Claim Missing Document
Check
Articles

NILAI-NILAI BUDAYA DALAM NOVEL PARA PRIYAYI KARYA UMAR KAYAM DAN IMPLEMENTASI DI SEKOLAH Indriati, Era; ., Martono; Seli, Sesilia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pendeskripsian nilai budaya 1) nilai-nilai budaya yang menggambarkan hubungan manusia dengan Tuhan; 2) nilai-nilai yang menggambarkan berhubungan manusia dengan manusia; 3) nilai-nilai budaya yang menggambarkan hubungan manusia dengan dirinya sendiri; 4) nilai-nilai budaya yang menggambarkan hubungan manusia dengan alam; Metode yang digunakan metode deskriptif dengan bentuk penelitian berupa penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan sosiologi sastra. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut: (a) berdoa, (b) bersyukur, (c) berzikir, (d) tawakal (a) menolong orang lain, (b) menyebar rahmat dan kasih sayang, (a) sabar, (b) menuntut ilmu, (c) kejujuran, (a) alam menyediakan berbagai kebutuhan, (b) memilih bersahabat dan menyatu dengan alam. Kata kunci: Nilai budaya, Novel, Para Priyayi Abstract: This study aims to delineate cultural value 1) cultural values ??that describe man's relationship with God, 2) the values ??that describe the associated man and man; 3) cultural values ??that describe man's relationship with himself; 4) cultural values ??that describe the relationship between man and nature; method used descriptive methods to study a form of qualitative research. The approach used is a sociological approach to literature. Based on the results of data analysis can be summarized as follows: (a) pray, (b) grateful, (c) chanting, (d) resignation (a) helping others, (b) spread mercy and compassion, (a) patient, (b) studying, (c) honesty, (a) nature provides a variety of needs, (b) choosing friends and at one with nature. Keywords: culture values, Novel, Para Priyayi
UNSUR INTRINSIK DALAM LEGENDA ULAI BUJANG KAREM SASTRA LISAN DAYAK KETUNGAU SESAEK KABUPATEN SEKADAU Beno, Markus; Totok Priyadi, Antonius; Seli, Sesilia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 11 (2015): Nopember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tema, amanat, alur, tokoh, latar dalam legenda Ulai Bujang Karem Sastra Lisan Dayak Ketungau Sesaek Kabupaten Sekadau, dan mendeskripsikan rencana implementasi penelitian ini ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa dalam legenda Ulai Bujang Karem terdapat tema, amanat, alur, tokoh, dan latar. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah khususnya untuk mengajar siswa menganalisis unsur intrinsik dalam sebuah cerita. Pembelajaran berpedoman pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang sesuai dengan kondisi dan situasi pembelajaran di lingkungan sekolah.   Kata kunci: unsur intrinsik, legenda, sastra lisan   Abstract: This research aim to analyzing theme, mandate, plot, character, and background in the legend Ulai Bujang Karem Oral Literature Dayak Ketungau Sesaek Sekadau, and describing implementation plan this study into learning Indonesian in the schools. The method used in this study is descriptive method. Based on the analysis of data can be concluded that the legend Ulai Bujang Karem there are theme, mandate, plot, character, and background. This result is expected being Indonesian study materials in the school especially to teach students to analyzing intrinsic element in a story. The learning is guided by the lesson plan that is suitable with the condition and situation with the school learning environment.   Keywors: intrinsic element, legend, oral literature
MANTRA NYENGKOLAN ISO BELIONG SASTRA LISAN DAYAK TAMAN DESA MERAGUN KECAMATAN NANGA TAMAN Fatmawati, Margareta Leni; ., Martono; Seli, Sesilia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 4 (2013): April 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah umum dalam penelitian ini adalah struktur mantra nyengkolan iso beliong dalam sastra lisan Dayak Taman Dalam Desa Meragun Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau. Submasalah yakni rima, irama, fungsi mantra dan proses upacara. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keempat masalah yang telah dibatasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, bentuk penelitian kualitatif, dan menggunakan pendekatan struktural. Sumber data dalam penelitian ini mantra nyengkolan iso beliong yang dituturkan oleh informan. Data penelitian ini adalah kutipan-kutipan yang berisi kata-kata atau kalimat mantra nyengkolan iso beliong. Teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi langsung, wawancara dan perekaman. Alat pengumpulan data yaitu handphone, camera (kamera foto) dan buku catatan. Langkah pengumpulan data yaitu merekam, mentranskipsikan, menerjemahkan, mengidentifikasi data dan mengelompokan data sesuai dengan masalah. Analisis data penelitian ini menghasilkan rima yang ditinjau menurut bunyi atau suaranya, rima menurut letak atau tempat, rima menurut pertalian atau kedudukannya. Irama yang meliputi irama dengan tekanan tinggi, irama dengan tekanan lembut dan irama dengan tekanan panjang. Fungsi mantra dan proses upacara. Kata kunci: mantra nyengkolan iso beliong, rima dan irama ABSTRACT The general of the problem in this research is the structure of magic spell Nyengkolan iso beliong in the oral literature of Dayak Taman in Meragun Village of Nanga Taman subdistrict., Sekadau Regency. The subproblem is ryhme, rhythm, the function of magic spell and the process of ceremony. The purpose in this research to made four of description in the problem, it has limited. In this research used description method, the sample of this research is kualitative and using structural approach. The source of data in this research of magic spell nyengkolan iso beliong of the informan from the speaker. The data in this research is acited, having a word or magic spell of the structure nyengkolan isi beliong. The technique of the data observation is direct technique observation, recorder and interview. The instrument of data observation is handphone, camera, (camera photo) and notebook. The step of data observation is record, transcript, translite, identification data and group of data based on the problem. The analysis of the data in this research have a result of rhyme, according of the voice and the sound, rhyme have a place and rhyme have a stated. Rhythm have a rhythm with high pressure, rhythm with soft pressure and rhythm with long pressure. The function of magic spell and the process of ceremony. Key word: Magic Spell nyengkolan iso beliong, ryhme and rhythm.
WARNA DAERAH DALAM NOVEL CENTHINI KARYA SUNARDIAN WIRODONO Hardiyanti, Siti; Priyadi, A. Totok; Seli, Sesilia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 5 (2013): Mei 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Warna Daerah dalam Novel Centhini Karya Sunardian Wirodono. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan penulis untuk menemukan warna daerah dalam novel Centhini karya Sunardian Wirodono. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan menggunakan penelitian kualitatif. Hasil penelitiannya yaitu: 1) Kebiasaan hidup, meliputi a) mengadakan upacara panggihan, pahargyan, unduh pengantin, b) malam sepasaran pengantin, c) pesta andrawina, d) upacara boyongan rumah, e) makna sepasang kembar mayang. 2) Keyakinan kepada Tuhan, meliputi a) shalat, b) percaya kepada takdir, c) menjaga aurat, d) berikhtiar, e) berdoa. 3) Sikap hidup, meliputi a) menyembunyikan perasaan untuk menjaga perasaan orang lain, b) tekun, c) berbudi luhur, d) jujur, e) tulus, f) segan, g) bijak, h) gotong royong, i) sabar, j) sederhana. Kata kunci: warna daerah, novel Abstract: This research entitle the Local Colour in Novel Centhini Masterpiece of Sunardian Wirodono. This research is background by wtiter desire to find the local colour in novel Centhini of masterpiece of Sunardian Wirodono.Method used by is descriptive method and in form of qualitative. Based on the result and discussion, this research creates a conclusion that colour of regions: 1) In forms of life habit it holds, a) panggihan ceremony, pahargyan, unduh pengantin, b) malam sepasaran pengantin, c) andrawina party, d) house boyongan ceremony, e) meaning of mayang twins. 2) Faith in God in of prayers: a) faith in destiny, b) genitals cover, c) ikhtiar (efforts), d) praying. 3) Life attitude that: a) hides feeling to keep solidarity, b) diligent, c) good behaviour, d) honest, e) sinere, f) reluctant, g) wise, h) mutual aid, i) patients, j) low-profile. Keyword: local colour, novel
ANALISIS UNSUR INTRINSIK DALAM NOVEL IBU, DOA YANG HILANG KARYA BAGAS D. BAWONO Apriyanti, Mariana; Syam, Christanto; Seli, Sesilia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 8, No 7 (2019): JULI 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study aims to describe and analyze the intrinsic elements found in the novel, Ibu, Doa yang Hilang by Bagas D. Bawono. The method in this study is descriptive, qualitative forms and structural approaches. Data in the form of sentences relating to the problem under study, namely intrinsic elements include the stages of flow, the types of settings, the function of the appearance of characters and characterizations, and the message contained in the novel. The data source in this research is the novel, Ibu, Doa yang Hilang by  Bagas D. Bawono. The technique used is documentary study technique. The data collection tool is the researcher herself as the main instrument.The results of this study are: 1) the stages of the flow include the stages of introduction or the stage of introduction, the stage of occurrence of conflict or conflict, the stage of increasing conflict, the climax stage, and the stage of completion. 2) the types of backgrounds include the setting of the place, time, and social setting. 3) the function of character appearance and characterization to explain the role of protagonist and antagonist       4) the message contained in the novel, education is important for the future of children. This research can be applied by Indonesian language teachers in providing teaching material about the analysis of intrinsic elements in novels in class XII of even semester. Keywords: Analysis, Intrinsic Elements, Novel  
PSIKOLOGI TOKOH UTAMA PADA KUMPULAN CERPEN SEEKOR BEBEK YANG MATI DI PINGGIR KALI KARYA PUTHUT EA Alfira, Fuji; Syam, Christanto; Seli, Sesilia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan submasalah pada penelitian yaitu pikiran dan perilaku tokoh utama pada kumpulan cerpen Seekor Bebek yang Mati di Pinggir Kali karya Puthut EA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, bentuk kualitatif, dan pendekatan psikologi behavioristik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) Pikiran tokoh utama kumpulan cerpen Seekor Bebek yang Mati di Pinggir Kali karya Puthut EA, tokoh utama memiliki watak penakut, pembenci, khawatir, pasrah, tegar, peduli, mudah tersinggung, keras kepala, tak sabar, dan ceroboh. (2) Perilaku tokoh utama pada kumpulan cerpen Seekor Bebek yang Mati di Pinggir Kali karya Puthut EA, tokoh utama memiliki watak penakut, pembohong, mudah terpengaruh, tabah, pencuriga, keras kepala, pantang menyerah, dan bertanggung jawab. Kata kunci: psikologi, tokoh utama, pikiran, perilaku Abstract: The research purpose is to describe the subproblems in research are the thought and the behavior of the main character in the A Duck Died in the River Bank short story collection written by Puthut EA. It uses the descriptive method, qualitative form, and behavioristic psychology approach. The result of data analysis showed that (1) the thought of the main character of A Duck Died in the River Bank short story collection written by Puthut EA is coward, hater, worried, submission, stiff, care, sensitive, stubborn, impatient, and carelessness. (2) the behavior of A Duck Died in the River Bank short story collection written by Puthut EA, the main character is coward, liar, influenced easily, stiff, suspicious, stubborn, unsubmitted, and responsible. Key words: psychology, main character, thought, behavior
PEMAKNAAN LIRIK-LIRIK LAGU MELAYU SAMBAS DALAM ALBUM THE TERIGGAS OF SAMBAS: KAJIAN SEMIOTIK (F11409042), Nuraisi; Susilo, Firman; Seli, Sesilia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian inidifokuskan pada bidang semantik, dengan tujuan untuk mendeskripsikan pemaknaan lirik-lirik lagu Melayu Sambas dalam album The Teriggas of Sambas: kajian semiotik.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata yang berkenaan dengan pemaknaan heuristik dan hermeneutik. Sumber data dalam penelitian ini adalah lirik-lirik lagu Melayu Sambas dalam album The Teriggas of Sambas yang diangkat Mulam.Teknik pengumpulan data adalah teknik wawancara dan studi dokumentasi. Prosedur dan teknik analisis data berupapenerjemahan, identifikasi dan klarifikasi, analisis data, penafsiran, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan analisis data, dari 9 lagu ditemukan tema tentang kerinduan, keceriaan, pesan-pesan moral, dan sindiran. Kata kunci: semiotik, heuristik, hermeneutic, dan lirik-lirik lagu. Abstract. This research is focused on semantics field, ained to describe the interpretation Sambas malay songs lyrics in The Terrigas of Sambas Album: Semiotics study. The method that is used is descriptive methodin form of Qualitative. Data in this research are the words that are concerned to interpretation both in heuristic and hermeneutic. The source of this research is Sambas malay songs lyrics in The Terrigas of Sambas Album that are brought by Mulam. The data collecting technique are interview and field note technique. Procedure and analysis technique of the data in form of transaltion, identification and clarification, data analysis, interpretation, and drawing conclusion. According to data analysis, it has been found that, from nine songs some themes have been found, they are; longing, happiness, moral values, and satire. Key word: semiotic, heuristic, hermeneutic, and song lyrics.
ANALISIS STRUKTUR ALUR DALAM NOVEL PERGOLAKAN KARYA WILDAN YATIM Riyadi, Ifan; Priyadi, Totok; Seli, Sesilia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini difokuskan untuk mendeskripsikan struktur alur yang terdapat dalam novel Pergolakan karya Wildan Yatim  dan pengimplementasian pembelajaran struktur alur yang terdapat  pada novel Pergolakan karya Wildan Yatim terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia di sekolah.. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, bentuk penelitian ini adalah kualitatif, dan menggunakan pendekatan struktural. Data berupa kalimat yang berhubungan dengan masalah yang diteliti yaitu unsur-unsur alur. Sumber data secara tidak langsung adalah penulis novel Pergolakan karya Wildan Yatim. Teknik yang digunakan adalah teknik studi dokumenter. Analisis yang dilakukan peneliti adalah mengenai: pertama, pengenalan situasi cerita (exsposition). Kedua, pengungkapan peristiwa (complitation). Ketiga, menuju pada adanya konflik (rising action). Keempat, puncak konflik (turning point). Kelima, penyelesaian (ending). Penelitian ini dapat diterapkan sebagai materi ajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah tingkat SMA kelas XII semester satu. Khususnya materi alur dalam novel. Kata Kunci: analisis, struktur alur, novel. Abstract: The aims of this research is to describe the plot structure who containe in the novel Pergolakan by Wildan Yatim and implemented in learning Bahasa Indonesia subject. The research used descriptive method,  with qualitative form, and used a structural approach. The Data in this research is relate to the issues ecamined are the element of the plot. The data resource is indirectly on writer of novel Pergolakan by Wildan Yatim. The data technique is documentary study. The results of this research, as follow: first, introduction the story situation (exsposition). Second, disclosure of events (complitation). Third, leading to a conflict (rising action). Fourth, the height of the conflict (the turning point). Fifth, the completion (ending). This research will be applied as a teaching material in Indonesian language subject at high schools XII class one semester. Especially the material plot in a novel. Keywords: analysis, plot structure, novel.
STRUKTUR NOVEL BIDADARI-BIDADARI SURGA KARYA TERE LIYE Mareta, Eva; Priyadi, Totok; Seli, Sesilia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tokoh dan penokohan, alur, latar, gaya bahasa, sudut pandang, tema dan amanat pada novel BBS karya Tere Liye. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif, bentuk kualitatif dan pendekatan struktural. Berdasarkan analisis data, maka disimpulkan hasil sebagai berikut:1) Tokoh utama dalam novel Bidadari-Bidadari Surga karya Tere Liye adalah Laisa, tokoh tambahan adalah Mamak, Babak, Dalimunte, Ikanuri, Wibisana, Yashinta, Wak Burhan, Cie Hui, Wulan, Jasmine, dan Goughsky. 2) Alur yang meliputi situation Mamak mengirim SMS kepada anak-anaknya tentang keadaan Laisa yang sakit parah, generating circumstances yaitu Dalimunte, Ikanuri, Wibisana, dan Yashinta beranjak dewasa, masa kecil terus membayangi mereka, climax yaitu Kak Laisa yang belum menikah harus dilintas oleh Dalimunte dan adik-adiknya, Denouement yaitu Dalimunte akhirnya menikah setelah dipaksa Kak Laisa. 3) Latar terdiri dari tiga bagian, yaitu latar tempat yang terbagi tiga puluh satu latar, latar waktu yang terbagi dua puluh tujuh latar, dan latar sosial yaitu sebuah aib di Lembah Lahambay jika seorang gadis yang belum menikah di usia di atas dua puluh tahun. 4) Gaya Bahasa yaitu gaya bahasa perbandingan, pertentangan, dan penegasan. 5) Sudut Pandang orang ketiga dia mahatahu dan sudut pandang aku tokoh tambahan. 6) Tema yaitu pengorbanan tulus seorang kakak demi masa depan adik-adiknya. 7) Amanat yaitu hidup ini harus dijalani dengan penuh keikhlasan dan dipenuhi rasa syukur atas semua yang diberikan Tuhan. Kata kunci: Struktur, Unsur Intrinsik, Novel Abstract: The aim of this research to describe the character and characterization, plot, setting, style of language, point of view, the theme and the message of the novel Bidadari-Bidadari Surga works Tere Liye. Method in this research is descriptive, qualitative form of and structural approaches. Based on data analysis, it was concluded the following results: 1) The main character in the novel BBS works Tere Liye is Laisa, additional character is Mamak, Babak, Dalimunte, Ikanuri, Wibisana, Yashinta, Wak Burhan, Cie Hui, Wulan, Jasmine, and Goughsky. 2) The flow that includes the situation Mamak send SMS to their children about the state Laisa terminally ill, generating c?rcumstances is Dalimunte, Ikanuri, Wibisana, and Yashinta growing up, childhood continues to haunt them, the climax Laisa unmarried should in across by Dalimunte and her sisters, the denouement Dalimunte finally married after a forced of Laisa. 3) Structure consists of three parts, that is setting a background divided into thirty-one, setting the divided time twenty-seven background, and social background are a disgrace in the Valley Lahambay if an unmarried girl at the age of twenty years. 4) the language style comparisons stylistic, conflict, and affirmation. 5) Viewpoint third person "he" omniscient and point of view "I" additional figures. 6) Theme is a genuine sacrifice for the sake of future brother-younger sister. 7) Mandate that life should be lived with sincerity and full of gratitude for all God-given. Keyword: Structure, Intrinsic Elements, Novel
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MENGGUNAKAN METODE BERCERITA PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SEMITAU Anggraini, Ratna; ., Martono; Seli, Sesilia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian ini adalah Meningkatkan Keterampilan Berbicara Menggunakan Metode Bercerita Pada Siswa SMP Negeri 2 Semitau. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan upaya guru meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada materi kegiatan bercerita. Metode penelitian yang digunakan adalah bercerita dengan bentuk penelitian tindakan kelas. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII. Hasil analisis penelitian data menunjukkan perolehan pada siklus I rata-rata nilai 75,5. Siklus II dengan rata-rata nilai 78,55. Persentase ketuntasan belajar pada siklus I adalah 81,05%, persentase ketuntasan belajar pada siklus II addalah 100%, persentase kenaikan ketuntasan belajar dari siklus I ke siklus II adalah 19,5%. Metode bercerita lebih meningkatkan kemampuan siswa dalam keterampilan berbicara. Kata kunci : Berbicara, Kualitas Pembelajaran Berbicara, Metode Bercerita. Abstract: The title of the research is Increasing Skill Of Speak By Use Tell Method Of Students At SMP 2 Semitau. This study aims to reveal descriptions of teacher effort further improve the skill of students in tell story activity. The research method used was skill of speak in form action class research. The research sample is students in lower secondary school VII grade. The result of the analysis of the data shows the average score gains in the first cycle (75,5). The second cycle with the average score (78,55). The percentage of completeness in the first cycle only (81,05%), in the second cycle the percentage of completeness achieve (100%). The result obtained means the skill bye used tell method further enhance students specially in the tell story activity. Key words: Speaking, Quality of learn to speak, the tell methods.
Co-Authors . Anita . Bernadeta . Luxman A Totok Priyadi a. totok priyadi A. Totok Priyadi Abd. Rasyid Syamsuri Abdu, Wamaungo Juma Agnes Natalia Midah Semi Agus Wartaningsih Agus Wartiningsih Agus Wartiningsih Agus Wartiningsih Agus Wartiningsih Agustina, Delima Ahadi Sulissusiawan Ahadi Sulissusiawan Ahmad Rabiul Muzammil Ahmad Rabi’ul Muzammil Akbar, Ari Rizky Albino, Serillus aloysius mering Amalia, Chika Ambarita, Getha Novianti Amri Amri Amriani Amir Andini Linarsih Angeline, Brigita Agnes Anggelina, Marsiana Anggi Putri Pratiwi Anggih, Zeno Anisa, Rahmatul Antonius Totok Priyadi Antonius Totok Priyadi Antonius Totok Priyadi Antonius Totok Priyadi Antonius Totok Priyadi Apriyanti, Mariana Ari Rizky Akbar Arti, Winda Asriah Nurdini M. Astonis, St. Sempuen Auliya Anggraini Bagong, Virminus Beli, Hermina Chairil Effendy Chairil Effendy Christanto Syam Christanto Syam Christanto Syam Darmalia, Venni Dasilva, Lula Deden Ramdani Deden Ramdani Desilianti Desilianti Desinta, Cecillia Cris Desni Yuniarni Devi Anggraini Devi Mutiarani Dian Miranda Dian Miranda Dian Miranda Diana, Santi Didi Suryadi Dwi Riyanti Dwi Riyanti Dwi Riyanti Dwi Riyanti DWI SURYANTO Dyoty Auliya Vilda Ghasya Edith Wenny Puspitasari Ella Fauziah Elofhia, Loriya Era Indriati Ernandi, Juliansyah Eta Yulandari Eva Mareta Faiz, Alfidiya Falah, Utin Amanda Chandrika Fariza, Fariza Firman Susilo Fitriyani, Ellma Frelians, Pricilla Pascadeany Fuji Alfira Halida Halida Hardi, Novri Hartina Suriyani Henny Sanulita Hera Mudita Herlina Ovianti Hotma Simanjuntak I Gusti Ayu Agung Ratnadewi F11610004 Isti Dwi Puspitawati Istiana Istiana Jaya, Hilarius Frendi Julianus Julianus Juniarti, Putri Juniawati, Anggi Kadarsih, Nunung Karimah, Nia Asmaul Kelsy Pratiwi Laila Laila, Laila Laurensius Salem Laurensius Salem Laurensius Salem Lily Thamrin Liza Elisabeth, Liza Madeten, Sisilya Saman Malinda Erda Margareta Leni Fatmawati Mariyadi mariyadi Markus Beno, Markus Marlina . Martono . Martono Martono Martono Martono Martono Martono Martono Martono Martono Martono Mashud Mateus Herman Melianti, Melianti Meriyanti, Meriyanti Milda Hastuti Muhammad Iqbal Muniri . Muzammil, Ahmad Rabi'ul Muzammil, Ahmad Rabi’ul Nadela, Liony Vidya Nainggolan, Kristina Natalia Febrina Nanang Heryana Natalia Rosi Heavenlim Noni Anjeli Norminawati, Siti Nukarta, Ali Nurbaitiana, Nurbaitiana Nursuki Mustaqim Nurul Fahmi Oktaviany, Hariya Oktiyadi, Rizky Pamurani, Ary Paternus Hanye Patriantoro . Pincawan, Gebry Ariel Ponco Prastio Pratiwi, Anggi Putri Anggi Priyadi,, A. Totok Puspitasari, Edith Wenny Putra, Ikhza Mahendra Putri Putri Putri Tipa Anasi Rahma Fitriani Rahma, Putri Alifia Rangga Mardilla Ratna Anggraini Ratna Sari Ratna Sari Widianti, Ratna Sari Reni Yulira Riadi, Gregorius Octa Rianti, Lusia Tania Lisa Rio Pranata Rio Pranata Riyadi, Ifan Rizky Oktiyadi Sagita, Dian Saimah, Dessy Isnaini Sajidin Muttaqin Putra Saman, Sesiliya Saputra, Yohanes Welli Savitri, Veronika One Selvi Rita Sari Septy Nurillah Sesiliya Saman Sesilya Saman Madeten Shella Angellia Rimang Silvester Izzr Harel Sinto Sinto, Sinto Sisilya Saman Sisilya Saman Sisilya Saman Siti Hardiyanti Soleha, Ana Fadhiatus Sri Indayati Suhardi Suhardi Sunarni Sunarni Sutriana, Ernie Syambasril, Syambasril Syamsul Arifin Syarmila, Syarmila Tamara, Tasya Teguh Trisanto Thessa Conayda Totok Priyadi touvan samodra Tria Widarti Turnip, Lamria Uray Gustian Uray Gustian Uray Gustian Utin Nurlina Veronika, Tjen Wahyudi Wahyudi Wamaungo Juma Abdu Willi, Videlia Rika WINDHA WINDHA Wulandari, Nabila Sri Y. Touvan Juni Samodra Y. Touvan Juni Samodra Yati, Umni Yesi, Yesi yeti, yeti Yoga Mandala Yuniarti Yuniarti Yuniyarti, Yuniyarti Zeno Anggih