p-Index From 2021 - 2026
7.191
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian Saintek INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis SPEKTRUM INDUSTRI International Conference on Engineering and Technology Development (ICETD) Medical Journal of Indonesia Rekayasa Mesin Journal Industrial Servicess The Indonesian Biomedical Journal Molecular and Cellular Biomedical Sciences (MCBS) JURNAL DINAMIKA VOKASIONAL TEKNIK MESIN Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri Prosiding SENTIKUIN (Seminar Nasional Teknologi Industri, Lingkungan dan Infrastruktur) Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA Jurnal Respirologi Indonesia Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Pharmaceutical Journal of Indonesia Majalah Patologi Indonesia Jurnal Ilmiah Teknik Industri Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Health Information : Jurnal Penelitian Journal of the Indonesian Medical Association : Majalah Kedokteran Indonesia Jurnal Ilmiah Kesehatan jurnal Teknik Industri - Unisi Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Indonesian Journal of Global Health research BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Hubungan Tingkat Pengetahuan Petugas Pengelola Obat dengan Tingkat Ketersediaan Obat Di Puskesmas Kota Malang JOURNAL LA MEDIHEALTICO Journal of Engineering and Applied Technology Narra J Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology and Digestive Endoscopy Indonesian Journal of Applied and Industrial Sciences (ESA) Jurnal Pustaka Dianmas Jurnal Bakti Masyarakat Manajemen Jurnal Difusi Ipteks Legowo Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Proceedings Book of International Conference and Exhibition on The Indonesian Medical Education and Research Institute Jurnal Polimesin Jurnal Akuntansi Pajak dan Manajemen Folia Medica Indonesiana
Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMIZING OF GROOVE ANGLE IN WELDING CAST ALUMINUM A356 FOR PRODUCT REPAIR Wibowo, Heri; Marwanto, Arif; Putera, Raka Hilmi Syah; Fakhri, Ardani Ahsanul
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v10i1.84120

Abstract

The purpose of this study was to investigate the effect of groove angle on the tensile strength, impact toughness, and hardness of A356 cast aluminum and to determine the most optimal groove angle for welding A356 cast aluminum. The research method used was a pure experiment by conducting tensile, impact, and hardness tests on welding specimens with groove angles of 0°, 30°, 55°, and 75°.  The test results showed that the 75o groove angle had advantages over other groove angles with a maximum stress of 26.396 N/mm2, a maximum strain of 10.341%, an elastic modulus of 1625.144 N/mm2, an impact toughness of 0.1518 J/mm2, and a Vickers hardness of 24.7 HVN. Based on the test results, it was concluded that the groove angle of 75o is the most optimal angle for welding A356 cast aluminum in the context of repairing cast aluminum products.
Implementasi Program 5R Area Depo Kereta Api PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang Wibowo, Heri; Mulyani, Ayu; Anggraini, Meilani; Khikmawati, Emy
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v9i2.21449

Abstract

Depo Kereta Tanjungkarang merupakan salah satu fasilitas penting yang berperan dalam mendukung operasional kereta api di wilayah Sumatera Selatan dan Lampung. Sebagai pusat kegiatan perawatan serta perbaikan kereta api, khususnya untuk kereta penumpang dan kereta makan. Depo ini memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan kondisi kereta api tetap optimal dan aman untuk digunakan. Dalam menjalankan tugasnya, Depo Kereta Tanjungkarang menghadapi tantangan operasional yang kompleks, seperti pengelolaan suku cadang, pemeliharaan fasilitas kerja, hingga pengelolaan limbah hasil perawatan kereta api. Oleh karena itu, penerapan program 5R, yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin menjadi sangat relevan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih teratur dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana prinsip-prinsip 5R diterapkan oleh karyawan serta dampaknya terhadap keselamatan kerja dan efisiensi operasional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa implementasi program 5R sudah berjalan dengan baik tanpa adanya masalah atau kendala untuk setiap penerapannya. Kata Kunci : Rajin, Rapi, Rawat, Resik, Ringkas.
Correlation of Dermatophagoides Pteronyssinus with Serum Der-P Spesific Ige and Igg4 Nuraeni, Hanny Siti; Wibowo, Heri; Kwarta, Cytyta Putri; Rengganis, Iris
jitek Vol 13 No 1 (2025): September 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jitek.v13i1.1925

Abstract

Repeated exposure to allergens induces an increase in regulatory T cells that produce interleukin 10 (IL-10) that can lead to B cells switching to immunoglobulin G4 (IgG4). Allergen-specific IgE was used as marker of allergen exposure but was only detected in atopic subjects, not in normal subjects. Therefore, an immunological marker that could be used to scan for exposure is needed. This study was conducted to determine Dermatophagoides pteronyssinus (Der p) density, serum IgE and IgG4-specific Der p levels, and to determine the correlation of Der p density with specific serum levels of IgE and IgG4 Der p in normal and atopic subjects. We calculated the amount and density of Der p in house dust mites (HDM) using the Fain and Hart (1986) method and measured Der p serum levels of IgE and IgG4 using indirect ELISA. We found that the most dominant HDM species was Der p. IgE-specific Der p level in atopic asthma patients were higher than in normal patients (p=0.002), whereas IgG4-specific Der p level in both atopic asthma and normal patients did not exhibit significant differences (p= 0.667). The density of Der p demonstrated a positive correlation with IgG4-specific Der p levels (Spearman r=0.388, p=0.008) compared to IgE-specific Der p.Compared to IgE, the density of Der p demonstrated a correlation with Der p-specific serum IgG4 levels, which means that Der p-specific IgG4 can be used to determine the exposure and accumulation of Der p in the residence of subjects.
PENGEMBANGAN WIRAUSAHA DODOL DI DESA SUKAJADI KECAMATAN RATU NUBAN KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Anggraini, Meilani; Khikmawati, Emy; Wibowo, Heri; Wardana, Marcelly Widya
Jurnal Bakti Masyarakat Manajemen Vol 1, No 2 (2021): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jbmm.v2i1.6859

Abstract

Kewirausahaan memiliki peranan yang angat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan produk barang yang dihasilkan. Kehidupan sosial ekonomi masyarakat di wilayah Desa Sukajadi Kecamatan Ratu Nuban Kabupaten Lampung Tengah merupakan salah satu yang berkembang di Provinsi Lampung. Sektor ini sangat potensial untuk berkembang dengan dijalankannya sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) yang mudah dikelola dan tidak membutuhkan biaya yang besar dalam prosesnya. Salah satu UKM yang banyak dijumpai di wilayah ini adalah UKM yang memproduksi dan menjual berbagai jenis bahan makanan olahan dan kerupuk berbahan baku ubi dan singkong. Permasalahan yang paling mendasar adalah UKM di Desa Sukajadi belum memperhatikan aspek desain dan kemasan produk, sehingga UKM masih menjual hasil produk olahan singkong dengan cara tradisional (konvensional) dan belum memiliki ciri atau merk dagang (brand image) produknya. Oleh karena itu tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah menumbuhkan pola pikir dan pemahaman masyarakat setempat dalam berwirausaha pengembangan dodol untuk meningkatkan perekonomian dengan minat berwirausaha.
PENENTUAN RENCANA EFEKTIF PRODUKSI NATA De COCO DENGAN PENDEKATAN PEMODELAN PERAMALAN Anggraini, Meilani; Wibowo, Heri; Wardana, Marcelly Widya
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perencanaan produksi adalah suatu proses yang bertujuan untuk mengendalikan hasil produksi yang ditetapkan oleh perusahaan serta untuk meningkatkan kinerja proses produksi pada masa mendatang. Masalah yang terjadi saat ini adalah rencana produksi yang tidak efektif. Penelitian ini bertujuan merencanakan produksi yang efektif dengan pendekatan metode peramalan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode peramalan dengan regresi linier. Dari hasil perhitungan diperoleh penghematan rencana efektif produksi Nata De Coco sebesar 178 hari atau 24,55%, dimana jumlah hari kerja produksi yang sesuai kalender kerja berjumlah 725 hari, sedangkan jumlah hari kerja produksi yang sesuai rencana kerja berjumlah 547 hari. Secara umum dapat dikatakan bahwa persentase penghematan rencana kerja produksi tersebut sangat mempengaruh kinerja produksi perusahaan. Kata kunci: nata de coco, peramalan, rencana produksi ABSTRACK Determining the effective plan for nata de coco production with a forecasting modeling approach. Production planning is a process that aims to control the production results set by the company and to improve the performance of the production process in the future. The current problem is an ineffective production plan. This study aims to plan an effective production with a forecasting method approach. The method used in this research is regression linier forecasting. From the calculation results, it is found that the effective production plan of Nata De Coco is 178 days or 24.55%, where the number of production working days according to the work calendar is 725 days, while the number of production working days according to the work plan is 547 days. In general, it can be said that the percentage of savings in the production work plan greatly affects the company's production performance. Keywords: forecasting, nata de coco, production plan
Perlakuan Akuntansi Aset Biologis Berdasarkan Psak 69 Pada Peternakan Burung Puyuh PT Madania Kabupaten Magelang Akmala, Vaza; wibowo, heri
Jurnal Akuntansi Pajak dan Manajemen (TAJAM) Vol 8 No 2 (2025): TAJAM : Jurnal Akuntansi Pajak dan Manajemen
Publisher : Politeknik Sawunggalih Aji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37601/tajam.v8i2.359

Abstract

PT Madania is a company engaged in the livestock sector. This farm has biological assets in the form of quails that produce quail eggs as the main product for sale. This study aims to determine the accounting treatment of biological assets in the form of quails and how they are in accordance with the Financial Accounting Standards Statement (PSAK) 69 concerning Agriculture. The data in the study are in the form of primary data obtained through direct interviews with farm owners regarding the quail farming cycle starting from feeding, giving vitamins, cleaning the cage, the process of producing eggs, to culling quails, direct observation at the PT Madania quail farm in Magelang Regency and literature study at the Sawunggalih Aji Purworejo Polytechnic library. The analysis technique used is descriptive analysis by describing data according to the research problem, and arranged systematically based on PSAK 69. The method used is a census sampling approach with the entire population used as a research sample. The results of the study indicate that the owner of the PT Madania farm has not implemented PSAK 69 in recording its biological assets. This situation causes the company to be unable to calculate profits accurately, thus creating risks in financial decision making. Keywords: accounting, biological assets, PSAK 69.
Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil & Menengah (UMKM) Kue Kering Sagon Ibu Sita di Pekon Tanjung Kurung Kecamatan Wonosobo Kabipaten Tanggamus Wibowo, Heri
Jurnal Bakti Masyarakat Manajemen Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jbmm.v5i1.21459

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan kategori usaha yang memiliki skala kecil dan menengah, yang biasanya dikelola oleh individu atau kelompok masyarakat. UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian, karena mereka menciptakan lapangan kerja, mendorong inovasi, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. UMKM Kue Kering Sagon Ibu Sita adalah salah satu UMKM yang berada di Pekon Tanjung Kurung, Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus, yang mana usahanya bergerak di bidang pengolahan pembuatan kue kering. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan kehidupan ekonomi masyarakat setempat dalam berwirausaha, serta memberikan motivasi pentingnya berwirausaha. Target yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah mendapatkan peluang untuk berwirausaha dengan sumber daya yang dimiliki oleh masyarakat setempat, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga serta dapat membuka lapangan kerja. Hasil kegiatan ini juga diharapkan meningkatkan penjualan produk dengan memberikan pengetahuan tentang desain produk, manajemen usaha dan strategi pemasaran, sehingga hasil produksinya dikenal oleh masyarakat luar dan menjadi sumber daya yang potensial.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN KLINIK DENGAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) Hidayat, Entus; Wibowo, Heri; Wardana, Marcelly Widya
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v5i1.3982

Abstract

ABSTRAKSetiap pelanggan mengharapkan mendapatkan layanan yang optimal. Oleh karena itu jika tidak direspon baik oleh perusahaan akan menyebabkan turunnya minat pelanggan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan Klinik Mitra Sehat Medical Center, metode yang digunakan yaitu metode Importance Performance Analysis (IPA), untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna jasa dan didukung oleh dimensi Servqual untuk mengetahui kualitas layanan yang diberikan dengan mencari nilai harapan, kinerja dan gap. Dengan servqual ini diperoleh hasil bahwa kualitas layanan klinic masih dikatakan rendah. Hal ini dibuktikan dengan seluruh skor gap antara nilai kinerja dan nilai harapan dari tiap atribut layanan bernilai negatif (-) dan dengan nilai kualitas layanan IKP sebesar 80.44%. Kemudian dengan metode Importance Performance Analysis (IPA) diperoleh hasil ada 8 atribut layanan yang mendapat prioritas perbaikan. Atribut tersebut antara lain ruang rawat inap tertata rapi dan bersih, ruang rawat inap nyaman, memiliki alat–alat medis yang cukup lengkap, penampilan dokter bersih dan rapih, kursi roda, dokter selalu menanyakan keluhan pasien, perawat meluangkan waktu khusus untuk berkomunikasi kepada pasien, menghibur dan memberikan dorongan kepada pasien.Kata Kunci: Gap;Importance Performance Analysis (IPA), Service QualityABSTRACTQuality Service Analysis of the Clinic Using Importance Performance Analysis (IPA) Method. Every customer expects optimal service. Therefore, if it is not responded well by the company, it will caused a decrease in customer interest. The purpose of this study is to study patient satisfaction with the services provided by Mitra Sehat Medical Center Clinic. The method used is the Importance Performance Analysis (IPA) method, to determine the level of service user satisfaction and supported by the Servqual dimension to find the quality of services provided by seeking hope, performance and gap. With the Servqual method, the results are obtained that the quality of lay clinic mash can be accepted low. This is evidenced by the entire score gap between the performance value and the expected value of each service attribute with a negative value (-) and with the service quality score of the IKP of 80.44%. Then with the Importance Performance Analysis (IPA) method, the results are that there are 8 service attributes that receive priority improvement. These attributes include neat and clean inpatient rooms, comfortable inpatient rooms, having complete medical equipment, selection of clean and neat doctors, wheelchairs, doctors can help patients, nurses give special assistance to patients, entertain and provide encouragement to patients.Keywords : gap, importance performance analysis (IPA), service quality
IMPLEMENTASI METODE SIX SIGMA DALAM MENGANALISIS KECACATAN PRODUK GLUKOSA PADA PT BUDI STARCH DAN SWEETENER TBK LAMPUNG TENGAH Wibowo, Heri; Sulastri, Sulastri; Alghifari, Fajar
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v1i2.1108

Abstract

PT. Budi Starch & Sweetener Tbk merupakan produsen glukosa dalam kemasan dan memasok produknya untuk wilayah Lampung dan Jawa. Dalam produksinya perusahaan ini masih mengalami masalah kualitas yaitu dengan terdapatnya produk-produk cacat yang belum mencapai cacat nol. Hal itu terutama pada lini produksi glukosa dalam kemasan jerigen 20 liter yang terdapat kecacatan produk. Six Sigma dapat didefinisikan sebagai suatu metodologi perbaikan kualitas berbasis stastistik yang memerlukan disiplintinggi dan dilakukan secara komprehensif yang mengeleminasi sumber masalah utama dengan pendekatan DMAIC (Define-Measure-Analize-Improve-Control). Dari hasil pengukuran data yang diperoleh pada bulan September 2015 bahwa untuk Critical to Quality (CTQ) kunci berdasarkan diagram Pareto, bahwa 29,85 % kecacatan tertinggi ada pada jenis cacat DE. Untuk tingkat level sigma pada produksi bulan September 2015 adalah 3.3 sigma, yang artinya masih terdapat 1.104.000 DPMO. Kemudian dilanjutkan dengan mengalisa penyebab cacat DE dengan menggunakan diagram sebab akibat dan usulan rencana perbaikan. Dari analisis diagram sebab akibat bahwa faktor penyebab kecacatan berasal dari faktor mesin, material dan manusia. Setelah itu dengan usulan rencana perbaikan dapat diketahui bahwa penyebab kegagalan adalah mesin, material dan manusia pada saat proses produksi berjalan. Untuk upaya perbaikan dari permasalahan tersebut, maka diperlukan pemeriksaan kondisi mesin sebelum melakukan proses produksi dan memeriksa material seperti Larutan NaOH, HCl, karbon aktif, dicalite yang tidak sesuai dosis serta memberikan bimbingan (training) dan teguran kepada operator agar tidak melakukan kesalahan.Kata Kunci: DMAIC, kecacatan produk, six sigmaABSTRACT: Six Sigma Method Implementation To Analyze The Glucose Defect Product In PT. Budi Starch & Sweetener Tbk South Lampung. PT. Budi Starch & Sweetener Tbk is an instant glucose producer and distributes its products to all around Lampung and Java. However, the production has a quality problemwith deformed products or not zero defect especially on instant glucose in 20 liters jerrycan. Six sigma can be defined as a methodology that provides equipments to improves business process in order to reduce process variation and improve product quality by using DMAIC approach (define, measure, analyze, improve and control). Data measurement has done on September 2015 showed that critical to quality (CTQ) key through Pareto Diagram were 29.85% highest defect on DE category. Sigma level on September 2015 was 3.3 sigma that indicating can not reach six sigma level due to high defect product. Causal analysis on DE defect was through causal diagram and improvement proposal. Causal diagram revealed that caused factors are machine, material and human. Improvement proposal indicated that machine, material andhuman caused failures during production process. Improvement can be done by machine checking before production process, checking dosages of materials such as NaOH solution, HCl, active carbon, decalite and giving training and reminding the operator to work without failure.Keywords: DMAIC, product defect, six sigma
Association between Food Specific IgG Antibodies with Clinical Activity of Disease in Patients with Inflammatory Bowel Disease Parhusip, Santi Sumihar Rumondang; Rengganis, Iris; Simadibrata, Marcellus; Abdullah, Murdani; Shatri, Hamzah; Yunihastuti, Evy; Wibowo, Heri
The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology, and Digestive Endoscopy Vol 24, No 1 (2023): VOLUME 24, NUMBER 1, April, 2023
Publisher : The Indonesian Society for Digestive Endoscopy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24871/241202341-48

Abstract

Background: Inflammatory bowel disease (IBD) is an autoimmune disease that is influenced by food, an important factor in accelerating its clinical disease activity because of intestinal inflammation trough formation of antigen-antibody complex. Food-specific IgG examination can identify the types of person foods consumes that are maybe responsible for disease activity. It is useful in treating IBD without risking malnourishment as it is tailored to the individual immune profile.Method: This is a cross-sectional study involving 113 patients diagnosed with IBD by colonoscopy. Examination of serum IgG specific for 220 types of foods was performed using ELISA and immuno-array techniques. Disease clinical activity was assessed using the Mayo index and Crohn's disease activity index.Results: The highest proportion of dietary IgG in Crohn's disease was peas (100%), barley (97.9%), eggs (95.9%), milk (81.6%), and corn (75.5%); while in ulcerative colitis it was barley (98.4%), peas (96.8%), egg whites (92.2%), corn (82.8%), and prunes (78.1%). In ulcerative colitis, there was a weak negative correlation between cashew nuts IgG (r = -0.347; p = 0.041) and chickpeas IgG (r = -0.473; p = 0.017) with clinical disease activity; while in Crohn's disease, a weak positive correlation with disease activity was seen in barley (r = 0.261; p = 0.042).Conclusion: There was a weak negative correlation between cashew and chickpea-specific IgG antibodies with clinical activity of ulcerative colitis, and a weak positive correlation between barley-specific IgG antibodies and Crohn's disease clinical activity. 
Co-Authors -, Hidayat . Sulastri Achmad Arifin Agung W. Ahmad Sidiq Ahsanul Fakhr, Ardani Akmala, Vaza Al Afif, Risky Aldho Jaya P. Aldino, Rio Yuri Aldyth Gunanto P. Alghifari, Fajar Alida Roswita Harahap Amanatin, Elsa Lutmilarita Andari, Ni Nyoman Destri Andrian Riyadi Anggono, Rendi F. Anggraini, Meilani Anggraini, Melani Anggraini, Melani Ani Retno Prijanti Ani Retno Prijanti Anna Rozaliyani Antonius H. Pudjiadi Apri Budianto, Apri Ardani Ahsanul Fakhri Ardani, Yanuar Ardhias Mahendra P. Aria Kekalih Ariyanto Ariyanto Arleni Bustami Aryono Hendarto Asysyifa, Nisrina Bambang Heru Budianto Bima Lantip B. Clarinta Putri, Rizky Damayanti, Triya Dante Saksono Harbuwono Desi Yunita Dewi Sukmawati Dian R. Sawitri, Dian R. Dicky Levenus Tahapary Didik Nurhadiyanto Dilawar, Ismail Dimyati, Arzaq Guruh Dinda Zulwi Amalia Tifani E. Mudjaddid A. Siswanto Deddy N.W.Achadiono Hamzah Shatri Edy Purnomo Em Yunir, Em Emy Khikmawati Ernawati Evy Yunihastuti Fadhillah, Muhamad Rizqy Fattah, Kemas Muhammad Abdul Ferry Sandra Findra Setianingrum Fredy Surahmanto Gantini, Ria Syafitri Evi Gede Wirya Kusuma Duarsa Gusti Khatimah, Nurul Hamdani Nurbahri Hayati, Taureni Hidayat - Hidayat, Entus Hikmat, Ujang Saeful Hutabarat, Hernayati I Wayan Agus Hariyanto Ida Parwati Ilman, M.Noer Indah Setiawati Indrasari, Nuri Dyah Irfan Wahyudi Iris Rengganis Irwansyah Irwansyah Joedo Prihartono Julian Katarina, Matilda Kemas Muhammat Abdul Fatah Khatimah, Nurul Gusti Kusmardi Kusmardi Kusmarinah Bramono Kwarta, Cytyta Putri Lesmana, Aditya Candra Liem, Isabella Kurna Liem, Isabella Kurnia Lisnawati Rachmadi M. Rafi Marcellus Simadibrata Marcellus Simadibrata Marcelly Widya Wardana Masyur, Muhtaruddin Mawardi, Prasetya Melani Anggraini Mohamad Sadikin Muhamad Hasan Sebyar Muhammad Fedryansyah, Muhammad Muhammad Luthfi Muhammad Noer Ilman Mujiyono Mujiyono Mujiyono Mujiyono Mulyadi M. Djer Mulyani, Ayu Murdani Abdullah Murni, Indah K. Najib Advani Neng T. Kartinah Novi H Nugraha, Ardi Maulana Nur Azizah Nur Irawati Nuraeni, Hanny Siti Nurbahri, Hamdani Nurrahmah, Sheila Nurwati, R. Nunung Parhusip, Santi Sumihar Rumondang Piprim B. Yanuarso, Piprim B. Ponco Birowo Pradipta, Saraswati Prasetio, Mukhamad Andri Prihatno Kusdiyarto Primadhani, Suci Widya Primariadewi Rustamadji Priyo Tri Iswanto Putera, Raka Hilmi Syah Putri Damayanti Putri, Rizky Clarinta Rachim, Hadiyanto Abdul Raharja, Putu Angga Risky Rahmat Efendi Rani Wardani Hakim Ratnawati, Mamik Reza Y. Purwoko Ricardo, William Rio Yuri Aldino Ririn Probowati, Ririn Riski Amanda, Clara Riskiyanto, Aldy Risty Yasmin Bonita Riswan Dwi Djatmiko Rona Kartika Rozaliyan, Anna Rubiana Sukardi, Rubiana Sarwono, Sugeng J. Savitri, Monika Sawitri Prohatini, Monika Septiasari, Yeti setianingrum, suci Sidiq , Ahmad Soleha, Winna Sresta Azahra Sri Widia A. Jusman Suhendro Suhendro Sukamto Koesnoe Sulastri Sulastri Supanto, Muhammad Supriatna, Novianti Supriono , Untung Susanti, Dasmi Susanti, Dhama S. Susatyo, Jeffry Adijaya SUTOPO Suyatna, Fransiscus Dhyanagiri Syari, Lucky Novita Tahapary, Dicky L Tiara Mayang Pratiwi Lio Tjhin Wiguna Triana, Novi Utomo, Yoga Wahyu Wahyu Gunawan Wahyu, Fransiska Wahyurini, Dyahati Wawaimuli Arozal Widodo Apriliyanto Wijaya, Rheza Paleva Windy Keumala Budianti Wresti Indriatmi B. Makes Yonita, Ariska Yusra Yusra