Claim Missing Document
Check
Articles

Fish biodiversity and substrate composition on coral reef ecosystem at Penimbangan, Buleleng Regency, Bali Safitri, Diah Ayu; Andriyono, Sapto; Mukti, Akhmad Taufiq; van Keulen, Mike
Depik Jurnal Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Vol 14, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.14.2.36210

Abstract

The Penimbangan is one of the potential locations for underwater tourism in the Regency of Buleleng, with a unique dive spot. Planning and sustainable coastal development are essential for the continuity of the ecosystem, the sea, and the economy. Fish and coral studies in Penimbangan, District Buleleng, occurred from December 2022 to February 2023. Location observation shared four sites of data retrieval. The determination sites study uses purposive sampling based on the spread of coral naturally. Data was collected by Underwater Photo Transect (UPT) for coral and Underwater Visual Census (UVC) for fish. Transect area coral 50m long with quadratic transect (58cm x 44cm), and classified categories using CPCe software. Transect area fish of 350 m2 (length 70 m, limit right and left 2.5 m), identified fish to species level. The most studied habitat associations in coral reefs are coral (HC) and fish in coral assemblages. Percentage composition substrate basis in Penimbangan, namely dead coral with algae (106.74), coral (90.27), and sand (70). Lifeform coral is found in as many as ten types; the most are CM (39.00), CE (23.20), and ACS (10.07). A total of 17 families with 70 reef fish species were recorded in this study. The family with the most species is Pomacentridae (25), followed by Chaetodontidae (9) and Labridae (8). The composition of fish will vary according to the type of habitat.Keywords:FishBiodiversitySubstrateCoral ReefEcosystemBali
PELATIHAN PENINGKATAN BUDIDAYA IKAN NILA DAN IKAN LELE DI KOTA BATAM MELALUI APLIKASI PROBIOTIK DAN IMUNOSTIMULAN ALAMI Sulmartiwi, Laksmi; Andriyono, Sapto; Satyantini, Woro Hastuti; Meilina, Sinta Cahya; Rahmawati, Ghishella Ayu; Kurniawati, Cicik
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2305

Abstract

Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang memberikan manfaat bagi inangnya dengan cara mengubah mikroba di tubuh inang, meningkatkan proses pencernaan, memperkuat respons terhadap penyakit, serta memperbaiki kualitas lingkungan. Sementara itu, imunostimulan adalah senyawa yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh ikan dengan memperbaiki ketidakseimbangan dalam sistem kekebalan, baik melalui peningkatan imunitas spesifik maupun non-spesifik pada ikan budidaya. Kombinasi probiotik dan imunostimulan alami dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ikan sehingga dapat meningkatkan produktivitas budidaya ikan di Kota Batam. Tujuan dari kegiatan ini yaitu dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya mengenai aplikasi probiotik dan imunostimulan alami, serta dapat memberdayakan kelompok pembudidaya ikan Kota Batam sehingga hasil produksinya dapat meningkat. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi presentasi, demonstrasi dan praktik, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup manajemen kualitas air, pengenalan penyakit ikan budidaya, serta pengenalan probiotik dan imunostimulan alami dalam budidaya ikan. Kegiatan ini diikuti oleh 17 orang perwakilan kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN) binaan Dinas Perikanan Kota Batam. Sebelum kegiatan dimulai, peserta mengisi kuesioner pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta sebelum materi disampaikan. Berdasarkan hasil kuesioner yang dibagikan, sebagian besar peserta tidak pernah melakukan pemeriksaan kualitas air dan tidak pernah melakukan pemeriksaan kesehatan ikan. Peserta sudah banyak yang pernah mendengar tentang probiotik dan pernah menggunakan probiotik, tetapi banyak peserta yang menggunakan probiotik tanpa mengetahui manfaat probiotik dan cara penggunaan probiotik yang tepat. Peserta juga belum mengenal imunostimulan dan belum pernah menggunakan imunostimulan. Kegiatan ini berlangsung dengan baik dan mendapatkan respons positif dari peserta. Interaksi yang baik antara peserta dan pemateri menunjukkan bahwa materi yang disampaikan telah diterima dengan baik oleh peserta.
ANALISIS PROKSIMAT DAN UJI ORGANOLEPTIK BISKUIT PEDADA (Sonneratia caseolaris) SEBAGAI SUMBER PANGAN ALTERNATIF Andriyono, Sapto; Hasanah, Uswa; Pujiastuti, Dwi Yuli; Hidayati, Nuning Vita
Journal of Aquatropica Asia Vol 10 No 1 (2025): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v10i1.6192

Abstract

Biskuit merupakan salah satu produk makanan ringan yang digemari oleh banyak kalangan Masyarakat yang saat ini banyak sekali inoasi ang dikembangkan. Salah satu biskuit yang dikembangkan dari sumber tepung alternatif adalah biscuit pedada yang dibuat dari tepung buah mangrove jenis Sonneratia caseolaris. Penelitian telah dilaksanakan dar Desember 2022 hingga Februari tahun 2024 di Laboratorium Pengolahan Pangan, Laboratorium Mikrobiologi, dan Laboratorium Kimia dan Analisis di Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga. Parameter pengujian selain analisis proksimat pada produk juga dilakukan uji organoleptik. Berdasarkan hasil uji proksimat, biskuit dengan substitusi tepung pedada menunjukkan rata-rata penilaian kadar karbohidrat, kadar protein, kadar lemak, dan kadar air pada setiap perlakuan yaitu P0 kontrol (0%), 25% (P1), 50% (P2), 75% (P3). Sementara hasil pengujian organoleptik yang dilakukan memiliki penilaian kualitas warna (p < 0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara substitusi tepung pedada terhadap kualitas warna, aroma, rasa, dan tesktur pada biskuit. Substitusi tepung terigu dengan tepung buah pedada pada biskuit berpengaruh terhadap meningkatkan karbohidrat serta rendah protein dan lemak dan mengurangi kadar gluten. Pengujian organoleptik menunjukkan bahwa perlakuan dengan hasil terbaik ialah pada P1, konsentrasi tepung pedada 25% memiliki warna, tekstur, dan aroma yang paling disukai panelis.
A STUDI KOMPARASI BIOAKUMULASI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA TAMBAK TRADISIONAL IKAN BANDENG (Chanos chanos) DI PANTURA JAWA TIMUR: GRESIK, SIDOARJO, DAN PASURUAN Parikesit, Prismadian Aji; Dewi, Nina Nurmalia; Hidayati, Nuning Vita; Octoriani, Widyanti; Andriyono, Sapto
Journal of Aquatropica Asia Vol 10 No 1 (2025): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v10i1.6261

Abstract

Abstrak Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan potensi perikanan payau. budidaya ikan bandeng di Jawa Timur masih menggunakan sistem tradisional, dimana air baku tambak menggunakan aliran air sungai setempat dan pasang surut air laut. Budidaya ikan bandeng secara tradisional memiliki kelemahan yaitu sulit menjaga kualitas air sehingga mudah tercemar oleh limbah rumah tangga maupun limbah industri. Bioakumulasi logam berat merupakan proses peningkatan konsentrasi suatu zat yang masuk kedalam tubuh mahkluk hidup. Salah satu logam berat yang dapat mencemari perairan yaitu logam timbal (Pb). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi limbah timbal (Pb) yang terkandung pada air, sedimen, dan daging ikan bandeng di tambak tradisional Desa Watuagung (Gresik), Desa Kalanganyar (Sidoarjo), dan Desa Jarangan (Pasuruan). Selain itu, untuk mengetahui tingkat pencemaran Pb di Desa Watuagung (Gresik), Desa Kalanganyar (Sidoarjo), dan Desa Jarangan (Pasuruan). Metode penelitian ini dengan mengambil data secara acak (purposive random sampling). Dengan pengambilan sampel di tiga lokasi yang berbeda, setiap lokasi terdapat tiga stasiun yang diuji. Hasil dari penelitian ini, kandungan logam Pb pada air dan daging ikan bandeng tidak terdeteksi, pada sedimen terjadi akumulasi logam Pb namun kadarnya masih dibawah baku mutu dan masih layak untuk kegiatan budidaya ikan bandeng. Tingkat pencemaran logam Pb pada ketiga lokasi tambak (Gresik), (Sidoarjo), dan (Pasuruan) masih tergolong aman. Nilai indeks pencemaran Igeo, CF, dan BCF masih dibawah ambang batas dan masih tergolong aman. Kata Kunci: Ikan Bandeng, Logam Berat, Timbal, Bioakumulasi Abstract Milkfish (Chanos chanos) is a potential brackish water fishery. milkfish cultivation in East Java still uses a traditional system, where the raw water of the pond uses local river water flow and sea tides. Traditional milkfish cultivation has the disadvantage that it is difficult to maintain water quality so that it is easily contaminated by household waste and industrial waste. Bioaccumulation of heavy metals is the process of increasing the concentration of a substance that enters the body of a living creature. One of the heavy metals that can pollute waters is lead. This study aims to determine the concentration of lead (Pb) waste contained in water, sediment, and milkfish meat in traditional ponds in Watuagung Village (Gresik), Kalanganyar Village (Sidoarjo), and Jarangan Village (Pasuruan). In addition, to determine the level of Pb pollution in Watuagung Village (Gresik), Kalanganyar Village (Sidoarjo), and Jarangan Village (Pasuruan). This research method is by purposive random sampling. By taking samples at three different locations, each location has three stations that are tested. The results of this study, the Pb metal content in water and milkfish meat was not detected, in the sediment there was an accumulation of Pb metal but the levels were still below the quality standards and were still suitable for milkfish cultivation activities. The level of Pb metal pollution in the three pond locations (Gresik), (Sidoarjo), and (Pasuruan) was still relatively safe. The pollution index Igeo, CF, and BCF were still below the quality standards and were still safe. Keywords: Milkfish, Heavy Metal, Lead, Bioaccumulation
TEMUAN INVASIVE SPESIES BERDASARKAN IDENTIFIKASI MORFOLOGI DAN MOLEKULER DARI DANAU DAMPELAS SULAWESI TENGAH Andriyono, Sapto; Herlina, Sri; Satyantini, Woro Hastuti
Journal of Aquatropica Asia Vol 10 No 1 (2025): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v10i1.6271

Abstract

Spesies asing invasive adalah salah satu isu strategis di Indonesia karena keberadaanya menjadi ancaman terhadap kelestarian keanekaragaman hayati dan keberlanjutan konservasi ekosistem. Termasuk spesies ikan nila (Oreochromis niloticus) di Danau Dampelas, komoditas ini bukan asli Sulawesi sehingga dikhawatirkan mempengaruhi populasi spesies asli, komposisi struktur dan proses ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi spesies invasive di Danau Dampelas secara morfologi dan molekuler. Identifikasi molekuler dilakukan dengan menggunakan DNA mitokondria berdasarkan daerah Cytochrome Oxidase Sub Unit I (COI). Sampel ikan nila dikumpulkan dari tujuh stasiun pengamatan di danau Dampelas. Hasil identifikasi dengan metode morfologi dan molekuler menunjukan hasil yang sama, yaitu Oreochromis niloticus. Berdasarkan identifikasi morfologi Oreochromis niloticus memiliki bentuk pipih dan oval, kepala sedikit runcing, warna tubuh kehitaman atau keabuan. Sirip ekor memiliki garis vertical, letak mulut terminal, sirip dorsal memanjang dengan mengeras dan bentuk ekor truncate. Hasil penelitian molekuler menunjukan bahwa semua sekuen ikan berhasil diamplifikasi dengan gen COI (654 bp). Hasil BLASNT menunjukan persentase identitas 100%.
CAPTURE RESULTS OF BABY LOBSTERS (Panulirus sp.) LANDED FROM PACITAN COASTAL WATERS Andriyono, Sapto; Wijanarko, Puguh Yugo; Mahasri, Gunanti; Saroso, Heri
Journal of Aquatropica Asia Vol 10 No 1 (2025): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v10i1.6362

Abstract

Lobsters from the Panulirus sp. group are a potential resource in renewable fisheries, but when exploitation continues to increase and there is no control, the number may continue to decline and become extinct. Lobster catching is not limited to the adult phase, but in all phases, including the puerulus phase (baby lobster/clear lobster seed). This study aimed to determine the diversity of baby lobster seeds landed in coastal waters in the Pacitan Regency area based on baby lobster catching activities. This research was conducted in January 2023 - January 2024. Data processing using Primer7 and MS Excel software. Based on the results of observations and data collection, both primary and secondary, 4 lobster species were obtained, namely pearl lobster (Panulirus ornatus), sand lobster (Panulirus homarus), bamboo lobster (Panulirus versicolor), and batik lobster (Panulirus longipes). Sand lobster, pearl lobster, batik lobster, and bamboo lobster were the most abundant at each station. During sampling, the average value of monthly catches in 2024 decreased compared to 2023. Water quality in this area is suitable for lobster habitat, with DO 8-8.5 ppm, salinity 33-35 ppt, pH 7-7.2, and temperature 27.0- 29.2 °C.
INISIASI INOVASI PENGOLAHAN IKAN ASAP TRADISIONAL MELALUI TEKNOLOGI ASAP CAIR DAN METODE SANITASI-PENGEMASAN: STUDI KASUS KUB BERKAH ABADI, TRENGGALEK Pramono, Heru; Andriyono, Sapto; Pangestu, Chandra Trisna; Ulum, Miftakhul; Haris, Mochamad
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 8 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i8.2761

Abstract

The smoked fish industry produces more than 175,522 tons of fish per year, but the technology used is generally simple and relies on hot smoking techniques. The Berkah Abadi Joint Business Group (KUB) is located in Munjungan, Trenggalek Regency, an area bordering the sea and mountains. Initial studies indicate that KUB Berkah Abadi's smoked fish processors face obstacles related to production methods, product sanitation and hygiene, and marketing. The goal of this community service program is to transfer processing technology, improve sanitation and hygiene, and implement vacuum packaging technology to enhance marketing efforts. Twenty participants successfully completed the community service activity. The program began with a survey on liquid smoke and its applications. Then, participants received counseling and practiced smoking fish with liquid smoke technology. Finally, they implemented what they learned by packing smoked fish with a vacuum sealer. The results of the program showed that 90% of the participants increased their knowledge of liquid smoke technology and mastered the vacuum sealer packaging method. They also understood the importance of sanitation and hygiene implementation. Further community service is needed to determine the development of product marketing results after technology implementation.
KARAKTERISASI LIPID HASIL KULTIVASI MASSAL Spirulina sp. DALAM MEDIA LIMBAH BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) Putri, Ricke Diana; Rusydi, Rachmawati; Ayuzar, Eva; Patmawati, Patmawati; Andriyono, Sapto
Journal of Aquatropica Asia Vol 10 No 2 (2025): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/qj9xrt11

Abstract

Microalgae is one of the microorganisms that has the potential as raw material in the development of research and technology to produce vegetable oil. Microalgae Spirulina sp. is a microalgae that has the potential to be used as a raw material for biodiesel, which has a fairly high lipid content when compared to other microalgae. However, to produce enough Spirulina sp. biomass, it is necessary to optimize the culture media.  One of the organic materials that can be used as Spirulina sp. culture media is vaname shrimp farming waste (Litopenaeus vannamei). This study aims to utilize vaname shrimp farming waste to minimize costs in mass-scale microalgae cultivation for daily lipid evaluation and biodiesel production. The method used in this study was laboratory experimental method, where observation and primary data collection were conducted on a mass scale. Based on the research results, the highest daily cultivation dry biomass of Spirulina sp. was found on day 4 (four) with a value of 2.29gr/L with a biomass percentage of 7.24%. The highest lipid extracted using soxhlet was on day 4 (four) with a lipid percentage value of 3.73% with a lipid percentage of 0.84% and the highest lipid productivity was also found on day 4 (four) with a value of 0.0854 gr/L. Mass cultivation biomass of Spirulina sp. obtained wet biomass of 13,760 g and dry biomass of 3,220 g. Lipid yield of Spirulina sp. in mass cultivation obtained a weight value of 163.74 g with a percentage of 5.09%. Biodiesel yield of Spirulina sp. in mass cultivation amounted to 101.225 g with a percentage of 61.82%. The quality of Spirulina sp. biodiesel consisted of 4 highest chemical compounds, namely Heptadecane (CAS) n-Heptadecane 41.35%, Hexadecanoid acid, methyl ester 13.03%, Isoppropyl Linoleate 8.91%, and 9,12-Octadecanoid acid (Z,Z)-, methyl ester 6.88%.
Pengaruh Coating Kitosan dan Minyak Atsiri Kemangi terhadap Angka Kapang dan Penerimaan Produk Katsuobushi Rohsarifuddin, Fadiya Furuujihim; Tjahjaningsih, Wahju; Saputra, Eka; Subekti, Sri; Andriyono, Sapto; Nirmala, Dwitha
Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Vol 18, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Politeknik - Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jpbkp.v18i2.957

Abstract

Penelitian ini melakukan coating kitosan dengan penambahan minyak atsiri kemangi pada konsentrasi berbeda pada katsuobushi yang kemudian disimpan selama 14 hari penyimpanan suhu ruang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan minyak atsiri kemangi pada coating kitosan dalam menjaga mutu fisik, kimia, dan mikrobiologi katsuobushi selama penyimpanan suhu ruang. Perlakuan yang dilakukan meliputi: kontrol (tanpa coating), 1% kitosan (P1), 1% kitosan dan 1% minyak atsiri (P2), 1% kitosan dan 1,5% minyak atsiri (P3), dan 1% kitosan dengan 2% minyak atsiri (P4). Hasil analisis ANOVA angka kapang, Angka Lempeng Total (ALT), parameter kimiawi produk seperti kadar air, protein, dan lemak, hingga penerimaan sensori pada katsuobushi dengan coating kitosan dan minyak atsiri kemangi secara signifikan (p0,05) lebih rendah dibandingkan dengan perlakuan kontrol dan perlakuan coating kitosan saja setelah 14 hari penyimpanan suhu ruang. Perlakuan coating 1% kitosan dan 1% minyak atsiri kemangi menunjukkan karakteristik mutu katsuobushi terbaik, dengan angka kapang sebesar 29 kol/g, ALT 3,87 log kol/g, kadar air 13,1%, kadar protein 55,13%, kadar lemak 1,81%, serta rerata penerimaan kenampakan, aroma, tekstur, dan rasa masing-masing sebesar 3,43; 3,43; 3,57; dan 3,4. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan minyak atsiri kemangi pada coating kitosan mampu meningkatkan efektivitas kitosan dalam menghambat pertumbuhan mikroba dan menjaga mutu katsuobushi selama penyimpanan suhu ruang.ABSTRACTThis study evaluates the effect of chitosan coatings by adding basil essential oil at different concentrations on the quality of katsuobushi during 14 days of storage at room temperature. This study aimed to determine the effect of adding basil essential oil to chitosan coatings in maintaining katsuobushi's physical, chemical, and microbiological quality during room temperature storage. The treatments included control (without coating), 1% chitosan (P1), 1% chitosan and 1% essential oil (P2), 1% chitosan and 1.5% essential oil (P3), and 1% chitosan with 2% essential oil (P4). The results of ANOVA analysis of mold number, total plate count (TPC), protein content, fat content, and sensory acceptance of katsuobushi with chitosan coating and basil essential oil were significantly lower (p0.05) than the control treatment and chitosan coating treatment only after 14 days of room temperature storage. The 1% chitosan and 1% basil essential oil coating treatment showed the best quality characteristics of katsuobushi, with a mold number of 29 CFU/g, TPC of 3.87 log CFU/g, moisture content of 13.1%, 55.13% crude protein, 1.81% crude fat, and mean acceptance of appearance, aroma, texture, and taste were respectively 3.43; 3.43; 3.57; and 3.4. This study's findings indicate that adding basil essential oil to chitosan coatings can increase the effectiveness of chitosan in inhibiting microbial growth and maintaining the quality of katsuobushi during room temperature storage.
Kontaminasi Mikroplastik pada Ikan Kiper (Scatophagus argus) dari Laguna Segara Anakan, Cilacap Hidayati, Nuning Vita; Hotijah, Siti; Hudawi, Mohammad Nuh; Andriyono, Sapto; Sanjayasari, Dyahruri; Hastuti, Dewi Wisudyanti Budi; Hendrayana, Hendrayana
Rekayasa Vol 16, No 3: Desember 2023
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v16i3.19543

Abstract

Microplastics are pollutants of emerging concern today. The presence of microplastics in fish from several marine environments has been reported worldwide. This study examined the presence of microplastics in the gastrointestinal tract (GIT) of the Kiper Fish (Scatophagus argus) from the Segara Anakan Lagoon, Cilacap, Central Java. Microplastics were found with an average abundance of 22.22 ± 6.8 items/ind. Fragment (45%) was the main type of microplastic found in the analyzed Kiper fish, followed by fiber (27%), film (21%), and pellets (7%). Eight types of colors were found in the analyzed fish, with black (43%) and transparent (33%) being the predominant plastic colors. There were 12 types of microplastic polymers found, namely Polystyrene (PS), Nylon, Polymethyl methacrylate (PMMA), Cellulose acetate (CA), Polycarbonate (PC), Polyvinyl chloride (PVC), Polypropylene (PP), Polyurethane (PU), Latex, Acrylonitrile butadiene stryrene (ABS), High-density polyethylene (HDPE), Polyethylene telephthalate (PETE). The results of this study indicate that more serious attention must be paid to the handling of plastic waste, given the accumulation of high amounts of microplastics in fish, which can be harmful to human health.
Co-Authors A. Shofy Mubarak Abdillah, Annur Ahadi Achmad Rifky Ananda Adrian Damora Adzhari , Natasya Syafa Aghnina Elvia Fauziah Agung Satriyo Bayu Agustin Indrawati Agustin Sukistyanawati Agustin Sukistyanawati Agustono - Ahasan Habib Ahmad Fahrul Syarif Aini Nurul Ainun Ma’rifa Akhmad Taufiq Mukti Alfi Hermawati Waskita Sari Alifia Rizky Novitasari Alma Ika Fatmawati Alvin Rahardian Alviano Amit Kumer Neogi Andi Aliah Hidayani Andi Aliah Hidayani Andi Aliah Hidayani Andi Parenrengi ANGELA MARIANA LUSIASTUTI Apriliyanto, Mochammad Bayu Asmi Citra Malina Asmi Citra Malina A. R. Tasakka Aulia Dista Mahrunisa Aulia Maulidah Aulia, Nabila Bachruddin, Muhammad Bagus Dwi Hari Setyono Bagus Suseno Boedi Setya Rahardja Catlya Tasya Adella Tasya Adella Chaniful Fuadi, Muhammad Cicik Kurniawati, Cicik Cindi Koes Farizky Crhisnawati Vega Daniel Elkana DARMAWAN SETIA BUDI Daruti Dinda Nindarwi Diamahesa, Wastu Ayu Diniariwisan, Damai Dita Wisudyawati Diyah Retnosari, Fenny Do, Hoang Dang Khoa Dwi Anggorowati Rahayu Dwi Yuli Pujiastuti Dwitha Nirmala Dyah Wahjuning Listyarini Dyahruri Sanjayasari Eka Nurinsani, Anisa Eka Saputra Elmanaviean Endang Dewi Masithah Eva Ayuzar, Eva Fairuzalfa, Najma Fadila Faridha Kusumaningrum Farizky, Cindi Koes Fatimah Fauziah, Aghnina Elvia Firdha Farah Pramesti Firmansyah, Muhammad Ichwan Fitriani, Mirna Gde Raka Angg Kartika Gunanti Mahasri Hanidhan Dwiretno Widiana Hari Pramono Haris, Mochamad Hasanah, Uswa Hastuti, Dewi Wisudyanti Budi Hendrayana Hendrayana, Hendrayana Heru Cahyono Heru Pramono Heru Pramono Hidayat, Rizqi Rizaldi Hidayati, Nuning Vita Hudawi, Mohammad Nuh Husni, Iqbal Ali Hyun-Woo Kim Irfan Wahyudi Islam, Nuruddin Haquel Isroni, Wahyu Kenconojati, Hapsari Lailatul Lutfiyah, Lailatul Laksmi Sulmartiwi Laksono Trisnantoro Larasati, Melani Layli Hamida Lila Gardenia Maharani, Rossa Mahrunisa, Aulia Dista Maradona, Maradona Mardya Syaifudin S Ma’rifa, Ainun Md. Jobaidul Alam Md. Jobaidul Alam Md. Jobaidul Alam Md. Jobaidul Alam Meilina, Sinta Cahya Melani Larasati MIFTAKHUL ULUM Miftakhul Ulum, Miftakhul Mirna Fitrani Mirna Fitrani Mirna Fitrani Mirna Fitrani Mirna Fitriani Mochamad Alauddin Perdana Putra Mochammad Amin Alamsjah Mochammad Bayu Apriliyanto Mohammad Faizal Ulkhaq Moka, Wilma J.C. Mufasirin Muhamad Amin Muhammad Amin Muhammad Chaniful Fuadi Muhammad Hanif Azhar Muhammad Ichwan Firmansyah Muhammad Syahrian Mutiara Rahmawati Mu’alimah Hudatwi N. Juni Triastuti Nafiqoh, Nunak Naufal Rifqi Pratama Nina Nurmalia Dewi Nita Rukminasari Nor Sa'adah Novian Aji Pradana Novita, Hessy Nuning Vita Hidayati Nuning Vita Hidayati Nuning Vita Hidayati Nunuk Dyah Retno Lastuti Nur Indah Sari Arbit Nur Izzati Mohd Noh Nuri Muahiddah Nurito, Nurito Nurmalia Dewi, Nina Nuruddin Haquel Islam Octoriani, Widyanti Oktavia Putri Oktaviana Elsa Dewi Oktaviani, Dian P Kumaladewi Pangestu, Chandra Trisna Panosa, Alief Erwanda Parikesit, Prismadian Aji Patmawati Patmawati Patmawati Patmawati, Patmawati Penataseputro, Tanjung Pipin Suciati Pratama, Naufal Rifqi Pursetyo, Kustiawan tri Putra, Mochamad Alauddin Perdana Putri, Ricke Diana Rachmawati Rusydi, Rachmawati Rahmawati, Ghishella Ayu Rangga Idris Affandi Reza Istiqomatul Hidayah Reza Istiqomatul Hidayah Rikky Leonard Rochma, Shinta Ainur Rofiq Ulinuha, Mohamad Rohsarifuddin, Fadiya Furuujihim Rr. Juni Triastuti Safitri, Diah Ayu Sahidu, Adriana Monica Samara, Syifania Hanifah Saputra, Alfian Rahmadhani Satria Hani Saputra, Hijrah Saroso, Heri Setiadi Setiadi Setyantini, Woro Hastuti Shohifah, Isnatul Umu Siti Gusti Ningrum, Siti Gusti SITI HOTIJAH Siti Nur Jannah Sri Endah Kinasih Sri Puji Astuti Wahyuningsih, Sri Puji Astuti Sri Subekti Suciyono, Suciyono Syahidah, Dewi Syahrian, Muhammad Tatak Dwi Cahyono Tjahjaningsih, Wahju Tjahjaningsih, Wahju Uni Purwaningsih Van Keulen, Mike Veryl Hasan Visakhadevi, Jelena Wahju Thajaningsih Wattiheluw, Muhammad Subhan Widiana, Hanidhan Dwiretno Widyastuti Umar Wijanarko, Puguh Yugo Win Darmanto Woro Hastuti Satyantini Woro Hastuti Satyantini Yuli Pujiastuti, Dwi Yuniawan Heru Santoso Yusuf Bangun Lastianto