p-Index From 2021 - 2026
13.456
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Medula Jurnal Berkala Epidemiologi Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Kesehatan Komunitas JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Kesehatan Manarang JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Kesehatan Global JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Jurnal Sehat Mandiri Jurnal Bidan Cerdas Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Gema Wiralodra Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Peduli Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADU Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Journal of Educational Analytics International Journal of Health Science (IJHS) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Jurnal Kesehatan Amanah International Journal of Health, Engineering and Technology Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Gema Kesehatan JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns JOURNAL OF Mental Health Concerns Jurnal 7 Samudra Politeknik Pelayaran Surabaya JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Journal Hygeia Public Health Jurnal Bidan Cerdas Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi International Journal of Health Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Determinan Kejadian Hipertensi Primer Pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Tarutung Kab. Kerinci Arto, Jeki; Izhar, M. Dody; Butar Butar, Marta; Syukri, Muhammad
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v1i2.15

Abstract

Latar belakang: Pada 2025 diperkirakan kasus hipertensi meningkat menjadi 1,5 miliyar dengan 9,4 juta kematian. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi. Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah responden adalah 170 orang yang dipilih dengan menggunakan stratified proportionate random sampling. Variabel independen penelitian ini adalah umur, jenis kelamin, riwayat keluarga, merokok, asupan garam, aktivitas fisik, obesitas dan kualitas tidur, sedangkan variabel dependennya adalah hipertensi. Data diambil melalui kuisioner, pengukuran tekanan darah, berat badan dan tinggi badan. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan α < 0,05. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antara umur (p=0,000; PR=9,186; 95%CI 3,946-21,387), riwayat keluarga (p=0,000; PR=4,316; 95%CI 2,122-2,774), asupan garam (p=0,012; PR=2,522; 95%CI 1,272-5,001), obesitas (p=0,000; PR=4,480; 95%CI 2,208-9,092), dan kualitas tidur (p=0,013; PR=2,761; 95%CI 1,289-5,914). Sedangkan variabel jenis kelamin (p=0,113; PR=1,946; 95%CI 0,921-4,109), merokok (p =0,836; PR=0,844; 95%CI 0,375-1,900) dan aktivitas fisik (p=0,188; PR sedang =0,471; 95%CI 0,194-1,142; PR ringan=1,089; 95%CI 0,477-2,485) bukan merupakan faktor risiko kejadian hipertensi. Kesimpulan: Variabel yang berhubungan dengan kejadian hipertensi adalah umur, riwayat keluarga dan obesitas. Disarankan bagi masyarakat untuk rutin memeriksa tekanan darah dan menghindari faktor-faktor risiko yang dapat menimbulkan hipertensi
Determinan Anemia pada Wanita Usia Subur (15-49 Tahun) Pernah Hamil di Indonesia (Analisis Data Riskesdas Tahun 2018) Fella Cika Attaqy; Ummi Kalsum; Muhammad Syukri
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.486

Abstract

Anemia masih menjadi salah satu masalah kurang gizi di Indonesia terutama anemia defisiensi besi dan merupakan faktor risiko yang berkontribusi pada kematian ibu di Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis determinan anemia pada wanita usia subur (WUS) pernah hamil di Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian sekunder (secondary research) menggunakan sebagian data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah WUS berusia 15-49 tahun, dengan jumlah sampel WUS pernah hamil melakukan pemeriksaan biomedis sebanyak 11.854 orang. Variabel bebas dalam penelitian ini usia, pendidikan, pekerjaan, tempat tinggal, paritas, Kurang Energi Kronis (KEK), kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), dan riwayat penyakit, sedangkan variabel terikat adalah anemia yang diukur apabila kadar hemoglobin <12 gr/dl. Analisis menggunakan Complex sample Uji Chi Square dan Regresi Logistik Ganda. Proporsi anemia pada WUS pernah hamil di Indonesia 24,3%. Determinan anemia WUS pernah hamil yaitu usia (OR:  1,97; 95%CI: 1,25-3,10), pendidikan (OR: 0,71; 95%CI: 0,63-0,80), KEK (POR: 1,86; 95%CI: 1,54-2,25), Kepatuhan konsumsi TTD (OR: 4,57; 95%CI: 3,21-6,49). Faktor dominan terjadinya anemia pada WUS adalah kepatuhan konsumsi TTD, setelah dikontrol dengan usia, pendidikan dan  KEK. WUS yang tidak patuh dalam mengkonsumsi TTD berisiko mengalami anemia.
Determinan Keluhan Muskuloskeletal Pada Pekerja Bongkar Muat Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Nur Alisha; Rd. Halim; Muhammad Syukri; Budi Aswin; Fajrina Hidayati
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i2.422

Abstract

Keluhan Musculoskeletal merupakan hal umum terjadi pada berbagai jenis pekerjaan, dan merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat. Studi ini bertujuan untuk mengetahui determinan keluhan muskuloskeletal pada pekerja bongkar muat TBS sawit. Penelitian menggunakan desain cross-sectional. Populasi adalah seluruh pekerja bongkar muat TBS kelapa sawit yang berjumlah 35 orang. Jumlah sampel sebanyak 35 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi, dan pengukuran langsung menggunakan kuesioner Nordic Body Map, Rapid Entire Body Assessment (REBA). Hasil penelitian menunjukkan usia (p=0,015), masa kerja (p= 0,018 ), sikap kerja (p=0,000), dan berat beban (p=0,007) berhubungan dengan keluhan musculoskeletal pada pekerja. Faktor yang tidak berhubungan adalah status gizi pekerja (p=0,264). Disarankan bagi para kerja untuk melakukan bongkar muat di dataran tinggi, dengan tempat pengumpulan sawit di atas dan truk berada dibawah sehingga dapat mengurangi posisi bungkuk serta melakukan peregangan otot sebelum bekerja dan juga istirahat yang cukup agar dapat mengurangi kelelahan, ketegangan dan keluhan otot.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Ibu Hamil dalam Imunisasi Tetanus Toksoid (TT) Puspita Sari; Nadela Annisa; Solihin Sayuti; Muhammad Syukri
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.479

Abstract

Imunisasi TT merupakan salah satu solusi untuk mencegah ibu hamil dan bayi agar terhindar dari tetanus, tetapi cakupan imunisasi TT ibu hamil masih rendah dan belum mencapai target pemerintah yang sudah ditetapkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu hamil dalam imunisasi TT. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional, menggunakan Simple Random Sampling. Jumlah sampel 74 ibu bersalin yang tinggal di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juli 2020. Variabel dependen adalah perilaku ibu hamil dalam imunisasi TT, dan variabel independen terdiri dari pengetahuan, keterjangkauan fasilitas kesehatan, dukungan suami. Analisis menggunakan uji Chi-Square. Proporsi kelengkapan imunisasi TT ibu hamil tidak lengkap 39,2%. Terdapat hubungan pengetahuan (p= 0,000, PR= 10,866) dukungan suami (p= 0,000, PR= 2,981) dengan perilaku ibu hamil dalam imunisasi TT, tidak terdapat hubungan keterjangkauan fasilitas kesehatan (p= 1,000, PR= 0,909) dengan perilaku ibu hamil dalam imunisasi TT. Faktor yang mempengaruhi perilaku ibu hamil dalam imunisasi TT adalah pengetahuan dan dukungan suami.
Health-Seeking Behavior and Delay in Diagnosis of Tuberculosis Nasution, Helmi Suryani; Reskiaddin, La Ode; Sari, Puspita; Syukri, Muhammad
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 10 No 3 (2024): December 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v10i3.1427

Abstract

Indonesia ranks as the second largest country in terms of the number of tuberculosis (TB) cases. It is estimated that approximately 33% of TB cases remain undiagnosed and unreported. Identifying a health-seeking behavior including diagnostic delay in Jambi Municipality is necessary to increase tuberculosis (TB) case finding. This study aims to identify health-seeking behavior, calculate diagnostic delay, and identify factors associated with diagnostic delay, namely individual, social, and structural aspects among TB cases. This study used a cross-sectional design among bacteriologically confirmed pulmonary TB cases with a new treatment history in Jambi Municipality. The number of participating samples was 135 people with multi-stage random sampling. This study revealed that the most common health-seeking behaviors among TB cases were visiting drug stores/pharmacies (20.7%) and community health centers (CHCs) (20.0%). Diagnostic delay was experienced by 75.7% of TB cases with a median of 48 days and an interquartile range of 22-107 days. Variables associated with diagnostic delay were being unmarried (aOR 0.3, 95%CI 0.1-0.9, p = 0.031), moderate social support (aOR 0.2, 95%CI 0.1-0.6, p = 0.004), visit drugstore/pharmacy after symptom onset (aOR 8, 2, 95%CI 1.6-42.3, p = 0.012), the number of health facility visits made before diagnosis was 2-6 (aOR 3.1, 95%CI 1.1-9.3, p = 0.039), and TB stigma from the community perspective was high (aOR 0.3, 95%CI 0.1-0.8, p = 0.019). Evaluation of public-private mix (PPM) activities, especially those involving pharmacies/drug stores and private health facilities, and evaluation of TB screening at CHCs need to be considered. Massive education, community involvement, and psychosocial support are also needed to prevent delays in TB diagnosis.
Pendampingan Pembuatan Peta Sebaran Penyakit bagi Pegawai Puskesmas Syukri, Muhammad; Butar-butar, Marta; Wisudariani, Evy; Novitasari, Prihatini Dini; Firman, Firman
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4904

Abstract

Efektifitas program surveilans penyakit merupakan fungsi utama pelayanan dari puskesmas. Oleh karena itu, kemampuan spasial seorang pegawai puskesmas sangat diperlukan untuk mendukung penyediaan informasi epidemiologi dan program pengendalian penyakit. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatan penguasaan dan keterampilan pemetaan penyakit pegawai Puskesmas Kebon Handil Kota Jambi dengan aplikasi Quantum GIS (QGIS). Metode pelaksanaan kegiatan PkM adalah workshop//pelatihan langsung kepada 10 peserta. Pelatihan menggunakan modul dan dibimbing langsung oleh dosen fasilitator. Adapun untuk mengetahui pengetahuan dan keterampilan peserta dilakukan pre-post test. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta tentang fungsi QGIS mengalami peningkatan sebelum pelatihan dominan pengetahuan peserta kurang (60,0%) dan setelah pelatihan pengetahuan menjadi dominan baik (60%) dengan tingkat keterampilan menggunakan aplikasi GIS sangat baik berdasarkan hasil/luaran karya peserta. Indikator penilaian mencakup tata cara menambahkan layer peta (basemap), memasukkan data penyakit sesuai wilayah, jumlah dan jenis kasus penyakit, dan menambahkan fitur analisis penyakit (heatmap) yang menampilkan area dengan konstrasi penyakit (rendah, sedang, tinggi). Dengan demikian, tim PkM menyimpulkan bahwa petugas puskesmas mampu mengikuti petunjuk dan menunjukkan penguasaan materi pelatihan QGIS.
Stunting Cases In Muaro Jambi District 2019–2021: Spatial Autocorrelation Sri Astuti Siregar; Muhammad Syukri; Asparian, Asparian; Lia Nurdini
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 3 No. 2 (2024): IJHET JULY 2024
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.617 KB) | DOI: 10.55227/ijhet.v1i5.108

Abstract

Stunting is a major threat to the quality of Indonesian society. Stunting or short stature is a condition in which children have less height compared to their age. The 2020 Asian Development Bank report, Indonesia is the second highest country in the Southeast Asia region with a stunting prevalence of 31.8%. Children with stunting conditions will be at risk of having a level of intelligence that is not optimal and becomes more susceptible to disease. The impact of stunting is not only experienced by children but can affect in the future to adulthood, this can result in decreased levels of productivity. This study aims to determine the spatial pattern of the distribution of stunting cases in the Muaro Jambi Regency in 2019 – 2021. The research method uses an ecological study design with a spatial approach. The sample in this study used aggregate data of 22 working areas of the Community Health Centers in Muaro Jambi Regency. There is a trend of increasing stunting cases in Muaro Jambi Regency in 2019-2021 with a distribution pattern that is in the form of clusters or clusters and globally shows that there is a positive autocorrelation with the 2 working areas of the Puskesmas, which is calledhot spot area as well as being a priority in tackling stunting cases.
Swamedikasi Bijak Menggunakan Metode CBIA Yuliawati, Yuliawati; Elisma, Elisma; Pratiwi, Puspa Dwi; Syamsurizal, Syamsurizal; Syukri, Muhammad; Fitrianingsih, Fitrianingsih
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i2.5077

Abstract

Banyak penyakit ringan yang dapat diobati sendiri (swamedikasi) tanpa harus ke dokter akan tetapi jika pengobatan tidak tepat karena minimnya informasi dan pengetahuan dapat memperburuk penyakit, obat tidak berefek dan meningkatkan biaya pengobatan. Masyarakat diperbolehkan menyimpan persediaan obat bebas dan bebas terbatas yang terbilang aman karena rentang untuk mencapai dosis toksiknya jauh. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakan dalam melakukan swamedikasi dengan tepat. Metode transfer ilmu yang digunakan yaitu Cara Belajar Ibu Aktif (CBIA) yaitu metode berpartisipasi aktif dalam mendengarkan, menonton, menulis, dan mengevaluasi informasi seperti jenis obat dan bahan aktif yang terkandung, serta khasiat dan efeknya. Kegiatan telah dilaksanakan selama 3 kali turun lapangan. Pertemuan pertama berupa sosialisasi pengenalan istilah kemasan obat dan swamedikasi gastritis serta penyakit kulit. Pertemuan kedua berupa sosialiasi swamedikasi diare dan cacingan serta perilaku hidup bersih. Pertemuan ketiga membahas swamedikasi batuk, demam dan pilek. Kegiatan telah mampu meningkatkan pengetahuan peserta melalui diskusi, penjelasan kembali, dan mengisi lembar kerja terkait istilah medis dalam brosur obat dengan benar. Keterbatasan kegiatan ini adalah peserta yang berbeda pada tiap sosialisasi sehingga peserta tidak mendapatkan materi secara komprehensif.
Spatial Autocorrelation Analysis Of Hypertension Cases In Indonesia (Analysis Riskesdas 2018) Safitri, Kania; Syukri, Muhammad; Augina M, Arnild; Herman, Herman
Journal Hygeia Public Health Vol 3 No 1 (2024): December
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jhph.v3i1.7817

Abstract

Hipertensi di Indonesia berada pada peringkat ke-5 dengan kasus hipertensi terbanyak di dunia. Studi spasial mengenai hipertensi sebumnya sudah banyak dilakukan di beberapa negara, termasuk Indonesia. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui autokorelasi spasial hipertensi di Indonesia dan mengetahui autokorelasi spasial Merokok dengan Prevalensi Hipertensi pada tingkat kab/kota di Indonesia. Metode: Penelitian ini merupakan studi eksploratif dengan desain ekologi yang mana mempelajari tentang persebaran penyakit hipertensi dan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) yang menganalisis data secara spasial. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dengan teknik indeks moran yang meliputi Univariat Moran’s I dan Bivariat Moran’s I dengan menggunkan software GeoDa. Sumber data didapatkan dari Laporan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Penelitian ini menganalisis 514 Kab/Kota yang berada pada 7 Pulau di Indonesia diantaranya, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali NTB NTT dan Papua. Hasil: Hasil penelitian menemukan adanya autokorelasi spasial (p<0,05) prevalensi hipertensi di Pulau Sumatera yang ditunjukkan dengan nilai indeks morans 0,471. Jawa 0,497, Kalimantan 0,326, Sulawesi 0,881, Maluku 0,378, Bali NTB NTT 0,620 dan bersifat clustered (mengelompok), Namun pada Pulau Papua tidak terdapat autokorelasi spasial p->0,05 tetapi memiliki sifat autokorelasi positif ditunjukkan dengan nilai indeks moran’s 0,128 (I>E[1]). Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis Univariat Moram’s Indeks terdapat Autokorelasi Positif pada Pulau Sumatera. Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali NTB NTT dan Papua. Hasil Bivariat LISA menunjukkan adanya autokorelasi spasial positif antara proporsi merokok dengan prevalensi hipertensi pada Pulau Sumatera, Kalimantan dan Papua, dan Berautokokorelasi negatif pada Pulau Jawa, Sulawesi, Maluku dan Bali NTB NTT.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Dermatitis Kontak Akibat Kerja Pada Pekerja Cuci Mobil Di Bandar Lampung Syukri, Muhammad; Sjahriani, Tessa; Kheru, Akhmad; Panonsih, Resati Nando
Medula Vol 14 No 9 (2024): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v14i9.1170

Abstract

Skin is the separator organ between the environmental parts of the body outside the body. Skin continuously is exposed to environmental factors in the form of physical, chemical, and biological. Therefore, if there is disease. This skin disease is caused by work (occupational dermatitis) namely a skin inflammation that results in a person’s activities. Contact dermatitis due to work is (DKAK) is skin inflammation that occurs due to the interaction between workers and the substance in the work environment. Objective: to find out the risk factors related to the occurrence of contact dermatitis due to work for car washing workers in Bandar Lampung. Method: The type of research used is analytic with cross sectional design. The sample in this study car washing workers in 5 sub-district area Rajabasa, Enggal, Labuhan Ratu, Way Halim, and Sukarame. Results: The distribution of frequency on the working shift in car washing workers who work more than 2 hours by 30 (75%) of workers, at a more contact order on 5x in a day 35 (87,5%) for workers, in the characteristics of chemicals that contain surfactant as much as 37 (92,5%) of workers, and get 22 (55%) of workers experience contact dermatitis due to work. Conclusion: There is a significant relationship between working shift with dkak with the results of the chi-square test 0,001, there is a significant relationship in the speed condition with dkak with the results of the chi-square 0,008. And there is a significance relationship between the chemical charateristics with the results of the chi-square test 0,046.
Co-Authors . Asparian, . Adelina Fitri Adila Solida Ady Muzwardi Ainna Rahmini Ainun Nazmi Hasibuan Albari, Rahmat Rafi Alda Deninta Regina Aldri Frinaldi Alvianda Asyila Zachrany Amanda, Tri Julia Amelya Karnefi Aminuyati Andree Aulia Rahmat Andy Amir Aprilianti, Dewi Arjuman Asrun Arnild Augina Mekarisce Arto, Jeki Asep Ririh Riswaya Ashar Nuzulul Putra Atikah Rahmah Attaqy, Fella Cika Augina M, Arnild Budi Aswin Budi Aswin Sanrus Budiman, Dheni Apriantsani Butar Butar, Marta Butar, Marta Butar Butar, Marta Butar Butar-butar, Marta Damayanti, Elok Deski Pratiwi Devani Dwi Noerjoedianto Eksadela, Monika Elisma Elisma Elisma Elisma Esra Lasmarida Evy Wisudariani Fahrul Islam Faisal Faisal Faisal Faisal Fajar Akbar Fajrina Hidayati Fajrina Hidayati Fatmawati Fatmawati Fella Cika Attaqy Firman Firman Fitrianingsih Fitrianingsih Fuad Muchlis Guspianto Guspianto Gustika Trisiyani Halim, Rd Halim, Rd. Helmi Suryani Nasution Hendra Dhermawan Sitanggang Henny Pebrianti Herastifaningsih, Shahnaz Azzahra Hidayat, Sahvira Ikrimah Nafilata Ikrimah Nafilata Intan Azluni Ismi Nurwaqiah Ibnu Kadar Ramadhan Kasman Kasman Kasyani Kasyani Kheru, Akhmad La Ode Reskiaddin Lia Nurdini M. Dody Izhar M. Ridwan M. Ridwan M. Yusuf Marta Butar Butar Maula, Nihlatul Mizya Sabtheca Simanjuntak Monika Eksadela Monika Eskadela Muhammad Maulana Muhammad Ridwan Nadela Annisa Naila Nur Ramadani Nalsali Ginting Nasution, Helmi Suryani Novarianti, Wiji Novita Endang Fitriyani Novitasari, Prihatini Dini Nur Alisha Nurbaya Nurbaya Nurcahyani, Icha Dian Oka Lesmana Oka Lesmana, Oka Panjaitan, Riezky Pratama Panonsih, Resati Nando Perdana, Yulistia Ghita Perwira , Dody Pratiwi, Dessy Puspa Dwi Pratiwi Puspita Sari Puspita Sari Puspita Sari Putri Vira Nanda Putri, Chindy Ismira Putri, Fatma Az-zahrani Putri, Fitria Eka Rahma, Izza Annisa Rahmat Hidayat Ramadani, Latifa Fitri Ramadani Rd. Halim Rd. Halim Regina, Agave Resti Evita Sari Rindu Desilva Nabila Rini, Willia Novita Eka Rizaliah Wardiah Rizqa Ichlasul Akhir Rofiq Alfikri Roma Yuliana Romanti Simbolon Rts Nurul Hafizhoh Agusriani S, Oka Lesmana Safitri, Kania Sani K, Fathnur Santiara Salsabila Haryadi Sarifuddin Sembiring, Santha Remicha Br Sembiring Siagian, Adelia Debora Sipahutar, Tia Anggita Sisca Septiani Siti Suherni Sjahriani, Tessa Solihin Sayuti Sri Astuti Siregar Syahlia Magdalena Br. Torus Syamsurizal - - syamsurizal syamsurizal Syarifah Massuki Fitri Syarifah Zulfah Tarigan, ayu ipana Tessa levy Marcely Umi Fathonah Umi Fathonah Ummi Kalsum Usi Lanita Vinna Rahayu Ningsih, Vinna Rahayu Wahyudhi , Aditya Wardatussalma Andrini Wiji Novarianti Wiwin Astry Pasaribu Yuliawati Yuliawati Yusuf, Andi Mukramin