This Author published in this journals
All Journal ACTA VETERINARIA INDONESIANA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Cakrawala Pendidikan Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) Media Statistika Gorga : Jurnal Seni Rupa Widyanuklida Jurnal Gaussian Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang BAHAS Abdimas Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan BIOEDUKASI Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Meditory : The Journal of Medical Laboratory WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA Seminar Nasional Lahan Suboptimal Academy of Education Journal Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Teras Fisika : Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media (JURRSENDEM) Jurnal Natural JOURNAL OF WETLANDS ENVIRONMENTAL MANAGEMENT The International Journal of Tropical Veterinary and Biomedical Research Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Jurnal Abdimas Indonesia Jurnal Arjuna : Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Jurnal Pendidikan Anak Jurnal Medika Veterinaria EKOBIS ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Green Inflation: International Journal of Management And Strategic Business Leadership Misterius: Publikasi Ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Imajinasi: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Kewirausahaan
Claim Missing Document
Check
Articles

REDESAIN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) TERPUSAT MENGGUNAKAN SISTEM ANAEROBIK AEROBIK BIOFILTER DI RSUD Dr. SOETOMO SURABAYA Christina Irnani; Sugito Sugito
WAKTU Vol 14 No 1 (2016): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v14i1.106

Abstract

Limbah cair rumah sakit mengandung senyawa organik yang cukup tinggi, senyawa patogen, bersifat infeksius yang berpotensi menularkan penyakit dan mencemari lingkungan, Seiring bertambahnya fasilitas pelayanan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya maka menyebabkan bertambahnya beban olahan limbah cair. Oleh karena itu perlu dilakukan redesain IPAL terpusat. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk meredesain IPAL terpusat di RSUD Dr. Soetomo Surabaya dengan sistem Anaerobik Aerobik Biofilter menggunakan sistem Attached Growth Processes dengan tipe Submerged – Fixed Media. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah survey lapangan, dokumentasi, kajian literatur dan analisis laboratorium untuk mengetahui karakteristik fisik dan kimia limbah cair. Hasil perhitungan debit limbah cair untuk sepuluh tahun mendatang adalah 500 m3/hari. Konsentrasi BOD awal sebesar 154 mg/lt dan diperkirakan untuk kebutuhan 10 tahun mendatang mengalami peningkatan sebesar 200% menjadi 308 mg/lt yang tergolong dalam kategori kualitas medium. Sistem pengolahan limbah cair Anaerobik-Aerobik Biofilter menggunakan media bioball dengan diameter ± 2,5 cm. Efisiensi Penurunan BOD ditetapkan sebesar 90% - 95%, hasil redesain adalah dimensi utama bangunan pengolahan limbah cair dengan ukuran lebar 4,5 m; kedalaman efektif 3 m; panjang bak equalisasi 5 m; bak sedimentasi awal 5 m; bak biofilter anaerobik 14,6 m; bak biofilter aerobik 4,5 m; bak sedimentasi akhir 4,8 m dan bak klorinasi 4,2 m. Hasil perhitungan rencana anggaran biaya untuk pembangunan IPAL Anaerobik Aerobik Biofilter sebesar Rp. 2.260.000.000. Prototype model IPAL dalam penelitian ini dibuat dari bahan kaca dengan skala 1:25, diperoleh dimensi panjang keseluruhan 153 cm; lebar 18 cm dan tinggi 12 cm.
PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH RUMAH SAKIT DENGAN BIOFILTER Dwi Sari Tristiana; Sugito Sugito
WAKTU Vol 14 No 2 (2016): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v14i2.128

Abstract

Air limbah Rumah Sakit (RS) dapat menyebabkan gangguan kesehatan, kerusakan ekosistem air, dan merusak estetika, oleh karena itu perlu dilakukan pengolahan sebelum dibuang ke badan air. RS Griya Waluya adalah RS swasta di Kabupaten Ponorogo dimana pengolahan air limbah selama ini menggunakan bak penampung dan peresapan. Penelitian bertujuan merencanakan sistem pengolahan air limbah RS Griya Waluya dengan biofilter. Metode penelitian yaitu pengumpulan data primer (kondisi IPAL, lokasi rencana pembangunan IPAL, dan analisis laboratorium) dan data sekunder (profil RS, perencanaan perluasan RS, dan rencana pengembangan pelayanan). Perencanaan IPAL biofilter RS Griya Waluya prediksi 10 tahun mendatang diperoleh hasil perhitungan dan analisis data yaitu debit air limbah yang dihasilkan 55 m3 / hari dengan dimensi bangunan IPAL yang direncanakan terdiri dari bak equalisasi (1,5 m x 1,5 m x 1,7 m); bak sedimentasi awal (4 m x 1,5 m x 1,7 m); bak anaerobik (10,3 m x 1,5 m x 1,7 m); bak aerobik (5,2 m x 1,5 m x 1,7 m); bak sedimentasi akhir (4 m x 1,5 m x 1,7 m); dan bak klorinasi (1 m x 1 m x 1,2 m). Hasil perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada pembangunan IPAL biofilter adalah Rp. 115.535.000,00.
REMOVAL COD DAN TSS LIMBAH CAIR RUMAH POTONG AYAM MENGGUNAKAN SISTEM BIOFILTER ANAEROB Uswatun Hasanah; Sugito Sugito
WAKTU Vol 15 No 1 (2017): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v15i1.436

Abstract

Tingginya kandungan zat organik pada limbah cair industri rumah potong ayam (RPA) menyebabkan limbah cair tersebut tidak boleh dibuang langsung ke lingkungan akuatik. Peningkatan kebutuhan protein dari sumber konsumsi daging ayam, menyebabkan peningkatan limbah cair industri RPA. Oleh karena itu diperlukan suatu alternatif penyelesaian untuk menurunkan kandungan beban pencemar pada limbah cair industri RPA agar kualitas effluent yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan serta memenuhi baku mutu yang telah ditetapkan. Pada penelitian ini pengolahan limbah cair RPA dilakukan dengan menggunakan sistem biofilter anaerob media bioball, dengan variasi waktu tinggal dan konsentrasi influnt. Sampel pengukuran konsentrasi Chemical Oxygen Demand (COD) influent berturut turut sebesar 734 mg/L, 388 mg/L, dan 248 mg/L. Konsentrasi Total Suspended Solid (TSS) dalam air baku limbah RPA sebesar 88 mg/L, 70 mg/L, dan 54 mg/L. Setelah dilakukan pengolahan mengalami penurunan konsentrasi COD dan TSS terhadap semua variasi konsentrasi. Waktu tinggal yang paling efektif dalam menurunkan kadar COD dan TSS pada limbah cair RPA adalah 7 jam.
APLIKASI TEKNOLOGI FILTRASI MENUJU DESA MANDIRI AIR BERSIH DI SUMBERWUDI KARANGGENENG KABUPATEN LAMONGAN Sugito Sugito; Pungut Asmoro
WAKTU Vol 10 No 1 (2012): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v10i1.802

Abstract

Wilayah desa Sumberwudi Karanggeneng Lamongan secara geografis termasuk daerahrawan air bersih. Kualitas air sumur payau terlebih pada musim kemarau.Usaha penyediaan airbersih menggunakan air sungai hanya dilakukan dengan pengendapan sederhana, sehinggakandungan lumpurnya tinggi dan berwarna kecoklatan. Kondisi air tidak memenuhi standarkesehatan. Pemerintah desa belum berupaya untuk menyediakan sarana air bersih baik aspekkuantitas, kualitas maupun kontinuitas.Untuk itu dilaksanakan penerapan teknologi filtrasi secaralengkap untuk mengolah air sungai menjadi air bersih yang layak konsumsi. Melalui program inidapat menghasilkan air bersih yang memenuhi syarat kesehatan, memberdayakan masyarakatdalam sistem produksi dan pengelolaannya secara mandiri, membantu pemerintah untukmeningkatkan derajat ekonomi dan kesehatan masyarakat.Program diawali dengan prosessosialisasi kepada masyarakat. Penetapan lahan instalasi air bersih ditetapkan melalui koordinasidengan pemerintah desa. Masyarakat terlibat langsung melalui proses pembelajaran danpemberdayaan tentang proses penjernihan air. Proses pendampingan dilakukan agar masyarakatmampu melakukan proses produksi, pemeliharaan instalasi, dan mengelola menjadi usahakoperasi air bersih. Hasil program adalah sebuah instalasi penjernih air berupa bangunan utamabak sedimentasi dengan volume 20 m3, bak roughing filter volume 8 m3, bak filtrasi volume 4 m3,dan bak penampungan akhir volume 12 m3. Waktu tinggal air pada bak sedimentasi 4 jammenghasilkan air bersih 72 m3/hari dengan kualitas yang memenuhi syarat untuk melayani 150KK.
The Improvement Critical Thinking Ability of Students Through Reciprocal Learning (Reciprocal Teaching) and Jigsaw Models in Biological Lesson in Parlaungan Islamic High School and Al-Muslim High School Slamet Slamet; Djoko Adi Walujo; Sugito Sugito
BIOEDUKASI Vol 17 No 2 (2019)
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bioedu.v17i2.15056

Abstract

Reciprocal teaching is one of learning model which is consist of four strategies: summarizing, questioning, claryfying the knowladge, and predicting. Another type of cooperative learning is jigsaw models. Jigsaw is a cooperative learing model which create some expert learning groups to stimulate critical thinking of the student abilities. Jigsaw is a learning model that triggers student to have active role in group learning. This study was to know the effect of Reciprocal Teaching with Jigsaw learning model on student critical learning ability is important to be exposure because its study shows that the 10th grade high school students had a low critical thinking abilities. As pre-test and post-test statistical data showed the influence of prior knowledge on learning result has significance points of 0,443 > 0,05., so it can be conclude that the data is significant. Based on the data, there are influence between the prior knowledge to the crtitical thinking ability result. According to the statistical data, the influence of learning models on learning results has significance points of 0,060 > 0,05., so it can be conclude that there are diffrence effect in critical thinking ability by using Reciprocal teaching vs Jigsaw models. Based on the data, the significance points are 0,126 > 0,05., it indicates that the students learning results data is valid or significant and it can be conclude that there are some interaction between Reciprocal teaching with Jigsaw model learning method and aperception knowledge on the learning result of 10th grade student critical thinking ability at Islam Parlaungan High School Waru and Al-Muslim High School Waru.
PENYISIHAN KADAR AMONIAK PADA LIMBAH CAIR DOMESTIK DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM CONSTRUCTED WETLAND BIO-RACK Muhammad Al Kholif; Sugito Sugito
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 6, No 1 (2020): MARET 2020
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.883 KB) | DOI: 10.20527/jukung.v6i1.8235

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji efisiensi jenis tanaman dan waktu tinggal dalam menurunkan kandungan amoniak pada air limbah domestik menggunakan Bio-Rack Wetland. Bio-rack merupakan sistem baru dalam media pengolahan constructed wetland. Bio-rack wetland dijalankan dengan variasi waktu tinggal selama 15 jam dan 20 jam. Media bio-rack terbuat dari pipa PVC dengan ukuran diameter 22 mm. Tumbuhan yang ditanam pada media bio-rack adalah Typha latifolia dan Phragmites australis. Efisiensi penyisihan suhu, pH, dan amoniak pada reaktor bio-rack wetland dilakukan berdasarkan prosedur laboratorium. Efisiensi sistem bio-rack wetland yang terbaik dalam menyisihkan pencemar amoniak yaitu tanaman Typha latifolia dengan efisiensi penyisihan sebesar 35,2% pada waktu tinggal 20 jam. Sedangkan pada tanaman Phragmites australis mampu menyisihkan kadar amoniak sebesar 28,4% dengan waktu tinggal 20 jam. Efisiensi penyisihan parameter uji terbukti lebih baik pada bio-rack wetland dengan tanaman Typha latifolia pada waktu tinggal 20 jam. Kata Kunci: Amoniak, Bio-rack Wetland, Phragmites australis, Typha latifolia, Waktu Tinggal. This study aims to assess the efficiency of plant species and residence time in reducing ammonia content in domestic wastewater using Bio-Rack Wetland. Bio-rack is a new system in the constructed wetland processing media. Wetland bio-rack is run with a variation of the residence time of 15 hours and 20 hours. Bio-rack media is made of PVC pipes with a diameter of 22 mm. Plants grown on bio-rack media are Typha latifolia and Phragmites australis. The removal efficiency of temperature, pH, and ammonia in the wetland bio-rack reactor is carried out based on laboratory procedures. The best efficiency of the bio-rack wetland system in removing ammonia pollutants is Typha latifolia plants with a removal efficiency of 35.2% at a residence time of 20 hours. Whereas the Phragmites australis plant can set aside ammonia levels of 28.4% with a residence time of 20 hours. The removal efficiency of the test parameters was proven to be better in the wetland bio-rack with Typha latifolia plants at a residence time of 20 hours. Keywords: Ammonia, Bio-rack Wetland, Phragmites australis, Typha latifolia, the length of time.
PENGGUNAAN BIOFILTER ANAEROB UNTUK MENURUNKAN KADAR PENCEMAR ORGANIK PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU Muhammad Al Kholif; Frisyi Alfiah; Sugito Sugito; Pungut Pungut; Joko Sutrisno
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 7, No 2 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v7i2.11951

Abstract

Limbah cair industri tahu mengandung zat organik yang tinggi seperti BOD5 dan COD sehingga perlu adanya pengolahan sebelum dibuang ke lingkungan. Salah satu alternatif pengolahan yaitu menggunakan sistem biofilter anaerob. Penelitian ini bersifat eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui penurunan kadar BOD5 dan COD pada limbah cair industri tahu menggunakan sistem biofilter anaerob. Reaktor yang digunakan terdiri dari 2 buah reaktor dan terbuat dari kaca dengan ketebalan 10 mm. Reaktor pertama bervolume 0,081 m3 yang diisi dengan media batu kerikil setinggi 70 cm dan reaktor kedua bervolume 0,059 m3 diisi dengan media bioball rambutan setinggi 45 cm. Limbah cair industri tahu dialirkan ke dalam reaktor biofilter anaerob secara kontinyu dengan arah aliran down flow. Parameter yang diukur yaitu kadar BOD5 dan COD pada inlet maupun outlet reaktor biofilter anaerob. Reaktor 1 bermedia batu kerikil mampu menyisihkan kadar BOD5 dengan penyisihan tertinggi terjadi pada waktu operasi hari ke-4 yaitu sebesar 943,8 mg/L dan penyisihan kadar COD tertinggi pada waktu operasi hari ke-4 yaitu sebesar 1931,2 mg/L. Sedangkan pada reaktor 2 bermedia bioball rambutan mampu menyisihkan kadar BOD5 dengan penyisihan tertinggi terjadi pada waktu operasi hari ke-4 yaitu sebesar 936,7 mg/L dan penyisihan kadar COD tertinggi pada waktu operasi hari ke-4 yaitu sebesar 1856,6 mg/L.  Kata Kunci : batu kerikil, bioball rambutan, biofilter anaerob, limbah tahu.  Tofu industrial liquid waste contains high organic matter such as BOD5 and COD so it needs processing before being discharged into the environment. One of alternative processing is using an anaerobic biofilter system. This study is experimental which aims to determine the decrease of BOD5 and COD levels in tofu wastewater using anaerobic biofilter system. The reactor consist is 2 reactors and is made of glass with a thickness of 10 mm. The first reactor with a volume of 0.081 m3 was filled with 70 cm of gravel media and a second reactor with a volume of 0.059 m3 filled with 45 cm of rambutan bioball media. Tofu industrial liquid waste is flowed into the anaerobic biofilter reactor continuously with down flow direction. Parameters measured were BOD5 and COD levels at the anaerobic biofilter reactor inlet and outlet. The highest removal of BOD5 levels in reactor 1 with gravel media occurred on the 4th day of operation with a allowance of 943.8 mg/L and the highest removal of COD levels at the 4th day of operation was 1931.2 mg/L. Whereas the highest removal of BOD5 levels in reactor 2 with rambutan bioball media occurred on the 4th day of operation with a allowance of 936.7 mg/L and the highest removal of COD levels at the 4th day of operation with a allowance of 1856.6 mg/L. Keywords: anaerobic biofilter, gravel stone, rambutan bioball, tofu waste.
Peggunaan Metode Observasi Variasi LKS Word Square untuk Meningatkan Hasil Belajar Materi Foto Sintesis pada Siswa SMP Sugito Sugito
Academy of Education Journal Vol 9 No 1 (2018): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.86 KB) | DOI: 10.47200/aoej.v9i1.257

Abstract

Learning Biology is part of science that emphasizes providing hands-on experience. During this time students have difficulty learning Photosynthesis material because there are many things that must be proven by experiments and learning that are abstract with the lecture method. To help students understand the material, learning is applied with the observation method which is varied with LKS Word square. This research was designed through Classroom Action Research (CAR). The purpose of this study was to determine the increase in learning outcomes of reproductive material in plants and animals through the application of the observation method which was varied with the LKS Word square in class VII A semester 1 of SMP Negeri 1 Binangun in the academic year 2015/2016. The subject of this research is class VII A SMP Negeri 1 Binangun with a total of 32 students. This research was conducted in two cycles. Each cycle consists of 4 stages, namely: planning (planning), implementation (acting), observation (observing), and reflection (reflecting). Indicators of the success of this study were (1) an increase in the percentage of students who received a score of = 61 or the number of students who studied thoroughly increased to 85%, (2) completeness of classical activity =75%. Based on the results of the study obtained data increase in the percentage of achievement of classical learning completeness in the first cycle 83.33% and the second cycle 91.67%, while the classical activity in the first cycle 61.11% and the second cycle 80.56%. The conclusion of this study is that through the application of the observation method that is varied with the Word Square worksheet on Photosynthesis material can improve student learning outcomes in class VII A semester 1 of SMP Negeri 1 Binangun in the academic year 2015/2016. While the suggestion of this research is that the method of observation varied with Word Square Worksheet needs to be applied to other science teaching materials because the observation method varied with Word Square worksheet makes it easier for students to understand the material being studied.
ISOLASI CEMARAN ENTEROBAKTER PADA AIR TANAH GAMBUT DI WILAYAH KUBU RAYA Sugito Sugito
Meditory : The Journal of Medical Laboratory Vol 8, No 2 (2020): Meditory, Volume 8, No 2, Tahun 2020
Publisher : Jurusan Analisis Kesehatan, Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/m.v8i2.1114

Abstract

Background. Peat soil is a type of soil that is formed from the accumulation of half-decayed plant debris. High organic matter content and some minerals with a thickness of approximately 50 cm. The high content of organic matter in peat soils is thought to be one of the factors that play an important role in supporting the process of adaptation of functional microbes. This is because the availability of organic materials needed by functional microbes for growth and metabolism is met.Method. The sampling method used is purposive sampling. Peat water samples were taken in a composite manner from 2 locations with 10 points on the right and 10 points on the creek flow with a distance of about 10 meters at each point with a trench flow length of 100 meters. Samples were taken in the morning, afternoon, and evening from each point then the inspection was carried out at the Polytechnic Laboratory of the Ministry of Health Pontianak.Results. The distribution of Enterobacter in peat soil water samples taken in the morning, afternoon, the evening is still high with based on identification obtained an average percentage of bacteria Klebsiella Pneumonia 100%, Shigella Dysentery 100%, Proteus Vulgaris 80%, Escherichia Coli 70% and Salmonella 70% and Salmonella Typhi 20%. The coagulation test to determine the type or species of a bacterium from the Enterobacter group is carried out with an antisera test.Concl. There is a relationship between morning water samples with afternoon and evening. Based on the Kendall Tau test, the value of the p-value smaller than α (0.05) is 0.009. 
Optimasi desalinator tenaga matahari menggunakan bahan beton campuran pasir besi abdullah nur aziz; Hartono Hartono; Sugito Sugito
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2021.4.2.5102

Abstract

Potensi energi matahari berupa kalor yang melimpah dapat digunakan untuk proses destilasi air laut. Pemanfaatan energi matahari untuk kebutuhan tersebut membutuhkan media yang optimal menyerap kalor. Optimalisasi media penyerap kalor perlu dilakukan guna meningkatkan kemampuannya. Salah satu variabel yang berpengaruh pada kemampuan penyerapan kalor adalah nilai kalor jenis (c) dan konduktivitas termal (k). Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan membuat 5 kelompok sampel. Kelompok sampel dibedakan oleh komposisi campuran pasir sungai dan pasir besi yang digunakan sebagai bahan utama. Variasi campuran dibuat dengan perbandingan massa antara pasir sungai dengan pasir besi sebagai berikut: 100:0; 90:10; 80:20; 70:30 dan 50:50. Pengikat campuran menggunakan semen dengan massa semen yang sama untuk semua sampel. Pengujian kalor jenis dilakukan dengan memberikan kalor pada salah satu permukaan sampel dan mengukur perbedaan temperatur di antara kedua permukaannya. Sumber kalor yang digunakan berupa pelat pemanas elektrik 40 watt. Pengujian kalor jenis dilakukan menggunakan kalorimeter bom. Sampel yang diuji dibuat dengan ukuran (1 x 1 x 1) cm3. Hasil pengujian konduktivitas termal diperoleh nilai terendah sebesar 7,533 W/mºC pada sampel tanpa pasir besi dan tertinggi sebesar 13,889 W/mºC pada sampel dengan perbandingan 50:50. Hasil pengujian kalor jenis diperoleh nilai terendah sebesar 1698,169 J/kgºC pada sampel dengan perbandingan campuran pasir sungai dan pasir besi 50:50. Sementara nilai kalor jenis tertinggi pada sampel tanpa pasir besi (100:0) dengan nilai 3506,278 J/kgºC. Berdasarkan hasil pengujian, nilai optimal sampel sebagai penyerap kalor adalah sampel dengan campuran pasir sungai dan pasir besi antara 80:20 dan 70:30.
Co-Authors Abdul Hoyyi Abdullah Nur Aziz abdullah nur aziz Abellisa Abellisa Acnes Ratu Dea Adek Cerah Kurnia Azis Adin Ariyanti Dewi Agung - Kusasti Agus Rusgiyono Al Azhar Alan Prahutama Aminuddin Aminuddin Aminuyati Amiruddin Amiruddin Andi Novita Andry Dwira Utama Anggit Ratnakusuma Anggraini Susanti Kusumawardani Anjan Setyo Wahyudi Anna Farida Annisa Annisa Annisa Rifka Alifia Anton Suhartono Aqila Yusriyya Hanun Aref Vai Arham Arham Arief Rachman Hakim Arief Seno Nugroho Arif Widagdo Ariyo Kurniawan Arman Sayuti Arumi Savitri F Aryani Sairun Aryono Rahmad Hakim Aselina Pratidina Wrediningsih Aulia Syafidah Ayuni Ruslina B.Y. Eko Budi Jumpeno Bandhia Ayu Lestari Budi Warsito Cakra Kurniawan Christina Irnani Cut Nila Thasmi Cyntia Surya Utami Darari Rahma Lalita Darmanto Silalahi Darmawi Darmawi Dasrul Dasrul Daulat Saragi Dede Rusmawan Dedi Nugraha Delfiana Anggraini Permatasari Dhiniaty Gularso Di Asih I Maruddani Diah Safitri Dian Febriana Dita Rosita Sari Dita Ruliana Djoko Adi Walujo Dwi Ispriyanti Dwi Ispriyanti Dwi Ispriyanti Dwi Sari Tristiana Eko Adyan Sukanianto Elsa Mariane Ramadani Endra Susila Erna Fransisca Angela Sihotang Erna Musri Arlita Erwin Erwin Esti Pratiwi Etriwati E Fakhrurrazi Fakhrurrazi Farzand Abdullatif Fatkhan Arissetya Fatma Septy Deviana Firda Shintia Dewi Friska Irnas Adiyani Frisyi Alfiah Gholib Gholib Ginta Riady Hamdan Hamdan Hamdani Budiman hartono hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Haryanti Novitasari Hasbi Yasin Hayuk Permatasari Ilham Indra Bakti Al-Irsyad Ilhan Samudra Fattah Indah Nurhayati Indrarini D. I. Indria Tsani Hazhiah Ira Susanti Ismail Ismail Issabella Marsasella Christy Jenesia Kusuma Wardhani Joko Sutrisno Julia Kardin Juliani Juliani Kelik Isbiyantoro Khusnul Yeni Widiyanti Kiky Moelviani Kofifah Indar Prawansyah Lailatus Sya’diyah Laily Nadhifah Lenti Agustina Lianasari Tambunan Leny Darlem Luthfi Nashukha Dewi M Daud AK M Nur Salim M. Chairul Amri M. Hasan Mahdi Abrar Mahdi Abrar Martyanto Tedjo Masfuhurrizqi Iman Mekar Sekar Sari Melati Puspa Nur Fadlilah Meliy Marsanda Merynda Indriyani Syafutri Moch. Abdul Mukid Muhammad Al Kholif Muhammad Faizin Muhammad Hambal Muhammad Hanafiah Muhammad Nur Salim Muslim Akmal Mustafid Mustafid Muzammil Muzammil Nabigus Thoriq Harasta Nandita Aprilia Ayu Virnanda Nia Puspita Sari Niha Kamaliya Niken Nindyaiswari Noveda Mulya Wibowo NOVIA RAHMAWATI Nur Paramita Nira Mulyono Nurliana Nurliana NURLIANA NURLIANA Nursihan Nursihan Nurul Trianda Prameswari R. Kusumo Pratiwi Purnama Sari Prizka Rismawati Arum Pujiono Pujiono Pungut Pungut Pungut, Pungut Purina Pakurnia Artiguna Putra Halomoan Siregar Rahmah Merdekawaty Rany Wahyuningtias Ratnawati, Rhenny Razali Daud Razali Razali Restu Dewi Kusumo Astuti Rinidar Rinidar Rintan Aulal Ilmy Rita Rachmawati Rita Rahmawati Rivaldi Luthfi Rizki Aulia Rohiman Rohiman Roslizawaty Roslizawaty Rukun Santoso Rusli Rusli Salsabilah Balqis Sehah Sehah Sigit Puspito Sigma Wahyuni Silvia Rahmawati Simon Petrus Silalahi Siti Aisyah Siti Anisah Siti Azizah Siti Maghfirotin Soimah Siti Ma’rifah Slamet Slamet Slamet Slamet Sofia Cahyatilmasamah Sri Maya Sari Damanik Sri Wahyuni Sudarno Sudarno Suparno Suparno Suparti Suparti Susi Darmayanti Susy Sriwahyuni Sutrasno Sutrasno Swasnita Swasnita Syaiful, Friska Sylvi Natalia P P T. Armansyah TR T. Fadrial Karmil Tarno Tarno Tatik Widiharih Teuku Reza Ferasyi Teuku Reza Ferasyi Teuku Zahrial Helmi Tiani Wahyu Utami Titin Afriana Tongku Nizwan Siregar Triastuti Wuryandari Tristanti Tristanti Ulya Chofifah Ummu Balqis USWATUN HASANAH Vara Tassa Sutari Velly Ika Arfianda P A Vita Dwi Rachmawati Wahyu Wibawa Wayaning Apsari Widodo Soemadi Widya Ayu Yuliana Widya Nanda Wilis Ardiana Pradana Yuciana Wilandari Yudan Hermawan Yunanur Hanikmah Yustina Tri Handayani Yusuf Arifka Rahman Zamroni Zamroni Zaroh Irayani Zuhrawati NA Zulpikar Zulpikar