Articles
Optimizing the Personnel Position Monitoring System Using the Global Positioning System in Hostage Release
Irmanto, Dodo;
Sujito, Sujito;
Aripriharta, Aripriharta;
Widiatmoko, Dekki;
Kasiyanto, Kasiyanto;
Omar, Saodah
INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi Vol 8 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/intensif.v8i1.21665
In the contemporary era of globalization, maintaining public order depends on strong security measures. Addressing security challenges, particularly in hostage release scenarios, requires rapid and appropriate responses, highlighting the need for efficient personnel deployment. This research proposes an advanced solution using a GPS Tracking System which uses a sequential method by utilizing digital photos from GPS satellites to monitor the movement of individuals and objects. Specifically applied to the Sandra rescue mission, our research uses the NodeMCU ESP8266 component, which integrates GPS and Wi-Fi functions while considering wind direction. Tests performed demonstrated an impressive success rate of 98.6%, demonstrating the effectiveness of our real-time personnel positioning approach.
Smartphone for palm oil fruit counting to reduce embezzlement in harvesting season
Aripriharta, Aripriharta;
Firmansah, Adim;
Mufti, Nandang;
Horng, Gwo-Jiun;
Rosmin, Norzanah
Bulletin of Social Informatics Theory and Application Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Association for Scientific Computing Electrical and Engineering
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31763/businta.v4i2.283
Harvest estimation is an essential parameter in the agriculture industries to estimate transportation facilities and storage areas in the harvesting season. Meanwhile, companies are required to calculate crop yields quickly and accurately. This paper reports on an experimental study in the form of a smart application to count oil palm fruit in the field quickly and accurately. The system used a single shot detector algorithm to count the number of fresh fruit bunches (FFB) on-site using a smartphone camera. The cutting area (CA) at the top of the collection was collected in various positions in the database. Our research documented that the algorithm matched the CA with the picture taken by the operator. Hence, the application automatically calculated the number of harvests per-site in the FFB unit. The data were then sent to the cloud database via a wireless router in a warehouse or through a cellular network. The main advantage of this application is reducing the theft that usually occurs on the spot. The model used performs very well for agricultural applications, with 94% to 99% accuracy.
PEMANFAATAN LAHAN NON PRODUKTIF DENGAN SISTEM AKUAPONIK UNTUK TPQ MANDIRI EKONOMI
Aripriharta;
Susanto, Hendra;
Sunaryono;
Hadi, Sholihul;
Maharani, Satia Nur;
Firmansah, Adim;
Herwanto, Heru Wahyu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34128/mediteg.v5i2.72
TPQ El Mu'jizah Malang memiliki lahan sub optimal yang mencapai 2/3 dari total lahan yang dimiliki. Upaya untuk mengubah lahan sub optimal cukup banyak, diantaranya: membuat kantin/swalayan, koperasi atau bangunan khusus lainnya. Tetapi, pengelola TPQ lebih tertarik untuk mengembangkan usaha di bidang perikanan ataupun pertanian mengingat konsumsi ikan nasional terus meningkat setiap tahun. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat dari Universitas Negeri Malang mengusulkan pemanfaatan lahan non produktik melalui penerapan akuaponik modern menggunakan konsep Internet of Things. Akuaponik modern yang diterapkan mendukung pemantauan ekosistem melalui aplikasi smartphone sehingga mampu memberikan hasil panen yang lebih maksimal. Akuaponik juga dilengkapi dengan panel surya sehingga tidak membebani konsumsi listrik TPQ. Pada pengabdian ini dilakukan penyuluhan berkala kepada masyarakat dan siswa-siswi TPQ. Berdasarkan hasil survei, masyarakat sangat antusias dengan adanya kegiatan pengabdian ini. Sebagian besar masyarakat menginginkan kegiatan tidak lanjut untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemanfaatan lahan non produktif sebagai sarana berwirausaha.
RANCANG BANGUN PANEL SURYA OFF-GRID UNTUK CATU DAYA ALAT PENGUSIR HAMA TIKUS
Ariprihata, Aripriharta;
Erfandy, Erfandy;
Susilo, Suhiro Wongso;
Sujito, Sujito
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 4, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jebt.2023.19665
Alat pengusir hama tikus berbasis gelombang ultrasonik adalah solusi efektif mengatasi masalah tikus di pertanian. Alat ini membutuhkan daya listrik sebesar 7 Watt selama 2,4 jam untuk lahan setengah hektar. Suplai daya berasal dari sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid, sesuai Peraturan Presiden No. 22 tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional yang menargetkan energi terbarukan 23% dari total energi fosil pada 2025. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem PLTS off-grid sebagai sumber daya alat pengusir hama tikus. Metode penelitian melibatkan observasi, desain, dan eksperimen. Data observasi dari perangkat lunak PV Watts dan langsung menunjukkan rata-rata radiasi matahari harian 1044,57 dan 497,09 Watt selama 7 hari. Metode desain menentukan ukuran frame panel surya dengan tiang setinggi 4 meter dan kotak panel surya berukuran 40x20x50 cm. Metode eksperimen melibatkan pengujian alat yang dirancang. Hasil perhitungan menunjukkan panel surya 100 Wp efisien. Dalam pengujian selama 7 hari, panel surya menghasilkan rata-rata 39 Watt setiap harinya dan mengisi baterai 20 Ah dari kosong hingga penuh dalam 5 jam tergantung kondisi cuaca. Baterai mampu menyediakan daya untuk beban AC dan DC dengan daya 7 Watt. Beban AC bertahan selama 13 jam, sementara beban DC dapat di-backup selama 24 jam. Penggunaan sistem PLTS off-grid sebagai sumber daya alat pengusir hama tikus adalah alternatif yang ramah lingkungan dan efisien di pertanian.
Pemanfaatan Metode Sodetan dalam Pembuatan Pembangkit Micro Hydro sebagai Upaya Mengurangi Kekurangan Energi Listrik di Desa Wonorejo
Fikri Muhammad, Dzul;
Musthofa Al Ansyorie, Mohammad;
Aris Ichwanto, Muhammad;
Aripriharta, Aripriharta;
Yulistyorini, Anie;
Hasan Firdiansyah, Muhammad
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um067v3i22023p68-73
Desa Tempursari memiliki penduduk sebanyak 6000 jiwa serta kepadatan sekitar 345 jiwa/km2. Mayoritas Profesi penduduk Desa Tempursari sendiri yaitu petani dan peternak, salah satunya adalah peternak kambing tradisional[2]. Desa tempursari merupakan daerah dengan curah hujan yang cukup tinggi, akan tetapi pada musim kemarau daerah ini tergolong cukup gersang, sehingga pada saat musim kemarau menyebabkan ketersediaan rumput untuk pakan ternak kambing berkurang. Sehingga, para peternak tradisional di Desa Tempursari mengalami kesulitan dalam mendapatkan pakan ternak yang baik. Hal ini merupakan salah satu problematika yang dialami para peternak di Desa Tempursari disetap tahunnya. Permasalahan ini akan berdampak buruk pada pertumbuhan dan perkembangan hewan ternak karena kurangnya asupan yang baik. Permasalah tesebut perlu segera diatasi agar para peternak tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan pakan ternak pada musim kemarau dan hewan ternak tetap mendapatkan asupan yang baik. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan pengembangan manajemen pusat pakan ternak kambing fermentasi organik di Desa Tempursari. Manajemen Pusat pakan ternak kambing fermentasi organik diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek dan jangka Panjang dalam mengatasi keterbatasan tersedianya pakan kambing di musim kemarau. Sehingga para peternak tidak mengalami kesulita dalam mencari dan menyediakan pakan kambing, serta kambing bisa mendapatkan asupan yang lebih berkualitas. Selain itu, dengan adanya pusat pakan ternak kambing fermentasi organik dapat menjadi pemasukan tambahan bagi masyrakat sekitar.
Long-term Electricity Power Forecasting at PT PLN UP3 Kediri Using Trend and Monte Carlo Simulation Methods
Naizatul Zainul Rofiqi;
M. Cahyo Bagaskoro;
Sujito;
Langlang Gumilar;
Aripriharta, Aripriharta
Jurnal E-Komtek (Elektro-Komputer-Teknik) Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37339/e-komtek.v7i1.1131
Community consumption power in the use of electricity resources is growing very rapidly. This is because the power source is the main need for the community. Without electricity, daily needs cannot run smoothly. In various regions, especially Kediri, where the needs are changing, it is necessary to predict and provide electricity to meet the consumption needs of the people. There are many things that can be done to predict the need for electric power, one of which is forecasting. Forecasting methods that can be used include trend and Monte Carlo Simulation. The results of this study indicate that Monte Carlo simulations are better at predicting long-term electrical power requirements at ULP3 Kediri. Long-term electricity demand can be predicted with the equation: Yt =138691 + 6709 x t + 231 x t2. The results of the research can help PLN UP3 Kediri to provide electricity for consumers.
Penerapan TTG Smart Aquaphonik Untuk Membangkitkan Semangat Generasi Muda Karangduren - Pakisaji
Aripriharta, Aripriharta;
Arfienda Miawa Tyassilva;
Sunaryono;
Mokh. Sholihul Hadi;
Satia Nur Maharani;
Annisa Firly Aprilia Putri;
Muhiban Syabani
Abdi Techno Jurnal AbdiTechno, Vol. 3, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70124/abditechno.v3i1.745
Agricultural technology is one of the focus areas to be targeted in the next few years. The real way to achieve this goal is the transfer of aquaphonic technology. Karangduren is an area in Pakisaji District, Malang Regency which has limited land and is used as non-productive land. As non-productive land, it is then converted into aquaphonic agricultural land. Efforts to raise the spirit of the younger generation towards limited agricultural land, carried out community service in the form of implementing TTG on smart aquaphonic farming systems by utilizing IoT technology for regulating and monitoring nutrients, pH, and oxygen content. The method used is the direct implementation method with the community. Community service activities can increase public enthusiasm and awareness regarding the use of sub-optimal land into agricultural land in the form of aquaponics. The application of appropriate technology in the form of solar panels can be used as a source of power to turn on the water pump so as to save energy and costs.
STASIUN CHARGING HP DENGAN KINCIR ANGIN VERTICAL UNTUK KAWASAN WISATA PANTAI KONDANG MERAK
Aripriharta, Aripriharta;
Ahmad Dhaffa’ Nibrosoma3
Abdi Techno Jurnal AbdiTechno, Vol. 3, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70124/abditechno.v3i2.1081
Pantai kondang merak menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan untuk berwisata. rata-rata wisatawan berasal dari daerah perkotaan yang sudah terbiasa dengan alat elektronik untuk aktifitas kehidupan sehari-hari. berdasarkan fakta dari survey awal diperoleh bahwa kendala yang sering dihadapi oleh pengunjung wisata adalah jaringan listrik yang belum diakses pln. listrik dibutuhkan oleh pengunjung untuk mengisi ulang baterai gadget dan untuk keperluan lainnya. pasokan listrik selama ini didapatkan dari generator diesel yang hanya beroperasi pada malam hari. oleh karena itu, dibutuhkan pasokan listrik yang bisa beroperasi 24 jam terutama pada saat pengunjung banyak datang pada siang hari. kita bisa memanfaatkan potensi energi yang tersedia di pantai seperti angin, matahari, dan gelombang laut.
RANCANGAN KONTROL DAYA RESISTIF BERDASARKAN MIKROKONTROLER DENGAN TRIAC
-, Aripriharta;
Saputra, Imam;
Adiguna, Satria;
Habibi, Muhammad Afnan;
Afandi, Arif Nur;
Setiawan, Aditya Wahyu;
Bagaskoro, Muhammad Cahyo
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/rele.v7i1.18958
Desain pengontrolan daya resistif menggunakan mikrokontroler dengan TRIAC adalah topik utama penelitian ini. Sakelar TRIAC dihubungkan antara sumber AC dan beban, sehingga aliran daya dapat dikontrol dengan memvariasikan tegangan efektif yang diberikan ke beban. Pengontrol kecepatan motor induksi tiga fase, kontrol pencahayaan, dan pemanas industri sering menggunakan teknik ini, yang disebut sebagai regulasi tegangan AC. Untuk memahami prinsip kerja sistem ini, diperlukan eksperimen dengan modul kontrol Daya. Penggunaan TRIAC berbasis mikrokontroler sebagai objek penelitian untuk desain pengontrolan daya resistif melibatkan simulasi rangkaian pemicu TRIAC dengan mikrokontroler AT89S51. Prinsip kontrol daya resistif dengan TRIAC adalah mengatur aliran daya ke beban dengan menunda sudut pemutusan thyristor. Mikrokontroler AT89S51 berperan sebagai pengontrol utama, mengambil keputusan berdasarkan informasi dari sensor zero-crossing detector. Pengujian dilakukan dengan menambahkan lampu sebagai beban. Temuan percobaan menunjukkan bahwa mengubah tegangan pemicu berdampak pada tegangan output, yang pada akhirnya mempengaruhi variasi kecerahan lampu dan peningkatan arus output. Berdasarkan analisis, sudut pemutusan menurun seiring dengan naiknya tegangan output thyristor. Hubungan antara perubahan tegangan output dan penyesuaian sudut pemutusan thyristor sangat penting untuk aplikasi kontrol daya. Untuk mencapai pengaturan daya resistif yang efisien dengan menggunakan TRIAC, pembahasan ini juga menekankan pentingnya komponen seperti mikrokontroler dan sensor zero-crossing detector.
Queen honey bee migration (QHBM) optimization for droop control on DC microgrid under load variation
Aripriharta, Aripriharta;
Al Rasyid, Mochammad Syarifudin;
Bagaskoro, Muhammad Cahyo;
Fadlika, Irham;
Sujito, Sujito;
Afandi, Arif Nur;
Omar, Saodah;
Rosmin, Norzanah
Journal of Mechatronics, Electrical Power, and Vehicular Technology Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : National Research and Innovation Agency
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55981/j.mev.2024.742
Transmission line impedance in DC microgrids can cause voltage dips and uneven current distribution, negatively impacting droop control and voltage stability. To address this, this study proposes an optimization approach using heuristic techniques to determine the optimal droop parameters. The optimizcv ation considers reference voltage constraints and virtual impedance at various load conditions, particularly resistive. The optimization problem is addressed using two techniques: queen honey bee migration (QHBM) and particle swarm optimization (PSO). Simulation results show that QHBM reaches an error of 0.8737 at the fourth iteration. The QHBM and PSO algorithms successfully optimized the performance of the DC microgrid under diverse loads, with QHBM converging in 5 iterations with an error of about 0.8737, and PSO in 40 iterations drawn error is 0.9 while keeping the current deviation less than 1.5 A and voltage error less than 0.5 V. The deviation of current control and virtual impedance values are verified through comprehensive simulations in MATLAB/Simulink.