p-Index From 2021 - 2026
14.72
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal on Mathematics Education (JME) Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif International Journal of Education Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam REFLEKSI EDUKATIKA MALIH PEDDAS Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Majalah Lontar Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan PRISMA Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Aulad : Journal on Early Childhood AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jurnal Paedagogy Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Fitrah: Journal of Islamic Education Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Dharmas Education Journal (DE_Journal) Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Jurnal Manajemen dan Profesional INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Journal of Educational Sciences JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Jurnal Basicedu MIMBAR INTEGRITAS JGK (Jurnal Guru Kita) JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education Metta: Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu Advances In Social Humanities Research JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education) Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Jurnal Pendidikan Progresif
Claim Missing Document
Check
Articles

TUMBUHKAN LITERASI MENULIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN LITERASI BERBASIS KONSEP MULTILITERASI, INTEGRATIF, DAN BERDIFERENSIASI Deswanty, Anggi; ,, Kartinah; Kusumaningsih, Widya; Mintarsih, Tatik
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol. 30 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v30i2.62517

Abstract

Membaca dan menulis merupakan kunci untuk mempelajari segala ilmu pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikian penerapan model literasi menulis berbasis MID dan dampak penerapan model tersebut terhadap peningkatan kemampuan literasi menulis peserta didik SDN Gayamsari 01. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data pada artikel ini menggunakan wawancara dan observasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas 2 yang berjumlah 25. Teknik analisis data adalah teknik analisis induktif. Hasil penelitian menunjukkan tahapan pembelajaran literasi menulis berbasis konsep multiliterasi, integratif, dan berdiferensiasi yang sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar tahap rendah adalah proses menulis berbasis pola dalam media representasi multimodel. Dokumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil tulisan peserta didik yang tidak hanya menggunakan bahasa verbal tetapi juga dalam bentuk gambar visual dan bahasa seni. Model pembelajaran literasi berbasis MID terbukti memberikan kontriusi yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan literasi menulis peserta didik. Dengan kenyataan ini, model pembelajaran literasi berbasis MID sangat diperlukan untuk peningkatan keterampilan menulis dalam berbagai jenis teks.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS PADA PESERTA DIDIK KELAS V B SDN BUGANGAN 03 SEMARANG Syaifudin, Mohamad; Kusumaningsih, Widya; Rahmawati, Adiani
MAJALAH LONTAR Vol 35, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v35i3.18759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan media Artificial Intelligence (AI) pada pembelajaran IPAS kelas V B SDN Bugangan 03 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan model Kurt Lewin dengan 4 tahapan yaitu; perencanaan; tindakan; observasi dan refelksi. Adapun subjek penelitian ini berupa siswa kelas V B sebanyak 27 peserta didik yang terdiri atas 12 laki-laki dan 15 perempuan. Adapun teknik pengumpalan data menggunakan teknik tes dan non tes. Teknik tes berupa tes tertulis yang dilaksanakan pada tiap awal dan akhir siklus pembelajaran. Sedangkan, teknik non tes berupa teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi selama penelitian berlangsung. Analisis yang dilakukan menggunakan penilaian skor N-Gain dan dideskpsikan dalam bentuk deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil siklus I diperoleh 74 % siswa dinyatakan tuntas dalam pemberian tindakan media Artificial Intelligence (AI). Pada siklus II diperoleh 74% siswa dinyatakan tuntas. Sedangkan pada siklus III diperoleh 96% siswa dinyatakan tuntas. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan media Artificial Intelligence (AI) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V B pada mata pelajaran IPAS.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN BERDIFERENSIASI PADA MATERI SOAL CERITA PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN KELAS IID SDN BUGANGAN 03 SEMARANG Nopiani, Sri; Kusumaningsih, Widya; Istichomah, Istichomah
MAJALAH LONTAR Vol 36, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v35i3.18749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui implementasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekaran diferensiasi pada siswa kelas IID SDN Bugangan 03 Semarang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian adalah semua siswa kelas IID SDN Bugangan 03 Semarang yang berjumlah 27 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan soal tes. Penelitian dilakukan dengan 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/pengumpulan data, refleksi. Pengumpulan data dil2akukan dengan memperhatikan tingkat kemampuan siswa slama kegiatan pembelajaran dimulai dari prasiklus, siklus 1 dan siklus 2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan pembelajaran diferensiasi mampu meningkatkan hasil belajar siswa yang dibuktikan dengan meningkatnya hasil ketuntasan belajar siswa yaitu dari prasiklus 30%, kemudian pada siklus 1 mengalami peningkatan sebesar 56% dan siklus 2 meningkat sebesar 93%.
PELATIHAN PEMBELAJARAN KODING DAN KECERDASAN ARTIFISIAL (KA) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR DIGITAL BAGI GURU SD KECAMATAN TUNTANG Rasiman, Rasiman; Kusumaningsih, Widya; Sulianto, Joko; Wakhyudin, Husni
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6604

Abstract

Tujuan pelatihan memberi bekal terkait pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) bagi guru SD di Kecamatan Tuntang. Tujuan khusunya adalah meningkatkan kompetensi guru agar menguasai pembelajaran Koding dan KA, Integrasi Koding dan KA dalam pendidikan tidak hanya untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan penyelesaian masalah, tetapi juga mengajarkan berbagai keterampilan esensial yang mencakup berpikir komputasional, analisis data, algoritma pemrograman, etika KA, human-centered mindset, design system KA, dan teknik KA. Langkah-langkah dalam melaksanakan program pengabdian sebagai berikut: (1) Penyusunan proposal, kegiatan berdasarkan analisis masalah dan kebutuhan guru SD, serta menggunakan refesensi-referensi yang up to date berkaitan dengan pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (2) Koordinasi dengan mitra, untuk menentukan waktu pelaksanaan (3) Pelaksanaan pelatihan mulai dari teori dan praktek berlangsung selama 3 bulan. Metode yang digunakan metode kaji tindak yaitu dilakukan kegiatan pelatihan intensif, implementasi, dipantau dan dievaluasi, serta tindak lanjut implementasi dan perbaikan kegiatan. Metode pelatihan dengan ceramah, tanya jawab, pemberian motivasi, penugasan, curah pendapat, dan metode pembelajaran yang digunakan dalam pelatihan untuk membentuk karakter guru yang kompeten dalam bidang teknologi menggunakan pendekatan andragogi dimana metode ini khusus digunakan untuk orang dewasa. Hasil yang dicapai dalam pelatihan memberikan pembelajaran, pelatihan dan pendampingan terhadap guru SD untuk menguasai pembelajaran Koding dan KA, diantaranya: (1) Meningkatkan pembelajaran koding (2) Membangun keterampilan digital, berpikir kritis, kreatif, kolaboratif (3) Pemecahan masalah-keterampilan esensial dalam dunia yang terus berubah (4) Guru SD mampu memanfaatkan beberapa aplikasi pembuatan media pembelajaran yang ada di internet, seperti Doodley dan Toonley.
The Influence of Principal Leadership, Work Motivation, and Work Discipline on Teacher Performance: A Quantitative Study in Elementary Schools of Bulakamba District, Brebes Regency Nurohman, Cahyo; Nurkolis, Nurkolis; Kusumaningsih, Widya
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 6 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.6.p.5697-5707

Abstract

This study examines the influence of principal leadership, work motivation, and work discipline on the performance of elementary school teachers in Bulakamba District, Brebes Regency. Using a quantitative approach with an associative correlational design, the research involved 384 teachers with 196 selected as samples through simple random sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed with multiple linear regression. The results reveal that, partially, principal leadership has the strongest effect on teacher performance with a contribution of 89.6%, followed by work discipline at 43.8% and work motivation at 34.6%. Simultaneously, the three variables contribute 91.1% to teacher performance, indicating a very strong combined effect, while the remaining 8.9% is explained by other factors outside the model. These findings emphasize that teacher performance improvement requires strong leadership, high motivation, and consistent discipline. The novelty of this study lies in integrating these three variables into a single model in the context of elementary schools in rural areas.
The Role of the Principal in Developing a Literacy Culture: A Qualitative Study at SDN Brebes 09, Brebes Regency Hardiman, Sofandy; Nurkolis, Nurkolis; Kusumaningsih, Widya
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 6 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.6.p.5708-5717

Abstract

Low literacy achievement in Indonesia, as reflected in national and international assessments, underscores the urgency of strengthening literacy culture in schools. This study analyzes the role of the school principal in developing literacy culture at SDN Brebes 09, Brebes Regency. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings show that the principal performs three crucial roles: educator, motivator, and innovator. As an educator, the principal integrates literacy into daily learning, guides teachers, and models literacy practices. As a motivator, the principal fosters a supportive school climate, provides recognition, and conducts regular evaluations of literacy programs. As an innovator, the principal initiates creative programs such as Radigabluk (Rajin Membaca dan Menulis Buku), establishes reading corners, and engages parents in literacy activities. These efforts enhance students’ reading interest, increase writing output, and strengthen teacher and parent involvement. The impact is evident in improved 2022–2023 Education Report scores and the BOS Kinerja award. The study concludes that principal leadership, through educational, motivational, and innovative roles, is pivotal in cultivating sustainable literacy culture in elementary schools.
PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI MANAJER DALAM PENGUATAN KARAKTER GOTONG ROYONG DI SMP NEGERI 29 SEMARANG Sulistiyaningsih, Endang; Muhdi, Muhdi; Kusumaningsih, Widya
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 14, No 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v14i3.25434

Abstract

Fokus penelitian ini adalah (1) Peran kepala sekolah dalam perencanaan penguatan karakter gotong royong di SMP Negeri 29 Semarang. (2) Peran kepala sekolah dalam pengorganisasian penguatan karakter gotong royong di SMP Negeri 29 Semarang. (3) Peran kepala sekolah dalam pelaksanaan penguatan karakter gotong royong di SMP Negeri 29 Semarang. (4) Peran kepala sekolah dalam evaluasi penguatan karakter gotong royong di SMP Negeri 29 Semarang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bermaksud untuk menggali Peran Kepala Sekolah Sebagai Manager dalam Penguatan Karakter Gotong Royong di SMP Negeri 29 Semarang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan trianggulasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Kepala sekolah melakukan perencanaan program penguatan karakter melalui kegiatan pembelajaran, kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, kegiatan ekstrakulikuler, dan kegiatan pembiasaan. (2) kepala sekolah melakukan pengorganisasian yaitu menentukan penanggung jawab dari masing-masing kegiatan yang akan dilaksanakan, menyediakan peralatan yang diperlukan dan memberikan motivasi, pengarahan dan bimbingan pada tiap-tiap individu yang diberi wewenang baik dalam manajerial maupun teknisnya.; (3) kepala sekolah mempimpin pelaksanaan program penguatan karakter gotong royong, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembelajaran berdiferensiasi, pengembangan kegiatan ekstrakulikuler yang mendukung penguatan karakter gotong royong, dan mengadakan kegiatan pembiasaan yang mendukung penguatan karakter gotong royong; (4) Evaluasi dilaksanakan oleh kepala sekolah secara berkala dan menggunakan hasil evaluasi untuk memperbaiki dan mengembangkan program penguatan karakter gotong royong.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SMP PURNAMA 3 SEMARANG MELALUI BASIC TRAINING PEMBELAJARAN MENDALAM Ariyanto, Lilik; Kusumaningsih, Widya; Supandi, Supandi
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 14, No 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v14i3.25842

Abstract

Pembelajaran mendalam (deep learning) merupakan pendekatan yang mendorong siswa untuk berpikir kritis dan reflektif, serta mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap materi yang dipelajari. Meskipun para guru di SMP Purnama 3 Semarang telah mengenal konsep pembelajaran mendalam secara teoritis, mereka belum memperoleh pendampingan praktis yang memadai untuk mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran sehari-hari. Oleh karena itu, tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru SMP Purnama 3 dalam merancang dan menerapkan strategi pembelajaran mendalam.Program pelatihan ini menggunakan metode basic training dengan instrumen skala kompetensi guru yang diberikan sebelum dan setelah pelatihan untuk mengukur perubahan kompetensi dalam dimensi pedagogik, profesional, sosial, serta kepribadian. Selain itu, wawancara terbatas dilakukan untuk menggali persepsi guru terhadap pelatihan, faktor pendukung dan penghambat yang mereka hadapi, serta refleksi mereka terhadap implementasi materi yang diajarkan.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata kompetensi guru setelah mengikuti program pelatihan dasar ini, dengan n-gain yang menunjukkan perubahan signifikan meskipun dengan peningkatan yang relatif kecil. Faktor pendukung yang ditemukan antara lain dukungan manajemen sekolah, kemampuan kolaborasi antar guru, dan ketersediaan sumber daya. Di sisi lain, faktor penghambat termasuk keterbatasan waktu untuk perencanaan dan resistensi terhadap perubahan metode. Refleksi dari para guru menunjukkan bahwa mereka merasa lebih percaya diri dalam merancang dan menerapkan pembelajaran mendalam, meskipun mereka mengharapkan adanya pelatihan lanjutan untuk memperkuat implementasi di kelas
STRATEGI KEPIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL Ardianing, Nur Puji; Nurkolis, Nurkolis; Kusumaningsih, Widya
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 14, No 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v14i3.25582

Abstract

Implementasi Sekolah Adiwiyata Nasional membutuhkan strategi kepemimpinan kepala sekolah yang terarah, visioner, dan berorientasi pada pembangunan budaya lingkungan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun visi-misi berwawasan lingkungan, mengembangkan kualitas lingkungan sekolah, serta memberdayakan Tim Adiwiyata di SMA Negeri 1 Larangan Brebes. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Tahapan analisis data dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi; dilanjutkan dengan reduksi data untuk memilih, memfokuskan, dan menyederhanakan informasi yang relevan; kemudian penyajian data yang disusun dalam bentuk uraian deskriptif untuk melihat pola dan hubungan; serta diakhiri dengan penarikan kesimpulan melalui proses verifikasi terhadap keseluruhan temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi kepemimpinan yang menekankan kolaborasi, keteladanan, dan transformasi budaya sekolah. Dalam aspek visi-misi, kepala sekolah mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan ke dalam kebijakan, program, dan instruksi teknis sehingga seluruh warga sekolah memahami arah pengembangan sekolah. Pengembangan kualitas lingkungan dilakukan melalui program penghijauan, pengelolaan sampah, pengurangan plastik, konservasi energi, dan penyediaan sarana pendukung perilaku ramah lingkungan. Pada aspek pemberdayaan tim, kepala sekolah mendelegasikan peran strategis kepada Tim Adiwiyata sebagai motor penggerak, memperkuat koordinasi, memberikan ruang inovasi, serta memastikan monitoring dan evaluasi terstruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kepemimpinan kepala sekolah yang terencana, partisipatif, dan berkelanjutan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkarakter ekologis. Temuan ini menegaskan pentingnya kepemimpinan visioner dalam keberhasilan implementasi Sekolah Adiwiyata Nasional.
The Principal’s Role in Driving a Successful Literacy Program at Elementary School Prasetyaningrum, Eni; Kusumaningsih, Widya; Soedjono, Soedjono
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 3 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i3.8308

Abstract

This study aims to describe the principal’s role in implementing the literacy program at SD Negeri 3 Gedong, Patean District, Kendal Regency, Central Java, which includes the stages of planning, implementation, monitoring, and evaluation. The research focuses on how the principal, as an instructional leader, drives the success of the literacy program through strategic planning, teacher empowerment, and community collaboration. This study employed a qualitative case study design. Data were collected through interviews with the principal, teachers, students, and parents; observations of literacy activities; and documentation such as school literacy policies, teacher journals, student portfolios, and evaluation reports. Data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the principal played a central role in four main stages: (1) participatory planning involving the literacy team and teachers; (2) implementation through 15-minute reading sessions, reading corners, and student recognition programs; (3) monitoring via academic supervision and coordination meetings; and (4) evaluation emphasizing reflection and continuous improvement. The principal’s leadership significantly strengthened the school’s literacy culture, reflected in higher student engagement, teacher participation, and parental support. The study concludes that developing principals’ capacity in literacy-based academic supervision, enhancing literacy media, and fostering school–community collaboration are key strategies to sustain a strong literacy culture.
Co-Authors ,, Kartinah Abas, Moh. Ibnu Achmad Buchori Agnes, Agnes Ayu Febriana Alafiyah, Cici Evianti amalia, rhein Anggraeni, Lisa Ardianing, Nur Puji Artika Wina Fitriani Aryani, Desy Dwi Astuti, Ima Puji Astutiningtyas, Dewi Nur Laksmi Aurora Nur Aini Aziz, Aminuddin Faizal Azizah, Durotul Baldemor, Milagros Racacho Budiyanto, Andi Budiyono, Asep Bunyamin Bunyamin CARYATI, CARYATI Chatminingtyas, Nur Azizah Choirul Huda Damayanti, Aries Tika Darhim Darhim Dedy Hermawan Deswanty, Anggi Dewi, Nisrina Nofia Dhian Endahwuri, Dhian Diah Rahayu, Septaria Dian Wijayanti Dina Prasetyowati Dirman, Dirman Djoko Purnomo E. Nurlaelah endahwuri, Dian Endarini, Amelia Dian Ernawati Saptaningrum Ernawati, Evi Farida Nursyahidah Febriyanti, Bella Putri Ayu Fiani, Rizki Fu'jiyat, Noor Ginting, Rosalina . BR Ginting, Rosalina B.R. Ginting, Rosalina Br. Hafidz, Ahmad Aunil Hamida, Ida Handayani, Ery Handayani, Kristin Hardiman, Sofandy Hartono Hartono Hidayah, Farisha Nur Hidayah, Laili Nurul Hikmaya, Nafisa Dian Husni Wakhyudin I Made Sudana Imam Kusmaryono Imam Suryadi, Imam Inayah Inayah Irkham Ulil Albab Irmayani Istichomah Istichomah, Istichomah Istikomah Istikomah Janji, Sri Jeng, Ismaila Ousman Joko Sulianto . . Jupriyanto, Jupriyanto Khalimah, Khalimah Khalimah, Khalimah Khusnawati, Arifah KUMBARANINGTYAS, AGNES Kusuma, Afrisa Ardianty Lela Iman Ningrum, Lela Iman Lestari, Triana Sayekti Peni Puji Lestariningtyas, Lestariningtyas Lilik Ariyanto Listiyanto, Hery Lutfiana, Lutfiana maftukhah, ita umiyatun Marginingsih, Peni Maria Ulfah Maryanti, Cicik Maryanto - Mawadah, Atik Nur Mintarsih, Tatik Mugiem, Mugiem Muhammad Prayito Muhdi Muhdi Mukromin, Abdul Malik Mulyani, Puji Mulyono, Pri Muntamah, Siti Nikmah, Ulin Ningsih, Tri Rahayu Noor Miyono Nopiani, Sri Noviana Dini Rahmawati, Noviana Dini Novitasari, Siti Rahayu Noviyanti, Esti Dwi Nur Permata Aisah, Kurnia Nur Setyaningsih, Ariani Nurfadilah, Diyah Nurhayati, Siti Naviah Nurina Happy Nurkolis Nurkolis , Nurkolis Nurkolis Nurkolis, Nurkolis Nurohman, Cahyo Nurwijayanti, Valda Aprilia Pamungkas, Hawinda Dwi Paryuni Paryuni, Paryuni Pramudianti, Mia Praseptiana, Chory Prasetyaningrum, Eni Pratiwi, Ari Suci Purtiningsih, Okta Purwosetiyono, FX Didik Qiftiyani, Abda’u Ika Qiftiyani, Abda’u Ika Qristin violinda Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmawati, Adiani Rasiman Rasiman Rhistiani, Yuanita Riawan, Bina Rina Dwi Setyawati Riyadi, Fifin Agus Riyatno, Yuli Rizkiya, Achlis Rosalina Ginting Santosa, Muh. Gilang Wahyu Saputro, Lutfi Hadi Sari, Anggun Widya Sari, Devi Ranita Setiyono, Yuuki Chleo Pratama Setyastuti, Eka Setyawati, Ariani Nur Sidiq, Dicky Ahmad Nor SITI KHOLIFAH Soedjono Soedjono Soegeng Ysh, A. Y. Suciana, Fransiska Sudargo Sugiarto S Sugiyanto - Suherni Suherni, Suherni Sukamto ,, Sukamto Sulastri Sulastri Sulistiyaningsih, Endang Sulistiyawan, Heri Sunandar Sunandar Supandi Suprihatini, Ganis Suratmin Suratmin Suryandari, Beti Sutarni, Sutarni SUTARSIH, WIJI Suyoto Suyoto Syaifudin, Mohamad Tatang Herman, Tatang TEJAWATI, SARI Thoha, A Titik Haryati Turmudi Ulfah, Nur Saniya Varietasari, Dian Vitara, Richo Alif Wahyu Dwi Lestari Wahyudi, Miftah Sri WARTIIN, WARTIIN Wasminto, Bambang Wati, Christin Eni Wibawa, Bebet Adi Widyastuti, Nora Wigati, Trinil Wulandari, Santi Yanuar Hery Murtianto Ysh, AY Soegeng Yuni Kartikasari, Yuni Zulfiana, Zulfiana