p-Index From 2021 - 2026
11.711
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Dasar JURNAL DERIVAT: JURNAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik AlphaMath: Journal of Mathematics Education Jurnal Elemen EDUCARE Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Surya Masyarakat Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Journal on Education Jurnal Pendidikan Matematika (Jupitek) JURNAL PENDIDIKAN MIPA JURNAL ILMIAH ADVOKASI SIGn Jurnal Hukum Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA AL-Ishlah : Jurnal Ilmiah Hukum Jurnal Wahana Pendidikan Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika (MIMS) Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Surya Masyarakat Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Educational Review and Research Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Griya Journal of Mathematics Education and Application Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication) Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika International Journal of Multidisciplinary Research and Literature (IJOMRAL) Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Didactical Mathematics Prosiding Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat International Journal of Science and Environment Innovative: Journal Of Social Science Research Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Asian Journal of Social and Humanities Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Jurnal Pendidikan MIPA Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication) Mathema: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Matematika Realistik
Claim Missing Document
Check
Articles

Literatur review tentang pembelajaran matematika berbasis nilai-nilai islam Ardani, Elsa Novia; Putri, Jasmine Zavira; Kusno, Kusno
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v6i1.967

Abstract

Integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran matematika merupakan upaya strategis untuk menghadirkan pendidikan yang seimbang antara penguasaan konsep dan pembentukan karakter spiritual peserta didik. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran matematika yang dipadukan dengan nilai-nilai Islam melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel nasional yang relevan. Proses telaah dilakukan dengan menyeleksi artikel berdasarkan kesesuaian tema, kelengkapan metodologis, serta kontribusinya terhadap pengembangan pembelajaran matematika berbasis nilai Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam dapat diintegrasikan melalui berbagai model pembelajaran seperti Discovery Learning, Problem-Based Learning, Contextual Teaching and Learning, dan Realistic Mathematics Education. Integrasi ini terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, serta karakter religious peserta didik. Integrasi nilai-nilai Islam berperan penting dalam menciptakan proses pembelajaran matematika yang bermakna, holistik, dan selaras dengan tujuan pendidikan nasional berbasis nilai Islam.
Eksplorasi Etnomatematika Dalam Arsitektur Istana Negeri Siak Asserayah El Hasyimiah Riau Yolanda Pratiwi; Kusno Kusno
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.2840

Abstract

Matematika mempunyai peran penentu atau pivotal pada kehidupan sehari-hari, namun pengajaran matematika sering kali kurang mengaitkan konsep-konsep kontekstual seperti budaya lokal. Istana Negeri Siak Sri Indrapura atau disebut juga Istana Asserayah El Hasyimiah, Riau, adalah warisan budaya penting dari Kerajaan Siak yang dibangun pada abad ke-18. Istana ini mencerminkan integrasi budaya Melayu, Arab, dan Eropa. Banyak elemen geometris yang relevan dalam studi matematika namun belum dikaji secara mendalam. Riset berikut memakai pendekatan kualitatif dan metode etnografi, yang melibatkan wawancara dengan petugas di istana, serta penghimpunan data lewat pengamatan, interview dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dipakai adalah dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/ verifikasi serta validitas dan reliabilitas data diuji melalui triangulasi.  Ruang lingkup penelitian mencakup analisis terhadap sembilan objek yang ada pada arsitektur bangunan istana. Hasil nya menunjukkan bahwa arsitektur istana Siak mengandung berbagai konsep matematika geometris seperti persegi panjang pada bangunan luar Istana, Segitiga dan Belah Ketupat pada objek jendela Istana, Lingkaran pada dinding luar Istana, Balok pada bangunan Istana, Tabung pada tiang, Kerucut pada bagian puncak tiang Istana serta Trapesium pada ukiran pintu masuk Istana Siak. Penelitian ini diharapkan mampu berkontribusi pada pengembangan etnomatematika di Indonesia serta upaya pelestarian warisan budaya yang kaya akan nilai-nilai lokal.  
Eksplorasi Pengolahan Lahan Pertanian Bawang Merah: Studi Etnomatematika di Kabupaten Brebes Ika Septiani Putri; Kusno Kusno
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.2891

Abstract

Kabupaten Brebes adalah sentra produksi bawang merah terbesar di Indonesia. Pertanian bawang merah di wilayah ini tidak hanya menjadi sumber mata pencaharian utama bagi masyarakat setempat, tetapi juga bagian integral dari budaya dan tradisi lokal yang tidak terlepas dari unsur-unsur matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali unsur-unsur matematika yang tersirat pada aktivitas pengolahan lahan pertanian bawang merah, dan menggali nilai-nilai filosofis didalamnya. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi untuk memahami bagaimana masyarakat petani bawang merah menggunakan konsep-konsep matematika dalam konteks budaya mereka. Subjek penelitian ini adalah petani dan buruh tani dalam aktivitas pengolahan lahan bawang merah, objek penelitian meliputi penyiapan lahan tanam, pembuatan irigasi, hingga proses penanaman bawang merah. Data diambil melalui dokumentasi, wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap petani. Analisis data dilakukan secara tematik, yaitu mengidentifikasi tema-tema utama terkait etnomatematika pada pengolahan lahan bawang merah, meliputi penerapan konsep matematika dalam aktivitas pertanian, penggunaan alat dan satuan ukur tradisional, serta proses pertanian yang berakar pada budaya lokal. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan etnomatematika dalam kurikulum pendidikan untuk meningkatkan pemahaman siswa.      Hasil penelitian menunjukkan adanya penerapan konsep matematika dalam pengolahan lahan, termasuk pengukuran, geometri, dan aritmatika. Temuan ini menegaskan pentingnya pengetahuan lokal dalam praktik pertanian dan menunjukkan bagaimana etnomatematika dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang matematika dalam konteks budaya.
Problematika Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Persamaan Garis Lurus Siswa SMP Muhammadiyah Larangan Saudah Saudah; Kusno Kusno; Fitrianto Eko Subekti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.3294

Abstract

Kemampuuan berpikir kritis adalah keterampilan untuk menyelesaikan secara sistematis, logis sehingga dalam mengambil kesimpulan di dasari oleh data yang ada. Keterampilan menganalisis informasi, mengevaluasi argument, dan membuat keputusan berdasarkan fakta yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui tes tertulis dan wawancara. Tes tertulis digunakan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menyelesaikan permasalahan sedangkan wawancara digunakan untuk menggali informasi secara mendalam untuk mengetahui informasi berkaitan dengan penyelesaian permasalahan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Larangan. Materi yang digunakan adalah persamaan garis lurus. Analisis data dilakukan dengan triangulasi yaitu membandingkan data dari sumber (tes tertulis dan wawancara). Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) siswa kategori tinggi tidak mengalami kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan yaitu menginterpretasi, menganalisis, melakukan pemecahan masalah, dan melakukan evaluasi akan tetapi siswa mengalami kesulitan dalam melakukan inferensi atau menarik kesimpulan; 2) siswa kategori sedang tidak mengalami kesulitan dalam melakukan interpretasi, analisis, pemecahan masalah akan tetapi siswa mengalami kesulitan dalam mengalukan evaluasi dan inferensi. 3) siswa kategori rendah mengalami kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan karena siswa mengalami kesulitan dalam menginterpretasi, menganalisis, memecahkan masalah, melakukan evaluasi dan menarik kesimpulan dalam menyelesaikan permasalahan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa siswa belum terbiasa menyelesaikan soal kontekstual sehingga siswa perlu dibiasakan untuk mengerjakan soal soal kontekstual agar tidak mengalami kesulitan dalam berpikir kritis.
Integrating Prophetic Values in Mathematics Learning: Enhancing Connection Abilities and Islamic Character in Middle Schools Litsa Arfi Hidayati; Kusno Kusno; Md. Mahmudul Alam
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 27, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmipa.v27i1.pp632-655

Abstract

Mathematics learning in madrasahs has largely focused on conceptual understanding, while the systematic integration of spiritual values into mathematics instruction remains limited. Consequently, students’ mathematical connection ability (MCA) and Islamic character (IC) are often developed separately rather than through an integrated learning process. This study aimed to develop student worksheets (LKPD) based on a prophetic approach and to examine their validity, practicality, and effectiveness in improving both MCA and IC. The study employed a Research and Development (R&D) design using the ADDIE model, which consists of the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The participants were seventh-grade students of a Madrasah Tsanawiyah, involving a limited trial class, an experimental class, and a control class. Data were collected through expert validation sheets, student practicality questionnaires, MCA tests, and IC questionnaires, supported by classroom observations and interviews. Descriptive analysis was used to determine the validity and practicality of the developed LKPD, while inferential analysis was conducted using Multivariate Analysis of Covariance (MANCOVA) with pretest scores as covariates. The results showed that the developed LKPD achieved 85% validity and 90% practicality, indicating that the worksheets were feasible and well accepted in classroom learning. The MANCOVA results further revealed a statistically significant effect of the prophetic-approach-based LKPD on students’ MCA and IC (p < 0.05) after controlling for initial differences. Findings from classroom observations and student reflections also indicated that integrating prophetic values encouraged responsible participation, collaborative engagement, and reflective thinking during learning activities. These results suggest that integrating prophetic principles humanization, transcendence, and liberation into mathematical tasks can support both conceptual understanding and character development within mathematics learning. Overall, the study highlights the potential of value-integrated instructional materials to promote more holistic mathematics learning in madrasah contexts. Keywords: LKPD, prophetic approach, mathematical connection ability, islamic character, madrasah tsanawiyah. 
Pengembangan Kompetensi Tajwid melalui Metode SQ (Shahibul Qur’an) bagi Pemula Makhful Makhful; Havidz Cahya Pratama; Kusno Kusno; Suyadi Suyadi
Jurnal Surya Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.8.1.2025.137-148

Abstract

Mastery of tajwid (rules of Quranic recitation) is a fundamental element in reading the Qur’an correctly. However, some members of Pemuda Muhammadiyah and Nasyiatul 'Aisyiyah in Rawalo Subdistrict, Banyumas, still face difficulties in reciting the Qur’an according to proper tajwid principles. This Community Service Program (PkM) aims to enhance tajwid competence through the Shahibul Qur’an (SQ) method—an interactive approach emphasizing talaqqi (direct instruction), repetition, and immediate feedback. The program involved 30 participants and was conducted through a series of activities: pre-test, training, guided simulation, and post-test. It adopted a Participatory Action Research (PRA) approach, positioning facilitators as reflective companions. Based on the initial survey, 70% of participants had not fully understood tajwid, and 80% had never been introduced to the SQ method. After the training, significant improvements were recorded: 90% of participants gained a better understanding of tajwid, 85% found the SQ method helpful, and 75% experienced increased confidence in teaching the Qur’an. Participants also showed high motivation and interest in using SQ as an alternative learning method. The method’s effectiveness was evident through improved articulation (makhraj), phonetic characteristics (sifat huruf), and accurate recitation via repetition. The training also fostered institutional support, including the establishment of new Qur’an learning centers (TPQ) initiated by local Muhammadiyah and Nasyiatul 'Aisyiyah cadres. This program is recommended to be implemented sustainably, with structured follow-up programs, funding support, reporting mechanisms, and expanded partnerships to optimize the broader impact of the SQ method on community-based Qur’anic education.
Pengembangan Kompetensi Tajwid melalui Metode SQ (Shahibul Qur’an) bagi Pemula Makhful Makhful; Havidz Cahya Pratama; Kusno Kusno; Suyadi Suyadi
Jurnal Surya Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.8.1.2025.137-148

Abstract

Mastery of tajwid (rules of Quranic recitation) is a fundamental element in reading the Qur’an correctly. However, some members of Pemuda Muhammadiyah and Nasyiatul 'Aisyiyah in Rawalo Subdistrict, Banyumas, still face difficulties in reciting the Qur’an according to proper tajwid principles. This Community Service Program (PkM) aims to enhance tajwid competence through the Shahibul Qur’an (SQ) method—an interactive approach emphasizing talaqqi (direct instruction), repetition, and immediate feedback. The program involved 30 participants and was conducted through a series of activities: pre-test, training, guided simulation, and post-test. It adopted a Participatory Action Research (PRA) approach, positioning facilitators as reflective companions. Based on the initial survey, 70% of participants had not fully understood tajwid, and 80% had never been introduced to the SQ method. After the training, significant improvements were recorded: 90% of participants gained a better understanding of tajwid, 85% found the SQ method helpful, and 75% experienced increased confidence in teaching the Qur’an. Participants also showed high motivation and interest in using SQ as an alternative learning method. The method’s effectiveness was evident through improved articulation (makhraj), phonetic characteristics (sifat huruf), and accurate recitation via repetition. The training also fostered institutional support, including the establishment of new Qur’an learning centers (TPQ) initiated by local Muhammadiyah and Nasyiatul 'Aisyiyah cadres. This program is recommended to be implemented sustainably, with structured follow-up programs, funding support, reporting mechanisms, and expanded partnerships to optimize the broader impact of the SQ method on community-based Qur’anic education.
Co-Authors A. Sulaeman agustina setyaningrum, agustina Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Kamsyakawuni Ahmad MAULANA Ahmad Sulaeman Aisyah Aisyah Akhmad Jazuli Alam, Md. Mahmudul Ansyari Siregar, Ahmad Anton Jaelani Apriliana, Reynata Tri Putri Ardani, Elsa Novia Arifudin, Imam Armando, Fadli Aruni Faza Astuti, Novi Ayu Wulandari, Siti Bianqi, Zabrina Buana, Indra Tri Butar-Butar, Kornelius Darodjat, Darodjat Darodjat, Darodjat Desi Afriani Desyandri Desyandri dianlestari Eka Setyaningsih Eka Setyaningsih Eka Setyaningsih Elsa Ajeng Fatmala Endang Murihani Faiz, Mohd Faozan, Dani Farah, Syafira Ibtisa Farda Nugroho, Yogi Fatikhah, Findi Auliya Fatiya, Ifti Ferdiansyah Ferdiansyah Fertikawati, Ratna Findi Auliya Fatikhah Fiola Cerda Peragrina Fiqri Maulana, Aldo Fitrianto Eko Subekti Fitriyani Fitriyani Fitriyani Furqon, Miftahul Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Hanifah Dwi Sulistiowati Hanifah Dwi Sulistiowati Havidz Cahya Pratama Helmy Wahyu Widiarti Hendra Syahputra Henik, Elsha Hermanto Hermanto Hermanto N, Nestor Hidayati, Litsa Arfi Ika Septiani Putri Ika Septiani Putri, Ika Septiani Islamiyati, Benita Ivan Dwi Saputra, Ivan Dwi Saputra Jaka Wijaya Kusuma Jannah, Maya Jazuli, Akhamad Joko Purwanto Joko Purwanto Juliyanto, Bagus Kalman, Rinaldi Kiswara Agung Santoso Kusuma, Anggun Badu Latifah Fitriana Rahmah Lawnia, Vika Lia Afiani Litsa Arfi Hidayati Lukmanul Akhsani M, Makhful M, Makhful Mahendra, Yusril Aldi Malim Muhammad Manullang, Ardiansyah Mardliyyah, Ainun Marsigit Marsigit Md. Mahmudul Alam Muhammad Naufal Muhammad Ramadhan Mukarromah, Safitri Mulkanuddin, Mulkanuddin Musodiqoh, Ummu Atiyatul Muvida Indah Kusuma Nainggolan, Randa Nalim Nalim Nalim Nanang Suparyono, Nanang Nayara Adya Nugroho, Wanda Nur Hikmah Nurbaiti, Idhata Nurfitriani, Dian Ageng Nurulazkia, Fatira Zahra Panjaitan, Bernat Pertiwi, Budi Wahyu Pratiwi, Yolanda Puji Astuti Pujiyanti, Heni Purba, Didin Alberto Purba, Josua Sotarduga Putri, Jasmine Zavira Putri, Nurika Heidianti Rahma Arifin, Arelia Rahmah, Latifah Fitriana Rahmasari, Shafira Meiria Ramadhan Pery, Rizki Ramadhani, Revana Ramadhina, Muna Zahro Restu Tera Astria RIKI RIKI, RIKI Rio Pradana, Wahyu Ritonga, Muhammad Khairul Rosyida, Ratna Dewi Rusli Hidayat Safitri Mukarromah Safitri, Linda Satria, Dewi Saudah Saudah SAUDAH SAUDAH Setiyaningsih, Eka Sihombing, Rikky Pranata Siregar, Ahmad Ansyari Siregar, Putri Habibah Siregar, Risdalina Sri Ratnawati Sri Supiyati, Sri Srizona, Firela Bilqis Sugiono Sugiono Suyadi, Suyadi Toni, Toni Triyana, Evi Widiarti, Helmy Wahyu Yolanda Pratiwi Yusuf Nalim, Yusuf z, Zakiyah Zakiyah Zakiyah Zaskia Husna Maharani