p-Index From 2021 - 2026
5.995
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial JSEH (Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora) INTEKNA Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Telaah JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Media Sisfo Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Jurnal IMPACT: Implementation and Action SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Almufida: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) International Journal of Social Science GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Empiricism Journal Indo-MathEdu Intellectuals Journal JURNAL GEOGRAFIKA (GEOGRAFI LINGKUNGAN LAHAN BASAH) Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Makara Human Behavior Studies in Asia Journal of Language and Literature Studies Samvada: Jurnal Riset Komunikasi, Media, dan Public Relation Amkop Management Accounting Review (AMAR) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia el hisbah: Journal of Islamic Economic Law International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora VISA: Journal of Vision and Ideas Journal of Authentic Research Jurnal Intelek Insan Cendikia International Journal of Economics, Commerce, and Management International Journal of Educational Insights and Innovations (IJEDINS) LamLaj FONDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Open Access DRIVERset Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Akselerasi Kenaikan Pangkat dan Jabatan Dosen FKIP Universitas Mataram Mahyuni, Mahyuni; Karnan, Karnan; Safruddin, Safruddin; Intiana, Rohana Hariana; Rispawati, Rispawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i1.22

Abstract

Pada umumnya, kenai Strategi Akselerasi Kenaikan Pangkat dan Jabatan Dosen FKIP Universitas Mataram kan pangkat dan jabatan dosen seringkali terlambat. Secara umum keterlambatan itu disebabkan oleh dua hal pokok yaitu faktor diri dosen tersebut dan faktor sistem administrasi yang kurang mendukung. Padahal pangkat dan jabatan seorang dosen akan berpengaruh pada kualitas pembelajaran di perguruan tinggi, bahkan akan berpengaruh pada akreditasi program studi. Untuk itu, perlu ada strategi dan upaya dalam rangka akselerasi kenaikan pangkat dan jabatan dosen. Dalam rangka kelancaran pelaksanaan proses pengembangan karier kepada tenaga akademik/dosen di lingkungan FKIP Universitas Mataram, maka dipandang perlu dilakukannya workshop untuk menetapkan strategi akselerasi kenaikan pangkat dan Jabatan Dosen di FKIP Universitas Mataram. Untuk mempermudah dan memperlancar usulan ini, FKIP Universitas Mataram akan mengimplementasikan beberapa langkah strategis, yaitu:  pembentukan tim percepatan untuk publikasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sistem arsip secara daring (online), hibah penelitian bagi dosen yang potensial naik ke jenjang Guru Besar, dan pembagian beban tugas (load) staf administrasi yang menangani urusan kenaikan pangkat dan jabatan dosen ke staf administrasi jurusan/program studi.
Pelatihan Aplikasi Wayground untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Digital Guru SMPN 32 Banjarmasin Haq, Ahsanul; Priyougie, Priyougie; Mahyuni, Mahyuni; Sunarya, M. Hendra
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i5.2125

Abstract

The current transformation in education demands a fundamental shift in teacher competency, particularly in the utilization of digital technology. However, many teachers still face a gap between basic technical skills and effective pedagogical implementation. This community service project aims to bridge this gap through Wayground application training for teachers at a partner school (SMPN 32 Banjarmasin). The main problems at the school were conventional evaluation methods that were less engaging and provided minimal feedback, as well as teachers' low knowledge of digital interactive learning platforms. The proposed solution was to conduct Wayground application training. The implementation method included a planning stage, a workshop implementation with a participatory approach, and evaluation using a pre-test and post-test design. The evaluation results showed a significant increase in all aspects of teacher competency in using the Wayground application, with an average competency score almost doubling. This training not only succeeded in improving technical skills but also teachers' pedagogical understanding in designing formative evaluations. It was concluded that Wayground application training is an effective and relevant intervention for improving teachers' digital pedagogical competency. Strategic recommendations are directed to schools to institutionalize this practice and to policymakers to replicate this training model on a wider scale to support national education transformation.ABSTRAKTransformasi pendidikan saat ini menuntut pergeseran fundamental dalam kompetensi guru, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital. Namun, banyak guru masih menghadapi kesenjangan antara kemampuan teknis dasar dan implementasi pedagogis yang efektif. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui pelatihan aplikasi Wayground bagi guru-guru sekolah mitra (SMPN 32 Banjarmasin). Permasalahan utama di sekolah tersebut adalah metode evaluasi konvensional yang kurang menarik dan minim umpan balik, serta rendahnya pengetahuan guru mengenai platform pembelajaran interaktif digital. Solusi yang ditawarkan adalah dengan melaksanakan pelatihan penggunaan aplikasi Wayground. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, implementasi lokakarya dengan pendekatan partisipatif, dan evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan pada seluruh aspek kompetensi guru dalam menggunakan aplikasi Wayground, dengan peningkatan rata-rata skor kompetensi hampir dua kali lipat. Pelatihan ini tidak hanya berhasil meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman pedagogis guru dalam merancang evaluasi formatif. Disimpulkan bahwa pelatihan aplikasi Wayground merupakan intervensi yang efektif dan relevan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik digital guru. Rekomendasi strategis ditujukan kepada sekolah untuk menginstitusionalisasikan praktik ini dan kepada pembuat kebijakan untuk mereplikasi model pelatihan ini dalam skala yang lebih luas guna mendukung transformasi pendidikan nasional.
THE USE OF FIGURATIVE LANGUAGES IN THE INAUGURAL SPEECH OF BARACK OBAMA Athin Anajulya Pungkasari; Mahyuni Mahyuni; Nuriadi Nuriadi; Kamaludin Yusra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33800

Abstract

This study examines the figurative language used in Barack Obama’s second inaugural address, focusing on its types, semantic meanings, and pragmatic functions. Taking a qualitative descriptive approach, the research uses Perrine’s classification of figurative language, alongside semantic theory and pragmatic theory as analytical frameworks. Data were taken from the official transcript and video recording of the speech and analyzed using Miles, Huberman, and Saldaña’s content analysis model. The results revealed 32 figurative expressions, consisting of 13 metaphors, 6 personifications, 6 hyperboles, 5 synecdoches, and 2 symbols. Semantically, these expressions extend literal meanings into richer, more symbolic ones that emphasize themes of equality, unity, and progress. Pragmatically, they inspire, persuade, and unify the audience by presenting complex issues in a clear and emotionally engaging manner. However, as the study is limited to a single speech, the findings cannot fully represent figurative language in political discourse as a whole. Nevertheless, the study shows that figurative language was central to Obama’s rhetorical strategy, functioning not only as a stylistic device but also as a persuasive tool that reinforced shared values and legitimized leadership. Keywords: figurative language, inaugural speech, Barack Obama
Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Linguistic Landscape Memanfaatkan Media Literasi Digital bagi Guru-Guru Madrasah di Lombok Barat Putera, Lalu Jaswadi; Mahyuni, Mahyuni; Ahmadi, Nur; Zamzam, Ahmad; Elmiana, Dewi Satria
DARMADIKSANI Vol 3 No 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v3i2.3400

Abstract

ABSTRAK Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (Abdimas) ini merupakan seri lanjutan dari kegiatan Abdimas sebelumnya pada 2021 dan 2022 yang lalu (Putera et al., 2021; Putera et al., 2022). Sedikit berbeda namun berkaitan dengan tema tahun sebelumnya, kegiatan Abdimas tahun ini mengangkat tema penyusnan bahan ajar Bahasa Inggris otentik berbasis Linguistic Landscape yang mengintegarsikan media digital/online dalam rancangan tugas siswa. Sebagai sebuah pendekatan baru dalam studi kemultibahasaan dan pembelajaran bahasa Inggris, LL mendorong untuk lebih banyak menggunakan materi-materi, dan tema-tema pembelajaran otentik yang ada di sekeliling siswa baik yang berasal dari sumber non-digital maupun digital. Penggunaan materi dan tema-tema otentik akan menghasilkan pembelajaran yang kontekstual, relevan dengan situasi dan kondisi siswa, dan lebih bermakna sebab siswa memahami isu-isu otentik yang ada di sekitarnya (seperti masalah sampah, bahaya merokok, dll) lebih dibandingkan dengan isu-isu non-otentik yang tidak pernah/belum pernah mereka lihat dan alami selama hidupnya. Berlimpahnya bahan-bahan digital (digital landscape) bisa dimanfaatkan menjadi bahan ajar pembelajaran bahasa Inggris yang efektif, murah, dan mudah didapat. Pelatihan ini diharapkan akan dapat mengatasi beberapa permasalahan yang dihadapi guru-guru madrasah seperti kurangnya kreatifitas dalam menyusun bahan ajar otentik berbasis LL yang terintegrasi dengan media digital, dan kurangnya kreatifitas guru dalam menyusun bahan ajar berbasis LL mengintegrasikan literasi digital, dan kurangnya literasi digital siswa yang ada di madrasah di Lombok Barat disebabkan oleh minimnya bentuk penugasan/projek yang memanfaatkan media digital untuk meningkatkan kemampuan berbahasa siswa dan efektifitas pembelajaran bahasa Inggris. Berkesesuaian dengan persoalan di atas, kegiatan pelatihan penyusunan bahan ajar berbasis LL mengintegrasikan literasi digital/online dalam rancangan tugas/projek siswa menjadi amat penting mengingat pembelajaran abad 21 dan kurikulum Merdeka Belajar saat ini mewajibkan para guru dan siswa untuk cakap (literate) dalam menggunakan teknologi digital, sadar/melek (aware), dan update dengan permasalahan yang terjadi di lingkungannya sehingga mereka tidak hanya cakap dalam menggunakan bahasa (asing) namun juga dapat memberikan solusi bagi perbaikan masyarakat dan lingkungannya. Kegiatan Abdimas ini dilaksanakan di MTs Raudlatusshibyan NW Belencong Kec. Gunung Sari Kab. Lombok Barat dengan khalayak sasaran guru-guru Bahasa Inggris madrasah. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi yang terlihat dari hasil kuesioner yang berisi pertanyaan tentang pemahaman terhadap materi, cara penyampaian materi, dan kesulitan yang dihadapi dalam mengintegrasikan LL dengan media literasi digital yang sesuai. ABSTRACT This Community Service Program is a continuation of the previous program held in 2021 and 2022 (Putera et al., 2021; Putera et al., 2022). Slightly different but related to the previous ones, this year's theme focused on creating the draft of authentic English teaching materials based on Linguistic Landscape that integrates digital/online media both in the learning activities and assignments. As a new approach in multilingualism and English language learning, Linguistic Landscape encourages the use of authentic materials and learning themes that are present in students' surroundings, whether from non-digital or digital sources. The use of authentic materials and themes results in contextual, relevant learning experiences for students, as they understand authentic issues in their environment (such as waste problems, smoking hazards, etc.) more than non-authentic issues they may have never seen or experienced in their lives. The abundance of digital resources (digital landscape) can be leveraged to create effective, affordable, and easily accessible English language teaching materials. It is expected that this program addressed several challenges faced by madrasah teachers, such as a lack of creativity in developing authentic LL-based teaching materials integrated with digital media, a lack of creativity in developing LL-based teaching materials that integrate digital literacy, and a lack of digital literacy among madrasah students in West Lombok due to the scarcity of assignments/projects that utilize digital media to enhance students' language skills and the effectiveness of English language learning. In line with the aforementioned issues, the training activity for developing LL-based teaching materials integrating digital/online literacy into student assignments/projects becomes crucial, considering that 21st-century learning and the current independent learning or Merdeka Belajar curriculum require teachers and students to be proficient in using digital technology, aware of current issues in their environment, and updated so that they are not only proficient in using a foreign language but also capable of providing solutions for the improvement of society and their environment. This program was conducted at MTs Raudlatusshibyan NW Belencong, Gunung Sari Subdistrict, West Lombok Regency, with the target audience being madrasah teachers that teach English subject at schools. The results of this program show a high level of success, as seen from the questionnaire results regarding understanding of the material, delivery of the material, and challenges in integrating Linguistic Landscape with suitable digital literacy media.
Sosialisasi Hasil Penelitian tentang Faktor Pemicu Emosi Positif dan Negatif Mahasiswa dalam Menyelesaikan Tesis di Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris Amin, Muhammad; Nawawi, Nawawi; Mahyuni, Mahyuni; Thohir, Lalu
DARMADIKSANI Vol 3 No 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v3i2.3694

Abstract

ABSTRAK Emosi diketahui berdampak langsung atau tidak langsung pada kesehatan manusia secara umum, terhadap kinerja seseorang, capaian pembelajaran, termasuk juga motivasi dalam melakukan sesuatu. Dalam konteks studi pascasarjana, hal yang sering menjadi penyebab lambatnya mahasiswa menyelesaikan studi adalah tidak cepat tuntasnya penelitian dan penulisan tesis mereka. Penelitian-penelitian yang telah dilakukan tentang penyebab lambatnya penyelesaian tugas akhir berupa tesis ini adalah karena sering munculnya pemicu emosi negatif oleh pihak-pihak yang secara langsung terlibat kegiatan akademik di kampus, yang selanjutnya berdampak pada kelancaran pengerjaan tugas dimaksud. Lebih khusus lagi, penelitian yang dilakukan tim pengabdian ini baru saja menyelesaikan penelitian yang mengidentifikasi faktor-faktor pemicu emosi mahasiswa selama mengerjakan tesis dan bagaimana pengaruhnya terhadap pengerjaan tesis mereka. Tentu kegiatan ini akan sangat penting untuk memberikan informasi kepada pihak terkait, yang selanjutnya akan menimbulkan kesadaran untuk dapat membantu mencegah timbulnya emosi negatif dan membantu munculnya emosi positif mahasiswa yang nantinya mempercepat selesainya tugas akhir mahasiswa di program Magister Pendidikan Bahasa Inggris. Disamping kontribusi pragmatis bagi mahasiwa di Program Studi tempat pengabdian ini dilakukan, luaran lain yang diharapkan adalah terdiseminasinya program pengabdian ini pada jurnal nasional atau prosiding internasional. ABSTRACT Emotions are known to have a direct or indirect impact on human health in general, affecting an individual's overall performance, learning achievements, and motivation in various activities. In the context of postgraduate studies, a common factor contributing to students' delayed completion is the slow progress of their research and thesis writing. Research on the reasons for the sluggish completion of final tasks, such as theses, reveals that a significant cause is the frequent emergence of negative emotional triggers from those directly involved in academic activities on campus, subsequently disrupting the smooth progress of these tasks. More specifically, a recent study conducted by this service team has just wrapped up research identifying the emotional triggers experienced by students while working on their theses and how these triggers influence the progress of their thesis work. This endeavor is crucial for providing information to relevant parties, fostering awareness, and helping to prevent the occurrence of negative emotions while promoting the emergence of positive emotions among students. This, in turn, expedites the completion of students' final tasks in the Master's Program in English Education. In addition to the practical benefits for students in the Program where this service is conducted, another expected outcome is the dissemination of this service program in national journals or international proceedings.
Pelatihan Penggunaan ICT Multiple Platforms untuk Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Inggris Unsur Kebahasaan Vocabulary dan Grammar Menggunakan Media Interaktif LiveWorkSheets Putera, Lalu Jaswadi; Mahyuni, Mahyuni; Zamzam, Ahmad; Satria Elmiana, Dewi; Amrullah, Amrullah; Sugianto, Riris
DARMADIKSANI Vol 4 No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v4i2.5370

Abstract

Pembelajaran abad 21 dan Kurikulum Merdeka Belajar saat ini mewajibkan para guru dan siswa untuk mampu menguasai berbagai keterampilan abad 21, cakap (literate) dan selektif dalam menggunakan media teknologi komunikasi dan informasi, dan update dengan berbagai perkembangan sains dan teknologi, serta peduli (aware) dengan persoalan yang ada di lingkungannya. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan lanjutan dari PKM pada 2021, 2022, dan 2023 (Putera et al., 2021; Putera et al., 2022; Putera, et al., 2023). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mitra seperti kurangnya literasi digital siswa dan rendahnya kreatifitas guru dalam mengintegrasikan bahan ajar multimedia dalam pembelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan menyusun bahan ajar dengan mengintegrasikan ICT (Information and Communication Technology) dengan media digital interaktif LiveWorksheets (LWS). Berbeda dengan format PDF yang statis, LWS dapat digunakan secara dinamis atau interaktif untuk membuat bahan ajar atau LKPD yang terintegrasi dengan multimedia (visual, audio, video, teks). Selain dapat digunakan untuk mengakses bahan ajar digital, LWS juga bisa digunakan mengakses audio dan video serta mengevaluasi hasil ujian siswa secara otomatis. Secara umum, kegiatan PKM ini telah mencapai keberhasilan dilihat dari beberapa indikator: (a) meningkatnya pengetahuan guru tentang ICT dalam pembelajaran, (b) meningkatnya kompetensi guru dalam menyusun bahan ajar dan LKPD yang interaktif, (c) meningkatnya kemampuan guru dalam menggunakan fitur-fitur media digital interaktif LWS seperti untuk membuat akun secara mandiri, mengedit LKPD pada LWS secara online, menambahkan fitur-fitur multimedia pada bahan ajar atau LKPD, serta mengolah hasil tes siswa secara otomatis. Melalui PKM ini, para guru diharapkan menjadi lebih siap untuk mengintegrasikan teknologi baru dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris di kelas dengan lebih efektif, interaktif, dan menyenangkan.
Sosialisasi Hasil Penelitian Aktivitas Pembelajaran dan Asesmen Pemicu Emosi Positif dan Emosi Negatif Mahasiswa Amin, Muhammad; Mahyuni, Mahyuni; Thohir, Lalu; Basri, Ahmad Hasanul
DARMADIKSANI Vol 4 No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v4i2.5973

Abstract

Emosi diketahui berimplikasi pada kesejateraan manusia secara umum, termasuk motivasi dan produktifitas seseorang. Dalam dunia pendidikan emosi berpengaruh terhadap proses mengikuti pembelajaran dan juga capaian pembelajaran,  Oleh karenanya sangat penting bagi semua yang terlibat dalam kegiatan pendidikan untuk berusaha memunculkan sebanyak-banyaknya pemicu emosi positif dan mempertahankannya dan menghindarkan pemicu emosi negatif. Emosi yang positif akan sangat pontensial menjadi pemicu tumbuhnya motivasi dan kinerja yang maksimal bagi semua dalam melakukan tugasnya. Melihat pentingnya peran emosi dalam proses pembelajaran, dipandang perlu melakukan sosialisasi hasil penelitian tahun 2023 tentang faktor pemicu emosi positif dan negatif dalam hubungannya dengan aktivitas dan asesmen pembelajaran Dari penelitian tersebut ditemukan banyak informasi tentang respon mahasiswa secara emosi terhadapdan jenis asesmen yang dilakukan dan diterapkan selama ini: apa saja yang menjadi pemicu munculnya emosi positif dan negatif mahasiswa di dua kegiatan belajar mengajar tersebut. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dua kali, kepada participant yang berbeda dan pada waktu yang berbeda pula. Kegiatan pertama dilakukan kepada mahasiwa semester III dan semester I dan baru setelahnya dilakukan kepada   para dosen staf penagajr di Program Studi.  Ketika kegiatan PkM dilakukan ke mahasiswa, mereka diberikan kuesioner seperti yang diberikan kepada partisipan penelitian di tahun sebelumnya. Hal ini dlakukan untuk mengetahui persepsi mereka terhadap jenis aktifitas pembelajaran dan jenis asesmen dari sudut emosi yang ditimbulkan. Secara umum tidak ada perbedaan temuan antara hasil penelitian dengan persepsi mahasiswa terhadap aktifitas pembelajaran dan jenis asesmen memicu emosi positif kecuali pada jenis asesmen sit-in examination.
BENTUK DAN PENGGUNAAN BAHASA TABU PADA ANAK DI LINGKUNGAN BERTAIS KOTA MATARAM Anggraini, Nana Ari; Mahyuni, Mahyuni; Burhanuddin, Burhanuddin
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i3.3556

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan penggunaan bahasa tabu yang digunakan oleh anak-anak di Lingkungan Bertais kota Mataram. Latar belakang dilakukan penelitian ini karena maraknya penggunaan bahasa tabu oleh anak-anak di lingkungan tersebut sehingga menimbulkan keprihatinan terhadap masa depan bahasa anak-anak tersebut yang tidak memiliki sopan santun dalam berkomunikasi baik terhadap orang tua maupun teman sebaya. Metode dalam penelitian ini adalah observasi, simak dan wawancara. Teori yang digunakan adalah teori bentuk dan makna makian oleh Wijana. Tujuan yang ingin dicapai untuk mendeskripsikan bentuk dan penggunaan bahasa tabu tersebut kemudian memberikan bentuk bahasa yang lebih sopan untuk menggantikan bahasa tersebut agar tidak lagi menjadi bahasa yang tabu. Tekhnik analisis data yang digunakan adalah tekhnik analisis kualitatif dengan tahapan-tahapan menyeleksi, mendeskripsikan, mengklasifikasikan data berdasarkan referensinya, dan terakhir menganalisis data tersebut untuk dapat menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dari 8 jenis referensi yang terdapat dalam teori Wijana, ditemukan 7 bentuk bahasa tabu yang biasa digunakan yaitu referensi keadaan, binatang, benda, bagian tubuh, makhluk halus, aktifitas dan profesi. Sedangkan referensi berdasarkan kekerabatan tidak ditemukan penggunaanya. Penggunaanya hanya ditemukan pada anak-anak yang sudah memasuki jenjang SMP dan SMA. Hal tersebut bukan bagian dari fokus penelitian ini, penelitian ini berfokus pada bahasa tabu yang digunakan oleh anak-anak usia SD.
Efektivitas Metode LOK-R untuk Meningkatkan Kemaanpuan Berliterasi Siswa MTsN 2 Aceh Utara Kelas VII Mahyuni, Mahyuni; Astuti, Nia; Yuhafliza, Yuhafliza
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2025.6.1.13875

Abstract

The purpose of this research is to find out whether the iLOK-R learning model has an effect on the learning outcomes of students in the text of ifantasy stories. This type of research uses a qualitative approach with an experimental research method, that is, it only uses an experimental group without a control group and a comparison group. iThe research design used was a one-group pretest-posttest design. iWhile the data collection techniques used were tests, observations, and documentation. The data analysis technique used descriptive statistical data analysis, normality test, it-test, and hypothesis test. The results of this research show that there is a significant effect on the learning outcomes before and after the test. iThe percentage of students who passed in the pretest is 10%, and the percentage of students who passed in the posttest is 100%. iIt can be concluded that iH0 is rejected and iH1 is accepted. iThat means there is a significant influence between the iLOK-R learning model on the learning outcomes of students in the text of ifantasy stories.
Kemitraan Pemerintah Dengan Publik-Swasta (PPP) dalam Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan di Indonesia Pahripi, Muhammad Riza; Mahyuni, Mahyuni
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Vision and Ideas (VISA)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v5i1.6258

Abstract

The successful implementation of PPP in Indonesia will depend on regulatory strengthening, effective risk management, and careful consideration of ethical aspects. Sustainable capacity building and coordination between stakeholders are key in maximizing the potential of PPPs to meet Indonesia's infrastructure needs This study uses a qualitative method with a case study approach to analyze Public-Private Partnerships (PPPs) in Sustainable Infrastructure Development in Indonesia. The qualitative research method was chosen because it allows the exploration of complex social phenomena. Data is collected through document studies with the aim of analyzing journals and reports of research results and related documents. PPP optimization strategies for sustainable development require a comprehensive approach that includes several key aspects. One of the key strategies is the integration of sustainable development principles into the PPP framework, which includes good governance, stakeholder participation, and adherence to ethical standards 1. Integration of sustainability principles in all stages of the project, with a focus on good governance 2. KPI-based performance measurement to ensure the sustainability of the project lifecycle 3. Innovative approaches such as system dynamics models to manage sustainability challenges. 4. Balanced distribution of investment between the public and private sectors to drive sustainability performance.
Co-Authors A Arwan Abdul Halim Barkatullah Abdul Nasip, Abdul Ach. Fatori Ade Israwadi Agnes Livia Merlani, Agnes Livia Agustina, Hani Ahmad Ramdhani Ahmad Riki Kadri Budiman Ahsanul Haq, Ahsanul Aisyah, Tuti Akhmad Muzakkir, Akhmad Akhmad Saufi Aldy Syahputra Alfi Sahrin Alhakimi, Dimas Almira Keumala Ulfah Amrullah Amrullah Anasthasia, Arya Agung Ayu Anggraini, Nana Ari Arafiq Arafiq Arafiq, Arafiq Arifuddin Arifuddin Arika Fitriani Astuti, Nia Athin Anajulya Pungkasari Aulia Safitri Azis, Atri Dewi Aziz, Lalu Abdul Bahril, Bahril Basri, Ahmad Hasanul Burhanuddin Burhanuddin Burhanudin Burhanudin Damayanti Manalu Daulay, Mita Suryani Dedi Irawan Desi Yudiana Dessy Zadriana Destiana, Anindya Risa Dewi, Dyah Hartati Doni Wibowo, Doni Dora Betari Dwi Putra Buana Dwi Putra Buana Sakti Edi Sunarko Elmiana, Dewi Satria Fahreza, M. Naufal Rifa Fariza, Nurul Fitri Fitri Hadi, Inu Kencana Hairil Anwar Handry Sudiartha Athar Haura Zikra Herjan Haryadi Hermawan Syahputra Hollysa Andini Husaini Husaini Ifrani, Ifrani IGM Sutjaja Intiana, Rohana Hariana Iphan Fitrian Radam Isnaeni, Muh Isnaini, Muh. Johan Mahyudi Johan Mahyudi, Johan JOKO PRAYITNO Kamaludin Yusra Karnan Karnan Khairil Anwar Krismon Nusantara Saksi Mairijani . Mariani, Ida Martono Martono Martono Martono Martono Meryana*, A. Kurnia Bintang**, Muh. Akbar**, Susi Aulina**, Yudy Goysal**, Arifin Limoa*** Miftahul Amalia Monica Patricia Muhammad Amin Muhammad Amin Muhammad Ilhamsyah Siregar Muhammad Isnaini Nadya Hardiani Nahdatus Syaadah Nanda Desreza Nasruddin nasruddin Nawawi Nawawi Netty Herawaty Ni Luh Sutjiati Beratha Nofa Alesia Nova Florentina Ambarwati Nur Ahmadi, Nur Nur Aidar Nurachman Hanafi Nuriadi Nuriadi Nuriadi, Nuriadi Nurul Aflah Nurwijayanti Nyak Marwati Pahripi, Muhammad Riza Permadi, Mandala Erlangga Indra Prayitno Basuki, Prayitno Priyogie, Priyogie Priyougie Putera, Lalu Jaswadi Rachma, Maulida Rahmawati, Rahmawati Ratul Fauzan Rifal Hardian Rina P Pamantung Rispawati, Rispawati Rizka Aulia Salsabilla Rizki Phonna Rizky Fadhillah Rosana, Nana Sahril, Muhamad Samahuddin, Samahuddin Santi Farmasari Saputra, Adisurya Sarah Sijabat Satria Elmiana, Dewi Saufi , Akhmad Selamat Riadi Sharipuddin, Sharipuddin Silalahi, Veni Simanihuruk, Endang Ernawati Soepriyanti, Henny Sriadhi Sriadhi, Sriadhi Sudirman Sudirman Sudirman Willian Sugianto, Riris Sunarya, M. Hendra Syahdan Syahdan, Syahdan Syaifudin Syaifudin, Syaifudin T. Zulham Tamba, Losten Thohir, Lalu Topan, Muhammad Tri Wahyuni Veryawan, Veryawan Wahyuni, Wika Waluyo, Untung Wika Wahyuni Witono, Hudan Ahmad Dardiri Yuhafliza, Yuhafliza Yulia Qamariyanti Yuliyanti, Islina Yuni Budi Lestari Yusra, Kamaluddin Yusra, Kamaludin Yusuf Hidayat Zamzam, Ahmad Zulhamdi, Zulhamdi