p-Index From 2021 - 2026
9.282
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Agricultural Science Jurnal Ushuluddin Jurnal Terapan Abdimas JCES (Journal of Character Education Society) Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmu Manajemen (JIMMU) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Al-Amwal Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Administrasi dan Manajemen Puitika Ensiklopedia Social Review Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Titian: Jurnal Ilmu Humaniora GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian Transportasi Laut Indonesian Journal of Education and Mathematical Science Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP BAKTI BANUA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat El-Hekam : Jurnal Studi Keislaman Indo-MathEdu Intellectuals Journal El-Jughrafiyah : Jurnal Geografi dan Terapannya Journal of Education Research Jurnal Family Education Jurnal Sosial dan Sains AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Manajemen Riset Inovasi International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Journal of Community Empowerment Jurnal Ilmiah Al-Furqan : Al-qur'an Bahasa dan Seni JCSE: Journal of Community Service and Empowerment Jurnal Masyarakat Mengabdi (JUMADI) Jipmas : Journal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Perilaku Sosial Anak dalam Novel Garuda Gaganeswara Karya Ary Nilandari: Pendekatan Psikologi Sastra Ahmad, Tsabitah Dzahwa; Syafril, Syafril; Fadillah, Fadillah
Puitika Vol. 17 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.17.1.84-97.2021

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan bentuk perilaku sosial tokoh anak dan faktor yang mempengaruhinya yang terdapat di dalam novel Garuda Gaganeswara Teka-teki Jalan Lurus Melingkar. Analisis bentuk perilaku sosial tokoh anak dan faktor yang mempengaruhi dalam penelitian ini menggunakan teori Elizabeth B. Hurlock, yang membagi Pola perilaku sosial terbagi atas dua kelompok, yaitu pola perilaku yang sosial dan pola perilaku yang tidak sosial. Penelitian ini secara umum menggunakan, metode deskriptif. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan terdapat dua bentuk pola perilaku sosial tokoh anak. Pertama, pola perilaku sosial anak diantaranya ada: Kerja sama, Persaingan, Kemurahan hati dan Sifat ramah. Kedua, pola perilaku tidak sosial adalah perilaku yang menunjukkan: Negativisme, Pertengkaran, Perilaku sok kuasa, Egosentrisme, Prasangka, dan Antagonisme jenis kelamin.
Adaptasi Novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer Ke Film Bumi Manusia Sutradara Hanung Bramantyo Mardianti, Jenefri; Syafril, Syafril; Adilla, Ivan
Puitika Vol. 19 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.v19i2.225

Abstract

This research was motivated by the author’s interest in the novel Bumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer, which was previously banned, then in 2019 it was filmed with the same title, namely Bumi Manusia, directed by Hanung Bramantyo. The activity of adapting a novel to a film will cause a change. These changes concern a number of ideological elements in each work. This research discusses how the ideology of the novel Bumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer was adapted to the film Bumi Manusia directed by Hanung Bramantyo. This research objective  to explain how the ideological adaptation of the novel Bumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer was adapted to the film Bumi Manusia directed by Hanung Bramantyo. This research was conducted using Linda Hutcheon's theory. This theory is used to discover and explain story adaptations and ideological adaptations from novels and films. This research uses qualitative methods by obtaining written data from both novel and film media that refer to social problems. The techniques used are data collection, data analysis, and presentation of data analysis results.From the research carried out, it was concluded that in the adaptation of the novel Bumi Manusia to the film Bumi Manusia, changes occurred which included reducing and adding characters, eliminating several events, changing the setting and storyline. Meanwhile, the ideological adaptation is that the novel Bumi Manusia is based on political and social ideology, while the film Bumi Manusia is based on economic ideology.
Dinamika Sosial Budaya dalam Pernikahan Transnasional (Studi Kasus Terhadap Perempuan Minangkabau dengan Laki-Laki Korea Selatan) Sung, Jung Ji; Syafril, Syafril; Nopriyasman, Nopriyasman
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 10 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v10i1.59194

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika sosial budaya dalam pernikahan transnasional antara perempuan Minangkabau dan Laki-laki Korea Selatan. Fokus penelitian diarahkan pada tiga hal : (1) tantangan yang dialami oleh pasangan sebelum menikah (2) dinamika kehidupan setelah menikah, khususnya dalam aspek adaptasi budaya, relasi dengan keluarga besar, peran gender, dan bahasa (3) dampak pernikahan terhadap keturunan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teori hibridisasi budaya, melalui wawancara mendalam terhadap pasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan sebelum menikah meliputi kesulitan memperoleh restu keluarga, perbedaan agama, perbedaan ritual pra nikah, kerumitan administrasi hukum, serta tekanan sosial psikologis. Setelah menikah, pasangan menghadapi perbedaan dalam adaptasi budaya sehari-hari, kesulitan membangun hubungan baik dengan keluarga besar, perbedaan sistem kekerabatan matrilineal dan patrilineal, serta hambatan bahasa. Konflik karena perbedaan ini dapat dikelola melalui kompromi, pembagian peran yang lebih setara, serta penggunaan bahasa Inggris sebagai medium komunikasi utama. Dalam kehidupan anak, pernikahan transnasional membawa pengaruh signifikan. Anak memperoleh pendidikan dengan pola hybrid yang menggabungkan nilai Korea dan Minangkabau. Anak menjadi multilingual dengan menguasai bahasa Indonesia, Korea, Inggris, dan Palembang, serta anak memiliki identitas budaya multilapis yang bersifat hybrid. Dari sisi kewarganegaraan, anak berada dalam posisi unik karena memiliki kewarganegaraan ganda bahkan tiga (Amerika Serikat, Indonesia, Korea Selatan). Kesimpulannya, pernikahan transnasional perempuan Minangkabau dengan laki-laki Korea Selatan menghasilkan proses hibridisasi budaya yang kompleks, baik dalam hubungan pasangan maupun dalam pembentukan identitas anak. Temuan ini memperlihatkan bagaimana kompromi, negosiasi, dan strategi adaptasi menjadi kunci keberlangsungan pernikahan transnasional. ABSTRACT This study examines the socio-cultural dynamics in a transnational marriage between a Minangkabau woman and a South Korean man. The focus of the research is directed toward three aspects: (1) challenges experienced by the couple prior to marriage; (2) post-marital life dynamics, particularly in terms of cultural adaptation, relationships with extended families, gender roles, and language; and (3) the impact of marriage on offspring. This research employs a qualitative method and applies the theory of cultural hybridization through in-depth interviews with the couple. The findings reveal that pre-marital challenges include difficulties in obtaining family approval, religious differences, differences in pre-marital rituals, legal and administrative complexities, as well as socio-psychological pressures. After marriage, the couple encounters differences in daily cultural adaptation, challenges in establishing harmonious relationships with extended families, disparities between matrilineal and patrilineal kinship systems, and language barriers. Conflicts arising from these differences can be managed through compromise, more egalitarian role-sharing, and the use of English as the primary medium of communication. In the life of the child, transnational marriage brings significant influence. The child receives education through a hybrid pattern that integrates Korean and Minangkabau values. The child becomes multilingual, mastering Indonesian, Korean, English, and Palembang, and develops a multilayered, hybrid cultural identity. In terms of citizenship, the child occupies a unique position by holding dual or even triple citizenship (the United States, Indonesia, and South Korea). In conclusion, a transnational marriage between a Minangkabau woman and a South Korean man produces a complex process of cultural hybridization, both in the marital relationship and in the formation of the child’s identity. These findings demonstrate that compromise, negotiation, and adaptive strategies are key factors in sustaining transnational marriage.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdillah Abdillah Abdul Wahab Abna Hidayati Adi Putra, Try Julian Adilla, Ivan Afando, Afando Agung Ramadhanu Ahmad, Tsabitah Dzahwa Ahsol Hasyim Alhamdani, Ega Alkadri Masnur Amalia, Zikra Amaruddin, Amaruddin Amilia, Winanda Andi Makkulawu Panyiwi Kessi Andri Eka Putra, Andri Eka Anton Soekiman Anugrah, Septriyan Arif Arif Arrahman, Rudi Arvindo, Arvindo Azmi, Rahmatul Azrul, Azrul Azwana Azwana Bella, Hanisa Prana Brilyan, Shabra Budi Harianto DARMANSYAH . Dasmasela, Yehiel H. Dedi Supendra Dewi Murni Diana Diana Dodi Widia Nanda Efendi, Rihan Efendi, Yusuf Effiyaldi, Effiyaldi Eka Fitriani Eldarni Erlanda, Hadrian Erwansyah, Ferli Fadilah, Neti Rosiana Fadillah Fadillah Fajrun, Muhammad Fanlia Prima Jaya Farina, Dahlia Fauzi Ahmad Muda Fetri Yeni J Gianti, Ridhoul Wahidi Gusfianora, Fara Hargiani, Fransisca Xaveria Hasanuddin Hasanuddin Hayati, Diana hendri, nofri Ibrahim Ali Ibrahim Ibrahim Ilham Ilham Iskandar, M. Yakub Khairuddin, fiddian khairudin, Fiddian Kurnia, Reni Kurniawan, Cahyadi Lorenza, Claudia Lusi Wulandari M. Yusuf Mahareni, Yolanda Mahsup, Mahsup Mahyudin Ritonga Maimunah, Maimunah Malna, Annisya Ammelda Mardianti, Jenefri Mardiyah Hayati Martin, Rahmadini Triana Mas'ad, Mas'ad Masnur, Al-Kadri Mas’ad, Mas’ad Maulani, Raisha Fadiyah Meldi Ade Kurnia yusri Mohdar, Mohdar Mohdari Mohdari, Mohdari Muhammad Afif MUHAMMAD ALI MUHAMMAD FAHMI Muhammad Ikhwan Muhammad Ikhwan Muhammad Nurdin Munandar, Anas Musdalifa, Deby Habja Muslimin Muslimin Mutiara Felicita Amsal Napaldi, Randika Nasrullah Nasrullah Niti Lestari Noni Sukmawati Nopriyasman Novrianti Nuraini Nuraini Nurdiansyah, Ali Ofianto, Ofianto Oktariza, Nabilla Pramudya, Randy Meilano Puriningsih, Feronika Sekar Putri, Juliana Eka Radisya Pratiwi, A. Andini Rahmad Rahmad Rahmayanti, Elsa Rahmi Pratiwi, Rahmi Rahmi Rahmi Rahmi, Ulfia Rayendra Rayendra Ridhoul Wahidi Ririn Safitri Rosiana Fadilah, Neti Roza, Yesi Betriana RR. Ella Evrita Hestiandari Sampurnawati Sampurnawati Saputra, Adam SARASWATI SARASWATI Selvanus, Selvanus Siti Hasanah Sofia Sofia, Sofia Sonia Maifa Sonia, Gina Sovia, Rini Sudarmoko Sudarmoko Sugeng Santoso Sung, Jung Ji Swahip, Swahip Syafira Yudha, Nurul Syamsuddinnor, Syamsuddinnor SYAMSUL HIDAYAT Tapilatu, Ricardo F. Taufik Hidayat Thomas Frans Pattiasina Titien Agustina Titik Wahyuningsih Tusiana Dewi Varenza, Fannesa Veri, Jhon Wahab, Abd Wahyudi Wahyudi Wijaya, Delpi Yanfirman, Yanfirman Yemima, Yemima Yessi Andriani Yuliani Yuliani Zaenudin Zaenudin Zahira, Sakinah Zamora, Arinda Camelily Zen, Zelhendri Ziqri, Aulia Zuliarni Zuliarni Zuwirna, Zuwirna