Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Model Pembelajaran VCT dan CTL Untuk Menumbuhkan Minat Wirausaha Siswa SMK Ana Rosada; Sudjarwo Sudjarwo; Pujiati pujiati
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effectiveness of VCT and CTL models to encourage the students’ entrepreneurial interest. The method used was experimental with a comparative approach. The research sample was determined by cluster random sampling technique. The results of the study showed: (1) There was a difference in entrepreneurial interest between students who learned using VCT and those who learned using CTL , (2) The entrepreneurial interest in students who learned using VCT performed better than those who learned using CTL on the students with high adversity quotient, (3) The entrepreneurial interest in students who learn using CTL performed better than those who learned using VCT on the students with low adversity quotient, (4) There is a relation between learning models and adversity quotient in students entrepreneurial interest.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran VCT dan CTL untuk menumbuhkan minat wirausaha siswa, dengan memperhatikan kecerdasan siswa dalam mata pelajaran Kewirausahaan. Metode yang digunakan eksperimen dengan pendekatan komparatif. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Ada perbedaan minat kewirausahaan antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran VCT dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran CTL, (2) Minat wirausaha siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran VCT lebih baik daripada yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran CTL pada siswa yang memiliki kecerdasan adversitas tinggi, (3) Minat wirausaha siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran CTL lebih baik daripada yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran VCT pada siswa yang memiliki kecerdasan adversitas rendah, (4) Ada pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan kecerdasan adversitas terhadap minat siswa dalam berwirausaha.Kata kunci:  model pembelajaran VCTCTL, kecerdasan adversitas, minat wirausaha.           
PERUBAHAN PERILAKU BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKn MENGGUNAKAN MODEL PERTEMUAN KELAS Umi Tarsih; Sudjarwo Sudjarwo; Adelina Hasyim
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study is to examine the changes of students’ behavior in civic education learning by using class meeting model in order to become good and responsible citizens. This study is a classroom action research that conducted in four cycles with a class meeting model. This study results show that the changes in students’ behavior with class meeting model has been pursued through the planning, action, observation, reflection and revision. The research shows that there is an increasing of the students’ behavior changes at each cycle. Behavioral changes actions performed through increasing independent problem solving skills as well as groups of students as an experts team who able to provide an explanation, and students as a team member in a group get around to the other experts team to be able to informal discussion with an experts team so that each student is responsible for the task.Penelitian bertujuan mengkaji perubahan belajar siswa dalam pembelajaraan PKn dengan model pertemuan kelas agar menjadi warga negara yang baik dan bertanggungjawab. Penelitian ini merupakan penelitan tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 4 siklus dengan model pertemuan kelas. Hasil penelitian menunjukkan perubahan perilaku belajar siswa dengan model pertemuan kelas telah ditempuh melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi dan revisi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perubahan perilaku belajar pada setiap siklus. Tindakan perubahan perilaku dilakukan dengan menumbuhkan keterampilan pemecahan masalah secara mandiri maupun kelompok  yaitu siswa sebagai tim ahli mampu memberikan penjelasan, dan siswa sebagai anggota tim secara berkelompok berkeliling ke tim ahli yang lain agar mampu berdiskusi bersama tim ahli, sehingga setiap siswa bertanggungjawab terhadap tugasnya.Kata kunci: desain pembelajaran, perilaku belajar, pertemuan kelas, perubahan perilaku belajar, pkn 
TATA CARA BUDAYA PERKAWINAN SUKU PASMAH DI PADANG GUCI Asrin Asrin; Sudjarwo Sudjarwo; Pargito Pargito
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research while such problems of changes in the procedures for marriage pasemah in the years prior 1980 and after 1980. The purpose of this research is the change its procedures for marriage pasemah in the years prior 1980 and after 1980. The methodology used descriptive qualitative. The result showed that any different resulting in cultural shifts about customs marriage the pasemah or besemah the cultural differences and customs marriage years before 1980 and in 1980 in the years prior process 1980 many traversed agreement before undertake marriage but in 1980 after the moderenisasi the resulting in the process should be present in the procedure marriage but not done.Penelitian ini dilatar belakangi masalah adanya perubahan tata cara pernikahan suku Pasemah pada tahun sebelum 1980 dan setelah 1980. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penyebab perubahan tata cara pernikahan suku Pasemah pada tahun sebelum 1980 dan setelah 1980. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang mengakibatkan pergeseran budaya tentang adat istiadat perkawinan suku pasemah atau besemah yaitu perbedaan budaya dan adat istiadat perkawinan tahun sebelum 1980 dan tahun 1980 pada tahun sebelum 1980 banyak proses yang dilalui sebelum melangsungkan akad perkawinan akan tetapi pada tahun 1980 setelah adanya dan masuknya moderenisasi mengakibatkan adanya proses yang seharusnya ada dalam tata cara perkawinan akan tetapi tidak dilakukan.Kata kunci: Adat istiadat, budaya, pernikahan, suku pasemah
PERBEDAAN PEMAHAMAN KONSEP AKUNTANSI MODEL STAD DAN KONVENSIONAL DITINJAU DARI KREATIVITAS BELAJAR Nurjannah Nurjannah; Sudjarwo Sudjarwo; R. Gunawan Sudarmanto
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goals of this studies were the differences between understanding of accounting concept and STAD cooperative and conventional learning methodology, the differences between understanding of accounting concept and high, middle, and low learning creativities, the interaction between learning and between learning activities (hight, midht, and low) toward understanding of accounting concept, and the differences effectiveness between learning methodology. This study was a comparative study with experiment approach using 2x3 factorial designs. From the result of the analysis, concluded that students` concept understanding using STAD cooperative learning model is more better, there is an interaction between learning and learning creativity (high,midht, low) toward students` accounting concept understanding, variance analysis factorial design shows 98,7% variance on variable of ` accounting concept understanding is caused by variation or difference of variable score of learning model/method and group learning creativity, and 1,3% cannot be identified by the model, and STAD cooperative learning is more effective than conventional learning.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep akuntansi antara pembelajaran kooperatif STAD dan pembelajaran konvensional, perbedaan pemahaman konsep akuntansi antara kreativitas belajar tinggi, sedang dan rendah, interaksi antarpembelajaran dan antarkreativitas belajar terhadap pemahaman konsep akuntansi, dan perbedaan efektifitas antara model pembelajaran. Merupakan penelitian komparatif dengan pendekatan eksperimen dan menggunakan desain faktorial 2x3. Hasil analisis disimpulkan pemahaman konsep akuntansi siswa dengan perlakuan model pembelajaran kooperatif STAD lebih baik, ada interaksi antar pembelajaran dan antar kreativitas belajar (tinggi, sedang, rendah) terhadap pemahaman konsep akuntansi siswa, hasil analisis varian desain faktorial bahwa sebesar 98,7% varian pada variabel pemahaman konsep akuntansi disebabkan oleh variasi/perbedaan pada nilai variabel model/metode pembelajaran dan kreativitas belajar secara gabungan (bersama-sama), selebihnya sebesar1,3% tidak diketahui sebabnya, dan pembelajaran kooperatif STAD lebih efektif dari pembelajaran konvensional.Kata kunci:kreativitas belajar, model pembelajaran kooperatif, pembelajaran konvensional, pemahaman konsep akuntansi, stad
PENERAPAN PENDEKATAN CTL BERORIENTASI LIFE SKILL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN AKTIVITAS BELAJAR Dodi Setiawan; Sudjarwo Sudjarwo; Pargito Pargito
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aimed to increase students’ motivation and learning activity by using CTL approach that oriented to Life Skill in Geography learning. This research was Classroom Action Research. The data analysis technique was descriptive analysis. The result showed that there was an increase on students’ motivation and learning activities in each cycles. In cycle I the percentage of students’ motivation and learning had not yet reached the expected criteria. In cycle II the percentage of students’ motivation and learning had increased compared to the preceding cycle but had not yet reached the expected criteria. In cycle III the percentage of students’ motivation and learning had increased compared to the preceding cycle and that increase had reached the expected criteria. Based on the research discussion, that the learning by using CTL approach that oriented to Life Skill could Increase Students’ Motivation and Learning Activity in Geography.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan pendekatan CTL yang berorientasi pada Life Skill dalam pembelajaran Geografi. Penelitian ini merupakan PTK. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan motivasi dan aktivitas belajar siswa pada setiap siklusnya. Pada siklus I persentase motivasi dan aktivitas belajar siswa belum mencapai kriteria yang ditentukan. Pada siklus II persentase motivasi dan aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dibandingkan siklus I tetapi belum mencapai kriteria yang ditentukan. Pada siklus III persentase motivasi dan aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dibandingkan siklus II dan peningkatannya sudah mencapai kriteria yang ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, bahwa penerapan pendekatan CTL berorientasi pada Life Skill dapat meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran geografi.Kata kunci : aktivitas belajar, ctl, motivasi belajar 
Kecakapan Personal dan Sosial Kelas XI dalam Pembelajaran Sosiologi di SMA Negeri Kalirejo Yuli Astuti; Sudjarwo Sudjarwo; Risma M Sinaga
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to analyze personal and social skills. The research method used qualitative research and data collection techniques with observation, interviews, and documentation. The analysis of the research was descriptive. The results showed that students' personal skills in Sociology learning which consisted of indicators of self-awareness and rational skills were still low. The low indicators of self-awareness skills consisting of a) managing time, b) work great, and c) responsible because it was obtained from the results of cheating. Likewise with the indicator of rational skills, namely a) explore and find information, b) processing information, and c) problem solving was also low because students were not focused. While students' social skills varied, the indicators of verbal communication were low because they lack understanding of the material, while non-verbal scores were high because students enjoyed learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kecakapan personal dan sosial. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis penelitiannya adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecakapan personal siswa pada pembelajaran sosiologi yang terdiri dari indikator kecakapan kesadaran diri dan rasional masih rendah. Rendahnya  indikator kecakapan kesadaran diri  yang terdiri dari a) mengelola waktu, b) bekerja hebat, c) bertanggungjawab karena diperoleh dari hasil menyontek. Demikian juga pada indikator kecakapan rasional  yaitu a) menggali dan menemukan informasi, b) mengolah informasi c) memecahkan masalah juga rendah karena siswa tidak fokus. Sedangkan kecakapan sosial siswa bervariasi yaitu indikator komunikasi verbal rendah karena kurang memahami materi, sementara pada non verbal bernilai tinggi karena siswa senang dalam belajar. Kata Kunci: kecakapan personal, kecakapan sosial, pembelajaran sosiologi.
PEMBINAAN RASA NASIONALISME DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) Iceu Mayasari; Sudjarwo Sudjarwo; Pargito Pargito
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to explain how to guide nationalism feeling by using VCT learning method. The technique of this research is classroom action research. There are four steps in classroom action research, they are planning, action, observation, and reflection. Technique of collecting the data is using observation and test. Observation contains of guiding nationalism feeling and PKG and test as a measurement tools for the materials. The result of this research shows that guiding nationalism feeling using value clarification technique (VCT) learning method can improve mastering lesson for student in teaching and learning process. Based on the result of this research it can be concluded that guiding nationalism feeling by value clarification technique (VCT) learning method for student in teaching and learning process can improve the mastering lesson for student in learning PKn subject.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pembinaan rasa nasionalisme dengan menggunakan model pembelajaran value clarification technique (VCT). Jenis penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan.Langkah-langkah Penelitian Tindakan Kelas terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian terdiri dari pembinaan rasa nasionalisme dan kinerja guru dan tes sebagai alat pengukur penguasaan materi pelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan rasa nasionalisme dengan menggunakan  model pembelajaran value clarification technique (VCT) pada siswa dalam mengikuti pembelajaran dapat meningkatkan penguasaan materi pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pembinaan rasa nasionalisme dengan menggunakan  model pembelajaran value clarification technique (VCT) pada siswa dalam proses pembelajaran dan meningkatkan penguasaan materi siswa terhadap pembelajaran PKn.Kata kunci: hasil belajar, model pembelajaran value clarification technique, pembinaan rasa nasionalisme
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR EKONOMI MENGGUNAKAN MODEL GABUNGAN DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Maya Susanti; Sudjarwo Sudjarwo; Erlina Rupaidah
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research samples were taken by using cluster random sampling. Data were collected through test. Hypothesis was tested by using two paths variance analysis and independent two samples t-test. The results showed that: 1) there were learning result differences between students using mixed learning models of problem based learning mind mapping and problem based learning think pair share; 2) the average learning result of students with high critical thinking abilities who used mixed learning model of problem based learning mind mapping was higher compared to those students used problem based learning think pair share mixed learning models; 3) those students who used problem based learning mind mapping mixed learning models; 4) there were interactions between learning models and critical thinking ability to students learning results.Populasi penelitian ditentukan dengan clusterrandom sampling. Pengumpulan data melalui tes. Pengujian hipotesis menggunakan rumus analisis varian dua jalan dan t-test dua sampel independen. Hasil analisis data menunjukkan 1) ada perbedaan kemampuan hasil belajar antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran gabungan Problem Based Learning dan Mind Mapping, Problem Based Learning dan Think Pair Share, 2) rata-rata hasil belajar pada siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran gabungan Problem Based Learning dan Mind Mapping lebih tinggi dibandingkan yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran gabungan Problem Based Learning dan Think Pair Share, 3) rata-rata hasil belajar pada siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis rendah lebih tinggi dibandingkan yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran gabungan Problem Based Learning dan Mind Mapping, 4) ada interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar siswa. Kata kunci : Hasil belajar, problem based learning, mind mapping, think pair share, berpikir kritis
PEMIKIRAN KH. AHMAD DAHLAN DALAM BIDANG SOSIAL DAN PENDIDIKAN Defti Arlen; Sudjarwo Sudjarwo; Risma Margaretha Sinaga
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Around the early 19th century, Muslims in Yogyakarta have not really understood what Islam was. This underlying KH. Ahmad Dahlan to do updates in social and educational fields. This research is qualitative research. Data analysis technique is using the Critical Discourse Analysis. The results of research: KH. Ahmad Dahlans thought in the social field is inseparable from one of factors that affect the intellect in the region of the Middle East. Real motion made Ahmad Dahlan, namely: establishing a social organization Muhammadiyah, always invites Muslims perform prayers at the Eidmusalla, changing the direction of the Qibla, as well as care for orphans. KH. Ahmad Dahlans thought in the field of education is inseparable from all outside influence, moved to build Islamic school. Collaboration educational system between the secular education system and education teach religion only. So formed religious school and common knowledge taught and the method of education the pupils asked.Sekitar awal abad ke 19 muslim di Yogyakarta belum benar-benar memahami apa itu Islam. Hal inilah yang mendasari KH. Ahmad Dahlan untuk melakukan pembaruan dalam bidang sosial dan pendidikan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik analisis data menggunakan Critical Analysis Discourse. Hasil penelitian sebagai berikut: Pemikiran KH. Ahmad Dahlan dalam bidang sosial dipengaruhi oleh kaum intelek di wilayah Timur Tengah. Gerak nyata yang dilakukan KH. Ahmad Dahlan yaitu: mendirikan organisasi sosial Muhammadiyah, senantiasa mengajak umat muslim melakukan sholat ied di tanah lapang, mengubah arah kiblat, serta menyayangi anak yatim. Pemikiran KH. Ahmad Dahlan dalam bidang pendidikan tidak terlepas pula dari pengaruh luar, Ahmad Dahlan tergerak untuk membangun sekolah Islam. Sistem pendidikan mengkolaborasikan antara sistem pendidikan sekuler dan pendidikan yang hanya mengajarkan agama saja. Sehingga terbentuklah sekolah agama dan pengetahuan umum pun tetap diajarkan menggunakan metode murid bertanya.Kata kunci: kh ahmad dahlan, pemikiran bidang pendidikan, pemikiran bidang sosial
IMPLEMENTASI MODEL LEARNING TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL Renni Suryani; Sudjarwo Sudjarwo; Pujiati Pujiati
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine differences in social skills of students before andafter the application of learning together learning models, class differences using models with those who do not, and the effectiveness of learning together models in social studies learning to improve social skills in students. The research method used was an experimental research with a randomized control-group pretest-posttest design. The population of this study was grade VII students of SMP Negeri 34 Bandar Lampung. The results of this experimental study concluded that, (1) There were differences in social skills between before the application of the learning model together with after the application of the model in social studies subjects; (2) There are differences in social skills between classes with the application of learning together models with classes without the application of learning together models; (3)Learning together model is effective to improve social skills.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan sosial siswa sebelum dan setelah penerapan model pembelajaran learning together, perbedaan kelas menggunakan model dengan yang tidak, serta efektivitas model learning together dalam pembelajaran IPS untuk meningkatkan keterampilan sosial pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen (Experimental Research) dengan jenis desain rancangan Randomized control group pretest-postest design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 34 Bandar Lampung. Hasil penelitian eksperimen ini menyimpulkan bahwa, (1) Ada perbedaan keterampilan sosial antara sebelum penerapan model learning together dengan setelah penerapan model pada mata pelajaran IPS; (2) Ada perbedaan keterampilan sosial antara kelas dengan penerapan model learning together dengan kelas tanpa penerapan model learning together; (3) Model learning together efektif untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa kelasKata kunci: Penelitian Eksperimen, Model Learning Together, Keterampilan Sosial.
Co-Authors A Effendi Sanusi A.A. Ketut Agung Cahyawan W Acepudin Acepudin Achmad Fuad Hafid Achmad Toto Poernomo Adei Saputra Adelina Hasyim Adelina Hasyim Adi Novri Yanto AGUNG PRANOTO Agus Pahrudin Alben Ambarita Aldriawan, Mochamad Rizky Amilah, Susie Amirudin Prawita Ana Rosada Andiani Mutiara Dewi, Andiani Anggara Satria Putra, Anggara Satria Ani Marlena Ansori, Ahmad Faisol Anu, Maria Yuliani Aprilia Tri Aristina Apriliyani Apriliyani Ario Imandiri, Ario Asrin Asrin Ayu Reza Ningrum Azizah Apriyani Azkiya Maisari Bambang Supranoto Bambang Tri Purwanto Bobsaid, Jihan Bujang Rahman Christin Angelina Febriani Dadang Purwatmaja Darmiyati Darmiyati Darsono Darsono Darsono Darsono Defti Arlen Devi Ariani Devitri, Nabilah Apsari Dian Afuarita Dian Handayani ST Diyah, Nuzul Wahyuning Dodi Setiawan Dwi Istiyani Dwi Rohmanita Dwiana Arista Eddy Purnomo Edy Edy Edy Purnomo Eka Fitri Yanti Erine Nur Maulidya Erlina Rupaidah Esti Hariani Fadhillah, Nurul Fauziyah Fauziyah Febby Rullya Rasyid Febri Annuryanti Fernanda, MA Hanny Ferry Fitri Indriani Fridayanti S, Septia Indah Ganjar Winata Habsari, Dwiyana Hadi Poerwono Hamidah Nurjamilah Handayani, Rosita Handoko Handoko Hanum, Siti Halima Hasan Hariri Herawati Herawati Heri Supriadi Herida Herida Herpratiwi Herpratiw I Ketut Suada I Putu Eka Amerta Iceu Mayasari Ide Lia Marzuki Idha Kusumawati Iding Iding Ika Leli Erawati Inayatullah Wijayanti Indaryani Indaryani, Indaryani Irawan Suntoro Ismu Sukamto Ivana Artha Nitza Jaelani, Mochammad Iqbal Khatimah, Siti Husnul Lies Elina Lolita Sary M Lukman Efendi M. Thoha B.S Jaya M. Thoha B.S. Jaya M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Thoha B.S. Jaya Margo Wibowo Maria Lucia Ardhani Dwi Lestari Maulidah, Maya Hikmatul Maya Susanti Megawati Megawati Melanny Ika Sulistyowaty mey zulfia herman Muhammad Afif Mulyani, Nina Munandar, Tristiana Erawati Nareswari, Andwynanda Bhadra Noni Heriawati Novianti Novianti Nunuk Dian Anggraeni Nuraini Nuraini Nurjannah Nurjannah Nurul Atieka Nurwahidin, Muhammad Pargito Pargito Prihati, Ririek Prihatiningtyas, Setyo Pujiati Pujiati Putri, Yushalluuna Bekti Pasuka Putut Ary Sadewo R Gunawan Sudarmanto R. Gunawan Sudarmanto Raden Gunawan Sudarmanto Rahmi Fitrina Renni Suryani Retno Widyowati REZA SYEHMA BAHTIAR Risma M Sinaga Risma Margaretha Sinaga Risma MSinaga Risma. M Sinaga, Risma. M Riswanti Rini Riswanti Rini risya novertie Rita Yusnely Aris Riyanto MT Rizkyah, Chaerini Rizyanti Rizyanti Rosyidah, Shofiatur Rovitasari, Riska Sa'adi, Ashon Safitri, Tutut Sandiya, Arroofita Ani Sarah Marcelly H Harahap Setyawati, Eni Shaffiqa, Nurul Siddiq Dharmadi Sistiwati Sistiwati Siti Khoiriyah SITI LATIFAH Sukardiman Sukarjati Sukarjati, Sukarjati Sumadi Sumadi sunardi sunardi Supomo Kandar Susila Darmawati Susilawati Susilawati Suyatno Suyatno Syamsi Syamsi Syehma B, Reza Toto Poernomo, Achmad Trans Kasiono Tri Rohayati Trisnaningsih Trisnaningsih Tutik Sri Wahyuni Ujang Efendi Ulfiah Husni Anjari Ulum, Mufidatul Umi Tarsih Vevi Liasari Wahidin Wahidin Wahiduddin Wahiduddin Wahyuning Yantini Walidain, Mardhatillah Birrul Waluyo Waluyo Widyowati, Rr. Retno Windianto, Farhan Rizqi Wiwied Ekasari Yakub, Nikolas Yanti, Dhiny Easter Yesni Yesni Yuli Astuti Yulistian Arismunandar Yusuf, Helmy Zain, Bagus Perdana Kusuma Zulfah, Yasmin Zulfiyah Emaz