p-Index From 2021 - 2026
13.456
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Masalah-Masalah Hukum Abdimas JURNAL LITIGASI (e-Journal) Al-Risalah : Jurnal Imu Syariah dan Hukum Jurnal Dinamika Hukum ECSOFiM (Economic and Social of Fisheries and Marine Journal) Arena Hukum Qistie: Jurnal Ilmu Hukum Diponegoro Law Review Law and Justice Journal of Indonesian Legal Studies Halu Oleo Law Review Substantive Justice International Journal of Law Diponegoro Private Law Review Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Meta-Yuridis Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI JURNAL MERCATORIA Kosmik Hukum Jurnal de jure Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services Jurnal Abdi Insani KRTHA BHAYANGKARA The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang Jurnal Suara Hukum Indonesia Private Law Review Audito Comparative Law Journal (ACLJ) Jurnal Bina Desa East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Perspektif Hukum Education Journal: General and Specific Research Jurnal Penelitian Serambi Hukum Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Hukum dan Politik dalam Berbagai Perspektif Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Annual Review of Legal Studies Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Journal of Law and Legal Reform The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education Pandecta : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum (Research Law Journal) Lex Scientia Law Review Journal of Private and Commercial Law Indonesian State Law Review (ISLRev) Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services "Indonesian Journal of Environmental Law and Sustainable Development " Indonesian Journal of Pancasila and Global Constitutionalism JILS (Journal of Indonesian Legal Studies) International Law Discourse in Southeast Asia Semarang State University Undergraduate Law and Society Review Indonesia Media Law Review Law Research Review Quarterly Unnes Law Journal : Jurnal Hukum Universitas Negeri Semarang Kertha Semaya : Journal Ilmu Hukum Mahalini: Journal of Business Law Contemporary Issues on Indonesian Human Rights Law and Policy
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : abdimas

HARMONISASI UU NO. 11 TAHUN 2010 TENTANG CAGAR BUDAYA DALAM UPAYA PELESTARIAN BENDA CAGAR BUDAYA KOTA SEMARANG Setiawan, Andry; Sulistianingsih, Dewi
Jurnal Abdimas Vol 17, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah kota Semarang mendapat kritik dari masyarakat jika dinilai “membiarkan” pembongkaran bangunan-bangunan kuno dan bersejarah untuk kemudian diganti dengan bangunan baru yang secara ekonomis lebih menguntungkan. Kota ini memiliki bangunan-bangunan kuno bernilai historis dan arsitektural tinggi, terutama di kawasan cagar budaya Kota Lama. Gereja Blenduk, misalnya, yang dibangun pada tahun 1742, merupakan landmark Kota Lama. Oleh karena itu, maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : (1) Bagaimanakah eksistensi benda-benda Cagar Budaya yang ada di Kota Semarang?, (2) Bagaimana UU No. 11 Tahun 2010 dalam memberikan perlindungan Benda Cagar Budaya Kota Semarang?, (3) Hambatan-hambatan apa saja yang ada dalam pelaksanaan pelestarian benda Cagar Budaya di Kota Semarang ? Metode yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi dan diseminasi hukum tentang UU No.11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya yang dilakukan pada peserta kegiatan yaitu model ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Model ini dipilih karena berdasarkan pertimbangan bahwa model ini ini lebih efektif dan murah dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi dibandingkan dengan menggunakan model lainnya. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan data adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan dari peserta kegiatan pengabdian, dimana hal ini ditunjukkan dengan hsil test yang dilakukan oleh tim pengabdian. Dari hasil pengabdian ini, maka dapat disimpulkan bahwa eksistensi benda cagar budaya di Kota Semarang masih dapat dipertahankan, dengan membuat zona-zona cagar budaya, serta Perlindungan terhadap benda cagar budaya selain mempergunakan undang-undang, akan lebih efektif bila menggunakan peraturan daerah serta melakukan pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi. Kemudian saran yang diberikan adalah Hendaknya pemerintah Kota Semarang membuat kebijakan yang melindungi benda cagar budaya dari kepentingan bisnis. Disamping itu, perlu melakukan sosialisasi mengenai arti pentingya benda cagar budaya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
HARMONISASI UU NO. 11 TAHUN 2010 TENTANG CAGAR BUDAYA DALAM UPAYA PELESTARIAN BENDA CAGAR BUDAYA KOTA SEMARANG Setiawan, Andry; Sulistianingsih, Dewi
Jurnal Abdimas Vol 17, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah kota Semarang mendapat kritik dari masyarakat jika dinilai “membiarkan” pembongkaran bangunan-bangunan kuno dan bersejarah untuk kemudian diganti dengan bangunan baru yang secara ekonomis lebih menguntungkan. Kota ini memiliki bangunan-bangunan kuno bernilai historis dan arsitektural tinggi, terutama di kawasan cagar budaya Kota Lama. Gereja Blenduk, misalnya, yang dibangun pada tahun 1742, merupakan landmark Kota Lama. Oleh karena itu, maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : (1) Bagaimanakah eksistensi benda-benda Cagar Budaya yang ada di Kota Semarang?, (2) Bagaimana UU No. 11 Tahun 2010 dalam memberikan perlindungan Benda Cagar Budaya Kota Semarang?, (3) Hambatan-hambatan apa saja yang ada dalam pelaksanaan pelestarian benda Cagar Budaya di Kota Semarang ? Metode yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi dan diseminasi hukum tentang UU No.11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya yang dilakukan pada peserta kegiatan yaitu model ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Model ini dipilih karena berdasarkan pertimbangan bahwa model ini ini lebih efektif dan murah dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi dibandingkan dengan menggunakan model lainnya. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan data adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan dari peserta kegiatan pengabdian, dimana hal ini ditunjukkan dengan hsil test yang dilakukan oleh tim pengabdian. Dari hasil pengabdian ini, maka dapat disimpulkan bahwa eksistensi benda cagar budaya di Kota Semarang masih dapat dipertahankan, dengan membuat zona-zona cagar budaya, serta Perlindungan terhadap benda cagar budaya selain mempergunakan undang-undang, akan lebih efektif bila menggunakan peraturan daerah serta melakukan pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi. Kemudian saran yang diberikan adalah Hendaknya pemerintah Kota Semarang membuat kebijakan yang melindungi benda cagar budaya dari kepentingan bisnis. Disamping itu, perlu melakukan sosialisasi mengenai arti pentingya benda cagar budaya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
HARMONISASI UU NO. 11 TAHUN 2010 TENTANG CAGAR BUDAYA DALAM UPAYA PELESTARIAN BENDA CAGAR BUDAYA KOTA SEMARANG Andry Setiawan; Dewi Sulistianingsih
Jurnal Abdimas Vol 17, No 2 (2013): December
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v17i2.9907

Abstract

Pemerintah kota Semarang mendapat kritik dari masyarakat jika dinilai “membiarkan” pembongkaran bangunan-bangunan kuno dan bersejarah untuk kemudian diganti dengan bangunan baru yang secara ekonomis lebih menguntungkan. Kota ini memiliki bangunan-bangunan kuno bernilai historis dan arsitektural tinggi, terutama di kawasan cagar budaya Kota Lama. Gereja Blenduk, misalnya, yang dibangun pada tahun 1742, merupakan landmark Kota Lama. Oleh karena itu, maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : (1) Bagaimanakah eksistensi benda-benda Cagar Budaya yang ada di Kota Semarang?, (2) Bagaimana UU No. 11 Tahun 2010 dalam memberikan perlindungan Benda Cagar Budaya Kota Semarang?, (3) Hambatan-hambatan apa saja yang ada dalam pelaksanaan pelestarian benda Cagar Budaya di Kota Semarang ? Metode yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi dan diseminasi hukum tentang UU No.11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya yang dilakukan pada peserta kegiatan yaitu model ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Model ini dipilih karena berdasarkan pertimbangan bahwa model ini ini lebih efektif dan murah dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi dibandingkan dengan menggunakan model lainnya. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan data adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan dari peserta kegiatan pengabdian, dimana hal ini ditunjukkan dengan hsil test yang dilakukan oleh tim pengabdian. Dari hasil pengabdian ini, maka dapat disimpulkan bahwa eksistensi benda cagar budaya di Kota Semarang masih dapat dipertahankan, dengan membuat zona-zona cagar budaya, serta Perlindungan terhadap benda cagar budaya selain mempergunakan undang-undang, akan lebih efektif bila menggunakan peraturan daerah serta melakukan pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi. Kemudian saran yang diberikan adalah Hendaknya pemerintah Kota Semarang membuat kebijakan yang melindungi benda cagar budaya dari kepentingan bisnis. Disamping itu, perlu melakukan sosialisasi mengenai arti pentingya benda cagar budaya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Co-Authors Abdul Muftar Rifki Maulana Abraham Abraham Abraham Abraham Abu Bakar Munir Achmad Fahmi Zulfikar Adinda Febriza Aditya Irvine Raiza, Faiz Adnan Ibrahim Sarhan Aenul Yaqin Aghnia Widya Avina Agus Sulistiyanto, Sadam agustin, windi Ahmad Bayhaqi Ahmad Dzaki Bagus Andrian Ahmad Habib Al Fikry Ainun Qadisah , Altares Aisyah Rahmania Jelita Aldehita Purnasanti Maulida Ali Masyhar Alkhair, Rayyan Alya Dwiana Aufani Amelia Eka Rahmawati andaniswari, okky Andry Setiawan Andry Setiawan Andry Setiawan, Andry Andry Setyawan, Andry Anggeraeni, Ayuk Aninda Nur Indah Ramadani Anindya, Nasywa Alif Anis Widyawati Annisa Rukhillah Nur Fahturosa Aprila Niravita, Aprila Apriliana Khomsa Kinanti Apriliana Khomsa Kinanti Apriliyanto, Muhamad Syahrul Arif Hidayat Arif Hidayat Arifa, Masyitha Aulia Aryanda, Avilla Deva Asep Rozali Asep Rozali Asep Rozali, Asep Azizah, Afidatul A’an Ilham Ardiyansyah Bagas Bilowo Nurtantyono Satata Bagus Setyadi, Hudha Bin Hassan, Muhammad Sayuti Bintang Rafli Ananta Binti Mohd Yusoff, Rahmawati Bojezziera Emmet Syaiba Arrasheen Arrasheen Christian Bagas Christian Isal Sanggalangi Dani Muhtada Danis Danendra Adhi Dave, Yehezkiel Aldorino Didya Deni Haspada Desi Nurlaeli , Putri Devara, Hafiz Rama Dewi Fatmawati Diandra Preludio Ramada Dini Sofia Laeliyah Dita Safitri Nurwidihantari Dyajeng Ayu Musdalifah edi pramono Elania Aisyah Fakhrana Nabila Atiqawati Fakhrirafi Zharfan Farras Eknu Albin Fauzan, Moh. Mustakim Fauzi, Agvin Fenty Nur Hidayah Fibriani, Indira Firdaus, Gilbert Gasaga, Angga Giarningtyas, Naufalia Ginta Amelia Cahya Ginting, Nurul Agustina Hafal Baliq Ayahan Haidarrani, Ananda Hairani, Justika handayani, mei Handriyanto Wijaya Harry Nugroho, Harry Hendri Januar Romadhon Hermawan, Adellya Salsabilla Hesty Alya Utami Iftina Cahyanda Putri Aimee Ilmiyah, Nofika Inas Fathia Azzahra Azzahra Indah Sri Utari Irawaty Jafar Sidik Jafar Sidik Jaya Adi Putra Jesi Alexander Alim Jihan Pinasti, Kana JOKO SUSANTO K. Nadine Felicia Putri Karuna, Indrayana Chandra KS, Nayif Zayyaan Musyaffa’ L., Khasanah S. Laga Sugiarto Laga Sugiarto Larasati, Pradita Adila Lestari, Berlian Putri Hayu Lisa Amalia Lisa Kristant M Riski Amin M Maharani, Ferra Tiara Martitah Martya Putri, Bernadeta Aprilla Masrukhi Masrukhi Masyitha Aulia Arifa Maula Inayah Mayzura Kamila Sukma Mentari Berliana Kemala Dewi Miftakhul Ihwan Mila Rizki Aulia Mochammad Rizky Maulana Mochammad Shidqon Prabowo Moh. Mustakim Fauzan Mohammad Katerina Ronaldi Mohammad Reza Fachruddin Mohammad Reza Fachruddin Mohd Yusoff, Rahmawati Mubarokah, Wakhidatul Muchammad Shidqon Prabowo Muchtar, Putri Fadhilla Muh. Algifari Muhammad Abid A Syakur Muhammad Nurul Amin Muhklasin, Raden Muhammad Mukti, Wisnu Ali Musafa, Alief Qurratul Ain Mutia Yulita Sari Nafi, Zidna Ilma Nafiza Salsabila Faliha Najwa Hanif Artfian Arrasyid Aulia Putra Nasarudin Abdul Rahman Nazwa Nursakinah Neni Hermita Ngboawaji Daniel Nte Ningsih, Ayup Suran Nor Fitriana, Desy Nugraheni, Prasasti Dyah Nurrohmah Nurrohmah, Nurrohmah Oleg Orlov Pangesti, Delia Panusunan Panusunan Prabowo, Bima PRAMONO, SIGIT EKA Pramudita, Wahyu Sinta Dewi Primerta Putri Hapsari Puji Lestari, Diaj Pujiono Pujiono Pujiono Pujiono Purnama, Galuh Putri Putra, I Made Widia Wirya Putra, Muhammad Reza Wahyu Artura PUTRI, VIVIE NOVINDA SEKAR Putu Rahayu, Sang Ayu Qadisah, Altares Ainun R. Kemala Nababan R. Suharto Raden Muhammad Arvy Ilyasa Rahmawan Dianto Ramli, Asmarani Raphael Bertrand Mayaka Ratna Laniati Renggha Prima Ridwan Arifin Rifqa Gusmida Syahrun Barokah Rindia Fanny Kusumaningtyas Rini Fidiyani Rini Fidiyani Rini Fidiyani Rini Fidiyani Risqi Budi Ristina Yudhanti Rodiyah - Rois Faisal Sabina Syaharani Nurseha Saefudin Saefudin Safitri, Gianefi Salman Alfarisi Salsabila, Arini Sang Ayu Putu Rahayu Sarah Atikasari Sarah Maulidya Zakya Sari, Gholin Noor Aulia Saru Arifin Sasvia, Hayyu Satata, Bagas Bilowo Nurtantyono Septhian Eka Adiyatma Shidqon Prabowo, Muchammad Sinaga, Dearni Meli Asih Siti Susanti, Siti Slamet Sumarto SUGIARTO, LAGA Suhadi Suhadi Suroso, Brian Ahmad Syakila, Nabila Putri Takwim Azami Triyono Triyono Ulya, Zakiah Utami, Melliniarini Dibura Vitri Dini Artistry Wafiroh, Avina Wahyu Setiaji Wardhani, Harumsari Puspa Wedhatami, Bayangsari Widyaningsih, Ratna Wijaya, Christian Chandra Windi Agustin Yudistira, Ivan Bhakti Yuli Prasetyo Adhi Yuli Prasetyo Adhi Yuli Prasetyo Adhi Yuli Prasetyo Adhi Yuli Prasetyo Adhi Yuni Anan Yusoff, Rahmawati Mohd Yves Paath Zahirotul Hikmah, Cindy Noor Laila Zahirotul Hikmah Zahra Az Sha’idah