Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VI SDN PANGKUNG TIBAH Dwijayanti, Ni Made; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.930

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penigkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran group investigation (GI) berbantuan media audio visual pada siswa kelas VI SDN Pangkung Tibah. Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2024/2025 DI SD Negeri Pangkung Tibah yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI di SDN Pangkung Tibah yang terdiri dari 14 siswa, 7 laki-laki dan 7 perempuan. Data penelitian ini dikumpulkan dengan tes untuk data hasil belajar matematika. Hasil dari skor rata-rata hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Rata-rata kelas hasil belajar pada pra siklus 50,65 pada siklus I 60,25 dan pada siklus II nilai rata-rata kelas 80,25 sedangkan nilai ketuntasan belajar siswa pada pra siklus 7 orang dengan presentase 50%, siklus I 9 orang siswa tuntas dengan presentase 64,3%, di siklus II siswa yang tuntas 92,8% siswa yang tuntas 13 orang. Dengan demikian sebesar 71% dan pada siklus II menjadi 81%. Dan ketuntasan klaksikal pada siklus I sebesar 71,43% dan pada siklus II menjadi 92,86%. Dengan demikian Penerapan model pembelajaran group investigation (GI) berbantuan media audio visual pada siswa kelas VI SDN Pangkung Tibah, dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
PENGARUH MEDIA PAWUKON TERHADAP BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 KESIUT Sukanti, Ni Wayan Erni; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.946

Abstract

Penggunaan media pembelajaran yang kontekstual dan budaya lokal dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Kalender Bali (Pawukon) sebagai media pembelajaran matematika, khususnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas IV di SD Negeri 1 Kesiut, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis budaya, siswa tidak hanya memahami konsep matematika secara abstrak, tetapi juga mengaitkannya dengan kehidupan seharihari dan warisan budaya lokal. Masalah yang diidentifikasi sebelumnya adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap pola bilangan sehingga berdampak pada hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus melibatkan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian prasiklus katagori tinggi ada 5 orang (20%), katagori sedang 8 orang (32%), katagori rendah 5 orang (20%), sangat rendah 7 orang (28%). Hasil penelitian siklus I menunjukkan bahwa pemahaman siswa kategori sangat tinggi 2 orang 8%, katagori tinggi 8 orang (32%), kategori sedang 7 orang (28%), kategori rendah 3 orang (12%), dan kategori sangat rendah 5 orang (20%). Pada siklus II meningkat yang ditunjukkan dari pemahaman pola bilangan siswa kategori sangat tinggi 8 orang (32%), kategori tinggi 13 orang (52%), kategori sedang 2 orang (8%), kategori rendah 2 orang (8%), dan kategori sangat rendah tidak ada. Ketuntasan hasil belajar pada siklus I yang tuntas KKTP ada 10 siswa atau sebesar 40%, sedangkan siswa yang belum tuntas KKTP ada 15 siswa atau sebesar 60%. Siklus II yang tuntas KKTP ada 21 siswa atau sebesar 84%, sedangkan yang belum tuntas KKTP ada 4 siswa atau sebesar 16%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kalender Bali sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN KEARIFAN LOKAL “ANYAMAN TRADISIONAL” TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS 4 SD (STUDI EKSPERIMEN DI SD NEGERI 3 GOBLEG) Samvara, Nana; Sutrisna, I Kadek; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan kearifan lokal berupa anyaman tradisional dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas IV SD Negeri 3 Gobleg. Pendekatan kualitatif-kuantitatif (mixed methods) digunakan untuk memperoleh data empiris yang valid. Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas IV. Instrumen yang digunakan meliputi tes pemecahan masalah matematis, lembar observasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara PBL dan konteks kearifan lokal secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa dan kemampuan mereka dalam menyelesaikan masalah matematis kontekstual. Kontribusi utama studi ini terletak pada penggabungan nilai-nilai budaya lokal dalam kerangka pedagogi konstruktivis, memperkuat relevansi pendidikan dengan kehidupan nyata siswa. Studi ini merekomendasikan replikasi model serupa di daerah lain dengan kearifan lokal berbeda guna memperkuat pendidikan berbasis budaya.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA JAMPER TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS 2 KECAMATAN KINTAMANI I Kadek Sutrisna; Nana Samvara; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Jamper terhadap hasil belajar pecahan pada siswa Kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian menggunakan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus II Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2024/2025 yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah 172 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Batur sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 7 Batur sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes hasil belajar Matematika. Uji hipotesis dilakukan melalui uji-t. Hasil uji hipotesis menyatakan terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Jamper dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Jamper dengan thitung= 16,36 > ttabel= 2,007. Berdasarkan hasil analisis data model Talking Stick berbantuan media Jamper berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata hasil belajar Matematika siswa kelompok eksperimen yaitu 21,7 yang berada pada kategori tinggi dan skor ratarata hasil belajar Matematika siswa kelompok kontrol yaitu 13,03 yang berada pada kategori sedang. Jadi, model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Jamper berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2024/2025
PENGARUH MEDIA POP-UP BOOK BERBASIS CERITA RAKYAT ‘TIMUN MAS’ DAN PERMAINAN TRADISIONAL GOBAK SODOR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PERBANDINGAN PADA 20 SISWA KELAS V SD NEGERI 2 PED Hernawati, Ni Komang; Adi Suwarma Putra, I Gede; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pop-up book berbasis cerita rakyat “Timun Mas” dan permainan tradisional Gobak Sodor terhadap pemahaman konsep perbandingan pada siswa kelas V SD Negeri 2 Ped. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest kelompok tunggal. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas V. Instrumen yang digunakan adalah tes pemahaman konsep perbandingan dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konsep perbandingan setelah penggunaan media pop-up book dan permainan tradisional. Temuan ini memperkuat pentingnya integrasi budaya lokal dan pendekatan permainan dalam pembelajaran matematika. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual berbasis budaya dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan daya serap siswa terhadap konsep matematika.
PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL TGT BERBANTUAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA DAN CURIK-CURIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PERKALIAN SISWA KELAS III SD DI SD NEGERI 2 BILA Purwati, Ni Made Ari; Widyantari, Luh Desy; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media permainan Ular Tangga dan Curik-Curik dalam meningkatkan kemampuan perkalian siswa kelas III SD Negeri 2 Bila. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pretest-posttest two group design. Sampel penelitian berjumlah 14 siswa yang dibagi secara acak ke dalam dua kelompok. Instrumen pengumpulan data berupa tes kemampuan perkalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media mampu meningkatkan kemampuan perkalian, namun peningkatan signifikan terlihat pada kelompok yang menggunakan media permainan Ular Tangga. Temuan ini menegaskan bahwa media yang familiar dan kontekstual lebih efektif dalam mendukung model pembelajaran kooperatif TGT. Penelitian ini direkomendasikan untuk guru sekolah dasar dalam memilih media yang relevan dan menarik dalam pembelajaran matematika.
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN VIDEO UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN CO VARIABLE BAKAT NUMERIK PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI CEPAKA Dewi, Desak Kade Puspita; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video terhadap prestasi belajar matematika dengan covariable bakat numerik pada siswa kelas IV SD Negeri Cepaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) tipe non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan pembelajaran dengan model PBL berbantuan video, dan kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Data prestasi belajar diperoleh melalui tes hasil belajar, sementara data bakat numerik diperoleh dari tes bakat numerik standar. Teknik analisis data yang digunakan adalah ANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model PBL berbantuan video terhadap peningkatan prestasi belajar matematika, setelah mengontrol variabel bakat numerik. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL berbantuan video efektif dalam meningkatkan prestasi belajar matematika siswa, terutama ketika mempertimbangkan bakat numerik sebagai covariabel.
IMPLEMENTASI MEDIA KONKRET DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 5 SENGANAN Sutiawan, I Gede Nyoman; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.984

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana media konkret digunakan dalam pembelajaran matematika dan bagaimana hal itu memengaruhi minat belajar siswa kelas lima di SDN 5 Senganan. Penelitian ini didasarkan pada fakta bahwa siswa kurang tertarik pada matematika, yang cenderung abstrak dan tidak menarik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi menggunakan strategi kualitatif dengan metodologi deskriptif. Menurut temuan penelitian, penggunaan media konkret, seperti benda nyata dan alat peraga, dapat meningkatkan keterlibatan dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Siswa terbukti mempelajari ide-ide matematika mendasar seperti pecahan, pengukuran, dan bentuk spasial dengan lebih mudah dan menyenangkan melalui media konkret. Lebih jauh, media konkret dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa dan memperkuat kapasitas mereka untuk memecahkan masalah secara mandiri. Tantangan yang dihadapi termasuk kurangnya waktu dan keahlian guru dalam membuat dan memanfaatkan media, tetapi ini dapat diatasi melalui pengembangan profesional dan kerja sama dengan instruktur lain. Oleh karena itu, penggunaan media konkret dalam pendidikan matematika harus terus dipromosikan sebagai metode kreatif untuk meningkatkan standar pembelajaran sekolah dasar.
PENGARUH PEMBELAJARAN DIFERENSIASI BERBASIS SCL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II SDN 8 DAJAN PEKEN Ni Putu Ratnawati; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan pembelajaran diferensiasi berbasis Student Centered Learning (SCL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar Matematika siswa di kelas II SD Negeri 8 Dajan Peken, Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan. Masalah yang diidentifikasi dalam pembelajaran sebelumnya adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa terhadap materi Waktu dan Durasi, yang disebabkan oleh kurangnya strategi pengajaran yang menarik dan rendahnya kemampuan siswa. Data yang di peroleh jumlah siswa Kelas II SD Negeri 8 Dajan Peken adalah 25 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus melibatkan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian prasiklus katagori tinggi ada 4 orang (16%), katagori sedang 6 orang (24%), katagori rendah 7 orang (28%), sangat rendah 8 orang (32%). Hasil penelitian siklus I menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kategori tinggi 40%, kategori sedang 36%, kategori rendah 16%, dan kategori sangat rendah 8%. Pada siklus II meningkat yang ditunjukkan dari kemampuan berpikir kritis siswa kategori sangat tinggi 56%, kategori tinggi 32%, kategori sedang 8%, kategori rendah 4%, dan kategori sangat rendah tidak ada. Ketuntasan hasil belajar pada siklus I yang tuntas KKTP ada 10 siswa atau sebesar 40%, sedangkan siswa yang belum tuntas KKTP ada 15 siswa atau sebesar 60%. Siklus II yang tuntas KKTP ada 22 siswa atau sebesar 88%, sedangkan yang belum tuntas KKTP ada 3 siswa atau sebesar 12%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis Student Centered Learning (SCL) terbukti dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN MELALUI MEDIA KONKRET PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 8 BANJAR ANYAR Aryani, Ni Luh Kade Dwi; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas IV SD Negeri 8 Banjar Anyar melalui penggunaan media konkret. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam materi pecahan, yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman konsep akibat metode pembelajaran yang masih bersifat abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 28 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media konkret, seperti kertas lipat, potongan kue, dan benda-benda sehari-hari, dapat membantu siswa memahami konsep pecahan secara lebih nyata dan kontekstual. Terjadi peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, pada siklus I dari 28 siswa hanya 17 siswa atau sekitar 60,7% yang berhasil mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam membandingkan nilai pecahan atau menyusun urutan pecahan dengan benar, sedangkan pada siklus II menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Sebanyak 25 dari 28 siswa (89,3%) berhasil memperoleh nilai di atas KKM. Dengan demikian, penggunaan media konkret terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa Sekolah Dasar.
Co-Authors A. A. Pt. Suari Adi Nugraha Tristaningrat, Made Adi Suwarma Putra, I Gede Adnyana, Komang Surya Ari Winangun, I Made Ariawan, I Kadek Wira Ariyana, I Komang Sesara Artini, Ni Wayan Juli Arya Wiradnyana, I Gede Arya Yudaparmita, Gusti Ngurah Aryani, Ni Luh Kade Dwi Ayu, Putu Eka Sastrika Budiarsa, Bagus Bayu Budiarsana, I Nyoman Cahyanthi, Made Ria Candra Prastya Dewi, Ni Putu Dewi, Desak Kade Puspita Dewi, Ni Nyoman Dian Trisna Dewi, Ni Putu Candra Prastya Dian Mertiasih, Luh Novik Dipayana, I Ketut Dwijayanti, Ni Made Eka Sastrika Ayu, Putu Heny Nirmayani, Luh Hernawati, Ni Komang I Gde Andika Yudha Pradana I Gede Dodik Sanjiartha I Gede Rika Suardita I Gede Yuda Permana I Kadek Edi Yudiana I Kadek Sutrisna I Ketut Ngurah Ardiawan I Ketut Suparya I Komang Sesara Ariyana I Komang Wahyu Wiguna I Komang Wahyu Wiguna I Made Ari Winangun I Made Sedana I Made Suweta I Nengah Juliawan I Nyoman Ariyoga I Nyoman Suka Ardiyasa, I Nyoman Suka I Wayan Eka Mahardika, I Wayan Eka Ida Arsani Dewi, Putu Ida Bagus Putrayasa Indrawan, I Gede Bayu Kadek Hengki Primayana . Ketut Sudiatmika Ketut Sumayasa Komang Puteri Yadnya Diari Komang Ria Ariestiyani Kurniawan, Made Ferry Kurniawati, Ni Nyoman Kusumajaya, I Wayan Wira kusumawati, Yeni Angumasanita L. Heny Nirmayani Luh Putu Parwika Luh Putu Sherly Arima Devi Luh Suartini . Made Ari Susmilawati Made Ferry Kurniawan Made Suardika Jaya Made Suriadi Made Sutawan Made Yanthi Sudarmi Mahardika, I Gede Agus Nana Samvara Ni Kadek Ayu Winiati Ni Luh Gede Sri Susanthi Ni Putu Gina Widaswara Ni Putu Meldania Bestari Ni Putu Ratnawati Ni Putu Sri Utami Novitayanti, Ni Wayan Nurtini, Ni Luh Putu Nyoman Lisna Handayani Pancaria, I Nyoman Polih, Ni Komang Sri Purwati, Ni Made Ari Putrayasa, I Made Putu Ayu Widiari Suseni Ratnadi, Ni Wayan Samvara, Nana Sedana, I Made Sugiani, Ni Kadek Ari Sukanti, Ni Wayan Erni Surya Adnyana, Komang Suryadnyani, Ni Nyoman Sri Suryaninsih, Komang Suryatini, Ni Luh Gede Sutiawan, I Gede Nyoman Sutrisna, I Kadek Tampayana, I Putu Tistari, Ni Komang Sri Wahyu Trisniawati Trisyani Dewi, Komang Uina Pertiwi Utami, Luh Ketut Ari Wahyu Wiguna, I Komang Widyantari, Luh Desy Wistari, Gusti Ayu Putu Alit Yudaparmita, Gusti Ngurah Arya Yulia Angga Dewi, Putu Yuliartini, Ni Made