This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bahan Alam Terbarukan Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian Jurnal Jendela Hukum Prosiding Ilmu Pendidikan JURNAL ILMIAH SOCIETY JPAP (Jurnal Penelitian Administrasi Publik) (e-Journal) ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika jurnal niara Hasanuddin Economics and Business Review Jurnal Akademika Kimia Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora SEIKO : Journal of Management & Business JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Community Development Journal JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN Jurnal Prakarsa Paedagogia Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Media Sosiologi ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Sakti Bidadari (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri) juremi: jurnal riset ekonomi Jurnal Ranah Publik Indonesia Kontemporer (Rapik) Journal of Science and Technology Research for Pharmacy Journal of Education Research Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Kumarottama : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Bussman Journal : Indonesian Journal of Business and Management Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal Cakrawala Ilmiah Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Asian Journal of Community Services (AJCS) Pharmaceutical Sciences and Research (PSR) Jurnal Ekobismen Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan International Journal of Community Service (IJCS) Jurnal Sosial dan Sains Regalia: Jurnal Riset Gender dan Anak Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Indonesian Research Journal on Education Room of Civil Society Development Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan Scientechno: Journal of Science and Technology Jeinsa : Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang Research in Education, Technology, and Multiculture Bharasumba Jurnal Multidispliner Blantika : Multidisciplinary Journal Journal of Deep Learning, Computer Vision and Digital Image Processing Causalita: Journal of Psycology Jurnal Ilmiah Ekotrans & Erudisi (JIEE) Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis IDEA: Jurnal Seni Pertunjukan Adabi: Journal Of Public Administration And Business Health Dynamics Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik International Journal of Technology and Education Research International Journal of Education, Vocational and Social Science JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Education and Sociedad Journal Room of Civil Social Development Doh Gisin
Claim Missing Document
Check
Articles

Sastra Lisan Suku Bangsa Minangkabau sebagai Media Penanaman Nilai Karakter Yang Fleksibel dan Kontekstual Mulia Helmi, Wahyuni; Fadlillah, Fadlillah; Suryaningsih, Suryaningsih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.8659

Abstract

Penyebab anak-anak yang bermasalah dengan karakter bisa jadi karena mereka tidak mengetahui standar apakah perbuatan yang mereka lakukan tersebut baik atau buruk, dibenarkan atau dilarang oleh agama, boleh atau tidak boleh untuk dilakukan, atau barangkali mereka mengetahuinya, namun mereka dengan sengaja tidak mengindahkannya. Pertanyaan yang paling mendasar adalah apakah mereka mendapatkan pendidikan karakter dimasa kanak-kanaknya. Apakah kekayaan budaya dimana mereka berasal telah berfungsi sebagai media penanaman karakter tersebut? Melalui penelitian yang dilakukan dengan mengunakan teknik analisis isi kualitatif ini, diketahui bahwa kekayaan budaya suku bangsa Minangkabau yang berbentuk sastra lisan memiliki fungsi sebagai media penanaman nilai karakter yang fleksibel dan kontekstual. Dan untuk menilai keberfungsiannya sebagai media penanaman karakter pada anak-anak suku bangsa Minangkabau, analisis terhadap sastra lisan suku bangsa Minangkabau ini harus dilakukan dalam kerangka paradiqma dan idiologi budaya yang dianut oleh suku bangsa Minangkabau tersebut.
Peran Pendidik di Era Modern dalam Perspektif Islam (Studi Komparatif Kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam Karya Abdullah Nashih Ulwan Fiqh Tarbiyatul-Abna wa Thaifatu min Nashaihi Ath-Athibbai Karya Musthafa Al-Adawi) Suryaningsih, Suryaningsih; Fauziah, Debibik Nabilatul; Ulya, Neng
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menjelaskan mengenai peran pendidik di era modern perspektif Islam dalam kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam karya Abdullah Nashih Ulwandan Kitab Fiqh Tarbiyatul-Abna wa Thaifatu min Nashaihi Ath-Athibbai karya Musthafa Al-Adawi. Tema ini dipilih karena Karena kedua kitab memiliki perbedaan pemikiran peran pendidik perspektif Islam. Sehingga peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam mengenai peran pendidik di era modern perspektif Islam dalam kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam dan Kitab Fiqh Tarbiyatul-Abna wa Thaifatu min Nashaihi Ath-Athibbai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persamaan dan perbedaan peran pendidik Di era modern dalam perspektif kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam karya Abdullah Nashih Ulwan Dan kitab Fiqh Tarbiyatul-Abna wa Thaifatu min Nashaihi Ath-Athibbai karya Musthafa Al-Adawi. Penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research), Dimana sumber primer yang di gunakan Kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam dan Kitab Fiqh Tarbiyatul-Abna wa Thaifatu min Nashaihi Ath-Athibbai dan sumber skunder merujuk kepada buku, kitab, dan jurnal. Teknik pengumpulan data yaitu dengan mengumpulkan data dari Kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam dan Kitab Fiqh Tarbiyatul-Abna wa Thaifatu min Nashaihi Ath-Athibbai dan sumber lainnya yang berhubungan dengan judul penelitian. Teknik analisis data menggunakan content analysis dan pendekatan studi komparasi, dimana peneliti membandingkan persamaan dan perbedaan peran pendidik perspektif Islam dari kedua kitab. Persamaan nya yaitu, 1) Peran Pendidik Sebagai Figur Keimanan dan Kesalehan, 2) Peran Pendidik Sebagai Figur Keteladanan, 3) peran Pendidik Sebagai Figur Kesehatan Fisik dan 4) peran Pendidik Sebagai Pemberi Nasihat. Adapun perbedaannya yaitu, 1) Ulwan menjelaskan Peran Pendidik Sebagai Penanggung Jawab Pendidikan Seks, sedangkan Al-Adawi tidak menjelaskan peran pendidik Sebagai Penanggung Jawab Pendidikan Seks. 2) Ulwan menjelaskan Peran Pendidik Sebagai Penanggung Jawab Pendidikan Kejiwaan, sedangkan Al-Adawi tidak menjelaskan peran pendidik Sebagai Penanggung Jawab Pendidikan Seks. 3) Al-Adawi menjelaskan Peran Pendidik Sebagai Pemberi Punishment, sedangkan Ulwan tidak menjelaskan Peran Pendidik Sebagai Pemberi Punishment. 4) Al-Adawi menjelaskan Peran Pendidik Sebagai Penegak Keadilan, sedangkan Ulwan tidak menjelaskan Peran Pendidik Sebagai Penegak Keadilan.
Membangun Kemandirian Ekonomi Perempuan Suku Laut Melalui Home Industry Berbasis Sumber Daya dan Potensi Lokal di Pulau Lipan Kabupaten Lingga Wahyuni, Sri; Samnuzulsari, Tri; Suryaningsih, Suryaningsih; Igiasi, Teguh Setiandika; Niko, Nikodemus; Qurdiansyah, Adhitya
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 1 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.304

Abstract

Artikel ini membahas kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk membangun kemandirian ekonomi perempuan Suku Laut di Pulau Lipan, Kabupaten Lingga. Kegiatan ini memanfaatkan industri rumahan berbasis sumber daya dan potensi lokal. Suku Laut, sebagai masyarakat pesisir yang rentan secara ekonomi, menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan memanfaatkan sumber daya alam dan keterampilan lokal, perempuan Suku Laut diharapkan dapat mengembangkan industri rumahan sebagai sarana untuk meningkatkan status ekonomi dan kemandirian mereka. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertempat di Pulau Lipan, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan demo masak. Sosialisasi berfokus pada pemanfaatan sumber daya lokal, sedangkan demonstrasi memasak melibatkan pembuatan empek-empek dari udang dan ikan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa membangun kemandirian ekonomi perempuan Suku Laut melalui industri rumah tangga berbasis sumber daya lokal merupakan langkah positif dalam meningkatkan kesejahteraan dan melestarikan warisan budaya mereka. Peningkatan ini memberikan harapan baru bagi perempuan Suku Laut di Pulau Lipan untuk mengatasi tantangan ekonomi mereka melalui pengembangan potensi lokal.
HEGEMONI PESANTREN BAHRUL ULUM DI DESA TAMBAK REJO, JOMBANG Suryaningsih, Suryaningsih; Gunawan, Tedi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 10 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v2i10.1773

Abstract

Pesantren merupakan institusi pendidikan yang penting dalam perkembangan Islam di Indonesia, dengan memenuhi kebutuhan pendidikan berbasis agama, dan bahkan diusulkan oleh para ulama sebagai contoh bagi kurikulum pendidikan di Indonesia. Pesantren berkembang pesat terutama di Jawa Timur di mana mereka telah ada sejak masa penjajahan Belanda dan memiliki pengaruh yang kuat terhadap Masyarakat sekitar. Penelitian ini akan mengkaji secara kritis terhadap struktur hegemonik dalam masyarakat Desa Tambak Rejo, Jombang, seperti yang tercermin dalam hegemoni oleh pesantren Bahrul Ulum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menyelidiki struktur hegemoni yang dibentuk pesantren Bahrul Ulum. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan perspektif entitas politik. Temuan menunjukkan bahwa Bahrul Ulum sangat mempengaruhi aspek sosial dan politik masyarakat Desa Tambak Rejo. Misalnya, dalam pemilihan kepala desa, seringkali hasilnya sangat dipengaruhi oleh persetujuan dari para pemimpin pesantren. Penelitian ini berargumen bahwa hegemoni Pesantren Bahrul Ulum atas desa Tambak Rejo dapat digambarkan sebagai hegemoni dekaden yang ditandai dengan munculnya konflik kecil antar aktor dalam masyarakat.
Tinjauan Yuridis Penggunaan Surat Kuasa Khusus dalam Jual Beli Rumah Purborini, Vivi Sylvia; Suryaningsih, Suryaningsih
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8424

Abstract

Harga tanah dan rumah pada suatu wilayah selalu naik dari waktu kewaktu, hal ini cukup menarik dan menandakan investasi tanah dan rumah tidak pernah rugi. Surat kuasa khusus salah satu alternatif dalam pengurusan administrasi jual beli rumah. Surat kuasa khusus yang dipergunakan pada dasarnya menggunakan kesepakatan yang berkaitan dengan perjanjian. permasalahan yang akan dibahasadalah, Bagaimana tinjauan yuridis penggunaan surat kuasa khusus dalam jual beli rumah. Metode penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pedekatan perundang-undangan (statute approach). Untuk melakukan tindakan pemilikan diperlukan kuasa dengan kata-kata tegas atau dalam bentuk kuasa khusus dan hanya dapat dilakukan oleh mereka yang berwenang untuk melakukannya. Surat kuasa khusus terkait perbuatan hukum dalam bidang pertanahan harus dalam bentuk akta notaris atau surat kuasa di bawah tangan yang dilegalisasi oleh notaris.
Analysis of the Village Head Replacement Mechanism Based on Law Number 6 of 2014 concerning Villages and Derivative Regulations Suryaningsih, Suryaningsih; Krisnawansyah, Yahya; Zamhasari, Zamhasari; Gafar, Tengku Fahrul; Octavia, Santi
Jurnal Ilmiah Ekotrans & Erudisi Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69989/yc477509

Abstract

Law no. 6 of 2014 concerning villages regulates the appointment and dismissal of village heads. In carrying out the mandate for 6 years, it cannot be denied that along the way the village head will die, resign or be dismissed for one reason or another. Law no. 6/2014 does not regulate in detail the mechanism for replacing the village head. The replacement mechanism is regulated in derivative regulations, such as government regulations (PP) and several Minister of Home Affairs regulations. This article will analyze the mechanism for replacing village heads as regulated in the village law and its derivatives. The results of the research show that Law no. 6 of 2014 and its derivative regulations stipulate that if the village head dies, resigns from his position, and fulfills one of the conditions for being dismissed, the BPD reports to the regent via the sub-district head. The regent/mayor will make a decision to permanently dismiss the village head. The replacement of the village head then looks at 2 things, firstly, if the remaining term of office of the dismissed village head is less than 1 year, then leadership in the village will be held by the acting village head until the village head election. However, if the remaining term of office of the village head is more than 1 year, then leadership in the village is held by the acting village head until the village head is elected at the village meeting.
A Literature Review on the Impact of Legal Reforms on Administrative Efficiency in Local Governments Pramono, Wahyu; Hariadi, Berian; Mulia, Rizki Afri; Putri, Rianda Prima; Meilina, Susiyanti; Suryaningsih, Suryaningsih
Jurnal Ilmiah Ekotrans & Erudisi Vol. 4 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69989/xavgc910

Abstract

This research paper offers an extensive literature review concerning the effects of legal alterations on the operational efficiency of municipal administrations. Despite implementing numerous legislative modifications to improve administrative efficacy, many local governing bodies encounter obstacles such as bureaucratic procedures, corruption, and insufficient institutional capabilities. Successful instances in nations like South Korea and Singapore underscore the significance of digitalization within public administration and unwavering political dedication in overcoming these hindrances and bolstering transparency. Conversely, in regions such as India and various African countries, obstacles like institutional shortcomings and widespread corruption hinder the effectiveness of reform initiatives. Critical elements for the success of such reforms encompass institutional capacity, political backing, and the integration of information and communication technologies. Public involvement and the effective management of bureaucratic opposition are also paramount. This analysis furnishes valuable insights for policymakers and scholars aiming to devise and execute more effective legal reforms. Policy recommendations entail continual training for governmental officials, persistent political dedication, and customized strategies tailored to local reform implementation obstacles.
Legal Approach and Tax Policy in E-commerce Transactions in the Middle of Digital Transformation Refangga, Galih Setyo; Arifin, Rosyid; Suryaningsih, Suryaningsih; Suryapuspita, Merintha
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 3 No. 6 (2024): June 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v3i6.9579

Abstract

E-commerce provides numerous benefits for merchants and consumers alike, thus necessitating the continued use of the internet for transactions. However, it is anticipated that transactions following this model will eventually be supplanted by traditional face-to-face exchanges between buyers and sellers. The research methodology employed in this work is a normative legal approach. An review of tax laws regarding e-commerce transactions in Indonesia reveals that the growth of the Internet in the business sector, particularly in trade, not only provides several advantages for both buyers and sellers. E-commerce refers to the commercial transactions involving the purchase and sale of products and services conducted through the internet. The exponential growth of e-commerce in Indonesia has given rise to tax issues with e-commerce transactions.
Fungsi Tari Gunungsari Kalibagoran di Masyarakat Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas Suryaningsih, Suryaningsih; Winahyuningsih, M. Heni; Anggraeni, Agustin
IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan Vol 18, No 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/idea.v18i2.13660

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan fungsi tari Gunungsari Kalibagoran di masyarakat Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Tari Gunungsari Kalibagoran adalah tari tradisional tunggal putri gaya banyumasan. Penelitian terkait fungsi tari ini mencakup tiga elemen pokok yakni objek tari Gunungsari Kalibagoran, masyarakat Kalibagor, dan teori fungsi. Persoalan fungsi diselesaikan dengan teori Robert K. Merton yang menyatakan fungsi ke dalam dua kategori yaitu fungsi manifest yakni akibat atau konsekuensi positif yang tampak dan fungsi latent yakni akibat atau konsekuensi positif yang tersembunyi. Fungsi latent walaupun tersembunyi namun terus mengikuti dan suatu saat dapat muncul dan menjadi penjaga keutuhan dalam suatu masyarakat. Merton tidak menyebutkan secara spesifik fungsi tari, maka dalam penelitian ini teori fungsi Merton dibantu oleh konsep Kraus untuk memudahkan kategorisasi fungsi tari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi manifest dalam tari Gunungsari Kalibagoran ialah bentuk tarinya, berfungsi sebagai hiburan, dan berfungsi sebagai pekerjaan. Fungsi latent atau fungsi yang tersembunyi dalam tari tersebut yakni fungsi konseptual (nilai sosial, nilai historis, nilai kesuburan, dan nilai estetis), fungsi kontinyuitas atau keberlangsungan tari, fungsi pemelihara sistem kelas sosial, serta fungsi penguat identitas bagi masyarakat Banyumas.The Function of the Gunungsari Kalibagoran Dance in the Community of Kalibagor Village, Kalibagor District, Banyumas RegencyThis article describes the functions of the Gunungsari Kalibagoran dance within the community of Kalibagor Village, Kalibagor Subdistrict, Banyumas Regency. The Gunungsari Kalibagoran dance is a traditional solo female dance in the Banyumasan style. The research on the functions of this dance encompasses three key elements: the dance as an object, the Kalibagor community, and functional theory. The issue of function is analyzed using Robert K. Merton's theory, which categorizes functions into two types: manifest functions, which are visible positive outcomes, and latent functions, which are hidden positive outcomes. Latent functions, although concealed, persist and may emerge to serve as a unifying force within society. Since Merton does not explicitly address dance functions, this research integrates Merton's functional theory with Kraus's concepts to categorize dance functions. The findings reveal that the manifest functions of the Gunungsari Kalibagoran dance include its form, its role as entertainment, and its economic function as a livelihood. The latent functions of the dance include conceptual functions (social, historical, fertility, and aesthetic values), the continuity of the dance tradition, its role in maintaining the social class system, and its reinforcement of Banyumas's communal identity.
Membangun Kemandirian Ekonomi Perempuan Suku Laut Melalui Home Industry Berbasis Sumber Daya dan Potensi Lokal di Pulau Lipan Kabupaten Lingga Wahyuni, Sri; Samnuzulsari, Tri; Suryaningsih, Suryaningsih; Igiasi, Teguh Setiandika; Niko, Nikodemus; Qurdiansyah, Adhitya
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 1 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.304

Abstract

Artikel ini membahas kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk membangun kemandirian ekonomi perempuan Suku Laut di Pulau Lipan, Kabupaten Lingga. Kegiatan ini memanfaatkan industri rumahan berbasis sumber daya dan potensi lokal. Suku Laut, sebagai masyarakat pesisir yang rentan secara ekonomi, menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan memanfaatkan sumber daya alam dan keterampilan lokal, perempuan Suku Laut diharapkan dapat mengembangkan industri rumahan sebagai sarana untuk meningkatkan status ekonomi dan kemandirian mereka. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertempat di Pulau Lipan, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan demo masak. Sosialisasi berfokus pada pemanfaatan sumber daya lokal, sedangkan demonstrasi memasak melibatkan pembuatan empek-empek dari udang dan ikan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa membangun kemandirian ekonomi perempuan Suku Laut melalui industri rumah tangga berbasis sumber daya lokal merupakan langkah positif dalam meningkatkan kesejahteraan dan melestarikan warisan budaya mereka. Peningkatan ini memberikan harapan baru bagi perempuan Suku Laut di Pulau Lipan untuk mengatasi tantangan ekonomi mereka melalui pengembangan potensi lokal.
Co-Authors Agussalim, Agussalim Agustin Anggraeni Ahsari, Dwi Ahmadil Aieta, Siti Akbar, Muh Alam, Jaya Anisak, Siti Anna S Ranti, Anna S Annissa Valentina Antonius Purwanto Arifin, Rosyid Asri, Yoana Nurul Astin Nur Hanifah Belhassen, Yassine Buanasari, Buanasari Chulsum, Umi Dai, Herlina Damanik, Amsari Dhamayanti, Sonia Murniana Sri Dhea Chandra Dewi, Dhea Chandra Dewi Dodi Apriadi Eka Saputra, Alfian Eny Nur Aisyah F D Junardy, F D Fachrina Bella Syahputri Fachry Abda El Rahman Fadlillah, Fadlillah Fajriansyah, Andi Fauziah, Debibik Nabilatul Fauziandi, Ronald Fikri, Acrian Nuzhatul Fitriah Fitriah Fitriani, Besse Free Dirga Dwatra Frescilia, Tasya Gafar, Tengku Fahrul Galih Setiyo Refangga Gloria Ika Satriani Gunawan, Tedi Hadi Sumarsono Haidir Syafrullah Hariadi, Berian Haris, Mustofa Hasanah, Nurjannatul Hasyim, Budi Hendriyani, Feftin Herdany, Venny Heri Andrianto Herlina, Besse Husnul Khatimah Ikhsan Darmawan Indah Juwairiyah irfan cholid Irsang, Irsang Irwan Irwan Iswan Iswan Jamin , Nunung Suryana K, Suprianto. karunia, Erick Kasmiryani Ar, Siti Nur Alifya Khasanah, Amelia Uswatun Krisnawansyah, Yahya Kurmalasari, Tety Lantong, Muhammad Adri Lisabe , Chandra Murdiono Loong, Ang Hong Madli, Faerozh Maily, Maily Martanto . Medisa, Rani MEGAWATI, CICILIA DESY Meilina, Susiyanti Moh. Choirin, Moh. Choirin mufarika, mufarika Muh. Irfandy Azis Muhammad Arsyad Mulia Helmi, Wahyuni Mulia, Rizki Afri Mulya, Rizki Afri Mumu, Rudy Musnar Indra Daulay Muthalib, Abd. Azis Nabila, Shalihatun niko, Nikodemos Nikodemus Niko, Nikodemus Nova Zulfahmi, A. Novita Ulfa, Rosi Nugroho, Sulung NUR FITRIANI Nur, Muh. Nurcaya Nurcaya Nurdin Rahman Nursia, Nursia Nurul Fadhilah NURWAHIDAH NURWAHIDAH Octavia, Santi Panca Wardanu, Adha Pangestoeti, Wahyu Paulina, Irma Pinjaman, Saizal Putra, Yudithia Dian Putri, Lidya Utami Putri, Rianda Prima Qurdiansyah, Adhitya Rahmawati, Nanik Ramdhan Witarsa Rodiyatun Rodiyatun, Rodiyatun Rolisti, Dinda Rosalina, Ayu RR. Ella Evrita Hestiandari Rudianda Sulaeman Rukisah, Rukisah S M Wasitaatmadja, S M Said, Rahmat Sanjaya, M. Feldi Sapariah Saputra, Haidir Shalahuddin Shalahuddin, Shalahuddin Shofiatul Azmi Siti Arieta Sri Wahyuni Sri Wahyuni suryaningsih Suryapuspita, Merintha Syafitri, Rahma Syahida, Nidya Putri Syahputra, Meyranda Teguh Setiandika Igiasi Tri Samnuzulsari Trisnawan, M. Ridho Tuti Arlita Ulya, Neng Usman, Ferawati Valentina, Annisa Vivi Sylvia Purborini Wahyu Pramono Wahyuningsih, Dwi Warni Warlan Sugiyo Wijaya, Insani Sogmawati Winahyuningsih, M. Heni Wong Lip Wih, Wong Lip Yahya, Glory Yolanda Yayuk Eliyana . Yulasmana, Yoga Yusuf Sobri, Ahmad Zainuri Zainuri, Zainuri Zamhasari, Zamhasari Zulaikha, Layla Imroatu