p-Index From 2021 - 2026
9.649
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) BALI MEDICAL JOURNAL (BMJ) Journal of Tropical Soils Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Jurnal Farmasi Klinik Indonesia Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat The Indonesian Biomedical Journal Molecular and Cellular Biomedical Sciences (MCBS) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Akta Agrosia Jurnal Kefarmasian AKFARINDO Journal of Intelligent Decision Support System (IDSS) Enrichment : Journal of Management PUBLIKASI PENELITIAN TERAPAN DAN KEBIJAKAN Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi Sasambo Journal of Pharmacy Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Warta Perkaretan BIOVALENTIA: Biological Research Journal Golden Ratio of Human Resource Management Gesture: Jurnal Seni Tari TANDIK: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Clavia: Journal of Law Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Journal Research of Social Science, Economics, and Management COREAI: Jurnal Kecerdasan Buatan, Komputasi dan Teknologi Informasi Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development International Journal of Application on Economics and Business Hikmayo: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal Of Artificial Intelligence And Software Engineering Jurnal Serina Ekonomi dan Bisnis NGARSA: Journal of Dedication Based on Local Wisdom JAR'S (Journal of Advanced Research in Informatics) Indonesian Journal of Islamic Law (IJIL) Jurnal Cerdas Mendidik Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Mumtaza: Journal of Community Engagement Jurnal Serina Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

KONDISI KINI DAN PELUANG MENGEMBANGKAN DUKU Deroes, Kartini M.; Wijaya, Andi
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 4 No 2 (2010): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Duku germplasm source is South East Asia. Duku trees are mostly cultivated in Malaysia, Thailand, and Indonesia. Duku have been known by Indonesian community more than hundred years ago. Duku trees grown almost in all over provinces. There are an indication of increasing duku consumption among the society. In contrary, duku trees are still undercultivated. Mostly, duku trees are traditionally planted and existing trees are relatively old. Duku growers hardly apply good agricultural practices on their duku trees. Sometimes, harvesting time is shifted due to climate change, ie rainy season. In marketing duku fruits, growers have low bargaining position. In order to develop duku production and good marketing system, aiming to raise growers income, comprehensive-integrated long term research and development program should be done. The ultimate goal of the program should be included, production of high quality duku seedlings, development of cultivation methods (Good Agricultural Practices), development of harvest/postharvest technology (Good Handling Practices), and development of duku agribusinesssystem (SCM).
Peningkatan Kemampuan Peserta Didik SMA Sederajat Bidang Junior Technical Support Berbasis SKKNI Rachman, Andy; Sulistyowati, Sulistyowati; Wijaya, Andi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Junior Technical Support merupakan salah satu materi uji kompetensi yang terdapat di Badan Nasional  Sertifikasi Profesi. Peserta Didik merupakan sesorang yang mengikuti proses belajar mengajar pada suatu lembaga pendidikan tertentu dalam hal ini adalah Sekolah. Sekolah merupakan tempat peserta didik dalam mempelajari nilai-nilai personal dan sosial. Sekolah digunakan sebagai tempat bagi peserta didik dalam berfikir secara rasional dimana dengan cara berfikir secara rasional ini memberikan nilai bagi peserta didik untuk menjadi lebih cerdas dan lebih berguna bagi masyarakat. Kemampuan peserta didik Sekolah Menengah Atas dalam hal penguasaan teknologi masih rendah dibawah peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Kegiatan pelatihan Junior Technical Support dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan bagi peserta didik Sekolah Menengah Atas untuk menjadi seorang teknisi komputer. Pelatihan dilaksanakan di Rumah Inovatif BPSDM Kominfo Surabaya dan dilaksanakan selama tiga hari. Pada pelatihan ini diikuti oleh 19 peserta dari daerah Sidoarjo dan sekitarnya. dimana sebelum pelatihan, peserta didik yang mampu dalam kegiatan pre-test junior technical support hanya sebesar 16% sampai 58% dan setelah mengikuti pelatihan, kemampuan peserta meningkat antara 42% sampai 84%.
FORMULASI DAN UJI FISIK SEDIAAN GEL EKSTRAK DAUN PETAI CINA (Leucaena leucocephala (Lam.) De. Wit) DENGAN BASIS HYDROXY PROPYL METHYL CELLULOSE (HPMC) Lubapepita Triananda, Aurellia; Wijaya, Andi
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37089/jofar.vi0.101

Abstract

Daun petai cina (Leucaena leucocephala (Lam.) De Wit.) mengandung senyawa golongan flavonoid,lektin, alkaloid, saponin, dan tanin yang mempunyai aktivitas sebagai penyembuh luka bakar, sehingga perludikembangkan bentuk sediaan dari daun petai cina berupa sediaan gel dengan basis HPMC. Basis HPMC dipilihkarena mempunyai ketoksikan yang rendah dengan kecepatan pelepasan obat yang baik dan daya sebarnya luas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak daun petai cina dapat dibuat sediaan dalam bentuk gel danmengetahui sediaan gel ekstrak daun petai cina dengan basis HPMC dapat dibuat menjadi sediaan gel yang baiksecara fisik. Proses ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Formulasi gel ekstrak daunpetai cina menggunakan basis HPMC konsentrasi 3% dengan 2 kelompok, yakni kelompok kontrol tanpapenambahan ekstrak dan kelompok formula dengan penambahan ekstrak. Setiap formula dilakukan uji sifat fisikyang meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, dan daya sebar. Hasil uji organoleptis dan homogenitasdianalisis secara deskriptif, sedangkan uji pH dan uji daya sebar dianalisis secara statistik menggunakanIndependent sampel T-Test dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian sediaan gel menunjukkan gel berbentuk semipadat, berbau khas ekstrak petai cina,berwarna coklat, dan homogen. Hasil pengujian pH berturut-turut 5,93±0,10 dan 5,75±0,05. Hasil pengujiandaya sebar F1 dan F2 berturut-turut 5,16 ±0,015 cm dan 5,22±0,025 cm. Secara statistik hasil uji pH dan uji dayasebar menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna antar kelompok formula. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun petai cina dapat dibuat gel dengan basis HPMC dansediaan gel ekstrak daun petai cina memenuhi persyaratan uji organoleptis, homogenitas, pH, dan daya sebar.
REVIEW BIJI KARET SEBAGAI BAHAN BAKU ALTERNATIF BIODIESEL Pranata, Dina Eka; Hanifarianty, Sherly; Wijaya, Andi
Warta Perkaretan Vol. 42 No. 1 (2023): Volume 42, Nomor 1, Tahun 2023
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/ppk.wp.v42i1.896

Abstract

Penggunaan bahan bakar fosil seperti minyak bumi dan gas alam, telah menjadi sumber utama energi global selama bertahun-tahun. Namun, ketergantungan yang tinggi terhadap sumber daya ini dan dampak negatifnya terhadap lingkungan telah memicu penelitian dan pengembangan untuk mencari solusi alternatif yang lebih berkelanjutan. Pada tahun 2022, sebanyak 93,45% kebutuhan energi primer nasional disuplai oleh energi fosil. Namun jumlah pasokan energi fosil terus berkurang karena eksplorasi secara terus-menerus. Sejak tahun 2019 produksi minyak bumi menurun dari 781.000 menjadi 644.000 barel per hari. Oleh sebab itu diperlukan diversifikasi energi alternatif untuk menjaga ketahanan energi nasional. Salah satu energi alternatif yang menjanjikan adalah pengembangan bioenergi yakni biodiesel yang dihasilkan dari sumber-sumber alami, seperti tanaman dan mikroorganisme. Salah satu tanaman yang potensial untuk dijadikan bioenergi adalah biji karet (Hevea brasiliensis). Biji karet memiliki kandungan minyak nabati yang dapat dikonversi menjadi biodiesel. Ada beberapa opsi teknologi dalam proses konversi minyak nabati menjadi biodiesel. Proses trans-esterifikasi menjadi pilihan yang paling umum digunakan dalam proses produksi biodiesel karena kesederhanaan proses dan ester asam lemak yang diperoleh memilki karakteristik yang mirip dengan petrodiesel. Selain itu juga, reaksi ini menghasilkan produk samping gliserol yang memiliki nilai tambah produk dari proses ini.
PELAPIS LATEKS SEBAGAI ANTITRANSPIRAN PADA DAUN BIBIT TANAMAN KARET Cahyo, Andi Nur; Pranata, Dina Eka; Wijaya, Andi
Warta Perkaretan Vol. 42 No. 2 (2023): Volume 42, Nomor 2, Tahun 2023
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/ppk.wp.v42i2.947

Abstract

Pengendalian laju transpirasi yang berlebihan pada tanaman karet dapat dilakukan dengan aplikasi bahan anti-transpiran untuk mengurangi konduktivitas stomata selama musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formula anti-transpiran lateks dengan berbagai konsentrasi terhadap laju transpirasi dan nilai Performance Index (PI) selama periode cekaman kekeringan. Bahan tanam dalam penelitian ini berupa bibit karet klon PB 260 satu payung daun yang ditanam pada polibeg berukuran 15 x 35 cm. Penelitian menggunakan rancangan split-plot dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah pemberian anti-transpiran tanpa anti-transpiran sebagai kontrol (A0), anti-transpiran lateks 7,5% (A7,5), anti-transpiran lateks 15% (A15), dan anti-transpiran lateks 22,5% (A22,5) pada daun. Faktor kedua adalah perlakuan stress kekeringan, yaitu kontrol (K) dan terminal stress (T). Parameter yang diamati meliputi luas daun, laju transpirasi, serta fluoresensi klorofil daun. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Penggunaan anti-transpiran berbahan dasar lateks pada tanaman karet dapat menurunkan laju transpirasi oleh daun dan mempertahankan ketersediaan air dalam jangka waktu yang lebih lama. Konsentrasi anti-transpiran yang paling ideal diaplikasikan pada daun tanaman karet adalah 7,5%. Aplikasi antitranspiran dengan konsentrasi 7,5% dapat mengurangi laju transpirasi sebesar 0,05 dan 0,065 g/cm2 luas daun/hari pada perlakuan kontrol dan cekaman kekeringan (terminal stress) berturut-turut. Selain itu, perlakuan aplikasi antitranspiran dengan konsentrasi 7,5%, 15%, dan 22,5% telah dapat mengurangi laju transpirasi sekitar 50%, 50%, dan 75% berturut-turut dibandingkan perlakuan kontrol (tanpa anti-transpiran). Konsentrasi yang lebih tinggi dari pada 7,5% dapat menyebabkan penutupan stomata yang berlebihan sehingga berpotensi menyebabkan terbentuknya ROS yang berlebihan. Anti-transpiran ini dapat diaplikasikan sekali sebelum terjadinya musim kemarau/kekurangan air.
HUBUNGAN ANTARA KADAR AIR TANAH DENGAN KADAR KARET KERING LATEKS TANAMAN KARET Cahyo, Andi Nur; Ardika, Risal; Wijaya, Andi
Warta Perkaretan Vol. 43 No. 1 (2024): Volume 43, Nomor 1, Tahun 2024
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/ppk.wp.v43i1.977

Abstract

 Kadar air tanah mempunyai korelasi dengan produksi lateks serta terdapat indikasi berpengaruh terhadap nilai K3 (kadar karet kering) lateks tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika perubahan nilai K3 lateks berdasarkan nilai kadar air tanah. Penelitian dilaksanakan di Kebun Produksi dan Percobaan Pusat Penelitian Karet pada bulan Maret 2024. Tanah pada lokasi penelitian tersebut adalah tanah ultisol dengan tekstur geluh lempungan (clay loam) yang ditanami pohon karet klon campuran (didominasi oleh klon PB 260) dengan jarak tanam 6 m x 3 m yang mayoritas ditanam pada tahun 2009. Data komponen iklim yang digunakan dalam penelitian ini adalah data hujan dan penguapan bulanan, yang diperlukan dalam perhitungan neraca air untuk menentukan kadar air tanah (KAT). Selain itu, data anasir iklim dan data K3 lateks yang digunakan adalah data pada tahun 2015 (tahun El-Nino) serta tahun 2020 hingga 2022 (tahun normal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa K3 lateks mempunyai korelasi yang negatif dengan kadar air tanah pada saat terjadinya fenomena El-Nino yang kuat pada tahun 2015 dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,7645. Sebaliknya, pada tahun-tahun normal, korelasi antara kadar air tanah dan K3 lateks sangat rendah dengan nilai koefisien determinasi 0,0581. Pada tahun 2015, terjadi penurunan kadar air tanah pada daerah perakaran tanaman karet hingga mancapai di bawah titik layu permanen pada bulan September, Oktober, dan November. Hal ini berarti bahwa pengaruh penurunan nilai kadar air tanah terhadap kenaikan nilai K3 lateks hanya terjadi ketika nilai kadar air tanah berada di bawah titik layu permanen menurut perhitungan neraca air.
SUITABLE SUBSTRATE VOLUMES AND CULTIVARS FOR ENHANCING GROWTH AND IN-CREASING YIELD OF YARD-LONG BEAN IN URBAN ECOSYSTEMS Rizar, Fitra Fadhilah; Lakitan, Benyamin; Wijaya, Andi
BIOVALENTIA: Biological Research Journal Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/biov.9.2.2023.404

Abstract

Yard-long bean, a favored vegetable known for its taste and nutritional value, holds economic importance. Its climbing nature and environmental resilience make it ideal for urban cultivation in pots and climbing frames. This study, conducted in a limited urban space, aimed to determine optimal pot size and cultivars for yard-long bean cultivation, emphasizing growth and yield. Two pot sizes were used: a larger one (30 cm diameter x 37 cm height, M1) and a smaller one (30 cm diameter x 30 cm height, M2), alongside three commercial cultivars: Kanton Tavi (V1), Camellia (V2), and Arafi (V3). Results indicated that a larger pot size increased pod number and total pod weight per plant, facilitating root development, vine growth, and enhanced yield. The larger substrate volume retained moisture and boosted plant biomass. Cultivar treatment affected branch length and flowering time, with Camellia exhibiting the longest harvest period (14 harvests). Hence, for Camellia varieties, cultivation using larger pots (30 cm diameter x 37 cm height) is recommended.
Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Mata pada Manusia Menggunakan Metode Forward Chaining Muafi, Muafi; Wijaya, Andi; Aziz, Vijay Abdul
COREAI: Jurnal Kecerdasan Buatan, Komputasi dan Teknologi Informasi Vol 1, No 1 (2020): Keberlanjutan Teknologi Informasi: Green IT sebagai Solusi Ramah Lingkungan
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.514 KB) | DOI: 10.33650/coreai.v1i1.1669

Abstract

Sistem pakar merupakan suatu aplikasi komputerisasi yang berusaha menirukan proses penalaran dari seorang ahli dalam memecahkan masalah spesifik dan membuat suatu keputusan atau kesimpulan karena pengetahuannya disimpan didalam basis pengetahuan untuk diproses pemecahan masalah. Dasar dari sistem pakar bagaimana memindahkan pengetahuan yang dimiliki oleh seorang pakar ke komputer dan bagaimana membuat keputusan serta mengambil kesimpulan berdasarkan pengetahuan itu. Seiring berkembangannya zaman, bidang kedokteran telah memanfaatkan teknologi dalam upaya peningkatan pelayanan yang lebih baik dalam pendiagnosaan penyakit, salah satunya penyakit mata.  Karena mata merupakan salah satu panca indra yang penting untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Jika mata mengalami gangguan dan kita mengabaikannya, bisa saja itu merupakan gejala awal penyakit mata yang dapat berakibat fatal.
Pengembangan Aplikasi Augmented Reality Materi Sistem Gerak Manusia pada Mata Pelajaran IPA Berbasis Android Wijaya, Andi; Rahman, Waqi’; Bahri, Syaiful
COREAI: Jurnal Kecerdasan Buatan, Komputasi dan Teknologi Informasi Vol 2, No 1 (2021): Penggunaan Teknologi Informasi dalam Mendukung Pendidikan Jarak Jauh di Era Pand
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.28 KB) | DOI: 10.33650/coreai.v2i1.2523

Abstract

Pendidikan tingkat SLTP terdapat mata pelajaran IPA yang membahas tentang materi sistemgerak manusia. Dalamberlangsungnya pembelajaran dibutuhkan media pendukung proses pembelajaran, Dalam upaya meningkatkan mutu proses pendidikan, teknologi digunakan sebagai media pembelajaran didalam maupun di luarsekolah. Pengguanaan teknologi yang dimaksud adalah Augmented Reality (AR). Salah satu sekolah yangmenggunakan teknologi Augmented Reality sebagai media pembelajaran adalah SMPN 1Tamanan Bondowoso.Pada aplikasi tersebut hanya terbatas pada penyampaian materi kerangka dan pergerakan pada sendi-sendi.Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dibutuhkan adanya pengembangan dari aplikasi augmentedreality tersebut. Metodologi yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari enam tahap, yaitu Konsep (concept), Perancangan (Design), Pengumpulan bahan (MaterialCollecting), Pembuatan (Assembly), Uji Coba (Testing). Hasil dari penelitian in i adalah sebuahPengembangan Aplikasi Augmented Reality Materi Sistem Gerak Manusia Pada Mata Pelajaran IPABerbasis Android yang dapat di gunakan pada smartphone android dilengkapi dengan unsur teks, gambar,animasi, dan audio. Berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan kepada 30 siswa sebagai pengguna88% menyatakan bahwa mampu membantu serta mempermudah proses pembelajaran materi sistem gerakmanusia pada mata pelajaran IPA.Pendidikan tingkat SLTP terdapat mata pelajaran IPA yang membahas tentang materi sistemgerak manusia. Dalamberlangsungnya pembelajaran dibutuhkan media pendukung proses pembelajaran, Dalam upaya meningkatkan mutu proses pendidikan, teknologi digunakan sebagai media pembelajaran didalam maupun di luarsekolah. Pengguanaan teknologi yang dimaksud adalah Augmented Reality (AR). Salah satu sekolah yangmenggunakan teknologi Augmented Reality sebagai media pembelajaran adalah SMPN 1Tamanan Bondowoso.Pada aplikasi tersebut hanya terbatas pada penyampaian materi kerangka dan pergerakan pada sendi-sendi.Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dibutuhkan adanya pengembangan dari aplikasi augmentedreality tersebut. Metodologi yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari enam tahap, yaitu Konsep (concept), Perancangan (Design), Pengumpulan bahan (MaterialCollecting), Pembuatan (Assembly), Uji Coba (Testing). Hasil dari penelitian in i adalah sebuahPengembangan Aplikasi Augmented Reality Materi Sistem Gerak Manusia Pada Mata Pelajaran IPABerbasis Android yang dapat di gunakan pada smartphone android dilengkapi dengan unsur teks, gambar,animasi, dan audio. Berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan kepada 30 siswa sebagai pengguna88% menyatakan bahwa mampu membantu serta mempermudah proses pembelajaran materi sistem gerakmanusia pada mata pelajaran IPA. 
Aplikasi Pengolahan Data Kearsipan Dokumen Elektronik Berbasis Web LSP Universitas Nurul Jadid Wijaya, Andi
COREAI: Jurnal Kecerdasan Buatan, Komputasi dan Teknologi Informasi Vol 3, No 1 (2022): Pengembangan Aplikasi Berbasis Mobile untuk Layanan Publik: Studi Implementasi d
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1525.911 KB) | DOI: 10.33650/coreai.v3i1.4118

Abstract

Arsip merupakan kumpulan dokumen yang disimpan secara sistematis karena mempunyai kegunaan agar setiap kali diperlukan dapat dengan cepat ditemukan kembali. Sistem kearsipan pada LSP Universitas Nurul Jadid selama ini masih menggunakan pengarsipan secara manual yaitu dengan menyimpan dokumen seperti, dokumen pengurus, asesor, asesi dan dokumen Tempat Uji Kompetensi (TUK) disebuah lemari penyimpan atau filling cabinet, map, rak dan lainnya sehingga dalam pencarian dokumen akan membutuhkan waktu yang lama. Selain itu sistem kearsipan pada LSP Universitas Nurul Jadid (LSP UNUJA) juga masih menggunakan pengarsipan yang mengandalkan sebuah komputer yang berperan sebagai server yang hanya dapat diakses pada saat terhubung kedalam satu jaringan lokal sehingga pengurus tidak mampu mengakses data dari luar dan harus ke kantor LSP. LSP UNUJA adalah salah satu lembaga yang berperan melakukan sertifikasi profesi mahasiswa Universitas Nurul Jadid. LSP UNUJA saat ini sedang berkembang sehingga data semakin kompleks seperti data asesor, asesi dan data TUK. Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan tersebut maka sangat penting adanya sebuah sistem kearsipan yang mampu menjawab segala kendala dan masalah pada LSP UNUJA. Metode kualitatif digunakan untuk pengumpulan data serta metode research and development (R&D) digunakan untuk pengembangan sistem. Penelitian ini menghasilkan Aplikasi Pengolahan Data Kearsipan Dokumen Elektronik Berbasis Web di LSP UNUJA yang dapat mempermudah proses dokumentasi dokumen LSP UNUJA.
Co-Authors , Susantidiana AA Sudharmawan, AA Abdul Rahman Adi, Nuri P. AGUS PRIYANTO Ahmad Faried Aidifitri, Siti Nurul Albar, Muh. Alwi Amarilisa Kusuma, Amarilisa Anan, M. Rifqi Andi Asadul, Andi Andi Nur Cahyo Andi Tira, Andi Andri Hidayat, Andri Andrianti, Sarah Andy Rachman Angelina, Devita Anggrainy, Veriana Angliana Chouw, Angliana Anna Meiliana Apriadi, Ferra Arief Rachmawan, Arief Arif Sugiono Asmawati Asmawati Astuti Kurnianingsih, Astuti Astuti, Harti As’ad, Suryani Ayu Wulandari Aziz, Vijay Abdul Bachtiar Murtala Bahtiar, Akhmad Seruji Baso Madiong Benyamin Lakitan Bertha Pangaribuan Budiman, Bellinda Candra Ninghayu Chen, David Christopher Christopher Cuaca, Jeffrey Prasetya Cynthia R. Sartika Cynthia Retna Sartika, Cynthia Retna Danang Yulianto Deroes, Kartini M. Djoko Widodo Dwi Putro Priadi Dwiyanto, Muhammad Alvin Edrick, Jon Eka Armas Pailis Eko Purnomo Erizal Sodikin Erma Yunita, Erma Erna Siaga, Erna Ertyastono, Adrian Fadilah, Lya Nailatul Fathur Rizal Firdaus Sulaiman, Firdaus Fitra Gustiar, Fitra Gan, Lady Gatot Lawrence, Gatot Gatot S. Lawrence Haifa, Rima Haniatin, Maimanatin Haniatin Hasyim, Fuadz Herman Ruslim Heryanto, Jacky Hidayat, kemas Muhammad Wahyu Himmah, Hanim Faiqotul Ida P. Sormin Irawan Yusuf Irma Ruslina Defi Irmawati Irmawati Irwan Suhendry, Irwan Jane, Jennie Jennie Jane Johan, Livia Junaidi Junaidi Kadir, Sabaruddin Kartika Kartika Kevin, Nicholas Khairi, Ahmad Khairunnisa Kuncoro, Setyo Kurniawan, Adeline Putri L. Meily Kurniawidjaja Laela Hayu Nurani Laily Ilman Widuri, Laily Ilman LEVIA, SHERLY NUR lhamjaya Patellongi Liviani, Liviani Lubapepita Triananda, Aurellia Lucia Herminawati, Lucia Lukman H Makmun Lukman Samboteng & Rulinawaty Kasmad M. Rial Andrika Mansyur Arief, Mansyur Marshela Maulana, M. Farhan Maulidi, Minan Fikri Mega, Sri Wulan Meihana, Mei Melisa Intan Barliana, Melisa Intan Memen Surahman Mery Hasmeda Mili Purbaya, Mili Moch Arif Maulana Mochlisin Andriyanto, Mochlisin Moh. Roby Trio Darmawanto Ikhsan Muafi Muchtaruddin Mansyur Muda, Strayker Ali Mudita, Natalia Ratna MUHAMAD UMAR HARUN Mulyadi, Jonathan Taniel Mulyana Mulyana Nurkhasa Nurkhasa, Nurkhasa Nurrani Mustika Dewi, Nurrani Mustika Nurshanti, Dora Fatma Octafilia, Yusnita Octariana Sofyan Parlindungan, Effendy Sagala Prajnamitra, Thomas Pranata, Dina Eka Pratami, Vani N. Purnama Asri Adinda, Gita Kinanthi Purwanto, Gilbert Imanuel Putri, Angely Olivia Qiantori, Adziqa Ammara Rahman, Waqi’ Rahmani Rahmani Rahmat Hidayat Rahmawaty, Dwi Renli, Aeron Ria, Rofiqoh Purnama Rianti, Dian Ratna Ridwan, Ridwan Rimawan, M. Rini Setiawati Risal Ardika Rizar, Fitra Fadhilah Ronaldo Michael Go Rosdianto, Aziiz Mardanarian Rujito A. Suwignyo, Rujito A. Rujito Agus Suwignyo Samboteng, Lukman Samuel Oetoro Sanjaya, Nanda Sarifa Aini Sarwana, Atin Sayurandi Sayurandi, Sayurandi Sherly Hanifarianty, Sherly Sholehah, Ari Fatus Shudiq, Wali Ja'far Silaban, Jeffry Frans Rinaldo SITI HERLINDA Siti Masreah Bernas Siti Nurhaliza Siti Nurul Aidil Fitri Steven Delon Herjana Sulaiman Sulaiman Sulistyowati Sulistyowati Suryani As’ad Suryani As’ad SUSANTI DIANA Susilawati, Susilawati Sutardi, Edi Suwandi . SYAIFUL BAHRI Syarifah Aini Tahir, Tahir Teguh A.S. Ranakusuma Terawan Agus Putranto, Terawan Agus Toti Indrawati Treisna, Novita Tri Brata, Joko Tumbelaka, William Stefanus Turangan, Joyce A. Umi Rojiati Widjaja Lukito Wijaya, Carissa Vienna Wijaya, Marvella Wijaya, Septihani Michella Winata, Farrel Ernesto Yani Lina Yazidat, Izatul Yenny Surjawan Yukianti, Chiara Rizka Yuni Elsa Hadisaputri Zainal Arifin Zainul Muttaqin