This Author published in this journals
All Journal Inersia : Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Teknik Sipil dan Arsitektur JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Manajemen Informatika Jurnal Keteknikan Pertanian Jurnal Ilmu Kesehatan Duta Gama Klaten Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian Managament Insight: Jurnal Ilmiah Manajemen Jurnal Pseudocode EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Kimia Terapan Indonesia JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JURNAL TIARSIE WIDYA LAKSANA Biolearning Journal Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series JUMAN Tools (Jurnal Manajemen Tools) JURSIMA (Jurnal Sistem Informasi dan Manajemen) Integrated Lab Journal Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Jurnal Rekayasa Lingkungan Jurnal Medika Hutama Enrichment : Journal of Management GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Jurnal Scientia Journal of Innovation and Technology Abdimas: Papua Journal Of Community Service Jurnal Ekonomi Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Sangkalemo Proceeding of The International Conference on Economics and Business Home Ec Jurnal Nagara Bhakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Scholarly Journal of Elementary School Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora JURSIMA The Manager Reveiew Sinergi International Journal of Economics Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Jurnal Wilayah, Kota dan Lingkungan Berkelanjutan Jurnal Budget BIODIVERS - BIOTROP Scientific Magazine Serambi Engineering Management Analysis Journal Jurnal Teknologi Informatika Multimedia Digital International Journal of Economics, Accounting, and Management Ignite: Journal Islamic Global Network for Information Technology and Entrepreneurship International Journal of Management, Economic and Accounting UNM Journal of Technology and Vocational Jurnal Penelitian Pendidikan Journal of Community Empowerment Journal of Business Integration Competitive Proceeding of The International Conference on Management, Entrepreneurship, and Business
Claim Missing Document
Check
Articles

PERENCANAAN BUNDARAN PADA SIMPANG JALAN ARTERI SUPADIO – JALAN BANDARA INTERNASIONAL SUPADIO Desandy Huda Pratama; Komala Erwan; Slamet Widodo
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.55551

Abstract

Persimpangan itiga ilengan iJalan iArteri iSupadio, ibundaran iini imelayani iarus ipenting iyaitu iarus ilalu ilintas imasuk idan ikeluar iKota iPontianak,kubu iraya, ibandara iSupadio, ilembaga ipendidikan, iperkantoran, ipasar idan ipemukiman. iPenelitian iini ibertujuan imerencanakan iBundaran idengan ipermasalahan iU-turn itidak imemenuhi isyarat iteknisnya idan imengurangi ijarak itempuh imenggunakan iManual iKapasitas iJalan iIndonesia i(MKJI) idan idi isimulasi ilalu ilintas i idengan isoftware iVISSIM i. iUntuk imengetahui ikinerja ibundaran iarteri isupadio idi iKubu iRaya idilakukan ipengambilan idata iselama i3 ihari idengan ibantuan ialat isurvei iberupa icctv isebagai iperekamnya iyang idimulai ipukul i06.00-21.00 iWIB. i iKemudian idata iyang isudah iterkumpul i idiolah idengan imenggunakan iteori iperhitungan iManual iKapasitas iJalan iIndonesia i1997. iDari ihasil ipengamatan iyang idilakukan iwaktu ijam isibuk iyang iterjadi ipada ibundaran iArteri iSupadio iadalah i ipada ihari isenin ijam i07.00-08.00 i iWIB. iDerajat ikejenuhan i i(DS) itertinggi ipada ikondisi iexisting ididapat ipada ibagian ijalinan iBC iyaitu i0,473,Tundaan ibundaran irata-rata idiperoleh isebesar i2,219 idetik. iPada ialternatif ipertama ididapat inilai iderajat ikejenuhan itertinggi ipada ikondisi iexisting iatau itahun2024 isebesar i= i0.635 idan itundaan ibundaran irata-rata isebesar i= i3.22 idet/smp, isedangkan inilai iderajat ikejenuhan itertinggi ipada itahun i2034 isebesar i= i0.8 idan itundaan ibundaran irata-rata isebesar i= i6.75 idet/smp. iKata-kata ikunci i: iBundaran,MKJI i1997
ESTIMASI NILAI MODULUS REAKSI TANAH DASAR (NILAI ‘k’) PADA MATERIAL TANAH LEMPUNG PENIRAMAN Dian Sudiyono; Slamet Widodo; Eti Sulandari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1511.106 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.17791

Abstract

Subgrade is a very important factor in the field of civil engineering, especially in designing the pavement, both rigid and flexible pavements pavement. According to some studies of land in West Kalimantan, especially land Peniraman have clay soil conditions that have small pebbles. Clay is technically more advantageous because it has a carrying capacity is high enough so that in designing the pavement is excellent for use as road subgrade. This research was carried out without disturbing the original soil conditions are then carried out by testing the physical properties and mechanical properties of the soil. Testing the physical properties of soil carried out by three methods: USCS, AASHTO, and the USDA. Based on the method USCS unknown land peniraman classified as ML (silt inorganic, fine sand once, powdered rock, fine sand clayed or argillaceous) and according to AASHTO classified land clayed with general levels most basic soil moderate to poor, while according to the USDA soil classified as loam or Clay. As for testing the mechanical properties of soil compaction test done and compressive strength test soil by CBR test and the test load plate to get the subgrade modulus value or the value of "k". In addition to getting the CBR value and the value of "k", the results of this research will also get the relationship of the two values ​​which will then be displayed in graphic design NAASRA. Testing was conducted in the laboratory using existing CBR tool with 2 variations sample of soak and soak and variations in energy (collision) is given. Soaking were conducted for 4 days to get a critical CBR soil tested, while the energy variations that give the 10, 30, and 56 collision. The results showed it turns out that soaked CBR generate value and value "k" is far lower than the soil soaked, it is due to the development that occurs as a result of immersion for 4 days to obtain the critical value which is used to design a pavement. Similarly, land with energy 56 collisions produce CBR value and the value of "k" is higher than the ground with energy 10 and 30 collision, This is the land with energy 56 collisions have a density that is far better than the 10 and 30 collisions so that when pressure tests produce CBR value and the value of "k" is higher the closer the value of design. Keywords :        Soil Clays Peniraman, Maximum Dry Density (γdry), Optimum Water Content (Woptimum), CBR, value 'k' (k value).
ANALISIS KAPASITAS TERMINAL PENUMPANG PELABUHAN DWIKORA PONTIANAK DI KALIMANTAN BARAT Adri Rizky Silaban; Slamet Widodo; Heri Azwansyah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.45830

Abstract

Pelabuhan Dwikora Pontianak menjadi salah satu bentuk jasa transportasi yang sering digunakan bagi manusia. Penelitian ini mengkaji analisis kapasitas Terminal Penumpang Pelabuhan Dwikora. Metode survei yang dilakukan dengan melakukan pengamatan langsung ke lapangan , dengan mencatat jumlah penumpang embarkasi di terminal penumpang, memberikan kuisioner terkait penggunaan transportasi kapal dan mengutip data dari instansi yang bersangkutan. Ada pun hasil survey yang telah dilakukan didapat total kebutuhan Terminal Penumpang adalah 642,34  m² , maka itu akan dilakukan pengembangan rute pada kegiatan di terminal penumpang. Berdasarkan analisa data yang telah dilakukan didapat bahwa pergerakan aktifitas penumpang cenderung terjadi penurunan tiap tahunnya , penurunan tersebut dipengaruhi akibat penggunaan transportasi udara yang cenderung meningkat tiap tahunnya yang akan dihitung dari hasil kusioner terhadap penumpang menggunakkan logit biner selisih. Dari hasil pengembangan rute di dapat 4 rute baru yang diharapkan bisa meningkatkan jumlah penumpang kapal.  Setelah dilakukan pengembangan rute maka level of service pada terminal penumpang akan berubah. Hasil analisis level of service sebelum rute pengembangan di dapat nilai “A” dari tahun 2020 -2030 , dan setelah ada rute pengembangan maka level of service dari tahun 2020-2030 mendapat nilai dibawah “A”. Terdapat perbedaan antara kapasitas terminal pada saat rute existing dan rute pengembangan Kata Kunci: terminal penumpang, pelabuhan , analisis
ANALISA PENENTUAN URUTAN PRIORITAS PEMELIHARAAN JALAN DI KABUPATEN LANDAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT DENGAN MENGGUNAKAN PROSES HIRARKI ANALITIK Widyo Wiyono; Slamet Widodo; Siti Mayuni
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.115 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.17976

Abstract

The road network tends to decrease the conditions indicated by the occurrence of damage to the road. Road maintenance program should be carried out by local governments. With so many obstacles and problems, such as budget constraints, proposed that people continue to enter the Public Works Department, will require planning road network maintenance program to determine the order of priority maintenance This research was conducted in order to analyze and get an order of priority for road maintenance. In this study conducted at three (3) existing roads in Landak District namely roads Sp. Aur-Agak-Sebangki, Sebadu-Karangan roads and road Darit-Ladangan-Sompak is using various criteria. To determine the order of priority road maintenance used method Analytical Hierarchy Process (AHP). Analytical Hierarchy Process is an issue that will be resolved in a frame of mind that is organized, thus allowing can be expressed to take effective decisions on the issue. Criteria were influential in determining the order of priority road is the road conditions, traffic volume, and land use policies. By using Analytical Hierarchy Process, the order of priority road maintenance in Porcupine District based on the value of the highest weight to the lowest weighting is road Sebadu-Karangan 41.0% by weight of the first priority because it has the highest weight. Further road Darit-Ladangan-Sompak is 31.6% by weight, and the final sequence is roads Sp. Aur-Agak-Sebangki with a 27.4% weighting. Keywords: Road Maintenance, Landak District, Analytical Hierarchy Process,Priority Order
ANALISIS JENIS PELARUT UNTUK EKSTRAKSI ASPAL PADA PERKERASAN AC-WC (ASPHALT CONCRETE – WEARING COURSE) Mochamad Iqbal Musa; - Akhmadali; Slamet Widodo
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.369 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.36601

Abstract

Berdasarkan spesifikasi umum 2010 revisi 3 (tiga) telah diisyaratkan bahwa toleransi kadar aspal adalah ± 0,3% dari berat total campuran. Hal ini mengindikasi bahwa kadar aspal sangat berpengaruh besar terhadap umur pelayanan lapis perkerasan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar aspal hasil ekstraksi terhadap jenis pelarut dan membandingkan kadar aspal hasil ekstraksi terhadap nilai oktan (Research Octane Number). Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode sentrifugal ekstraktor dengan menganalisa pengaruh nilai oktan terhadap jenis pelarut solar, pertalite, pertamax turbo dan trychloroethylene. Hasil penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa pertamax turbo sebagai pelarut dalam ekstraksi kadar aspal melarutkan aspal yang lebih banyak pada agregat quarry yang sama serta benda uji yang sama, karena lebih melarutkan aspal dibanding pelarut Solar dan Pertalite. Dimana diperoleh deviasi terhadap Solar -0,813%, dan terhadap Pertalite -0,118% untuk sample kadar aspal optimum dengan lima kali pencucian. Sedangkan untuk nilai kadar aspal yang tidak optimum diperoleh deviasi terhadap Solar sebesar -0,318%, dan terhadap Pertalite sebesar -0,115% dengan lima kali proses pencucian.Kata kunci : Ekstraksi, pelarut, metode sentrifugal, kadar aspal.
IDENTIFIKASI JALUR LINTAS ANGKUTAN BARANG DARI GUDANG-GUDANG KE PUSAT-PUSAT DISTRIBUSI DI KOTA PONTIANAK Maruli Situmorang; Slamet Widodo; Eti Sulandari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.18378

Abstract

Seiring terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penduduk di Kalimantan Barat tentu terjadi peningkatan di segala bidang, salah satunya di bidang perdagangan yang menyebabkan peningkatan arus distribusi barang. Oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan jalur lintas angkutan barang dari gudang gudang ke pusat-pusat distribusi di Kota Pontianak agar dapat melakukan penataan sistem jaringan lalu lintas yang disesuaikan menurut peranan jalan yang di atur memalui Rencan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Pontianak, sehingga tidak merusak kualitas dan pelayanan jalan yang di lalui oleh kendaraan angkutan barang tersebut.Keluar masuknya barang merupakan suatu kegiatan atau usaha untuk melakukan pengurusan, penyelenggaraan dan pengaturan perpindahan barang dari suatu tempat ke tempat lain dari tempat penyimpanan ke tempat pemakainya Dalam penelitian ini, Survei dilakukan pada 3 (tiga) hari kerja, dan data yang digunakan adalah data pada setiap gudang dengan jumlah kendaraan angkutan barang terbanyak dalam sehari. Survey dilakukan dengan cara mengambil data-data yang diperlukan pada lokasi survey (titik survei. Secara umum  kendaraan lintas angkutan barang banyak beroprasi pada jam 08.00- 11.00 Wib dan 13.00- 16.00 Wib dengan total 1030 kendaraan perhari. Adapun jam terbanyak berdasarkan survei adalah pukul 09.00- 10.00 Wib, dengan 237  kendaraan perhari, atau sekitar 23 % dari jumlah kendaran angkutan barang yang berasal dari pergudangan ke pusat –pusat distribusi di Kota Pontianak. Dan untuk komoditas rerlihat bahwa komoditas terbanyak yang masuk ke Kota Pontianak adalah jenis pupuk dengan angka 482 truk/hari atau sekitar 46,79 % dari total kendaraan angkutan barang dari pergudangan yang ada di Kota Pontianak. Untuk rute yang banyak di lalui oleh kendaraan angkutan barang dapat dijelaskan bahwa jumlah truk yang berasal dari pergudangan yang ada dikawasan sekitar jalan Kom Yos Sudarso adalah 408 truk atau sekitar  39,61 %, truk yang berasal dari kawasan jalan Tanjung Hilir berjumlah 254 truk atau sekitar 24,66 % , dan jumlah truk yang berasal dari kawasan jalan Gusti Situt Mahmud berjumlah 368 truk atau sekitar 35.72 %. Juga terdapat  jalur lintas yang di lalui merupakan bukan jalur yang sudah di atur oleh RTRW Kota Pontianak bahkan dengan jumlah truk angkutan barang sebanyak 397 truk atau 38, 54 % yang pada umumnya memiliki tujuan ke luar kota seperti Kota Singkawang, Sungai Pinyuh Bengkayang dan lain lain. Jalur eksisting terpilih juga bisa direkomendasikan menjadi jalur lintas angkutan barang untuk menuju kawasan industri dan tercantum di dalam RTRW Kota Pontianak,  tentu dengan penelitian kondisi lapangan,dan survei untuk mendapatkan kapasitas dan tingkat pelayanan jalan.   Kata Kunci : Truk Angkutan Barang, Jalur Lintas, Pergudangan, Pusat  distribusi
PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK KACA DAN ABU SERBUK KAYU SEBAGAI FILLER DALAM CAMPURAN LASTON AC – WC ( ASPHALT CONCRETE – WEARING COURSE ) - Revandra; Slamet Widodo; Siti Nurlaily Kadarini
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i3.52333

Abstract

Indonesia menghasilkan sampah 65 juta ton perharinya, sampah yang dihasilkan di Indonesia adalah sampah organik (60%), sampah plastik (14%), sampah kertas (9%), kaca dan kayu (12,7%). Berdasarkan data tersebut, maka digunakan serbuk kaca dan abu serbuk kayu sebagai filler dalam campuran aspal khususnya campuran Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan serbuk kaca dan abu serbuk kayu dengan abu batu sebagai filler dalam campuran perkerasan jalan LASTON AC-WC meliputi pengujian marshall dan analisa void yang terdiri dari VMA, VIM, VFB, dan MQ. Proporsi campuran agregat kasar 39%, agregat halus 54,5%,  dan filler  6,5%. Perencanaan benda uji dengan kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, 7%. Pada masing masing KAO didapatkan bahwa pada campuran aspal menggunakan filler abu batu nilai  stabilitas sebesar 1007,26 kg, flow 3,37 mm, VIM 4,62%, VMA 16,36 %, VFB 81,14% dan MQ 299,72 kg/mm. Pada campuran aspal menggunakan filler serbuk kaca didapatkan nilai stabilitas sebesar 978,64 kg, flow 3,33 mm, VIM 4,67%, VMA 16,38%, VFB 80,74%, dan nilai MQ 293,80 kg/mm. Kemudian campuran aspal dengan menggunakan filler abu serbuk kayu didapatkan nilai stabilitas sebesar 946,94 kg, flow 3,63 mm, VIM 4,59%, VMA 16,26%, VFB 81,07%, dan MQ 260,69 kg/mm.Kata kunci: Abu Serbuk Kayu, Campuran AC-WC, Filler, Parameter Marshall, Serbuk Kaca.
KAJIAN PENGGUNAAN PELICAN CROSSING BAGI PENYEBERANG JALAN (STUDI KASUS JALAN GAJAH MADA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT) Rizky Wahyu Ramadhan; Slamet Widodo; Said Basalim
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60281

Abstract

Status Kota Pontianak sebagai ibu kota provinsi semakin memacu berkembangannya pusat - pusat ekonomi baru, baik pusat perdagangan, perkantoran, industri, dan permukiman. Hal ini mengakibatkan terjadinya peningkatan pergerakan kendaraan dan pejalan kaki pada jalan di Pontianak. Dalam rangka memfasilitasi pejalan kaki di kota Pontianak, maka pelayanan publik harus ditingkatkan contohnya penyediaan fasilitas penyeberangan bagi pejalan kaki. Salah satu tipe fasilitas penyeberangan yang dipilih untuk kasus ini adalah pelican crossing. Penelitian ini menggunkan alat bantu kamera perekam video (cctv). Analisis yang dilakukan yaitu Analisis Kebutuhan fasilitas pelican crossing, Analisis Efektifitas pelican crossing, Analisis kuesioner dengan metode Validasi dan Reliabilitas, Analisis skala likert dan Analisis keamanan dan kenyamanan. Dari perhitungan, didapatkan nilai PV2 selama 3 hari pada lokasi pengamatan sebesar 1,586x1011, 7,081x1010 dan 1,673x1011. Dapat disimpulkan bahwa di jalan Gajah Mada Pontianak, membutuhkan jenis fasilitas penyeberangan sebidang berupa pelican crossing dengan lapak tunggu. Serta dari kuesioner yang hasilkan sebanyak 75 responden didapatlah hasil kenyamanan berupa 44 orang mengatakan nyaman. Dari hasil analisis tingkat efektivitas pelican crossing di lokasi pengamatan, didapatkan nilai efektivitas sebesar 58,229 %. Sesuai dengan nilai efektivitas yang telah ditentukan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa pelican crossing pada lokasi pengamatan dapat dikategorikan masih kurang efektif.Kata Kunci : Fasilitas penyeberang jalan, Penyeberangan Sebidang, Pelican Crossing
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI UMUM TAKSI DAN BUS AKDP (STUDI KASUS TRAYEK SAMBAS - PONTIANAK) Alfin Alfin; Slamet Widodo; Said Said
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60309

Abstract

Angkutan umum memegang peranan penting dalam perpindahan orang dalam suatu kawasan. Masyarakat Kota Sambas, Provinsi Kalimantan Barat memiliki akses terhadap angkutan umum antara lain angkutan antar kota/kabupaten. Terdapat kebutuhan yang cukup tinggi di Kabupaten Sambas terhadap pergerakan terutama menuju ke ibukota provinsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi para pelaku perjalanan dalam melakukan pemilihan moda transportasi antara Bus AKDP dan Taksi. Analisis dilakukan  dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Analisis AHP dilakukan dengan studi eksploratif terhadap responden pengguna moda transportasi yang melakukan pergerakan dalam sudut pandang pemilihan moda transportasi. Dari hasil analisis diperoleh bahwa kenyamanan (49,18%) menjadi faktor pertama dalam pemilihan moda transportasi yang diikuti oleh faktor keamanan (28,95%), kemudahan (9,23%), biaya perjalanan (8,37%) dan waktu perjalanan (4,28%). Berdasarkan hasil bobot prioritas global diperoleh moda transportasi Taksi dengan nilai bobot persentase sebesar (55%) menjadi transportasi terpilih dibandingkan dengan Bus AKDP dengan bobot persentase sebesar (45%) berdasarkan faktor-faktor tersebut.
Deviasi Penerapan Aspek Hukum Kontrak Konstruksi Slamet Widodo; Akhmad Suraji; Albani Musyafa
Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik Vol. 2 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juprit.v2i2.1615

Abstract

Dalam proyek konstruksi di Indonesia sebagian besar mengalami deviasi. Deviasi muncul karena adanya ketidaksesuaian antara pekerjaan yang ada dilapangan dengan kontrak yang telah tertuang. Dengan adanya permasalahan yang ada dilapangan oleh penyedia jasa yang tidak sesuai dengan kontrak awal menimbulkan kerugian. Penelitian dilakukan dengan pengumpulan data data Lembaga yang memiliki kewenangan terhadap permasalahan ini yaitu : PPK, BPK, dan Inspektorat daerah. Data didapatkan juga melalui kuisioner yang telah diisi oleh responden mengenai jenis deviasi, dampak deviasi, penyebab deviasi, dan pelaku deviasi. Pengolahan data dilakukan menggunakan metode Delphi untuk melakukan kuisioner dan metode Multiple Deviasi Analysis untuk pengolahan dan penggolongan data proyek yang mengalami deviasi. Hasil pengolahan data diperoleh hasil urutan jenis deviasi tertinggi hingga terendah, yaitu aspek teknis sebesar 85%, aspek hukum sebesar 10%, dan aspek administrasi sebesar 5%. Untuk dampak dari terjadinya deviasi diperoleh hasil urutan dari tertinggi hingga terendah , yaitu dari Scope sebesar 34%, Cost sebesar 31%, Time sebesar 22%, Quality sebesar 13% dan Safety sebesar 0%. Besaran proyek konstruksi terjadi deviasi menurut hasil pengolahan yaitu sebesar 5,51%. Untuk penyebab terjadinya deviasi berasal dari ketidaksesuaian pekerjaan volume yang dikerjakan dilapangan dengan kontrak yang telah tertuang. Pelaku utama dalam terjadinya deviasi adalah dari pihak kontraktor.
Co-Authors , Elfitra Desy Surya , NURHAYATI - Ahendra - Akhmadali - Bani - Rajina - Revandra - Sumiyattinah . Adriansyah A.Bahri Joni M Adhitya Wibi Ardiyan Adhy Putri Rilianti Adi Sutrisman Adri Rizky Silaban Agung Putranto Agustiyanta - Ahmad Aswan Waruwu Ahmad Ravi Anjasmoro Ahmad Saifudin Mutaqi Ahsan, Ahmad Nur AHYAR SUPANI Akhmad Suraji Akram Harmoni Wiardi Albani Musyafa Aldo Aziiz Putra Alexander Herry Rumawak Alfin Alfin Alfina Maysyurah Alfitri Anas Arfandi Andy Sulthan Muhammad Anggri Puspita Sari Anidah Aprisella, Rhienta Aris Purnomo Asrul Saputra Bambang Hariyanto Bima Satria Budi Indra Setiawan Budi Rusdianto Bunga Widuri Marina Chusnul Arif Dede Irawan Dendy Andrian Desandy Huda Pratama Desetya Alsava Kurniawan Dewi Adang Prastika Dian Sudiyono Didik Setyo Purwantoro Dwi Kartika Wati Dwi Otik Kurniawati Dwi Resti Pratiwi Eka Rahma Sari Eti Sulandari Etty Harya Ningsi Evy Ernawati Fadilah Umar Fahrudin Js Pareke Firman Yudha Pratama Gilang Trinanda Goib Wiranto Hafid Anshari Haris Nugroho Hendrawan Novianto Hendri Bustamam Hendrig Joko Prasetyo Herfianti, Meiffa Heri Azwansyah Herlambang Brawijaya Herlina Arifin Hidayatullah, Mohammad Furqon Ika yuniartiningtiyas Ika Iman Rohmatan Irawati, Titik Islahuzzaman Nuryadin Joko Suriono Julyar Prasetyo Kamilah, Khansa Farah Kanang S. Hindarto Komala Erwan Lambok Manurung Lizar Alfansi Lusmi Jumeita Damanik M. Agung Putranto Andriani M. Jelvin Andrea Alza M. Miftakul Amin M. MISBACHUL HUDA Mahisza Juniarti Mardison Suhil Maruli Situmorang Masaru Mizoguchi Meiliani Meiyi Darlies Mesra B Mierta Dwangga Mochamad Iqbal Musa Mohammad Furqon Hidayatullah Muhammad Nur Fajar Muhammad Rusmin Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi Mustain . Natalia Vensya Solissa Nerilius Sarnando nFN Sutrisno Novia Tri Mariani Novita Sari Dewi Ningsih Nur Aini Iswati Hasanah Nurafrina Siregar Nurfaijah Nurfaijah Nurhening Yuniarti Okta maranatha Oktari Ega Oktavianus Andri Perdiansyah Perdiansyah Prasetyo, Hendrig Joko Pratiwi . Pristianto, Hendrik Raden Abdul Hadi Hag Rahmawati, Rahmawati Raniasa Putra Resti Nur’sila Retno Puspa Rini Reza Kurniawan Rian Rahmanda Putra Riana Hartati Riskawati Rizky Kusuma Wardani Rizky Wahyu Ramadhan Robin Muhammad Rucira Isthiantyari Rudiyanto Rudiyanto Rumi Iqbal Doewes, Rumi Iqbal Rusdyanto, Siti Wahyumi Rusmin Rahman Rustam Asnawi Ryan Dharmawan Laksana Said Basalim Said Said Sam Herodian Samudi Samudi Sania, Widia Sapta Kunta Purnama Satria Pinandita Sembiring, Rinawati Sigit Mujiharjo Siska Della Septiana Siti Mayuni Siti Nurlaily Kadarini Siti Yulaikhah Soengkono . Soengkono Slamet Widodo Sri Haryono Sri Rindayani Sriati Steven Daniel Kussoy Sumiyattinah - Teddy Ariyadi Tedi Yana Trijanti Asnan Trisna Murni Urip Puji Sulistiyo Adi Usman Ahmad Virdyra Tasril Andriani Wahed Dussawal Wahyu Nugroho Wakhyuni, Emi Waluyo Widyo Wiyono Wulida Arina Najwa Yuniar Ika Fajarini Zaqlul Iqbal