This Author published in this journals
All Journal Inersia : Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Teknik Sipil dan Arsitektur JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Manajemen Informatika Jurnal Keteknikan Pertanian Jurnal Ilmu Kesehatan Duta Gama Klaten Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian Managament Insight: Jurnal Ilmiah Manajemen Jurnal Pseudocode EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Kimia Terapan Indonesia JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JURNAL TIARSIE WIDYA LAKSANA Biolearning Journal Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series JUMAN Tools (Jurnal Manajemen Tools) JURSIMA (Jurnal Sistem Informasi dan Manajemen) Integrated Lab Journal Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Jurnal Rekayasa Lingkungan Jurnal Medika Hutama Enrichment : Journal of Management GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Jurnal Scientia Journal of Innovation and Technology Abdimas: Papua Journal Of Community Service Jurnal Ekonomi Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Sangkalemo Proceeding of The International Conference on Economics and Business Home Ec Jurnal Nagara Bhakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Scholarly Journal of Elementary School Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora JURSIMA The Manager Reveiew Sinergi International Journal of Economics Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Jurnal Wilayah, Kota dan Lingkungan Berkelanjutan Jurnal Budget BIODIVERS - BIOTROP Scientific Magazine Serambi Engineering Management Analysis Journal Jurnal Teknologi Informatika Multimedia Digital International Journal of Economics, Accounting, and Management Ignite: Journal Islamic Global Network for Information Technology and Entrepreneurship International Journal of Management, Economic and Accounting UNM Journal of Technology and Vocational Jurnal Penelitian Pendidikan Journal of Community Empowerment Journal of Business Integration Competitive Proceeding of The International Conference on Management, Entrepreneurship, and Business
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH BELANJA PEMERINTAH PUSAT (BELANJA MODAL, BELANJA BARANG, DAN BELANJA BANTUAN SOSIAL) TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI (PDRB) PEMERINTAH PROVINSI TAHUN 2014-2019 slamet widodo
Jurnal Budget : Isu dan Masalah Keuangan Negara Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Budget: Isu dan Masalah Keuangan Negara
Publisher : Pusat Kajian Anggaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In order to carry out concurrent government affairs in regional level, thecentral government allocates spending to support investment growth in theregions through capital expenditure, goods expenditure and social assistancespending. This capital accumulation is intended to increase the output of localgovernment goods and services which in turn will increase regional economicgrowth.The purpose of this study is to analyze the Impact of Central GovernmetExpenditure (Capital, Goods, and Social Assistance Expenditures) towards GrossRegional Domestic Product (PDRB) of provincial government for the period of2014-2019. Data used was taken from BPS, the Ministry of Finance, and otherrelevant agencies. Analysis tools using data panel regression with fixed effectmodel. The results of the analysis shows that only capital expenditure haspositive effect on PDRB, and social assistance expenditure has negative effecton PDRB. While goods expenditure variable is excluded from the model, since itnot met the multicollinearity test
Analisis Laju Pertumbuhan dan Kontribusi Sektor-Sektor Pembentuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada Kabupaten Daerah Tertinggal di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2017-2019 Slamet Widodo
Jurnal Budget : Isu dan Masalah Keuangan Negara Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Budget: Isu dan Masalah Keuangan Negara
Publisher : Pusat Kajian Anggaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of underdeveloped areas is the government's priority development agenda contained in National Long-Term Development Planning (RPJMN). In the 2015-2019 RPJMN, the government has eradicated 60 underdeveloped districts and in the 2020-2024 RPJMN the target of 35 underdeveloped regions can be achieved by 2024. In the 2020-2024 RPJMN period, the government sets 62 underdeveloped districts as stated in Presidential Regulation No. 63 of 2020 concerning the Determination of Disadvantaged Regions for 2020-2024. This study discusses the growth rate and contribution of sectors forming Gross Regional Domestic Product (GRDP) in underdeveloped districts in East Nusa Tenggara Province for the period 2017-2019. The data used is GRDP data for the period 2016-2019. The data processing uses Klassen typology, Location Quotient (LQ), Growth Ratio Model, and Overlay Analysis to determine sectors that receive development priorities. The results showed that the agriculture, forestry, and fishery sectors; real estate sector; government administration sector, defense, compulsory social security; and the construction sector is the leading sector. Meanwhile, the construction sector, electricity and gas supply, water supply, waste management, waste and recycling, mining and quarrying, and corporate services are potential sectors in several districts.
Extreme Climates in Coastal Cities Trijanti Asnan; Anidah; Riana Hartati; Slamet Widodo
BIODIVERS - BIOTROP Science Magazine Vol. 1 No. 1 (2022): BIODIVERS (BIOTROP Science Magazine) - Climate Change and Coastal Resilience Kn
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56060/bdv.2022.1.1.1974

Abstract

-
STUDI PERBANDINGAN KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR PADA PERKERASAN KAKU YANG MENGGUNAKAN AGREGAT BATU PECAH MANUAL DAN AGREGAT BATU PECAH MESIN - Bani; Slamet Widodo; Eti Sulandari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.422 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.24206

Abstract

Terjadinya krisis bahan baku yang berkepanjangan terutama bahan baku utama pembuat beton jalan yaitu batu mengakibatkan harga batu meningkat. Maka perlu dicari bahan baku alternatif pengganti yang lebih ekonomis. Berdasar hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan beton maksimum, kuat lentur balok beton maksimum yang menggunakan campuran berbeda agregat pengelolaanny sebagai campuran dengan memiliki nilai mutu tekan 30MPa dan mutu lentur 45Kg/cm2 pada umur 28 hari. Metodelogi penulisan penelitian ini adalah kuat tekan dan kuat lentur, dengan benda uji silinder beton berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm, sedangkan untuk kuat lentur menggunakan benda uji balok beton dengan ukuran lebar 15 cm, tebal 15 cm, dan panjang 60 cm. Metode perencanaan campuran beton menggunakan metode SNI. Setelah dilakukan pengujian dan penelitian, maka didapat hasil pengujian kuat tekan silinder pada beton dengan menggunakan batu pecah mesin menghasilkan kuat tekan sebesar 34,53 MPa dan untuk beton dengan menggunakan batu pecah manual 30,70 MPa. Kuat tekan beton maksimal tercapai pada variasi penggunaan kedua agregat tersebut dengan rencana awal 30 MPa, untuk penggunaan agregat batu pecah mesin  mengalami peningkatan sebesar 11% dari penggunaan agregat batu pecah manual. Hasil pengujian kuat lentur balok pada beton dengan menggunakan batu pecah mesin menghasilkan kuat lentur sebesar 46,77 Kg/cm2 dan untuk beton dengan menggunakan batu pecah manual 45,46 Kg/cm2. Kuat lentur beton maksimal tercapai pada variasi penggunaan kedua agregat tersebut dengan rencana awal 45 Kg/cm2, untuk penggunaan agregat batu pecah mesin  mengalami peningkatan sebesar 2,8% dari penggunaan agregat batu pecah manual.Nilai stabilitas pada penggunaan agregat batu pecah mesin memiliki nilai kuat tekan yang lebih tinggi di bandingkan secara manual. Hal ini dapat diartikan bahwa batu yang terbentuk secara pecah mesin memiliki ukuran agregat yang standar ukurannya sehingga dalam pembentukan terhadap beton tidak membuat rongga-rongga lebih besar dan memiliki kepadataan yang lebih baik dibadingkan batu pecah manual, sedangkan untuk batu yang diolah secara manual pembentukan dengan alat seadanya tidak dapat di pastikan memiliki nilai standar. Kata kunci : kuat tekan beton, kuat lentur, agregat batu pecah mesin, agregat batu pecah manual
ANALISIS PENATAAN DAN KEBUTUHAN PARKIR KENDARAAN STUDI KASUS PARKIR INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK Novia Tri Mariani; Slamet Widodo; Heri Azwansyah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i3.52326

Abstract

Fasilitas parkir yang cukup memadai diperlukan untuk mendukung berbagai kegiatan perkuliahan di kampus Institut Agama Islam Negeri Pontianak. Sebagian besar staf, dosen dan mahasiswa kampus Institut Agama Islam Negeri Pontianak menggunakan kendaran pribadi baik itu kendaraan roda dua (Motor) maupun roda empat (Mobil). Untuk mengetahui permasalahan yang di temukan, maka penelitian ini bertujuan untuk menata lahan parkir dengan mengetahui karakteristik dan kebutuhan parkir saat ini di kampus Institut Agama Islam Negeri Pontianak. Metode penelitian ini pertama melakukan studi literature, indentifikasi ketersediaan lahan parkir yang ada di kampus Institut Agama Islam Negeri Pontianak, serta melakukan survei lapangan dengan mengumpulkan data primer dan sekunder. Kemudian dilanjutkan dengan analisis dan pengolahan data, didapatkan data kebutuhan parkir saat ini masing-masing untuk kendaraan roda dua (Motor) dan roda empat (Mobil) sebanyak 2.667 petak parkir dan 64 petak parkir, petak parkir yang disediakan sebanyak  petak parkir untuk kendaraan roda dua sebanyak 2.665 dan 46 petak parkir untuk kendaraan roda empat. Ini berarti kebutuhan petak parkir kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat untuk saat ini belum mengcukupi maka harus di tata ulang dengan penambahan lahan.Kata kunci : Analisis kebutuhan lahan parkir, Fasilitas parkir, Kebutuhan lahan parkir, Institut Agama Islam Negeri Pontianak, Penataan lahan parkir
ANALISIS LOKASI RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI JALAN TRANS KALIMANTAN (KUALA AMBAWANG – SIMPANG AMPAR) Oktavianus Andri; Slamet Widodo; Siti Mayuni
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1579.459 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.17661

Abstract

Street Trans Borneo in the period from 2013 to 2015, there were about 72 people who died due to traffic accidents, 85 people were seriously injured, and 131 people suffered minor injuries and 167 occurrences of accidents based on data Police Pontianak. Under these conditions, the parties concerned should immediately address this to handling. Before any treatment needs to know the locations that are prone areas, it is necessary to identify the location of vulnerable stage as the first step in determining the handling of vulnerable locations or get priority handling. In connection with this, the research examined the stage of identifying the location of the accident-prone by using various parameter levels or the number of accidents that connects the variables the number of accidents in whole or accident fatal victims, the length of road, the potential of the surrounding environment (vehicles registered and the total population), volume flow vehicles, as well as the number of casualties following the severity weighting. Parameters that are used, among other things: Criteria reaction, RPBAR (population districts and counties), RDRBOR, Severity Index, TK, EPDO, EAN, RABROVT, RCS, RMVM, and Rair, then controlled by the limit values, namely: approximate value (EV), the value of the upper limit (UCL), and the critical value (CR) in order to get the order of priority of traffic accident-prone locations. Results of the analysis showed that the Trans Kalimantan has the highest severity level value at end of period (2015) is 20-25 with a value of KM 20, KM 15-20 followed by a value of 13, KM KM 5-10 and 25-30 with 12 points, KM 30-35 and 45-50 with the value of KM 5, KM 55-60 with a value of 1, and 0-5 KM, KM 10-15, 35-40 KM, KM 40-45, 50-55 KM, KM 60- 65, KM 65-70, 70-75 KM with a value of 0 is not a vulnerable location at the end of the study had no indicators of vulnerability. It gets first priority on KM 20-25, who has the highest value of severity, necessitating the handling of the prone locations. Stages on efforts to address areas vulnerable to traffic accidents do not stop at the stage of identification only, locations prone on the results of this study need to be investigated further at the data analysis stage, the election management techniques, construction, to monitoring and evaluation, according to the stages in the guidelines construction and building (Pd T-09-2004-B). Because in this research only discusses the determination of the location of the accident-prone traffic on the Trans Kalimantan while handling just in general or to provide recommendations which preceded to get treatment.   Keywords: Numbers of accidents, traffic accident-prone location
ANALISIS KINERJA JALUR ANGKUTAN BARANG DI KOTA PONTIANAK (STUDI KASUS JALUR LINTAS TRUK KONTAINER . Adriansyah; Slamet Widodo; Eti Sulandari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.582 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.18676

Abstract

Pada penelitian ini pengambilan data terbagi mejadi data primer dan data sekunder, pengambilan data primer,berupa survey kecepatan kendaraan pada kondisi ada truk kontainer yang melintas dan tanpa truk kontainer yang melintas yang dilakukan pada hari Jum,at,Sabtu, Minggu dan Senin dari Pukul 06.00-18.00 wib dimana kendaraan yang di jadikan contoh pengamatan adalah  minibus, serta survey geometrik dan hambatan samping. Selanjutnya,data pertama yang dianalisis adalah dat kecepatan tempuh kendaraan di lanjutkan analisis volume lalu lintas dalam satuan smp/jam  kemudian dilakukan perhitungan kapasitas jalan hingga di dapat derajat kejenuhan lalu lintas di kedua ruas jalan tersebut, sehingga dapat diketahu pengaruh truk kontainer ketika melintas dan tingkat pelayanan kinerja di jalan Gusti Situt Mahmud maupun di jalan Khatulistiwa. Berdasarkan hasil analisa diketahui kecepatan kendaraan melamban ketika ada truk kontainer melintas,pada ruas jalan Gusti Situt Mahmud melamban ± 4 km/jam sedangkan di jalan Khatulistiwa melamban ±3 km/jam, dan berdasarkan analisa volume lalu lintas  derajat kejenuhan Jalan Gusti Situt Mahmud  = 1,610 sedangkan derajat kejenuhan jalan Khatulistiwa = 0,630 sehingga perlu di lakukan upaya peningkatan kinerja jalan dengan  beberapa alternatif peningkatan kinerja jalan di kedua ruas jalan tersebut. Ada lima alternatif untuk jalan Gusti Situt Mahmud yang pertama dengan mengalihkan arus truk kontainer ke jalan 28 Oktober dan jalan Budi Utomo, alternatif ini dapat meningkatkan kecepatan kendaraan tapi tidak berpengaruh signifikan terhadap derajat kejenuhan, kedua dengan melakukan pelebaran jalan menjadi empat lajur –dua arah – tak terbagi alternatif ini mampu mengurangi derjat kejenuhan pada ruas jalan Gusti Situt Mahmud menjadi 0,926  tetapi hal ini belum mampu menyelesaikan permasalahan pada ruas jalan Gusti Situt Mahmud, yang ketiga adalah dengan melakukan pelebaran dikedua ruas jalan menjadi empat lajur-dua arah- terbagi alternatif ini mengurangi nilai derjat kejenuhan pada ruas jalan Gusti Situt Mahmud menjadi 0,833, yang ke empat rekayasa lalu lintas pada jalan Gusti Situt Mahmud menjadi jalan satu arah keluar kota Pontianak, ternyata dapat mengurangi derajat kejenuhan menjadi 0,730 termasuk dalam klasifikasi tingkat pelayanan C yang ke lima adalah rekayasa lalu lintas pada jalan Gusti Situt Mahmud menjadi jalan satu arah ke dalam  kota Pontianak, ternyata dapat mengurangi derajat kejenuhan menjadi 0,689  termasuk dalam klasifikasi tingkat pelayanan B, berdasarkan nilai derajat kejenuhan tersebut diketahui pengalihan arus lalu lintas menjadi jalan satu arah ke dalam kota Pontianak merupakan alternatif yang tepat untuk meningkatkan kinerja jalan Gusti Situt Mahmud.Sedangkan pada ruas jalan Khatulistiwa ada dua alternatif, yang pertama pelebaran jalan menjadi empat lajur –dua  arah – tak terbagi alternatif ini mengurangi nilai derjat kejenuhan menjadi 0,410 termasuk dalam klasifikasi tingkat pelayanan A , hal ini mampu menyelesaikan permasalahan pada ruas jalan Khatulistiwa, yang kedua adalah pelebaran dikedua ruas jalan menjadi empat lajur-dua arah- terbagi alternatif ini mengurangi nilai derjat kejenuhan pada ruas jalan Khatulistiwa menjadi 0,369 termasuk dalam klasifikasi tingkat pelayanan A Dengan demikian berdasarkan nilai derajat kejenuhannya maka alternatife pelebaran jalan menjadi empat lajur -dua arah – terbagi merupakan solusi paling tepat untuk meningkatkan kinerja jalan Khatulistiwa.   Kata Kunci : Truk Kontainer, Kecepatan, Derajat Kejenuhan, Kinerja Jalan
KARAKTERISTIK KINERJA AC – WC AKIBAT PERUBAHAN PROPORSI CAMPURAN AGREGAT KASAR BERBENTUK PIPIH DAN LONJONG - Ahendra; Komala Erwan; Slamet Widodo
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.36527

Abstract

Suatu lapisan perkerasan dapat memenuhi standar kekuatan, jika penggunaan material dapat memenuhi spesifikasi. Perencanaan campuran dilakukan dalam tiga tahap pembuatan. Pembuatan benda uji tahap pertama dengan menggunakan agregat kasar normal, batu 1-2 (42%), dan pasir  (52%), sedangkan filler semen (6%),kemudian  dibuat benda uji sebanyak 45 sempel, dengan kadar aspal 5-7%, bertujuan untuk mendapatkan nilai parameter marshal.Hasil penelitian menunjukkan pada campuran agregat normal memiliki nilai kadar aspal optimum 6,57% sedangkan campuran agregat pipih dan normal kadar aspal optimum yaitu 6,25, campuran agregat kasar lonjong dan normal nilai kadar aspal optimum 6,39 masing-masing kadar aspal optimum dari ketiga campuran menunjukkan campuran pipih dan normal relatif lebih rendah bila dibandingkan dengan campuran agregat lonjong dan normal, Stabilitas yang lebih kecil (dari 840 kg ke 880 kg), Marshall Quotient (MQ) yang lebih kecil (dari 230 kg/mm ke 264 kg/mm) dan VFB lebih kecil (dari 72 % ke 73 %), VIM yang lebih kecil (dari 4,3 % ke 4,4 %), VMA yang lebih kecil ( dari 16,5 % ke 18 % ), demikian juga terhadap nilai FLOW (dari 3,25 % ke 3,27 % ).Kata kunci: Pipih dan normal serta Lonjong dan normal, Bentuk Agregat Kasar, Marshall Test.
ANALISIS KEBUTUHAN JALUR PEDESTRIAN DALAM RANGKA PENINGKATAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN PEJALAN KAKI DI KECAMATAN PONTIANAK TIMUR (STUDI KASUS : JL. TANJUNG RAYA I – JL. TANJUNG RAYA II – JL. PANGLIMA AIM) Ahmad Ravi Anjasmoro; Slamet Widodo; Siti Nurlaily Kadarini
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60369

Abstract

Jalur pedestrian merupakan prasarana yang sangat penting bagi pejalan kaki, maka harus di desain sedemikian   rupa sehingga memungkinkan bagi pejalan kaki merasa nyamanan saat melalui jalur tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui tingkat kebutuhan jalur pedestrian Di Kecamatan Pontianak Timur tepatnya di ruas Jalan Tanjung Raya I, Jalan Tanjung Raya II, dan Jalan Panglima Aim. Metode yang digunakan yaitu metode survei dan metode angket (kuesioner). Metode survei pada penelitian ini adalah dengan cara melakukan pengamatan dan pengambilan data secara langsung menggunakan bantuan perangkat CCTV (Closed Circuit Television) pada titik-titik lokasi penelitian yang telah ditentukan untuk mengetahui aktivitas dari pejalan kaki, jumlah pejalan kaki, dan waktu tempuh dari pejalan kaki tersebut. Metode analisis data yang digunakan yakni metode HCM 1985 untuk mengetahui karakteristik pejalan kaki yang ada. Sedangkan analisis data survei menggunakan metode Skala Likert untuk mengetahui tingkat kenyamanan dan keamanan pejalan kaki berdasarkan presepsi responden. Hasil perhitungan perencanaan dimensi lebar jalur pedestrian didapatkan lebar jalur pedestrian pada Jalan Tanjung Raya I dan Panglima Aim dengan lebar 2 meter, sedangkan pada Jalan Tanjung Raya II dengan lebar 2,2 meter. Berdasarkan perhitungan karakteristik pejalan kaki dari ketiga ruas jalan tersebut, dapat direncanakan tingkat pelayanan jalur pedestrian dengan standar A atau LOS A.
ANALISIS KEBUTUHAN ANGKUTAN PENYEBERANGAN (MOTOR AIR) JURUSAN TAMBANGAN–KUBUNG KECAMATAN TELUK KERAMAT KABUPATEN SAMBAS - Rajina; Slamet Widodo; Teddy Ariyadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.18377

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah memprediksi pertumbuhan  penumpang  5  tahun  kedepan  berdasarkan  pertumbuhan  penduduk  yang berpengaruh  terhadap  penyeberangan  kemudian  menentukan  jumlah  armada  yang diperlukan untuk memenuhi atau melayani kebutuhan angkutan penyeberangan (motor air)  di Kecamatan Teluk Keramat  agar  dengan jumlah armada  yang tersedia tingkat pelayanan dapat menjadi lebih baik, artinya tidak terjadi kekurangan ataupun  kelebihan jumlah armada. Studi juga dilakukan untuk mengkaji dan melakukan evaluasi terhadap tarif dilapangan. Hasilperhitunganuntukprediksi jumlahpenumpangberdasarkan pertumbuhan jumlah penduduk dari 5 Kecamtan adalah 1911 orang untuk tahun 2020 dari jumlah sekarang 1807 orang.Dari hasil analisis berdasarkan load faktor dilapangan  jumlah motor air optimal di dermaga Tambagan adalah 26 buah dari 34 buah yang beroperasi sekarang. Dan didermaga Kubung didapat jumlah optimal 11 buah dari 11 buah yang beroperasi sekarang. Untuk hasil analisis berdasarkan tingkat pelayanan yang maksimal maka jumlah motor air optimal adalah 9 buah., dengan load faktor 0,77 pada jam sibuk dan 0,53 pada jam normal dengan jumlah rit / hari adalah 15 rit. Dengan keuntungan jika menggunakan armada di dermaga Tambangan sebesar Rp. 294.178,00 /hari dan keuntungan sebesar Rp. 333.851,00 /hari jika menggunakan motor air di dermaga Kubung. Kata kunci : optimal, keuntungan, tahun mendatang
Co-Authors , Elfitra Desy Surya , NURHAYATI - Ahendra - Akhmadali - Bani - Rajina - Revandra - Sumiyattinah . Adriansyah A.Bahri Joni M Adhitya Wibi Ardiyan Adhy Putri Rilianti Adi Sutrisman Adri Rizky Silaban Agung Putranto Agustiyanta - Ahmad Aswan Waruwu Ahmad Ravi Anjasmoro Ahmad Saifudin Mutaqi Ahsan, Ahmad Nur AHYAR SUPANI Akhmad Suraji Akram Harmoni Wiardi Albani Musyafa Aldo Aziiz Putra Alexander Herry Rumawak Alfin Alfin Alfina Maysyurah Alfitri Anas Arfandi Andy Sulthan Muhammad Anggri Puspita Sari Anidah Aprisella, Rhienta Aris Purnomo Asrul Saputra Bambang Hariyanto Bima Satria Budi Indra Setiawan Budi Rusdianto Bunga Widuri Marina Chusnul Arif Dede Irawan Dendy Andrian Desandy Huda Pratama Desetya Alsava Kurniawan Dewi Adang Prastika Dian Sudiyono Didik Setyo Purwantoro Dwi Kartika Wati Dwi Otik Kurniawati Dwi Resti Pratiwi Eka Rahma Sari Eti Sulandari Etty Harya Ningsi Evy Ernawati Fadilah Umar Fahrudin Js Pareke Firman Yudha Pratama Gilang Trinanda Goib Wiranto Hafid Anshari Haris Nugroho Hendrawan Novianto Hendri Bustamam Hendrig Joko Prasetyo Herfianti, Meiffa Heri Azwansyah Herlambang Brawijaya Herlina Arifin Hidayatullah, Mohammad Furqon Ika yuniartiningtiyas Ika Iman Rohmatan Irawati, Titik Islahuzzaman Nuryadin Joko Suriono Julyar Prasetyo Kamilah, Khansa Farah Kanang S. Hindarto Komala Erwan Lambok Manurung Lizar Alfansi Lusmi Jumeita Damanik M. Agung Putranto Andriani M. Jelvin Andrea Alza M. Miftakul Amin M. MISBACHUL HUDA Mahisza Juniarti Mardison Suhil Maruli Situmorang Masaru Mizoguchi Meiliani Meiyi Darlies Mesra B Mierta Dwangga Mochamad Iqbal Musa Mohammad Furqon Hidayatullah Muhammad Nur Fajar Muhammad Rusmin Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi Mustain . Natalia Vensya Solissa Nerilius Sarnando nFN Sutrisno Novia Tri Mariani Novita Sari Dewi Ningsih Nur Aini Iswati Hasanah Nurafrina Siregar Nurfaijah Nurfaijah Nurhening Yuniarti Okta maranatha Oktari Ega Oktavianus Andri Perdiansyah Perdiansyah Prasetyo, Hendrig Joko Pratiwi . Pristianto, Hendrik Raden Abdul Hadi Hag Rahmawati, Rahmawati Raniasa Putra Resti Nur’sila Retno Puspa Rini Reza Kurniawan Rian Rahmanda Putra Riana Hartati Riskawati Rizky Kusuma Wardani Rizky Wahyu Ramadhan Robin Muhammad Rucira Isthiantyari Rudiyanto Rudiyanto Rumi Iqbal Doewes, Rumi Iqbal Rusdyanto, Siti Wahyumi Rusmin Rahman Rustam Asnawi Ryan Dharmawan Laksana Said Basalim Said Said Sam Herodian Samudi Samudi Sania, Widia Sapta Kunta Purnama Satria Pinandita Sembiring, Rinawati Sigit Mujiharjo Siska Della Septiana Siti Mayuni Siti Nurlaily Kadarini Siti Yulaikhah Soengkono . Soengkono Slamet Widodo Sri Haryono Sri Rindayani Sriati Steven Daniel Kussoy Sumiyattinah - Teddy Ariyadi Tedi Yana Trijanti Asnan Trisna Murni Urip Puji Sulistiyo Adi Usman Ahmad Virdyra Tasril Andriani Wahed Dussawal Wahyu Nugroho Wakhyuni, Emi Waluyo Widyo Wiyono Wulida Arina Najwa Yuniar Ika Fajarini Zaqlul Iqbal