p-Index From 2021 - 2026
12.877
P-Index
This Author published in this journals
All Journal VALENSI MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Jurnal Rekayasa Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Teras Jurnal Science and Physics Education Journal (SPEJ) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Elipsoida : Jurnal Geodesi dan Geomatika EKOLOGIA : Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Journal of Engineering and Scientific Research (JESR) Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Journal Coaching Education Sports Journal of Infrastructural in Civil Engineering (JICE) Chlorophyl: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Teknika Sains : Jurnal Ilmu Teknik Warta AKAB PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Unnes Journal of Mathematics Education Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) e-SPORT: Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Indonesian Journal of Chemical Studies (Indones. J. Chem. Stud.) Jurnal Teknik Sumber Daya Air SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Informasi dan Promosi Kesehatan JPM-AKA Rona Teknik Pertanian PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan JSEHT Jurnal Meteorologi dan Geofisika Journal of Plano Studies International Journal of Science, Technology and Applications J-Sil (Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan) Journal Of Biology Education Research (JBER) Rekayasa : Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Nemui Nyimah Datum: Journal of Geodesy and Geomatics SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation
Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI PENGELOLAAN GERBANG TOL KALIANDA PROVINSI LAMPUNG Anggraini , Melisa; Sulistyorini, Rahayu; Zakaria, Ahmad
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 24 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v24i2.18

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kinerja pelayanan gardu tol pada gerbang tol Kalianda, Lampung Selatan, dan jumlah gardu tol optimal sesuai dengan tingkat kedatangan kendaraaan. Penelitian ini dilakukan di gerbang tol dan data yang digunakan adalah jumlah gardu tol saat ini, kedatangan kendaraan pada gardu standar pelayanan minimal, sarana-prasarana dan lalu lintas harian. Dari hasil penelitian diperoleh kinerja pelayanan gardu tol Kalianda saat ini (2019) masih cukup optimal untuk digunakan dikarenakan masih mampu memberikan pelayanan secara cepat sehingga tidak menimbulkan antrian yang cukup panjang. Untuk tahun 2029, gardu tol Kalianda untuk waktu pelayanan 2-8 detik masih cukup optimal melayani kendaraan, namun untuk waktu pelayana 9-14 detik membutuhkan perencanaan ulang dikarenakan gardu tol sudah tidak mampu lagi memberikan pelayanan secara maksimal untuk 804 kendaraan. Jumlah gardu tol optimal sesuai dengan tingkat kedatangan kendaraaan yang ada  sebagai berikut: (a) untuk waktu pelayanan 4 dan 5 detik, dan untuk kendaraan yang akan masuk dan keluar jalan tol, gardu tol yang dibutuhkan untuk masing-masing arah tetap dua gardu tol untuk melayani 804 kendaraan, (b) untuk waktu pelayanan 9 detik dan untuk kendaraan yang akan keluar gerbang tol dibutuhkan penambahan dua gardu tol sehingga dibutuhkan 4 gardu tol untuk melayani kedatangan kendaraan sebanyak 804 kendaraan.
Model Hubungan Laju Sedimen Melayang Dan Indikator Biota Perairan Sungai Dwi Arnanda Putra, Novindio; Wahono, Endro Prasetyo; Zakaria, Ahmad
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 25 No. 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v25i2.21

Abstract

Pada penentuan kesehatan sungai, faktor seperti laju sedimen dasar sungai berpengaruh terhadap kelimpahan dan keragaman bio-indikator, khususnya makroinvertebrata air, sehingga merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kondisi ekosistem sungai.  Keberadaan dan kelimpahan beberapa jenis makrozoobenthos sebagai hewan bentik sangat dipengaruhi oleh kondisi habitatnya yaitu sedimen dasar dan kualitas air.  Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi karakteristik sedimen, (2) menganalisis besaran laju sedimen melayang, (3) membandingkan kualitas ekosistem kedua sungai melalui aspek bio-indikator, dan (4) menganalisis hubungan antara laju sedimen melayang terhadap keragaman dan kelimpahan makroinvertebrata di ekosistem sungai.  Penelitian ini dilakukan di sungai Ci Pampangan dan Ci Durian, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung.  Pengambilan sampel terbagi tiga yaitu debit air, total suspended solid (TSS) dan sampling makroinvertebrata.  Secara keseluruhan sungai Ci Durian memiliki kualitas sungai yang lebih baik daripada sungai Ci Pampangan.  Hal ini ditunjukkan nilai laju sedimen di sungai Ci Durian yang cenderung lebih stabil per harinya meskipun terjadi perubahan kondisi cuaca.  Akibatnya nilai kelimpahan dan keragaman biota di sungai Ci Durian lebih tinggi dibandingkan sungai Ci Pampangan. Lokasi sungai Ci Durian di kawasan hutan lindung  menjadi salah satu faktor pendorong kualitas sungai ini masih lebih baik dibandingkan dengan sungai Ci Pampangan yang terletak di dekat  pemukiman dan kebun warga.
Perbandingan spektrum curah hujan harian antara BMKG dan TRMM di DKI Jakarta Peranginangin, Imanuel; Zakaria, Ahmad; Kusumastuti, Dyah Indriana
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 24 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v24i2.41

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan korelasi tingkat curah hujan harian dan kumulatif 10 harian antara pengukuran dari stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan tropical rainfall measurement mission (TRMM) di Propinsi DKI Jakarta. Dari data curah hujan harian observasi BMKG dan data curah hujan satelit TRMM tersebut dilakukan perhitungan dan analisis menggunakan metode spektral untuk mendapatkan nilai spektrum dari kedua data curah hujan tersebut dengan metode fast fourier transform (FFT) dan dengan bantuan perangkat lunak FTRANS. Setelah nilai amplitudo diperoleh pada kedua data dari MBKG dan TRRM, kedua data dibandingkan untuk mendapatkan nilai hubungan korelasi. Hasil perhitungan spektrum curah hujan harian, nilai korelasi yang didapat di tiga stasiun curah hujan di Provinsi DKI Jakarta sangat lemah. Sedangkan untuk spektrum curah hujan kumulatif 10 harian, nilai korelasi yang didapat cukup kuat untuk stasiun Kemayoran dan Tanjung Priok.
BERSIH PANTAI UNTUK KESEHATAN: MENINGKATKAN KESADARAN KEBERSIHAN LINKUNGAN DI MASYARAKAT KABUPATEN BANTAENG Fadli, Muhammad; Fatoni, Fatoni; Zakaria, Ahmad; Karim, Achmad; Irfan, Irfan
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat Bersih Pantai untuk Kesehatan: Meningkatkan Kesadaran Kebersihan Lingkungan di Masyarakat Kabupaten Bantaeng dilaksanakan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat pesisir terhadap pentingnya menjaga kebersihan pantai demi kesehatan dan kelestarian lingkungan. Permasalahan utama di wilayah pesisir Kabupaten Bantaeng adalah penumpukan sampah, terutama plastik, yang berdampak pada pencemaran laut dan risiko kesehatan masyarakat. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif, di mana masyarakat dilibatkan secara aktif mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Rangkaian kegiatan meliputi aksi bersih pantai, penyuluhan kesehatan lingkungan, pelatihan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, serta pembentukan Kelompok Sadar Lingkungan (KSL) sebagai penggerak kebersihan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan perilaku masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, dengan pengurangan volume sampah di pantai hingga 60%. Masyarakat mulai menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta memanfaatkan sampah menjadi produk bernilai ekonomi. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif efektif dalam membangun kesadaran ekologis, tanggung jawab sosial, dan kemandirian masyarakat dalam menjaga lingkungan. Melalui kolaborasi lintas pihak, tercipta lingkungan pantai yang bersih, sehat, dan produktif sebagai langkah menuju pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bantaeng.
Monitoring Habitat Terumbu Karang Di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran Yusma Sari, Nia Hana; Zakaria, Ahmad; Dewi, Citra
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/datum.v3i1.3574

Abstract

Provinsi Lampung merupakan bagian minor ekosistem terumbu karang, khususnya Pulau Pahawang yang merupakan destinasi wisata unggulan habitat terumbu karang. Maka dari itu, proses monitoring terumbukarang menjadi satu langkah penting dalam konservasi sumber daya laut. Penelitian ini menggunakan data berupa citra landsat 8 dan data suhu permukaan laut pada tahun 2013, 2017 dan 2022. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui persebaran habitat terumbu karang di Pulau Pahawang pada tahun 2013,2017 dan 2022 serta mengetahui hubungan antara suhu permukaan laut dengan sebaran habitat terumbu karang yangterdapat di Pulau Pahawang. Metode pengolahan citra yang dilakukan menggunakan algoritma lyzenga dengan klasifikasi unsuppervised, yang setelahnya dilakukan uji akurasi berdasarkan Peraturan Kepala BIGNo. 8 Tahun 2014. Sedangkan pengolahan data suhu permukaan laut digunakan metode IDW yang kemudian dilakukan uji korelasi terhadap hasil yang diperoleh. Dari pengolahan citra Landsat 8 diperoleh luasanhabitat terumbu karang sebesar 914400 m² pada tahun 2013 ; 858148,125 m² pada tahun 207 dan 569097,177 m² pada tahun 2022. Sehingga perubahan luasan yang terjadi dari tahun 2013 sampai tahun 2022 sebesar345302,823 m². Hasil pengolahan ini cukup akurat, dari hasil perhitungan akurasi pada tahun 2022 sebesar 74.28%. Adapun suhu rata-rata di Pulau Pahawang adalah 29˚C pada tahun 2013 ; 29,7 ˚C pada tahun 2017 dan 30,2 ˚C pada tahun 2022. Pada hasil nilai suhu rata-rata yang diperoleh dilakukan uji korelasi yang bernilai 0,8928. Sehingga disimpulkan bahwa suhu permukaan laut saling berkorelasi dan berhubungan terhadap persebaran habitat terumbu karang di Pulau Pahawang.Kata kunci:, Algoritma Lyzenga, Suhu Permukaan, Terumbu Karang
MONITORING KONDISI PERTUMBUHAN MANGROVE KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Kurniawan, Deri Rahli; Zakaria, Ahmad; Dewi, Citra
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/datum.v3i1.3575

Abstract

Mangrove merupakan ekosistem peralihan antara darat dan laut yang biasanya tumbuh dan berkembang di kawasan pesisir yang memiliki peran dan fungsi yang sangat penting bagi biota laut dan masyarakat setempat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis pertumbuhan mangrove dari tahun 2013, 2015, 2017, 2020, 2022 dan mengetahui hubungan keterkaitan antara suhu dan salinitas dengan pertumbuhanmangrove. Penelitian ini dilakukan di Daerah Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode EVI (Enhanced Vegetation Index) dalam penentuan kerapatan mangrove dan metode LST (Land Surface Temperature) dalam penentuan suhu rata-rata dengan data citra Landsat 8 tahun 2013, 2015, 2017, 2020, dan 2022. Sedangkan untuk mengetahui kondisi salinitas dilakukan dengan pengamatan langsung lapangan dengan beberapa titik pengamatan. Hasil dari penelitian menunjukan adanya peningkatan luas hutan mangrove dari tahun 2013 dengan luas 350.12 ha menjadi 817.68 ha pada tahun 2022. Sedangkan kondisi kerapatan tajuk mangrove dalam kondisi kurang baikditunjukkan dengan tingginya kondisi kerapatan tajuk dengan kondisi jarang setiap tahunnya. Pertumbuhan mangrove tersebut dipengaruhi oleh suhu permukaan dan salinitas air laut yang dibuktikan dengan diperolehnya nilai sebesar 0,21 yang berarti suhu memiliki korelasi rendah terhadap pertumbuhan mangrove pada kerapatan tajuk rapat, 0,68 yang berarti suhu memiliki korelasi kuat terhadap pertumbuhan mangrove pada tajuk sedang dan 0,69 yang berarti suhu memiliki korelasi kuat terhadap pertumbuhan mangrove pada kerapatan tajuk jarang. Sedangkan salinitas memiliki korelasi yang sangat kuat terhadap pertumbuhan mangrove dibandingkan dengan suhu, ditunjukkan dengan adanya nilai korelasi sebesar 0,95 pada salinitas terhadap pertumbuhan mangrove.Kata kunci: kerapatan mangrove, suhu permukaan, salinitas, evi (enhanced vegetation index)
ANALISIS KARAKTERISTIK PASANG SURUT MENGGUNAKAN METODE ADMIRALTY DI TANJUNG LESUNG PROVINSI BANTEN Fitria, Mizha Nur; Zakaria, Ahmad; Fadly, Romi; Dewi, Citra
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/datum.v3i2.4577

Abstract

Wilayah pesisir merupakan wilayah yang rentan mengalami perubahan fisik diakibatkankegiatan masyarakat dan proses oseanografi. Selain itu, kondisi fisik laut memiliki gelombang pasang surut yang berbeda – beda pada setiap periode. Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan informasi terkait karakteristik pasang surut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasang surut air laut meliputi komponen pasang surut, tipe pasangsurut dan datum elevasi muka air laut di Tanjung Lesung Provinsi Banten. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif komperatif terhadap time series data oseanografi. Analisis data pasang surut menggunakan metode admiralty untuk menentukan komponen harmonik pasang surut yaitu S0, M2, S2, N2, K1, O1, M4, MS4, K2, P2 dan perhitunganbilangan formzahl untuk menentukan tipe pasang surut, menggunakan software MCR (matlab compiler runtime) untuk menentukan datum elevasi muka air laut dan pengujian data menggunakan RMSE (root mean square error). Data yang digunakan yaitu data pengamatan pasang surut di Tanjung Lesung pada tahun 2008 – 2012 yang diperoleh dari instansi resmi milik Universitas Hawai. Hasil penelitian menyatakan bahwa wilayah pantai Tanjung Lesung memiliki tipe pasang surut campuran ganda (mixed tide prevelailing semidiurnal tide). Elevasimuka air tertinggi (HHWL) sebesar 433 cm dan elevasi muka air terendah (LLWL) sebesar 133 cm dengan level muka air rata – rata (MSL) sebesar 283 cm. Karakteristik pasang surut air laut dapat digunakan untuk pengelolaan wilayah pesisir dan sebagai gambaran kondisi pantai Tanjung Lesung pada masa mendatang.Kata kunci: Admiralty, Karakteristik pasang surut, Tanjung Lesung.
PERUBAHAN GARIS PANTAI DAN DAMPAKNYA TERHADAP ABRASI DAN AKRESI (STUDI KASUS: PEKON LABUHAN, PULAU PISANG) Angelina, Angelina; Zakaria, Ahmad; Armijon, Armijon
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/datum.v4i1.5677

Abstract

Pekon Labuhan merupakan kecamatan yang ada di Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Barat, yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Kondisi pantai yang berbatasan langsung dengan laut lepas membuat karakteristik gelombang di daerah ini cenderung tinggi dan mengalami perubahan luas daratan, sehingga berpotensi mengalami perubahan garis pantai. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perubahan garis pantai dengan koreksi vertikal kurun waktu 8 tahun, menganalisis perubahan garis pantai terhadap luasan abrasi dan akresi kurun waktu 8 tahun, serta menganalisis prediksi perubahan garis pantai dengan rentang waktu selama 5 tahun,yaitu tahun 2021 sampai tahun 2025. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Digital Shoreline Analysis System (DSAS) dalam menghitung laju perubahan garis pantainya. Metode DSAS memiliki berbagai teknik perhitungan, dalam penelitian kali ini menggunakan 3 teknik perhitungan DSAS, yaitu perhitungan Shoreline Change Envelope (SCE), Net Shoreline Movement (NSM) dan perhitungan End Point Rate (EPR). Sedangkan untuk prediksi perubahan garis pantai, dalam penelitian kali ini menggunakan program Generalized Model for Simulating Shoreline (GENESIS) dengan data jarak dari baseline atau sumbu X ke garis pantai. Hasil penelitian menunjukan bahwa telah terjadi perubahan luas daratan di Pekon Labuhan, di mana pada tahun 2013 sampai tahun 2021 mengalami pengurangan luas daratan atau abrasi. Hasil prediksi perubahan garis pantai dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2025 mengalami pergeseran ke arah laut atau akresi melalui proses pengolaan data menggunakan program DosGENESIS. Kata kunci: Akresi, Abrasi, DSAS, GENESIS, Perubahan Garis Pantai
PENERAPAN METODE LEAST SQUARE UNTUK PERAMALAN KENAIKAN MUKA AIR LAUT MENGGUNAKAN DATA PASANG SURUT DI STASIUN ANCOL KOTA JAKARTA Zakaria, Ahmad; Indriani, Rina; Fadly, Romi
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/datum.v4i2.6788

Abstract

Kota Jakarta merupakan salah satu kota yang rentan terhadap kenaikan muka air laut. Wilayah Jakarta sebagian besar berada di bawah permukaan laut, dan sebagian besar daerahnya sudah mengalami penurunan tanah (subsidence) yang salah satunya disebabkan oleh pengeboran air tanah yang berlebihan. Kombinasi antara penurunan tanah dan kenaikan muka air laut membuat Jakarta semakin rentan terhadap banjir dan genangan air laut yang dapat berdampak pada tenggelamnya kota Jakarta. Penelitian skripsi ini menganalisis trend perubahan kenaikan muka air laut Jakarta Utara menggunakan datapengamatan Pushidrosal dan dilakukan peramalan sebagai data pembanding untuk mengetahui nilai korelasi keakuratannya. Data yang digunakan yaitu dengan panjang data 30 harian atau 720 jam selama 1 tahun terhitung dari bulan Juni sampai bulan November sebagai data peramalan dengan metode least square. Hasil pengolaahan metode least square diperoleh karakteristik pasang surutdi Sekitar Perairan Ancol Jakarta adalah tipe pasut harian tunggal atau Diurnal tide dengan nilai formzahl rata-rata 3,3. Nilai HHWL tertinggi 254,6 cm, LLWL terendah 59,2 cm, dan rata-rata MSL sebesar 149,7 cm. Nilaitrend linier pada periode tahun 2019 sampai 2022 bernilai negatif, ini menunjukkan bahwa muka airlaut diperairan mengalami penurunan sebesar -1,549 cm/tahun dengan persamaan y=- 0,3262x + 156,41. Nilai RMSE yang diperoleh sebesar 9,556 cm, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,9334 cm. Hal ini menjelaskan bahwa metode least square dapat diterapkan untuk peramalan kenaikan muka air laut karena ada hubungan yang kuat antara data pengamatan dan peramalannya. Kata kunci: Ancol Jakarta, Metode Least Square, dan Pasang Surut
ANALISIS PERBANDINGAN HASIL PENGOLAHAN DATA PASANG SURUT MENGGUNAKAN METODE LEAST SQUARE DAN ADMIRALTY DI PELABUHAN BAKAUHENI LAMPUNG Setia, Vika; Fadly, Romi; Zakaria, Ahmad
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/datum.v4i2.6789

Abstract

Pelabuhan Bakauheni merupakan pintu gerbang antar pulau Sumatra dengan pulau Jawa. Kondisi yang mempengaruhi operasional pelabuhan salah satunya ialah pasang surut, keterbatasan informasi terkait pasang surut pada Pelabuhan Bakauheni dapat dipenuhi menggunakan metode least square dan admiralty dalam hal penentuan karakteristik pasang surut seperti mencari tipe pasang surut, elevasi muka air laut dan peramalan pasang surut yang ada di sekitar perairan Pelabuhan Bakauheni. Penelitian ini menggunakan data pasang surut selama 3 bulan masing – masing tahun (2016-2019) dari website Pushidrosal Stasiun Bakauheni. Dengan menguraikan 9 komponen pasang surut menggunakan program anfor (metode least square) dan program admiralty (metode admiralty) akan di dapat amplitudo, mencari perhitungan bilangan formzahl untuk menentukan tipe pasang surut, menggunakan program Rampas (metode least square) untuk mencari elevasi peramalan. Hasil penelitian menyatakan bahwa pada metode least square dan admiralty memiliki tipe pasang surut yaitu campuran condong ke harian ganda dalam penentuan tipe pasang surut metode Admiralty lebih akurat untuk data pendek, sedangkan metode Least Square lebih akurat untuk data panjang. Nilai MSL pada metode least square dan admiralty adalah 287,2 cm. Nilai HHWL pada metode least square dan admiralty sebesar 475,8 cm dan 400,6 cm. Nilai LLWL pada metode least square dan admiralty sebesar 98,5 cm dan 173,6 cm. Peramalan di tahun 2017 sangat baik sementara peramalan di tahun 2018 dan 2019 hasilnya kurang baik ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang kuat antara data pengamatan dan peramalannya. Kata kunci: Metode Admiralty, Metode Least square dan Pelabuhan Bakauheni
Co-Authors Abyuliani, Alza Achmad Karim adama, riri arinda Afifah, Mar'atul Afriami, Lusmeilia Agatha, Muhammad Naufal Agustriyanto, Dono Ahmad Herison Ahmad Tusi Ahsan, Fathan Naufal Aji Saputra, Aji Aji, Badruzzaman Al Rasyid, Burhan Najib Amanda, Tiara Maelta Amidi Amidi, Amidi Amri, Resica Permata Andika, Ivana Aprili Angelina Angelina Anggraini , Melisa anggraini, yeshe Angin, Geleng Perangin Ardian, Riko Berli Arfanda, Poppy Elisano Arie Pratama Putra Arief, Farah Diba Arifaini , Nur Arizona, Bramesvara Armijon . Ashruri Ashruri, Ashruri Asrorudin, Udin Atika Sari Atmoko, Fajar Destri Aynuddin, . Aynuddin, Aynuddin Ayu Kurniasih, Ayu Ayuningsih, Titik Cahyo, Febriansyah Dwi Cesar, Irvan Tegar Chairil Anwar Citra Dewi Damayanti, Amelia Nurul Dian Kusumaningsih Dian Pratiwi Didik Didik Dinaryoko, Arif Diwantari, Windy Putri Djanis, Ratnawati L. Djanis, Ratnawati Lilasari Djasmasari, Wittri Dwi Arnanda Putra, Novindio Dwi Joko Winarno Dyah Indriana K Dyah Indriana Kusumastuti Efendi, Muhamad Masjun Elvida, Maharani Endang Sri Lestari Endro Prasetyo Wahono Fachrurrazie, . Fachrurrazie, Fachrurrazie Fadela, Dian Mira Fathony, Awal Rifan Fatoni, Fatoni Fatria, Akhmad Ridho Fatria, Akhmad Ridho Fikri, Modh. Haikal Finanda, Reysa Fitria, Mizha Nur Fridayanto, Syahlan Naufal Gani, Rama Dian Gatot Eko Susilo Gultom, Winda Maria Rebecca Habib Algifari Hadi, Yohannes Martono Handayani, Agustia Handayani, Esty Hardi, Alif Aryadi Hartantio, Fajar Hartoto, Dwi Nanda Putra hasyimzoem, Edwin Faisol Hayat, Mohammad Haz, Arzuu Abnu Haziman, Muhammad Luthfan Herawati Herawati Herdiana, I Komang Tri Herizon, Ahmad Ians Aprilo Ichsani, Muhammad Desyan Idharmahadi Adha Imran, Fadli Indarto, Asyidika Vito Indriana K, Dyah Irvani, Asep Irvan Iskandar, Rina Iswan Iswan Iswan, I Jalal, Muhammad Agung Wijdan Jamaludin HN, . Jauhari Arifin Jaya, Redhinansyah Kurniawan Jerfikanasa Murda, Gung Bagus Joko, Dwi Karim, Achmad Kholiq, Muhammad Nur Kristianto Usman kuncoro, wahyu hadi Kurniawan, Deri Rahli Kurniawan, Panca Kurniawan, Rizqi Kurniyawan, Ikhfan Kusanti, Nency Dwi Kusumastuti, Dyah Kusumastuti, Dyah I. kuswadi, didit kuswadi Laksmana, M. Bima Lepiana, Tenti Lukitawati, Annika Lusmeilia Afriani M Imran Hasanuddin M Rizky Ismail M. Said Zainuddin Manurung, Lodewick Mapiliandari, Inda Mappaompo, M. Adam Mariyanto Mariyanto Masdar Helmi MMSI Irfan ,S. Kom Muhammad Fadli Mukhlisah Nawawi, M Lucky Apriansyah Niken, Chatarina Ningtyas, Widya Nurcahya Novianti, Tika Christy Nugraha , Billy Nugraheni, Melly Nur Arifaini Nurdiani Nurdiani, Nurdiani Nurdiani, . Ofik Taufik P, Ofik Ofik Taufik Purwadi, Ofik Taufik Oktiani, Asri Pelawi, Rinaldi Peranginangin, Imanuel Perdana, Damar Adi PERMADI, I GUSTI AGUNG DIDIT EKA Persada, Citra Phohan, Phohan Pradipta, Adya Rizky Prasetio, Rizki Lazuardi Prasetyo, Agus Ari Pratiwi, Ayu Ning Trias Prawaka, Fanny Prawaka, Muhammad Hendro Purna, Bagus Mustofa Purwadi , Ofik Taupik Purwadi, Ofik Purwadi, Ofik Taupik Purwadi, Ofik Toupik Purwadi, Opik Taufik Qur'ani, Mutiara Nurul Rachmanda, Farhan Rachmi, Silvia Rachmy, Silvia Rahayu Sulistyorini Randy Setiawan, Randy Razak, Risdha Sagita Restika Putri Retno Farhana Nurulita Rina Indriani Rinaldi, M. Fahmi Rizky Al Mufarid, Andi Muhammad Romdani, Yuda Romi Fadly Rosalina Rosalina Rosalina, . Salsabila, Adira Sampurna, Sindu Abadi Saputra, Datra Peta Saputra, Eko Adi Saputra, Fajar Ilham Saputro, Rifki Ananda Sari, Dwi Winda Sari, Okta Mulya Sasongko, Respati Anton Sauri, Sopian Septian, Rio Dwi Septiansari, Annisa Putri Dwi Setia, Vika Setyanto Setyanto Setyanugraha, Tegar Sitanaya, Brigitha Cindy Siti Nurdianti Muhajir Siti Nurul Khotimah Siti Nurul Khotimah Slamet Riyadi Styani, Erna Subuh Tugiono, Subuh Suharni Suharni Sulistiyorini, Rahayu Sumarno, Ari Pitoyo Sumharni, Sumiharni Sumiharni Sumiharni Suyadi Suyadi Syah, Aminudin Syahruli, Firman Tambunan, Jenny Anna Margaretha Taufik P, Ofik Tomi, Muhammad Tridawati, Anggun Trisdiana, Fitri Trisnar Adi Prabowo Trisno Imany, Tri Subakti Tuhu Pangestu, Ibnu Umar, Rizki Prinanda Usman, Arifuddin W, Endro W, Endro Prasetyo Wahono, Endro Wahono, Endro Praseyto Wardhani, Puspita Sri Ayu Welly, Margareta widarsono, eko Widya Anggraeni, Widya Wijaya, Riki Chandra Winarno, Dwijoko Yacub, Vanita Kesumawati Yandriguna, Medi Yanti, Cristi Yohanes Martono Hadi Yuda Romdania yulianto, alim Yusma Sari, Nia Hana Zainuddin, M Said