Claim Missing Document
Check
Articles

Beton Ringan Struktural Dengan Memanfaatkan Agregat Buatan Dari Tanah Liat Amilia, Rahma; Irianti, Laksmi; Sebayang, Surya; Widyawati, Ratna
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i4.2866

Abstract

AbstrakBerat jenis beton yang tinggi, yang meningkatkan berat struktur itu sendiri secara signifikan, adalah salah satu kelemahannya. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi berat beton, yaitu membuat beton ringan dengan menggunakan agregat ringan. Dari penelitian ini diharapkan dapat diketahui apakah dengan pemanfaatan agregat ringan buatan dari tanah liat sebagai bahan pengganti split dapat memenuhi persyaratan untuk beton ringan struktural. Dalam penelitian ini benda uji yang digunakan berupa silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm untuk pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Rancang campur yang digunakan yaitu metode ACI 211.2-98. Variasi agregat ringan buatan dari tanah liat yang digunakan adalah 0%, 20%, 40%, 60%, 80% dan 100% dari total agregat kasar split dengan waktu pengujian beton berumur 28 hari serta ditambahkan superplasticizer sebesar 0,5% dari berat semen. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan diperoleh kuat tekan dan kuat tarik terbesar terjadi pada beton normal dengan nilai kuat tekan 26,42 MPa dan kuat tarik belah sebesar 2,17 MPa. Sedangkan untuk nilai kuat tekan dan kuat tarik belah beton terendah terjadi pada beton dengan kandungan 100% agregat ringan buatan dari tanah liat dan 0% split dengan nilai kuat tekan 15,09 MPa dan kuat tarik belah sebesar 1,65 MPa. Dapat disimpulkan ditinjau dari nilai berat volume yang disyaratkan beton ringan dengan kadar 100% agregat ringan buatan dari tanah liat termasuk dalam kategori beton ringan, namun jika ditinjau dari hasil pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah beton termasuk beton ringan untuk struktural ringan. Kata kunci: Beton ringan, tanah liat, kuat tekan, kuat tarik belah.
Analisis Perbandingan Pengaruh Variasi Ukuran Panjang Pada Kawat Bendrat Terhadap Beton Konvensional Ristama, M Alvany Veschonanda; Isneini, Mohd; Noorhidana, Vera Agustriana; Widyawati, Ratna
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i3.3637

Abstract

AbstrakBeton adalah material konstruksi yang terdiri dari campuran bahan-bahan seperti semen, air, dan agregat, yang digunakan dalam berbagai jenis infrastruktur. Beton memiliki nilai kuat tekan yang tinggi namun lemah terhadap gaya tarik. Penambahan kawat bendrat pada beton dilakukan untuk menaikkan nilai kuat tarik dan kuat lentur beton. Penelitian ini menggunakan volume fraksi 0%, 0,75% dan 1,5% dengan menggunakan variasi panjang tiap volume fraksi sebesar 30 mm, 50 mm, dan 70 mm dan bertujuan untuk menganalisis panjang kawat bendrat paling efektif sebagai bahan campuran beton. Pengujian dilakukan pada umur rencana 28 hari dan pengujian kuat tekan menggunakan sampel silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm sedangkan pengujian kuat tarik lentur menggunakan sampel balok dengan ukuran 100x100x400 mm. Pada kuat tekan penambahan serat kawat bendrat dinilai tidak efektif dan mengalami penurunan terkecil pada beton volume fraksi 0,75% panjang kawat bendrat 50 mm dengan penurunan sebesar 0,68%. Sedangkan pada kuat tarik lentur penambahan serat kawat bendrat dinilai efektif dan mengalami peningkatan terbesar sebesar 168,39% dari beton normal yaitu pada beton volume fraksi 1,5% dengan panjang kawat bendrat 50 mm.Kata kunci : beton, serat kawat bendrat, variasi panjang, kuat tekan, kuat tarik lentur.
Analisis Kombinasi Campuran Serat Baja dan Kawat Bendrat pada Beton Konvensional Rahmanisa, Laila Indah; Isneini, Mohd; Noorhidana, Vera Agustriana; Widyawati, Ratna
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i3.3639

Abstract

AbstrakBeton konvensional adalah beton dengan bahan campuran yang terdiri dari semen, air, agregat kasar, dan agregat halus. Beton konvensional memiliki kelemahan, yaitu lemah terhadap tarik dan bersifat getas. Untuk mengatasi kuat tarik yang rendah, beton konvensional dapat dicampurkan dengan serat. Pada penelitian ini, dilakukan penambahan kombinasi campuran serat baja 3D Dramix dan serat kawat bendrat. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari perbandingan campuran serat baja 3D Dramix dan kawat bendrat yang optimal, karena dengan mengetahui perbandingan campuran yang optimal maka dapat ditemukan formulasi terbaik dari kerja beton serta dapat menekan pengeluaran untuk kebutuhan material (low effort, high impact). Penelitian ini dilakukan dengan penambahan volume fraksi 0%, 1%, dan 1,5% dari volume adukan beton. Benda uji yang digunakan berupa silinder dengan ukuran diameter 150 mm dan tinggi 300 mm untuk kuat tekan, dan balok dengan ukuran (100 x 100 x 400) mm untuk kuat tarik lentur. Dari hasil penelitian telah didapat kesimpulan : (1) Dari campuran kombinasi 3D Dramix dan kawat bendrat didapat perbandingan yang memberikan hasil paling optimum untuk menaikkan nilai kuat tekan yaitu pada kadar variasi 3D Dramix 0,5% dan kawat bendrat 0,5% di volume fraksi 1%. (2) Dari campuran kombinasi 3D Dramix dan kawat bendrat didapat perbandingan yang memberikan hasil paling optimum untuk menaikkan nilai kuat tarik lentur yaitu pada kadar variasi 3D Dramix 0,5% dan kawat bendrat 1% di volume fraksi 1,5%.  Kata kunci : Serat baja 3D Dramix, kawat bendrat, kuat tekan, kuat tarik lentur.
ANALISIS KOMBINASI CAMPURAN 3D DRAMIX DAN KAWAT BENDRAT PADA SELF COMPACTING CONCRETE (SCC) Zahra, Ainaya Maudia; Isneini, Mohd; Irianti, Laksmi; Widyawati, Ratna
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i3.3671

Abstract

SCC is fresh concrete that is able to flow through the reinforcement and fill the entire space in the mold without requiring manual compaction or mechanical vibration. SCC has a shortage of weak tensile strength values as in other concrete. So an innovation was made, namely the addition of fiber to the concrete. In this study, using a combination of bendrat wire and 3D Dramix with a length of 6 cm and a diameter of 0.8 mm, the volume fraction of the mixture amounted to 1% and 1.5% with a total of 8 combinations.  The compressive strength test object was a cylinder with a diameter of 150 mm and a height of 300 mm totaling 24 pieces and the flexural tensile strength test was a beam with a length of 400 mm, a width of 100 mm, and a height of 100 mm totaling 24 pieces. Tests were conducted at the age of 28 days. From the test results, the highest compressive strength occurred in BSV, namely a combination of 1.25% bendrat wire and 0.25% 3D Dramix with an increase in compressive strength of 15.04% of normal concrete. In the flexural tensile strength test, the maximum increase was obtained in BSV, namely the combination of 1.25% bendrat wire and 0.25% 3D Dramix with a percentage increase of 1206.5% from normal concrete.  This shows that the addition of 3D Dramix and bendrat wire increases the compressive strength and flexural strength of SCC. However, the more fiber in SCC causes the workability of the concrete to decrease and the pores in the concrete to increase.
Analisis Perbandingan Pengaruh Variasi Ukuran Panjang Serat Baja Dramix 3D Terhadap Beton Self Compacting Concrete (SCC) Ramadhan, Vernady Napatino; Isneini, Mohd; Widyawati, Ratna; Irianti, Laksmi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i3.3692

Abstract

AbstrakSelf Compacting Concrete (SCC) merupakan beton inovatif yang dapat memadat sendiri (tanpa vibrator) dan mampu mengalir dengan beratnya sendiri untuk mengisi bekisting dengan jenuh tanpa mengalami segregasi. Hal ini dapat mengatasi masalah dalam hal produktivitas, kualitas, dan juga keselamatan kerja. Beton adalah bahan bangunan komposit yang kuat dalam menahan gaya tekan, tetapi lemah terhadap gaya tarik, juga getas dan mudah retak. Serat baja ditambahkan dalam campuran beton untuk memperbaiki karakteristik beton tersebut. Pada penelitian ini menggunakan serat baja Dramix 3D pada SCC dengan volume fraksi 1% pada setiap variasi panjang 20 mm, 40 mm, dan 60 mm. Sampel yang digunakan pada benda uji kuat tekan dan tarik belah berupa silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Sedangkan uji kuat tarik lentur berupa sampel balok dengan ukuran 100x100x400 mm. Pengujian sampel dilakukan pada umur 28 hari. Peningkatan nilai kuat tekan tertinggi terjadi pada variasi panjang 40 mm sebesar 5,99% dari beton normal. Peningkatan nilai kuat tarik belah tertinggi terjadi pada variasi panjang 60 mm sebesar 36,44% dan peningkatan nilai kuat tarik lentur tertinggi terjadi pada variasi panjang 60 mm sebesar 531,7%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi panjang serat baja pada SCC dapat mempengaruhi kuat tekan, kuat tarik,dan juga mengurangi workability atau kemudahan pengecoran beton.
Pengaruh Abu Ketel sebagai Bahan Penambah Campuran Beton Normal terhadap Kuat Tekan Hidayatullah, Hadi; Irianti, Laksmi; Helmi, Masdar; Widyawati, Ratna
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v12i1.4257

Abstract

Much of the kettle ash waste found in palm oil mills is wasted and can pollute the environment. Therefore, efforts need to be made to handle this waste. One of them is its use as an additional ingredient in concrete mixtures. . This research aims to analyze the effect of kettle ash on the rate of increase in compressive strength through laboratory testing with variations in kettle ash used, namely 0%, 5%, 10%, 15% and 20% of the cement weight. The test specimens have dimensions of 15 cm x 15 cm x 15 cm with testing times at 3 days, 7 days, 14 days, 28 days and 56 days. Based on analysis of research data, it was found that the majority experienced an increase in the compressive strength of concrete without additional materials. Increases occurred at 3 days, 7 days, 14 days and 28 days. The percentage increase in compressive strength for the majority decreased at the age of 3 days, 7 days, 14 days. Meanwhile, at the age of 56 days the majority experienced an increase in the percentage of compressive strength which was caused by a quite significant increase in compressive strength. The highest compressive strength at 56 days was produced by test object code BAK 1 of 38.59 MPa
Analisis Perambatan Retak Fatigue pada Baja AISI 4140 dengan Perlakuan Multi-austempering Sugianto, Sugianto; Badaruddin, Mohammad; Afriani, Lusmeilia; Despa, Dikpride; Widyawati, Ratna
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v6n1.166

Abstract

Penelitian ini mengkaji perilaku perambatan retak lelah pada baja AISI 4140 yang diberi perlakuan panas multi-austempering. Spesimen uji tarik dan perambatan retak lelah (Fatigue Crack Proopagation-FCP) disiapkan masing-masing sesuai dengan ASTM E8 dan ASTM E647. Multi-austempering dilakukan dengan memanaskan spesimen pada suhu austenit selama 10 menit menggunakan koil pemanas induksi. Spesimen kemudian direndam dalam salt bath untuk setiap waktu transformasi isotermal 60 menit pada tiga tingkat suhu austempering dari 312°C hingga 412°C dengan kenaikan suhu 50°C. Uji pertumbuhan retak tarik dan lelah dilakukan pada spesimen anil dan multi-austemper. Telah diamati bahwa perlakuan panas multi-austempering secara signifikan meningkatkan sifat tarik dan sifat FCP baja AISI 4140. Pengamatan mikrostruktur menunjukkan bahwa fasa bainitik dan sisa austenit meningkatkan kekuatan tarik dan menurunkan laju perambatan retak lelah (da/dN). Ditemukan bahwa struktur bainitik merupakan penghalang yang efektif dalam mengurangi perambatan retak lelah seiring dengan meningkatnya siklus pembebanan lelah.
Analisis Daya Dukung Tiang Pancang Berdasarkan Pengujian Sondir dan Kalendering pada Jembatan Talang Air Panemangan Karyatama , Coco Cesar; Despa, Dikpride; Widyawati, Ratna; Habibi, Budi M.; N.S, Masri
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v6n1.167

Abstract

Pekerjaan pondasi dalam tiang pancang merupakan upaya untuk mendukung kekuatan struktur atas. Pengaruh besar beban yang dipikul, karakteristik tanah dan jenis bahan dapat mempengaruhi penentuan pondasi dalam yang digunakan. Untuk menghitung daya dukung tiang pancang dapat dihitung dengan metode statis yang menggunakan data sondir (SPT/CPT) dan metode dinamis yang menggunakan data uji kalendering dan uji PDA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas daya dukung tiang pancang berdasarkan data sondir, uji kalendering dan uji PDA, kemudian daya dukung tiang pancang pada perencanaan sebagai verifikasi perhitungannya. Pondasi tiang yang dianalisis yaitu tiang 5 dan 6 yang merupakan tiang yang menerima beban dan tinggi pilar paling besar, dan tiang 2 merupakan tiang yang menerima beban dan tinggi pilar paling kecil. Daya dukung statis menggunakan rumus Mayerhoff, Metode Briaud, et al dan Metode L. Decourt. Sedangkan daya dukung dinamis menggunakan metode Hilley, Janbe, dan Danish. Hasil perhitungan daya dukung tiang pancang telah memenuhi syarat yang memiliki daya dukung tiang melebihi nilai desain perencanaan T1 sebesar 17.24 ton, T5 sebesar 16.98 ton, dan T6 sebesar 17.47 ton Hasil pekerjaan tiang pancang talang air di BPm 6 daya dukung terpasang memiliki SF lebih besar sama dengan 1.7 sehingga kontruksi yang terpasang pada pondasi dalam talang air tersebut aman.
The Evaluation of Low-Cost Apartment Building Lampung University (Rusunawa Building) Using Greenship Rating Tools for Existing Buildings Widyawati, Ratna; Kustiani, Ika; Isneini, M; Girinandi, I; Aminudin, KM; Surahman, R; Aini , N; Mardhotillah , AN
Journal of Engineering and Scientific Research Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Lampung Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung, Indonesia 35141

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jesr.v6i2.171

Abstract

The assessment of the green building at the Rusunawa Lampung University was conducted using the Greenship Rating Tools for Existing Building Version 1.1. Measurements were carried out to examine the overall sub-criteria of each greenship assessment category. The greenship rating tools for existing buildings version 1.1 are quite complex, as there are 6 (six) feasibility tests and sub-criteria. Based on field measurements and analysis of the green building assessment criteria using the greenship existing building rating tools version 1.1 at the Rusunawa Lampung University, as there used rating score of 17 points. The final result, the Rusunawa Building Lampung University does not have a rating for the Green Building criteria. To achieve a minimum bronze rating, and an assessment of the greenship assessment categories, the parties felt necessary to obtain recommendations for the improvements according to the assessment matrix that can enhance the Green Building rating for Rusunawa Lampung University.
PEMODELAN NETWORK FLOW ANALYSIS SISTEM DISTRIBUSI AIR MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA - METODE NEWTON Habibi, L; Notodarmojo , S; Despa, Dikpride; Sidarto, K Adji; Widyawati, Ratna
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v2i1.25

Abstract

Sistem distribusi air merupakan suatu sistem jaringan perpipaan yang sangat kompleks. Kompleksitas jaringan perpipaan ini menimbulkan masalah dalam hal distribusi debit dan tekanan, yang berkaitan dengan kriteria hidrolis yang harus terpenuhi dalam sistem pengaliran air. Untuk menyelesaikan masalah tersebut perlu dibangun suatu model sistem persamaan yang menggambarkan model jaringan distribusi air. Pada penelitian ini, model pada kondisi tunak dibangun dari persamaan node (H) dengan menggabungkan persamaan kontinuitas dan kekekalan energi. Sebagai persamaan hidrolisnya, pemodelan ini menggunakan persamaan Hazen-Williams. Model sistem yang dibangun merupakan suatu sistem persamaan tak linear. Oleh kerena itu, suatu teknik iterasi, seperti metode Newton, dapat diaplikasikan untuk memperoleh solusi dari sistem persamaan tersebut. Metode ini memiliki konvergensi yang sangat baik. Akan tetapi, metode ini membutuhkan tebakan awal yang bagus untuk mengkonvergenkan penyelesaiannya. Biasanya, hal ini bukanlah pekerjaan yang mudah. Pada penelitian ini akan digunakan suatu teknik dengan memanfaatkan Algoritma Genetika untuk mengatasi permasalahan tebakan awal tersebut. Pada dasarnya, Algoritma Genetika akan digunakan untuk memperoleh data tebakan awal debit dan tekanan yang akan digunakan oleh metode Newton. Dengan mengkombinasikan Algoritma Genetika dan metode Newton maka penyelesaian sistem model distribusi air menjadi lebih powerful.
Co-Authors Abdul Latief Gunawan Abdullah, Habib Ilham Achmad Dinan Agustian Achmad Samudra Ade Suprizal Adi , Amir Kerisna Ahmad Farid Effendy Ahmad Sahara Aini , N Aleksander Purba Alexander Purba Alexander Purba Ambarwati, Anissa Putri Amilia, Rahma Aminudin, Aminudin Aminudin, KM Andi Hermawan Andi Kusnadi Andika Wiratama Suparto Andini Frananda Andri Yulianto Anggarani Budi Ribowo Anissa Putri Ambarwati Apriansyah KM Aprilia Wijaya Apritya, Desty Ardiansyah Ardiansyah Ardini Yuliastri Putri ARI DAMAN HARIS Arief, Eldowan Ariesanthy, Yenni Aritonang, Erfan Andrianto Arlinsyah Arlinsyah Aryan Saruhian Awaludin Yoga Aziz, Sholhan Bayzoni Bayzoni Bayzoni Bayzoni, Bayzoni Bele, Alexander Joharry Leto Budhi Dharma Chatarina Niken Chatarina Niken Cheria Ayu Aditya Choiriyyah, Nova Darmawan, Rizqi Dayanti, Ika Ayu Anita Dedi Pria Armada Deni Danial Diego Maradona Maharduta Diego Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Diky Ramadhan Dimas, Muhammad Seriz Djawa, Marselinus Ndilu Landu Doni Irawan Efransyah Eko Widiyanto Endang Wahyuni Fachrial Ikram Ayusar Fahmi Farhan Nurrohmat Fauzi Antoni Antoni Febriani, Sylvawiedya Meutia Fikri Alami Fikri Alami Fikri Alami Firdha, Risty Amelia Firmansyah Firmansyah Novandaya Firnawati Sakalena Fitra, Rifandy Fransiska, Reissa Yunia Ghalih Huriarto Girinandi, I Goentur Permata Hanafi Grady Suharyono, Ivander Gusrian Putra Habib Ilham Abdullah Habibi , Budi Muhammad Habibi, Budi M. Habibi, L Hadi, Ayatullah Hanaf Qowiyyul Adib Hanafi, Goentur Permata Hartopo, Popo Haryono Haryono Hasti Riakara Husni Hasti Riakara Husni HENI FITRIANI Herianto Herry Wardono Heru Purnomo Ibrahim , Eddy Ihwan Ika Kustiani IMAM SANTIKO RAHARJO Inayati Nurlaili Indra Alfandi Ramlie Ishak Iskandar Pani Isneini, M Isneini, Mohd Jaya, Eka Putra Junianto Wika Adi Pratama Karyatama , Coco Cesar Kasy, Ferrini Kekang, Yosefi Yuanita Kristanto Usman Kumar, Hetzy Mericuri Kurnia Pawestri Primastuti Kurniawan, M. Tito Laksmi Irianti Laksmi Irianti Lanosin Lenggana, M. Kendy Leo Hari Wiryanto lexono x nadeak LOPULALAN, MARCELLO Lusmeilia Afriani Lusmeilia Afriani M Sarkowi Mardhotillah, Nur Anisa MARDIANA Mardiana Mardiana Marsela Irnawati Nuwa Masdar Helmi Matemba, Esther Elly Mebro, Helson Meiza, Ricky Melwi Melwi Mohammad Syafrizal Mohd Isneini Mohd. Isneini Mohd. Isneini Muh Sarkowi Muh. Sarkowib Muhamad Hafiz Muhammad Habibie B. Muhammad Ridho Saputra Muhammad Sarkowi Muhammad Seriz Dimas Murdapa, Fauzan Murni Muslichah, Ajeng Dafiq N.S, Masri nadeak, lexono x Nasution, Ali Napiah Ningsih, Jeni Yunita Noor Rahman, Muhammad Noor Sulistiyono Notodarmojo , S NOVA CHOIRIYYAH Nur Dewisri Fatihawati Nur ‘Azah Nurrohmat, Farhan Nurul Hidayah Otten Rinaldi Parliansyah, Parliansyah Prigato, Teja Putra, Asyrofi Miranda Putra, M Darmawan Putra, Rivaldo Hartono Putri, Ardini Yuliastri Quinta Normalita Radiansyah, Rizki Rahmad Syah Putra Rahman, Muhammad Noor Rahmanisa, Laila Indah Ramadhan, Vernady Napatino Ratrianto, Ratrianto Ratu Chintami Ria Oktaviani Sinia Rifki Imanuddin Kunto Rio Trianto RIO, M. ROMA Rio, Roma Ristama, M Alvany Veschonanda Risty Amelia Firdha Riyan Rahmawan Rizal Ardiana Rizal Ayodya Hapsoro Rizal Hermansyah Rizqi Darmawan Sabila, Thifan Arel Sandewa, Ricky Santoso, Teguh Ilman Saputra, Fauzi Saputra, Muhammad Ridho Sarinurrohman Sarkowi Satria, Fungky Andi Sep, Trisya Setiawan, Riesal Sibuea, Lungguk Sidarto, K Adji Silvia Ruhma Dewi, Niky Siti Nurul Khotimah Sri Waluyo Stephanus Martua Turnip Sugianto Sugianto Suharno Suharno , Suharno Sultan , Masri Nur Surahman, R Surya Sebayang Surya Sebayang Surya Sebayang Susanti, Sevi Susanto, Rino Abi Susilo, Hendri Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Taufik Muhtarom Taufik Qurrahman Trisya Septiana Turnip, Stephanus Martua Utami, Faradina Veithzal Rivai Zainal Vera Agustriana Noorhidana Vika Farida Wahyu Kurniawati Wahyudi, Ahmat Wardhani Lailia Dwi Kusuma Werena, Rosalia Dwi Widiastuti, Ari Widiatmoko , Laksi Widjatmoko, Eko Nugroho Yanuar Aulia Kamal Yolanda, Sylvia Yoriska Indah Sari YUDHO JOKO PRESETYO Yulyah Agustina Yunani, Retina Zahra, Ainaya Maudia ZUBAIDI ZUBAIDI1 Zulfi, M. Ichfan