p-Index From 2021 - 2026
8.576
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Akuakultur Indonesia Jurnal Ilmiah Telaah Manajemen Journal of Tropical Life Science : International Journal of Theoretical, Experimental, and Applied Life Sciences Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka AGRIKA Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam Jurnal Produksi Tanaman Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease Religio : Jurnal Studi Agama-agama INDONESIAN JOURNAL OF PHARMACY Muamalah Journal of Governance and Public Policy Sinkron : Jurnal dan Penelitian Teknik Informatika Religi�: Jurnal Studi Agama-agama Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Matematika Sains dan Teknologi Jurnal Belantara Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman (JGPS) Jurnal SOLMA Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Bisma: Jurnal Bisnis dan Manajemen PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA AGRITEKNO, Jurnal Teknologi Pertanian Astonjadro Faletehan Health Journal Dialogia: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN Jurnal Akuntansi Kompetif Jurnal Agrium Abdi Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Industri Pariwisata GHIDZA MEDIA JURNAL Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Journal of Religious and Socio-Cultural QAULAN: Journal of Islamic Communication Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Educational Journal of Islamic Management (EJIM) Servire: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Religious International Applied Science Journal of Pharmaceuticals and Natural Sciences Multikultura Environmental and Agriculture Management SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat JUARA Journal Pharmacy of Tanjungpura TABELLIUS Journal of Food Safety and Processing Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

Model Isomorfisme Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis DAP dalam Pandangan al-Qur’an Iswahyudi, Iswahyudi
Educational Journal of Islamic Management Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ejim.v5i1.6061

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan model isomorfisme dalam pendidikan anak usia dini dengan mengintegrasikan prinsip Developmentally Appropriate Practices (DAP) dan nilai-nilai Al-Qur’an. Konsep fitrah anak dalam Q.S. Ar-Rum (30):30 menjadi titik tolak dalam merancang pendekatan pendidikan yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan metode studi kepustakaan yang menggali literatur primer dan sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa model isomorfisme ini menekankan pendekatan pembelajaran holistik, berbasis nilai spiritual, dan berpusat pada anak. Nilai-nilai Qur’ani seperti tauhid, akhlak mulia, serta dorongan untuk belajar dan berpikir menjadi fondasi dalam menyusun kurikulum yang tematik dan integratif. Model ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan komunitas sebagai satu kesatuan ekosistem pendidikan. Dengan demikian, model yang ditawarkan bukan hanya menjawab kebutuhan perkembangan anak secara kognitif dan sosial, tetapi juga menumbuhkan kesadaran spiritual sejak dini. Penelitian ini memperlihatkan bahwa integrasi antara pendekatan DAP dan nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya memungkinkan, tetapi justru mendesak untuk membangun paradigma pendidikan anak yang utuh, kontekstual, dan transformatif. Kata Kunci: al-qur’an; developmentally appropriate practices; isomorfisme; kurikulum; paud
Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Nutrisi Ab Mix Dan Media Tanam Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Mikrogreens Pakcoy (Brassica rapa L.) Maulia , Tasya; Iswahyudi, Iswahyudi; Juanda , Boy Riza
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22586

Abstract

Mikrogreens pakcoy (Brassica rapa L.) merupakan tanaman muda bernutrisi tinggi yang sesuai untuk sistem pertanian urban farming. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi nutrisi AB Mix dan media tanam terhadap pertumbuhan mikrogreens pakcoy. Penelitian dilakukan di Desa Meurandeh Dayah, Kota Langsa, selama 2 minggu menggunakan Rancangan acak kelompok dengan pola faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi AB Mix (0 ppm, 300 ppm, 400 ppm, dan 500 ppm), sedangkan faktor kedua adalah media tanam (arang sekam, cocopeat, dan vermikulit), dengan 12 kombinasi perlakuan yang diulang tiga kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, berat segar per tanaman, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi AB Mix 500 ppm memberikan hasil terbaik dengan tinggi tanaman 2,64 cm, jumlah daun 3,77 helai, lebar daun 1,24 cm, dan berat segar per tanaman 0,33 gram. Media tanam vermikulit memberikan hasil terbaik dengan tinggi tanaman 3,63 cm, lebar daun 1,57 cm, dan panjang akar 7,17 cm. Tidak terdapat interaksi antara perlakuan konsentrasi nutrisi dan media tanam terhadap pertumbuhan mikrogreens pakcoy. Oleh karena itu, untuk pertumbuhan optimal mikrogreens pakcoy, disarankan menggunakan nutrisi AB Mix 500 ppm dan media tanam vermikulit secara terpisah. Kata Kunci: Mikrogreens pakcoy, nutrisi AB Mix, media tanam
Analisis Ketepatan Pemorsian Buah Pada Pasien Diabetes Mellitus di Instalasi Gizi Dr Soegiri Lamongan Iswahyudi, Iswahyudi; Supriatiningrum, Dwi Novri; Rahma, Amalia
Ghidza Media Jurnal Vol. 6 No. 1 (2025): Ghidza Media Jurnal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ghidzamediajurnal.v6i1.9431

Abstract

Ketepatan pemorsian merupakan faktor kunci ketepatan diit pasien dan merupakan indikator standar pelayanan minimal pelayanan gizi di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketepatan pemorsian buah pada pasien diabetes mellitus, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional dengan pendekatan survey cross section. Jumlah sampel 68 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling kuota. Besar porsi rata-rata buah pisang 125,09 gram, buah papaya 121,04 gram dan buah melon 116,95 gram. Standar porsi buah DM 1500/1700 sebesar 125 gram, DM 1900 sebesar 150gram dan DM 2100 sebesar 175 gram. Hasil analisis ketepatan pemorsian pada pasien DM menunjukan hasil 41,18% tepat, sedangkan 58,82% tidak tepat. Hasil uji statistik independent T test pada diit DM 1500 nilai p-value 0,38, diit DM 1700 nilai p-value 0,01 pada diit DM 1900 dan 2100 nilai p-value 0.0001. Nilai p-value pada DM 1700/1900/2100 < 0.05 maka Ho ditolak yang berarti ada perbedaan besar porsi buah rata-rata dengan standar porsi buah diit DM, sedangkan pada diit DM 1500 nilai p-value > 0.05, Ho diterima yang berarti tidak ada perbedaan besar porsi buah rata-rata dibandingkan standar porsi buah pada diit DM 1500.
Evaluasi Keragaman dan Potensi Produksi Padi Arias Kuning Generasi Mutan-2 Hasil Iradiasi Sinar Gamma Siallangan, Dewi Sari Eunike; Marnita, Yenni; Iswahyudi, Iswahyudi
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.02.01

Abstract

Padi (Oryza sativa L) merupakan tanaman pangan sumber karbohidrat utama di dunia. Penduduk Indonesia yang meningkat tiap tahun menuntut adanya peningkatan produksi tanaman padi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan agar produksi padi gogo lebih tinggi adalah dengan  melakukan perbaikan genetik hingga menghasilkan varietas padi unggul.  Penelitian ini untuk mengetahui dosis iradiasi sinar gamma yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi populasi Mutan-2 hasil iradiasi sinar gamma kultivar Arias Kuning serta menentukan keragaman genetik, dan heritabilitas populasi Mutan-2 hasil iradiasi sinar gamma kultivar Arias Kuning. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, Kota Langsa, Provinsi Aceh yang berlangsung pada bulan Juli sampai November 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok non faktorial. Faktor yang diteliti adalah padi Arias Kuning Generasi Mutan-2 iradasi sinar gamma yaitu (0, 100, 200, 300 dan 400 gray). Hasil penelitian menunjukkan hasil iradiasi sinar gamma padi Arias Kuning berpengaruh sangat nyata terhadap parameter jumlah anakan, jumlah anakan produktif, umur keluar malai, umur panen, jumlah gabah permalai dan produksi pertanaman. Adapun pada tinggi tanaman, panjang malai, persentase gabah berisi dan persentase gabah hampa menunjukkan respon yang berpengaruh tidak nyata. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan D2 (200 gray). Kata Kunci: Genetik, Iradiasi, Sinar Gamma
Evaluasi Genetik dan Kemajuan Seleksi Populasi F4 Padi Gogo Hasil Persilangan Kultivar Sileso dengan Varietas Ciherang Andrian, Bayu; Mardiyah, Ainul; Iswahyudi, Iswahyudi
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.02.02

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan keragaman genetik, heritabilitas dan kemajuan seleksi populasi F4 hasil persilangan antara varietas Ciherang (tetua berumur genjah) dengan kultivar Sileso (tetua berproduksi tinggi toleran kekeringan). Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, Kota Langsa Provinsi Aceh dengan ketinggian tempat ± 10 mdpl. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Juli sampai November 2021. Penelitian ini disusun dengan menggunakan rancangan Augmented pola rancangan acak kelompok. Faktor yang diamati adalah keragaman 11 famili F4 hasil persilangan varietas Ciherang dengan kultivar lokal Sileso. Seleksi pembanding digunakan varietas pembanding (check) sebanyak 5 varietas yaitu Inpago Unsoed 1, Inpago Unsoed 2, Ciherang, Sileso dan Situ Patenggang yang diulang sebanyak 3 kali.  Hasil penelitian dari populasi F4 padi gogo hasil persilangan kultivar Sileso dengan varietas Ciherang memiliki nilai keragaman yang luas untuk beberapa karakter yang di amatin. Terdapat perbedaan yang nyata pada karakter tinggi tanaman, keluar malai, umur panen, jumlah gabah per malai dan berat produksi per rumpun. Nilai duga heritabilitas yang tinggi terdapat pada tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, umur keluar malai, panjang malai. Jadi untuk tanaman terbaik yang terseleksi dari generasi F4 yaitu populasi A1B (282) yang memiliki umur genjah dan A1B (13) yang berproduksi tinggi toleran kekeringan.
Pharmacognostic and Toxicity Evaluation of Tabar Kedayan (Aristolochia papilifolia Ding Hou) Rootstock Lestari, Seftya Ayu; Iswahyudi, Iswahyudi; Arifuddin, M.; Prabowo, Wisnu Cahyo; Ahmad, Islamudin
Journal of Pharmaceuticals and Natural Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): J. Pharm. Nat. Sci.
Publisher : B-CRETA Publisher (CV. Borneo Citra Kreatama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jpns.v2i2.6275

Abstract

Tabar kedayan (Aristolochia papillifolia Ding Hou.) is an endemic plant from northern Kalimantan and is widely used as traditional medicine by the Dayak people. This study aims to determine the pharmacognostic profile and toxicity data of Tabar Kedayan rootstock. The results showed macroscopically woody stem type, round stem shape, grooved or serrated stem surface, yellow-brown stem color, weak characteristic odor, bitter taste, microscopically found starch grains, calcium oxalate crystals, stone cells, cork cells, tracheids, and wood vessels. Fluorescence analysis under visible and ultraviolet light for Tabar Kedayan rootstock powder with different chemical reagents showed different fluorescence effects. Water content (0.466±0.01%), ethanol content (0.325±0.014%), moisture content (12.40±0.15%), total ash content (1.438±0.15%), and acid insoluble ash content (0.423±0.06%). Phytochemical screening of the chemical compounds of the ethanolic extract showed the presence of alkaloids, terpenoids, saponins, flavonoids, and tannins. The levels of total polyphenols (15.095 ± 1.11 µg GAE/mg sample), total flavonoids (0.184 ± 0.02 µg QE/mg sample), and total alkaloids (0.056 ± 0.02 µg QAE/mg sample) were found. The brine shrimp lethality (BSLT) assay results showed the highest LC50 value by the n-hexane fraction with an LC50 value of 17.660 µg/ml.
PENGARUH WAKTU PEMANASAN TERHADAP KADAR PROKSIMAT, ASAM AMINO SITRULIN DAN SIFAT ORGANOLEPTIKSELAI ALBEDO KULIT SEMANGKA Mauidzoh, Imroah al; Iswahyudi, Iswahyudi; Putri, Imawati Eka
Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman Vol 7 No 1 (2023): JURNAL GIZI DAN PANGAN SOEDIRMAN
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi, Jurusan Kesmas Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.729 KB) | DOI: 10.20884/1.jgipas.2023.7.1.6769

Abstract

The watermelon rind contained 60% higher citrulline than the watermelon rind albedo. Citrulline has the benefit of lowering blood pressure.This study aimed to determine the effect of heating time of watermelon rind (albedo) on the citrulline amino acids, chemical properties (proximate), and organoleptic properties. This study conducted using a randomized complete block design (RCBD). The treatment wear heating for 35, 40, 45, and 50 minutes. The results showed that heating time had no significant effect on proximate and citrulline levels (p>0.05). The results of the organoleptic test analysis showed that the heating time had a significant effect on liking (<0.05). The results of the analysis of the viscosity test showed that the heating time had a significant effect on the viscosity of the jam (p<0.05). F4 (heating time 50 minutes) is the chosen option with nutritional content per 100 g, namely energy 192.52 Kcal, protein 0.24 g, fat 0.02 g, carbohydrates 47.83 g, water 51.02 g, ash 0 , 08 g, and the amino acid citrulline 96.94 mg.
Mycobacterium leprae Survival Inside Acanthamoeba sp. Isolated from Water Source in Leprosy Endemic Area, Indonesia: Mycobacterium leprae Survival Inside Acanthamoeba sp. Wahyuni, Ratna; Astari, Linda; Iswahyudi, Iswahyudi; Paling, Sepling; Adriaty, Dinar; Kurniawati, Siti; Aulia, Syifa; Rahmatari, Bandaru; Prakoeswa, Cita Rosita; Agusni, Indropo; Izumi, Shinzo
Journal of Tropical Life Science Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : Journal of Tropical Life Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jtls.14.02.07

Abstract

Mycobacterium leprae is an acid-fast bacterium that causes leprosy diseases, which remains a problem worldwide. Even though leprosy prevalence in the world has decreased significantly, many endemic pocket areas continue reporting new cases and harbor M. leprae in the environment, including water and soil. The presence of obligate intracellular bacteria-M. leprae in the environment raises a question on how it survives. Free-living amoeba has been proposed as its reservoir host in the environment. The study was conducted to give evidence that M. leprae can survive inside free-living amoeba isolated from water sources of leprosy endemic areas. M. leprae from leprosy patients was cultured together with Acanthamoeba sp. isolated from the water source of the leprosy endemic area. Viability and duplication of M. leprae inside amoeba then observed at day 14 and 28 using reverse transcriptase PCR and qPCR. The results showed that M. leprae survived inside the amoeba until day 28, but no bacterial replication was observed. The study reveals in vitro evidence of viable M. leprae inside free-living amoeba of leprosy endemic area environment.
PENGARUH VOLUME LALU LINTAS TERHADAP KEBISINGAN YANG DITIMBULKAN OLEH ANGKUTAN UMUM DAN NON ANGKUTAN UMUM Iswahyudi, Iswahyudi
ASTONJADRO Vol. 3 No. 2 (2014): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v3i2.811

Abstract

Transportasi merupakan suatu pergerakan/perpindahan baik orang maupun barang dari suatu tempat asal ke suatu tujuan. Dalam perpindahan atau pergerakan tersebut tentu saja menggunakan sarana pengangkutan berupa kendaraan yang dalam pengoperasiannya menimbulkan suara-suara seperti suara mesin yang keluar melalui knalpot maupun klakson. Pada level tertentu suara-suara tersebut masih dapat ditolerir dalam arti akibat yang ditimbulkannya bukan merupakan suatu gangguan akan tetapi pada tingkat yang lebih tinggi suara yang ditimbulkan oleh kendaraan tersebut sudah merupakan suatu gangguan atau polusi yang disebut kebisingan. Volume lalu lintas angkutan umum tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kebisingan yang terjadi, dari semua perhitungan analisis didapatkan persamaan terbesar pada penelitian hari kedua di titik ketiga (Sound Level Meter 3), dengan kontribusi sebesar 12,1%. Dari perhitungan analisis ini di dapatkan persamaan seperti di bawah ini, yaitu: Y = a + bX1 = 70.718 + 0.013X1. Volume lalu lintas non angkutan umum memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kebisingan yang di terjadi dari semua perhitungan analisis didapatkan persamaan terbesar pada penelitian hari keempat dititik (Sound Level Meter 1) dengan kontribusi sebesar 19,5%. Dari perhitungan analisis ini di dapatkan persamaan seperti di bawah ini, yaitu: Y = a + bX2 = 82.108 + 0,001X2
Prospects for Mangrove Reforestation Using the Silvofishery Method in Aquaculture Areas in Bireuen Regency, Aceh Shah Putra, Rima; Ernawita, Ernawita; Iswahyudi, Iswahyudi
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19027/jai.24.2.244-257

Abstract

The conflict between shrimp productivity and mangrove conservation can be addressed through the “silvofishery” pond model, which integrates shrimp farming with mangrove intercropping especially relevant for traditional pond farmers who dominate aquaculture in Indonesia. However, silvofishery is not yet widely practiced. This research aims to assess the understanding and acceptance of pond farmers in Bireuen Regency toward mangroves and silvofishery, and to identify barriers to future implementation. The study was conducted in three sub-districts Kuala, Peusangan, and Jangka using in-depth interviews with ten respondents selected through a snowball method. Quantitative responses were analyzed descriptively, while qualitative data were interpreted using Miles and Huberman’s interactive model. Findings reveal that mangrove reforestation in Bireuen is still under threat from land conversion. Silvofishery remains challenging due to three core issues: (1) declining per capita landholding makes it difficult for farmers to allocate pond space for mangrove planting; (2) not all farmers accept silvofishery without first seeing proven models initiated by the government; and (3) concerns about increased pests, such as crabs and birds, which are attracted to mangrove habitats. These factors contribute to the currently low prospects for mangrove rehabilitation through silvofishery at the farmer level. A paradigm shift is needed, encouraging farmers to see mangroves not as a threat but as allies in solving persistent aquaculture problems, including disease and water pollution. Policy support, field schools, and demonstration ponds will be critical in building local trust and fostering long-term ecological and economic resilience. Keywords: aquaculture, farmer perception, mangrove conservation, shrimp pond, silvofishery ABSTRAK Konflik antara produktivitas budidaya udang dan konservasi mangrove dapat diatasi melalui model tambak “silvofishery” yang mengintegrasikan budidaya udang dengan penanaman mangrove terutama relevan bagi petambak tradisional yang mendominasi sektor akuakultur di Indonesia. Namun, praktik silvofishery belum banyak diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pemahaman dan penerimaan petambak di Kabupaten Bireuen terhadap mangrove dan sistem silvofishery, serta mengidentifikasi hambatan implementasi ke depan. Studi dilakukan di tiga kecamatan Kuala, Peusangan, dan Jangka melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh responden yang dipilih dengan metode bola salju. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif, sementara data kualitatif dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa rehabilitasi mangrove di Bireuen masih terancam oleh alih fungsi lahan. Silvofishery menghadapi tantangan karena tiga hal utama: (1) penyusutan luas lahan per kapita menyulitkan petambak untuk menyediakan ruang tanam mangrove di dalam tambak; (2) tidak semua petambak menerima konsep silvofishery tanpa melihat model nyata yang diinisiasi pemerintah; dan (3) kekhawatiran akan meningkatnya hama seperti kepiting dan burung yang tertarik ke habitat mangrove. Faktor-faktor ini menyebabkan prospek rehabilitasi mangrove melalui silvofishery masih rendah di tingkat petambak. Diperlukan pergeseran paradigma, agar petambak mulai melihat mangrove bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai sekutu dalam mengatasi persoalan budidaya seperti penyakit dan pencemaran air. Dukungan kebijakan, sekolah lapang, dan tambak percontohan akan sangat penting untuk membangun kepercayaan lokal dan mewujudkan ketahanan ekologi dan ekonomi jangka panjang. Kata kunci: akuakultur, konservasi mangrove, persepsi petambak, tambak udang, wanamina
Co-Authors A. M. Adam, A. M. Aceng Hidayat Achirda, Nur Achmad Arifulloh, Achmad Adi Yeremia Mamahit Ahmad Khotibul Umam, Ahmad Khotibul Ainul Mardiyah, Ainul Alfarezi, M. Alim, Dimas Syarif Almeida, Maria Alzami, Farrikh Amalia Rahma Ambar Wibawa, Teguh Hafidz Anderson Ndolu Andrian, Bayu Anis Irawan Anwar Anisa, Putri Anwar, Yusrijal Apriani, Rezky Ardian, Zhunita Putri Arief, Maryam Jamila Ariyanto, Gradian Pratama Asih Rohmani, Asih Asnawi, Naupal Asri, Cik Putri Aulia Rahman, Luthfi Aulia, Syifa Auliq, Muhammad A'an Bambang Pramudya Noorachmat, Bambang Pramudya Bambang Semedi Bimo Aksono Bobby Kurnia Putrawan Brahma, Aji Brian, Muhammad Butar, Sabungan Butar- Butar-Butar, Sabungan Christia, Verra Ria Cici Indriani Dalimunthe CITA ROSITA S. PRAKOESWA Damat, Damat Daniel Happy Putra Darminto, Dwi Prastowo DINAR ADRIATY Dwi Agustina Dwi Handayani Dwi Novri Supriatiningrum Dwi Puji Prabowo, Dwi Puji Dwici Y Manik, Nonida Edyanto Edza Aria Wikurendra Emiel Salim Siregar Endah Budi Permana Putri Erna Sariana ERNAWITA ERNAWITA Fahmi Amiq Fahrizal, Erlan Fais, Ahmad Nur Faizah, Annisa Nu Fajarrinnur, Adha Farida Tabri Faridi, Ahmad Fauzi, Novyanda Fauzia, Arisna Febriani, Alia Firdasari Firdasari Fitriana Fitriana Fitriana, Wulan Friska Jifanti Garfansa, Marchel Putra Haisoo, Musa Hakim, Amanour Haq, Raka Ainul Harahap, Burhanuddin Harun Al Azies Hattapradit, Faron Helmi Helmi Heri, Mochamad Hermansyah, Aldy Hindarto, Djarot Husnia, Fadillah I Gusti Ayu Putri Kartika, I Gusti Ayu indra, siti balqies Indri Kusharyanti INDROPO AGUSNI Insiyah, Zulfa Raodhotul Irawan, Dudi Iriawan, Hermanu Islamudin Ahmad Ismail Ismail Isti Daruwati Izzah, Amtaya Akhlaqul Jimmy Setiawan Juanda , Boy Riza Juanda, Ilham Karnegi, Dale Kartini Kartini Kencana, Ulya Khoiriah, Umi Kurniawan, Ahmad L, Chelsea Aliffa Lestari, Seftya Ayu Lili Zalizar Linda Astari, Linda M. Arifuddin, M. M. dali amiruddin, M. dali M. Yulianto Listiawan Malau, Maya Manalu, Immanuel Lando Manuaba, Ida Bagus Gede Fajar Maretalinia, Maretalinia Marnita, Yenni Mauidzoh, Imroah al Maulia , Tasya Megantara, Rama Aria Mimin Ratna Suminar Moh. Fauzan Mohammad Shoimus Sholeh Mohd Ghazali, Mohd Sabri Monika, Rika Muhammad Dali Amiruddin Muhammad Faisal Muhammad Naufal, Muhammad Muhayyadah, Kusrotul Mulia, Mimin Indriani Mulyani, Cut Nasrullah, Amanda Amalia Navia, Zidni Ilman Netty Sukmawati, Netty Novida Dwici Yuanri Manik Nuraida, Nisa Nuranjani, Febby Nurhalimah Nurhalimah Nurlaila Z. Nurraya, Nurraya Pardede, Harold Pasaribu, Damaria Patintingan, Rima Pergiwati, Dewi Prabowo, Wisnu Cahyo Prakoeswa, Cita Rosita Priyananda, Dhiaz Ari Purwani, Sagung Putri ME Purwaningtyas, Desiani Rizki Putri, Imawati E Putri, Imawati Eka Putri, Selvi Wahyuni R. Eko Indrajit rachmah diana putri, rachmah diana Rachmawati Rachmawati Rahayu Relawati Rahmatari, Bandaru Rahmawatie, Rahmawatie Ramadhan Rakhmat Sani RATNA WAHYUNI Ridha, Risky Riza Juanda, Boy Rohela, Rohela Rosmaiti, Rosmaiti Sabad Nugroho, Samuel Safruddin Adam, Safruddin Safruddin Amin Salehuddin, Salehuddin Salim, Hotimah Masdan Santoso, Handri Sara, Fatia Sari, Laila Eka Sari, Susi Wanda Sekar Ayu, Rona Sepling Paling Shah Putra, Rima SHINZO IZUMI Sholihah, Anisa Nuraini Maratu Siallangan, Dewi Sari Eunike Siregar, Emil Salim Siswanto, Rizky Dwi Siti Kurniawati Siti Nurhaliza Sri Mulyani Supriatin Supriatin, Supriatin Sustiyana Sutikno Sutikno Sutrisno, Sutrisno Suyitno Suyitno Syafiuddin, Achmad Syahrunsyah, Syahrunsyah Syaman, M. Syamsul Bahri tanasyah, yusak Timurleng Tonang Mataallo, Timurleng Tonang Toetik Koesbardiati Tsuraya, Salma Fahriya Ulung Pribadi, Ulung Valentina, Lista Wahyu Bintoro, Wahyu Wijaya, Aphrodita Shelbyla Yanti, Alfiyah Indah Yayang Sari, Rina Yenni Arista Cipta Ekalaturrahmah Yuniarti Arsyad, Yuniarti Zahra, Indi Zahro, Azzula Cerliana