p-Index From 2021 - 2026
10.881
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN PENJAS PADA SEKOLAH DASAR NEGERI 46 PLASMA 2 NGABANG Novaria, Yohana; Sintiya, Ayu; Gito, Gito; Joko, Joko
Journal of Sport Science And Physical Education (JOSEPHA) Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi STKIP Pamane Talino

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38114/josepha.v3i2.201

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kurikulum 2013 dalam pembelajaran penjas yang ada di Sekolah Dasar Negeri 46 Plasma 2 Ngabang. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kurikulum 2013 dalam pembelajaran penjas sudah berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara langsung dengan guru penjas, angket, dan observasi bahwa untuk sarana dan prasarana sudah lengkap di Sekolah Dasar Negeri 46 Plasma 2 Ngabang.Sehingga sekolah yang kami teliti, memiliki sarana dan prasarana yang mempuni dalam pembelajaran penjas dan guru penjas di Sekolah Dasar Negeri 46 Plasma 2. Jumlah siswa di SD Negeri 46 plasma 2 Ngabang adalah 145 siswa/I, 87 siswa laki-laki, dan 58 jumlah siswa perempuan. Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang mengharuskan siswa yang aktif dalam melaksanakan pembelajaran, dan guru juga harus menguasai materi yang akan disampaikan kepada siswa dalam pembelajaran, kurikulum 2013 adalah sistem kurikulum yang diterapkan di bidang pendidikan indonesia. Kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah untuk meningkatkan kurikulum 2006/ ktsp, yang berlaku kurang lebih 6 tahun.Tujuan kurikulum 2013 adalah mempersiapkan manusia indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan efektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan masyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. dan guru juga harus bisa menguasai materi yang akan disampaikan kepada siswa didik dalam sebuah pembelajaran, kurikulum 2013 adalah sistem kurikulum yang diterapkan di bidang pendidikan indonesia. Kurikulum ini ditetapkan oleh pemerintah untuk meningkatkan kurikulum 2006/ ktsp, yang berlaku kurang lebih 6 tahun.Tujuan kurikulum 2013 adalah mempersiapkan manusia indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan efektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan masyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. dan guru juga harus bisa menguasai materi yang akan disampaikan kepada siswa didik dalam sebuah pembelajaran, kurikulum 2013 adalah sistem kurikulum yang diterapkan di bidang pendidikan indonesia. Kurikulum ini ditetapkan oleh pemerintah untuk meningkatkan kurikulum 2006/ ktsp, yang berlaku kurang lebih 6 tahun.Tujuan kurikulum 2013 adalah mempersiapkan manusia indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan efektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan masyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. yang berlaku kurang lebih 6 tahun. Tujuan kurikulum 2013 adalah mempersiapkan manusia indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan efektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan masyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. yang berlaku kurang lebih 6 tahun. Tujuan kurikulum 2013 adalah mempersiapkan manusia indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan efektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan masyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia.Kata Kunci: kurikulum 2013, pembelajaran penjasAbstrakThis study aims to determine the 2013 curriculum in physical education learning at the 46 Plasma 2 Ngabang State Elementary School. This type of research is qualitative. Data collection techniques used are interviews, observation, questionnaires and documentation. The results of the study show that the 2013 curriculum in physical education learning has been going well. This can be seen from the results of direct interviews with physical education teachers, questionnaires, and observations that the facilities and infrastructure are complete at the 46 Plasma 2 Ngabang State Elementary School. Thus, the schools that we studied had adequate facilities and infrastructure for physical education learning and physical education teachers at the 46 Plasma 2 State Elementary School. female student. The 2013 curriculum is a curriculum that requires students to be active in carrying out learning, and teachers must also be able to master the material that will be conveyed to students in a lesson, the 2013 curriculum is a curriculum system that is applied or applicable in the field of Indonesian education. This curriculum is still being applied by the government to improve the 2006/ktsp curriculum, which is valid for approximately 6 years. The purpose of the 2013 curriculum is to prepare Indonesian people to have the ability to live as individuals and citizens of faith, productive, creative, innovative, and effective and able to contribute to the life of society, nation, state, and world civilization.Kata kunci: Kurikulum 2013, pembelajaran pendidikan jasmani
PERANCANGAN UI MOBILE LEARNING DENGAN MATERI ILUSTRASI BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) Murni, Endri Sintiana; Alimin, Nurhayatu Nufut; Yunianti, Esterica; Joko, Joko
JURNAL IMAJINASI Vol 9, No 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v9i1.68423

Abstract

Learning in Vocational Schools is a pioneer for the industry to develop. DKV students with the development of the times also need to know the development of technology. So, knowledge of illustrations in digital form is important in learning. The problem at SMK N 9 Surakarta majoring in DKV based on a questionnaire of 55.8% shows that illustration material is difficult to understand. This study aims to develop teaching materials in the form of interactive android-based media for vocational school students is expected to help students learn it easily and can be accessed anywhere. The research method uses research and development research with the stages of problem identification, analysis, design, and development. The results of the study are in the form of a mobile learning UI design with teaching material content packaged in an application with visualization of color elements, typography, and illustrations. The Wireframe design of the illustration material application is made with a storyboard containing the initial display, material competencies, works, questions, and references. The visual elements in the application use blue, Tw Cen MT and Futura fonts. The illustrations used are cartoons, caricatures, and comics. The prototype splash screen is blue and consists of various types of illustration materials. The benefits generated from the application are that students learn it with an easily UI display.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR TRAINING KIT PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA PADA ELEMEN PEMBELAJARAN INSTALASI TENAGA LISTRIK Mulyadinata, Muchammad Alfatih; Joko, Joko; Rijanto, Tri; Harimurti, Rina
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 14 No. 03 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Desember 2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa Modul Ajar Training Kit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang layak guna mengatasi masalah kekurangan penggunaan media dalam pembelajaran Instalasi Tenaga Listrik di kelas XI Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) di SMK Semen Gresik. Dalam konteks pendidikan, media pembelajaran yang efektif sangat penting untuk meningkatkan pemahaman siswa, khususnya dalam topik-topik yang bersifat teknis dan praktikal seperti Instalasi Tenaga Listrik. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan model ADDIE, yang dipadukan dengan pendekatan R&D (Research & Development). Modul proses pengembangan meliputi beberapa tahapan, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, hingga evaluasi. Dalam penelitian ini, dilakukan uji validitas untuk mengukur kualitas bahan dan modul yang dihasilkan. Hasil uji validitas materi memperoleh nilai 84,78%, sementara uji validitas modul mencapai 78,96%, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 85,59%. Nilai ini termasuk dalam kategori sangat valid, menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memenuhi standar kualitas yang diperlukan. Selanjutnya, uji kepraktisan dilakukan untuk menilai kemudahan penggunaan modul tersebut, dengan hasil 85,59% yang juga menunjukkan kategori sangat praktis. Untuk mengukur keefektifan modul ajar ini, digunakan uji N-Gain yang menunjukkan nilai 0,646. Nilai ini berada pada interval 0,3 ≤ n ≤ 0,7, yang menandakan adanya peningkatan pemahaman siswa yang sedang. Terakhir, uji Paired Sample T-Test digunakan untuk membandingkan perbedaan antara nilai pretest dan posttest siswa. Hasilnya menunjukkan nilai 0,000, yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara kedua nilai tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Modul Ajar Training Kit PLTS yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran dan dapat menjadi referensi untuk pengembangan modul ajar pada pembelajaran lainnya.
RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MEMVISUALISASIKAN SISTEM PROTEKSI PETIR PADA ELEMEN INSTALASI TENAGA LISTRIK Fauzi, Mohammad Fauzi; Joko, Joko; Wrahatnolo, Tri; Haryudo, Subuh Isnur
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan siswa menjadi tenaga kerja terampil sesuai bidang. Pembelajaran sistem proteksi petir mengacu pada Alur Tujuan Pembelajaran yang menuntut siswa untuk mampu merencanakan dan memasang instalasi penyalur petir. Penelitian ini berfokus pada kajian yang mencakup tiga aspek: (1) kevalidan media, ditinjau dari penilaian ahli terhadap desain dan kelengkapan materi; (2) kepraktisan media, berdasarkan tanggapan siswa mengenai kemudahan penggunaan dan kejelasan media; serta (3) keefektifan media, diukur dari peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall. Prosedur pengembangan mencakup studi pendahuluan, desain media, validasi ahli, uji coba terbatas, dan revisi. Hasil uji validitas materi mendapat hasil yakni 81,57%, sedangkan uji validitas media memperoleh persentase sebesar 78,89%, dengan rata-rata kesemuanya ialah 80,23%. Nilai itu tergolong valid, yang menunjukkan yakni media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi standar kelayakan isi dan desain media. Selanjutnya, uji kepraktisan dilakukan untuk menilai kemudahan penggunaan media tersebut berdasarkan tanggapan siswa, serta didapat hasil sebesar 82,96% yang tergolong sangat praktis. Guna mengukur keefektifan media, digunakan uji N-Gain yang menunjukkan nilai sebesar 0,516. Nilai ini berada pada rentang 0,3 ≤ N ≤ 0,7, yang menerangkan ada kenaikan hasil belajar siswa pada kategori sedang. Terakhir, uji Paired Sample T-Test diterapkan guna membandingkan perbedaan antara nilai pretest serta posttest. Hasil pengujian menerangkan nilai Sig. 0,000, menunjukkan ada perbedaan signifikan antara kedua nilai tersebut. Dengan demikian, bisa ditarik kesimpulan yakni media pembelajaran interaktif sistem proteksi petir yang diterapkan bagus diterapkan dalam proses belajar.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBANTUAN APLIKASI SIMURELAY BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA SIMULASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Ekklesia, Yoseph Nicholash; Joko, Joko; Wrahatnolo, Tri; Haryudo, Subuh Isnur
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar merupakan fokus topik penelitian ini yang digunakan sebagai tujuan pengembangan modul pembelajaran yang valid dievaluasi berdasarkan rekomendasi dan validasi dari ahli materi dan ahli media, efektif berdasarkan respons praktisi dan peserta didik, dan efektif berdasarkan hasil belajar peserta didik kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan pengembangan model ADDIE, yang terdiri dari tahap analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi dalam proses penyusunan modul pembelajaran. Aspek kevalidan dilakukan uji validitas modul yang mendapatkan perolehan nilai validasi ahli materi 88,8% dan 88,9% oleh ahli media, hasil tersebut dalam kategori yang sangat valid. Aspek kepraktisan mendapatakan nilai sebesar 98% untuk respon praktisi dan 88,34% untuk respon peserta didik, dengan demikian aspek kepraktisan dalam kategori sangat praktis. Hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik digunakan untuk mengukur aspek keefektifan. Ranah kognitif, nilai uji N-Gain adalah 0,511, hasil tersebut masuk dalam taraf sedang, selanjutnya dilakukan uji Paired Sample T-Test nilai prerets-postest mendapatkan nilai 0,000, hasil tersebut menunjukkan hasil belajar kognitif sebelum dan sesudah menggunakan modul pembelajaran berbeda signifikan. Hasil belajar ranah afektif memiliki nilai rata-rata 82,40, selanjutnya dilakukan uji One sample T-Test yang menunjukan hasil signifikansi 0,000. Sedangkan pada ranah psikomotorik mendapatakan nilai rata rata hasil belajar sebesar 83,15 dan mendapatkan hasil One Sample T-Test 0,000. Dengan demikian hasil belajar aspek afektif dan psikomotorik terdapat peningkatan yang signifikan dengan nilai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran sebesar 75. Modul pembelajaran berbantuan aplikasi simurelay layak untuk digunakan karena telah terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENGEMBANGAN JOBSHEET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PRAKTIKUM TRAINING KIT BASIC MOTOR STARTER PACKS, DOL, AND SPEED DRIVE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Wibisono, Herlambang Danu; Joko, Joko; Rijanto, Tri; Fransisca, Yulia
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menghasilkan Media Pembelajaran jobsheet yang layak, untuk menyelesaikan masalah kurangnya media pembelajaran jobsheet pada elemen pembelajaran Instalasi Motor Listrik terutama pada Training Kit Basic Motor Starter Packs, Dol, And Speed Drive. Penelitian ini menggunakan pengembangan ADDIE dengan model R&D (Research & Development). Untuk validitas penelitian yaitu uji validasi materi dan uji validasi media jobsheet. Untuk uji validasi materi mendapatkan nilai sebesar 82,46% dan untuk uji validasi media mendapatkan nilai sebesar 81,38%, mendapatkan rata-rata sebesar 81,92% pada kategori sangat valid. Untuk selanjutnya hasil uji kepraktisan yang diperoleh dari tanggapan peserta didik dan guru SMK Semen Gresik menunjukkan nilai sebesar 90,10% untuk peserta didik sedangkan untuk guru menunjukkan nilai sebesar 85,71% yang masuk dalam kategori sangat praktis. Untuk yang terakhir menggunakan uji keefektifan menggunakan Uji N-Gain yang digunakan untuk mengukur seberapa efektif perlakuan yang diberikan. Hasil N-Gain untuk hasil belajar ranah kognitif mendapatkan skor N-Gain sebesar 0,71 berada pada kriteria tinggi. Artinya, media pembelajaran ini efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Untuk membedakan nilai rata-rata pretest dan postest di uji menggunakan Paired Sampel T-Test. Mendapatkan nilai 0,000, hasil tersebut terdapat pada perbedaan signifikan. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran atau sebagai acuan dalam pengembangan media pembelajaran pada elemen pembelajaran lain. Pada ranah psikomotorik, peserta didik mampu menyusun dan menguji rangkaian training kit Basic Motor Starter Packs, Dol, And Speed Drive dengan benar dan sesuai prosedur. Peserta didik memperoleh nilai ≥ 80, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan psikomotorik peserta didik telah mencapai KKTP.
PEMBERIAN MOTIVASI DI AWAL PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK MELALAUI MODEL PEMBELEJARAN PROBLEM BASED LEARNING Fakhruddin Azhari, Fakhruddin Azhari; Joko, Joko; Rijanto, Tri; Fransisca, Yulia
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar peserta didik pada elemen intalasi motor listrik tergolong rendah sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus. Faktor penting yang berpengaruh terhadap hasil belejar peserta didik adalah motivasi belajar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian motivasi belajar di awal pembelajaran terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik elemen instalasi motor listrik, melalui implementasi model pembelajaran berbasis masalah. Desain penelitian dan metode yang diterapkan yaitu metode pre-eksperimen desain penelitian one group pretest posttest. Populasi pada penelitian ini berasal dari kelas XI SMK 3 Muhammadiyah Gresik dengan sampel sampel kelas XI Teknik Instalasi Tenaga Listrik. pengumpulan data menggunakan tes (pretest dan posttest). Data dianalisis melalui serangkaian uji, meliputi uji normalitas dan homogenitas, uji t sampel berpasangan, dan perhitungan N-gain untuk mengevaluasi peningkatan hasil belajardengan berbantuan software IBM SPSS statistic 27 dan uji N-gain. Penemuan penelitian menunjukan bahwa pemberian motivasi belajar di awal pembelajaran melalui model pemeblajaran Problem Based Learning memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik pada elemen instalasi motor listrik. Hal ini didukung oleh nilai N-Gain yaitu 0,638 dalam kategori sedang dan hasil uji-t berpasangan yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest, dengan nilai 0,000 < 0,05. Oleh karena itu, pemberian motivasi di awal kegiatan pembelajaran dapat secara efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik pada elemen instalasi motor listrik.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR TRAINING KIT ELECTRICAL AND CONTROL PADA ELEMEN INSTALASI MOTOR LISTRIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Tamimi, Miftakhus Suru'ur; Joko, Joko; Rijanto, Tri; Fransisca, Yulia
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran di SMKS Semen Gresik, pada elemen Instalasi Motor Listrik yang memerlukan pemahaman praktis dan teknis. Modul ajar Training kit Electrical and Control dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan aplikatif, peserta didik memahami konsep teori melalui praktik langsung. Penelitian ini menggunakan pengembangan ADDIE dengan model R&D (Research & Development). Lembar validasi, angket respons dan tes hasil belajar dikumpulkan menggunakan teknik pengumpulan data. Pada uji validasi mendapatkan nilai keseluruhan mencapai 80,48% termasuk dalam kategori sangat valid, kemudian hasil uji kepraktisan menunjukkan skor sebesar 86,50%, termasuk dalam kategori sangat praktis. Yang terakhir uji keefektifan menggunakan uji N-Gain, nilai rata-rata N-gain mendapatkan nilai kognitif sebesar 0,5 berada pada kategori sedang. Untuk membedakan nilai rata-rata kognitif, pretest dan posttest di uji menggunakan Paired Sampel T-Test. Mendapatkan nilai 0,001, terdapat perbedaan signifikan. Pada ranah psikomotorik, peserta didik mampu menyusun dan menguji rangkaian instalasi motor listrik dengan benar dan sesuai. Sebagian besar peserta didik memperoleh nilai ≥ 80, kemampuan psikomotorik siswa telah mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran. Dengan ini, dapat disimpulkan penggunaan media modul ajar Training kit electrical and control berpengaruh peningkatan hasil belajar siswa dan modul yang dikembangkan layak digunakan untuk pembelajaran pada elemen instalasi motor listrik
PERBEDAAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK DIBELAJARKAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DIBANDINGKAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG Faris, Mohammad Aksal Tamafila; Joko, Joko; Haryudo, Subuh Isnur; Achmad, Fendi
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap peserta didik di SMK memiliki potensi untuk berkembang, terutama jika didukung oleh model pembelajaran yang tepat. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan kompetensi peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) dibandingkan dengan model pembelajaran langsung (Direct Instruction) pada elemen Instalasi Penerangan Listrik di SMK Muhammadiyah 3 Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas XI TITL A sebagai kelas eksperimen dan kelas XI TITL B sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pretest dan posttest (kompetensi kognitif), lembar observasi sikap (afektif), dan lembar penilaian praktik (psikomotorik). Hasil analisis data menunjukkan bahwa N-Gain untuk kompetensi kognitif kelas eksperimen 0,7474 berada dalam kategori tinggi dan kelas kontrol 0,6089 berada dalam kategori sedang. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) < 0,05 pada ketiga aspek kompetensi, yang berarti terdapat perbedaan signifikan kompetensi antara kelas eksperimen dan kontrol, rata-rata kompetensi kelas eksperimen lebih tinggi signifikan dibandingkan kelas kontrol. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek lebih efektif dibandingkan model pembelajaran langsung dalam meningkatkan kompetensi peserta didik secara menyeluruh. Temuan ini memberikan rekomendasi agar model pembelajaran berbasis proyek dapat diterapkan secara lebih luas di SMK untuk menghasilkan lulusan yang lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN DENGAN BERBANTUAN SOFTWARE EVERYCIRCUIT BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Wijaya, M. Yofi Nur; Joko, Joko; Achmad, Fendi; Kholis, Nur
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar peserta didik pada elemen dasar-dasar kelistrikan tergolong rendah sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus. Faktor penting yang berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik adalah kurangnya minat belajar dari peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran yang interaktif berbantuan software everycircuit untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran dasar-dasar kelistrikan kelas X TITL di SMKN 1 Sidoarjo sehingga dapat mendorong minat belajar untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dan mengacu pada model pengembangan ADDIE, yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Berdasarkan hasil validasi ahli materi dari modul pembelajaran memperoleh skor kevalidan sebesar 94,29%, sementara instrumen soal pre-test dan post-test mendapatkan skor sebesar 94,23%. Uji coba lapangan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil belajar kognitif peserta didik, dari pretest dengan skor 62,76 menjadi 80,92 untuk skor posttest. Berdasarkan analisis N-Gain menggunakan software IBM SPSS 27 terhadap 38 peserta didik kelas X TITL SMKN 1 Sidoarjo, diperoleh nilai sebesar 0,48 yang tergolong dalam kategori sedang (0,3 ≤ g < 0,7), yang berarti terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu, modul pembelajaran berbantuan software everycircuit berbasis Android dinyatakan layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik SMK Negeri 1 Sidoarjo.
Co-Authors Achmad Imam Agung Achmad, Fendi Adam Maulana Aditya Chandra Hermawan Agil Saputro, Muammad Rekhan Agung, Acmad Imam Akbar Ramadlon, Muhammad Fadlil Al Asrori, Muhammad Rosyid Alifino, Adam El Mukti Alimin, Nurhayatu Nufut Amaliyah, Intan Amelia, Dianita Amien, Ach. Faisol Amir, Miftah Antikasari, Elisa Willy Any Sutiadiningsih Aprilianto, Eko Ari Riswanto, Ari Arianingsasi, Dini Lestari Arif Rosadi, Farchan Arridhaa, Syahputri Noveniawati As-Sholhy, Zidny Shidqon Asfihani, Mohammad Zunaidi Astari Astari Ayu Ayu Berliana Berliana Budiarto, Arrahmad Dwi Cahya, Firmandika Dwi Dede Kurniawan Dewantara, Pandu Dilla, Sumadi Dwi Santoso, Andreas Edy Rachmadio, R. Ekklesia, Yoseph Nicholash Endah Kurniawati, Endah Endri Sintiana Murni Endryansyah . . Erlinda Yurisinthae Esterica Yunianti, Esterica Euis Ismayati Fakhruddin Azhari, Fakhruddin Azhari Faris, Mohammad Aksal Tamafila Fauzan, Muhammad Luthfi Fauzi, Mohammad Fauzi Ferdinand HT Ferdyansyah, Ariel Filiani, Fitria Dea Firdaus, Muhammad Riqi Fitri, Dyah Pranesti Shafira Fransisca, Yulia Gito, Gito Halika, La Ode Herman Hariyadi, Laksamana Suryasantausa Harmin, Siti Harsan Harsan, Harsan Herawati Herawati HIKMAH, SANIYATUL Huda, Mohamad Syamsul Husada, Dinda Arum Fatimah Dzatul I Gusti Putu Asto Buditjahjanto Ihtifazhuddan, Razan Ikhwan, HS Indriani, Virania Irwanto Irwanto Ismet Basuki Isriani, Isriani Jefpri Jefpri La Iba, La Larasati Larasati Larasati, Echa Maretha Larisu, Zulfiah Lilik Anifah Lukitasari, Febriani Mahendra Widyartono Mahmudah, Indun Mareta Mareta MARIA BINTANG Maulana Muhammad Iqbal, Maulana Muhammad Maulana, Wahyu Firman Ma’rifatullah, Ma’rifatullah Meini Sondang Sumbawati Milala, Hendi Farta Mochammad Ardiansyah Sunarko Muiz, Muhammad Rafif Mukhib Mukhib Muktianto, Oktavian Mulifah, Mulifah Mulyadinata, Muchammad Alfatih Munoto Munoto Muslim Muslim Mutaqin, Jenal Nada Nada Ningrum, L Endah Cahya Ningrum, L. Endah Cahya Novaria, Yohana Novi Novi Novtiana, Rizcha Nugraha, Derry Nugroho, Yuli Sutoto Nur Kholis Nuryanto, Heru Nu’aimah, Sulasun Oktavianto, Alfian Pamungkas, Ivan Fahrezi Pangestu, Ade Aji Prakoso, Muhammad Aldi Prasetyo, Mochamad Dawan Prasojo, Daniel Ezra Puput Wanarti Rusimamto Purnianto, Robi Putra, Dimas Rangga Rajawali Perkasa Putra, Ferdynand Kurnia Putri, Alda Apriliani Eka Rachmadio, R.Edy Rajab, Muh. Ramadhania, Aliffia Salsabila Rasyid, Moch. Ricky Ramadhan Rasyid, Moh. Ricky Ramadhan Restiawati, Restiawati Rina Harimurti Rini, Setiyo Rosmiati, Neni Satriya, Ayoeb Asih Sepiyan, Deni Setiawan, Moch Orindra Shenny Oktoriana Silviana Silviana Sintiya, Ayu Siti Shofiyatus Sa’diyah Siti U'un Mas'ulah Subuh Isnur Haryudo Sudarmawanto, Sudarmawanto Sudarwati Sudarwati Suhantyo, Lerysta Widyashanti SULISTIYO, EDY Syahlan, Fatra Syarif Syarif Tamimi, Miftakhus Suru'ur Taqwim, Mastna Achsani Tiarapuspa Tiarapuspa, Tiarapuspa Tonang, Yospin Tony Tony Tony Tony Tri Rijanto TRI WRAHATNOLO U Edi Suryadi Umran, La Ode Muh Unit Three Kartini Viny Christanti M Vitri Indrawati, Urai Suci Yulies Wahyu Wahyu WANARTI RUSIMAMTO, PUPUT Wibisono, Herlambang Danu Widi Aribowo Widodo, Gatot Wijaya, M. Yofi Nur Wilujeng, Nova Galuh Setyo Wiwik Handayani WRAHATNOLO, TRI Yulia Fransisca YUSNITA YUSNITA Zainuri, Muhammad Ilham