p-Index From 2021 - 2026
14.183
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal on Mathematics Education (JME) Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif International Journal of Education Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam REFLEKSI EDUKATIKA MALIH PEDDAS Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Majalah Lontar Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan PRISMA Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Aulad : Journal on Early Childhood AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Paedagogy Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Fitrah: Journal of Islamic Education Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Dharmas Education Journal (DE_Journal) Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Jurnal Manajemen dan Profesional Journal of Educational Sciences JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Jurnal Basicedu JGK (Jurnal Guru Kita) JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education Metta: Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu Advances In Social Humanities Research JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education) Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Jurnal Ragam Pengabdian
Claim Missing Document
Check
Articles

Managerial Role of the Principal in the Implementation of School Digitalization at SMP Negeri 1 Kajen Tejawati, Sari; Kusumaningsih, Widya; Soedjono, Soedjono
Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jsmp.v9i1.13869

Abstract

Digital transformation in education demands not only technological adaptation but also strategic and visionary leadership. This study examines how the principal of SMP Negeri 1 Kajen implements key managerial functions planning, organizing, resource mobilization, and supervision in advancing school digitalization. Framed by transformational leadership theory and Kotter’s change management model, the analysis highlights leadership practices across stages of change. Using a qualitative phenomenological approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis with triangulation to ensure credibility. Digitalization, defined as the integration of LMS, CBT, and the SIDIK application, was aligned with institutional goals through proactive planning. Organizational adjustments included team-based coordination and task delegation, while digital tools were supported by continuous teacher training. Although monitoring relied on reflective observation, it lacked systematic data use. Despite challenges such as limited digital competence and resistance to change, the principal employed inclusive strategies mentoring, collaboration, and phased implementation to build trust and capacity. The study concludes that effective digital leadership requires adaptive, inclusive, and reflective management to sustain and scale transformation.
PENGELOLAAN SEKOLAH BERBASIS DIGITAL PADA SEKOLAH PENGGERAK DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Setyawan, Iwan; Kusumaningsih, Widya; Nurkolis, Nurkolis
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 14, No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v14i2.24049

Abstract

Tujuan penelitian 1) mengetahui perencanaan digitalisasi kinerja sumber daya guru  yang memengaruhi efektivitas perencanaan dan pencapaian tujuan pendidikan, 2) mengetahui digitalisasi pengembangan profesional sumber daya guru, 3) mengetahui evaluasi digitalisasi dalam penilaian kinerja sumber daya guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian berlokasi di Sekolah Dasar Negeri Prampelan 1 Kecamatan Sayung Kabupaten Dema pada bulan Mei - Juli 2025. Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) perencanaan digitalisasi kinerja sumber daya guru memengaruhi efektivitas perencanaan dan pencapaian tujuan pendidikan meliputi a) analisis kebutuhan sekolah; b) Pembentukan tim; c) Perencanaan anggaran; d) Perencanaan sumberdaya manusia; e). perencanaan anggaran; f). perencanaan RKJM, RKT, RKAS. (2) pelaksanaan digitalisasi diantaranya a) Kegiatan pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis digital; b) penggunaan media digital seperti aplikasi WhatsApp, jaringan wifi dan proyektor serta laptop. c) pemanfaatan digital untuk tugas siswa dengan mengembangkan materi dan menjawab soal-soal dari guru yang diselesaikan secara mandiri. (3) evaluasi dan pengawasan digitalisasi dalam penilaian kinerja sumber daya guru diantaranya meliputi pengawasan internal dilakukan kepala sekolah dan pengawas, kemudian pengawasan eksternal dilakukan komite sekolah, dilihat dari teknis pengawasan dilakukan dengan dua pendekatan yaitu pengawasan langsung yang bersifat teknis dan pengawasan tidak langsung dalam bentuk laporan. Selain itu pengawasan 1) standar penilaian; 2) asesmen; 3) hasil penilaian berupa rapot projek; 4) tindak lanjut dari kegiatan project.
Beladikar Sebagai Inovasi Media Lagu Pendidikan Karakter Untuk Membentuk Disiplin dan Cinta Tanah Air Hermawan, Dedy; Kusumaningsih, Widya; Nurkolis , Nurkolis
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8 No 4 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v8i4.4801

Abstract

This study aimed to develop and evaluate Beladikar (Character Education Song Bell), a Windows-based digital application that integrates an automatic school bell with national and regional songs to strengthen elementary students’ discipline and patriotism. The research employed a Research and Development (R&D) design using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), with data analyzed through descriptive statistics. Expert validation indicated the application was “highly feasible,” with mean scores of 90% (content experts) and 92% (media experts). A practicality test involving 10 teachers and one school operator obtained a 91.3% positive response. Effectiveness trials with 120 students showed an average achievement of 85.5%, reflecting significant improvement in punctuality, orderly behavior, and enthusiasm in singing patriotic songs. The findings demonstrate that Beladikar not only supports time management in schools but also embeds character values consistently, thereby contributing to a positive school climate. However, the study was limited by a short trial period and restricted sample scope. Future research is recommended to involve broader educational contexts and enrich the application with interactive and mobile-based features.
The Influence of Practical Facilities on the Quality of Learning at State Vocational Schools Handayani, Kristin; Kusumaningsih, Widya; Sudana, I Made
JURNAL AL-TANZIM Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v9i2.10951

Abstract

Vocational education plays a crucial role in preparing skilled workers amidst the demands of Industry 4.0; however, limited practical facilities often hinder the quality of learning. This study examines the impact of practical facilities on the quality of learning in State Vocational High Schools in Blora Regency, based on data indicating that approximately 38% of facilities in several vocational schools do not meet the standards. This quantitative study, employing an ex post facto approach, involved 196 teachers as respondents. Data were collected using a Likert scale questionnaire and analyzed through descriptive statistics, prerequisite tests, and simple and multiple linear regression analysis with the help of SPSS 29.0. The study’s results showed that practical facilities had a positive and significant impact on learning quality, with a Pearson correlation coefficient of 0.926 (robust) and a determination coefficient (R²) of 0.857, indicating that practical facilities explained 85.7% of the variance in learning quality. This study suggests that improving practical facilities can significantly enhance the quality of learning. Educational institutions are expected to provide adequate practical facilities, enabling them to create a more effective learning environment and support the improvement of student competence in relevant fields.
PENINGKATAN KETRAMPILAN BERBICARA SISWA TEMA 8 PRAJA MUDA KARANA MELALUI TIME TOKEN ARENDS KELAS III SDN WUNGWUNG maftukhah, ita umiyatun; Kusumaningsih, Widya; Suciana, Fransiska
Literasi Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v1i1.8917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan ketrampilan berbicara siswa melalui model Time Token Arends. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas III SDN Wungwung Kecamatan Jaken berjumlah 10 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah lembar observasi dan tes lisan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan ketrampilan berbicara siswa melalui model Time Token Arends dapat dilaksanakan dengan langkah-langkah: a. stimulation (pemberian rangsangan), problem statement (pernyataan / identifikasi masalah), data collection (pengumpulan data), data processing (pengolahan data), verification (pembuktian), generalization (menarik kesimpulan/generalisasi). Hal ini dapat dilihat dari pengolahan data skor rata-rata ketrampilan berbicara siswa pada pra siklus 40% (rendah), pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 60% (sedang), mengalami peningkatan kembali pada siklus II 70% dan siklus III 90%. Seiring dengan pengolahan data ketrampilan berbicara siswa oleh observer pada siklus I skor 60% (sedang) mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 70% (sedang) dan siklus III mengalami peningkatan kembali 90% (tinggi).
PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR IPA MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING TEMA 8 KELAS V SDN RANDUSANGA WETAN 01 Nurfadilah, Diyah; Kusumaningsih, Widya; Suciana, Fransiska
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 11, No 1 (2021): Malih Peddas, Volume 11, Nomor 1
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v11i1.8757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa melalui model Discovery Learning. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas V SDN Randusanga Wetan 01 Kecamatan Brebes berjumlah 17 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah pedoman wawancara, lembar observasi, dan lembar angket kinerja guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan keaktifan siswa melalui model Discovery Learning dapat dilaksanakan dengan langkah-langkah: a. stimulation (pemberian rangsangan), problem statement (pernyataan / identifikasi masalah), data collection (pengumpulan data), data processing (pengolahan data), verification (pembuktian), generalization (menarik kesimpulan/generalisasi). Hal ini dapat dilihat dari pengolahan data skor rata-rata keaktifan siswa pada pra siklus 50% (rendah), pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 58% (sedang), mengalami peningkatan kembali pada siklus II 74% dan siklus III 80%. Seiring dengan pengolahan data keaktifan siswa oleh observer pada siklus I skor keaktifan siswa 65% (sedang) mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 72% (tinggi) dan siklus III mengalami peningkatan kembali 80% (tinggi). Selain itu kinerja guru dengan pembelajaran menggunakan model discovery learning  memperoleh skor siklus I  dari 74% (tinggi) meningkat pada siklus II menjadi 78% (tinggi) dan mengalami peningkatan menjadi 81% (tinggi) pada siklus III.Kata Kunci: Keaktifan, Discovery Learning
IMPLEMENTASI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP PERILAKU PROPOSIAL SISWA KELAS V SDN PANGGUNG LOR Nurwijayanti, Valda Aprilia; Kusumaningsih, Widya; Wigati, Trinil; Suyoto, Suyoto
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 14, No 1 (2024): Malih Peddas, Volume 14, Nomor 1
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v14i1.19105

Abstract

Pembentukan karakter siswa umumnya terjadi di lingkungan sekolah dengan dukungan dari keluarga dan lingkungan masyarakat sekitar. Dalam konteks di SDN Panggung Lor, terdapat permasalahan dalam peningkatan perilaku prososial pada siswa kelas V, yang memerlukan upaya meningkatkan karakter prososial mereka melalui pembiasaan dan konseling dengan guru. Perilaku prososial yang berhubungan dengan interaksi sosial yang positif, akan memberikan dampak yang positif untuk karakter siswa saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan, memahami dampak, dan meningkatkan perilaku prososial pada siswa kelas V di SDN Panggung Lor. Memilih strategi yang tepat dalam mengimplementasikan perilaku prososial siswa. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pengumpulan data, menyusun catatan dan menganalisis siswa kelas V SDN Panggung Lor. Hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa di SDN Panggung Lor mengimplementasikan pendidikan karakter dalam membentuk moralitas dan karakter perilaku prososial siswa yang dilakukan setiap pembiasaan dan dalam kegiatan pembelajaran, sehingga akan mengembangkan, membangun serta melatih berinteraksi sosial yang baik.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Perilaku Prososial
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KOGNITIF TEMA 8 MELALUI MODEL PBL PADA SISWA KELAS III SDN 4 BANGUNSARI KENDAL Suryadi, Imam; Kusumaningsih, Widya; Suciana, Fransiska
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 11, No 1 (2021): Malih Peddas, Volume 11, Nomor 1
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v11i1.8772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif siswa melalui model PBL. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 4 Bangunsari Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal yang berjumlah 13 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar kognitif dan lembar observasi proses pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan rata-rata hasil belajar kognitif  siswa kelas III siklus I mencapai 70,39, pada siklus II meningkat menjadi 78,08, dan pada siklus III meningkat menjadi 86,12. Presentase jumlah siswa tuntas KKM juga meningkat tiap siklusnya, pada siklus I  presentase siswa yang tuntas KKM 69,23%, pada siklus II meningkat menjadi 92,31%, pada siklus III meningkat menjadi 100%. Meningkatnya hasil belajar kognitif siswa didukung dengan meningkatnya kualitas proses pembelajaran. Pada siklus I proses pembelajaran mendapat nilai 78,67 dengan kategori baik, pada siklus II meningkat menjadi 88,34 dengan kategori sangat baik, dan pada siklus III meningkat menjadi 95,34 dengan kategori sangat baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar kognitif  Tema 8 siswa Kelas III SDN 4 Bangunsari Kendal.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN TEMA 8 MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBASIS BLENDED LEARNING PADA SISWA KELAS III SDN LAMBANGAN WETAN Wulandari, Santi; Kusumaningsih, Widya; Suciana, Fransiska
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 11, No 1 (2021): Malih Peddas, Volume 11, Nomor 1
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v11i1.8763

Abstract

Dalam pembelajaran kelas III tema 8 perlu adanya model pembelajaran yang dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Maka dari itu perlu menentukan model pembelajaran yang sesuai, merencanakan materi terlebih dahulu, menyusun strategi belajar mengajar, dan media ajar. Hasil pengamatan awal pada rata-rata nilai peserta didik pada Pra Siklus yang tuntas KKM adalah sebanyak 5 peserta didik (19%) dan sebanyak 21 peserta didik (71%) belum lulus KKM. Hal ini menunjukkan masih banyak peserta didik yang kurang memahami materi yang diajarkan. Tujuan penelitan ini adalah meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III dalam tema 8 pada muatan pelajaran matematika, Bahasa Indonesia dan SBdP dengan menggunakan model Discovery Learning berbasis Blended Learning. Pada Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus dengan 2 pertemuan pada masing-masing siklusnya. Hasil penelitian Siklus I pertemuan pertama yang tuntas KKM adalah sebanyak 9 peserta didik (35%), pada pertemuan kedua yang tuntas KKM adalah sebanyak 12 peserta didik (46%). Pada siklus II pertemuan pertama yang tuntas KKM adalah sebanyak 15 peserta didik (58%), pada pertemuan kedua yang tuntas KKM adalah sebanyak 16 peserta didik (65%). Dan pada siklus III pertemuan pertama yang tuntas KKM adalah sebanyak 18 peserta didik (69%), pada pertemuan kedua yang tuntas KKM sebanyak 19 peserta didik (73%) sehingga telah mencapai nilai KKM yang ditentukan. Hasil tersebut menunjukan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran Discovery Learning berbasis Blended Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran kelas III tema 8 pada muatan pembelajaran matematika, Bahasa Indonesia dan SBdP.
Students' Reflective Thinking Profiles in Problem-Solving Based on Mathematical Resilience Ariyanto, Lilik; Supandi, Supandi; Kusumaningsih, Widya
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 3 (2024): July
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v13i3.1435

Abstract

Penelitian ini berkontribusi pada penelitian yang terus berkembang yang menyoroti kemampuan berpikir reflektif siswa jika ditinjau dari resiliensinya dalam menyelesaikan permasalahan matematis. Kami mengeksplorasi resiliensi matematis dari 36 siswa yang diklasifikasi menjadi tiga kelompok tingkatan, yaitu rendahm sedang dan tinggi. Selanjutnya, masing-masing kelompok dipilih 2 siswa yang diteliti untuk mengetahui profil berpikir reflektifnya dalam memecahkan masalah matematis. Penelitian kami melihat tiga indikator berpikir reflektif, yaitu: elaborating/comparing dan contemplanting. Kami menggunakan soal pemecahan masalah dan pedoman wawancara yang telah tervalidasi oleh ahli dari kalangan pendidik dan praktisi. Sedangkan triangulasi data yang digunakan adalah metode. Penelitian ini mengidentifikasi secara empiris tiga "profil" yang berbeda dalam hal berpikir reflektif matematis. Profil-profil tersebut adalah: Siswa yang memiliki resiliensi matematis tinggi mampu memenuhi 3 fase berpikir reflektif yaitu fase reacting, comparing dan contemplatin, Siswa yang memiliki resiliensi matematis sedang hanya mampu memenuhi 2 fase berpikir reflektif yaitu fase reacting dan fase comparing, Siswa yang memiliki resiliensi matematis rendah hanya mampu memenuhi 1 fase berpikir reflektif yaitu fase reacting. This study contributes to the growing body of research that highlights students' reflective thinking abilities in relation to their resilience in solving mathematical problems. We explored the mathematical resilience of 36 students, classified into three level groups: low, medium and high. Furthermore, we selected two students from each group to investigate their reflective thinking profiles in solving mathematical problems. Our research examined three indicators of reflective thinking: elaborating/comparing and contemplating. We employed problem-solving questions and interview guidelines that have been validated by experts, including educators and practitioners. Meanwhile, Triangulation of data was used as the research method. This study empirically identified three distinct "profiles" of mathematical reflective thinking. These profiles are: Students with high mathematical resilience can fulfil all three phases of reflective thinking: reacting, comparing, and contemplating; Students with moderate mathematical resilience can only fulfil two phases of reflective thinking: reacting and comparing; Students with low mathematical resilience can only fulfil one phase of reflective thinking: reacting.
Co-Authors ,, Kartinah Abas, Moh. Ibnu Achmad Buchori Agnes, Agnes Ayu Febriana Alafiyah, Cici Evianti amalia, rhein Anggraeni, Lisa Ardianing, Nur Puji Aryani, Desy Dwi Astuti, Ima Puji Astutiningtyas, Dewi Nur Laksmi Aurora Nur Aini Aziz, Aminuddin Faizal Azizah, Durotul Budiyanto, Andi Budiyono, Asep Bunyamin Bunyamin CARYATI, CARYATI Chatminingtyas, Nur Azizah Choirul Huda Damayanti, Aries Tika Darhim Darhim Dedy Hermawan Deswanty, Anggi Dewi, Nisrina Nofia Dhian Endahwuri, Dhian Diah Rahayu, Septaria Dian Wijayanti Dina Prasetyowati Dirman, Dirman Djoko Purnomo E. Nurlaelah endahwuri, Dian Endarini, Amelia Dian Ernawati Saptaningrum Ernawati, Evi Farida Nursyahidah Febriyanti, Bella Putri Ayu Fiani, Rizki Fu'jiyat, Noor Ginting, Rosalina . BR Ginting, Rosalina B.R. Ginting, Rosalina Br. Hafidz, Ahmad Aunil Hamida, Ida Handayani, Ery Handayani, Kristin Hardiman, Sofandy Harjito - Harto Nuroso Hartono Hartono Hidayah, Farisha Nur Hidayah, Laili Nurul Hikmaya, Nafisa Dian Husni Wakhyudin I Made Sudana Imam Kusmaryono Imam Suryadi, Imam Inayah Inayah Irkham Ulil Albab Irmayani Istichomah Istichomah, Istichomah Istikomah Istikomah Izzati, Nurul Janji, Sri Joko Sulianto . . Jupriyanto, Jupriyanto Khalimah, Khalimah Khalimah, Khalimah Khusnawati, Arifah KUMBARANINGTYAS, AGNES Kusuma, Afrisa Ardianty Lela Iman Ningrum, Lela Iman Lestari, Triana Sayekti Peni Puji Lestariningtyas, Lestariningtyas Lilik Ariyanto Listiyanto, Hery Lutfiana, Lutfiana maftukhah, ita umiyatun Marginingsih, Peni Maria Ulfah Maryanti, Cicik Maryanto - Mawadah, Atik Nur Mintarsih, Tatik Mugiem, Mugiem Muhammad Prayito Muhdi Muhdi Mukromin, Abdul Malik Mulyono, Pri Muntamah, Siti Nikmah, Ulin Ningsih, Tri Rahayu Noor Miyono Nopiani, Sri Noviana Dini Rahmawati, Noviana Dini Novitasari, Siti Rahayu Noviyanti, Esti Dwi Nur Setyaningsih, Ariani Nurfadilah, Diyah Nurina Happy Nurkolis Nurkolis , Nurkolis Nurkolis Nurkolis, Nurkolis Nurohman, Cahyo Nurwijayanti, Valda Aprilia Pamungkas, Hawinda Dwi Paryuni Paryuni, Paryuni Pramudianti, Mia Prasetyaningrum, Eni Pratiwi, Ari Suci Purtiningsih, Okta Purwosetiyono, FX Didik Qiftiyani, Abda’u Ika Qiftiyani, Abda’u Ika Qristin violinda Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmawati, Adiani Rasiman Rasiman Rhistiani, Yuanita Riawan, Bina Rina Dwi Setyawati Riyadi, Fifin Agus Riyatno, Yuli Rizkiya, Achlis Rosalina Ginting Santosa, Muh. Gilang Wahyu Saputro, Lutfi Hadi Sari, Anggun Widya Sari, Devi Ranita Setiyono, Yuuki Chleo Pratama Setyastuti, Eka Setyawati, Ariani Nur Sidiq, Dicky Ahmad Nor SITI KHOLIFAH Soedjono Soedjono Soegeng Ysh, A. Y. Suciana, Fransiska Sudargo Sugiarto S Sugiharto, Sasi Sugiyanto - Suherni Suherni, Suherni Sukamto ,, Sukamto Sulastri Sulastri Sulistiyaningsih, Endang Sulistiyawan, Heri Sunandar Sunandar Supandi Suprihatini, Ganis Suratmin Suratmin Suryandari, Beti Sutarni, Sutarni SUTARSIH, WIJI Suyoto Suyoto Syaifudin, Mohamad Tatang Herman, Tatang TEJAWATI, SARI Thoha, A Titik Haryati Turmudi Ulfah, Nur Saniya Varietasari, Dian Vitara, Richo Alif Wahidatun, Nur Baity Wahyu Dwi Lestari Wahyudi, Miftah Sri WARTIIN, WARTIIN Wasminto, Bambang Wati, Christin Eni Whindari, Suyun Wibawa, Bebet Adi Widyastuti, Nora Wigati, Trinil Wulandari, Santi Yanuar Hery Murtianto Ysh, AY Soegeng Yuni Kartikasari, Yuni Zulfiana, Zulfiana