Claim Missing Document
Check
Articles

Rehabilitasi Psikososial berbasis Rumah Sakit sebagai Upaya Sustainable bagi ODGJ di Kabupaten Gresik Hafid Algristian; Difran Nobel Bistara; Fifi Khoirul Fitriyah; Abdul Hakim Fasya; Khamida
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.2.1.2023.51-60

Abstract

Treatment for people with mental disorders (orang dengan gangguan jiwa, ODGJ) in Gresik Regency is still limited to curative (medication) because Gresik Regency does not yet have adequate psychosocial rehabilitation facilities (RPS). RPS aims to restore the social functions of ODGJ so that they are more productive according to their abilities. Activity goals. To initiate the hospital-based RPS activities. Problem-solving framework. The framework is carried out through several activities, such as conducting assessments and focused group discussions with hospitals managers as potential partners, creating RPS service guidelines, conducting training and upgrading skills for health workers, involving ODGJ, families, and health cadres in RPS services, and planning a follow-up with the community health center (community health center, puskesmas), social institutions, and local officials. Results. Grha Husada Gresik Hospital (RSGH) is willing to initiate RPS services in Gresik Regency. This RPS service will be carried out for a minimum of two years, with ODGJ clinical evaluations every three months. The RSGH’s advantage is that it has 4 (four) certified health workers as behavior therapists for children with special needs (ABK). The RPS module was made by modifying the ABK behavior therapy module to suit the needs of adult ODGJ. RPS training is carried out based on the module. A total of 30 participants attended the initial RPS service, consisting of 10 ODGJ patients, 10 companions, and 10 local health cadres. The consistency of the arrival of ODGJ and companions is still low, due to the lack of awareness of the benefits of RPS services. RSGH and the health cadres took the initiative together to pick them up, but the arrival rate was still around 5-6 people per meeting. Conclusion. Good cooperation between hospitals, health cadres, and families is the first step for sustainable RPS services. The main challenge is to raise awareness of the need for RPS services for patients and their families.
The Role of Motivation and Spiritual Meaning in Predicting Bullying Behavior among Islamic Boarding School Students Khamida Khamida; Fifi Khoirul Fitriyah; Hafid Algristian; Nur Hidaayah; Andikawati Fitriasari; Chuma Mohamed Muhibu; Iskandar
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2026): Transformative Islamic Education in Pesantren and Madrasah
Publisher : Universitas Pesantren Kh abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v9i2.153

Abstract

Islamic boarding schools, known as pesantren, offer a distinctive educational experience where learning is intertwined with religious growth and community life. This research aims to evaluate the impact of school well-being and social support on the tendency for bullying in Islamic boarding schools. Specifically, the study investigates how personal motives and the perceived religious importance inherent in the pedagogical practices of these campuses can predict bullying behavior within the unique social environment and disciplinary system of pesantren institutions. We conducted interviews with 300 students across various pesantren. The cross-sectional survey utilized structural equation modeling (SEM). The findings indicate that personal qualities significantly predict an individual's spiritual meaning (β = 0.21, T = 3.18, p < 0.01) but do not directly relate to motivation or interest experience. In the context of pesantren, spiritual meaning is positively associated with these factors (β = 0.19, T = 2.87, p < 0.01). Spiritual factors significantly enhance motivation (β = 0.34, T = 5.62, p < 0.001) and spiritual meaning (β = 0.41, T = 6.48, p < 0.001). Social support emerges as the most reliable predictor of motivation (β = 0.38, T = 6.11, p < 0.001), interest experience (β = 0.29, T = 4.57, p < 0.001), and spiritual meaning (β = 0.26, T = 4.02, p < 0.001). Notably, interest experience negatively predicts bullying behavior (β = −0.31, T = 4.89, p < 0.001). These results underscore the crucial role of community and spiritual support in enhancing students' well-being and reducing harmful activities in pesantren.
INISIASI PROGRAM REHABILITASI PSIKOSOSIAL BERBASIS RUMAH SAKIT UNTUK ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SURABAYA Hafid Algristian; Lini Delina; Fifi Khoirul Fitriyah; Khamida Khamida; Nur Azizah A. S; Diyani Shafira Brylyani; Zafira Aliya Shafwa Putri Chambali; Khuzaimah Nur Juhanifah Rihhadatulays; Khadijah Khairul Bariyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38790

Abstract

Orang dengan gangguan jiwa dan anak berkebutuhan khusus (ABK) membutuhkan perhatian khusus dalam penanganan psikososial. Keterbatasan fasilitas dan layanan khusus di rumah sakit mendorong perlunya inisiasi program rehabilitasi berbasis rumah sakit khususnya di Surabaya. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan terapi perilaku sebagai bagian dari layanan untuk ABK dan gangguan jiwa di RSI Surabaya Jemursari—yang mana di tahun ini akan dimulai berfokus pada peyuluhan Terapi Perilaku untuk ABK. Program ini bertujuan untuk memulai kerjasama antara lembaga kesehatan dan komunitas dalam menyediakan layanan terapi perilaku bagi ABK, serta merekrut pasien melalui promosi sosial media dan webinar. Tahapan pelaksanaan dimulai dengan FGD antar tim pelaksana dan mitra seperti RSI Surabaya Jemursari. Dilanjutkan dengan penyuluhan terapi perilaku yang melibatkan masyarakat awam, guru, dan tenaga kesehatan. Seminar daring diadakan dengan Yayasan Peduli Kasih ABK dan AMSA UNAIR untuk audiensi masyarakat, dan seminar bagi tenaga kesehatan di RSI Jemursari untuk mengenalkan layanan terapi perilaku untuk ABK. Penyuluhan dan seminar berhasil diadakan, melibatkan berbagai pihak untuk mendukung program ini. Rekrutmen tenaga kesehatan seperti psikolog klinis dan terapis perilaku telah dimulai. Upaya untuk merekrut pasien dilakukan melalui promosi di media sosial dan webinar. Sehingga disimpulkan inisiasi program telah berjalan dengan baik. Keberlanjutan program inisiasi Terapi Perilaku untuk ABK akan difokuskan pada promosi di komunitas dan sekolah, serta standardisasi layanan melalui pembuatan SOP, pelatihan, dan sertifikasi terapis perilaku.
Dampak Positif Gliter Norak “ Gerakan Literasi Nomor dan Angka“ dalam Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik di SDN Sukorejo Riani Riani; Fifi Khoirul Fitriyah
Bhinneka Tunggal Ika Journal Vol. 1 No. 2 (2025): Bhinneka Tunggal Ika Journal
Publisher : Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/btij.122025.332

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan Dampak Positif Gliter Norak “ Gerakan Literasi Nomor dan Angka” dalam Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik di SDN Sukorejo. Literasi merupakan aspek yang sangat penting bagi kemajuan suatu bangsa. Di era sekarang budaya membaca di kalangan peserta didik masih rendah, perlu adanya upaya yang sungguh-sungguh dari pendidik untuk menumbuhkan minat baca peserta didik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriftif, berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa (1) kegiatan literasi berperan dalam meningkatkan minat baca dan menulis (2) adapun hambatan yang sering terjadi dalam melaksanakan kegiatan literasi adalah kurangnya sarana prasarana, metode yang di tetapkan kurang variatif serta rendahnya kedisiplinan dalam proses pembiasaan dalam proses kegiatan literasi dan (3) usaha yang dilakukan untuk mengatasi situasi tersebut adalah memberikan sosialisasi mengenai kegiatan literasi, membuat kegiatan Gerakan Literasi Nomor dan Angka (GLITER NORAK). Kegiatan dalam gerakan ini adalah 15 menit mendengarkan dongeng maupun soal cerita sebelum pelajaran dimulai di halaman sekolah agar menumbuhkan minat baca peserta didik serta meningkatkan keterampilan membaca, serta mengajak siswa bernalar kritis agar pengetahuan dapat di kuasai secara lebih baik.
Co-Authors Abdul Hakim Fasya Adi Atmoko Afridah, Wiwik Agus Wahyudi Ahmad Rofi Suryahadikusumah Alam, Ilham Putra Algristian, Hafid Algristian, Hafid Almaziyah, Almaziyah Andikawati Fitriasari Andini Hardiningrum Andini Hardiningrum, Andini Hardiningrum Ani Sriningsih Aris Handriyan Aris Handriyan ARIYANI RAMADHANI Arum, Dian Famila Asmaul Lutfauziah Asmaul Lutfauziah Asma’ul Lutfauziah Asna, Adibatul Asrowi Authar, Nailul Ayu, Rr. Fadila Kusumaning Azizah, Reza Nur Bagus Heryarudra Sundoro, Aditya Bariyah, Khadijah Khairul Berda Asmara BERDA ASMARA Berda Asmara , Berda Asmara Bintarti, Tri Wahyuni Budiarti, Rizqi Putri Nourma Chuma Mohamed Muhibu Chuma, Mohamed Dellarosa, Maretha Deni Iriyadi Destita Shari DEWI RAHMAWATI Dewi Widiana Rahayu Difran Nobel Bistara Diyani Shafira Brylyani Djoko Hartono Djuwari Djuwari Edza Aria Wikurendra Elvina Gusman Eva, Nur Evi Winingsih, Evi Fasya, Abdul Hakim Zakkiy Fitriasari, Andikawati Hafid Algristian Halida Halida Halida Halida Hanafi, Husni Hanurawan, Fattah Hendra Hidayat Hidaayah, Nur Ika Andrini Farida Ilmi, Achmad Miftachul IM. Hambali ISKANDAR Iskandar JANNAH, ZAHROTUL Jauharotur Rihlah Kamilah, Ulufiyatul Khadijah Khairul Bariyah Khairul Bariyah, Khadijah Khamida Khamida Khamida Khamida, Khamida Khuzaimah Nur Juhanifah Rihhadatulays Kurniasih, Virginia Wulan Kurniawan, Nanda Alfan Lini Delina Lukmanulhakim M. Ramli M. Ramli M. Syaikhon Machmudah Machmudah Machmudah Machmudah, Machmudah Mamat, Nordin Bin Manilaturrohmah, Manilaturrohmah March Nur Huda, Salsadilla Metafisika, Kartika Monalisa Monalisa Muhammad Afwan Romdloni Muhammad Sukron Djazilan Muhammad Sukron Djazilan Muhammad Syaikhon Muhammad Thamrin Hidayat Muhammada, Davida Sajid Muharromah, Lailatul Mujad Didien Afandi Mursyidul Ibad Muslihati Nadziroh Nadziroh, Nadziroh Nanang Rokhman Saleh Nandang Rusmana Ngussa, Baraka Manjale Ningsih, Tri Nadia Nisaussholihah, Nadia Nopriadi Saputra Nur Azizah A. S Nur Fauziah Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Mega Aris Saputra Pujo Basuki, Edi Puspitasari, Silvi Putri, Rachma Aliefia Putri, Rahmadaniar Aditya Retikasari, Frysca Virnanda Riani Riani Rifa Hidayah Rizka Apriani Rudi Umar Susanto Rudi Umar Susanto Sa'dun Akbar Salim, Hotimah Masdan Sari, Silvi Puspita Setiawan, Berliana Yunarti Silvi Puspita Sari Siti Maghfirotun Amin Sodikin, Mokhamad Soleha, Umdatus Sri Hartatik Sunanto Sunanto Sunanto Suryadi, Devaldi Akbar Susanto, Rudi Umar Tiyas Saputri Tutut Chusniyah Ubaidillah Zuhdi Umi Anugerah Izzati, Umi Anugerah Wan Daud, Wan Ab Aziz Warda, Zahrotul Wijaya, I Gusti Ngurah Satria WIRYO NURYONO Yayat Supriyadi Yogi Damai Syaputra Zafira Aliya Shafwa Putri Chambali