Claim Missing Document
Check
Articles

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN TERHADAP PEMBERIAN KOMPOS ECENG GONDOK DAN UREA PADA TANAH ALUVIAL Rohim, Mulyadi; Surachman, Surachman; Gusmayanti, Evi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.70024

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam memperbaiki tanah aluvial untuk budidaya tanaman adalah pemberian kompos eceng gondok sebagai amelioran dan pemberian urea sebagai perbaikan hara tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi dan mendapatkan dosis interaksi kompos eceng gondok dan urea yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dimulai dari Maret - Mei 2023. Penelitian menggunakan rancangan Faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari dua faktor, yaitu dosis kompos eceng gongok (k) dan dosis pupuk urea (n). masing-masing factor terdiri dari tiga taraf dan pada setiap kombinasi perlakuan terdapat empat tanaman sampel, sehingga terdapat 108 tanaman. Perlakuan kompos eceng gondok yaitu k₁ = 40 ton/ha, kâ‚‚ = 50 ton/ha, dan k₃ = 60 ton/ha, sedangkan dosis urea terdiri dari n₁ = 150kg/ha, nâ‚‚ = 200kg/ha, dan n₃ = 250kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi pemberian kompos eceng gondok dan urea terhadap pertumbuhan bawang daun pada tanah aluvial. Hasil penelitian menunjukan tidak ditemukan dosis interaksi antara kompos eceng gondok dan urea terhadap pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah aluvial, namun interaksi kompos eceng gondok dosis 50 ton/ha setara dengan 150 g/polybag dan urea 150 kg/ha setara dengan 0,75 g/tanaman sudah efektif untuk pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah aluvial.  
PENGARUH POC LIMBAH BUAH TOMAT DAN PUPUK KCL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL LOBAK PADA TANAH GAMBUT Tarigan, Monika Febriani; Zulfita, Dwi; Surachman, Surachman
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i2.70472

Abstract

Produksi lobak di Kalimantan Barat mengalami penurunan tiap tahunnya, hal ini dikarenakan luas panen lobak yang semakin berkurang sehingga mempengaruhi hasil yang ada. Tanah gambut yang digunakan sebagai media untuk budidaya lobak memiliki kendala yaitu rendahnya unsur hara dan memiliki pH masam, sehingga diperlukan upaya untuk memperbaiki kendala pada tanah gambut yaitu dengan pemberian POC limbah buah tomat dan pupuk KCl. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dari tanggal 22 Januari sampai 6 Maret 2023. Penelitian menggunakan metode RAL Faktorial, Faktor pertama POC limbah buah tomat (P) dengan 3 taraf perlakuan yaitu : p1 = 40 ml/l p2 = 60 ml/l p3 = 80 ml/l Faktor kedua pupuk kalium (KCl) dengan 3 taraf perlakuan yaitu : k1 = 50 kg/ha setara dengan 0,2 g/tanaman k2 = 150 kg/ha setara dengan 0,6 g/tanaman k3 = 250 kg/ha setara dengan 1 g/tanaman. Variabel penelitian yaitu berat kering, jumlah daun, berat segar atas tanaman, berat segar umbi, panjang umbi, dan diameter umbi. Hasil penelitian menunjukkan interaksi pengaruh POC limbah buah tomat dan KCl berpengaruh nyata terhadap berat segar atas tanaman, pemberian POC berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, berat kering tanaman dan berat segar atas tanaman, sedangkan pemberian KCl berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun, berat kering tanaman, berat segar atas tanaman, berat segar umbi, panjang umbi dan diameter umbi. Dosis POC limbah buah tomat 80 ml/l dan KCl 50 kg/ha merupakan dosis yang efektif untuk pertumbuhan lobak pada tanah gambut, dosis tersebut nyata meningkatkan rerata berat segar atas tanaman yaitu 96,67 g per tanaman.
PENGARUH AMELIORAN PUPUK KANDANG AYAM DAN SEKAM PADI BAKAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LOBAK PADA TANAH ALUVIAL Guido, Adrianus; Surachman, Surachman; Sasli, Iwan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i2.77836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis terbaik dari pemberian ameliorant sekam padi bakar dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak di tanah aluvial. Penelitian ini berlangsung pada Juli - Agustus 2023. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor 6 perlakuan dan 4 ulangan yaitu berupa bahan organik yang terdiri dari Pupuk Kandang Ayam dan Sekam Padi Bakar. Setiap perlakuan terdiri dari 3 sampel tanaman sehingga jumlah tanaman seluruhnya 72 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah sebagai berikut: A : 15 ton/ha pupuk kandang ayam, setara dengan 360 g/tanaman, B : 20 ton/ha pupuk kandang ayam, setara dengan 480 g/tanaman, C : 25 ton/ha pupuk kandang ayam, setara dengan 600 g/tanaman, D : 10 ton/ha sekam padi bakar, setara dengan 240 g/tanaman, E : 20 ton/ha sekam padi bakar, setara dengan 480 g/tanaman, F : 30 ton/ha sekam padi bakar, setara dengan 720 g/tanaman, setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Variabel pengamatan terdiri dari panjang daun, jumlah daun, panjang umbi, diameter umbi, berat segar umbi, berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pupuk kandang ayam dosis 25 ton/ha dan pemberian sekam padi dosis 30 ton/ha sama-sama memberikan hasil yang baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman lobak pada tanah aluvial.
PENDAMPINGAN ASPEK MANAJEMEN DAN ADMINISTRASI PADA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) SRI REZEKI Kp. SAMBIDONGKO KELURAHAN CIKERAI KECAMATAN CIBEBER KOTA CILEGON Surachman, Surachman; Nurasiah, Iis; Auliana, Sigit; Ibrohim, Ibrohim; Permata, Nuniek
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41403

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapi Kelompok Wanita Tani Sri Rezeki adalah kurangnya produktifitas, sehingga organisasi belum dapat memberikan kontribusi banyak kepada para anggota kelompok untuk meningkatkan pendapatan keluarga mereka. Selain itu, belum adanya administrasi dan pembukuan yang rapi baik dari aspek keuangan maupun inventarisasi barang. Masalah lainnya yakni manajemen organisasi yang belum tertib sehingga anggota belum mengetahui secara pasti tugas dan tanggungjawabnya. Tujuan pelaksanaan KKM Kelompok 40 dalam bidang pemberdayaan masyarakat ini adalah untuk mendorong ketertiban organisasi Kelompok Wanita Tani Sri Rezeki dari segi manajemen dan organisasi. Dengan menjadikan KWT Sri Rezeki sebagai subjek pelaksana, maka pendampingan secara partisipatif dilakukan. Sesuai dengan jenis masalah yang dihadapi organisasi, pendampingan difokuskan pada tiga bidang: administrasi keuangan, administrasi inventarisasi barang, dan manajemen organisasi. Solusi yang ditawarkan adalah: (1) Pelatihan administrasi dan manajemen organisasi; (2) Pendampingan administrasi keuangan; (3) Pendampingan administrasi inventarisasi barang; dan (4) Pendampingan manajemen organisasi. Melalui pendampingan ini, anggota KWT Sri Rezeki telah memperoleh pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan dalam membuat administrasi dan mengelola organisasi. Mereka memiliki program kerja untuk tiga tahun ke depan mulai dari penanaman, perawatan, pemanenan dan penjualan yang terdokumentasi dengan baik
Pengaruh Pupuk Kandang Ayam dan Biostimulan Ekstrak Rumput Laut Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah pada Tanah Aluvial Febriana, Febriana; Surachman, Surachman; Ramadhan, Tris Haris
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 1, No 4 (2025): December
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/snja.v1i4.99017

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonium L.) merupakan komoditas hortikultura yang tergolong sayuran rempah memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomi tinggi.. Tujuan dari penelitian ini untuk mencari dosis pupuk kandang ayam dan konsentrasi biostimulan ekstrak rumput laut yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di tanah alluvial. Penelitian dilaksanakan di Desa Pancaroba Jl Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang,Kabupaten Kuburaya,Kalimantan Barat. Penelitian dimulai pada tanggal 20 Februari 2025 sampai 25 April 2025. Penelitian ini menggunakan faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor. faktor pertama adalah dosis Pupuk Kandang ayam (a) dan faktor kedua konsentrasi biostimulan ekstrak rumput laut dengan kode (b) yang masing-masing terdiri dari 3 taraf.Perlakuan Pupuk Kandang Ayam adalah (a1) 10 ton/ha setara 40 gram/polybag, (a2) 20 ton/ha setara 80 gram/polybag, (a3) 30 ton/ha setara 120 gram/polybag. Faktor kedua adalah konsentrasi biostimulan ekstrak rumput laut yaitu (b₁) 1 ml / liter air, (b₂) 2 ml / liter air, b₃ 3 ml / liter air. Variabel Pengamatan dalam penelitian ini antara lain :Tinggi tanaman (cm),Jumlah daun per rumpun (helai),Jumlah umbi per rumpun, Jumlah anakan per rumpun Berat umbi segar per rumpun (g) dan Berat umbi kering angin per rumpun (g). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan perlakuan pupuk kandang ayam dan biostimulan ekstrak rumput laut memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah anakan/per rumpun, jumlah umbi/per rumpun, berat segar/per rumpun, berat kering angina/per rumpun. 17,44 Berat umbi kering/rumpun tertinggi 29,89 g meningkat 99,26% dibanding perlakuan terendah 15,00 g ,sedangkan terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun, perlakuan tidak memberikan pengaruh yang nyata.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Kubis Bunga Terhadap Pemberian Biostimulan Ekstrak Rumput Laut dan KCl Pada tanah Ultisol Archendy, Andre Doggy; Surachman, Surachman; Maulidi, Maulidi
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 1, No 4 (2025): December
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/snja.v1i4.99396

Abstract

Kubis bunga atau kembang kol (Brassica oleracea var. botrytis L.) merupakan satu diantara jenis komoditas hortikultura yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Penelitian ini bertujan untuk mendapatkan interaksi terbaik antara pemberian biostimulan ekstrak rumput laut dan pupuk KCl untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil terbaik kubis bunga pada tanah ultisol. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis biostimulan ekstrak rumput laut dengan simbol (B) terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu B1 = 3 ml/liter air, B2 = 5 ml/liter air, B3 = 7 ml/liter air dan faktor yang kedua adalah KCl dengan simbol (K) terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu K1 = 100 kg/ha atau 2,5 g/polybag, K2 = 200 kg/ha atau 5 g/polybag, K3 = 300 kg/ha atau 7,5 g/polybag. Hasil penelitian ini adalah terdapat interaksi biostimulan ekstrak rumput laut 3 ml/liter air dan pupuk KCl 200 kg/ha setara dengan 5 g/polybag dapat memberikan pertumbuhan dan hasil kubis bunga yang terbaik pada tanah ultisol.
PEMBERDAYAAN UMKM PEDAGANG KAKI LIMA DI SEKITAR KAMPUS KOTA SERANG MELALUI PENDAMPINGAN MANAJEMEN USAHA Asfar, Andi Hasryningsih; Tabroni, Tabroni; Surachman, Surachman; Harsono, Pramudi; Salapudin, Salapudin; Sukmawan, Irwan
Indonesian Collaboration Journal of Community Services (ICJCS) Vol. 5 No. 4 (2025): Indonesian Collaboration Journal of Community Services
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/icjcs.v5i4.230

Abstract

This community service activity aims to empower micro, small, and medium enterprises (MSMEs), particularly street vendors operating around university areas in Serang City, through business management assistance. Street vendors play a significant role in supporting local economic activities; however, many of them still manage their businesses in a traditional manner with limited managerial skills, especially in financial management and business planning. The activity was conducted using a participatory and practice-based approach, involving stages of initial needs assessment, business management training, on-site mentoring, and evaluation. The program was implemented over one month in September 2025 and involved street vendors from various business sectors. The results indicate a significant improvement in participants’ understanding of basic business management, including simple financial record-keeping, capital management, and pricing strategies. In addition to increased knowledge, behavioral changes were observed, particularly in the adoption of daily transaction records and the separation of business and personal finances. The campus environment provided a strategic context due to stable market demand and close interaction with the academic community. Overall, the activity demonstrates that continuous and contextual business management assistance can effectively enhance the capacity, independence, and sustainability of street vendor MSMEs. The program also highlights the role of higher education institutions in strengthening local economic development through community-based empowerment initiatives.
PENGEMBANGAN BAWANG SABRANG (Eleutherin americana Merr) PADA MEDIA GAMBUT DENGAN PENGGUNAAN BIOFERTILIZER DAN PUPUK KALIUM Sinaga, Dewi Betharia; Zulfita, Dwi; Surachman, Surachman
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.103966

Abstract

Sabrang onion is an endemic plant of Central Kalimantan traditionally used by the Dayak people as a medicinal plant. However, its growth in peat soil is often suboptimal due to low availability of macronutrients such as P, K, Ca, and Mg, as well as micronutrients including Cu, Zn, Fe, and Mn. Improving nutrient availability can be achieved through the application of biofertilizer and potassium fertilizer. This study aimed to determine the best interaction between biofertilizer and K fertilizer doses on the growth and yield of sabrang onion grown in peat soil. The experiment used a factorial Completely Randomized Design with two factors: biofertilizer (2.5, 5, and 7.5 tons/ha, equivalent to 9, 18, and 27 g/plant) and KCl fertilizer (40, 60, and 80 kg/ha, equivalent to 0.16, 0.22, and 0.30 g/plant). Nine treatment combinations were replicated three times, resulting in 81 experimental plants. Observed variables included root volume, number of tillers per clump, plant height, number of leaves, number and weight of fresh tubers per clump. The results showed that biofertilizer at 2.5 tons/ha combined with KCl at 40 kg/ha produced the best growth and yield of sabrang onion in peat soil.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS TERUNG GELATIK TERHADAP TEPUNG CANGKANG TELUR BEBEK PADA TANAH GAMBUT Rahmawati, Aulia Yumnaa; Surachman, Surachman; Ruliyansyah, Agus
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.104735

Abstract

Terung gelatik merupakan salah satu jenis sayuran yang berpotensi dikembangkan di tanah gambut, namun produktivitasnya terkendala oleh tingkat kemasaman tanah yang tinggi. Upaya perbaikan kondisi media tumbuh dapat dilakukan melalui penggunaan varietas unggul dan pemberian amelioran tepung cangkang telur bebek yang kaya CaCO3. Penelitian ini bertujuan mendapatkan interaksi terbaik antara varietas terung gelatik dan dosis tepung cangkang telur bebek terhadap pertumbuhan dan hasil pada tanah gambut. Metode penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot) dengan dua faktor: varietas (Luna Hijau dan Mungil Ungu) dan dosis tepung cangkang telur bebek (6, 8, dan 10 ton/ha). Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji DMRT taraf 5%. Hasil menunjukkan varietas Mungil Ungu dengan dosis 6 ton/ha memberikan pertumbuhan terbaik pada volume akar dan tinggi tanaman. Variabel hasil menunjukkan terjadi interaksi nyata antara varietas Luna Hijau dengan dosis 6 ton/ha (45,71 g/polybag) yang menghasilkan berat buah tertinggi sebesar 33,54 g. Secara keseluruhan, interaksi Luna Hijau pada dosis 6 ton/ha memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik. Hal ini dikarenakan aplikasi tepung cangkang telur bebek memperbaiki sifat kimia tanah melalui peningkatan pH sekaligus menyediakan kalsium (Ca) yang mengoptimalkan pembentukan dinding sel dan pembesaran buah pada Luna Hijau. Dengan demikian, kombinasi tersebut direkomendasikan untuk budidaya optimal di lahan gambut.
INTEGRASI SERVQUAL DAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT UNTUK PENGUKURAN KUALITAS LAYANAN (STUDI KASUS: PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN, UNIVERSITAS PALANGKA RAYA) Wiyogo, Wiyogo; Surachman, Surachman; Soenoko, Rudy; Setyanto, Nasir Widha
JEMIS (Journal of Engineering & Management in Industrial System) Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jemis.2013.001.01.4

Abstract

Services in Program Studi Pendidikan Teknik Mesin (PSPTM) still has drawbacks, among other complaints for cleanliness wc, and class. This indicates or identifies a student dissatisfaction against poor service. Service has 5 dimensions, namely tangible dimension, responsiveness, reliability, assurance, empathy is to be seen to solve the existing problems. Analytical techniques is used SERVQUAL approach and Quality Function Deployment (QFD). Calculation results gap between perception and expectation would then be prioritized using the Pareto principle to acquire the attributes which are important for repair. In the academic service attributes availability of toilets has the highest gap value at -2,70 , while at the administrative service, on-time attendance officer has a gap value of -1,74. From the House of Quality on academic services obtained 33 attributes as recommendations for improvements such as fixing a broken toilet, maximize existing bandwidth. Meanwhile, in the administrative services generated 21 attributes priority, such as scheduling workers, implementing SOP service, encourage officers to be more proactive in serving students. 
Co-Authors 'Azizah, Nur Wafiq Abdul Wahid Nuruddin Aditya Nugroho agus ruliyansyah Agustina Listiawati Ahmad, Thami Raihan Dhia Ainur Rofiq Alvi Furwanti Alwie Ananda Sabil Hussein Andarwati Andarwati Anjasmara, Anjasmara Apriani, Salbina Archendy, Andre Doggy Ardianto, M. Rafi Armanu Thoyib ASFAR, ANDI HASRYNINGSIH Asnawati Asnawati Atim Djazuli Auliana, Sigit Ayas, Yustianus Dandi Basuni, Basuni Benget Tambunan, Benget Darojatin, Kharisma Darussalam Darussalam, Darussalam Demero, Alexander Frengky Dini Anggorowati Djabbar, Azhar Rizteki Djaya, Yansor Djumahir Djumahir Djumilah Hadiwidjojo Djumilah Zain Dodi Wirawan Irawanto dupa bandem, putu Dwi Zulfita Eka Afnan Troena Eko Ariyanto Eko Siswanto Emma Yulianti Endo, Petrus Eva Dwi Astutik Evi Dora Sembiring Evi Gusmayanti fatoni, malik Febriana Febriana, Febriana Febrianti, Cantika Berliana Februanto, Heru FRANSISKA, EVA Fristiwa, Yudika Fuad Achmadi Ghazali, Fardhoni Grace, Christantia Adventi Guido, Adrianus Haithami, Ibnu Handayani, Umi Mafida Ustahiroha Hanifah, Cahyarani Adi Hari Irawan, Hari Hariyanti, Agus Harum, Dwi Asih Sekar I Nyoman Pujawan Ibrohim Iis Nurasiah Iwan Sasli Jefri Jefri Junianti, Clara Magdalena Karimah, Yenny Dewi Khadijah, Ina Khaeruman Komariyati Komariyati Kurniawan, Yohanes Jordy Laila Zulhijja Layyinah, Layyinah LENI TRIANA, LENI Linda, Linda - Mahadewi, Lufina Manshur Awalludin Margono Setiawan Masulah, Masulah Maulidi Maulidi Mugiono Mugiono, Mugiono Mulyadin, Mulyadin Murti Astuti Mustakim Mustakim Nasir Widha Setyanto Nazara, Jefirstino Nur Khusniyah Indrawati Nurfadillah Nurfadillah Nurfitriana, Rizqi Padmarsari, W. Pambudi, Rian pamungkas, Bintang Putra Permata, Nuniek Pramudi Harsono Raden Irna Afriani Radiansyah, Rino Rahayu, Noviyani Rahmawati, Aulia Yumnaa Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Rasyid, Mentari Retno Purwani Setyaningrum Rifkidananto, Ardhana RIKA KARTIKA Rini Susana Rio, Kornelius Riska Riska Rohim, Mulyadi Romli, Ombi Rudy Soenoko ryan, ryan Safira, Ratu Sella Salapudin, Salapudin sandra, edi Sarbini Wono Setia Budi Sinaga, Dewi Betharia Siragah, Kristian Sakti Siti Aisjah Siti Hadijah Sitorus, Dermawati Soedjito Soeparman Sri Palupi Prabandari SRIDEVI, GITA SUARNI, ET Sugiono Sugiono Sukmawan, Irwan Sumarsid, Sumarsid Sunaryo Sunaryo Supriadi, Ardi Susanti, Lis Tabroni, Tabroni Tantri Palupi Tarigan, Monika Febriani Tatang Abdurrahman, Tatang TRIS HARIS RAMADHAN Wahyu Setiyadi Warganda Warganda Wisma Soedarmadji, Wisma Wiyogo Wiyogo Yassyir Maulana Yollanda Octavitri Yudhianto, Achdian Yusuf Dwi Zahra, Surti Zulfita, Dwi -