Claim Missing Document
Check
Articles

Use of Natural Ingredients on the banks of the Lulut River as Self-medication and Potential for Pharmaceutical Product Development Melviani, Melviani; Noval, Noval
Berkala Kedokteran Vol 21, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbk.v21i2.24496

Abstract

Since ancient times, the people of the Banjar Tribe of South Kalimantan have used medicinal plants as a treatment for all kinds of diseases. However, over time, the forest area has been used as shifting cultivation, rubber plantations and oil palm plantations. This has resulted in a decrease in the number of plants in the forest, including medicinal plants. Apart from that, minimal information about types of medicinal plants in the community can also reduce public awareness of the use of medicinal plants as herbal medicines. This has resulted in concerns about the loss of use of medicinal plants from the forest in the future. So it is necessary to encourage the community to increase the role of traditional medicine. The aim of this research is to determine the use of natural ingredients as medicine in riverbank communities as well as efforts to develop the potential of medicinal plant products in the community as pharmaceutical preparations. The research method uses an observational research design with a cross-sectional approach and cluster sampling technique. This research involved 100 respondents from Sungai Lulut, South Kalimantan. The majority of respondents were women (76%) from the Banjar tribe (98%). The use of natural ingredients as traditional medicine, such as soursop leaves, which are the most commonly used, are often boiled and drunk to treat cancer, fever and diarrhea. The majority of respondents chose trees as the type of natural material used, especially the leaves. Information about traditional medicine was mostly obtained from the surrounding environment, while knowledge about the contents of natural ingredients, storage methods, and taboos or use was not generally known to respondents. for the development of pharmaceutical preparations which are most preferred in the form of tablets, capsules and pills.
Formulasi dan Evaluasi Natural Liquid Soap Ekstrak Kulit Kayu Taya (Nauclea orientalis) dengan Kombinasi Robusta Coffe sebagai Antibacterial Putri, Mela Julia; Budi, Setia; Rohama, Rohama; Noval, Noval
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5651

Abstract

Latar Belakang :  Infeksi kulit akibat bakteri Staphylococcus aureus masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Infeksi ini dapat menyebar dengan cepat dan menyebabkan gangguan seperti pioderma, terutama pada anak-anak. Upaya pencegahan melalui penggunaan produk topikal antibakteri berbahan alami menjadi alternatif yang aman dan efektif. Salah satu bahan alami yang berpotensi adalah kulit kayu Taya (Nauclea orientalis) dan biji kopi Robusta (Coffea canephora) yang diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan mengevaluasi sabun cair alami (natural liquid soap) dengan kombinasi ekstrak kulit kayu Taya dan Robusta Coffee sebagai antibakteri. Metode: Metode yang digunakan adalah Quasy eksperimental dengan desain post test only control design, dengan tiga formulasi, yaitu F1 (2 g), F2 (4 g), dan F3 (6 g) ekstrak kulit kayu Taya, yang masing-masing dikombinasikan dengan 2,5 g ekstrak Robusta Coffee. Ekstrak diperoleh melalui metode refluks (kulit kayu Taya) dan maserasi (Robusta Coffee). Evaluasi dilakukan terhadap karakteristik fisikokimia sabun cair serta uji antibakteri terhadap Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi cakram. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa seluruh formulasi memenuhi standar mutu fisikokimia menurut SNI. Formula F3 menunjukkan zona hambat terbesar terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus, yang mengindikasikan efektivitas antibakteri tertinggi di antara formulasi lainnya. Simpulan: kombinasi ekstrak kulit kayu Taya dan Robusta Coffee dalam sediaan sabun cair alami memiliki potensi sebagai agen antibakteri topikal yang aman, efektif, dan layak untuk dikembangkan sebagai produk perawatan kulit berbasis herbal.
Formulasi dan Evaluasi Pomade dengan Kombinasi Peppermint Oil dan Minoxidil sebagai Hair Growth Ardisya, Pinky Alifanda; Budi, Setia; Yuwindry, Iwan; Noval, Noval
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.6036

Abstract

Rambut memiliki peranan yang cukup penting bagi sebagian besar manusia, diantaranya yaitu sebagai mahkota yang berfungsi untuk menunjang penampilan dan keindahan (estetika). Rambut juga memiliki fungsi seperti pelindung dari paparan sinar matahari, termoregulasi, dan membantu proses transpirasi. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan penggunaan pomade yang dikombinasikan dengan peppermint oil dan minoxidil sebagai hair growth. Menganalisis formulasi optimal dan uji stabilitas dari sediaan pomade dengan kombinasi Peppermint Oil dan Minoxidil sebagai Hair Growth. Menganalisis pengaruh variasi basis terhadap formulasi sediaan gel pomade dengan kombinasi Peppermint Oil dan Minoxidil sebagai Hair Growth. Penelitian menggunakan metode quasy-eksperimental dengan tiga formulasi yang memiliki perbedaan variasi konsentrasi paraffin solidum (0%, 1%, 2%) sebagai basis sediaan. Evaluasi fisik dilakukan terhadap parameter organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan uji stabilitas menggunakan metode cycling test sebanyak 6 siklus selama 12 hari. Formulasi dari tiga sediaan pomade menunjukkan hasil yang baik selama uji stabilitas fisik dilakukan. Parameter uji yang diperhatikan seperti organoleptis, homogenitas, pH, uji daya sebar, dan uji daya lekat menunjukkan bahwa ketiga formulasi memenuhi standar sediaan yang baik dan optimal. Formulasi II dari sediaan pomade sebagai hair growth dinilai sebagai formulasi terbaik karena memberikan keseimbangan pada parameter uji fisik dan uji stabilitas serta memiliki tekstur yang pas sehingga memudahkan dalam penggunaan.
Formulasi dan Evaluasi Permen Gummy Ekstra Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Pencegahan Stunting: Formulasi and Evaluation of Moringa Leaf Extrack Gummy Candy (Moringa Oleifera) as Stunting Prevention Winda, Nadia Oktavia; Noval, Noval; Hakim, Ali Rakhman; Budi, Seria
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.11937

Abstract

Indonesia menghadapi masalah gizi serius, ditandai dengan kasus stunting. Stunting mengakibatkan dampak buruk seperti penurunan kekebalan tubuh, rendahnya produktivitas serta kualitas Pendidikan. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah perbaikan gizi melalui konsumsi daun kelor (Moringa oleifera) yang kaya nutrisi. Namun, konsumsi daun kelor kurang disukai anak-anak karena rasa dan tampilannya. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sediaan yang menarik, seperti perman gummy. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai formulasi sediaan permen gummy ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) yang optimal dan mengetahui pengaruh kombinasi variasi konsetrasi gelatin dan karagenan sediaan permen gummy ekstrak daun kelor (Moringa oleifera). Penelitian ini dilakukan menggunakan desain eksperimental dengan rancangan penelitian quasi eksperimental dengan one-group posttest-only. Hasil Formulasi permen gummy dengan variasi gelatin dan karagenan menghasilkan formulasi optimal pada F3 dengan gelatin 467 mg dan karagenan 67 mg, yang disukai berdasarkan uji hedonik dan memenuhi kriterian keseragaman bobot, pH, serta kekenyalan. Analisis menggunakan Simplex Lattice Design (SLD) menunjukkan bahwa karagenan lebih berpengaruh pada peningkatan pH, sedangkan gelatin meningkatkan kekenyalan permen gummy. Hasil formulasi yang paling baik berdasarkan evaluasi organoleptik, keseragaman bobot dan evaluasi hedonik dengan menggunakan metode Simplex Lattice Design (SLD) adalah formulasi 3. Kombinasi gelatin dan karagenan memiliki pengaruh terhadap evaluasi pH dan kekenyalan. Dan tidak memiliki pengaruh pada evaluasi organoleptik, keseragaman bobot, dan hedonik
MOM IS HERO: PRENATAL-POSTNATAL CALENDAR SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PENDEKATAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOR Noval; Safitri, Bella; Oktavia, Regina; Khairunnisa, Khairunnisa; Sarah, Devi; Noval, Noval; Melviani, Melviani
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v8i2.2816

Abstract

Stunting is a problem that has become a national concern in Indonesia. stunting can not only reduce the quality of human resource (HR) in Indonesia but also can threaten the nation’s competitiveness (Simamora, 2021). Based on Basic ealth Research Data the national stunting prevalence rate in 2021 is 244% (Kemenkes, 2022). The aim of tis research is to describe the behavior of pregnant women and breastfeeding mothers towards “Mom is Hero” calendar. The research method uses a pre-experimental method with a One Group pretest-posttest design. Then the data was analyzed using the Pair t-test. In this study the t significance result for the variables of attitude, subjective norms and preceived behavioral control were 0.000.
Uji Ketoksikan Akut Ekstrak Etanol Combretum indicum (L.) DeFilipps Metode Fixed Dose Hadi, Samsul; Indriani, Erika; Rahmawati, Nanda Hesti; Khadijah, Nor; Febriani, Noor Rahmi; Ulfah, Nahdiati; Nastiti, Kunti; Noval, Noval
Jurnal Pelayanan Kefarmasian dan Sains Vol 6 No 1 (2025): Journal of Pharmaceutical Care and Sciences (JPCS)
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jpcs.v6i1.1012

Abstract

Latar belakang: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan obat herbal di masyarakat yang sering kali belum disertai data keamanan toksikologis yang memadai. Combretum indicum (L.) DeFilipps merupakan tanaman obat tradisional yang banyak dimanfaatkan, namun informasi ilmiah mengenai ketoksikan akut ekstrak etanolnya masih terbatas. Tujuan: mengevaluasi profil ketoksikan akut ekstrak etanol C. indicum sebagai dasar penentuan keamanan penggunaannya. Metode: Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan metode fixed dose sesuai pedoman OECD(Kpemissi et al., 2020). Hewan uji berupa tikus putih betina galur wistar yang diberikan ekstrak etanol C. indicum secara oral pada dosis 50, 100, 300, dan 2000 mg/kgBB. Parameter yang diamati meliputi kondisi umum, gejala klinis toksik, perubahan berat badan, dan mortalitas selama 14 hari pengamatan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh hewan uji tetap aktif dan tidak menampilkan gejala toksik maupun kematian pada seluruh dosis yang diuji. Berat badan tikus menunjukkan peningkatan normal tanpa perbedaan signifikan antar kelompok. Temuan ini mengindikasikan bahwa ekstrak etanol C. indicum memiliki tingkat toksisitas akut yang rendah dengan perkiraan LD50 lebih dari 2000 mg/kgBB Simpulan: ekstrak etanol C. indicum relatif aman pada paparan akut dan berpotensi dikembangkan sebagai sediaan herbal, meskipun uji toksisitas lanjutan masih diperlukan untuk memastikan keamanan jangka panjang
Hubungan Pengetahuan Tenaga Kesehatan Terhadap Pengelolaan Vaksin Di Puskesmas Tampang Tumbang Anjir Fitriani, Widia Rahayu; Noval, Noval; Komaliya, Risyda; Alawiyah, Tuti
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1086

Abstract

Latar Belakang: Pengelolaan vaksin yang baik merupakan faktor penting dalam keberhasilan program imunisasi karena berpengaruh langsung terhadap mutu, keamanan, dan efektivitas vaksin. Vaksin merupakan produk biologis yang sensitif terhadap perubahan suhu sehingga memerlukan penerapan sistem rantai dingin (cold chain) yang sesuai standar. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran strategis dalam proses penerimaan, penyimpanan, pemeliharaan sarana cold chain, serta pendistribusian vaksin. Pengetahuan tenaga kesehatan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan pengelolaan vaksin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan tenaga kesehatan serta menganalisis hubungan pengetahuan dengan pengelolaan vaksin di Puskesmas Tampang Tumbang Anjir, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 38 tenaga kesehatan yang terlibat dalam pengelolaan vaksin, diambil dengan metode total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang menilai pengetahuan dan praktik pengelolaan vaksin meliputi penerimaan, penyimpanan, pemeliharaan sarana cold chain, dan distribusi vaksin. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan positif antara tingkat pengetahuan dengan pengelolaan vaksin di Puskesmas Tampang Tumbang Anjir. Nilai korelasi Spearman berada pada rentang 0,676–0,707, yang menandakan bahwa semakin baik pengetahuan responden, semakin baik pula pengelolaan penerimaan, penyimpanan, pemeliharaan sarana cold chain, dan distribusi vaksin. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan tenaga kesehatan dan pengelolaan vaksin. Peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan supervisi berkelanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pengelolaan vaksin di Puskesmas.
Evaluasi Dan Uji Efektivitas Formulasi Sediaan Sabun Cair Pembersih Kewanitaan (Feminime Hygiene) Ekstrak Daun Jeruk Purut (Citrus Hystrix) Sebagai Antifungi Ramadina, Najwa; Budi, Setia; Hidayah, Nur; Noval, Noval
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6205

Abstract

Keputihan merupakan salah satu masalah umum pada kesehatan reproduksi wanita yang sering disebabkan oleh infeksi jamur Candida albicans. Penggunaan obat antifungi sintetis dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan efek samping seperti iritasi, resistensi, dan ketidakseimbangan flora normal vagina, sehingga diperlukan alternatif berbahan alami yang lebih aman dan ramah bagi tubuh. Daun jeruk purut (Citrus hystrix) diketahui mengandung berbagai senyawa aktif, antara lain flavonoid, saponin, tanin, dan alkaloid, yang memiliki aktivitas antimikroba dan antifungi. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan sabun cair pembersih kewanitaan berbasis ekstrak daun jeruk purut serta mengevaluasi efektivitas antifunginya terhadap Candida albicans. Metode penelitian yang digunakan adalah true experimental dengan desain post-test only control group, menggunakan variasi konsentrasi ekstrak sebesar 20%, 40%, dan 60%. Evaluasi produk meliputi uji fisikokimia, yaitu uji organoleptik, pH, viskositas, homogenitas, tinggi busa, serta uji iritasi, dan uji aktivitas antifungi menggunakan metode difusi cakram, penentuan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM), dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula sabun cair memenuhi standar fisikokimia dengan nilai pH berada dalam rentang normal area kewanitaan (3,5–4,5) dan tidak menimbulkan iritasi. Uji antifungi menunjukkan bahwa formula dengan konsentrasi ekstrak 60% memiliki daya hambat paling kuat terhadap Candida albicans dengan zona hambat lebih dari 20 mm serta nilai KHM dan KBM terbaik. Dengan demikian, sabun cair ekstrak daun jeruk purut berpotensi dikembangkan sebagai alternatif antiseptik alami untuk menjaga kesehatan area kewanitaan.
PENGARUH MODEL INKUIRI BERBASIS PENDEKATAN STEAM TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD Noval, Noval; tirsa, Aprima
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13082

Abstract

This study investigates the effect of an inquiry-based learning model integrated with the STEAM approach on the IPAS learning outcomes of fifth-grade elementary students. The research was motivated by low student achievement due to teacher-centered instruction and limited student participation. A quantitative method with a pre-experimental one group pretest–posttest design was employed. The participants were 20 fifth-grade students of SDN 9 Tanjung Arak selected through saturated sampling. Data were collected using a validated and reliable learning outcomes test. Statistical analysis included normality testing, paired sample t-test, and N-Gain analysis. The findings revealed a significant improvement in student performance after the implementation of the inquiry-based STEAM model. The average score increased from 49.5 in the pretest to 69.75 in the posttest. The hypothesis test showed a significance value of 0.000 < 0.05, indicating a meaningful difference between pretest and posttest results. Thus, the model effectively enhances students’ learning outcomes and serves as an innovative instructional alternative.
Moderate Role of Halal Awareness in The Relationship of Purchase Intention, Personal Norms and Muslim Buying Behavior Bachmid, Sofyan; Noval, Noval
BISNIS Vol 10, No 2 (2022): BISNIS: Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/bisnis.v10i2.16653

Abstract

Indonesia has great potential to become a significant player in halal products. However, the Indonesian halal industry still faces challenges, particularly in enticing Muslim consumers. So, the Indonesian halal sector must adapt to the buying behaviour of Muslim consumers, considering that the factors affecting it are still unknown. Moreover, there is still a lack of studies on the moderating role of halal awareness in Muslim consumer buying behaviour. Therefore, this study aims to determine the position of halal awareness in the relationship between purchase intentions and personal norms on the buying behaviour of Muslim consumers in Indonesia. This study uses a quantitative approach with a causal design. The research population is Muslim consumers in PASIGALA (Palu, Sigi, and Donggala). A closed questionnaire was used to collect data from 390 respondents. The analysis method used the Partial Least Square Structural Equation Model (PLS-SEM) with SmartPLS program version 3.2.9. The results showed that purchase intention, personal norms, and halal awareness positively affected Muslim buying behaviour. In addition, this study also indicated that halal awareness has a role in moderating the relationship between purchase intention and Muslim buying behaviour in Indonesia and the negative relationship between personal norms and Muslim buying behaviour.
Co-Authors A. Syatir Sofyan Abdurrahman Mansyur Adriana Palimbo, Adriana Ahmad Faisal Aisya, Sitti Ali Rakhman Hakim Amelia, Norrahmi Ananda, Nisrina Deanita Aprima Tirsa, Aprima Ardisya, Pinky Alifanda Armilawati, Karien Fitria Aryzki, Safti Aryzki, Saftia Asmoro, Windu Aulia Rahmah Auliyani, Nurul Bachmid, Sofyan Budi, Seria D, Putri Vidiasari D. R, Setia Riadi Damayanti, Linda Meydigret Dede Mahdiyah, Dede Dewi Susanti Atmaja Dharmawan, Muhammad Rifqi Dilla, Khaliza Natasya Dora, Nuriza Dwi Salmarini, Desilestia Fauzah Fauzah, Fauzah Febriani, Noor Rahmi Fitriah, Sita Fitriani, Widia Rahayu Gunawan Pamudji Widodo Habibah, Nor Harliantika, Yenny Hermawan, Gt Yudha Indah Purnamasari Indriani, Erika Irawan, Angga Iwan Yuwindry Jayanti, Tri Dewi Juliansyah, Mhd Kamalia, Hasna Karlina, Delva Warti Kasmayuda, Muhammad Khadijah, Nor Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa, Aisya Fitri Komaliya, Risyda Kristiana, Isha Desty Kurniawati, Darini Laili, Rofiatul Limah, Siti Sali Lisda Handayani, Lisda Maharani, Tri Anita Malahayati, Siti Maleh, Arie Mariani, Frani Marsellino, Doni Irawan Prancisco Mayna, Mayna Meldawati Meldawati Melviani, Melviani Mia Audina, Mia Montella, Clara Mubarak, Jaki Mustaqimah Mustaqimah Mutaharah, Siti Nabila, Regina Syifa Narpilla, Suci Dahlya Nasiroh, Nasiroh Nastiti, Kunti Nisrina, Salwa Norliani, Rahma Noval Novianty, Nadya Nur Hidayah Nurfitriani Nurfitriani, Nurfitriani Nurislamiyah, Nurislamiyah Nursyamsu, Nursyamsu Nurwanita Nurwanita Octaviani, Olivia Oktavia, Regina Panglipur, Putri Astuning Perkasa, Ripho Delzy Pramadiyani, Naurinnissa Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri, Mela Julia Putri, Nabila Chanisya Qibtiyah, Mariatul R.A. Oetari, R.A. Rabiatul Adawiyah Rahmadani Rahmadani Rahmawati, Nanda Hesti Ramadhan, Puteri Wulan Ramadhani, Rizki Adhie Ramadina, Najwa Rizali, Muhammad Rohama, Rohama Rosyifa, Rosyifa Rufi'i Sadlia, Fitri Safitri, Bella Salsabila, Nabila Samsul Hadi Sarah, Devi Setia Budi Sien, Lim Lie Siti Aisyiyah, Siti Siti Sarah, Siti Sofyan, Syaakir Trianjani, Yesa Septia Tuti Alawiyah Ulfah, Nahdiati Umi hanik Fetriyah, Umi hanik Wilujeng, Wilujeng Winda, Nadia Oktavia Wulan Ramadhan, Puteri Yasir Yasir Yesika, Yesika Yulianti, Silvia Yuniarti, Ainun Yuwindry, Iwan Zidane, Ramandha Zulfadhila, Muhammad