dwi Yulistini, Yulistini Yulitasari Yulitasari, Yulitasari Yulyfa Kurnia Yulyfa Kurnia Yuniar Lestari Yurniwati Yurniwati Yustini Alioes Zia, Hanim Khalida Zulen, Ilham Andhika