Claim Missing Document
Check
Articles

Motivasi penggunaan media oleh guru untuk memperkuat pemahaman deep learning Nurbaya, Siti; Pujiono, Setyawan; Dwi Astuti, Leny; Purwantini, Mei; Rahma, Salsabila shofia
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 29, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ino.v29i2.90315

Abstract

Sebagai bagian dari urun rembuk perguruan tinggi dalam konsep dosen bertugas di luar kampus, tim PkM merancang pelatihan penyusunan media pembelajaran berbantuan game bagi guru MGMP Bahasa Indonesia MTs di Kabupaten Bantul. Program berorientasi kinerja: penguatan konsep inti (deep learning, taksonomi Solo, rapid prototyping (tradisional-plus dan digital-ringan), simulasi/uji coba untuk umpan balik sejawat lalu pendampingan revisi hingga siap implementasi. Melalui pendekatan ini, diharapkan guru memiliki kerangka kerja yang operasional untuk merancang pengalaman belajar yang berpusat pada peserta didik, meningkatkan keterlibatan tiga dimensi, dan menumbuhkan kompetensi literasi yang lebih mendalam serta berkelanjutan. Pelatihan ini diikuti oleh 40 guru Bahasa Indonesia MTs se-Kabupaten Bantul dan dirancang sebagai program berbasis kinerja yang memadukan penguatan konsep, studio desain, simulasi/umpan balik, serta pendampingan implementasi. Metode pelatihan dilakukan dengan cara blended yang menggabungkan kegiatan secara daring dan luring. Pengelompokkan peserta dilakukan berdasarkan indikator lama mengajar, penguasaan teknologi informasi, dan kekerapan menggunakan media, serta tantangan penggunaan media dalam pembelajaran. Pelatihan penyusnan berhasil meningkatkan kapasitas psikologis mereka dalam menghadapi tantangan kerja. Peningkatan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis pengembangan kepribadian dan profesionalisme memiliki dampak positif terhadap kualitas. Namun, efektivitas pelatihan tidak hanya dapat dinilai dari hasil jangka pendek berupa peningkatan motivasi dan resiliensi, tetapi juga dari sejauh mana guru mampu mengimplementasikan perubahan tersebut dalam praktik pembelajaran dan interaksi sehari-hari. Berdasarkan uraian di atas, program pengembangan kompetensi profesional guru MTs harus dilakukan secara kontinyu dan sebaiknya diintegrasikan dalam sistem pendampingan berkelanjutan yang holistik.
PEMBUATAN LOTION PENGUSIR NYAMUK DENGAN MINYAK CYMBOPOGON CITRATUS DC. DAN MINYAK CYMBOPOGON NARDUS L. Suryani, Monica; Chandra, Devina; Fitri, Raissa; Nurbaya, Siti
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia hingga saat ini. Biasanya, orang memilih untuk menggunakan repellent cair atau bakar. Meski cukup efektif, obat nyamuk jenis ini berisiko karena mengandung bahan aktif Dietiltoluamida yang merupakan bahan kimia sintetik beracun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah minyak sereh wangi (Cymbopogon citratus DC.) dan minyak sereh wangi (Cymbopogon nardus L.) berfungsi sebagai pengusir nyamuk. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengujian dengan ±50 nyamuk yang dimasukkan ke dalam kotak uji dengan perlakuan Formulasi I (Minyak Upacara), Formulasi II (Minyak Upacara), dan Formulasi III (Minyak Sereh + Minyak Sereh). Pengujian diulang enam kali dengan waktu pengujian setiap 20 menit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata gigitan nyamuk pada Formula I adalah 1 kali. Formulasi II adalah 0,66 kali, dan Formulasi III adalah 0,5 kali. Kesimpulan dari penelitian ini adalah formulasi III kombinasi minyak sereh wangi (Cymbopogon citratus DC.) dan minyak sereh wangi (Cymbopogon nardus L.) memiliki aktivitas yang lebih baik sebagai penolak serangga.
Penetapan Kadar Kafein Pada Minuman Berenergi Dalam Kemasan Sachet Yang Beredar Di Pasaran Nurbaya, Siti; Supartiningsih, Supartiningsih; Hutauruk, Dumartina
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses pembuatan minuman berenergi sering ditambahkan zat – zat stimulan ke dalamnya, salah satunya adalah kafein. Efek kafein dapat menghilangkan rasa kantuk, dapat memberikan kebugaran dan kesegaran pada tubuh. Kafein dapat meningkatkan tekanan darah dan peningkatan pengeluaran urin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan kafein dalam minuman berenergi kemasan sachet yang beredar di pasaran. Penetapan kadar kafein dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan metode iodometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel menggunakan kafein sebagai zat stimulannya, dimana kadar kafein dengan kode A yaitu 48,80 mg, kadar kafein dengan kode B yaitu 46,44 mg, kadar kafein dengan kode sampel C yaitu 34,73 mg dan kadar kafein dengan kode D yaitu 30,71 mg. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa semua sampel masih memenuhi peryaratan menurut Standart Nasional Indonesia (SNI) No. 01. 6684. 2002 dengan batas kadar kafein dalam minuman adalah tidak lebih dari 50 mg.
FORMULASI KRIM ANTI-AGING DARI EKSTRAK EKSTRAK ETANOL KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus Roxb. Non-L.) Nurbaya, Siti; Br Brahmana, Nettietalia; Rejekinta Munthe, Alfian; Pangaribuan, Novalina
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: green beans are one type of peanut that are widely consumed by communities as functional. The green nut contains a secondary metabolic compound, among them flavonoid, saponin, steroid/triterpenoid, and tannin, which are potent antioxidants.Research goals: for this study, there is an introduction to the new anti-aging activity in green beans ethanol (Phaseolus radiatus Roxb. non-L..). Research methods: this research method USES experimental methods with 5% concentration, 10%, and 15%. Then compared to the availability in the market and blanks. Some tests have been made against availability, including physical qualities of ready cream including homosexual, existing stability observations, pH, viscosity tests of volunteers, and anti-aging activities of volunteers. Results: the results from the study are the result of a stable cream test at room temperature for four weeks. Organoleptic results in Blanko’s formula and control formulas have not undergone any discoloration, changes in smell and phase separation after four-week long storage of ph cream meet good requirements in skin ph, no side effects of irritation and availability of green bean extract cream (Phaseolus radiatus Roxb. Non-L.) can demonstrate anti-aging effectiveness at 15% concentration. Conclusion: research suggests that supple green bean extract cream has an anti-aging activity.
Pengaruh Konseling Terhadap Kepatuhan Pasientuberculosis Di Puskesmas Langsa Lama Kota Langsa Nurbaya, Siti; Nuriyanti Sirait; Yanti Musyawarah
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The consequences of non-compliance with long-term treatment are deteriorating health and increasing treatment costs. Non-adherence of TB sufferers to treatment causes low cure rates, high mortality rates and increased recurrence and what is more fatal is the occurrence of germ resistance to several anti-tuberculosis drugs, so TB disease is very difficult to cure. The purpose of this study was to determine the effect of counseling on medication adherence. This type of research is a correlation analytic research with cross sectional method. The population in this study were TB sufferers with a sample of 35 people. The data were obtained using a questionnaire and the data were analyzed using the Chi-Square statistical test. The results showed that 1) the level of patient compliance in taking drugs in patients with tuberculosis at the Langsa Lama Health Center was in the majority with high adherence 2) the majority of counseling was given to patients with tuberculosis at the Langsa Lama Health Center in the good category, 3) there was an influence of counseling on patient compliance.
In Silico Analysis of Tea Leaf Compounds Targeting Inflammatory Pathways and Acne-Related Genes Sumarlin, La Ode; Nurbaya, Siti; Wulandari, Meyliana; Sulaiman, Syed Azhar Syed
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI, Volume 11, No. 2, November 2025
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Syarif Hidayatullah Jakarta State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jkv.v11i2.46468

Abstract

Acne (Acne vulgaris) is a chronic skin disease affected by Cutibacterium acnes infection and inflammatory pathways that trigger innate immune responses, such as inflammasome activation. The expression of inflammation-related genes plays a critical role in acne pathogenesis and immune modulation. This study aims to identify compounds from tea leaves (Camellia sinensis var. assamica) that can treat acne by influencing the expression of inflammatory-related genes through in silico analysis. The GSE6475 dataset was utilized to identify differentially expressed genes (DEGs) between acne-affected and normal skin samples (each group n=6). A total of 573 DEGs were identified and mapped to the KEGG inflammatory pathway. The hub gene analysis results showed six genes, including CXCL1, STAT1, and PIK3 (adj. P-value < 0.05). These key genes were then used to cross-validate skin grouping with acne lesions and normal skin. The structure of compounds (natural products) in tea leaves (C. sinensis var. assamica) was obtained from the PubChem database, and their activity against target proteins associated with the identified key genes was predicted using the SkelSpheres descriptor and Support Vector Regression method. This quantitative structure–activity relationship (QSAR)-based machine learning approach was selected because it enables high-throughput prediction of inhibitory potential using chemical descriptors and experimentally derived bioactivity data, providing broader predictive power than conventional molecular docking or molecular dynamics, which rely mainly on structural and energetic estimations. The in-silico prediction results showed that compounds such as theobromine, assamsaponin, procyanidin, and caffeine have exhibited good predicted activity (IC₅₀ ranging from 1.125 to 1.320 μM) as potential inhibitors of the PI3K/Akt pathway, which is known to play a role in the pathogenesis of acne. 
PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP PEMENUHAN GIZI SEIMBANG DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI DESA KUALA INDAH KECAMATAN SEI SUKA KABUPATEN BATU BARA Rubino, Rubino; Nurfadillah, Ainaya; Chotimah, Octavia; Nurbaya, Siti; Faridah, Siti; Fitrah, Harisa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3342-3348

Abstract

Stunting ialah keadaan gagal tumbuh yang diakibatkan rendahnya gizi pada 1000 HPK anak, yakni mulai dari dalam kandungan sampai usia 2 tahun. Problem tersebut berupa pemberian asupan gizi yang minim untuk tenggang waktu relatif lama dan mengkonsumsi makanan yang tidak selaras dengan keperluan gizi. Seorang anak dikatakan menderita stunting jika tinggi badan berada dibawah anak seumurannya. Penyebab terjadinya stunting tidak sekedar kemiskinan serta kebutuhan pangan, akan tetapi dalam bentuk pemeliharaan dan pengasuhan pada anak. Pokok utama penyebab stunting ialah rendahnya gizi ketika ibu hamil. Pencegahan stunting amat perlu dilakukan agar tidak terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang buruk. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meminimalisir peningkatan stunting ialah pengetahuan orang tua terhadap pemenuhan gizi seimbang anaknya. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan bimbingan atau edukasi untuk mengubah integritas yang dapat memusatkan dalam meningkatkan gizi ibu dan anak. Hasil penelitian yang dilakukan di Desa Kuala Indah Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara diraih data bahwa pengetahuan ibu mengenai pemenuhan gizi seimbang untuk balita berada dalam nilai 11,2% dengan kelas 10. Ibu yang memiliki integritas (+) bernilai 80,9% sebanyak 72 orang dan untuk integritas (-) bernilai 19,1% sebanyak 17 orang. Integritas ibu dalam pencegahan stunting pada balita yang mempunyai nilai cukup dengan sikap (-) bernilai 70,5% sedangkan dalam responden rendah berdasarkan grafik bernilai 29,4% sebanyak 5 orang ibu
PEMBERDAYAAN WANITA MELALUI PELATIHAN KETRAMPILAN PADA IBU PKK RT. 02/ RW. 15, KELURAHAN MANGLIAWAN, KECAMATAN PAKIS, KABUPATEN MALANG Wardani, Tri Istining; Palandi, Esther Hesline; Sudjanarti, Dwi; Poernamawati, Diana Eka; Nurbaya, Siti; Fiernaningsih , Nilawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v12i2.8978

Abstract

This community service program aims to enhance entrepreneurial creativity and skills among women members of the PKK RT 02/RW 15, Mangliawan Village, Pakis District, Malang Regency. The training was conducted using a hands-on approach by introducing the decoupage art technique, which involves decorating plain or used items with decorative napkins to increase their aesthetic and economic value. Decoupage art was selected due to its simplicity, affordability, ease of instruction, and potential to transform low-value materials into attractive products. The results show that all participants successfully applied decoupage techniques using two different deco-napkin patterns on two types of media—plastic bags with rough surfaces and flower pots with smooth surfaces—each requiring distinct treatment methods. Overall, the program effectively improved participants’ creativity, knowledge, and practical skills, demonstrating its potential to support women’s empowerment and household-based economic activities.
Performing Discursive Inclusion in Platform-Native Journalism: A Critical Discourse Analysis of Religious Minority Representation on Indonesian YouTube News Media Gustiara, Gustiara; Nurbaya, Siti
Journal of Religious Studies Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Religious Studies
Publisher : 3 Issues per year (April, August and December)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64780/jors.v1i2.148

Abstract

This study examines how religious minorities are represented and made intelligible within platform-native journalism, with particular attention to the discursive strategies employed by Indonesian digital news media on YouTube. The purpose of the study is to critically explore how intercultural meanings, inclusivity, and social legitimacy are constructed through audiovisual news content featuring minority religious groups, and how such representations operate within broader social and ideological contexts. Using a qualitative research design, the study applies Critical Discourse Analysis based on Teun A. van Dijk’s three-dimensional framework, encompassing textual structures, social cognition, and social context. The primary data consist of selected special-feature videos produced by Kumparan’s YouTube channel that focus on Sikh and Orthodox Christian communities in Indonesia, supported by secondary data from relevant literature and institutional documents. The findings reveal that platform-native journalism does not merely report on religious diversity but actively performs discursive inclusion through careful lexical choices, narrative framing, visual composition, and dialogic presentation. These strategies position minority religions as legitimate social actors while simultaneously aligning journalistic narratives with dominant norms of tolerance, harmony, and national pluralism. At the level of social cognition, the media organization demonstrates an awareness of its influential role in shaping public understanding of religious difference, while at the level of social context, the discourse reflects broader efforts to manage religious diversity within a multicultural society. The significance of this study lies in its contribution to religious and media studies by highlighting how digital journalism platforms function as sites where inclusion is not only articulated but enacted discursively. By foregrounding platform-native news practices, this research offers a nuanced understanding of religion, media power, and intercultural communication in contemporary society, making it relevant to international discussions on religion in the digital public sphere.
Evaluasi Nilai Sun Protection Factor (SPF) Body Lotion Tabir Surya Yang Mengandung Ekstrak Etanol Bonggol Jagung (Zea mays L.) Surbakti, Christica Ilsanna; Nurbaya, Siti; Rumella, Nuranti; Sitompul, Desi Rahmasari; Agustina, Delfiana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13074

Abstract

Salah satu dampak buruk yang terjadi akibat radiasi sinar matahari (UV) adalah penuaan dini, perubahan warna kulit, kerutan hingga kanker kulit. Bahan yang dapat melindungi kulit dari paparan sinar UV disebut tabir surya atau body lotion. Kemampuan tabir surya untuk melindungi kulit dengan menangkal eritema dinyatakan dengan Sun Protection Factor (SPF). Metode penelitian ini meliputi penyiapan sampel, pengujian karakteristik simplisia, pembuatan ekstrak, skrinning fitokimia, formulasi sediaan, pemeriksaan homogenitas sediaan, pengukuran pH sediaan, pengujian viskositas, uji kelembaban, uji iritasi dan pengujian nilai SPF pada sediaan body lotion ekstrak etanol bonggol jagung (Zea mays L) dengan konsentrasi ekstrak etanol bonggol jagung (Zea mays L) F0 (blanko),  2% (F1), 4% (F2) dan 6% (F3). Hasil  penelitian ini menunjukkan bahwa formulasi 3 (F3) dengan konsentrasi ekstrak bonggol jagung sebesar 6% memiliki nilai kelembaban sebesar 99,11% serta nilai SPF sebesar 25,542±0,4568 (proteksi ultra) merupakan sediaan yang memiliki nilai kelembaban serta nilai SPF yang paling optimal bila dibandingkan dengan formulasi lainnya.sehingga ekstrak etanol bonggol jagung dapat dijadikan sebagai body lotion tabir surya yang dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari (UV)
Co-Authors . Zulfan Adiansyah Adiansyah, Adiansyah Agustina, Delfiana Ahmad Gazali, Ahmad Aini, Yulis Nurul Albert Rufinus Allevia Yumnanisha, Defin Anisa Anisa Aryo Tedjo Asnuddin, Asnuddin asyir, alfiah Asyir, Alfiah Khoiri Auliya, Aqilah Fakhriyati Ayu Sulasari Azhar Alam Azizah Harahap, Mahlaini Baharuddin Hamzah Bambang Suryanto Baroroh Lestari Br Brahmana, Nettietalia Chandra, Devina Chotimah, Octavia Christianta, David Dalimunthe, Agusmal De Lux Putra, Effendy Derlina . Dicky Yuswardi Wiratma Ellyn Eka Wahyu Eriwaty Silalahi, Yosy Cinthya Ernawati Sinaga Evelina, Tri Yulistyawati fahima, sinaida Faruqi, Muhammad Fauzi Ahmad Muda Fiernaningsih , Nilawati Fitrah, Harisa Fitri, Raissa Fitriani Fitriani Ginting, Pitalokasari br Gustiara, Gustiara Hasniati, Hasniati Hasrul Haris, Mgs Hermawansyah Hermawansyah Hermiza Mardesci Heru Utomo, Heru Hutauruk, Dumartina Irianti Handayani, Supri Kholis Ridho, Kholis La Ode Sumarlin Laksono Trisnantoro Leny Dwi Astuti Lestari, Wita Lumbantoruan, Lamtiur Manase, Pebrianti Manurung, Kesaktian Marpaung, Jon Kenedy Mei Purwantini Meyliana Wulandari Monica Suryani Muhammad Irfan MUHAMMAD TAUFIK Nasaruddin Nurfadillah, Ainaya Nurhalisa, Nurhalisa Nuriyanti Sirait Nurussakinah, Nurussakinah Palandi, Esther Hesline Pangaribuan, Novalina Pangestu, Ragil Perri, Perri Poernamawati, Diana Eka Pratiwi, Aulia Febriyanti Priltuis, Natanael Puji Sari Purba, Trionaldo Purwandari, Vivi Rahmah, Fiska Rani Oktapiani Rejekinta Munthe, Alfian rubino, rubino Rumella, Nuranti Ruslan SAFITRI, SANI Safwan, Ahmad Gazali Salsabila Shofia Rahma Samran, Samran Sapitri, Alfi Sembiring, Rinawati Setyawan Pujiono Sianipar, Artha Yuliana SIHOMBING, IWEL SUDARNO Silitonga, Maringan Simanjuntak, Kristina Simarmata, Yettrie Simatupang, Aprili Yanti Sitanggang, Berton Sitanggang, Eva Priasanti Sitanggang, Pontisari Siti Faridah Siti Maimunah Siti Nuryanti Sitompul, Desi Sitompul, Desi Rahmasari Sitorus, Elly Sitorus, Elly Nurita Sitorus, Panal Situmorang, Winton F. Siva Fauziah, Siva Sofwan, Ahmad Gazali Sofyan . Sudjanarti, Dwi Suharyanisa Sukayasa Sumardi . Supartiningsih - - Supendi, Egih Suprianto Suprianto SURBAKTI, CHRISTICA ILSANNA Syahriani Syahriani, Syahriani SYAIFUL BAHRI Syarifuddin Syarifuddin Syed Azhar Syed Sulaiman, Syed Azhar Syed Tang, Muhammad Tarigan, Yenni Gustian Thaib, Cut Masyithah Tri Yulistyawati Evelina urai salam Veranita, Weri Vivitri Dewi Prasasty Wahyu, Ellyn Eka Wardani, Tri Istining Yamin, Ashabul Yanti Musyawarah Yosy Cinthya Eriwaty Silalahi Yusra, Yusra Zainuddin, Zainuddin Zuhairiah Nasution, Zuhairiah