This Author published in this journals
All Journal Inersia : Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Teknik Sipil dan Arsitektur JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Manajemen Informatika Jurnal Keteknikan Pertanian Jurnal Ilmu Kesehatan Duta Gama Klaten Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian Managament Insight: Jurnal Ilmiah Manajemen Jurnal Pseudocode EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Kimia Terapan Indonesia JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JURNAL TIARSIE WIDYA LAKSANA Biolearning Journal Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series JUMAN Tools (Jurnal Manajemen Tools) JURSIMA (Jurnal Sistem Informasi dan Manajemen) Integrated Lab Journal Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Jurnal Rekayasa Lingkungan Jurnal Medika Hutama Enrichment : Journal of Management GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Jurnal Scientia Journal of Innovation and Technology Abdimas: Papua Journal Of Community Service Jurnal Ekonomi Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Sangkalemo Proceeding of The International Conference on Economics and Business Home Ec Jurnal Nagara Bhakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Scholarly Journal of Elementary School Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora JURSIMA The Manager Reveiew Sinergi International Journal of Economics Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Jurnal Wilayah, Kota dan Lingkungan Berkelanjutan Jurnal Budget BIODIVERS - BIOTROP Scientific Magazine Serambi Engineering Management Analysis Journal Jurnal Teknologi Informatika Multimedia Digital International Journal of Economics, Accounting, and Management Ignite: Journal Islamic Global Network for Information Technology and Entrepreneurship International Journal of Management, Economic and Accounting UNM Journal of Technology and Vocational Jurnal Penelitian Pendidikan Journal of Community Empowerment Journal of Business Integration Competitive Proceeding of The International Conference on Management, Entrepreneurship, and Business
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN KAPUR TOHOR, KAPUR PADAM DAN KAPUR KARBONAT SEBAGAI FILLER PADA PERKERASAN AC-WC DITINJAU DARI KARAKTERISTIK MARSHALL Okta maranatha; Slamet widodo; Heri azwansyah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.45011

Abstract

Kapur adalah material yang berasal dari batuan sedimen berwarna putih yang biasa digunakan sebagai bahan bangunan dan bahan tambahan dalam pertanian. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan kapur tohor, kapur padam dan kapur karbonat sebagai filler pada campuran perkerasan AC-WC. Berdasarkan uji agregat, agregat kasar dan agregat halus memenuhi spesifikasi bina marga 2018, untuk filler abu batu, kapur tohor dan kapur karbonat memenuhi tetapi kapur padam tidak memenuhi spesifikasi bina marga 2018. Pada perhitungan kadar aspal Rencana didapat 6% dan dibuat KAO rencana 5,5%, 6% dan 6,5%, berdasakan parameter Marshall diperoleh nilai KAO campuran adalah 6,04%. Kemudian dilakukan pembuatan campuran AC-WC dengan filler abu batu, kapur tohor, kapur padam dan kapur karbonat berdasarkan KAO. Dari data marshall diperoleh kapur terbaik yaitu kapur karbonat dengan stabilitas 1297,92 kg, flow 3,34 mm; VIM 3,79 %; VMA 15,93 %; VFB 85,58% dan MQ 388,73 kg/mm. setelah penggabungan filler kapur karbonat dan abu batu didapat stabilitas 1324,56 kg, flow 3,36 mm; VIM 3,29 %; VMA 15,42 %; VFB 88,53% dan MQ 375,83 kg/mm. Berdasarkan nilai karakteristik marshall penggunaan filler kapur tohor, kapur karbonat dan gabungan kapur karbonat terhadap abu batu pada campuran AC-WC memenuhi persyaratan, tetapi tidak sebaik campuran yang menggunakan filler abu batu. Kata kunci: campuran AC-WC, Kapur Tohor, Kapur Padam, Kapur Karbonat, Parameter Marshall
PEMANFAATAN PASIR PUTIH SISA PENAMBANGAN EMAS SEBAGAI AGREGAT HALUS PADA PERKERASAN HRS – WC DITINJAU DARI KARAKTERISTIK MARSHALL Tedi Yana; Slamet Widodo; Heri Azwansyah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.49061

Abstract

Kegiatan penambangan emas menghasilkan pasir putih yang berbentuk halus sampai sedang dengan komposisi bahan ±75% kuarsa, 23% oksida besi, 2% mineral lain. Berdasarkan kenyataan tersebut, timbullah suatu pemikiran memanfaatkan pasir putih pada perkerasan HRS–WC dan Pengaruh terhadap stabilitas dan flow pada perkerasan serta mengetahui nilai VMA, VIM, dan VFB. Metode Analisis data dilakukan dengan Metode Bina Marga menggunakan spesifikasi HRS-WC dengan Metode Pengujian Marshall.. Proporsi campuran agregat kasar 39%, agregat halus 53%, filler 8%. Perencanaan benda uji pada 2 jenis pasir berbeda, yaitu 5% ;5,5% ; 6% ;6,5% ;7% pada tiap persentase di buat sebanyak 5 buah benda uji. Nilai berat jenis agregat kasar (2,850 gr/cm3), berat jenis Filler (2,690 gr/cm3) dan berat jenis aspal (1,045) yang sama namun pada berat jenis agregat halus berbeda, dimana pasir sungai 2,679 gr/cm3, pasir putih adalah 2,554 gr/cm3. Dari KAO diperoleh nilai parameter marshall, pasir sungai nilai stabilitas 1051,46 kg, Flow 3,90 mm, VIM 4,80 %, VMA 17,75 %, VFB 80,20 %, dan MQ 269,92 Kg/mm. Pasir putih nilai stabilitas 1030, 48 kg, Flow 4,03 mm, VIM 4,40 %, VMA 17,19 %, VFB 81,17 %, dan MQ 255,68 Kg/mm. Hasil pengujian pasir putih dapat dijadikan sebagai agregat halus pada campuran HRS-WC.Kata kunci: HRS – WC, pasir putih sisa penambangan emas, agregat halus, Marshall
ANALISA KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA JALAN MAYOR ALIANYANG - JALAN ADI SUCIPTO DAN JALAN MAYOR ALIANYANG - JALAN TANJUNG RAYA II KABUPATEN KUBU RAYA Andy Sulthan Muhammad; Slamet Widodo; - Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.43456

Abstract

Kabupaten Kubu Raya sebagai daerah yang penunjang Ibu Kota Kal-Bar mengalami pertumbuhan penduduk yang cukup cepat. Bertambahnya pergerakan masyarakat ini selain meningkatkan ekonomi tetapi juga berdampak pada semakin padatnya suatu jalan untuk menampung kendaraan. Untuk mengatasi masalah ini maka peneliti mencoba untuk menganalisa kinerja pada simpang Jalan Mayor Alianyang - Jalan Adi Sucipto dan Simpang Jalan Mayor Alianyang - Jalan Tanjung Raya II. Adapun tujuan penelitian ini yaitu menganalisa kinerja kedua simpang tersebut dan memberikan solusi alternatif pada kedua simpang tersebut.Metode yang digunakan yaitu menggunakan analisis simpang bersinyal MKJI 1997 untuk menghitung tingkat layanan simpang pada kondisi eksisting. Setelah ditemukan permasalahan pada simpang selanjutnya yaitu merencanakan solusi alternative pada kedua simpang tersebut.Pada kondisi eksisting Simpang Jalan Mayor Alianyang - Jalan Adi Sucipto dan Simpang Jalan Mayor Alianyang - Jalan Tanjung Raya II sudah terdapat permasalahan. Akibatnya pada kedua simpang sering terjadi kemacetan pada pagi dan sore hari. Setelah dianalisis kondisi eksisting kedua simpang berada pada tingkat Pelayanan di bawah level D. Setelah dilakukan penanganan kedua simpang maka di dapat hasil dari penanganan pada kedua simpang tersebut menjadi C. alternatif yang dilakukan yaitu mengurangi hambatan samping, merekayasa waktu lalu lintas, dan merekayasa geometri jalan.Kata Kunci: alternatif penanganan, simpang bersinyal, Vissim.
ANALISIS KEBUTUHAN PENYEDIAAN RUANG PARKIR AKIBAT BEROPERASINYA RUMAH SAKIT KHARITAS BHAKTI DI JALAN SIAM KOTA PONTIANAK Urip Puji Sulistiyo Adi; Komala Erwan; Slamet Widodo
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1403.065 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.18813

Abstract

Improvement of the quality  health infrastructure in Pontianak, has yet to show equity and improvement in the quality of services the public expected, when viewed from the side of the physical facilities, medical equipment, medical personnel, medicines and other supporting facilities. To add to the health care Pontianak City Government allowed private parties to build health facilities are Kharitas Bhakti Hospital in Siam Street. The existence of these hospitals to meet the needs of public health facilities Pontianak City and surrounding areas. This is what causes the vehicle parked in Jalan Siam bodies, thus impeding the flow of traffic on Siam Street. The purpose of this study was to determine the amount of traction that occurred and analyze the capacity and the need for parking spaces at the Kharitas Bhakti Hospital. The method applied in this research is to conduct a survey on the ground to get the number of parked vehicles, namely by noting the number plates of vehicles entering and exiting. The analysis of the pull of the trip happened in Kharitas Bhakti hospital  of 290 smp/day. To pull the trip versus the number of patient beds (beds) of 3.62 smp / bed / day. For the needs of parking spaces, the highest capacity is equal to 112 motorcycles veh / hour, and the highest parking capacity for cas is 52 veh/hour. Number of parking plots needed Kharitas Bhakti Hospital for motorcycles as much as 161 parking plots, provided as many as 72 parking plots, and for as many as 50 car parking plots, which provided a total of 14 parking plots. Keywords : parking requirement, Kharitas Bhakti Hospital, parking space.
ANALISIS KONDISI KERUSAKAN JALAN PADA LAPIS PERMUKAAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) Adhitya Wibi Ardiyan; Slamet Widodo; Heri Azwansyah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60267

Abstract

Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar kegiatan sosial dan perekonomian masyarakat. Kondisi jalan yang baik akan memperlancar mobilitas penduduk dalam mengadakan kegiatan sosial dan hubungan perekonomian. Namun, jika terjadi kerusakan pada suatu jalan baik itu kerusakan yang kecil maupun besar akan berakibat bukan hanya terhalangnya kegiatan sosial dan ekonomi, namun juga dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan. Pada dasarnya setiap struktur perkerasan jalan akan mengalami proses pengrusakan secara progresif sejak jalan pertama kali dibuka untuk lalu lintas. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan suatu metode untuk menentukan kondisi jalan agar  dapat disusun program pemeliharaan jalan menggunakan metoode Pavement Condition Index (PCI). Studi kasus penelitian ini yaitu pada Jalan Kuala Dua – Mekarsari, Kabupaten Kubu Raya. Dengan tinjauan jalan sepanjang 2 km. Berdasarkan hasil analisis data didapat nilai PCI pada ruas jalan tersebut adalah 36,2% Buruk (Poor). Terdapat beberapa kerusakan dan nilai persentase antara lain : Retak  Pinggir 1,73%, Lubang 5,64%,  Retak Buaya 79,90%, Tambalan 12,73%. Dan didapat pula persentase nilai PCI Km 0-1 adalah 41,7 Sedang (Fair), Km 1-2 adalah 30,7 Buruk (Poor). Solusi penanganan menggunakan Bina Marga yaitu dengan Metode  Perbaikan P2, P3, P4, dan P5.Kata Kunci : Pavement Condition Index, Perkerasan Jalan, Kerusakan Jalan
ANALISIS KAPASITAS TERMINAL PETI KEMAS PELABUHAN PONTIANAK Aris Purnomo; Slamet Widodo; Komala Erwan
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.754 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.18600

Abstract

Pelabuhan Pontianak sebagaigerbangperekonomian di Propinsi Kalimantan Barat mempunyaidermagadan terminal untukkegiatankapalpetikemasataubiasa yang disebutdengan Terminal PetiKemas. Tujuanpenelitianiniadalahuntukmenganalisiskapasitas Terminal PetiKemasPelabuhan Pontianak berdasarkanjumlahperalatan, jumlahpergerakanbarangdanpetikemas, waktubongkarmuatpetikemasdanmanajemen di pelabuhanterkait. Dari jumlahperalatanbongkarmuat yang tersediasekarang, Pelabuhan Pontianak masihsanggupuntukmelayaniaruspergerakanbaranghingga 10 tahunkedepanberdasarkanproyeksi yang dilakukandenganmetoderegresi. Sedangkandariwaktubongkarmuatdanmanajemenpelabuhan, haliniberkaitandengantingkatpemanfaatanlapanganpenumpukan (Yeild Occupancy Ratio/ YOR). Padaanalisistahun 2015, nilai YOR di Pelabuhan Pontianak mencapaiangka 92,37%, sedangkanpadaanalisisnilai YOR untuk 10 tahunmendatang, yaknipadatahun 2025 nilai YOR di Pelabuhan Pontianak mencapaiangka 146,843 % dimanakapasitasnyasudahtidakmencukupi (overload). Kata kunci : terminal petikemas, kapasitas, peralatan, YOR
ANALISIS KINERJA JALAN DAN KEBUTUHAN PARKIR DIKAWASAN VIHARA TRI DHARMA SINGKAWANG Nerilius Sarnando; Slamet Widodo; Heri Azwansyah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.50498

Abstract

Kawasan Vihara Tri Dharma yang terletak Kota Singkawang. Hambatan samping merupakan interaksi langsung antara arus lalu lintas dengan aktivitas yang ada di pinggir jalan yang berkaitan dengan tata guna lahan pada kawasan Vihara Tri Dharma di sepanjang jalan. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat mengidentifikasi sistem perparkiran, menganalisis karakteristik kedatangan dan keberangkatan kendaraan, menganalisis kebutuhan dan kapasitas ruang parkir serta menganalisis kinerja jaringan jalan, dan dapat memberikan rekomendasi dari data hasil analisis yang didapat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi atau survei langsung di lapangan. Studi ini menghasilkan bahwa jumlah petak parkir yang dibutuhkan untuk kendaraan roda 2 sebanyak 265 petak parkir, sedangkan untuk kendaraan roda 4 sebanyak 92 petak parkir. Jumlah petak parkir yang dapat disediakan untuk roda 2 sebanyak 100 petak parkir dengan luas lahan 150 m2 dan jumlah petak parkir yang dapat disediakan untuk roda 4 sebanyak 32 petak parkir dengan luas lahan 400 m2. Kinerja jalan untuk Jalan Mardeka dan Jalan Budi Utomo pada kondisi eksisting dalam kondisi stabil dengan derajat kejenuhan (DS) Jalan Mardeka 0,43 dan (DS) Jalan Budi Utomo 0,58. Kata kunci : Derajat Kejenuhan Kawasan, Hambatan Samping, Kebutuhan Parkir.
KARAKTERISTIK BETON SILINDER PADA PERKERASAN KAKU DENGAN DIMENSI BENDA UJI TERHADAP KUAT TEKAN Hendrawan Novianto; Slamet Widodo; Siti Nurlaily Kadarini
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.50191

Abstract

Kebutuhan aspal untuk pembangunan jalan di Indonesia saat ini mencapai 1,2 juta ton tiap tahunnya. Untuk memenuhi sebagian dari kebutuhan aspal tersebut, Indonesia masih mengimpor aspal minyak dari luar negeri. Oleh karena itu, untuk mengurangi penggunaan aspal minyak di dalam negeri maka saat ini Indonesia menggunakan beton sebagai bahan alternatif perkerasan jalan. Permasalahan yang terjadi menggunakan beton sebagai struktur perkerasan kaku, menunjukkan bahwa selama masa konstruksi terjadi antrian kendaraan dan kemacetan yang diakibatkan oleh pengalihan sebagian jalur lalu lintas, semakin lama proses pekerjaan pembetonan dan perawatan beton maka akan semakin lama pula terjadi kemacetan dan antrian kendaraan pada ruas jalan yang dikerjakan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik beton silinder pada perkerasan kaku dengan dimensi benda uji terhadap kuat tekan. Terdapat tiga jenis cetakan yang digunakan yaitu : cetakan silinder diameter 7,5 cm x 15 cm, silinder diameter 10 cm x  20 cm dan 15 cm x 30 cm. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 14 hari. Hasil pengujian kuat tekan dari benda uji silinder diameter 15 cm x 30 cm lebih kecil 25,42 Mpa dari benda uji silinder diameter 10 cm x 20 cm dengan nilai kuat tekan 25,550 Mpa dan lebih kecil dari benda uji 7,5 cm x 15 cm. Nilai kuat tekan dari benda uji silinder 7,5 cm x 15 cm lebih besar 27,665 Mpa dari benda uji silinder diameter 15 cm x 30 cm. Kata Kunci : Dimensi Benda Uji, Kuat Tekan
EVALUASI PERSIMPANGAN JL. PUTRI CANDRAMIDI – JL. SULTAN ABDURRAHMAN – JL. GUSTI JOHAN IDRUS KOTA PONTIANAK MENGGUNAKAN SOFTWARE VISSIM Resti Nur’sila; Slamet Widodo; Sumiyattinah -
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.44925

Abstract

Persimpangan umumnya memiliki antrian dan tundaan kendaraan yang menghambat pergerakan, pada simpang Jl.Putri Candramidi–Jl.Sultan Abdurrahman-Jl.Gusti Johan Idrus Kota Pontianak terjadi hal tersebut akibat konflik yang terjadi pada mulut simpang. Kinerja simpang yang baik menurut MKJI 1997 yaitu Derajat Kejenuhan (DS) <0.75 namun pada persimpangan ini ditahun 2020 DS>0.75 dengan tingkat pelayanan simpang D. Pada VISSIM 20 menunjukkan Level of Service (LOS) D pada simpang bersinyal dan C simpang tak bersinyal. Analisa selanjutnya, alternatif solusi dilakukan dengan VISSIM 20. Alternatif 1 melakukan perubahan waktu sinyal menghasilkan 36,32 dan 26,06 detik. Alternatif 2 yaitu penambahan lebar jalan menghasilkan 37,98 dan 16,54 detik. Alternatif 3 mengkombinasi alternatif 1 dan 2, kendaraan berat dilarang melewati Jl.Sultan Abdurraman II dan arus terlawan menuju Jl.Putri Candramidi dihilangkan menghasilkan 17,24 dan 12,60 detik. Alternatif 4 yaitu u-turn dan kombinasi alternatif 1 dan 2 menghasilkan 22,07 dan 21,09 detik. Alternatif 5 yaitu kombinasi alternatif 4 dan membuat lajur belok kiri langsung serta kendaraan berat dilarang lewat pukul 07.00-08.00 pada Jl.Sultan Abdurrahman II menghasilkan 16,92 dan 13,72 detik. Hasil tundaan yang lebih pendek pada kedua simpang di dapat pada alternatif solusi 5 dengan LOS yang dihasilkan B, maka dapat dijadikan sebagai alternatif terbaik.Key Words: Alternatif, LOS, Median, MKJI 1997, VISSIM 20
PERENCANAAN PERKERASAN JALAN DENGAN METODE BINA MARGA 2002 DAN METODE BINA MARGA 2011 (STUDI KASUS : JL. DRS. MOH. HATTA. SUNGAI RENGAS KEC. SUNGAI KAKAP, KAB. KUBU RAYA) Mahisza Juniarti; Slamet Widodo; - Akhmadali
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.48963

Abstract

Direktorat Jenderal Bina Marga selalu melakukan perbaikan mengenai metode untuk perencanaan perkerasan jalan yang selalu dikembangkan dan disempurnakan. Metode Bina Marga 2002 yang berpedoman pada Pedoman Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Pt T-01-2002-B dan Metode Bina Marga 2011 yang berpedoman pada Pedoman Interim Desain Perkerasan Jalan Lentur No.w 002/P/BM/2011. Tujuan dari penelitian ini adalah perencanaan tebal perkerasan lentur dengan metode Bina Marga 2002 dan metode Bina Marga 2011 serta mendapatkan alternative tebal perkerasan untuk studi kasus jalan Drs. Moh. Hatta, Sungai Rengas Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya. Pada kedua metode tersebut terdapat beberapa parameter perencanaan yaitu Reliabilitas (R), nilai penyimpangan normal standar (ZR), deviasi standar (So), koefisien drainase (mi), indeks permukaan (IP), dan koefisien kekuatan relative (a). Perencanaan jalan dibagi menjadi dua segmen yaitu segmen jalan beton dan segmen jalan telford. Jalan Drs. Moh. Hatta merupakan jalan dengan volume lalu lintas rendah. Dengan jumlah CBR tanah dasar sebsesar 1,04%. Sehinga metode yang efektif yang dapat digunakan pada jalan tersebut adalan Metode Bina Marga 2002, dengan tebal lapis perkerasan yaitu lapis HRS-WC setebal 3 cm, HRS Base setebal 4,5 cm, tebal rabat beton 26 cm, tebal batu telford setebal 23 cm serta tanah yang dipadatkan setebal 10 cm.Kata kunci: Metode Bina Marga 2002, Metode Bina Marga 2011, Tebal lapis perkerasan lentur
Co-Authors , Elfitra Desy Surya , NURHAYATI - Ahendra - Akhmadali - Bani - Rajina - Revandra - Sumiyattinah . Adriansyah A.Bahri Joni M Adhitya Wibi Ardiyan Adhy Putri Rilianti Adi Sutrisman Adri Rizky Silaban Agung Putranto Agustiyanta - Ahmad Aswan Waruwu Ahmad Ravi Anjasmoro Ahmad Saifudin Mutaqi Ahsan, Ahmad Nur AHYAR SUPANI Akhmad Suraji Akram Harmoni Wiardi Albani Musyafa Aldo Aziiz Putra Alexander Herry Rumawak Alfin Alfin Alfina Maysyurah Alfitri Anas Arfandi Andy Sulthan Muhammad Anggri Puspita Sari Anidah Aprisella, Rhienta Aris Purnomo Asrul Saputra Bambang Hariyanto Bima Satria Budi Indra Setiawan Budi Rusdianto Bunga Widuri Marina Chusnul Arif Dede Irawan Dendy Andrian Desandy Huda Pratama Desetya Alsava Kurniawan Dewi Adang Prastika Dian Sudiyono Didik Setyo Purwantoro Dwi Kartika Wati Dwi Otik Kurniawati Dwi Resti Pratiwi Eka Rahma Sari Eti Sulandari Etty Harya Ningsi Evy Ernawati Fadilah Umar Fahrudin Js Pareke Firman Yudha Pratama Gilang Trinanda Goib Wiranto Hafid Anshari Haris Nugroho Hendrawan Novianto Hendri Bustamam Hendrig Joko Prasetyo Herfianti, Meiffa Heri Azwansyah Herlambang Brawijaya Herlina Arifin Hidayatullah, Mohammad Furqon Ika yuniartiningtiyas Ika Iman Rohmatan Irawati, Titik Islahuzzaman Nuryadin Joko Suriono Julyar Prasetyo Kamilah, Khansa Farah Kanang S. Hindarto Komala Erwan Lambok Manurung Lizar Alfansi Lusmi Jumeita Damanik M. Agung Putranto Andriani M. Jelvin Andrea Alza M. Miftakul Amin M. MISBACHUL HUDA Mahisza Juniarti Mardison Suhil Maruli Situmorang Masaru Mizoguchi Meiliani Meiyi Darlies Mesra B Mierta Dwangga Mochamad Iqbal Musa Mohammad Furqon Hidayatullah Muhammad Nur Fajar Muhammad Rusmin Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi Mustain . Natalia Vensya Solissa Nerilius Sarnando nFN Sutrisno Novia Tri Mariani Novita Sari Dewi Ningsih Nur Aini Iswati Hasanah Nurafrina Siregar Nurfaijah Nurfaijah Nurhening Yuniarti Okta maranatha Oktari Ega Oktavianus Andri Perdiansyah Perdiansyah Prasetyo, Hendrig Joko Pratiwi . Pristianto, Hendrik Raden Abdul Hadi Hag Rahmawati, Rahmawati Raniasa Putra Resti Nur’sila Retno Puspa Rini Reza Kurniawan Rian Rahmanda Putra Riana Hartati Riskawati Rizky Kusuma Wardani Rizky Wahyu Ramadhan Robin Muhammad Rucira Isthiantyari Rudiyanto Rudiyanto Rumi Iqbal Doewes, Rumi Iqbal Rusdyanto, Siti Wahyumi Rusmin Rahman Rustam Asnawi Ryan Dharmawan Laksana Said Basalim Said Said Sam Herodian Samudi Samudi Sania, Widia Sapta Kunta Purnama Satria Pinandita Sembiring, Rinawati Sigit Mujiharjo Siska Della Septiana Siti Mayuni Siti Nurlaily Kadarini Siti Yulaikhah Soengkono . Soengkono Slamet Widodo Sri Haryono Sri Rindayani Sriati Steven Daniel Kussoy Sumiyattinah - Teddy Ariyadi Tedi Yana Trijanti Asnan Trisna Murni Urip Puji Sulistiyo Adi Usman Ahmad Virdyra Tasril Andriani Wahed Dussawal Wahyu Nugroho Wakhyuni, Emi Waluyo Widyo Wiyono Wulida Arina Najwa Yuniar Ika Fajarini Zaqlul Iqbal