p-Index From 2021 - 2026
11.713
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Humanis : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Journal of Educational Science and Technology Equilibrium: Jurnal Pendidikan Phinisi Integration Review JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Journal Research and Multidisciplinary (JRM) SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Jurnal Abadimas Gorontalo International Journal of Qualitative Research Predestinasi Social Landscape Journal International Journal of Science and Environment Pinisi Journal of Sociology Education Review Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Journal of Social and Humanities Prosiding Seminar Nasional Dies Natalis Universitas Negeri Makassar Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Intelek Insan Cendikia Pinisi Journal of Social Science Jurnal Lamellong: Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran TEBAR SCIENCE (Jurnal Kajian Sosial dan Budaya) ALLIRI: Journal of Anthropology Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

LATAR BELAKANG SOSIAL DAN EKONOMI ORANG TUA TERHADAP MINAT MELANJUTKAN PENDIDIKAN PERGURUAN TINGGI (STUDI PADA MASYARAKAT DESA BUNTU BARANA, KECAMATAN CURIO, KABUPATEN ENREKANG Yarfa, Muhammad; Torro, Supriadi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 edisi 2 Juli 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.154 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.11798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1)  Bagaimana gambaran anak yang latar belakang sosial ekonomi orangtuanya rendah dalam melanjutkan pendidikan keperguruan tinggi di Desa Buntu Barana Kecamatan Curio Kabupaten Enrekang. (2)Faktor yang mendukung anak yang latar belakang sosial ekonomi orangtuanya rendah memiliki minat yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan keperguruan tinggi di Desa Buntu Barana Kecamatan Curio Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif.Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 12 orang yang ditentukan melalui teknik purposive samplingdengan kriteria anak yang latar belakang sosial ekonomi orangtuanya rendah dan melanjutkan pendidikan keperguruan tinggi di Desa Buntu Barana Kecamatan Curio Kabupaten Enrekang.Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Teknik pengabsahan data menggunakan teknik member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)Anak yang orangtuanya memiliki pendidikan rendah sulit untuk memperoleh arahan dari orangtuanya. Kurangnya pemahaman orang tua tentang pendidikan tinggi sehingga orang tua terkesan mempercayakan atau memberikan kewenangan kepada anaknya untuk memilih apa yang terbaik untuk mereka sendiri, misalnya memilih jurusan apa yang anaknya masuki ataukah universitas apa yang akan mereka tempati. Dan anak yang berasal dari keluarga yang kondisi ekonominya rendah merasa kesulitan dalam hal pembiayaan kuliahnya baik dari pembayaran SPP/UKT bagi yang tidak mendapatkan beasiswa,pembiayaan tugas  ataupun untuk pembiayaan hidup seperti untuk makan sehari-hari,pembayaran tempat tinggal(kos-kosan atau kontrakan). (2) Faktor apa yang menyebabkan anak yang latar belakang sosial ekonomi orangtua rendah memiliki minat yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan keperguruan tinggidi Desa Buntu Barana Kecamatan Curio Kabupaten Enrekang meliputi: a) faktor internal b) faktor eksternal seperti peran keluarga, peran sepermainan, dan media massa 
DINAMIKA INTERAKSI SISWA DI UPT SMA NEGERI 4 LUWU UTARA KECAMATAN BONE-BONE KABUPATEN LUWU UTARA Santi, A.Monika; Torro, Supriadi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 1, Maret 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.874 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Dinamika interaksi siswa di UPT SMA Negeri 4 Luwu Utara Kecamatan Bone-Bone Kabupaten Luwu Utara, dan 2) Faktor yang mempengaruhi interaksi siswa di UPT SMA Negeri 4 Luwu Utara Kecamatan Bone-Bone Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun jumlah informan yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dan temuan menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Dinamika interaksi siswa di UPT SMA Negeri 4 Luwu Utara dapat dikatakan mengarah pada perubahan yang lebih baik dan merupakan perubahan dalam skala kecil. Perubahan yang mengarah pada keadaan yang lebih baik ini ditinjau dari indikator, keterbukaan (toleransi), simpati, sikap saling mendukung, bekerjasama dan kesetaraan, meskipun kadang terjadi perselisihan, dan adanya pengaruh negatif yang muncul karena rasa bosan, namun hal tersebut tidak menghalangi interaksi yang sudah terjalin antarsiswa menjadi hilang. Dengan adanya sikap saling toleran lambat-laun siswa yang mengalami konflik dan memiliki sikap, latar belakang budaya serta suku yang berbeda mulai dapat menerima dan berteman baik tanpa menghiraukan perbedaan yang ada, dan 2) Faktor yang mempengaruhi interaksi siswa yaitu; a) imitasi atau keinginan dalam diri siswa untuk meniru pihak lain untuk berbaur dalam berinteraksi siswa lain yang memilki latar belakang suku dan kebudayaan yang berbeda, b) simpati yang merupakan dorongan untuk membantu teman yang sedang tertimpa musibah dengan melakukan penggalangan dana dan mendatangi rumah teman atau daerah yang terkena musibah, dan c) sikap toleransi atau sikap saling terbuka, menerima dan saling menghargai satu sama lain. 
PERAN KEGIATAN KELOMPOK BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SUNGGUMINASA Ozakawaty, Okky; Torro, Supriadi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.998 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan kegiatan kelompok belajar dalam meningkatkan prestasi belajar  siswa dan kendala-kendala yang dihadapi dalam melakukan kegiatan kelompok belajar untuk meningkatkan prestasi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sungguminasa kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan penarikan informan dalam penelitian dilakukan dengan cara purposive sampling dengan kriteria siswa yang maksimal tiga kali seminggu mengikuti kegiatan kelompok belajar, informan penelitian ini sebanyak 11 siswa. Tehnik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Tehnik analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peran kegiatan kelompok belajar dalam menunjang prestasi belajar siswa sangat berpengaruh, Siswa yang aktif dalam kegiatan kelompok belajar memiliki prestasi yang lebih baik dari pada siswa yang memilih untuk belajar sendiri. Dimana nilai rapor rata-rata informan yang aktif dalam kegiatan kelompok belajar yaitu berada rata-rata 80 keatas, sedangkan nilai siswa yang kurang atau tidak aktif dalam kegiatan kelompok belajar yaitu rata-rata 77 kebawah. (2) Kendala-kendala dalam melakukan kegiatan kelompok belajar yaitu kelompok belajar bersifat eksklusif atau di dominasi siswa yang mampu, kepemimpinan yang menentukan keberhasilan kelompok, dan keaktifan siswa yang kurang.
PERAN PKBM DALAM MEMBINA MASYARAKAT PUTUS SEKOLAH DI DESA PASARANGAN BERU KECAMATAN TURATEA KABUPATEN JENEPONTO Rahmana, Rahmana; Torro, Supriadi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 edisi 2 Juli 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.11801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Faktor terjadinya masyarakat putus sekolah di Desa Parasangan Beru Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto. (2).Peran pusat kegiatan belajar masyarakat dalam membina masyarakat putus sekolah di Desa Parasangan Beru Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto (3). Dampak pembinaan PKBM terhadap masyarakat putus sekolah di Desa Parasangan Beru Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian Kualitatif. Jumlah informan sebanyak 13 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria masyarakat buta huruf di Desa Parangan Beru Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data mengunakan teknik member check. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Faktor-faktor yang mempengaruhi putus sekolah di desa parasangan beru kecamatan turatea kabupaten jenponto yaitu: kondisi Ekonomi keluarga, pengaruh teman yang sudah tidak sekolah, sering membolos, kurangnya minat untuk mengenyan pendidikan. (2) Peran pusat Kegiatan Belajar Masyarakat: (a) Memberikan Pemahaman, (b) Kursus keterampilan, (c) Memberikan bantuan atau pinjaman modal usaha, (d) peralatan produksi atau pertanian (e) membantu masyarakat dalam mengembangkan usahanya. (3) Dampak keberadaan pusat kegiatan belajar masyarakat di desa parasangan beru kecamatan turatea kabupaten jeneponto yaitu: (a) Meningkatkan pengetahuan atau pemahaman masyarakat (b) memiliki keterampilan khusus bagi warga binaan (c) mempunyai jaringan dalam hal pemasaran (c) meningkatnya pendapatan dalam hal memenuhi kebutuhan keluarga. 
ANALISIS DAMPAK NERACA PENDIDIKAN TERHADAP KINERJA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BARRU TAHUN 2015-2017 Musdalifah, Musdalifah; Torro, Supriadi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana gambaran penggunaan neraca pendidikan daerah terhadap pengadaan atau perbaikan sarana dan prasarana 2) Bagaimana dampak neraca pendidikan terhadap kinerja dinas pendidikan di Kabupaten Barru. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dimana jumlah informan sebanyak 5 orang. Teknik dalam menentukan informan menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplaykan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Dinas Pendidikan Kabupaten Barru Tahun 2015-2017 dapat disimpulkan bahwa neraca pendidikan di Kabupaten Barru dari pembiayaan APBD tahun 2015 sebesar Rp. 812 miliar (19,2%). 2) Pada tahun 2016 sebesar Rp. 1.009,8 miliar (18,3%) 3) Pada tahun 2017 sebesar Rp. 860,1 miliar (17,0%) dan dampak yang diperoleh pada neraca pendidikan dari tahun 2015-2017 dan APK dan APM kabupaten Barru dari tahun 2016-2017 sebesar 90,7% untuk jenjang SD/Sederajat, 76,8% untuk jenjang SMP 76,8% dan jenjang SMA/Sederajat 69,8%. Dampak positif dari neraca pendidikan adalah Dinas pendidikan selalu up to date dalam membuat perencanaan dan mengalokasikan anggaran tepat sasaran. Sebaliknya dampak negatif adalah neraca pendidikan sering menjadi alat membuka aib terhadap kelemahan kemajuan pendidikan.
KONTRIBUSI KELAS PERAHU DALAM MENGURANGI ANGKA PUTUS SEKOLAH DI PULAU SALEMO KECAMATAN LIUKANG TUPABBIRING UTARA KABUPATEN PANGKEP Said, Kasmawati; Torro, Supriadi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 7, Nomor 3, November 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i2.14793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Model Pelaksanaan Kelas Perahu di Pulau Salemo Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara Kabupaten Pangkep. (2) Kontribusi Kelas Perahu dalam mengurangi angka putus sekolah di Pulau Salemo Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan sebanyak 7 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan kondensasi data, model data, dan penarikan kesimpulan. Tahap pengabsahan data dengan member check. Adapun Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) memang terdapat layan Kelas Perahu yang sudah berlangsung sejak tahun 2016. Model pelakanaan  Kelas Perahu di Pulau Salemo Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara Kabupaten Pangkep yaitu  model pembelajaran  mandiri dengan  menggunakan LKS,dan  model pendampingan. (2) Kontribusi Kelas Perahu di Pulau Salemo Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara Kabupaten Pangkep yaitu sebagai sarana belajar , meningkatkan hasil belajar siswa, menurunkan angka Drop Out (DO), Transformasi pendidikan, dan memberikan semangat. Kata kunci : Kontribusi Kelas Perahu, Angka Putus Sekolah
DUKUNGAN MASYARAKAT DI SEKITAR SEKOLAH TERHADAP TINDAKAN PENDISIPLINAN SISWA DI SMA NEGERI 21 MAKASSAR Adelaide Teko, Elaine Felicia Adelaide; Torro, Supriadi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa : (1) Dukungan masyarakat terhadap tindakan pendisiplinan siswa di SMA Negeri 21 Makassar. (2) Faktor penyebab siswa tidak melakukan tindakan pendisiplinan di SMA Negeri 21 Makassar. (3) Kendala masyarakat dalam membentuk sikap disiplin siswa. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 15 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria siswa yang tidak melakukan tindakan disiplin di SMA Negeri 21 Makassar, masyarakat disekitar sekolah, pihak sekolah, dan orangtua. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Masyarakat memberikan nasehat, melarang siswa yang tidak disiplin, dan menegur siswa dengan memberikan sanksi skorsing, surat peringatan dan DO serta melaporkan kepada pihak sekolah dan melaporkan ke satpol pp. (2) Siswa tidak melakukan tindakan disiplin karena adanya faktor internal dan eksternal. Faktor internal dari dalam diri sendiri karena adanya rasa malas dan akan berubah jika siswa melakukannya dengan kesadaran akan sikap disiplin yang penting untuk dirinya, sedangkan faktor eksternal dipengaruhi oleh teman sepermainan dan lingkungan, tidak menyukai guru yang mengajar, tidak menyukai pelajaran tersebut, dan tidak menyukai teman kelasnya. (3) Masyarakat terkendala pada kurangnya  meluangkan waktu dan anti sosial.
PERAN KELUARGA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS DI SMU PGRI 2 MAKASSAR Asrianti S, Andi; Torro, Supriadi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 1, Maret 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Peran keluarga dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI IPS di SMU PGRI 2 Tamalate Makassar. 2) Faktor penghambat keluarga terhadap hasil belajar mata pelajaran sosiologi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling, dengan kriteria yaitu orangtua siswa kelas XI IPS di SMU PGRI 2 Tamalate Makassar, dan orangtua siswa yang anaknya memiliki nilai hasil belajarnya tinggi pada mata pelajaran sosiologi. Jumlah informan sebanyak 9 orangtua. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tingkatan kondensasi data, model data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) peran keluarga dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran sosiologi siswa XI IPS di SMU PGRI 2 Tamalate Makassar adalah a) memberikan apresiasi terhadap hasil belajar anak, b) sebagai pembimbing dengan memberikan pendekatan yang berbeda sesuai mata pelajaran yang difokuskan, c) komunikasi yang demokratis, dan d) memenuhi perlengkapan fasilitas belajar anak, dan e) memberikan perhatian/pengawasan dari orangtua untuk anak. 2) Faktor yang penghambat keluarga terhadap hasil belajar mata pelajaran sosiologi siswa XI IPS di SMU PGRI 2 TAMALATE Makassar adalah a) suasana keluarga yang kurang harmonis, b) kondisi ekonomi yang melemah, dan c) pendidikan orangtua rendah.
PERAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP SEKOLAH RAMAH ANAK DI SMP NEGERI DI KOTA MAKASSAR Ulfa Hafidjah Jahidin; Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Vol 7, Nomor 1, Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.863 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Peran kepala sekolah terhadap sekolah ramah anak di SMP Negeri di Kota Makassar. 2) Faktor Pendorong peran kepala sekolah terhadap sekolah ramah anak di SMP Negeri di Kota Makassar. 3) Faktor penghambat peran kepala sekolah terhadap sekolah ramah anak di SMP Negeri di Kota Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria kepala SMP Negeri di Kota Makassar yang telah terdeklarasi sebagai sekolah ramah anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu kondensasi data, model data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Peran kepala sekolah terhadap sekolah ramah anak di SMP Negeri di Kota Makassar yaitu sebagai educator, manajer, administrator, supervisor, dan leader. 2) Faktor pendorong peran kepala sekolah terhadap sekolah ramah anak di SMP Negeri di Kota Makassar yaitu adanya motivasi atau kesadaran dari diri warga sekolah untuk mewujudkan program sekolah ramah anak dan program sekolah ramah anak yang merupakan program lanjutan dari program sebelumnya yang sudah berjalan di sekolah. 3) Faktor penghambat peran kepala sekolah terhadap sekolah ramah anak di SMP Negeri di Kota Makassar yaitu kepala sekolah yang merangkap sebagai ketua untuk berbagai kegiatan di luar dan di dalam sekolah dan alokasi dana yang kurang memadai.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARANKOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SEMESTER II KELAS X IPS 1 SMA NEGERI 1 SINJAI UTARA KABUPATEN SINJAI Agung Firmansyah; Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.11780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dapat meningkatkan hasil belajar sosiologi siswa kelas X IPS 1 SMA Negeri 1 Sinjai Utara Kabupaten Sinjai. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui, observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis kuantitatif.Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan tindakan dilakukan sebanyak 2 siklus, masing-masing siklus melalui 4 tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dengan subjek penelitian adalah siswa kelas X IPS 1 SMA Negeri 1 Sinjai Utara Kabupaten Sinjai sebanyak 37 siswa yang terdiri dari 17 laki-laki dan 20 perempuan, tahun ajaran 2017/2018 semester genap pada mata pelajaran sosiologi pokok bahasan ragam gejala sosial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa  : Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada Pra Tindakan adalah 57,54 sedangkan nilai presentase ketuntasan hanya 21,7 %. Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa menjadi 76,65 sedangkan Nilai presentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I adalah 62,1 %, namun setelah dilakukan perbaikan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata hasil belajar 86,46 sedangkan nilai presentase ketuntasan hasil belajar sudah mencapai 91,9 %, sesuai dengan kriteria ketuntasan hasil belajar sosiologi yang ditetapkan di SMA Negeri 1 Sinjai Utara yaitu 75 secara individu dan 85 % secara klasikal dari jumlah keseluruhan siswa. Jadi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray pada mata pelajaran sosiologi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IPS 1 SMA Negeri 1 Sinjai Utara Kabupaten Sinjai. Berdasarkan hasil tersebut maka, hipotesis tindakan pada penelitian ini diterima. Yaitu, “Jika model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray diterapkan dalam mata pelajaran sosiologi semester II, maka hasil belajar siswa Kelas X IPS 1 SMA Negeri 1 Sinjai Utara Kabupaten Sinjai akan meningkat”.
Co-Authors A Kamaruddin, Syamsu A. Octamaya Tenri Awaru Abdul Jalil Abdullah Pandang Adelaide Teko, Elaine Felicia Adelaide Agung Firmansyah Agusriani Agusriani Ahmad, M. Ridwan Said Amirullah Amirullah Amirullah Amirullah Amran, Yunita Amalia Amriani, Lisa Andi Fahdilah Fitriani Aslam Andi Miftahul Jannah Yusuf Apriliani Yudita Arifuddin Usman Ariska, Jumriati Ashari Ashari Asrianti S, Andi Aulia, Aulia Ayu, Nur Bahri Bahri Bustan Bustan Daniel Daniel Darman Manda Manda Darmawati Darmawati Dian Milen Dimas Ario Sumilih Dimas Ario Sumilih Diva, Tendri Eka Safitri Eka surianti Fachry Abda El Rahman Fajrin, Syarifa Nur Falifuri, Andi Fifi Fatimah Fatimah Febryanti Febryanti Ferdiansyah, Emil Firdaus W Suhaeb Gunawan Gunawan Haedar, Muh. Hajrah Hanadiva Nauvalina Hasmira B Hasmira B Henri Henri, Henri Ibrahim Arifin Ibrahim Ibrahim Idrus, Idham Irwansyah Indradewa, Rhian Indriani Ishak Ishak Ismail, Ashari Ita Purnamasari Jihan Amin Jumadi Jumadi Kadir, Nurul Fadhilah kadir, Rismawati Kamaruddin, Syamsu A. Khairunniza, Liza Dwi Eftiza Khatimah, A. Khusnul Khusnul Inayah, Khusnul La Sunra Lenasari, Lenasari Lilis Novia Pangallo M.Richar Valentino Hermawan Mansur, Nuraeni MARIA BINTANG Mariana Mariana Marwati Marwati Massuanna, Muhammad Watif Maya Kasmita Miftahul Ulum Mrs. Hastuti Mudinillah, Adam Muh Rasyid Ridha Muh. Darwis Muhamad Ihsan Azhim Muhammad Akbal Muhammad Ibnu Muhammad Rasyid Ridha Muhammad Syukur Muhammad Syukur Muhammad Taufik Hidayat Mukarramah Mukarramah Musdalifah Musdalifah Mutiara ., Mutiara Najamuddin Najamuddin Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nasri Indra Padang Nita Halim Noor Hafidzah Nur Ayu Nur Ayu Nur Fadillah, Nur Nur Hasanah Nur Isna Oktavia Nur Mega Rezkiana Nurabidah Idrus Nuraeni Kasim Nuraeni Mansur Nurannisa Lumanto Nurdin, Marie Muhammad Nurhadifah Amaliyah Nurmagfirah Nurmagfirah Nurul Anugrah Setyawati Nurul Hermadya Syahruddin Nurwapika, Nurwapika Nurwinda Sari Nurwindah Nurwindah Octamaya Tenri Awaru, A. Ozakawaty, Okky Paramitha, Dyan Patahuddin Patahuddin Patrisia, Putri R, Nurazizah Rahmi Raden Mohamad Herdian Bhakti Raden Muhammad Hartono Rahmah Hatta Rahmana, Rahmana Rahmi R, Nurazizah Ramadhany, A. Noer Chalifah Rasyid Ridha Ratna Ratna Riandi, Ahmad Junisar Ridha Agam Ramadhan Ridwan Said Ahmad Riskawati Riskawati Ropu, Muh. Homsur Homang Rudi Rudi Rusdi Rusdi Sadriani, Andi Said, Kasmawati Saidang, Saidang Saifuddin Saifuddin Samsidar B Samsidar B Santi, A.Monika Sarina Sarina Sarwinda Balo' SATRIYAS ILYAS Sirajuddin Saleh Sofia Sofia Sofia, Sofia Sri Bahriaty Sri Wahyuni Alwi Rajab St Saarah Umar Sunra, La Suprianto Suprianto Suriana Latif Syahrudin, Darma Jaya Syam, Agus Syamsu A. Kamaruddin Syarifah Aini Tamrin, Sopian Tandjung, Muhammad Akbar Taufik, Parham Tiara Nur’aini Ulfa Hafidjah Jahidin Ulfah Lutfyyah Syam Umar, Wahyuni Usman, Arifuddin Usnawati Usnawati Utami Mappe, Ulfa Utami Wulansari, Sri Wa Windiyani Baharudin Wahyuddin Wahyuddin Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wahyuni Wahyuni Yarfa, Muhammad Yulianti Yulianti Yuliyanti Zainal Arifin Zainal Arifin