p-Index From 2021 - 2026
7.932
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Attoriolong Humanis : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Jurnal Jaffray QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Journal of Maritime Empowerment SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Abdiraja BIOCHEPHY: Journal of Science Education Indo-MathEdu Intellectuals Journal Lani: Jurnal Kajian Ilmu Sejarah dan Budaya Waniambey: Journal of Islamic Education Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal Of Human And Education (JAHE) Journal of Educational Sciences QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Jurnal Hukum Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Action Research Journal Indonesia (ARJI) Inisiatif: Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa TEBAR SCIENCE (Jurnal Kajian Sosial dan Budaya) PESHUM Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementation of Android-Based E-Raso Media to Enhance Students’ Environmental Care Character in Bima Haryadi, Didit; Zulkifli, Zulkifli; Sumardin, Sumardin; Ahmadin, Ahmadin; Komalasari, Desy Ningsih
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 6 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.6.p.5443-5451

Abstract

Ideally junior high school students should demonstrate awareness and concrete practices such as reducing plastic waste, maintaining cleanliness, reusing waste materials, and actively participating in greening activitiesThe objectives of this study are: (1) to determine the effect of using the Android-based E-Raso media to enhance students’ environmental care character, and (2) to identify the factors that influence students’ environmental care character. This research employs a quantitative approach with a pre-experimental method and a One-Group Pretest-Posttest design. The study was conducted at SMPN 1 Kota Bima with a sample of 33 students. Data collection techniques included both test and non-test methods. The test instrument consisted of pretest and posttest questions, while the non-test instrument consisted of documentation. The results showed a significant increase in the average score, rising from 59.50% on the pretest to 86.83% on the posttest. The paired-sample t-test yielded a significance value of 0.000 (p < 0.05), confirming a significant effect of using the Android-based E-Raso media in improving students’ environmental care character. Therefore, the Android-based E-Raso media proved to be influential and effective, serving as one of the supporting factors for enhancing this ability.
Inovasi Kurikulum: Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengembangan Kurikulum Di Era Digital Muh. Akhyar Al Haris All; Syamsu A Kamaruddin; Ahmadin, Ahmadin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i1.7068

Abstract

Inovasi kurikulum menjadi hal yang sangat penting dalam perkembangan pendidikan di era digital. Pengembangan kurikulum yang adaptif dan responsif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan zaman sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Artikel ini mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan kurikulum di era digital, dengan fokus pada kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, perubahan kebutuhan masyarakat, serta tuntutan keterampilan masa kini. Inovasi kurikulum harus mencakup prinsip-prinsip relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, efisiensi, dan efektivitas agar dapat mendukung perkembangan peserta didik yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan global. Selain itu, faktor-faktor penghambat, seperti kurangnya pemahaman pendidik tentang pentingnya inovasi kurikulum dan keterbatasan sumber daya, juga perlu diidentifikasi dan diatasi untuk mencapai pengembangan kurikulum yang optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan kontribusi dalam merancang kurikulum yang sesuai dengan tuntutan pendidikan di era digital.
Kolaborasi Guru dan Stakeholder dalam Pengembangan Kurikulum IPS: Sebuah Analisis Ichwan Erlangga Ruhushandy; Ahmadin, Ahmadin; Syamsu A Kamaruddin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i1.7080

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya kolaborasi antara guru dan berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan kurikulum Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang efektif dan relevan. Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi, tantangan pendidikan semakin kompleks, sehingga memerlukan pendekatan yang inklusif dan kolaboratif. Keterlibatan guru sebagai praktisi pendidikan yang berinteraksi langsung dengan siswa sangat krusial, karena mereka memiliki pemahaman mendalam tentang karakteristik peserta didik dan tantangan pembelajaran di lapangan.Melalui kolaborasi yang erat, kurikulum IPS dapat dirancang untuk mencakup isu-isu terkini, seperti keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial. Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, praktisi pendidikan, dan komunitas lokal, memungkinkan terjadinya pertukaran perspektif yang kaya, sehingga kurikulum yang dihasilkan lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Pembentukan tim pengembang kurikulum yang inklusif menjadi strategi fundamental untuk memastikan bahwa berbagai sudut pandang dan kebutuhan terakomodasi. Artikel ini juga mengidentifikasi tantangan yang mungkin dihadapi dalam proses kolaborasi, seperti kesenjangan komunikasi dan perbedaan kepentingan antarstakeholder. Solusi untuk mengatasi tantangan ini, termasuk pendekatan berbasis dialog dan perencanaan kolaboratif, akan diuraikan. Dengan pendekatan kolaboratif, diharapkan kurikulum IPS yang dihasilkan tidak hanya kaya dan relevan, tetapi juga mampu membentuk peserta didik yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang sesuai dengan tuntutan abad ke-21.Dengan demikian, artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan panduan praktis bagi pengembangan kurikulum IPS yang responsif terhadap tantangan dan peluang di era modern.
Analysis of Local Culture in Primary School Education Curriculum in Banggai District Salingkat, Suhartini; Lajiba, Saipul Bachri S.; Ahmadin, Ahmadin; Wibowo, Edy
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 15 No. 2 (2023): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v15i2.2903

Abstract

This study explores the diversity of local cultures in implementing the curriculum in elementary schools in Banggai District, an area rich in distinctive and diverse local cultures. To maintain the noble values ​​of the Indonesian nation, this cultural diversity needs to be preserved and developed through education. One way to make this happen is through utilizing local culture in the curriculum structure, known as local content. This research uses a local cultural analysis approach in the development of the basic education curriculum, with the following stages: first, identification of the curriculum context, which includes an analysis of characteristics, potential, advantages, local wisdom, and regional needs/demands. Second, an analysis of local culture, which will be developed in the basic education curriculum, includes four clusters of local content covering socio-cultural-political, economic, environmental, and other local-specific dimensions. The results of the study indicate that several elementary schools in Banggai Regency have implemented local content subjects in accordance with Banggai Regent Regulation No. 56 of 2017 concerning Local Language Local Content Curriculum (Saluan & Balantak). Based on an analysis of the context and potential of local culture and aspects of basic education curriculum development, several local cultures can be developed, including developing tourist destinations, developing regional languages, developing regional skills and craft industries, and preserving regional arts and sports.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Investasi ESG (Environmental, Social, And Governance) Ahmadin, Ahmadin; Pinem, Dahlia; Bahtiar, Dandi; Hanika, Ita Musfirowati; Sofyan, Hady; Jejen, Atep
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap faktor-faktor yang memengaruhi keputusan investasi ESG (Environmental, Social, and Governance) di pasar modal. Penelitian ini merinci faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keputusan investasi ESG, termasuk respons perusahaan terhadap isu-isu ESG, peran pemegang saham, regulasi, dan faktor internal perusahaan. Metode penelitian yang diusulkan adalah metode survei, yang melibatkan pengumpulan data dari investor melalui kuesioner yang dirancang khusus. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih dalam tentang preferensi, pengetahuan, dan hambatan yang memengaruhi keputusan investasi ESG para investor. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi keputusan investasi ESG, para investor dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi dan berdampak positif pada dunia sekitarnya. Selain itu, perusahaan-perusahaan yang transparan dan peduli ESG diharapkan dapat menarik minat investor yang mencari investasi yang sejalan dengan nilai-nilai berkelanjutan.  Dalam kesimpulan ini, kita dapat menekankan bahwa faktor-faktor ESG, termasuk lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan, memiliki dampak signifikan dalam pengambilan keputusan investasi. Keputusan investasi ESG tidak hanya menciptakan dampak positif pada masyarakat dan lingkungan, tetapi juga dapat menghasilkan Return on Investment (ROI) yang lebih baik dalam jangka panjang.
Socio-Cultural Learning Based On Digital Technology For Urban Communities Through The Selayar Language Online Dictionary Ahmadin, Ahmadin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of science and technology as a result of the progress of modern human civilization, among other things, also influences the world of education, especially in learning in various educational units. The use of modern technology with its various advantages then replaces traditional ways of teaching and learning. This paper examines the importance of using digital technology in the form of websites in supporting learning activities, especially in the social and cultural fields, through online dictionaries. The results of this research show that the learning method using website media, namely online dictionaries, has proven to be effective in increasing interest in learning historical and cultural content, especially for university students. Apart from its simple content and online media form, this online dictionary's contents are easier to understand.
Rumah Adat Saoraja Sawitto sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah bagi Peserta Didik SMA Negeri 11 Pinrang, Sulawesi Selatan Al Islami, Achmad Idrus; Ahmadin, Ahmadin; Najamuddin, Najamuddin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini penulis memfokuskan pada dua permasalahan, yaitu kedudukan Saoraja Sawitto layak dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah bagi peserta didik di SMA Negeri 11 Pinrang dan pemanfaatan Saoraja Sawitto sebagai sumber pembelajaran sejarah bagi peserta didik di SMA Negeri 11 Pinrang. Adapun metode penelitian yang digunanakan yaitu kualitatif yang bersifat deskriptif yang meliputi pengumpulan sumber atau data-data dengan observasi, wawancara dengan narasumber yang telah dipilih diantaranya: guru, siswa sebagai objek dari penelitian ini, dan teknik dokumentasi mencari data melalui buku, surat, dokumentasi dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kedudukan Saoraja Sawitto layak dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah bagi peserta didik sebab telah memenuhi beberapa dari indikator sumber belajar yaitu: manusia sumber, alat dan bahan pengajaran, berbagai aktivitas dan kegiatan, lingkungan. Sesuai dengan capaian pembelajaran (CP), guru dalam memanfaatkan Saoraja Sawitto sebagai sumber pembelajaran sejarah adalah melalui field trip (karya wisata). Perencanaan pembelajaran dimulai dengan melihat kesesuaian materi di Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), menentukan metode, membuat Modul Ajar, menyusun materi, memberi materi pengantar dengan menggunakan media, membawa peserta didik ke Saoraja Sawitto, memberikan tugas, dan evaluasi.
“Pasang Ri Kajang” Di Era Generasi Milenial: Eksistensi dan Resistensi Alvira, Evi; Ridha, M. Rasyid; Ahmadin, Ahmadin; Najamuddin, Najamuddin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8783

Abstract

Penelitian penulisan artikel ini bertujuan untuk menyelidiki peran generasi milenial dalam melestarikan kepercayaan masyarakat adat Kajang. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode penelitian sejarah dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif merupakan jenis penelitian di mana temuan-temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau perhitungan lainnya. Pengumpulan data melibatkan empat tahap, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Generasi milenial di masyarakat adat Kajang memiliki peran krusial dalam mempertahankan kepercayaan tradisional dengan terlibat dalam pendidikan, berpartisipasi dalam upacara adat, bekerjasama dengan komunitas lokal, menerapkan nilai-nilai sehari-hari, dan mendapatkan dukungan keluarga. Faktor-faktor yang terlibat dalam melestarikan kepercayaan adat Kajang mencakup kesadaran akan identitas budaya, tantangan era modern, partisipasi dalam acara adat, persepsi terhadap nilai-nilai tradisional, keterlibatan dalam proses pembelajaran, inovasi, kesadaran akan nilai ekonomi dan sosial, serta penerimaan terhadap perbedaan. Generasi muda yang menempuh pendidikan di luar kawasan tetap setia pada Pasang Ri Kajang dan norma adat ketika kembali ke kampung halaman.
Portuguese Traces in Macao's Public Spaces: A Travelogue Ahmadin, Ahmadin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14762

Abstract

Keberadaan Makau sebagai wilayah administratif khusus di Republik Rakyat Tiongkok, secara historis menyimpan peninggalan Portugis tidak hanya dalam aspek budaya, namun juga dapat ditemukan pada citra tata ruang kota tersebut. Tak heran jika wisatawan yang berkunjung ke Macau kerap membayangkan dirinya sedang berada di Eropa. Tulisan ini mengkaji tentang keanekaragaman peninggalan Portugis di Kota Macau dalam sosiologi ruang kota dengan metode pengumpulan data berupa observasi (pengalaman) dan catatan perjalanan. Hasilnya menunjukkan kuatnya pengaruh budaya Portugis di negara ini, karena Macao merupakan koloni Eropa tertua di Tiongkok. Sejarah mencatat Macau dijadikan sebagai pos perdagangan Portugis setelah kedatangan Jorge Alvares di Tiongkok bagian selatan pada tahun 1570. Makna kekuasaan Portugis yang tampak dalam rancangan konstruksi budaya dan ekonomi ruang kota menarik untuk dikaji dalam kajian mengenai hal tersebut. sosiologi ruang kota.
Spatial Awareness and Social Construction Behind Selayar's Eclectic Attitudes to Choosing a Personal Name Ahmadin, Ahmadin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16624

Abstract

Tulisan ini mengkaji sebuah fenomena unik yang terdapat dalam kehidupan sosial salah satu masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan yang tinggal di Pulau Selayar, yaitu sikap eklektik mereka dalam memilih nama diri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Selayar, khususnya sebelum tahun 1990-an, memiliki kebiasaan memberikan nama kepada anak-anak mereka yang dikaitkan dengan benda-benda berharga atau gelar kebangsawanan. Dalam analisis sosiologi ruang, fenomena ini dapat dilihat sebagai sebuah kesadaran keruangan dan konstruksi sosial budaya, terutama dalam kaitannya dengan sosialisasi.
Co-Authors Abd Rahman Abdul Haris Abdul Rahman Abdul Syukur Abni, Ahmad Ade S. Anhar Agusta Fahlevie, Rinaldi Akbar, Abyan Daffa Al Islami, Achmad Idrus Alfiniyah, Cicik Alvira, Evi Amirullah -, Amirullah Ananda, Sri Devi Andryani , Yani ARIF FAUZI Arsaf, Nur Fajar Ashari Ashari Asiah Asiah Asmunandar, Asmunandar Ayubi, Adim Isral Azis, Nurafifahtul Khasanah Bahri bahri Baiq Sri Handayani Bakhtiar Bakhtiar Baso Intang Sappaile, Baso Intang Cahyati, Cucu Dahlia Pinem Dandi Bahtiar Darmayanti, Dyan Paramitha Darminto, Ardianto Raharjo Desy Ningsih Komalasari Dewi Lestari Didit Haryadi Edy Wibowo Endang Kurniawati, Endang Fachry Abda El Rahman Fatmawati, Fatmawati Fatwa, Magfirah Eka Firdaus, Muhammad Aryan Fitra Widya Wati Fitri, Novita Mariana Fitria Wulandari H, St Hasmawati Hajar, Nurfahmi Haryono, Haryana Hasana , Fauziatul Hendra Hendra Hidayat, Sugih Akbar Ibrahim Ibrahim Ichwan Erlangga Ruhushandy Iftitah, Iftitah Ihlas, Ihlas Ishak, Wahyudi Ita Musfirowati Hanika Jamilah, Sri Jejen, Atep Jumadi Jumadi Junaeda, St. Junaedy Junaedy Kamaruddin, Syamsu A Kamaruddin, Syamsu A. karmila karmila Khaeruddin Khaeruddin La Ode Sidu Marafad, La Ode Sidu Lajiba, Saipul Bachri S. Liana, Lastri Lindawati Lindawati LUKMAN, LUKMAN M. Rasyid Ridha Malihu, La Mansur, Sri Indarwati MASITHA, DEWI Migu, Didimus Misbawati, Misbawati Muh. Akhyar Al Haris All Muhammad Rasyid Ridha Mulyadin, Wahyu Musfira, Nurul Muslim Muslim Mustari, Ulul Azmi Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Natri, Siti Nazifa, Syuhada Nur, Ahmad Nuraini Nuraini Nurfidianty Annafi, Nurfidianty Nurnenongsih, Nurnenongsih Nuryadin, AM. Alfauzan Putri, Jovita Oktaviani Putri, Muspira Riana Radiatul, Radiatul Rahmat, Andika Ramadhan , Syahru Rasyid Ridha Rasyid Ridha, Rasyid Ridha Rifal, Rifal Rifal, Rifal Rostinah Rostinah, Rostinah S, Nurul Dwiayu Sanur, Ilham Samudra SATRIYAS ILYAS Setiamin, Asnah Sofyan, Hady Sri Jamilah sriwahyuni Sriwahyuni Stephen Laoemuri, Jhon Suhartini Salingkat Sujana, Jana Sukma, Izza Melati Sulfiah, Sulfiah sumardin, sumardin Syachrir, Khumaerah Syahru Ramadhan Syamsiar, Syamsiar Syamsu A Kamaruddin Syarief, Syarifuddin Tamrin, Sopian Tati, Andi Dewi Riang Wahyudin, Mokhammad Wardani, Happy Kusuma Wulandari, Satria Yulia Hastuti, Yulia Zulkifli Zulkifli