p-Index From 2021 - 2026
7.209
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kreatif Tadulako Online AL-TA´LIM Jurnal Al-Tadzkiyyah JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE JURNAL MANAJEMEN MOTIVASI Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal SOLMA al-Afkar, Journal For Islamic Studies JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal on Education Al-Ta'lim Jurnal PAI Raden Fatah EKONOMI BISNIS International Journal of Asian Education Jurnal Ilmu Manajemen Profitability PAKAR Pendidikan Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman Santri: Journal of Pesantren and Fiqh Sosial Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah) An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Education Research Kawanua International Journal of Multicultural Studies Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Journal Cerdas Mahasiswa Concept: Journal of Social Humanities and Education Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Benefit : Journal of Bussiness, Economics, and Finance ALENA : Journal of Elementary Education Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Aksioreligia : Jurnal Studi Keislaman QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Cateris Paribus Journal Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Jurnal Penelitian Keperawatan Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Jurnal Teologi Islam eJEBA Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Hukum Islam: Keabsahan E-Commerce dan Hak Perlindungan Konsumen Wiji Fitri Yanti; Widya Sari; Misra Misra
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2026): JUNI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ws8nqx80

Abstract

A trade activity through internet media is called as electronic commerce (e-commerce). Consumers who transact through the internet tend to cause losses caused by business actors. The e-commerce transaction process starts from promotional and marketing issues to selling, payment and contract making issues. The purpose of this study is to examine the law of protection for consumers in e-commerce transactions according to the Islamic view. The research method used in this study is a qualitative method with the data collection technique used is a literature study, namely a literature study with data sources from several book references and internet media related to the specific problems of this study. The results of this study show that business transactions through e-commerce are a new alternative in doing business in today's era. The transaction process through e-commerce according to Islam is declared valid if aspects of consumer protection can be guaranteed and proven in accordance with the rules that have been determined by the syara' and as long as they are not prohibited by sharia or contrary to the postulates
Konsep Maqāṣid Syarī'ah dan Implementasinya Pada Organisasi Islam di Indonesia: Studi Komparatif Wina Susanti; Widya Sari; Misra Misra
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/1exq4y31

Abstract

Penelitian ini membedah secara komprehensif konsep maqāṣid syarī'ah, landasan teologis-yuridis, aspek hierarkis, serta operasionalisasi al-Darūriyyāt al-khams. Melalui studi komparatif, akurasi analisis diarahkan pada diskrepansi orientasi aplikatif Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Konstruksi maqāṣid tersebut diuji efektivitasnya dalam merespons dua isu krusial kontemporer (2025–2026): dinamika kebijakan fiskal terhadap komoditas hajat hidup publik dan diskursus otoritas kecerdasan buatan (AI) dalam produksi fatwa. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan metode studi kepustakaan, analisis didasarkan pada dokumen primer, manuskrip fatwa, dan literatur bereputasi. Temuan penelitian menunjukkan adanya konvergensi substansial ketiga institusi dalam mengadopsi maqāṣid sebagai kerangka ijtihad, namun memiliki divergensi metodologis yang kontras. NU mengartikulasikan pendekatan implisit-substantif berbasis tradisi mazhab; Muhammadiyah meniscayakan corak eksplisit-progresif; sementara MUI menerapkan sintesis integratif-aplikatif. Tatkala dihadapkan pada polemik pengenaan fiskal sembako/hunian (2026) dan disrupsi teknologi AI, konsistensi epistemologis ketiga lembaga tetap rigid, sekaligus menyingkap limitasi adaptif masing-masing terhadap akselerasi zaman. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada peta komparasi metodologi hukum Islam di Indonesia serta memperluas jangkauan aksiologis maqāṣid klasik ke ranah problematika modern yang belum terjamah literatur konvensional.
Nikah Mut'ah dalam Perspektif Ulama dan Hukum Positif Indonesia Ilham Akbar Maulana; Widya Sari; Misra Misra
Jurnal Teologi Islam Vol. 2 No. 2 (2026): JUNI-NOVEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rfafvz53

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis praktik nikah mut’ah sebagai bentuk pernikahan kontrak yang masih menjadi perdebatan dalam Islam, serta menilai kedudukannya dalam sistem hukum positif Indonesia. Kajian dilakukan dengan metode kualitatif berbasis studi literatur, menelaah sumber klasik fikih, hadis, serta regulasi hukum nasional. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pandangan ulama: mayoritas Ahlus Sunnah mengharamkan mut’ah dengan dasar hadis dan maqashid syariah, sementara kalangan Syiah masih membolehkannya dengan merujuk pada riwayat sahabat dan pendapat Imam Ahlul-Bait. Dari sisi hukum positif, nikah mut’ah tidak diakui dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan maupun Kompilasi Hukum Islam (KHI), karena tidak memenuhi unsur kekal dan tujuan membentuk keluarga sakinah mawaddah warahmah. Praktik ini juga dianggap bertentangan dengan asas ketertiban umum dan moralitas sosial. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa nikah mut’ah tidak sah baik menurut hukum Islam mayoritas maupun hukum positif Indonesia, serta menimbulkan implikasi sosial yang merugikan perempuan, anak, dan masyarakat.
Resistance and Adaptation: The Transformation of Pesantren Salafiyah in West Sumatra Between Islamic Scholarly Traditions and the Demands of Modernity Harmonedi Harmonedi; Yanti Novita; Rahma Hasanah; Suryadi Fajri; Aulia Rahmi Putri; Misra Misra
Santri: Journal of Pesantren and Fiqh Sosial Vol 6 No 2 (2025): December 2025
Publisher : The Institute of Research and Service Community IPMAFA Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/santri.v6i2.1926

Abstract

This study aims to analyze the dynamics and dilemmas faced by Pesantren Salafiyah in West Sumatra in maintaining traditional Islamic education amidst the currents of modernization and globalization. The research approach used is a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The research subjects included kiai, teachers or ustadz, santri, almuni, and the surrounding community from several pesantren salafiyah, namely Pesantren Ashhabul Yamin Lasi in Agam Regency, Pesantren al-Manaar Batuampar in Lima Puluh Kota, MTI III Kampung Candung, MTI Tengku Tuah in Lima Puluh Kota, Pondok, and MTI Batang Kabung. The study’s results indicate that pesantren salafiyah play an important role in preserving the treasures of classical Islamic knowledge by teaching “kitab kuning” (classical Islamic texts) using traditional methods such as bandongan, sorogan, and halaqah. However, pesantren faces complex challenges, including changes in educational policies, limited resources, leadership renewal, and public perceptions of the relevance of pesantren graduates in the modern world. Nevertheless, many pesantren demonstrate adaptive capabilities through selective integration of modern elements, such as the addition of a general curriculum, strengthened management, and the use of learning technology, without abandoning their scholarly identity. The principle of "al-muhafazhah 'ala al-qadim al-shalih wa al-akhdz bi al-jadid al-ashlah" (religious guidance, the guidance of the righteous) serves as the basis for maintaining a balance between tradition and innovation. With wise and collaborative management, pesantren salafiyah has the potential to become models of relevant and sustainable Islamic education.
Co-Authors Abdul Muttalib Abdul Rahman Afif Putra Nazwan Afifah ‘ ‘Ulya Afifah ‘Ulya Afriani Afriani Ahsan Nadya Ajat Hidayat Akramul Insan Zaer Alamsah, Asniati Alannasir, wahyullah Amanah , Teguh Reski Andera, Wahyu Anwar Talib Apriliani, Wilda Astrid, Ratri Aulia Rahmi Putri Azhar Azhar Aziz, Ahmad Azmiyah, Azmiyah Azrul, Azrul Butudoka, Eka Pratiwi K Butudoka, Eka Pratiwi K. Duski Samad Duski Samad Elfa Maijuana Elfa Marijuana Eviza, Eviza Fadlhi, Wendy Muhammad Faradillah, Faradillah Farid, Andi Muhammad Fitria, Meza Hadeli Hadeli, Hadeli Hari, Zulma Harmonedi Hasanah, Mauizatun Ilham Akbar Maulana Ilhamdan, Diki Intan Maharani Ira Kurnia Putri Irnawati Irnawati Juliana Batubara Juliarini, Aniek Jusniarti, Jusniarti Kamalasari, Dikriati Kartini Kartini Kristiani Kristiani Lailatul Mukaromah Lailatul Rahmi Rahmi Leski, Rina Lopi, Lopi Mardawila Adha Anjeli Maria, Rika Matoka, Natasya S. Mayuni, Windri Mesi Gusni Putri Miftahul Husnah Milya Sari Muhammad Anugerah Alam Waris Muhammad Habibirrahim Muhammad Hatta Nabilah Jihana Nana Sepriyanti Nana Sepriyanti Nashiruddin Nashiruddin Nashiruddin, Nashiruddin Nasution, Riskha Hanifa Nelwati, Sasmi Nola Ariesta Elvan Novita Juliana Sari Indah Nur Asmi Nurhapipah, Nurhapipah Nurhayati, Pipin nurinayah nurinayah Olivia Olivia Padila, Cisia Pohan, Abdul Hakim Putra, Elfi Putra, Ilham Jaya R Luki Karunia Rahima Zakiyah Rahma Hasanah Rahmat Ramadani, Gina Reina Aulia Revi REMISWAL REMISWAL Renjani, Rizky Swastika Rika Maria Riskha Hanifa Nasution Rusydi Rusydi Rusydi Rusydi Safni, Pela Sahraini Sahraini, Sahraini Salman Shiddiq Saputri, Sherli Dwi Andri Sasminelwati Selvi, Nurhayati Setiawan Mandala Putra Sri Nur Hartiningsih Sukmawati, U. Sulia Sulastri Sulastri Suryadi Fajri Syafruddin Nurdin Syamsul Bahri Dg. Parani Timiyatun, Endar Tiya Yulika Putri Trapol, Fredi Tumanan, Indriartri Umar Syarifuddin Widya Sari Wiji Fitri Yanti Wildano, Tio Wina Susanti Windri Mayuni Yafi, Salman Yanti Novita Yanti, Lisda Zaitun Zaitun Zulhiza Romi Zulma Hari Zulvia Trinova