p-Index From 2021 - 2026
5.772
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BAHASA DAN SASTRA Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Social Economic of Agriculture Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) TARBIYA : Journal Education in Muslim Society Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Global Medical and Health Communication Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurnal Kesehatan Hikmah : Journal of Islamic Studies Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat LEGALITAS Media Ilmu Kesehatan SYARI'AH : Jurnal Ekonomi Syari'ah Faletehan Health Journal Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Berkala Penelitian Agronomi Mawaizh : Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Journal of Islam and Science Jurnal Ners Dinasti International Journal of Digital Business Management JURNAL EDUKASI NONFORMAL Current : Jurnal Kajian Akuntansi dan Bisnis Terkini Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdimas Sangkabira Indonesian Journal of Health Community JES (Jurnal Ekonomi STIEP) Indo-MathEdu Intellectuals Journal Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) JIFP (Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya) Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat SWARNA BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal Innovative: Journal Of Social Science Research JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Manajemen, Bisnis dan Organisasi (JUMBO) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi (JURRIE) Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Journal of Public Health and Pharmacy Jurnal Novem Medika Farmasi LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran Holistik Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Moderation of Higher Education Curriculum in Religious Deradicalization in Indonesia Ekawati, Ekawati; Suparta, M.; Sirin, Khaeron; Maftuhah, Maftuhah; Pifianti, Ade
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 6 NO. 2 2019
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v6i2.14886

Abstract

AbstractThis paper aims to know and analyze the forms of moderation of Islamic Higher Education curriculum. This moderate map of the curriculum is useful for policymaking in order to build an inclusive-multicultural awareness to minimize religious radicalism. This research is qualitative research with the historical approach. The method is used to examine the processes that take place in the life of the community under study. The results conclude that the forms of moderation of Islamic university curriculum in Indonesia are: first, integration and internalization of science. The Second, strengthening the theology of Rahmatanlil-'Alamin. Third, the deradicalization of religion through the strengthening of the local wisdom of Java. The Fourth, build an anti-radicalism curriculum. Fifth, the evaluation of multicultural-oriented learning. Sixth, Integral Muslim Personality Development Assistance Program (P3KMI). Seventh, Value Integration Plurality in the curriculum.Eighth, multicultural learning methods.AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bentuk-bentuk moderasi kurikulum Pendidikan Tinggi Islam. Peta kurikulum yang moderat ini berguna untuk pembuatan kebijakan dalam rangka membangun kesadaran inklusif-multikultural untuk meminimalkan radikalisme agama. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan historis. Metode ini digunakan untuk memeriksa proses yang terjadi dalam kehidupan masyarakat yang diteliti. Hasilnya menyimpulkan bahwa bentuk moderasi kurikulum universitas Islam di Indonesia adalah: pertama, integrasi dan internalisasi sains. Yang Kedua, memperkuat teologi Rahmatan lil-'Alamin. Ketiga, deradikalisasi agama melalui penguatan kearifan lokal Jawa. Keempat, bangun kurikulum anti-radikalisme. Kelima, evaluasi pembelajaran yang berorientasi multikultural. Keenam, Program Bantuan Pengembangan Kepribadian Muslim Integral (P3KMI). Ketujuh, Pluralitas Integrasi Nilai dalam kurikulum. Kedelapan, metode pembelajaran multikultural.How to Cite: Ekawati., Suparta, M., Sirin, K., Maftuhah, Pifianti, A. (2019).   Moderation of Higher Education Curriculum in Religious Deradicalization in Indonesia. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 6(2), 169-178. doi:10.15408/tjems.v6i2. 14886. 
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Inggris Siswa Kelas X IPS MA Ma’arif 10 Sendang Agung Kab. Lampung Tengah Lampung Lestari, Tri; Asfah , Indrawati; Ekawati, Ekawati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar bahasa inggris. Subjek dari Penelitian ini adalah siswa kelas X IPS MA MA’ARIF 10 Sendang Agung semester ganjil dengan jumlah siswa 35 orang. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif dan partisipasif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan observasi partisipan dan tes tertulis.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini didukung dengan data penelitian yang menunjukkan adanya peningkatan persentase ketuntasan tes tertulis yang dilakukan pada pertemuan kedua di setiap siklusnya. Pada saat pra siklus, ketuntasan siswa hanya 30%, setelah dilaksanakan siklus I dengan model problem based learning persentase ketuntasan kemampuan belajar siswa sebesar 54% kemudian pada tindakan siklus II, ketuntasan kemampuan belajar mencapai 85%
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Tingkat Pemahaman Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Inggris MTSS Al-Irsyad Kab. Tanah Laut Kalimantan Selatan Rostikana, Eka; Asfah, Indrawaty; Ekawati, Ekawati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran model Problem Based Learning terhadap tingkat pemahaman siswa pada pembelajaran Bahasa Inggris. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan pembelajaran abad 21 yang menekankan pada keaktifan siswa selama proses belajar sehingga peneliti mencoba untuk mengaplikasikan salah satu model pembelajaran abad 21 yaitu Problem Based Learning kepada siswa yang belum pernah melaksanakan pembelajaran dengan model tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa MTSS AL-Irsyad kelas VII dan IX dengan karakteristik yang sama dan terbiasa melaksanakan pembelajaran berbasis teacher-centered. Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning dapat memengaruhi keaktifan siswa yang berdampak pada meningkatnya pemahaman dan hasil belajar. Di siklus I persentase siswa dengan hasil belajar di atas Kriteria Ketuntasan Minimal sebanyak 64% dengan rata-rata nilai 74 dan meningkat di siklus II menjadi 80,5% dengan rata-rata nilai 83
PELAKSANAAN PERJANJIAN FRANCHISE BEBEK PAK NDUT DI KOTA SAMARINDA MENURUT HUKUM PERDATA Ekawati, Ekawati
LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/lg.v4i2.4459

Abstract

Franchise business is a future business trend with a small risk of failure where growth is very rapid and gives its own color in the Indonesian economy. Franchise agreement is one aspect of legal protection to the parties from acts that harm other parties. If one party violates the contents of the franchise agreement, then the other party can sue the infringing party in accordance with applicable law. Franchising in Indonesia is currently regulated in Government Regulation No. 42/2007 concerning Franchising. In PP No.42 of 2007 it also stipulates that a contract must be made clearly. And if we observe that currently in Indonesia there are already many franchise businesses in the field of food that are very creative. The Pak Ndut Duck franchise is a franchise agreement for the sale of Pak Ndut's chicken and duck food products. As a result of the existence of a product sales franchise agreement, the parties are bound in a right and obligation. This type of research is analytical descriptive, namely to describe, discover legal facts as a whole and systematically study the Implementation of the Pak Ndut Duck Franchise Agreement in Samarinda City. The parties involved in the fanchise agreement (franchise) are explained in Article 1 paragraph (2) and (3) Republic of Indonesia Government Regulation No. 42 of 2007 concerning Franchises states that the franchisor (Franchisor) is an individual or business entity that gives the right to use or use the franchise he owns to the franchisee.
STRATEGI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN AKHLAK PERSPEKTIF KH. HASYIM ASY’ARI DALAM KITAB ADABUL ‘ALIM WAL MUTA’ALLIM Ramli, Natasyya Nabilla Musalwa; Ekawati, Ekawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20977

Abstract

Moral education is a crucial foundation in the Islamic education system, aiming to develop noble, moral, and responsible individuals. This study aims to identify challenges and formulate effective strategies for developing moral education in the modern era, drawing on the thoughts of KH. Hasyim Asy'ari in his book Adab al-'Alim wa al-Muta'allim. This study employed library research with a qualitative descriptive approach. The results indicate that strategies for developing moral education can be implemented through role models, habituation, advice, and strengthening the roles of teachers and families, as well as the wise use of media. KH. Hasyim Asy'ari's thoughts emphasize that moral education must be instilled through respect for knowledge, educators, and the learning process. By integrating moral values into the education system as a whole, it is hoped that students can grow into civilized individuals with Islamic personalities.
The Difference In Qirâ'ât Al-Qur'an Is Seen From The Rules Of Arabic According To Abduh Al-Rajihi In The Book Al-Lahjât Al-'Arabiyyah Fi Al-Qirâ'ât Al-Qur'âniyyah Ekawati, Ekawati; Ivada, Putra Dian Kharisma
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 8 (2023): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v1i8.50

Abstract

The aim of this research is to analyze and describe analitically the difference in " qirâ’ât al-Qur’an" from the point of view of Arabic language structure. The writer applies qualitative method. In discussing the problems of this research, she applies library research by using comprehensive and comparative approaches. The result shows that the difference in "qirâ’ât al-Qur’an" analyzed by " qawâ`id" aspects in Arabic language can be classified into "mustawâ sharfî" (morphological aspects), and " mustawâ nahw" (syntactic aspects).
Analisis Postur Kerja Dengan Menggunakan Metode Rapid Upper Limb Assessment (Rula) pada Pekerja di Laundry X Kota Semarang Pramana, Asteria Narulita; Kurniawan, Bina; Ekawati, Ekawati
Indonesian Journal of Health Community Vol 2 No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/ijheco.v2i2.1825

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan gangguan yang dimulai dari keluhan ringan hingga terasa sangat sakit pada bagian musculoskeletal, meliputi bagian sendi, syaraf, otot maupun tulang belakang akibat pekerjaannya yang tidak alamiah. Metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment) merupakan metode dengan menggunakan target postur tubuh untuk mengestimasi terjadinya resiko gangguan otot skeletal, khususnya pada anggota tubuh bagian atas (upper limb disorders), seperti adanya gerakan repetitive, pekerjaan diperlukan pengerahan kekuatan, dan aktivitas otot statis. Pekerja di Laundry X merupakan pekerja yang rentan terkena MSDs karena gerakan repetitive menyetrika, adanya beban angkat saat membawa ember cucian, lamanya waktu bekerja, serta postur kerja yang kurang baik. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis postur kerja saat mengangkat ember, menjemur pakaian, dan menyetrika pakaian. Desain penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan observasional terhadap postur kerja pekerja laundry. Hasil penilaian RULA saat mengangkat ember memberikan nilai tertinggi yaitu pada action level 4 sebanyak 40% responden. Aktivitas menjemur pakaian memberikan hasil sebanyak 80% responden berada pada action level 3 sedangkan saat menyetrika pakaian sebanyak 100% responden berada pada action level 2. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai action level yang tinggi membutuhkan perubahan segera baik secara ergonomis dan perubahan jam kerja untuk mencegah timbulnya MSDs.
Pentingnya Islam dalam Pendidikan Anak ditingkat Sekolah Dasar Nabila, Nabila; Ekawati, Ekawati; Aryo, Muhammad; Riko, Riko; Hikmah, Nur; Kholifatun, Umi Nur
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 4 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i4.1673

Abstract

Islamic education for children requires the integration of religious values ​​in the curriculum and the active role of families and teachers. This study aims to evaluate the role of teachers and parents in conveying and implementing Islamic values ​​and analyzing the impact of heredity and environmental factors on child development. Qualitative methods with thematic analysis techniques were used to evaluate related literature. The results showed that teachers act as knowledge transmitters, skills trainers, directors, and mentors, while parents educate through behavioral examples, early education systems, habits, and dialogue culture. Heredity and environmental factors also contribute significantly to child development. In conclusion, the integration of religious values, the role of effective teachers, and family support are essential to ensure the development of children's character as a whole, with attention to the significant influence of heredity and environment
LEGAL REMEDIES AGAINST TRADITIONAL LAND SALE AND PURCHASE DISPUTES IN POSITIVE LAW STUDY Safitri, Gusti Heliana; Ekawati, Ekawati; Sarikun, Sarikun; Hefni Putri, Dina Paramitha; Khairunnisah, Khairunnisah
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 22 No. 001 (2023): Pena Justisia (Special Issue)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v22i3.4273

Abstract

Land is an economic driving object for humans and the state whose use cannot be separated from politics and law, as well as the function of realizing mutual benefit. Conflict over customary land is a social phenomenon that can be explained through various sociological bases. This sociological foundation helps us understand the root causes, dynamics and implications of conflicts related to customary land ownership and use. Customary land disputes can vary depending on the culture, traditions and value systems of the indigenous peoples concerned. resolving customary land disputes often requires a deep understanding of the culture and values of the community, as well as respect for their rights in the context of national and international law. In this case, what legal measures can be taken in relation to disputes regarding customary land from a positive legal perspective in Indonesia The research method is a type of normative legal research or research using the rules in existing laws and regulations and research carried out by collecting data directly in the field from competent parties related to the object under study, because it is in the form of secondary data such as laws and regulations. literature books .       The court decision will regulate the land rights and obligations of each party. disputes over the sale and purchase of customary land can trigger reconsideration of customary regulations or land law in Indonesia. This could mean changes in the practice of buying and selling customary land as a form of implementing agrarian reform with settlement. Settlement of land disputes using the ADR mechanism is carried out based on Law no. 30 of 1999 concerning Arbitration and Alternative Dispute Resolution, in conjunction with Law no. 48 of 2009 concerning Judicial Power, and various other legal provisions such as Supreme Court Regulation (PERMA) Number 1 of 2008 concerning Mediation Procedures in Court, which has been replaced by PERMA No. 1 of 2016 concerning Mediation Procedures in Court and Regulation of the Head of the National Land Agency Number 3 of 2011 concerning Management of Assessment and Handling of Land Cases which has been replaced by Regulation of the Minister of Agrarian Affairs and Spatial Planning/Head of the National Land Agency of the Republic of Indonesia Number 11 of 2016 concerning Case Settlement Land. Mediation is carried out according to the agreement between both parties using the help of a mediator as an intermediary.
Pendidikan pranikah sebagai upaya pencegahan risiko reproduksi dan pendewasaan usia nikah: A scoping review Yulinda, Dwi; Anggawijayanto, Erydani; Ekawati, Ekawati; Sunarsih, Tri; Astuti, Endah Puji; Shanti, Elvika Fit Ari
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 8 (2025): Volume 19 Nomor 8
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i8.1035

Abstract

Background: Early marriage remains a global challenge that negatively impacts reproductive health and the quality of human resources. In Indonesia, the high rate of child marriage is an obstacle to achieving superior, healthy, and competitive human resources. Purpose: To examine premarital education as an effort to prevent reproductive risks and to promote maturity at marriageable age. Method: A systematic literature review using the Population, Concept, Context (PCC) framework was conducted. The literature was searched through databases such as PubMed and Google Scholar for articles relevant to premarital education and reproductive health from 2018–2025. Results: Of the eight studies analyzed, premarital education was proven effective in increasing brides' knowledge about reproductive health, nutrition, and marriage readiness. Interventions included classes at religious affairs offices, school education, community seminars, and participatory models such as FOCUS–PDCA. Key barriers included cultural resistance, limited facilitators, and lack of contextual materials. Conversely, policy support, collaborative approaches, and interactive educational methods were important supporting factors. Conclusion: Premarital education has significant potential to reduce early marriage rates and improve the reproductive readiness of young couples. Adaptive implementation, based on local culture, and integrated with behavior change communication strategies, is essential for long-term effectiveness. Suggestion: Premarital education can be developed in a more adaptive and contextual manner by integrating participatory approaches, based on local culture, and easily accessible digital media. The program needs to be strengthened with behavior change communication strategies so that increased knowledge leads to changes in attitudes and actions.   Keywords: Early Marriage; Premarital Education; Reproductive Health.   Pendahuluan: Perkawinan usia dini masih menjadi tantangan global yang berdampak negatif terhadap kesehatan reproduksi dan kualitas sumber daya manusia. Di Indonesia, tingginya angka pernikahan anak menjadi salah satu hambatan dalam mencapai pembangunan SDM unggul, sehat, dan berdaya saing. Tujuan: Untuk mengkaji pendidikan pranikah sebagai upaya pencegahan risiko reproduksi dan pendewasaan usia nikah. Metode: Penelitian literatur sistematis dengan pendekatan scoping review, menggunakan kerangka kerja PCC (Population, Concept, Context). Literatur dicari melalui database seperti PubMed dan Google Scholar untuk artikel tahun 2018–2025 yang relevan dengan pendidikan pranikah dan kesehatan reproduksi. Hasil: Dari 8 studi yang dianalisis, pendidikan pranikah terbukti efektif meningkatkan pengetahuan calon pengantin tentang kesehatan reproduksi, gizi, dan kesiapan pernikahan. Intervensi dilakukan dalam bentuk kelas KUA, edukasi sekolah, seminar komunitas, hingga model partisipatif seperti FOCUS–PDCA. Hambatan utama mencakup resistensi budaya, keterbatasan fasilitator, dan materi kurang kontekstual. Sebaliknya, dukungan kebijakan, pendekatan kolaboratif, dan metode edukatif interaktif menjadi faktor pendukung penting. Simpulan: Pendidikan pranikah berpotensi besar dalam menurunkan angka pernikahan usia dini dan meningkatkan kesiapan reproduksi pasangan muda. Implementasi yang adaptif, berbasis budaya lokal, dan terintegrasi dengan strategi komunikasi perubahan perilaku sangat dibutuhkan untuk efektivitas jangka panjang. Saran: Pendidikan pranikah dapat dikembangkan secara lebih adaptif dan kontekstual dengan mengintegrasikan pendekatan partisipatif, berbasis budaya lokal, dan media digital yang mudah diakses. Program perlu diperkuat dengan strategi komunikasi perubahan perilaku agar peningkatan pengetahuan berlanjut pada perubahan sikap dan tindakan.   Kata Kunci: Kesehatan Reproduksi; Pendidikan Pranikah; Pernikahan Dini.
Co-Authors Adhiatma, Pramudya Fahry Adlina Rahmadini Adzhani Agustian, Ridwan Ajeng Ayuning Mutia Ajeng Dyah Pradipta Al Bahar, Ali Hasan Amalia, Beki Rizki Amalia, Hidayatul Ammar, Naufal Muhammad Anak Agung Gede Sugianthara Anggawijayanto, Erydani Anggraini, Tyasning Yuni Astuti Anis Setyowati Anita Dian Permata Sari Annisa Ayu Tantia Annisa Devi Primasari Arfiani Arifin Ari Pradina Ari Suwondo Ari Suwondo Aryo, Muhammad Asfah , Indrawati Asfah, Indrawaty Asti Asti Atha Firza Azzahra Aulia Dewi Nuur Halimah Bagus Putra Nino Baju Widjasena Benedicta Sonya Ajeng Lestari Bina Kurniawan Bina Kurniawan Danna Solihin Daru Lestantyo Daru Lestantyo Devi Eka Meirinda Dewi Faridlotul Muafiroh Dewi Hikmah Marisda Dewi Sarah, Dewi Dewi, Catur Kumala Dhandy Dwi Yustica Dhito Hadi Kristianto, Dhito Hadi Dian Putri Nastiti Dina Lusiana Setyowati Dine Wahyu Prima Dini Anggraeni Novitasari Eka Yudhyani, Eka ELIHAMI, ELIHAMI Elizabeth Zavanya Manullang Ellyta Ellyta Elvika Fit Ari Shanti, Elvika Fit Ari Endah Puji Astuti, Endah Puji Erlangga Rendra Wardana Erna Melastuti, Erna Estu Triana Fabrianing Nur Rahmawati Faddila Purna Dewi Fatwa Faizah Zaeanina Febi Abu Hanifah Fitri Wiji Astuti Fitria Putri, Cita Fitriani Nurahmah Fyka Ferziandhani Galih Pamungkas Gustin Gustin H.S., Gusnawaty Haniah Haniah Hanifa Maher Denny Hanifa Maher Denny, Hanifa Maher Hapsari, Kania Vita Hardi Dominikus Bancin Hefni Putri, Dina Paramitha Helmi Tri Wahyuadi Hendrajaya, Jerry Hestri Norhapifah Hevita Windryani Putri Waluyo Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Rahmawati Ida Wahyuni Ida Wahyuni Ika Fitriyana IRVINA WAHYU FUADAH Johan Amir Kalit Hidayat Budi Nugroho Kartika Wahyuning Purnama Kevin Yudhistira Pribadi, Kevin Yudhistira Khaeron Sirin Khairunnisah Khairunnisah Kholifatun, Umi Nur Kiki Indriyanti, Kiki Kun Dwi Apriliawati Kurniawan, Hery Medianto Kusgiyanto, Wahyu Kusuma Handayani Kusumayadi, Firmansyah La Ode Santiaji Bande Lambang Aryanto Lanti Annistyaningrum, Lanti Lina Sartika Maftuhah Maftuhah Maratus MS, Laili Marina Nugraheni Masithoh, Rina Maulina Susilaningtyas Melcy Novitasari Mellya Embun Baining Muchammad Bachrul Ulum Mudayatiningsih, Sri Mufid, Ahmad Irfan Muhammad Faizal Reza Ferdiniko Muhammad Miftah Farid Muhammad Zaefani Aedy Mulyati Mulyati Mulyawan Safwandy Nugraha Mulyowahyudi, Alugoro Nabila, Nabila Nabilah Fairusiyyah Nadya Eka Febrina Nahdi, Sami Bin Nukman Narpati, Jalu Risang Nasrul Nasrul Novi Yuliani, Novi Novita Ayu Ningrum Nur Hikmah Nur Ramadhani, andi Muhammmad Nur Saidah Nuralmasdini Winnaputri Nurcahyani, Ari Dwi Nurfitriani Nurfitriani Nurlina Nurlina Nurrina Riska Amalia Nurul Oktavia Puspita Sari Nurul Ufuk Nuansa Nurwijayanti Oceania Starizky Oktaviani Lety Rani Pandu Reviami Sandi Peni Nursalekha Pifianti, Ade Pramana, Asteria Narulita Putra Dian Kharisma Ivada Putri Utami, Putri Putri, Cita Fitria Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmania, Silvia Rahmatullah Rizieq Ramli, Natasyya Nabilla Musalwa Ratna Dewi Reswari, Rianti Ardana Retno Kamilia Mutiara Ridha Adhasari Riefsy Arien Majidah Rahmawati Hakim Riko Riko Rini Suryani, Rini Rizanty Arindita Rizqi Haidar Rizqika Aza P.P Robingatin Robingatin Rohmah, Laila Hidayatun Nur Rokhim, Minatur Rostikana, Eka RR. Ella Evrita Hestiandari Safitri, Gusti Heliana Salsabila, Attina Sandyasti, Laksnita Kumara Sarikun, Sarikun Sefriani, Wiwit Setyoaji, Dhaniswara Shabira Noviandini Shahira, Tasya Rifdha Simarmata, Monica Rosa Siswi Jayanti Siswi Jayanti Siswi Wijayanti Siti Nor Asiah Siti Nur Jayanti Sriwiyati Mahrani Suparta, M. Suroto suroto Suroto Suroto Susi Susanti Susmini Susmini Suyanto Suyanto Theresia Kartika Noviastuti Tri Lestari Tri Sunarsih Vena Jaladara Vini Nur Puri Handayani Vita Insani Saragih Wahda Zahrotunnisa Wardani, Yani'ah Wardani, Yani’ah Widya Saraswati Wini Iriani Putri Yayan Adhanudin Yohanes Kurniawan Yuannisa Yuannisa, Yuannisa Yuliani Setyaningsih Yulinda, Dwi Yuwan Martus Tegar Charisma Zainal Abidin Suery, Zainal Abidin Zalviwan, Muhammad Zulkarnaen Zulkarnaen