p-Index From 2021 - 2026
12.877
P-Index
This Author published in this journals
All Journal VALENSI MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Jurnal Rekayasa Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Teras Jurnal Science and Physics Education Journal (SPEJ) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Elipsoida : Jurnal Geodesi dan Geomatika EKOLOGIA : Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Journal of Engineering and Scientific Research (JESR) Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Journal Coaching Education Sports Journal of Infrastructural in Civil Engineering (JICE) Chlorophyl: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Teknika Sains : Jurnal Ilmu Teknik Warta AKAB PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Unnes Journal of Mathematics Education Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) e-SPORT: Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Indonesian Journal of Chemical Studies (Indones. J. Chem. Stud.) Jurnal Teknik Sumber Daya Air SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Informasi dan Promosi Kesehatan JPM-AKA Rona Teknik Pertanian PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan JSEHT Jurnal Meteorologi dan Geofisika Journal of Plano Studies International Journal of Science, Technology and Applications J-Sil (Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan) Journal Of Biology Education Research (JBER) Rekayasa : Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Nemui Nyimah Datum: Journal of Geodesy and Geomatics SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Stabilitas Lereng dan Penanggulangannya Menggunakan Metode Elemen Hingga Ichsani, Muhammad Desyan; Iswan, Iswan; Syah, Aminudin; Zakaria, Ahmad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i2.2611

Abstract

Citraland merupakan hunian modern yang memiliki ciri khas viewnya karena terletak di wilayah perbukitan, selain itu CitraLand mempunyai kontur dan elevasi yang berbeda – beda. Bisa disimpulkan lokasi CitraLand berpotensi terhadap longsor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai faktor aman lereng dan menghitung stabilitas lereng menggunakan turap beton dengan program metode elemen hingga. Dari hasil analisis program metode elemen hingga, didapatkan nilai faktor aman lereng kondisi eksisting sebesar 1 atau berada pada kondisi labil (Fk<1,5) untuk kondisi yang dipengaruhi faktor gempa sebesar 0,859 atau berada pada kondisi labil (Fk<1,5). Setelah dilakukan penanggulangan menggunakan turap beton dengan dimensi tinggi turap dipermukaan tanah 3 meter, turap tertanam 1,7 meter, dan tebal turap 0,2 meter didapat nilai faktor aman  lereng eksisting sebesar 1,971 > 1,5 untuk nilai faktor aman dipengaruhi gempa didapat nilai sebesar 1,7772 atau berada pada kondisi stabil (Fk>1,5). Pada penelitian ini penanggulangan stabilitas lereng yang berpotensi longsor menggunakan turap beton yang meningkatkan nilai faktor aman, sehingga berpengaruh terhadap kestabilan tanah ketika diterapkan di lokasi penelitian.  Kata Kunci : Stabilitas lereng, Faktor aman, Metode elemen hingga, Turap
Analisis Stabilitas Breakwater Tenggelam Tipe Batu Pecah Rachmanda, Farhan; Tugiono, Subuh; Zakaria, Ahmad; Herison, Ahmad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i2.2621

Abstract

Untuk mencegah kerusakan atau abrasi yang disebabkan oleh gelombang pada daerah pantai salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan membuat suatu bangunan yang mampu meredam energi gelombang sebelum sampai ke daerah pantai yaitu dengan membangun breakwater. Dipilihnya breakwatertenggelam dikarenakan breakwater tenggelam lebih efisien dari segi estetika karena tidak menghilangkan kesan alamiah pada pantai dan cenderung meniru konsep terumbu karang. Pada penelitian ini dilakukan uji pemodelan fisik breakwater tipe batu pecah dengan dimensi model lebar puncak 9,20 cm, tinggi 8,12 cm, kemiringan 1:1,5 dan berat unit armor 14,18 gram serta kedalaman dasar terhadap muka air tenang (d) 14,12 cm dan kedalaman puncak breakwater terhadap muka air tenang (dbw) 6 cm. dengan batas maksimal Hi adalah 7,25 cm, Panjang gelombang (L) 53 cm, dan kecepatan gelombang (C) 94,64 cm/s.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas unit lapis lindung breakwater tenggelam tipe batu pecah serta mengetahui karakteristik gelombang yang terjadi pada breakwater tipe batu pecah. Dari hasil pengamatan gelombang pada model breakwater didapatkan tinggi gelombang datang (Hi) rata-rata sebesar 4,53 cmnilai panjang gelombang (L) rata-rata sebesar 65,08 cm, kecepatan (C) rata-rata gelombang sebesar 82,51 cm/s, dan dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa breakwater yang digunakan dikatakan layak karena memeiliki persentase kerusakan sebesar 0% dan memiliki nilai KDmaksimum sebesar 1,58 dimana nilai tersebut mendekati nilai angka aman.
Analisis Hidrolika dan Perencanaan Tinggi Jagaan (Freeboard) Jembatan Kereta Api (BH-102 KM. 53 + 778) pada Sungai Way Tipo Bekri Kabupaten Lampung Tengah Elvida, Maharani; Arifaini, Nur; Tugiono, Subuh; Zakaria, Ahmad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i1.3012

Abstract

The planning of a railway bridge over the river is carried out by analyzing the hydraulic factors on the river in accordance with PM No. 60 of 2012 concerning Technical Requirements for Railway Lines. Hydrological and hydraulics analysis was carried out using the HSS Nakayasu method and the HEC-RAS v5.0.7 application program. This study aims to analyze the height of the flood water level based on hydraulic factors on the Way Tipo River and to design a guard height limit (freeboard) railway bridge based on the previously calculated water surface elevation results. Hydraulic analysis and high maintenance planning (freeboard) railway bridge (BH-102 KM. 53 + 778) on the Way Tipo Bekri River, Central Lampung Regency, resulting in flood discharge values for 50 and 100 year return periods of 742,281 m respectively3/s and 854,431 m3/s, the flood water level (MAB) is +45,38 m and +45,51 m, as well as the freeboard the length of the bridge is 1,32 m for the 50 year return period and 1,19 m for the 100 year return period in terms of the difference between the flood water level and the bottom girder of the bridge. It was concluded thatfreeboard The obtained railroad bridge meets the planning criteria, namely at least 1 meters from the bottom girder of the bridge to the flood water level.Key words : railway bridge, hydrology, hydraulics, HSS Nakayasu, HEC-RAS. Perencanaan jembatan kereta api di atas sungai dilakukan dengan menganalisa faktor hidrolika pada sungai sesuai dengan PM No.60 Tahun 2012 tentang Persyaratan Teknis Jalur Kereta Api. Analisis hidrologi dan hidrolika dilakukan menggunakan metode HSS Nakayasu dan program aplikasi HEC-RAS v5.0.7. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tinggi muka air banjir berdasarkan faktor hidrolika pada Sungai Way Tipo serta merancang batas tinggi jagaan (freeboard) jembatan kereta api berdasarkan hasil elevasi muka air yang telah dihitung sebelumnya. Analisis hidrolika dan perancangan tinggi jagaan (freeboard) jembatan kereta api (BH-102 KM. 53 + 778) pada Sungai Way Tipo Bekri Kabupaten Lampung Tengah menghasilkan nilai debit banjir untuk kala ulang 50 dan 100 tahun masing-masing sebesar 742,281 m3/s dan 854,431 m3/s, elevasi muka air banjir (MAB) sebesar +45,38 m dan +45,51 m, serta nilai freeboard jembatan adalah 1,32 m untuk kala ulang 50 tahun dan 1,19 m untuk kala ulang 100 tahun ditinjau dari selisih antara elevasi muka air banjir dengan gelagar terbawah jembatan. Disimpulkan bahwa freeboard jembatan kereta api yang diperoleh sudah memenuhi kriteria perencanaan yaitu minimal 1 meter dari gelagar terbawah jembatan terhadap muka air banjir. Kata kunci : jembatan kereta api, hidrologi, hidrolika, tinggi jagaan, HSS Nakayasu, HEC-RAS.
Kemampuan Mangrove dalam Menjaga Garis Pantai Arief, Farah Diba; Herison, Ahmad; Zakaria, Ahmad; Romdania, Yuda
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i1.3050

Abstract

Mangrove ecosystems are able to maintain the coastline from abrasion and erosion, and are able to withstand strong winds coming from the ocean to land. The purpose of this study is to determine the ability of roots, litter and sedimentation in maintaining the coastline. The methods to be used are quadrat transect, spot check and laboratory tests. The result is that mangrove roots have the greatest damping effectiveness compared to litter and sedimentation, because mangrove roots have a bouncy force and have a dense density. So it can be concluded that the factors in mangroves that can prevent abrasion due to the impact of sea waves are mangrove roots, litter and sediment that can be a natural damper of environmentally friendly beachfront buildings. The thicker the mangrove ecosystem, the greater the ability to dampen waves. Key words : mangroves, coast, waves, abrasion Ekosistem mangrove mampu menjaga garis pantai dari adanya abrasi dan erosi, serta mampu menahan tiupan angin kencang yang datang dari lautan menuju daratan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kemampuan akar, serasah dan sedimentasi dalam menjaga garis pantai. Metode yang akan digunakan yaitu transek kuadrat, spot check serta uji laboratorium. Hasilnya bahwa akar mangrove memiliki keefektifan peredaman terbesar dibandingkan serasah dan sedimentasi, karena akar mangrove memiliki gaya lenting dan memiliki kerapatan jenis yang padat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor pada mangrove yang dapat mencegah abrasi akibat hantaman gelombang laut yaitu akar mangrove, serasah dan sedimen yang dapat menjadi peredam alami bangunan tepi pantai yang ramah lingkungan. Semakin tebal ekosistem mangrove, maka akan semakin besar kemampuan meredam gelombang.  Kata kunci : mangrove, pesisir pantai, gelombang, abrasi
Studi Analisis El Nino Dan La Nina Terhadap Curah Hujan Mengunakan Fast Fourier Transform (FFT) Dan Lomb Periodogram (Studi Kasus : Provinsi Jawa Tengah Fathony, Awal Rifan; Zakaria, Ahmad; Wijaya, Riki Chandra; Kusumaastuti, Dyah Indriana
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i2.3174

Abstract

Central Java Province is a potential area that has an important role in national food production. El Nino and La Nina events have a very large impact if they occur in Indonesia, especially in Central Java Province. This study aims to analyze the impact of El Nino and La Nina events specifically in Central Java Province where the areas more dominantly affected by El Nino and La Nina. The research location uses 3 rainfall stations, namely the Tunggal Wulung Meteorological Station, Tegal Maritime Meteorological Station, and Tanjung Emas Maritime Meteorological Station. The method used is the Fast Fourier Transform (FFT) method and the long periodogram. The results showed that the periods of El Nino and La Nina phenomena recurring using the FFT method are forecasts for the periods 2.2428, 2.8036, and 3.7381 years. While using the lom periodogram method, namely in the periods of 2,480, 2,621, and 3:16 years. The results of the analysis of the FFT method obtained results that varied in the height of rainfall at the 3 stations, while the results of the analysis using the periodogram log showed that the Tunggal Wulung rain station had the highest peak rainfall. This study concludes that there are variations in the peak incidence using either the slow periodogram or the FFT method. However, both of these methods and based on the BMKG and TRMM, the Tunggal Wulung Meteorological Station has the highest peak between Tegal Station and Tanjung Emas Station.
Pemetaan Kemiringan Lereng Menggunakan Software Geographic Information System Pada Sub DAS Way Pubian Setyanugraha, Tegar; Romdania, Yuda; Herison, Ahmad; Zakaria, Ahmad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i2.3274

Abstract

Land use utilization in a watershed must pay attention to the slope. The slope that will be analyzed is the slope of the Way Pubian Subwatershed, Way Seputih Watershed, Lampung Province. Over time, population growth will increase in the Way Pubian Subwatershed area resulting in land use change which is an important trigger factor for landslides. Perhaps slope mapping has been done in many places, but for the Way Pubian Subwatershed area it has never been done. So it is important to conduct slope mapping in the Way Pubian Subwatershed. The purpose of the study was to conduct slope mapping and its classification using ArcGIS. Based on the results of the analysis with ArcGIS obtained slope map in Way Pubian Subwatershed with five classifications namely flat (0-8%), ramps (8-15%), rather steep (15-25%), steep (25-45%), and very steep (>45%). Way Pubian Subwatershed has an area of 11,562.8762 Ha where 3,026.7852 Ha (26.1767%) is the classification of 25-45% slope class (Steep) which is the largest compared to the area of other classification classes. In the classification class flat (0-8%), ramps (8-15%) and rather steep (15-25%) do not have too much difference. While the very steep classification class (>45%) is the area with the least area. The conclusion is that the slope map is obtained with the largest classification of slope is in the steep class.
Perbandingan Metode Penentuan Intensitas Curah Hujan (Studi Kasus: Kawasan Wilayah Sukarame Bandar Lampung) Yanti, Cristi; Herison, Ahmad; Zakaria, Ahmad; Romdania, Yuda
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i2.3276

Abstract

One of the main factors causing flooding in an urban area is rainfall intensity. Perhaps this research has been widely discussed in other studies, but this research was conducted in an area with rainfall characteristics that are different from other areas, so this research is expected to provide further information for flood management and water structure design in related areas. The purpose of the research is to obtain and compare rain intensity methods in order to select a method that is suitable for rainfall characteristics in the sukarame area.  The short-term intensity calculation method uses the Mononobe method because this method only requires maximum daily rainfall data. The calculation of rain intensity approach uses Talbot and Sherman methods to find the appropriate rain intensity method. The results showed that high-intensity rain lasts for a short duration. From the comparison results, different rain intensity analysis results were obtained, this may be due to the use of different settings from each method. It is concluded that the Mononobe method with the Sherman equation is most suitable for rainfall characteristics. Key words : Rainfall Intensity, Mononobe, Talbot, Sherman, IDF Curve.
Analisis Stabilitas Bangunan Pengaman Pantai (Revetment) di Pantai Muli Lampung Selatan Tomi, Muhammad; Zakaria, Ahmad; Tugiono, Subuh; Kusumastuti, Dyah Indriana
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i2.3321

Abstract

This study analyzes the revetment structure located at Muli Beach, South Lampung, through wave analysis occurring at the beach. The stability of the coastal protection structure, revetment, at Muli Beach is of utmost importance due to safety and security concerns for beach users. If the revetment is unstable, it can cause damage to the structure and potentially pose hazards to the users. The aim of this research is to assess the stability of the revetment structure against high waves occurring at the beach. The analysis method employed in this study utilizes wave forecasting with a return period of 10 years. The analysis also encompasses the examination of the components constituting the revetment structure at Muli Beach. The research findings indicate that the composition of the revetment structure is unstable against high waves. The wave forecasting analysis at Muli Beach resulted in a significant wave height, Hs = 1,02 m and a wave height at breaking point Hb = 1,82 m. Regarding the structure's components, there are several shattered stones > 2, indicating inconsistency with the existing literature. In the analysis of the revetment toe protection, a stability coefficient value of Ns^3 = 290 was obtained, which can be considered safe. Based on these analysis results, it is recommended to implement necessary measures to prevent the collapse of the revetment structure during high wave events. Keywords: revetment, waves, stability, beach.
Pemetaan Tata Guna Lahan dengan Metode Supervised Classification Qur'ani, Mutiara Nurul; Romdania, Yuda; Zakaria, Ahmad; Herison, Ahmad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i2.3426

Abstract

Land use is used to determine the effect of community activities on the land use of an area. Currently, the search for land use information can be reviewed periodically with remote sensing technology. The aim of the research is to map land use and provide information to the public regarding the condition of land use in the Way Pubian Sub-watershed area. The method used in processing land mapping data is supervised classification based on the training samples that have been collected. The supervised classification method is available in ArcGIS software. The method of analysis refers to descriptive analysis, by describing the land use maps obtained. The results of the map show that land use in the Way Pubian Sub-watershed consists of ponds of 1.57 Ha with a percentage of land of 0.01%, forest land of 6719.14 Ha of a percentage of 57.83%, open land area of 122.58 Ha of percentage 1.06%, settlements 823.2 Ha a percentage of 7.08%, Plantations 2783.11 Ha a percentage of 23.95% and paddy fields 1169.34 Ha with a land percentage of 10.06%. Compared to Landsat imagery, map making is more effective if using high-resolution imagery, then Google Earth imagery is used as data processing material. The conclusion obtained by processing data with ArcGIS software helps in mapping land use, obtaining the area and percentage of land use. The percentage results show that the largest land use is forest land and the smallest land area is pond land.Keywords: map, land use, watershed, GIS, imagery
Analisis Perbandingan Peramalan Data Pemrograman Pasang Surut Anfor Dengan Data Pengukuran Pasang Surut Admiralty Pada Stasiun Cilacap anggraini, yeshe; Zakaria, Ahmad; Wahono, Endro Prasetyo; Mariyanto, Mariyanto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i4.3857

Abstract

Pasang surut air laut merupakan suatu gerakan naik turunnya permukaan udara secara periodik sebagai akibat dari gaya tarik menarik antara bumi, bulan dan matahari. Analisa pasang surut sangat diperlukan dalam penentuan posisi mean level maupun prediksi muka air laut yang dapat dianalisis dengan program admiralty dan program anfor. Pada penelitian ini dilakukan analisis terhadap empat pasang surut selama 15 hari. Pengolahan data analisa program anfor menggunakan software Totis dan analisa program admiralty menggunakan software microsoft excel. Hasil analisa pasang surut program admiralty dan anfor perolehan selisih terbesar yaitu pada komponen S2 sebesar 9,3503 m dari analisa data observasi Cilacap tahun 2015. Sedangkan untuk selisih fase terbesar yaitu pada komponen K2 dari analisa data Cilacap 2014 sebesar 687,6405O . Uji hasil data prediksi masing-masing analisa dengan data pengamatan menunjukkan program lebih baik. Hal ini dapat dilihat dari nilai RMSE program anfor pada empat data lebih kecil dibandingkan program admiralty. Berdasarkan hasil uji dari kedua metode menghasilkan bahwa keuntungan dari program anfor yaitu lebih cepat dan mudah dalam analisa serta menghasilkan komponen pasut lebih banyak dan hasil prediksi yang lebih akurat. Kata kunci : pasang surut, anfor, laksamana, perbandingan
Co-Authors Abyuliani, Alza Achmad Karim adama, riri arinda Afifah, Mar'atul Afriami, Lusmeilia Agatha, Muhammad Naufal Agustriyanto, Dono Ahmad Herison Ahmad Tusi Ahsan, Fathan Naufal Aji Saputra, Aji Aji, Badruzzaman Al Rasyid, Burhan Najib Amanda, Tiara Maelta Amidi Amidi, Amidi Amri, Resica Permata Andika, Ivana Aprili Angelina Angelina Anggraini , Melisa anggraini, yeshe Angin, Geleng Perangin Ardian, Riko Berli Arfanda, Poppy Elisano Arie Pratama Putra Arief, Farah Diba Arifaini , Nur Arizona, Bramesvara Armijon . Ashruri Ashruri, Ashruri Asrorudin, Udin Atika Sari Atmoko, Fajar Destri Aynuddin, . Aynuddin, Aynuddin Ayu Kurniasih, Ayu Ayuningsih, Titik Cahyo, Febriansyah Dwi Cesar, Irvan Tegar Chairil Anwar Citra Dewi Damayanti, Amelia Nurul Dian Kusumaningsih Dian Pratiwi Didik Didik Dinaryoko, Arif Diwantari, Windy Putri Djanis, Ratnawati L. Djanis, Ratnawati Lilasari Djasmasari, Wittri Dwi Arnanda Putra, Novindio Dwi Joko Winarno Dyah Indriana K Dyah Indriana Kusumastuti Efendi, Muhamad Masjun Elvida, Maharani Endang Sri Lestari Endro Prasetyo Wahono Fachrurrazie, . Fachrurrazie, Fachrurrazie Fadela, Dian Mira Fathony, Awal Rifan Fatoni, Fatoni Fatria, Akhmad Ridho Fatria, Akhmad Ridho Fikri, Modh. Haikal Finanda, Reysa Fitria, Mizha Nur Fridayanto, Syahlan Naufal Gani, Rama Dian Gatot Eko Susilo Gultom, Winda Maria Rebecca Habib Algifari Hadi, Yohannes Martono Handayani, Agustia Handayani, Esty Hardi, Alif Aryadi Hartantio, Fajar Hartoto, Dwi Nanda Putra hasyimzoem, Edwin Faisol Hayat, Mohammad Haz, Arzuu Abnu Haziman, Muhammad Luthfan Herawati Herawati Herdiana, I Komang Tri Herizon, Ahmad Ians Aprilo Ichsani, Muhammad Desyan Idharmahadi Adha Imran, Fadli Indarto, Asyidika Vito Indriana K, Dyah Irvani, Asep Irvan Iskandar, Rina Iswan Iswan Iswan, I Jalal, Muhammad Agung Wijdan Jamaludin HN, . Jauhari Arifin Jaya, Redhinansyah Kurniawan Jerfikanasa Murda, Gung Bagus Joko, Dwi Karim, Achmad Kholiq, Muhammad Nur Kristianto Usman kuncoro, wahyu hadi Kurniawan, Deri Rahli Kurniawan, Panca Kurniawan, Rizqi Kurniyawan, Ikhfan Kusanti, Nency Dwi Kusumastuti, Dyah Kusumastuti, Dyah I. kuswadi, didit kuswadi Laksmana, M. Bima Lepiana, Tenti Lukitawati, Annika Lusmeilia Afriani M Imran Hasanuddin M Rizky Ismail M. Said Zainuddin Manurung, Lodewick Mapiliandari, Inda Mappaompo, M. Adam Mariyanto Mariyanto Masdar Helmi MMSI Irfan ,S. Kom Muhammad Fadli Mukhlisah Nawawi, M Lucky Apriansyah Niken, Chatarina Ningtyas, Widya Nurcahya Novianti, Tika Christy Nugraha , Billy Nugraheni, Melly Nur Arifaini Nurdiani Nurdiani, Nurdiani Nurdiani, . Ofik Taufik P, Ofik Ofik Taufik Purwadi, Ofik Taufik Oktiani, Asri Pelawi, Rinaldi Peranginangin, Imanuel Perdana, Damar Adi PERMADI, I GUSTI AGUNG DIDIT EKA Persada, Citra Phohan, Phohan Pradipta, Adya Rizky Prasetio, Rizki Lazuardi Prasetyo, Agus Ari Pratiwi, Ayu Ning Trias Prawaka, Fanny Prawaka, Muhammad Hendro Purna, Bagus Mustofa Purwadi , Ofik Taupik Purwadi, Ofik Purwadi, Ofik Taupik Purwadi, Ofik Toupik Purwadi, Opik Taufik Qur'ani, Mutiara Nurul Rachmanda, Farhan Rachmi, Silvia Rachmy, Silvia Rahayu Sulistyorini Randy Setiawan, Randy Razak, Risdha Sagita Restika Putri Retno Farhana Nurulita Rina Indriani Rinaldi, M. Fahmi Rizky Al Mufarid, Andi Muhammad Romdani, Yuda Romi Fadly Rosalina Rosalina Rosalina, . Salsabila, Adira Sampurna, Sindu Abadi Saputra, Datra Peta Saputra, Eko Adi Saputra, Fajar Ilham Saputro, Rifki Ananda Sari, Dwi Winda Sari, Okta Mulya Sasongko, Respati Anton Sauri, Sopian Septian, Rio Dwi Septiansari, Annisa Putri Dwi Setia, Vika Setyanto Setyanto Setyanugraha, Tegar Sitanaya, Brigitha Cindy Siti Nurdianti Muhajir Siti Nurul Khotimah Siti Nurul Khotimah Slamet Riyadi Styani, Erna Subuh Tugiono, Subuh Suharni Suharni Sulistiyorini, Rahayu Sumarno, Ari Pitoyo Sumharni, Sumiharni Sumiharni Sumiharni Suyadi Suyadi Syah, Aminudin Syahruli, Firman Tambunan, Jenny Anna Margaretha Taufik P, Ofik Tomi, Muhammad Tridawati, Anggun Trisdiana, Fitri Trisnar Adi Prabowo Trisno Imany, Tri Subakti Tuhu Pangestu, Ibnu Umar, Rizki Prinanda Usman, Arifuddin W, Endro W, Endro Prasetyo Wahono, Endro Wahono, Endro Praseyto Wardhani, Puspita Sri Ayu Welly, Margareta widarsono, eko Widya Anggraeni, Widya Wijaya, Riki Chandra Winarno, Dwijoko Yacub, Vanita Kesumawati Yandriguna, Medi Yanti, Cristi Yohanes Martono Hadi Yuda Romdania yulianto, alim Yusma Sari, Nia Hana Zainuddin, M Said