p-Index From 2021 - 2026
5.329
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Indonesian Journal of Geography Pendidikan Geografi (Berkala) Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Tunas Geografi Jurnal Pendidikan Humaniora Journal of Education and Learning (EduLearn) Majalah Geografi Indonesia Forum Geografi Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktik dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Jurnal Geografi Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora JURNAL SWARNABHUMI Journal of Education Action Research International Journal of Natural Science and Engineering Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal Komunikasi Pendidikan GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Journal of K6 Education and Management Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Studies in Learning and Teaching Jambura Geo Education Journal Didaktika: Jurnal Kependidikan Proceeding Biology Education Conference GEOGRAPHIA: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Geografi Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial Prosiding University Research Colloquium INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (Journal of Environmental Sustainability Management)
Claim Missing Document
Check
Articles

AKTIVITAS BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN INSIDE-OUTSIDE CIRCLE MELALUI LESSON STUDY PADA KELAS V SD Dewi Nuraeni; Sugeng Utaya; Sa’dun Akbar
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 9: September 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.979 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i9.9931

Abstract

This article aims to describe the implementation of learning Inside-Outside Circle (IOC) through Lesson Study (LS). IOC learning implementation is important in maximizing the learning activities of students during the learning process. The data collection method in this research using LS combined with Action Research (PTK). LS activity held in SDI Surya Buana at VA-grade students which has 24 total students. Data is taken from the result of student learning activity observation during the learning process. The results showed that (1) the student's activity can be optimized by the IOC learning model with more mature planning and preparation and (2) LS activity may contributes to the teacher to develop better learning activities.Penulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Inside-Outside Circle (IOC) melalui kegiatan Lesson Study (LS). Pelaksanaan pembelajaran IOC penting dalam memaksimalkan aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran. Metode pengambilan data pada penelitian ini menggunakan LS dipadu dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Kegiatan LS diadakan di SDI Surya Buana pada siswa kelas VA dengan jumlah siswa 24. Data yang diambil adalah data hasil observasi aktivitas belajar siswa selama mengikuti proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas siswa dapat lebih optimal dengan model pembelajaran IOC dengan perencanaan dan persiapan yang lebih matang dan (2) kegiatan LS dapat memberikan kontribusi bagi guru dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran yang lebih baik.
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG PROSES PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI DI HOMESCHOOLING SEKOLAH DOLAN KOTA MALANG Evi Fitriana,; Sugeng Utaya; Budijanto Budijanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.4, April 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.265 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i4.6212

Abstract

The aim of this research is to know the relationship between student perception on learning and the learning achievement of Geography subject in Homeschooling Sekolah Dolan Malang City. This research used quantitative description method, with correlation analysis. Perception data collection using a questionnaire based on the Likert scale. Learning achievement data was collected from report achievement on 1st semester. Based on the data analysis, showed that the relations between student perception and the learning achievement of Geography are significant. Learning process has moderate correlation with learning achievement. The learning process is one of the external factors that have contributed in determining learning achievement, so that expected there are other factors that affect learning achievement.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan persepsi tentang proses pembelajaran dengan hasil belajar geografi siswa homeschooling Sekolah Dolan Kota Malang. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan analisis korelasi product moment untuk menganalisis hubungan antar variabel penelitian. Pengumpulan data persepsi tentang pembelajaran menggunakan angket yang penilaiannnya berpedoman pada skala likert. Data hasil belajar dikumpulkan dari nilai rapor semester ganjil. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara persepsi tentang proses pembelajaran dan hasil belajar geografi di homeschooling Sekolah Dolan Kota Malang. Proses pembelajaran memiliki korelasi sedang dengan hasil belajar. Proses pembelajaran merupakan salah satu faktor eksternal yang mempunyai kontribusi dalam menentukan hasil belajar, sehingga diduga terdapat faktor-faktor lain yang memengaruhi hasil belajar.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Geografi pada Siswa SMA Klotilda Margareta Woa; Sugeng Utaya; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 3: MARET 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.806 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i3.10709

Abstract

This research was conducted at SMAN 1 Bajawa with the aim to know the effect of Problem Based Learning model of learning to solve the problem of geography in high school students. This type of research is quasi experiment with pretest and posttest control group design. The results of this study indicate that the average value of the ability to solve the problem of experimental class geography using Problem Based Learning model is higher and increased compared to the control class using the conventional learning model. This is proven also through hypothesis testing with independent samples test the ability to solve the problem of geography obtained results 0.030 <0.05 then the model of learning Problem Based Learning has a significant effect on the ability to solve the problem of geography of high school students. Based on the results of hypothesis testing can be concluded that the model of Problem Based Learning effective learning is used to improve the ability to solve the problem of geography of high school students. For Geography educator, it is suggested to use Problem Based Learning model to improve students' geography problem solving ability.Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Bajawa dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan memecahkan masalah geografi pada siswa SMA. Jenis penelitian ini eksperimen semu (quasi experimen) dengan desain pretest and posttest control group. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan memecahkan masalah geografi kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning lebih tinggi dan mengalami peningkatan dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran yang konvensional. Hal ini dibuktikan juga melalui uji hipotesis dengan independent samples tes kemampuan memecahkan masalah geografi diperoleh hasil 0,030 < 0,05 maka model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan memecahkan masalah geografi siswa SMA. Berdasarkan hasil uji hipotesis tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan memecahakan masalah geografi siswa SMA. Bagi tenaga pendidik Geografi disarankan untuk menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah geografi pada siswa.
Pengaruh Model Inkuiri Terbimbing Berbasis Lesson Study terhadap Motivasi Belajar Geografi di SMA Anandika Okta Riandanu; Sugeng Utaya; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.063 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i9.11576

Abstract

Abstract: The application of active and innovative learning model is an important factor to cultivate student learning motivation. The guided inquiry model based on lesson study is designed to maximize the students' ability to investigate so they can find their own learning materials with confidence. Lack of student confidence in following learning is a problem that occurs in the classroom associated with learning motivation. The purpose of this research is to know the influence of guided inquiry model based on lesson study on student learning motivation. The design of this study used quasi experiments. Data collection uses questionnaires to measure learning motivation. The result of the research shows that there is influence of guided inquiry model based on lesson study on learning motivation.Abstrak: Penerapan model pembelajaran yang aktif dan inovatif merupakan faktor penting untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa. Model inkuiri terbimbing berbasis lesson study dirancang untuk memaksimalkan kemampuan siswa dalam hal menyelidiki sehingga mampu menemukan sendiri materi pembelajaran dengan percaya diri. Kurangnya kepercayaan diri siswa dalam mengikuti pembelajaran merupakan permasalahan yang terjadi di kelas yang berhubungan dengan motivasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model inkuiri terbimbing berbasis lesson study terhadap motivasi belajar siswa. Rancangan penelitian ini menggunakan eksperimen semu. Pengambilan data menggunakan angket untuk mengukur motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh model inkuiri terbimbing berbasis lesson study terhadap motivasi belajar.
KAJIAN PENDEKATAN SAINTIFIK BUKU SISWA GEOGRAFI SMA BERDASARKAN KURIKULUM 2013 Ana Susiati; Sugeng Utaya; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.8, Agustus 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.65 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i8.6621

Abstract

Scientific approach-based learning which is currently on going can be implemented if it is supported by the learning components arranged based on Curriculum 2013, one of them is learning material such as students’ book. Most of the students’ books which are distributed and used by most of the senior high school students are not based on the scientific approach, so a further study is needed to be conducted. The study on this book was conducted to analyze whether the materials of the book have represented the steps of the scientific approach or not. This research belongs to the content analysis. This research was conducted by analyzing the materials using descriptive analysis method based on the criteria of scientific learning’s assessment in Curriculum 2013. According to the research’s result and discussion, it can be concluded that the scientific approach has not been delivered ideally; there are some principles which have not been given that makes geography learning will not go well. Based the finding mentioned, it is suggested to add the scientific steps which are suitable in discussing the materials.Pembelajaran berbasis pendekatan saintifik yang saat ini sedang berlangsung dapat dilaksanakan jika didukung oleh komponen pembelajaran yang disusun sesuai dengan kurikulum 2013, salah satunya bahan ajar berupa buku siswa. Buku siswa yang banyak beredar dan digunakan oleh banyak SMA masih belum berbasis pendekatan saintifik sehingga perlu dilakukan telaah lebih lanjut.  Telaah buku ini bertujuan untuk menganalisa apakah materi sudah disajikan dengan mencerminkan langkah-langkah dalam pendekatan saintifik. Penelitian ini termasuk dalam analisis isi (content analysis). Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis materi secara deskriptif berdasarkan kriteria penilaian pembelajaran saintifik Kurikulum 2013. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik belum dituangkan secara ideal, ada beberapa prinsip yang belum disampaikan sehingga mengakibatkan pembelajaran geografi tidak akan berjalan dengan lancar. Berdasarkan temuan tersebut disarankan untuk menambahkan langkah saintifik yang sesuai dalam membahas materi.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Berbasis Observasi Lapangan terhadap Kemampuan Berpikir Analitis Angga Puspita; Sugeng Utaya; I Nyoman Ruja
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 4: APRIL 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.471 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i4.10747

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of Inkuiri model based on field observation on the ability of analytical thinking. The design of this research is quasi experiment with pretest posttest control group design. The treatment in this research is using Inquiry model based on field observation in experiment class and learning of question and answer method, discussion, and presentation in control class. The subject of this research is the students of class X IPS SMAN 10 Malang. Hypothesis test conducted on the research is t-test with SPSS 16.00 for windows. The result of this research is that there is significant influence of Inkuiri model based on field observation on the result of analytical thinking ability. This can be seen from the average score gain obtained by the higher experimental class (20.6) than the control class (14.5). The result of the analysis of the Independent Sample T-test, obtained p-level 0,002. The p-level value is less than 0.05.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Inkuiri berbasis observasi lapangan terhadap kemampuan berpikir analitis. Rancangan penelitian ini berupa quasi experiment dengan desain pretest posttest control group. Perlakuan dalam penelitian ini adalah menggunakan model Inkuiri berbasis observasi lapangan pada kelas eksperimen dan pembelajaran metode tanya jawab, diskusi, dan presentasi pada kelas kontrol. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPS SMAN 10 Malang. Uji hipotesis yang dilakukan pada penelitian adalah uji-t dengan SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian ini yaitu terdapat pengaruh yang signifikan model Inkuiri berbasis observasi lapangan terhadap hasil kemampuan berpikir analitis. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata gain score yang diperoleh kelas eksperimen lebih tinggi (20,6) daripada kelas kontrol (14,5). Hasil analisis uji Independent Sample T-test, diperoleh nilai p-level 0,002. Nilai p-level tersebut lebih kecil dari 0.05.
Pengalaman Siswa di Wisata Air Panas Tolole dan Integrasinya dalam Pembelajaran IPS di SMP Emirta Z.A.S. Hanapi; Hariyono Hariyono; Sugeng Utaya
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 1: JANUARI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.524 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i1.10371

Abstract

This study have purpose to analys more deepth about student’s experience at Wisata Air Panas Tolole. The methode is Qualitative Descriptive with fenomenology. The result showed student’s experience at Wisata Air Panas Tolole consist of (1) experinces of the growth Wisata Air Panas Tolole’s background, (2) experiences of social activity, (3) experiences of language kind, and (4) experiences of economic creativity peoples around Wisata Air Panas Tolole. That student’s experiences at Wisata Air Panas Tolole have integrity in IPS lesson at SMP.Penelitian bertujuan untuk mengkaji lebih mendalam pengalaman siswa di Wisata Air Panas Tolole. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan pengalaman siswa di Wisata Air Panas Tolole terdiri (1) pengalaman terhadap latar belakang perkembangan Wisata Air Panas Tolole, (2) pengalaman terhadap aktivitas sosial, (3) pengalaman terhadap keragaman bahasa, dan (4) pengalaman terhadap kreativitas ekonomi masyarakat dilingkungan Wisata Air Panas Tolole. Pengalaman-pengalaman siswa di Wisata Air Panas Tolole dapat diintegrasikan dalam pembelajaran IPS di SMP.
PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR SISWA SMA Mar’atus Sholihah; Sugeng Utaya; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.11, Nopember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.252 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i11.7869

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of Experiential Learning models developed by Kolb's theory of the critical thinking skills of high school students. This study uses a quasi experiment conducted in SMA Assa'adah Gresik. The population of students of class X IS second semester of academic year 2015/2016. Samples are 2 classes that are homogeneous. Methods of data collection using test questions and the ability to think critically using observation sheet. Data were analyzed by comparing the average acquisition value of critical thinking skills with experimental class control class. Average value of the critical thinking skills using model Experiential Learning higher at 80.9 while the control class is 71.2. Based on the average it can be concluded that the learning model of Experiential Learning can improve students' critical thinking skills. This study is expected to provide information on the application and benefits of the model Experiential Learning in teaching geography and make it more meaningful for students.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh model Experiential Learning yang dikembangkan oleh teori Kolb terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimen yang dilakukan di SMA Assa’adah Gresik. Populasi siswa kelas X IS semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas yang bersifat homogen. Metode pengumpulan data menggunakan soal tes kemampuan berpikir kritis serta menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan membandingkan rata-rata perolehan nilai kemampuan berpikir kritis kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Nilai rata rata kemampuan berpikir kritis yang menggunakan model pembelajaran Experiential Learning lebih tinggi, yaitu sebesar 80,9, sedangkan kelas kontrol sebesar 71,2. Berdasarkan nilai rata-rata tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Experiential Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini diharapkan memberikan informasi tentang penerapan dan manfaat model Experiential Learning dalam pembelajaran Geografi dan supaya lebih bermakna bagi siswa.
Media Penginderaan Jauh Berbasis Android dalam Pembelajaran Geografi SMA Falik Wardana; Sugeng Utaya; Syamsul Bachri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 7: JULI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i7.12615

Abstract

Abstract: This research aims to determine the effectiveness of instructional media on Remote Sensing. Research on this multimedia following the steps Borg and Gall are modified, then have seven steps as needed. The effectiveness of media views of testing of products and comprehension test. The results of field trials demonstrate the effectiveness of the product amounted to 83.1% comprising the display aspect, materials, operations and language. In addition, the results of comprehension test by the students achieved a score with an average of 81.7 with a minimum completeness criteria 78. The level of school effectiveness and comprehension test scores can be categorized so effective that multimedia products eligible for use in learning.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keefektifan media pembelajaran pada materi Penginderaan Jauh. Penelitian terhadap multimedia mengikuti langkah-langkah Borg & Gall yang dimodifikasi, kemudian dipilih tujuh langkah disesuaikan dengan kebutuhan. Tingkat keefektifan media dilihat dari uji coba produk dan tes pemahaman. Hasil uji coba lapangan menunjukkan tingkat keefektifan produk sebesar 83,1% yang terdiri dari aspek tampilan, materi, pengoperasian dan bahasa. Selain itu hasil tes pemahaman oleh siswa mencapai skor dengan rata-rata sebesar 81,7 dengan kriteria ketuntasan minimal sekolah 78. Tingkat kefektifan dan skor tes pemahaman tersebut dapat dikategorikan sangat efektif sehingga produk multimedia layak digunakan dalam pembelajaran.
Ecological Literacy Siswa SMA Adiwiyata dan Non Adiwiyata Rahmadiani Rahmadiani; Sugeng Utaya; Syamsul Bachri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 4: APRIL 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.601 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i4.12306

Abstract

Abstract: This study aims to compre the ecological literacy of students in adiwiyata and non adiwiyata schools. This study uses a quantitative approach. The sample in this study was grade XI students at SMAN 2 Malang, SMAN 4 Malang and SMAN 9 Malang. The sampling technique uses purposive sampling. Data analysis using one-way ANOVA test analiysis. This study obtained results: (1) there are  differences in environmental knowledge in adiwiyata and non adiwiyata high schools, (2) there are differences in environmental care attitudes of students in adiwiyata and non adiwiyata high schools, and (3) there are no differences in students’ skills in preventing environmental damage in adiwiyata and non adiwiyata high schoolAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan ecologoical literacy siswa pada sekolah adiwiyata dan non adiwiyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel pada penelitian ini siswa kelas XI di SMAN 2 Malang, SMAN 4 Malang dan SMAN 9 Malang. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis uji anova satu jalur (one way anova). Penelitian ini memperoleh hasil (1) terdapat perbedaan pengetahuan lingkungan pada SMA adiwiyata dan non adiwiyata, (2) terdapat perbedaan sikap peduli lingkungan siswa pada SMA adiwiyata dan non adiwiyata, dan (3) tidak terdapat perbedaan keterampilan sis
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Ach. Amirudin Achmad Taher Adilah, Gina Putri Afrian, Ramdan Agus Sugiarto ahmad habibi Ahmad Ridho Nugroho Aini, Qurratu Akhmad Amri Adillah Akhmad Amri adillah Al Musafiri, M. Rizqon Al-Matna, Awanda Taufiqurrohman Alfyananda Kurnia Putra Alif Erfika Nurjanah Alif Erfika Nurjanah Alif Reza Nurhadi Alvionita Widayanti Ana Susiati Anandika Okta Riandanu Anang Santoso Andri Estining Sejati Angga Puspita Anita Eka Putri, Anita Eka Ardani Ardani Arini, Audi Cindra Arisona, Risma Dwi Ariyandi Ajuwan Auliya, Navisa Dinni Awanda Taufiqurrohman Al-Matna Bambang Sigit Widodo Bandarusin Bandarusin Bernadi, Andi Irwan Budi Handoyo Budijanto Budijanto, B Dedi Kuswandi Dema Viona Ghaisani Aufar Denny Setia Purnama Denny Setia Purnama Dewi Nuraeni Dicky Arinta Didik Taryana Didit Satya Prayogi Diky Al Khalidy Dwi Angga Oktavianto Dwiyono Hari Utomo Dzulqornain AS, Awib Muhtar Edy Bambang Irawan Emilia Rahma, Deniar Emirta Z.A.S. Hanapi Era Tazkiyah Ery Tri Djatmika RWW Fahmi, Muhammad Rizieq Fahrudi Ahwan Ikhsan Faizatul Lutfia Yasmin Falik Wardana Farizki Dwitri Nurdiansyah Farizki Dwitri Nurdiansyah Fatiya Rosyida, Fatiya Fitriana, Evi Hafizhatul Amanah Hariyono Hariyono Heri Suwignyo I Komang Astina I Nyoman Ruja I Nyoman S Degeng I Nyoman Sudana Degeng idin, Juna idin, Juna Ike Sari Astuti Imron Arifin Indriyani Rachman Islami, Miranda Islamy, Munandar Khalida Rozana Ulfah Klotilda Margareta Woa Lalu Warige Hadinata Lela Wahyu Ning Tyas Lela Wahyu Ning Tyas Lia Yuliati Liknin Nugraheni Listyo Yudha Irawan Marlina Mar’atus Sholihah Mashitoh, Ferryati Masruroh, Heni Muhamad Sholeh Muhammad Afif Muhammad Sultoni Murae, Fumitoshi Mushoddik Mushoddik Nurfitri, Ina Nuryadin, Muhammad Taufan Paka Alya Rinando, Jalu Paris, Zul Pradika Adi Wijayanto Primandani, Rr Siti Masrihati Prista, Dynda Punaji Setyosari Purnamasari, Wulan Safriani Purnomo, Helen Purwanto Purwanto Purwanto R. Muhammad Amin Sunarhadi Rachmadian, Robby Hilmi Raditya Ardani Hindriyanto Rahmadiani Rahmadiani Rahmat Wirawan Ravinesh Rohit Prasad, Ravinesh Rohit Resti Ajeng Pramestika Rianti, Nurul Safia Rista Anggraini Sa'dun Akbar Safarudin, Nur Rohmad Saraya Faridah Sari, Mita Intan Shida, Shida Shrestha, Rajendra P Sin, Ishak Singgih Susilo Siska Mandalia Sudarmiatin Sukmawati Sukmawati Sumarmi Sunarhadi, M. Amin Supriyono, Supriyono Susriyati Mahanal Syafril Syafril Syamsiar, Syamsiar Syamsul Bachri Syamsul Bachri Tamammudin Istni Tety Nur Cholifah, Tety Nur Tuti Arbatia Tuti Mutia Virda Dwi Erlita Wahjoedi Wahjoedi Wahyu Indrastuti Wahyu Islamul Hayati Watana, Selvia Amia Widya Novia Hedyanti Wijayati, Erning Windya Wahyu Lestari Yembuu, Batchuluun Yudha Adrian Yusnia Nurrohmi Yustin Susanti Yusuf Suharto Yuswanti Ariani Wirahayu Zakiyatul Lutfiyah Zidan Malik, Muhammad