Claim Missing Document
Check
Articles

EFEK PEMBERIAN VITAMIN E TERHADAP PENURUNAN KADAR MALONDIALDEHID (MDA) HATI MENCIT STRAIN JEPANG AKIBAT PAPARAN MINYAK GORENG BERULANG Sy, Elmatris; Alioes, Yustini; -, Almurdi
Jurnal Riset Kimia Vol 4, No 1 (2010): September
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrk.v4i1.52

Abstract

 ABSTRACT SOR (Reactive Oxygen Species) is a collection of free radical compound or compounds that easily become free radicals and can damage the cell membrane is marked by elevated levels of MDA (11) This is called oxidative stress, which can be prevented and reduced by adequate intake of antioxidants into the body optimally. Oxidative stress effects can be prevented by antioxidant vitamins, especially vitamin E. The results of research show that the average value of mouse liver MDA levels of the control group (A) 1.78 nmol/mL. The treatment group with repeated delivery of cooking oil (B) have increased the average value of mouse liver MDA levels (2.97 nmol/mL, 3.18 nmol/mL, 3.49 nmol/mL, 3.83 nmol/mL). In the treatment group with doses of vitamin E 52 IU/Kg/Hr and repeat cooking oil (C) have decreased the average value of mouse liver MDA levels (2.03 nmol/mL, 2.10 nmol/mL, 2.24 nmol/mL, 2.70 nmol/mL), compared with the provision of cooking oil over it. We can conclude that there are differences in average MDA levels of the liver of mice a significant between group A, group B1, C1 group (p = 0.003). Mice liver MDA content significantly between group A, group B2, C2 group (p = 0.000), between group A, group B3, C3 group (0.001), between group A, group B4, C4 group (0.000) where p <0.05. Keywords: Recurring Cooking Oil, Vitamin E, Malondialdehid (MDA)   
EFEK PEMBERIAN VITAMIN E TERHADAP JUMLAH ERYTROSIT DAN AKTIVITAS ENZIM KATALASE TIKUS AKIBAT PAPARAN SINAR ULTRAVIOLET Alioes, Yustini; Sy, Elmatris
Jurnal Riset Kimia Vol 4, No 1 (2010): September
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrk.v4i1.113

Abstract

 ABSTRACT Ultraviolet (UV) in addition to have a positive impact on health, can also endanger your health. UV negative impact is felt by the people who are exposed to UV light for long periods, such as fishermen and farmers.  UV radiation levels are causing skin redness (erythema), whereas high levels can cause bleeding in the skin. This study aims to determine the effect. These are experimental studies using rats as an animal, which conducted the Biochemistry Laboratory of the Faculty of Medicine University of Newcastle from September - December 2008. Population is 20 strains of Wistar rats, age ± 2 months and weight 200-250 grams. Samples were taken at random (simple random sampling) of the population and divided into two groups: control group (group UV irradiated 6 hours/day for 3 weeks without vitamin E) and the treatment group (group UV irradiated 6 hours/day for 3 weeks with doses of vitamin E 0:45 IU/Kg BB/kali/hari). The results showed in the control group declines erytrosit and catalase enzyme activity due to exposure to UV. Declining sum was much less after vitamin E. The effect vitamin E can inhibit the decrease in the number erytrosit and catalase enzyme activities of rats exposed to ultraviolet light of vitamin E on the number of erytrosit and catalase enzyme activities of rats by exposure to ultraviolet light. Keywords: Vitamin E, Erytrosit, Katalase 
PENENTUAN TINGKAT AKTIFITAS CHOLINESTERASE DARAH YANG KEBIASAAN MENGGUNAKAN OBAT ANTINYAMUK BAKAR PADA PENDUDUK KELURAHAN JATI PADANG Sy, Elmatris; Alioes, Yustini; Irramah, Miftah
Jurnal Riset Kimia Vol 4, No 2 (2011): March
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrk.v4i2.129

Abstract

 ABSTRACTThis study aims to determine the level of blood cholinesterase activity using a drug habit antinyamuk fuel (OANB), in Kelurahan Jati Padang and analyzed at the Laboratory of Biochemistry at the Faculty of Medicine in April-November 2010. The population is all residents Jati Padang village. The sample is using drugs antinyamuk fuel that is 30 people with sampling techniques eccidental sampling, as control is a resident who does not use drugs antinyamuk (Joan). The results showed: the population of 74 people who came, in getting 30 people to use OANB, 39 people who do not use OANB (liquid and lotion), 5 people who did not use Joan (as control). The average level of blood cholinesterase activity using OANB is 7294.79 u / l, and that does not use Joan is 7645.97 u / l. In conclusion, the average level of blood cholinesterase activity in the population there is a tendency Kelurahan Jati Padang cholinesterase activity levels decreased when compared to controls. Decrease in the average value of cholinesterase activity and a decrease of 5% is still within normal limits. Keywords: drug antinyamuk fuel, cholinesterase   
HUBUNGAN PELAKSANAAN MENYUSUI DINI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS TANAH GARAM KOTA SOLOK Vetty Priscilla; Elmatris Sy
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 6, No 1 (2011): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v6i1.83

Abstract

Pemberian ASI eksklusif secara umum menurun dibeberapa daerah di Sumatra Barat pada tahun 2008, tetapi di Kota Solok terjadi peningkatan pemberian ASI eksklusif. Untuk mengetahui salah satu penyebab meningkatnya pemberianASI eksklusif di Kota Solok maka dilakukan penelitian tentang hubungan pelaksanaan menyusudini denganASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Tanah Garam Kota Solok Tahun 2010. Penelitian ini menggunakan desain case control, pengambilan sampel secara purposif. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Pengumpulan data dimulai Bulan Maret sampai dengan Mei 2010 dengan jumlah responden 1 89 orang (110 responden sebagai kasus dan 79 responden sebagai control). Data diolah secara komputerisasi dengan menggunakananalisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan dari 110 responden yang memberikan ASI eksklusif 5,8% responden melaksanakan inisiasi menyusu dini dan 52,4% responden tidak melaksanakan inisiasi menyusu dini. Responden yang tidak memberikanASI eksklusif 79 orang, 40,7% responden melaksanakan inisiasi menyusu dini dan 1,1% responden tidak melaksanakan inisiasi menyusu dini. Setelah dilakukan uji statistik terdapat hubungan yang signifikan (p= 0,045) antara inisiasi menyusui dini dengan pemberian ASI Eksklusif. Pelaksanaan inisiasi menyusui dini 4,3 kali akan berhasil memberikan ASI eksklusif bila dibandingkan dengan tidak melaksanakan inisiasi menyusudini. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden tidak melaksanakan inisiasi menyusu dini, namun dari sebagian kecil yang melaksanakan inisiasi menyusui dini, sebahagian besar responden memberikanASI Eksklusif.
HUBUNGAN ASAM URAT DENGAN GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 YANG MENGALAMI OBESITAS Dian Pertiwi; Almurdi Almurdi; Elmatris Sy
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8, No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v8i2.130

Abstract

Kelainan metabolik seperti diabetes mellitus dan obesitas sering dihubungkan dengan peningkatan kadar asam urat, yang dapat digunakan sebagai penanda inflamasi ataupun juga untuk memprediksi komplikasi metabolik dan kardiovaskuler pada penderita dengan obesitas dan diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar asam urat dengan kadar gula darah puasa penderita diabetes mellitus tipe 2 yang mengalami obesitas. Jenis penelitian adalah analitik dengan desain potong lintang, dilakukan di Poliklinik Penyakit Dalam dan Laboratorium Patologi Klinik RS. Dr. M. Djamil Padang pada bulan Mei – September 2013. Sampel adalah penderita DM tipe 2 yang mengalami obesitas, memenuhi kriteria, datang berobat jalan, diambil secara random sampling, sebanyak 30 orang, merupakan darah vena dari pasien puasa selama 10-12 jam dan menghindari makanan yang mengandung purin. Pemeriksaan asam urat dengan metode kolorimetrik enzimatik, panjang gelombang 552 nm. Data dianalisis secara korelasi dan bermakna jika p<0,05. Hasil penelitian menunjukan rerata umur yaitu 57,22±6,27 tahun, sebahagian besar berjenis kelamin perempuan dan nilai rerata indeks massa tubuh adalah 28,86±2,92. Terlihat kadar asam urat 6,36±1,32 mg/dL dan gula darah puasa 153,69±47,04 mg/dL. Dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang sangat lemah dan tidak berhubungan secara statistik antara kadar asam urat dengan gula darah puasa penderita DM tipe 2 dengan obesitas.
Identifikasi Kadar Ion Fluorida pada Depot Air Minum Isi Ulang di Kelurahan Lubuk Buaya Afifah Aqilatul Faridah Putri Wirza; Husnil Kadri; Elmatris Sy
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v7i2.800

Abstract

Berdasarkan Permenkes No.492/2010 tentang persyaratan kualitas air minum, fluorida merupakan bahan kimia anorganik yang berhubungan langsung dengan kesehatan dan kadar maksimum yang diperbolehkan adalah 1,5 mg/L. Fluorida memiliki efek menguntungkan untuk mencegah karies gigi pada kadar yang sesuai, tapi menjadi berbahaya apabila diatas 1,5 mg/L. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kadar ion fluorida dalam sampel air minum isi ulang di Lubuk Buaya Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif terhadap populasi seluruh Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) yang berada di Kelurahan Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah Kota Padang yaitu sebanyak 17 buah. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Penelitian ini telah dilaksanakan dari Agustus 2017 sampai Februari 2018. Analisis sampel dilakukan di UPT Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. Hasil pemeriksaan konsentrasi fluorida pada sampel bervariasi antara <0,02 sampai 0,277 mg/L. Simpulan dari penelitian ini adalah rentang konsentrasi fluorida pada air minum isi ulang di Kelurahan Lubuk Buaya masih dalam batas yang diperbolehkan berdasarkan Permenkes No.492/2010.
Analisis Kandungan Timbal Pada Gorengan yang Dijual Sekitar Pasar Ulakan Tapakis Padang Pariaman Secara Spektrofotometri Serapan Atom Angga Putra Perdana; Elmatris Sy; Eti Yerizel
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v6i3.727

Abstract

Timbal dapat mencemari lingkungan dan meracuni makhluk hidup. Timbal dapat menyebabkan berbagai gangguan pada tubuh mulai dari sistem hematopoetik, neurologis, endokrin, ginjal, gastrointestinal, hematologi, dan reproduksi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui analisis kandungan timbal dalam jajanan rakik udang yang dijual sekitar Pasar Ulakan Tapakis Padang Pariaman. Penelitian ini diawali dengan pemeriksaan kualitatif yang dilakukan di Laboratorium Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan dilanjutkan untuk pemeriksaan kuntitatif di Laboratorium Teknik Lingkungan Universitas Andalas dari Agustus 2015 – Februari 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan sampel uji sebanyak 21 sampel yang jumlahnya sama dengan populasi (total sampling). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah test kit timbal dan spektrofotmetri serapan atom. Hasil penelitianmenunjukan bahwa dari 21 sampel uji didapatkan semua sampel (100%) mengandung timbal namun masih berada dibawah ambang batas yang telah ditetapkan oleh Kepala BPOM RI Nomor HK.00.06.1.52.4011 tahun 2009. Didapatkan kadar timbal berada pada 0,037 ppm – 0,202 ppm dengan kadar rata-rata 0,112 ppm. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa seluruh sampel positif mengandung timbal namun masih berada dibawahambang batas yang ditetapkan sehingga masih aman untuk dikonsumsi.
Karakteristik Pasien Tonsilitis Kronis pada Anak di Bagian THT-KL RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2013 Ivan Maulana Fakh; Novialdi Novialdi; Elmatris Elmatris
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v5i2.536

Abstract

AbstrakTonsilitis Kronis merupakan penyakit yang paling sering terjadi diantara semua penyakit tenggorok terutama pada anak.  Penyakit ini terjadi karena adanya serangan lanjutan pada tonsil yang telah mengalami peradangan sebelumnya yang disebabkan oleh virus atau bakteri.Tonsilitis Kronis menempati urutan kedua tertinggi penyakit THT di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik tonsilitis kronis pada anak  di Bagian THT-KL RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan Case Series yang dilakukan di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Populasi adalah data pasien tonsilitis kronis dengan usia <18  tahun yang datang ke bagian poliklinik THT RSUP Dr. M. Djamil Padang sejak Januari sampai Desember 2013. Sampel diambil dari semua data rekam medis yang termasuk dalam populasi yakni sebanyak 50 sampel. Berdasarkan data rekam medis didapatkan pasien tonsilitis kronis pada anak paling banyak terdapat pada kelompok umur 10-14 tahun sebanyak 50%, jenis kelamin perempuan sebanyak 56%, keluhan utama nyeri menelan berulang sebanyak 56%, ukuran tonsil T3-T3 sebanyak 68%, penatalaksanaan secara operatif sebanyak 88%. Kesimpulan studi ini ialah karakteristik pasien tonsilitis kronis pada anak paling banyak ditemukan pada perempuan dengan usia 10-14 tahun, memiliki keluhan utama nyeri menelan berulang dengan ukuran tonsil t3-t3, dan ditatalaksana dengan cara operatif.Kata kunci: tonsilitis kronis, anak, keluhan Abstract   Chronic tonsillitis  is  the most common disease among throats disease specially in children. Chronic tonsillitis happened because of recurrent inflammation in tonsil that caused by bacteria or virus. This disease is the second most common ENT disease in Indonesia.The objective of this study was to investigate the characteristic of chronic tonsillitis in children in Dr. M. Djamil Hospital in Padang. This was a descriptive study with case series design on medical records of  tonsillitis chronic’s patients from January until December 2013. The population of this study were tonsillitis chronic’s patients with age <18 years old that came to ENT clinics in Dr. M Djamil Hospital. The 50 samples were taken from medical records. Based on medical records data, 50% case happened in age 10-14 and female is the most common with 56%, most of patients complains about recurrent pain in swallowing  56%,  tonsil size T3-T3 68%  and 88% operative treatment.  The conclusions is  the characteristics of the patients of chronic tonsillitis in children are mostly female with age between 10 to 14 years old, had a major complain about pain in swallowing, tonsil size T3-T3 and treated by operative treatment.Keywords: chronic tonsillitis, children, complain
Identifikasi Boraks pada Cincau Hitam yang Diproduksi Beberapa Produsen Cincau Hitam di Kota Padang Rana Zara Athaya; Elmatris Elmatris; Husnil Kadri
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v6i1.641

Abstract

Keamanan makanan merupakan salah satu masalah yang harus mendapatkan perhatian terutama di negara berkembang, karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Penyebabnya adalah masih rendahnya ilmu pengetahuan dan tanggung jawab produsen pangan terhadap mutu dan keamanan makanan terutama pada industri rumah tangga. Salah satunya adalah produsen cincau hitam (Mesona palustris Bl.). Hal ini menyebabkan produsen sering menambahkan bahan kimia ke dalam produk makanan, seperti boraks. Konsumsi boraks dapat menyebabkan mual, muntah, kanker, bahkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah melakukan identifikasi dan penentuan kadar boraks pada cincau hitam yang diproduksi beberapa produsen di kota Padang. Penelitian ini merupakan  studi deskriptif dengan teknik total sampling. Telah diteliti 18 sampel cincau hitam dari produsen berbeda yang dikumpulkan dari beberapa pasar tradisional yang ada di kota Padang. Pemeriksaan kualitatif dilakukan dengan menggunakan Test Kit Boraks yang terdiri atas cairan pereaksi dan kertas uji turmerik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 16 sampel dari 18 sampel yang diidentifikasi positif mengandung boraks (88,89). Berdasarkan hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa hampir seluruh produsen cincau hitam menggunakan boraks pada produk mereka.
Efek Pemberian Vitamin C terhadap Gambaran Histopatologi Hati Tikus Wistar yang Terpapar Timbal Asetat Arifuddin Arifuddin; Aswiyanti Asri; Elmatris Elmatris
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v5i1.471

Abstract

AbstrakPaparan timbal asetat dapat menyebabkan kerusakan sel hati dan menurunkan aktivitas enzim yang bekerja sebagai antioksidan esensial dalam tubuh. Vitamin C merupakan senyawa alami yang bersifat antioksidan kuat dan pengikat radikal bebas.Tujuan penelitian ini adalah menentukan efek pemberian vitamin C terhadap gambaran histopatologi hati tikus wistar yang terpapar plumbum asetat dan dilakukan di laboratorium Fakultas Farmasi dan laboratorium Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Penelitian ini dilakukan pada 28 ekor tikus wistar jantan, berumur 3 bulan, berat badan ± 200 gr. Didapatkan bahwa pada pemaparan timbal 50 mg/kgBB/hari selama 4 minggu meningkatkan skor Manja Roenigk hati tikus wistar. Penambahan vitamin C 50 mg/kgBB/hari dan 75 mg/kgBB/hari pada tikus yang terpapar timbal asetat menunjukkan penurunan skor Manja Roenigk pada hati tikus wistar. Berdasarkan uji t berpasangan ternyata tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara skor Manja Roenigk yang tidak terpapar dan terpapar timbal asetat (p = 0,501). Berdasarkan uji one way Anova terdapat pengaruh yang signifikan vitamin C terhadap gambaran histopatologi hati tikus wistar (p = 0,000). Secara statistik pemberian kedua dosis vitamin C ini tidak memberikan perbedaan yang bermakna (p = 0.379).Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh proteksi vitamin C terhadap mikroskopis hati tikus wistar yang telah terpapar timbal asetat.Kata kunci: Timbal Asetat, Gambaran Histopatologi Hati, Vitamin C, Plumbum Asetat, Manja Roenigk AbstractExposure of lead acetate can caused cell injury in liver and decrease activity of enzyme which works as essential antioxidant in body. Vitamin C is a natural compound as potent antioxidant and free radical binding.The objective of this study was to determine the effect of vitamin C on liver histopathology in exposed lead acetate wistar rats. This research was conducted at Pharmacy Laboratory and Pathology laboratory, Faculty of Medicine, Andalas University. The study performed on 28 male Wistar rats, 3 months old, body weight 200 g.             It was found that 50 mg/ kgBW/day of lead exposure for 4 weeks increased Manja Roenigk’s grading of wistar rat’s liver. Administration of vitamin C 50 mg/kgBW/day and 75 mg/kgBB/day to rat which exposed to lead acetate showed decrease in score of Manja Roenigk on wistar rat’s liver. Based on paired sample t test was not significant difference score of Manja Roenigk between unexposed and exposed lead acetate (p = 0.501). Based on one way Anova test was found  a significant effect of vitamin C to histopathology of wistar rat’s liver (p = 0.000). Statistically administration of both dose vitamin C did not give significant difference (p = 0.379).The conclusion of this study show  there is the effect of protection from administration of vitamin C to microscopic Wistar rat liver which exposed to lead acetateKeywords: lead acetate, histopathology of liver, vitamin C, plumbum acetate, Manja Roenigk
Co-Authors Abdiana Abdiana, Abdiana Adrial Adrial, Adrial Afi Putra Perdana Nurullah Afifah Aqilatul Faridah Putri Wirza Afriani, Nita Afriwardi Afriwardi Aisyah Elliyanti ALADIN ALADIN Alhakim, Hafidh Taufiq Aliya, Lisana Shidiqqin Almurdi Almurdi Ananda, Abi Awfa Rahman Anavelda, Aura Putri Andani Eka Putra Angga Putra Perdana Antonius, Puja Agung Aprilia, Dinda Ariadi Ariadi Arifuddin Arifuddin Arina Widya Murni Ashal, Taufik Asterina Asterina Aswiyanti Asri Aswiyanti Asri Aulia Ulfa Azharudina, Adiba Azura Darmawan Beni Indra, Beni Bobby Indra Utama Dara Afifah Azmi Deddy Saputra Defrin, Defrin Delmi Sulastri Desmawati Desmawati Desmawati Desmawati Dessy Arisanti Dessy Arisanti Dia Rofinda, Zelly Dia Dian Pertiwi Dian Pertiwi Dwi Yulia Efandra, Rizky Efrida Efrida Eka Nofita Elisda Yusra Elizabeth Bahar Endrinaldi Endrinaldi , Endrinaldi Endrinaldi Endrinaldi Erly Erly Esy Afrianti Eti Yerizel Fachzi Fitri Fadila, Zurayya Fathiyyatul Khaira Fathiyyatul Khaira, Fathiyyatul Firdawati, Firdawati Fortuna, Fory Hanum, Fathiya Juwita Harmen, Anggia Perdana Hasibuan, Imron Martua Hasmiwati Hendriati, Hendriati Husnil Kadri Ida Rahmah Burhan Ilahi, Fitratul Ilmiawati, Ilmiawati Ivan Maulana Fakh Jamsari Jamsari Juana, Aulia Luthfi Putri Julizar Julizar Julizar Nazar Kemala Sayuti Laila Isrona Lili Irawati Lily Syukriani M Ikhsan M. Setia Budi Mahata, Liganda Endo Masnadi, Nice Rachmawati Masrul Mhicya Utami R Miftah Irramah Mohamad Reza Mohamad Reza Muhammad Alhardi Nurdin Muhammad Zulfadli Syahrul Nelmi Silvia Nelwati Nelwati Netti Suharti Netti Suharti, Netti Noverika Windasari Novialdi . Nur Afrainin Syah Nur Indrawati Lipoeto Nur Indrawaty Lipoeto Nurhajjah, Sitti Nursyafi, Fauzan Syarif Nurullah, Afi Putra Perdana Nuzulia Irawati Praja, Fathira Luthfi Nuresa Rahim, Beby Rahmi Ramadhani Raihan Eksa Dwi Tarisa Rana Zara Athaya Rauza Sukma Rita Rikarni Rikarni Rina Gustia Riona, Vira Harisa Rony Rustam Roza Mulyana Roza Silvia Saptino Miro Sari, Anisha Purnama Selfi Renita Rusjdi Sisca Dwi Yarni Siti Nurhajjah Sukri Rahman Tessa Tamara Novhadi Titi Isnaini Tofrizal Trisno, Assyifa Azzahra Dwi Vetty Priscilla Vitresia, Havriza Yarni, Sisca Dwi Yohanna Eclesia Lumban Gaol Yulistini, Yulistini Yunia Habsari Yuniarti Yuniarti Yusrawati Yusrawati Yustini Alioes Zaki Farhan Zakiya Zar'a Zelly Dia Rofinda