p-Index From 2021 - 2026
11.773
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SISTEM INFORMASI BISNIS Ilmu Administrasi Publik Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah ANDHARUPA Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis JOIV : International Journal on Informatics Visualization PRISMA SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Applied Information System and Management Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Ensiklopedia of Journal Minda Baharu JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Menara Ilmu International Journal for Educational and Vocational Studies Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Jurnal Menara Ekonomi : Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi Building of Informatics, Technology and Science The Indonesian Journal of Social Studies The Journal of Society and Media JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya JOURNAL OF INFORMATION SYSTEM MANAGEMENT (JOISM) Journal of Herbal, Clinical and Pharmaceutical Science (HERCLIPS) Jurnal Partisipatoris IJIIS: International Journal of Informatics and Information Systems Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Journal of Applied Data Sciences Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia International Journal of Social Learning (IJSL) Journal La Lifesci International Journal of Social Science Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Development (IJECSED) International Journal of Engagement and Empowerment (IJE2) SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri (UN-PENMAS) Jurnal Teknologi Sistem Informasi Jurnal Puan Indonesia Kajian Moral dan Kewarganegaraan Mudabbir: Journal Research and Education Studies Journal of Comprehensive Science Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Zona Manajerial: Program Studi Manajemen (S1) Universitas Batam Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Pengabdian Ibnu Sina International Journal of Emerging Research and Review Jurnal Manajerial dan Bisnis Tanjungpinang WASATHON Khidmat : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Pendekar Nusantara Zona Kebidanan : Program Studi Kebidanan Universitas Batam Jurnal Medika: Medika Society Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Konstruksi Penggemar Bangtan Boys dalam Komunitas Adorable Representative M.C. for Youth di Surabaya tentang Nasionalisme Riski Darma Santi; Sarmini Sarmini
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v11n2.p458-473

Abstract

Adorable Representative M.C. for Youth (ARMY) Surabaya is a fan community for the K-Pop BTS group in Surabaya. In contrast to fan communities in general, in this community fans have an understanding of nationalism that is interesting to study. The research is examined by the social construction theory of Peter L. Berger and Thomas Luckmann to analyze the construction of nationalism and the dominant factors that influence it. This study uses a case study design with reference to the ideas put forward by Robert K. Yin. The subjects in this study were three BTS fans. The research location is in the city of Surabaya, precisely in the ARMY Surabaya community. Data collection techniques used were participant observation and in-depth interviews. Data found in the field were then analyzed using Miles and Huberman's model which is associated with social construction theory. The results of the study show that the construction of BTS fans in the ARMY Surabaya community about nationalism occurs in three moments. First, at the moment of internalization, fans get socialization both primary and secondary. Second, at the moment of objectification, fans have shared knowledge about nationalism through a process of habituation and institutionalization. Third, at the moment of externalization of the fans' construction of nationalism it is poured out in three forms, namely as communication that takes place in harmony, appreciation of national identity, and obedience to regulations. Of the three forms of construction, nationalism tends to be understood by fans as a harmonious communication and appreciation of national identity.
PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN ANTARA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA DAN MULTIGRAVIDA DIRUMAH SAKIT BUDI KEMULIAAN KOTA BATAM Cevy Amelia; Sarmini Sarmini
Ensiklopedia of Journal Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 No. 2 Edisi 1 Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.995 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v5i2.1474

Abstract

Background:Pregnancy is a mandatory process in order to obtain offspring. Third trimester is considered when pregnancy reached 28-36 weeks. During this third trimester, pregnant women are usually divided into two types, i.e. primigravida and multigravida. Anxiety is often found in pregnant women in their third trimester. Primigravid women usually shows more anxiety compared to multigravid women.Methods:The method of this study was observational analytic using cross sectional design. The sampling technique used was accidental sampling using a total sample of 70 people.Results:This study consisted of 70 participants (100%) with 35 primigravidas and 35 multigravidas. The anxiety percentage of primigravid women consisted of 20 people (28%) with mild anxiety, 20 people (58%) with moderate anxiety, and 5 people (14%) with severe anxiety. The anxiety percentage of multigravida women consisted of 22 people (62%) with mild anxiety, 11 people (32%) with moderate anxiety, and 2 people (6%) with severe anxiety. The results of statistical test showed p value = 0.005, which means that there was a difference of anxiety level between primigravid and multigravida women in their third trimester in Budi Kemuliaan Hospital, Batam. Conclusion:This study concludes that there was a difference of anxiety level between primigravid and multigravida women in their third trimester in Budi Kemuliaan Hospital, Batam.
STRATEGI BERTAHAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL DI LOKALISASI JARAK SURABAYA Risa Ayu Aktavia; Sarmini Sarmini
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v2n2.p640-654

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi pekerja seks komersial yang berusia tua untuk mempertahankan diri. Selain banyaknya bar atau café di area lokalisasi, sebagian besar pekerja seks komersial di lokalisasi Jarak berusia tua. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Subyek penelitian ini adalah pekerja seks komersial berusia lebih dari 35 tahun di lokalisasi Jarak Surabaya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, observasi partisipan, wawancara, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini mengacu pada model analisis interaktif Huberman dan Miles, dengan tahapan: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor sebagai alasan perempuan menjadi seorang pekerja seks komersial, yaitu (1) faktor pendidikan, (2) faktor ekonomi, (3) faktor psikologis, dan (4) faktor budaya. Beberapa strategi dilakukan oleh pekerja seks komersial berusia tua untuk mempertahankan diri di area lokalisasi, yaitu: (1) aspek ekonomi: pemanfaatan aset modal sosial dengan menggunakan kredit informal, pemanfaatan kredit formal, dan menganekaragamkan pekerjaan. (2) aspek sosial: (a) Menjaga hubungan dengan konsumen dengan berdandan ayu, berpakaian seksi dan menonjolkan lekuk tubuh, pandai merayu, merawat organ vital dengan jamu, menurunkan tarif, serta memaksimalkan servis; (b) Menjaga hubungan dengan masyarakat dengan menghentikan semua kegiatan prostitusi ketika tiba waktu sholat, membayar iuran kampung, mengikuti arisan, serta mengikuti kegiatan yang diadakan kampung, saling membantu, serta saling menghormati. (3) Menggunakan jasa paranormal, seperti: memasang susuk aura dan menabur bunga di depan wisma. Kata Kunci: Strategi Bertahan, Pekerja Seks Komersial, Lokalisasi Jarak Abstract This research want to understand the strategy of old commercial sex workers to survive. This research is a qualitative research with phenomenology design. The subject of this research are commercial sex workers aged over 35 years in the Jarak’s localization Surabaya. The technique used to collect data in this research are observation, participant observation, interviews, in-depth interviews, and documentation. The analysis of the data in this reserach refers to the interactive model by Huberman and Miles, with stages: data reduction, data presentation, and data verification. The results showed several factors as reasons why women become a commercial sex worker, namely (1) educational factors, (2) economic factors, (3) psychological factors, and (4) cultural factors. Several strategies performed by older commercial sex workers to defend themselves in the localization area, namely: (1) the economic aspects: utilization of social capital assets with use the informal credit, utilization of formal credit, and diversifying the work. (2) the social aspects: (a) keep relationship to consumers with add the beauty of the body, sexy body, caring for the vital organs with herbs, lowering the cost of services, and give maximal service; (b) keep relationship to community with stop prostitution activities when pray time, pay the village’s donation, and following all the activities held by the community and comply with all applicable regulations. (c) using the services of psychics, like among which using the implant in the body and sowing the interest gained from psychic in the front house Keywords: survival strategies, commercial sex workers, localization in Jarak
GAYA BERBUSANA MAHASISWI PENGGUNA JILBAB PEMULA DI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Diah Ainin Budiarti; Sarmini Sarmini
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n3.p1113-1129

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang gaya berbusana mahasiswi pengguna jilbab pemula di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Surabaya. Gaya berbusana mahasiswi pengguna jilbab pemula di dalam penelitian ini adalah model pakaian, model jilbab, dan aksesoris yang dikenakan oleh mahasiswi yang berjilbab di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Surabaya pada saat mengikuti perkuliahan di kampus maupun kegiatan organisasi kemahasiswaan. Mahasiswi pengguna jilbab pemula yang dimaksud dalam penelitian ini adalah mahasiswi tersebut telah menggunakan jilbab selama kurang dari sama dengan satu tahun (≤ 1 tahun). Adapun teori yang digunakan adalah teori intensionalitas dari Edmund Husserl. Pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis model interaktif dari Huberman dan Miles. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan berjumlah enam mahasiswi yang bergaya busana berjilbab di FIS UNESA maksimal selama satu tahun yang memenuhi kriteria sebagai informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor dominan memengaruhi pemilihan gaya busana mahasiswi pengguna jilbab pemula yaitu pertama faktor fisik, faktor ekonomi, dan faktor sosial. Hal tersebut membuktikan bahwa konsep intensionalitas bawaan Husserl dialami oleh para informan. Mereka dalam memilih gaya busana yang dikenakan memiliki intended meaning (makna yang dimaksudkan) kepada suatu objek yang dituju. Kata kunci : gaya berbusana, mahasiswi pengguna jilbab, jilbab pemula   Abstract This research about the female students fashion styles veil beginner users in the Faculty of Social Science, State University of Surabaya. Female students fashion styles veil beginner users in this research is clothes models , veil model, and accessories worn by veiled female students in the Faculty of Social Sciences, State University of Surabaya at the time following the lecture on campus and student organization activities. Female students veil beginner users referred to in this research is the female students had used the veil for less than and equal to one year (≤ 1 year). The theory used is intentionality theory from Edmund Husserl The research approach used in this research is a qualitative research with phenomenological research design. Data analysis techniques in this research used an interactive model analysis techniques of Huberman and Miles. Data collection technique used observation, interviewdepth interviews and documentation. Informants consist of six female students veiled fashion style in the FIS UNESA maximum of one year who meet the criteria as an informant. Research results indicate that the dominant factors influencing the selection of female students fashion style veil beginner users are the first is physical factor, economic factor, and social factors. It is proved that the concept of intentionality from Edmund Husserl experienced by the informants. They in choosing fashion style used has intended meaning to a target object. Keywords : style of dress, student users veil, veil beginners  
JARINGAN SOSIAL ANAK JALANAN DI TERMINAL PURABAYA, KECAMATAN WARU, KABUPATEN SIDOARJO Amalia Fatma Pitaloka; Sarmini Sarmini
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n3.p1145-1159

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara membangun jaringan sosial pada anak jalanan, mendeskripsikan bentuk jaringan social anak jalanan, serta untuk mendeskripsikan faktor dominan yang mempengaruhi dalam membangun jaringan sosial pada anak jalanan di Terminal Purabaya, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi. Data diperoleh dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Observasi dalam penelitian ini digunakan untuk mengamati gejala-gejala yang terwujud dalam kehidupan sehari-hari dari anak jalanan. Wawancara dengan pedoman kepada anak jalanan digunakan untuk mendapatkan data terkait jaringan sosial anak jalanan dimulai dari cara membangun jaringan sosial, bentuk dan faktor yang mempengaruhi dalam membangun jaringan sosial pada anak jalanan. Hasil penelitian menunjukan bahwa di dalam jaringan sosial anak jalanan di Terminal Purabaya terdapat tiga peran, yaitu ketua jaringan (ibuk’e Yogi), pihak perekrut (mas Rohman), dan anggota jaringan (arek-arek). Cara membangun jaringan sosial anak jalanan di Terminal Purabaya dimulai dari mas Rohman melakukan pengamatan terhadap anak jalanan yang dia temui kemudian dilanjutkan pendekatan dengan cara menemui secara langsung untuk menjalin keakraban serta membangun kepercayaan agar mau bergabung ke jaringan sosial tersebut. Bentuk jaringan sosial dalam penelitian ini jika di analisis menurut sebuah teori jaringan sosial dari Barnes ada 7 simpul yang merupakan perwujudan dari orang dan solidaritas sebagai ikatannya yang terhubung pada simpul-simpul tersebut serta memiliki bentuk gambar jaringan yang kombinasi dari jaringan memusat dan jaringan titik. Sedangkan berdasarkan Teori Fenomenologi dari Huzzerl faktor dominan  yang mempengaruhi dalam membangun jaringan sosial pada anak jalanan di Terminal Purabaya adalah tercukupinya kebutuhan sehari-hari seperti sandang, pangan dan papan. Kata kunci: Jaringan Sosial, Anak Jalanan, Fenomenologi Huzzerl   Abstract The aim of this research was to describe the way of building street children’s social network in Purabaya Terminal, Waru, Sidoarjo and the shape of this social network as well as the dominant influence in building it. The method of this research was descriptive qualitative while the design was phenomenology. Data were obtained by direct observation and interview to the street children. Observations in this study were focused on the clues that indicate the existence of social network within street children. Interview was performed to get a closer look into the social network it self. The results showed that there were three main roles in the social network of street children in Purabaya, chairman of the network (Ibuk’e Yogi), recruiters (Mas Rohman) and member of the network (arek-arek). How this social network formed started from Mas Rohman observed street children whom he met and meet them directly to get closer also build trust so that they were willing to join the network. Shape of social networks in this study according to a social network theory of Barnes there were 7 nodes represented people and solidarity as its bondage. Meanwhile, the dominant factor affecting in building a social network on street children in Purabaya Terminal was fulfillment of daily needs such as clothing, food and shelter. Keywords: Social Network, Street Children, Huzzerl Phenomenology
KONSTRUKSI MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 ILMU HUKUM UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA TENTANG FASHION Ariyanti Ariyanti; Sarmini Sarmini
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v1n4.p247-264

Abstract

AbstrakKonstruksi mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Hukum Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tentang fashion adalah salah satu tempat untuk mengekspresikan busana seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Hukum Unesa tentang fashion ketika di lingkungan kampus dan di luar kampus. Hal itu disebabkan karena kampus adalah salah satu ruang sosial multi identitas untuk mengekspresikan busana mahasiswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi. Lokasi penelitian Program Studi Hukum, Jurusan Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian mengambil lima informan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan teknik pengumpulan data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan keabsahan data. Hasil penelitian, yaitu: fashion dipahami sebagai penyampaian nilai-nilai yang dikomunikasikan melalui apa yang ditampilkan, fashion juga sebuah bentuk dari ekspresi individualistik, bahwa fashion dapat memberi kepuasan pada seseorang karena mereka dapat menampilkan busananya dengan percaya diri, dan fashion juga sebagai cara yang dilakukan oleh seorang individu untuk membedakan dirinya dengan orang lain dengan menampilkan keunikan yang dimilikinya, selain fashion juga dimaknai sebagai identitas pakem yang diterapkan pada diri sendiri. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kenyamanan tetap mendominasi pertimbangan informan dalam busana kesehariannya demikian pula dengan ukuran nyaman dan sopan.Kata kunci: Konstruksi, Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Hukum Unesa, FashionAbstractConstruction students course s1 of jurisprudence state university surabaya about fashion is one place to express fashion someone. This report aims to understand construction students course s1 of jurisprudence unesa about fashion when within the campus and outside campus. That is because campus is one of the spaces social multi identity to express fashion students. Methods used is research by design phenomenology qualitative. Research locations course of study law, of law, the faculty of social and law, State University Surabaya. Data was gathered using observation, interview, and documentation. Informants research take five sources by using purposive sampling technique. Data analyzed using a technique data collection, presentation of data, withdrawal conclusions and the validity of data. The results of the study: fashion understood as delivery of values communicated through that which is displayed, fashion also a form of expression individualistik, that fashion can provide satisfaction in someone because them to display fashion with confidence, and fashion also as a way undertaken by an individual to distinguished himself with others in displaying the unique available, but fashion also seen as the identity pattern applied to yourself . Conclusion of the study is comfort fixed dominated consideration informants in fashion his routine this also happened to size comfortable and polite .Keywords: Construstion, Students Course S1 of Jurisprudence Unesa, Fashion
COMMUNITY SOCIAL ACTION ON PUNDHEN LO SARI CREATIVE PARK IN MAOSPATI VILLAGE MAGETAN REGENCY Kusnul Khotimah; Katon Setyawan; Sarmini Sarmini; Nasution Nasution
Jurnal Partisipatoris Vol. 5 No. 1 (2023): March
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp.v5i1.25657

Abstract

The development of religious tourism does not have to be related to mystical or sacred things. But it can be developed into a creative park with open facilities for children to play. As happened in the Maospati Magetan Village, it has succeeded in developing a village pundhen which was originally a wingit (sacred) place which was converted into an open (profane) park, named Park Creation Lo Sari Maospati. However, this creative park is still used as an annual village clean location by the community. The theory used by the researcher as a research reference in this study is the theory of action from Max Weber, because the researcher sees the phenomenon of the development of the Lo Sari creation park in an effort to empower social and spiritual economy, which is very relevant to the theory of action from Max Weber. This research approach uses a qualitative approach with a Schutz phenomenological perspective. The results of the study indicate that there are at least three groups of people who can be analyzed for their social actions. First, community groups with instrumental rational action, such as village officials and Pokadrwis. They assume that the development of Lo Sari's Pundhen into a creative park will increase the income of local residents. The second group is value rational action, almost the same as instrumental rational action group, except that this group prioritizes religious values. While the third is a traditional action, where the actors who carry out activities at Pundhen Lo Sari are those who follow their previous parents.
PENGARUH PENGAWASAN DAN KEPRIBADIAN TERHADAP LOYALITAS KERJA Sarmini Sarmini
Jurnal Menara Ekonomi : Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi Vol 9, No 1 (2023): VOLUME IX NO. 1 OKTOBER 2023
Publisher : Jurnal Menara Ekonomi : Pelatihan dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/me.v9i1.4816

Abstract

Karyawan yang bekerja dalam sebuah organisasi sebaiknya diperlakukan sebaik-baiknya, agar karyawan mempunyai kinerja yang baik dan tujuan perusahaan tercapai. Manajer atau pimpinan seharusnya juga mengetahui kemampuan yang dimiliki karyawan dan kebutuhan–kebutuhan yang diperlukan sebagai pendukung dalam bekerja. Sehingga kinerja karyawan bagus dan pekerjaan dapat diselesaikan lebih efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis pengaruh pengawasan dan kepribadian terhadap loyalitas kerja baik secara parsial dan simultan. Pendekatan penelitian bersifat asosiatif. Penarikan sampel menggunakan teknik sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 72 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan berpengaruh positif signifikan secara parsial terhadap loyalitas karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian berpengaruh positif signifikan secara parsial terhadap loyalitas karyawan.Kata Kunci: Pengawasan, Kepribadian, Loyalitas Karyawan  
Penerapan Model Belajar The Power Of Two Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn Tentang Mengidentivikasi Nilai Nilai Pancasila Dalam Mengambil Keputusan Bersama Pada Peserta Didik Kelas V Semester 2 SD Negeri 01 Bandardawung Tahun Pelajaran 2021/2022 Sarmini Sarmini
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v5i6.84469

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar PKn siswa kelas V SD Negeri 01 Bandardawung. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V semester 2 SD Negeri 01 Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar melalui penerapan model the power of two dalam pembelajaran PKn. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah non tes (observasi) dan tes.Alat pengumpulan data berupa lembar observasi dan soal tes. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model the power of two dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa sesuai dengan indicator kinerja yaitu dengan prosentase hasil belajar mencapai ≥75% dari jumlah siswa pada kelas yang diteliti . Nilai rata-rata hasil belajar siswa kondisi awal 56,11 dengan prosentase ketuntasan 38,89%. Pada siklus I nilai rata-rata siswa 63,89 dengan prosentase ketuntasan 61,11% dan nilai rata-rata siklus II 72,78 dengan prosentase ketuntasan 88,89%.
Kemampuan Representasi Simbolik Matematik Siswa SMP Menggunakan Blended Learning Komala, Elsa; Sarmini, Sarmini
PRISMA Vol 9, No 2 (2020): PRISMA Volume 9, No 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v9i2.1078

Abstract

Tujuan artikel ini membahas tentang kemampuan representasi simbolik matematik siswa dalam menyelesaikan soal, dan melihat respon siswa pada pembelajaran matematika menggunakan blended learning. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan memberikan enam soal kemampuan representasi simbolik matematik terhadap 30 siswa kelas IX-6 di SMP Negeri 3 Cianjur tahun ajaran 2019/ 2020. Data dalam penelitian ini berupa soal tes kemampuan representasi simbolik matematik dan angket. Hasil angket dihitung berdasarkan persentase respon terbesar yang kemudian dideskripskan dengan kata-kata. Hasil yang diperoleh bahwa kemampuan representasi simbolik matematik dengan menggunakan blended learning rata-ratanya 75, artinya lebih dari 80% siswa yang menggunakan blended learning hasil pembelajarannya tuntas. Respon siswa pada pembelajaran matematika menggunakan blended learning sebagian besar memberikan respon positif.
Co-Authors Abdul Azis Abdul Fadlil Abednego Dwi Septiadi Adiatma, Febriansyah Husni Aditiya, Eka Candra Rachmad Adiya, Az Zahra Dwi Nur Afianti, Nur Azizah Agung Dwi Bahtiar El Rizaq agung setiawan Agus Suprijono Agus Taufik Mulyono AHMAD MUZAKKI Ali Imron Amalia Fatma Pitaloka Amelia, Cevy Andhanie, Shafa Andi Hidayatul Fadlilah Andika Prasetya Nugraha Anindya, Salsa ANNA NOORDIA Arif Rahman Hakim Ariyanti Ariyanti Ariyanti Ariyanti Artono Artono, Artono Astri Wahyuningsih Aura Afan Shabrina Ayudya Nova Puspaningtyas BAYU SEGARA PUTRA, GEDE Bela, Sita Bonda Sisephaputra Budiarto, Mochamad Kamil Catra Y, Wayan Cevy Amelia Chyntia Raras Ajeng Widiawati Daniel Happy Putra Diah Ainin Budiarti DWI GATI, NITA Dwi Dwi Krisbiantoro, Dwi Dzakkiyah, Alya Khansa Dzikri, Muhammad Zulfikar Eka Tripustikasari, Eka Elminaliya Sandra Elsa Komala, Elsa Ervina Halit Fandi Fatoni Fandy Setyo Utomo Fauziyyah, Ulfah Febri Edward Febrianti, Diah Ratna Ferdila, Ferdila Filanzi, Shendy Fira, Choly Septa Fitriya, Ulthufna Kausarul FX Sri Sadewo Gading Gamaputra Galih Setyawan, Katon Gomgom Samosir, Marinus Gunawan, Dahlan Harmanto Harmanto Hendra Budiman Hidayati, Armawati hidayatulloh, hanif Ilham, Rifqi Arifin Imam Tahyudin Indriyani, Ria Irvani, Zendika Ita Mardiani Zain Jacky, M Katon Setyawan Ketut Prasetyo Khadijah Khadijah Kharisma, Marcellina Tiara Putri Khasanah, Fitrotul Khoerida, Nur Isnaeni Kristanti, Fania Putri Kurnia Imtichatus Sholichah Kusmanto, Hari Kusnul Khotimah Kusnul Khotimah Laila Vika Safitri Lailiyah, Faridatul Lediawati, Teni Siti Linayati Lestari, Linayati Listyaningsih Listyaningsih LUTFAIDAH, ANNA M. Jacky, M. Jacky M., Jacky Ma'arifah, Windiya Mahat, Hanifah Maulana Baihaqi, Wiga Maya Richmayati Mengkepe, Amy Dara Istikoma MUHAMMAD JACKY Muhammad Turhan Yani Mujahidin, Muhammad Diwanul Mulyadi Mulyadi Mustika, Ita Nabilah, Shafa Rizqi NAGALIMAN, Nagaliman Nanda, Risma Nasution Nasution Nasution Nasution Ngaliman, Ngaliman Ningrum, Diah Luckyta Niswatin Nuansa Bayu Segara Nugroho Hari Purnomo Nur Habibah Nurdewanti, Nilam Puspita Nurjanah, Rita Nurul Hidayati Oksiana Jatiningsih Pahlevi, Rahma Shintya Pambayun, Niken Lia Prihatiningtias Pamor Gunoto Prameswari, Karina Puspita Prastuti, Ajeng Eka Pratama, Cindy Arinda Diah Pratama, Irfan Pratama, Satrya Fajri Pratama, Wildan Razzaq Puspaningtyas, Ayudya Nova Putranto, R. Vitto Mahendra Rahmadyanti, Erina Rahmah, Anisa Aulia Rahmawati, Rizqi Rahmi Nurhaini, Rahmi Ramadhan, Rio Fadly Rasyid, Suparta Ratna Dewi Silalahi Rendianto, Fakrul Aldi Rini Elfina Risa Ayu Aktavia Riski Darma Santi Risnawati Risnawati Riswandhi Ismail Rujianto Eko Saputro Sabri Sabri Salma, Karina Salsabila, Firdausi Irma Sanuri, Ranti Saputra, Aina Aldi Saputri, Inka Sasmita Timur, Elshinta Agustin Satriawan, Bambang SEPTINA ALRIANINGRUM Setiyono, Rizal Setyawan, Katon Galih Silalahi, Ratna Dewi Siraj Siraj Siti Maizul Habibah Sri Hartini Sri Yanti Sriwahyuni, Tutik Subarkah, Pungkas Sugandi, Zain Arif Wildan SUGENG HARIANTO Suhaimi Suhaimi Sukartiningsih, Sri Sukma Perdana Prasetya Sumantri, Sumatri Sunardi Sunardi Sunarto Sunarto Supriyanto, Muhammad Susanti, Martini D.E Suyono Suyono Syahrizaldy, Hikmalul A'la Syawaldi, Rizky Bilal Syifa Fauziah Taqwa Hariguna Tarwoto, Tarwoto Turhan, Muhammad Ulthufna Kausarul Fitriya Uswatun Hasanah Wahid, Arif Mu'amar Wahyu, Herta Tri Waluyo, Retno Warsono Warsono Widiawati, Chyntia Windayati, Dian Titik Windayati, Diana Titik wisnu wisnu, wisnu Yahya, Saifudin Yenny Aryaneta Yi, Ding Yuanita FD Sidabutar Yuliana, Dwi Yuliarti, Agnes Pradini Yulvinda, Rossa Yuniar, Indhiawan Yunita, Ika Romadoni Zamzami, Mohammad Aqil Misbach Zein, Ita Mardiani