Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI PADA PASANGAN USIA SUBUR KELUARGA PRA SEJAHTRA DAN SEJAHTERA I DI BANDAR LAMPUNG Samino Samino; Dhini Easter Yanti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i1.472

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang cepat akan menimbulkan berbagai permasalahan baru. Indonesia menempati urutan ke empat (255.461.700) terbesar di dunia. Angka kelahiran total (Total Fertility Rate(TFR))2,6)masih diatas anggka target yang diharapkan (2,1). Peserta KB Non MKJP 82,97% masih sangat tinggi dibandingkan jangka panjang seperti IUD, MOW, MOP dan Implant hanya 17,03%.Tujuan penelitian diketahui faktor yang berpebgaruh terhadap metode KB, antara lain pengetahuan PUS, persepsi terhadap anak laki-laki, penghasilan keluarga, peranan orang tua, suami, bidan, ketersediaan alat kontrasepsi, dan lingkungan masyarakat.Jenis penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional.Penelitian dilaksanakan Januari-April 2016, di Bandar Lampung. Populasi pasangan usia subur (PUS), dengan sampel 143. Pengambilan data dengan wawancara terstruktur. Pemilihan sampel multi stage cluster sampling dengan Probability Proportionale to Size (PPS).Hasil penelitian diolah dengan tahapan editing, scoring, coding,entering, dan cleaning. Uji chi square dan regresi logistik ganda dengan derajat kemaknaan 95%.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa responden lebih banyak menggunakan metode KB jangka pendek (84,6%) dibandingkan dengan yang menggunakan jangka panjang (15,4%). Variabel pengetahuan, peranan orang tua, peran bidan, ketersediaan alat kontrasepsi, lingkungan sosial, berhubungan dengan perilaku pemilihan metode KB. Variabel lingkungan sosial meruapakan paling dominan. Variabel peran bidan, ketersediaan alat kontrasepsi, dan lingkungan sosial secara bersama-sama berpengaruh 95,23% terhadap pemilihan metode KB. Disarankan, BKKBN lebih meningkatkan frekuensi penyuluhan KB serta menyediaakan alat kontrasepsi jangka panjang. Bidan digarda terdepan diharapkan, dapat meningkatkan mutu informasi KB dengan memberikan penjelasan seluas-luasnya, sehingga akseptor dapat memilih metode KB jangka panjang, sesuai dengan kebijakan negara.Kata kunci : Pengetahuan, persepsi, peran, kontrasepsi, lingkungan sosial, dan metode KB
KEPEMIMPINAN, MOTIVASI, PELATIHAN, DAN INSENTIF DENGAN KINERJA PETUGAS DALAM PENEMUAN KASUS TB PARU DI KABUPATEN TANGGAMUS 2014 Bambang Nurwanto; Ahcmad Farich; samino samino
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v4i2.431

Abstract

Tuberkulosis (TB) secara global merupakan masalah kesehatan masyarakat di semua negara. Prevalensi TB di Kabupaten Tanggamus 2014 mencapai 908 kasus, meningkat dari 2013 (899 kasus), sementara cakupan penemuan kasus TB positif CDR 2011 berjumlah 399 kasus (46,3%), 2012 berjumlah 329 kasus (33,9%) dan 383 kasus (42,6%) pada tahun 2013, sedangkan target nasional 70%. Diduga hal tersebut dikarenakan kinerja petugas yang rendah. Tujuan penelitian ini untuk diketahuinya hubungan kepemimpinan, motivasi, pelatihan, dan insentif dengan kinerja petugas dalam penemuan kasus TB Paru di Kabupaten Tanggamus 2014.Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi petugas TB paru di seluruh Puskesmas Kabupaten Tanggamus, 120 orang. Sampel total populasi. Alat pengumpul data kuesioner dan observasi. Analisis data univariat, bivariat, dan multivariat.Hasil penelitian menunjukkan: 1) tidak ada hubungan kepemimpinan dengan kinerja (p=0.061); 2) ada hubungan motivasi dengan kinerja (p=0.014); 3) ada hubungan pelatihan dengan kinerja (p=0.018); 4) ada hubungan insentif dengan kinerja (p=0.045); dan 5) variabel yang paling dominan yaitu motivasi (OR=3.078). kesimpulan ada hubungan motivasi, pealtihan, insentif dengan kinerja.Kata kunci : Kepemimpinan, Motivasi, Pelatihan, Insentif, Kinerja
HUBUNGAN POLA ASUH IBU DALAM PRAKTIK PEMBERIAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 6 – 24 BULAN DI KAMPUNG TEMPURAN KECAMATAN TRIMURJO TAHUN 2012 Marina Susanti; Samino Samino; Dina Dwi Nuryani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v1i2.326

Abstract

Prevalensi gizi kurang menurut BB/TB hasil Riskesdas tahun 2010 Provinsi Lampungadalah 13,6%. Di Kampung Tempuran lebih dari 50% ibu balita kurang tepat dalampraktik pemberian makan untuk anaknya. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinyahubungan pola asuh Ibu dalam praktik pemberian makan dengan status gizi balita usia6-24 bulan di Kampung Tempuran tahun 2012.Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai balita usia 6 – 24 bulandan bertempat tinggal di Kampung Tempuran. Sampel berjumlah 80 orang (40 kasus dan40 kontrol). Teknik pengambilan sampel kontrol dilakukan dengan purposive sampling.Penelitian ini bersifat analitik menggunakan pendekatan case control dan uji statistik chisquare.Berdasarkan hasil penelitian, pola asuh ibu dalam praktik pemberian makan padakelompok kasus 80% diberi makanan prelaktal,67,5% tidak diberi kolostrum, 90% tidakASI Ekslusif, 72,5% pemberian MP-ASInya tidak baik, dan 82,5% penyapihannya tidakbaik. Hasil perhitungan menunjukkan adanya hubungan antara pola asuh ibu dalampraktik pemberian makan dengan status gizi balita usia 6-24 bulan (makanan prelaktalp-value = 0,000 dan OR = 18,857, praktik pemberian kolostrum p-value = 0,029 dan OR= 4,333, praktik pemberian ASI Eksklusif p-value = 0,000 dan OR = 11,000,praktik pemberian MP-ASI p-value = 0,000 dan OR = 23,727, praktik penyapihan pvalue= 0,000 dan OR = 33,000). Disarankan agar penyuluhan yang lebih intensiftentang praktik pemberian makan pada balita bagi masyarakat, diaktifkannya kelas ibudan pemanfaatan pekarangan rumah.Kata kunci : pola asuh ibu, praktik pemberian makan, status gizi
ANALISIS KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI DI KELURAHAN BUKIT KEMILING PERMAI RT 10 KECAMATAN KEMILING KOTA BANDARLAMPUNG TAHUN 2012 Welly Rizkianti; Samino Samino
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v2i1.349

Abstract

Keberadaan jentik di suatu wilayah diketahui dengan indicator Angka bebas jentik(ABJ). ABJ merupakan persentase rumah atau tempat-tempat umum yang tidakditemukan jentik. Masih rendahnya Angka bebas jentik di Kelurahan Bukit KemilingPermai RT 10 sebesar 78% dari indikator nasional yaitu sebesar 95% merupakan halyang sangat perlu di waspadai , hal ini dikarenakan rendahnya Angka bebas jentikmemungkinkan banyak peluang untuk proses transmisi virus. Tujuan penelitian adalahdiketahuinya hubungan pengetahuan, sikap dan perlaku PSN dengan keberadaan jentikAe. Aegepty di Kelurahan Bukit Kemiling Permai RT 10 Kecamatan Kemiling Kota BandarLampung Tahun 2012.Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode penelitian cross sectional. Populasiadalah Rumah yang ada di Kelurahan Bukit Kemiling Permai RT 10 Kecamatan KemilingKota Bandar Lampung yang berjumlah 80 Rumah dan sampel 80 rumah, analisamenggunakan uji chi-square (x²).Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa terdapat 48 rumah yang ada jentikAe.Agepty, 47 responden berpengatahuan tidak baik, 53 responden yang bersikapnegative, dan 44 responden yang berperilaku baik dan hasil analisa bivariat didapatkanada hubungan pengetahuan dengan keberadaan jentik Ae. Aegepty (p-value= 0,021 danOR= 2,8 ), sikap keberadaan jentik Ae. Aegepty (p-value = 0,027 dan OR = 1,3) danperilaku keberadaan jentik Ae. Aegepty (p-value = 0,011 dan OR = 6,4). Hasil penelitianini dapat menjadi bahan evaluasi bagi Puskesmas Kemiling untuk meningkatkan upayapencegahan DBD melalui sosialisasi tentang keberadaan jentik nyamuk dan pentingnyamelakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).Kata kunci : Ae. Aegepty, pengetahuan, sikap, perilaku PSN
Pengelolaan Layanan Perpustakaan dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa SD Al Firdaus Surakarta Haris, Abdul; Samino, Samino; Purnomo, Eko; Siyamto, Yuli
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 1, No. 2, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.271 KB) | DOI: 10.23917/jkk.v1i2.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) strategi dalam meningkatkan minat baca siswa SD Al Firdaus Surakarta, (2) karakteristik layanan tata ruang perpustakaan dalam meningkatkan minat baca siswa di SD Al Firdaus Surakarta, (3) karakteristik layanan referensi perpustakaan dalam meningkatkan minat baca siswa di SD Al Firdaus Surakarta, dan (4) layanan sirkulasi perpustakaan dalam meningkatkan minat baca siswa di SD Al Firdaus Surakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi (studi etnografi). Landasan teori yang dipergunakan adalah teori-teori yang berkenaan dengan perpustakaan. Metode pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah observasi berperan serta, baik pasif maupun aktif, wawancara secara mendalam, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan teknik interaktif model Miles dan Huberman yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan perpustakaan yang baik dan menarik, yang sudah dilaksanakan oleh pustakawan SD Al Firdaus Surakarta menjadikan pengaruh yang lebih baik dalam meningkatkan minat baca, tata ruang yang diatur dengan baik akan membuat nyaman pemustaka, layanan referensi sangat bermanfaat dalam mencari informasi sesuai yang dibutuhkan, dan layanan sirkulasi yang berkaitan dengan perputaran bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan, meliputi proses peminjaman dan pengembalian bahan pustaka.
ANALISIS INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT PADA PROGRAM TJSL LENTERA JIWA PT PERTAMINA PATRA NIAGA FUEL TERMINAL BANDUNG Samino, Samino; Fadhlillah, Dike Farizan; Abriandi, Erick; Widodo, Wahyu Eko; Adiansah, Wandi
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 7, No 1 (2024): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v7i1.57880

Abstract

Permasalahan mengenai Orang dengan Gangguan Jiwa merupakan salah satu masalah yang terus berkembang di Indonesia. Dalam merespon masalah ini ada banyak pihak yang turun tangan termasuk dari sektor swasta melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau banyak dikenal CSR (Corporate Social and Responsibility), salah satunya yaitu PT Pertamina Patra Niaga FT Bandung yang menginisasi Program Lentera Jiwa untuk merespon masalah ODGJ di Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melakukan analisis Indeks Kepuasan Masyarakat pada Program Lentera Jiwa PT Pertamina Patra Niaga FT Bandung tersebut. Survei Indeks Kepuasan Masyarakat pada Program Lentera Jiwa ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian berupa kuisioner dengan wawancara tatap muka dan diskusi kelompok terfokus. Kuisioner Survei Indeks Kepuasan Masyarakat ini terdiri dari 5 aspek pengukuran, mulai dari aspek perencanan, aspek pendanaan, aspek pendampingan, aspek pelaksaan program, dan aspek keberlanjutan program. Pengukuran dalam kuisioner ini menggunakan skala likert. Populasi dalam survei ini yaitu kelompok penerima manfaat Program Lentera Jiwa. Teknik sampling yang digunakan yaitu berupa total sampling. Pengolahan dan analisis data dilakukan melalui tahapan editing, coding, tabulasi, dan perhitungan Indeks Kepuasan Masyarakat. Hasil analisis survei Indeks Kepuasan Masyarakat pada Program Lentera Jiwa memiliki total skor mutu sebesar 3,48 dan nilai kinerja 87,04. Nilai ini menunjukkan nilai mutu pelayanan kategori B dengan kinerja unit pelayanan berada pada kategori “Baik”. Berdasarkan nilai tersebut, maka secara umum penerima manfaat merasa sangat puas dengan kinerja mutu pelayanan program Lentera Jiwa.
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS PULAU PISANG DAERAH TERTINGGAL PERBATASAN DAN KEPULAUAN KECAMATAN PULAU PISANG KABUPATEN PESISIR BARAT 2022 Mukhlisin, Mukhlisin; Aryawati, Wayan; Samino, Samino
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v13i1.2281

Abstract

Pembangunan kesehatan yang dilaksanakan selama ini dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat belum dapat dinikmati secara merata oleh seluruh penduduk Indonesia yang tinggal di daerah terpencil, perbatasan dan pulau-pulau kecil. Puskesmas harus memiliki strategi untuk menunjang kualitas pelayanan kesehatan. Penyebab tidak maksimalnya pelayanan kesehatan di puskesmas pulau pisang, ketersediaan fasilitas sarana prasarana, pemenuhan SDM Kesehatan sesuai standar masih ditemukan gap, prosedur kerja belum sesuai standar operasional pelayanan (SOP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Pulau Pisang Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan Kecamatan Pulau Pisang Kabupaten Pesisir Barat tahun 2022. Penelitian menggunakan kualitatif Analitik dengan pendekatan studi kasus (Case Study). Variabel yang diteliti konsep strategi (visi misi, struktur organisasi), sumberdya pelayanan kesehatan, fasilitas sarana prasarana, standar operasional (SOP) pelayanan kesehatan. Hasil analisis di dapat bahwa Strategi Puskesmas Pulau Pisang secara ekternal meliputi pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kualitas pengetahuan masyarakat dan secara internalnya meningkatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas secara berkualitas dan terstruktur. Sumber daya pelayanan kesehatan belum memenuhi standar dibutuhkan Dokter Gigi, Dokter Umum, Apoteker, ahli gizi, epidemiolog dan penambahan tenaga perawat. Strategi yang dilakukan Puskesmas pengusulan tenaga Nusantara Sehat.
Jus Buah Bit Campur Jeruk Nipis untuk Menurunkan Hipertensi pada Ibu Perimenopause Lesta Ningrum Aprilia; Susilawati Susilawati; Neneng Siti Latifah; Samino Samino
Medical Laboratory Journal Vol. 2 No. 3 (2024): September : Medical Laboratory Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/caloryjournal.v2i3.349

Abstract

Hypertension is one of the diseases that perimenopausal mothers are susceptible to. Based on data at the Rajabasa Indah Community Health Center in 2022, the number of elderly hypertensive sufferers undergoing examination was 1050 people, this number has increased compared to 2021, which was 989 people and 2020, which was 793 people. The cause of high levels of hypertension is the lack of public attention to the importance of regular health checks. One effort to reduce hypertension is to give beet juice mixed with lime which contains nitrates and potassium which can reduce hypertension. The aim of the research was to determine the effect of beetroot juice mixed with lime on reducing hypertension in perimenopausal mothers at the elderly posyandu in Rajabasa Village, Bandar Lampung in 2024. Quantitative research type, one group pretest-posttest design. The population of this study was all perimenopausal mothers who experienced hypertension who were registered at the Posyandu for the Elderly, Rajabasa Village, Bandar Lampung, totaling 50 respondents. The sample for this research was 33 respondents. 250ml/day of beetroot juice mixed with lime was given for 7 consecutive days. Data collection used observation sheets, univariate and bivariate data analysis (paired sample t-test).Based on the research results, it is known that the average systolic blood pressure of perimenopausal mothers before being given beet juice mixed with lime was 158.15mmHg with a standard deviation value of 9.111mmHg, a minimum value of 145mmHg and a maximum value of 178mmHg, while the average systolic blood pressure of perimenopausal mothers after being given beetroot juice mixed with lime is 125.91mmHg with a standard deviation value of 8.064mmHg, a minimum value of 110mmHg and a maximum value of 141mmHg with a p-value of 0.000. And it is known that the average diastolic blood pressure of perimenopausal mothers before being given beetroot juice mixed with lime was 99.21mmHg with a standard deviation value of 4.477mmHg, a minimum value of 87mmHg and a maximum value of 105mmHg, while the average diastolic blood pressure after being given mixed beetroot juice lime is 83.03mmHg with a standard deviation value of 5.725mmHg, a minimum value of 74mmHg and a maximum value of 94mmHg with a p-value of 0.000. There is an effect of giving beetroot juice mixed with lime on reducing hypertension in perimenopausal mothers at the elderly posyandu, Rajabasa Village, Bandar Lampung in 2024
Pengaruh Kinerja Keuangan dan Maqashid Syariah Terhadap Financial Sustanability Ratio Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Ayuningtyas, Rosida Dwi; Samino, Samino; Fauzi, M. Agus
Laporan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat LAPORAN PENELITIAN
Publisher : Laporan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui sustanabilitas bank pembiayaan rakyat syariah di jawa tengah dan DIY pada periode 2013 sampai 2017. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah financial sustainability ratio (FSR), CAR, BOPO, dimensi Maqashid syariah (Rasio Edukasi, functional distribution Ratio, Profitabilitas). Sampel yang terpilih dalam penelitian ini sebanyak 17 BPRS dimana sampel telah mempublish laporan keuangan di bank Indonesia tahun 2013 sampai 2017. Analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan metode random effect. Pada BOPO secara parsial berpengaruh negatif terhadap financial sustainability ratio, sedangkan rasio edukasi berpengaruh positif terhadap financial sustainability ratio. BPRS yang memiliki nilai sustanabilitas yang paling di Jawa Tengah adalah BPRS Gunung Slamet sebesar 354, 82% dan BPRS yang memiliki nilai sustanabilitas paling tinggi di DIY adalah BPRS BPRS Madina Mandiri Sejahtera sebesar 310.65%. Key Word: Financial Sustanability Rasio (FSR), Kinerja Keuangan, BPRS, Maqashid Sharia
Menumbuhkan Jiwa Pariotisme Melalui Ekstrakulikuler Bela Negara Putri, Mas Fierna; Kartasasmita, Saepudin; Samino, Samino
Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JLS.v4i1.p48-53

Abstract

Di era dan jaman teknologi dan komunikasi yang sedang berkembang dan maju saat ini, bukan berarti tidak ada kekhawatiran terhadaap siswa-siswi dan masyarakat dalam mencintai tanah airnya sendiri. Pengaruh budaya barat yang terus masuk dapat memberikan dampak positif dan negative terhadap budaya, nilai, norma serta sikap dan perilaku masyarakat khusunya siswa-siswi di sekolah. Untuk mengatasi dampak negative ini diperlukan menumbuhkan jiwa patriotism sebagai bentuk dan sikap dalam mencintai negaranya sendiri. Patriotisme ada bukan karena perenungan individu atau bersama. Patriotisme ada karena muncul atas dasar yang dimiliki bangsa Indonesia, sebagai cita-cita luhur dan tujuan bangsa Indonesia.. Penyuluhan patriotisme adalah bentuk usaha untuk menumbuhkan jiwa patriotism peserta didik di SMK Tarauna Terpadu I, Kabupaten Bogor dengan ektrakulikuler Bela Negara sebagaai wadah untuk menumbuhkan pengorbanan, rasa cinta, saling toleransi, mengahrgai, pengorbanan demi bangsa dan negaranya. Selain itu bisa menjadi acuan, pembinaan serta dapaat menyelesaikan maslah yang ada baik umum maupun khusus, baik lingkup luas maupun sempit, sehingga apa yang diharpakan untuk generasi muda selanjutnya memiliki sikap patriotism serta dapat menjadi contoh bagi generasi yang akan datang.
Co-Authors Abdul Haris Abriandi, Erick Agung Aji Perdana Agung, Rahmat Agus Barliyan, Muh Ahcmad Farich Amanda, Fadhila Dwi Amin, Muslim Aminah, Mina Amir, Sabrina Amirus , Khoidar Andayani, Yeni Andriani, Verra Angelina F, Christin Angelina, Christin Anggraini Anggraini Areh Sulistiyo Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan Asnida, Dewi Astari, Yulia Ayu Rai Saputri, Gusti Ayuningtyas, Rosida Dwi Azzahra, Dhika Bambang Nurwanto cahya, fajar nur Christin Angelina Febriani Dayasih, Nia Devy Septina Sari Dhini Easter Yanti Dhini Easter Yanti Dike Farizan Fadhlillah, Dike Farizan Dina Dwi Nuryani Dira Yuniar, Trisia Duet Irianto, Terry dwi ayu lestari, dwi ayu Dwiyana, M Rizal Editama, Fitra Eka Sariningsih Ekasari, Fitri Eko Purnomo Endah Rachmawati Ermasari, Anissa F, Christin Angelina Farich, Achmad Fauzi, M. Agus Fesliria, Eka Fikri, Rahmat fitriyanti fitriyanti Fradika, Agustina Hadinata, Andri Hardinata, Andri Hayka Salsabila, Farra Hendy Pratama, Hendy Hermawan, Dessy I Gusti Made Yoga Astawa Iing Lukman Irianto, Torry Duet Irna Yunaeni Istiqomah, Anisa Cahyanti Ita Paramitha Januartha, Herzandho Jeffri Herlangga Juminingsih Juminingsih Juminingsih Juminingsih, Juminingsih Khoidar Amirus Kundayani, Tri Kuntoro, Selamet Kurniati, Mala Latifah, Neneng Siti Lesta Ningrum Aprilia Liasari, Deny Eka Lily D. Sidiarto Lolita Sary M. Imam Subarkah Marina Susanti Mariza, Ana Maryam, Riyanti Mas Fierna Putri Muhammad Muhammad Muhani, Nova Mukhlisin Mukhlisin Neneng Siti Latifah Ningrum, Agustin Setia Noviansyah Noviansyah, Noviansyah Nugraheni, Dwi Ary Nur Mahmudah, Fitri Nurdin, Ambia Nurhalina Sari Nurul Isnaini Nurzana, Desi Oktavia Rudi, Renna Pramasasti, Dyah Ayu Siti Utari Primadiamanti, Annisa Priyogo, Adib Purnama, Ade Sinta Putri, Govindha Putri, Mas Fierna Rachmawati Rachmawati Rahmad Efendi Rahmandini, Hafizhah Harjiati Rahmat Effendi, Rahmat Ramayanti, Rika Ratu, Dianing Ayu Yustika Reni A. Febrida Retika, Nelya Rilyani Rilyani Riyanti Riyanti Rizqy, Muhammad Alva Rokhayati, Yuli Rudi, Renna Oktavia Ruswaldi Munir Saepudin Karta Sasmita Safitri, Erna Salsabilla, Nadya Sari, Dewi Yulia Sari, Fitri Eka Sidiarto Kusumoputro Sihono, Bagas Prakoso Silaen, Rahel Gusnita Sofiyah Suryani Sri Wulandari Sunarsih Sunarsih Surtini, Surtini Susila Susila Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati Sutama Suwardi Suwardi Suwito Suwito Tri Windiari Sepsetyowati Trikundayani, Trikundayani Viana Teti Anggraeni, Viana Teti Wahjudi Nugroho Wahyu Ardhi Bandono Wahyu Ardhi Bandono, Wahyu Ardhi Wahyu Eko Widodo, Wahyu Eko Wahyu Yuliastuti, Ni Luh Putu Wandi Adiansah, Wandi WAYAN, WAYAN Welly Rizkianti Wibowo, Angga Wahyu Tri Widiastuti, Valentina Dewi Wihatyani, Ketut Windy Febriani Yanti, Dhiny Easter Yasi, Indi Iska Yudhistira, Hendri Yuli Siyamto, Yuli Yuliasari, Dewi Yulyani, Vera Yuviska, Ike Ate Zasya Aura Kharisma, Rr Salwa Zuana, Eli