Claim Missing Document
Check
Articles

PENENTUAN TINGKAT AKTIFITAS CHOLINESTERASE DARAH YANG KEBIASAAN MENGGUNAKAN OBAT ANTINYAMUK BAKAR PADA PENDUDUK KELURAHAN JATI PADANG Elmatris Sy; Yustini Alioes; Miftah Irramah
Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 2 (2011): March
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrk.v4i2.129

Abstract

 ABSTRACTThis study aims to determine the level of blood cholinesterase activity using a drug habit antinyamuk fuel (OANB), in Kelurahan Jati Padang and analyzed at the Laboratory of Biochemistry at the Faculty of Medicine in April-November 2010. The population is all residents Jati Padang village. The sample is using drugs antinyamuk fuel that is 30 people with sampling techniques eccidental sampling, as control is a resident who does not use drugs antinyamuk (Joan). The results showed: the population of 74 people who came, in getting 30 people to use OANB, 39 people who do not use OANB (liquid and lotion), 5 people who did not use Joan (as control). The average level of blood cholinesterase activity using OANB is 7294.79 u / l, and that does not use Joan is 7645.97 u / l. In conclusion, the average level of blood cholinesterase activity in the population there is a tendency Kelurahan Jati Padang cholinesterase activity levels decreased when compared to controls. Decrease in the average value of cholinesterase activity and a decrease of 5% is still within normal limits. Keywords: drug antinyamuk fuel, cholinesterase   
IDENTIFIKASI MASALAH DAN PENYULUHAN KESEHATAN PADA LANJUT USIA DI NAGARI SUMANIAK Aisyah Elliyanti; Dian Pertiwi; Arina Widya Murni; Zelly Dia Rofinda; Yulistini Yulistini; Afriwardi Afriwardi; Eti Yerizel; Siti Nurhajjah; Elmatris Sy; Elizabeth Bahar
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.872 KB) | DOI: 10.25077/jhi.v2i1.354

Abstract

Pelayanan kesehatan terhadap lanjut usia (lansia) perlu mendapatkan perhatian khusus, karena lansia rentan terhadap penyakit Tujuan: Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko penyakit dan memberikan penyuluhan pada kelompok lanjut usia di Kenagarian Sumanik. Metode: Kegiatan yang dilakukan adalah pemeriksaan kesehatan lanjut usia dan pengkajian psikologis dengan menggunakan kuisioner DASS 42. Selanjutnya dilakukan penyuluhan kesehatan dengan harapan meningkatkan pengetahuan para lansia sehingga mampu mengidentifikasi tanda bahaya dan mendapat pertolongan lebih awal. Hasil: Kegiatan dihadiri oleh 63 orang warga, 31 orang diantaranya di atas usia 60 tahun. Hasil pemeriksaan ditemukan 22 orang mengalami hipertensi stadium 2, dan 5 orang menderita diabetes yang sebelumnya sudah diketahui akan tetapi kontrol tidak teratur. Pada pemeriksaan mata terdapat 25 orang menderita gangguan refraksi, 5 orang ekstensi lensa dan dirujuk ke RSUD melalui Puskesmas. Dari kajian psikologis didapatkan 5 orang memiliki gejala depresi, 15 orang dengan ansietas dan 48 orang mengalami stress-psikologis. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan sangat diperlukan terutama kelompok lanjut usia supaya lansia dapat mengenal tanda-tanda penyakit sehingga dapat pelayanan kesehatan lebih dini. Aktivitas fisik seperti berolahraga diperlukan namun lansia perlu mengetahui jenis olah raga yang tepat sesuai dengan usia.
PEMERIKSAAN DAN PENGOBATAN MATA DAN KULIT PADA KELOMPOK LANSIA DI NAGARI SUMANIAK Aisyah Elliyanti; Dian Pertiwi; Arina Widya Murni; Rina Gustia; Hendriati Hendriati; Zelly Dia Rofinda; Yulistini Yulistini; Afriwardi Afriwardi; Elmatris Sy
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v2i1.97

Abstract

Health services for the elderly need to get special attention, because they are vulnerable for suffering from disease and tend to experience multi-pathology. Some of the health problems of the elderly in Kenagarian Sumaniak had been identified in community service activities before. Aim: The activity aims is to conduct examination and treatment of eye and skin disorders, as also to conduct counseling on the elderly. Methods: The activity is ayes and skin examination and treatment for elderly people in Kenagarian Sumaniak. Furthermore, counseling was also given regarding physical fitness and maintenance of skin health in the elderly. Results: The event was attended by 70 people aged 52-82 years, 28 men and 52 women. The results of the examination found 64 people suffering from eye disorders with diagnoses were dry eyes 24person, immature cataract 16 person and pterygium14 person. Around 52 people suffering from skin disorders with diagnoses were dermatitis 28 person such as dermatitis allergy, numularis, intertriginosa, sebaroid, and chronic). Conclusions: Health problems in the eyes and skin of the elderly identified are mostly overcome with the medicines provided. Some of them are recommended to go to primary health care to get further health services.
SKRINING PENYAKIT KECACINGAN DAN GANGGUAN VISUS PADA SISWA SD DI KELURAHAN SUNGAI PISANG KECAMATAN BUNGUS TELUK KABUNG KOTA PADANG Cimi Ilmiawati; Siti Nurhajjah; Nur Afrainin Syah; Mohamad Reza; Efrida Efrida; Eka Nofita; Hasmiwati Hasmiwati; Selfi Renita Rusjdi; Nuzulia Irawati; Sukri Rahman; Elmatris Elmatris; Desmawati Desmawati; Nur Indrawaty Lipoeto; Afriwardi Afriwardi
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol 2 No 4 (2019)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.025 KB) | DOI: 10.25077/bina.v2i4.114

Abstract

Sungai Pisang Village is a village that has only been accessible by smooth road roads in the past year in Padang City. Previously this village was only accessible by sea and by lousy road. This condition causes the Pisang River community to lag in socio-economic and health aspects. This activity aims to screen for worms in elementary school students in Sungai Pisang village because worms are closely related to environmental health and affect the quality of human resources experiencing growth and development. Screening for worms is carried out by examining fecal preparations. This activity also aims to check visual acuity in elementary students and make references for sharp vision correction to learn well. Visual acuity checks were carried out using a Snellen card. The results of the examination showed that 3/143 students had worms and 3/273 students had visual disturbances. Students with worms are recommended to go to the Puskesmas to be given deworming medicine, and students with visual impairments are facilitated for examination by an ophthalmologist and given glasses if needed.
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT ETNIK MINANGKABAU DI KOTA PADANG Delmi Sulastri; Elmatris Elmatris; Rahmi Ramadhani
Majalah Kedokteran Andalas Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.916 KB) | DOI: 10.22338/mka.v36.i2.p188-201.2012

Abstract

AbstrakHipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering ditemukan di tengahmasyarakat dan mengakibatkan angka kesakitan yang tinggi. Banyak faktor yangdapat memicu terjadinya hipertensi, salah satunya adalah obesitas.Penelitian dengan tujuan untuk melihat hubungan antara kejadian obesitas denganhipertensi ilakukan pada masyarakat etnik Minangkabau di 8 kelurahan di kotaPadang. Penelitian ini merupakan studi komparatif menggunakan desain crosssectional study, dengan jumlah sampel 204 orang. Pengumpulan data karakteritikdilakukan melalui wawancara dan pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggibadan, dan lingkar perut dilakukan dengan cara yang direkomendasikan WHO.Analisis statistik yang digunakan adalah uji chi square dan uji Independentsample T-test.Hasil penelitian menemukan bahwa lebih dari separuh penderita hipertensimengalami obesitas (56,6%) dan obesitas sentral (54,9%) terdapat hubunganbermakna antara obesitas dengan kejadian hipertensi (p<0,05; OR=1,82) danobesitas sentral dengan kejadian hipertensi (p<0,05; OR= 2,72). Uji Independentsample T-test menunjukkan hasil yang signifikan (p<0,05) dimana ada perbedaanrata-rata IMT (p= 0,025) antara responden hipertensi dan tidak hipertensi dan adaperbedaan rata-rata LP (p= 0,002) antara responden hipertensi dan tidakhipertensi.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubngan antara kejadian obesitasdan obesitas sentral dengan hipertensi pada masyarakat etnik Minangkabau dikota Padang.Kata kunci : Hipertensi, obesitas, obesitas sentralAbstractHypertension is a common health problem in the community and lead tohigh morbidity. Many factors can lead to hypertension, one of which is obesity.The Aim of this study was investigated the relationship of obesity with theincidence of hypertension, was conducted at the Minangkabau ethnic communitiesin 8 districts in the city of Padang. This research is a comparative study using across sectional study, with a sample of 204 people. Data collection was done withthe interview respondent characteristics. Measurement of blood pressure, weight,188ARTIKEL PENELITIANheight, waist and carried out by the WHO recommended. The statistical analysisused was chi square test and independent sample t-test.Results of the study found that more than half of obese patients with hypertension(56,6%) and central obesity (54,9%). Chi-square statistical test showed there wasa significant association between obesity and the incidence of hypertension (p<0,05; OR = 1,82). Likewise with central obesity, showed a significantassociation with the incidence of hypertension (p <0,05; OR = 2,72). Independentsample t-test showed there was a significant mean difference BMI (Body MassIndex) between hypertension respondent and normotension respondent (p= 0,025)and there was a significant mean difference WC (waist circumference) betweenhypertension respondent and normotension respondent (p= 0,002).The conclution of the study suggest association between obesity withhypertension in Minangkabau ethnic communities in the Padang city.Key word : Hypertension, Obesity, central obesity189
EFEK PEMBERIAN VITAMIN E TERHADAP JUMLAH ERYTROSIT DAN AKTIVITAS ENZIM KATALASE TIKUS AKIBAT PAPARAN SINAR ULTRAVIOLET Yustini Alioes; Elmatris Sy
Majalah Kedokteran Andalas Vol 33, No 2: Agustus 2009
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.221 KB) | DOI: 10.22338/mka.v33.i2.p%p.2009

Abstract

AbstrakSinar ultra violet (UV) selain mempunyai dampak positif terhadap kesehatan, UV juga dapat membahayakan kesehatan. Dampak negatif UV ini dirasakan oleh orang-orang yang terpapar sinar UV dalam jangka waktu lama, seperti nelayan dan petani. Radiasi UV tingkat sedang menyebabkan kulit kemerahan (eritema), sedangkan tingkat tinggi dapat menyebabkan perdarahan pada kulit.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian vitamin E terhadap jumlah erytrosit dan aktifitas enzim katalase tikus akibat paparan sinar ultra violet. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan tikus sebagai hewan coba, yang dilakukan di Laboratorium Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dari bulan September – Desember 2008. Populasi adalah 20 ekor tikus galur Wistar, umur ± 2 bulan dan berat badan 200-250 gram. Sampel diambil secara acak (simple random sampling) dari populasi dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu : Kelompok kontrol (Kelompok yang diradiasi UV 6 jam/hari selama 3 minggu tanpa pemberian vitamin E) dan kelompok perlakuan (Kelompok yang diradiasi UV 6 jam/hari selama 3 minggu dengan pemberian vitamin E dosis 0.45 IU/kg BB/1 kali/hari). Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok kontrol terjadi penurunan jumlah erytrosit dan aktifitas enzim katalase akibat paparan sinar UV. Jumlah Penurunan ini akan lebih sedikit setelah pemberian vitamin E.Efek pemberian vitamin E dapat menghambat penurunan jumlah erytrosit dan aktivitas enzim katalase tikus yang terpapar sinar ultraviolet.Kata Kunci : VitaminE, Erytrosit, KatalaseAbstract Ultraviolet (UV) in addition to having a positive impact on health, UV can also endanger your health. UV negative impact is felt by the people who are exposed to UV light for long periods, such as fishermen and farmers. UV radiation levels are causing skin redness (erythema), whereas high levels can cause bleeding in the skin. This study aims to determine the effect. These are experimental studies using rats as an animal, which conducted the Biochemistry Laboratory of the Faculty ofARTIKEL PENELITIAN128Medicine University of Newcastle from September - December 2008. Population is 20 strains of Wistar rats, age ± 2 months and weight 200-250 grams. Samples taken at random (simple random sampling) of the population and divided into two groups: control group (group UV irradiated 6 hours/day for 3 weeks without vitamin E) and the treatment group (group UV irradiated 6 hours/day for 3 weeks with doses of vitamin E 0:45 IU/kg BB/1 kali/day). The results showed in the control group declines erytrosit and catalase enzyme activity due to exposure to UV. decline was much less after vitamin E. Conclusion: The effect vitamin E can inhibit the decrease in the number erytrosit and catalase enzyme activities of rats exposed to ultraviolet light.of vitamin E on the number of erytrosit and catalase enzyme activities of rats by exposure to ultraviolet light.Key words : Vitamin E, Erytrosit, Katalase
ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF ZAT PEWARNA PADA KERIPIK BALADO YANG BEREDAR DI BUKITTINGGI Elmatris Elmatris
Majalah Kedokteran Andalas Vol 32, No 1: April 2008
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22338/mka.v32.i1.p75-82.2008

Abstract

AbstrakGizi dan kesehatan di negara berkembang seperti Indonesia merupakan masalah kesehatan utama, sehingga sangat penting untuk diperhatikan. Penyalahgunaan bahan makanan tambahan dapat memberikan dampak terhadap gizi dan kesehatan manusia. Salah satunya adalah pencemaran bahan kimia dari produk makanan, misalnya penggunaan pewarna sintetis yang tidak sesuai aturan pemerintah. Penelitian zat pewarna pada keripik balado yang beredar di Bukittinggi yang bersifat deskriptif dilaksanakan di Balai Laboratorium Kesehatan Padang dari bulan Maret-Juli 2008. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui zat pewarna yang digunakan, jenis zat pewarna sintetis dan kadar zat pewarna sintetis yang digunakan pada kripik balado. Analisis kualitatif dan penentuan jenis zat pewarna dilakukan melalui metode kromatografi kertas, sedangkan analisis kuantitatif zat pewarna dengan metode spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 sampel kripik balado yang dianalisis terdapat lebih dari separoh sampel (75%) menggunakan zat pewarna sintetis. Kadar zat yang digunakan ternyata 53,3% melebihi ketentuan yang ditetapkan Departemen Kesehatan (DepKes). Jenis zat pewarna sintetis yang digunakan adalah Ponceau 4R dan Erythrosin, yang diizinkan oleh DepKes, dan 73,3% di antaranya adalah Erythrosine. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa zat pewarna sintetis masih digunakan dan kurang dari separoh sampel menggunakannya tanpa melebihi kadar yang ditetapkan DepKes, untuk memerahkan kripik balado yang beredar di Bukittinggi.Kata kunci: Analisis kualitatif, analisis kuantitatif, zat pewarna sintetisAbstractNutrition and health problem in developing countries such as Indonesia is a major health problem, therefore it’s very important to supervise. Abuse of food can result in additional impact on health and nutrition. One of them, the chemical addition of synthetic coloring substances on food products that does not follow government’s regulation. Descriptive research on the coloring substances of chilly chip (‘keripik balado’) sold in Bukittinggi, West Sumatera was conducted in Health Laboratory Facility in Padang from March until July 2008. The purpose of this research is to identify the substances used, the type and its concentrations in chilly chips. Qualitative analysis and determining the type of substances were performed using paper chromatography, while quantitative analysis was conducted with dye spectrophotometer. The result showed that from the sample of 20 types of chilly chips, more than half (75%) were using synthetic substances. Of the substances used, 53.3%ARTIKEL PENELITIAN76exceeded the maximum allowed concentrations specified by Health Department. Types of substances used were Poceau 4R and Erythrosin, and 73.3% of those were Erythrosin. It is concluded that synthetic substances are still in use, and less than half does not exceed the specified health department requirements, to redden chilly chips sold in Bukittinggi.Keywords: Qualitative Analysis, Quantitative Analysis, Coloring Substances Synthetic
EFEK PENGGUNAAN ZAT PEWARNA Erythrosine TERHADAP KADAR T3 DAN T4 SERUM PADA TIKUS GALUR WISTAR Asterina Asterina; Elmatris Sy; Yustini Alioes
Majalah Kedokteran Andalas Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.187 KB) | DOI: 10.22338/mka.v35.i2.p126-136.2011

Abstract

AbstrakZat pewarna sintetis erythrosine berdasarkan struktur kimianya terkandung senyawa yodium, maka dapat dikatakan secara substansial asupan makanan yang mengandung erythrosine merupakan asupan yodium. Penggunaan zat pewarna erythrosine dalam waktu lama dan kadar diatas ambang batas tentu akan memberikan kontribusi kelebihan asupan yodium dan akan berdampak terhadap kadar T3 dan T4 dalam serum.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efek Penggunaan Zat Pewarna Erythrosine terhadap Kadar T3 dan T4 Serum pada Tikus galur Wistar, yang dilakukan dari bulan April sampai bulan November 2010. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Farmasi Unand dan Laboratorium Biokimia Fakultas Kedokteran Unand . Jenis penelitian yang digunakan adalah Eksperimental dengan jumlah sampel sebanyak 21. Hasil penelitian menunjukan terdapat kecendrungan penurunan T3 dan T4. Kesimpulan : terdapat efek pemberian Erythrosine 300 ppm, 600 ppm hingga 1% pada waktu 3 minggu terhadap kadar T3 dan T4, secara statistic terdapat penurunan yang bermakna dengan nilai p = 0,018 dan p = 0,012 bila dibandingkan dengan kontrol. Tidak terdapat pengaruh lama waktu paparan zat pewarna erythrosine terhadap nilai T3, yang secara statistic tidak terdapat penurunan yang bermakna dengan p = 0,062, bila dibandingkan terhadap kontrol. Terdapat pengaruh lama waktu paparan zat pewarna erythrosine terhadap nilai T4 , yang secara statistic terdapat penurunan yang bermakna dengan p = 0,041, bila dibandingkan terhadap kontrol.Kata kunci : Erythrosine , T3, T4AbstractThe synthetic dyes, erythrosine based on their chemical structure contain iodine compound, then they can be said substantially as food intake containing erythrosine is iodine uptake. The utility eryhthrosine in a long time with certain over thres hold will provide to contribute iodine uptake exceed and impact to serum T3 and T4.This research aim to know the effect of using erythrosine dye to serum T3 and T4 in Galur Wistar mice, performed from April to November 2010. This research is performe in Laboratory of Farmacy of Andalas University and Biochemical laboratory of Medical Faculty, Andalas University. Type of study used isARTIKEL PENELITIAN127Experimental study with 21. samples. Result indicate that there is tendency of decreasing T3 and T4.Conclusion: there are administering effect of 300 ppm, 600 ppm Erythrosine until 1% for three weeks to T3 and T4, respectively. Statistically, there are significantly decreasing with value p = 0,018 and p = 0,012 respectively, than control. There is not effect of expose time of Erythrosine to T3, which statistically is no significantly declining by p =0,062, than control. There are effect of expose time of eryhrosine to T4 level, which statistically there is declining significantly with p = 0,041, than control.Key word : Erythrosine, T3, T4.
EFEK HIDROTERAPI PADA PENURUNAN KADAR GULA DARAH SESAAT (KGDS) TERHADAP PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 Elmatris Sy; Esy Afrianti; Nelwati Bahri; Yuniarti Yuniarti
Majalah Kedokteran Andalas Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.139 KB) | DOI: 10.22338/mka.v36.i2.p202-214.2012

Abstract

AbstrakHidroterapi atau terapi air putih merupakan metode perawatan danpenyembuhan dengan menggunakan air putih untuk mendapatkan manfaat terapisdalam penanganan penyakit. Diabetes Mellitus adalah salah satu penyakitdegeneratif, yang mana perlu suatu upaya untuk menekan terjadinya peningkataninsiden penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efekhidroterapi terhadap penurunan kadar gula darah sesaat pada penderita DM tipe 2.Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan control groupdesign with pretest and posttest. dengan teknik pengambilan sampel yangdigunakan adalah non probability sampling dengan pendekatan purposivesampling. Total responden adalah 27 orang, 15 responden untuk kelompok kontroldan 12 orang kelompok intervensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kurangdari separoh (40%) responden yang mengalami penurunan kadar gula darah sesaat(KGDS) setelah pemberian terapi oral, dan didapatkan semua responden (100%)mengalami penurunan KGDS setelah diberikan terapi oral dan hidroterapi. Dapatdisimpulkan bahwa Terdapat pengaruh hidroterapi pada penderita diabetes melitustipe 2 yang diberi terapi oral, ini terlihat terdapatnya perbedaan yang signifikandengan p = 0,00 (p<0,05) dari rata-rata kadar gula darah sesaat (KGDS) antarakelompok intervensi (pemberian terapi oral dan hidfroterapi) dan kelompokkontrol (hanya pemberian terapi oral).Kata kunci: Hidroterapi, kadar gula darah sesaat, dan diabetes mellitusAbstractHydrotherapy or water therapy is a method of treatment and healing withwater for get the profit therapeutic in the treatment of disease. Diabetes Mellitus isa degenerative disease, which need an effort to suppress the increased incidenceof the disease. This the aims of the research to determine the effect ofhydrotherapy to decrease blood sugar random diabetes mellitus type 2 patients.The method of this research is a quasi experimental control group design approachwith pretest and posttest. the sampling techniques used is non probabilitysampling with purposive sampling approach. Total respondent are 27 peoples, 15respondents for the control group and 12 intervention group. The results ofresearch is less than half (40%) of respondents have a decrease in content bloodsugar random (CBSR) after giving oral therapy, and all the respondents (100%)have a decrease in content blood sugar random (CBSR) after be given oral therapy202ARTIKEL PENELITIANand hydrotherapy. There is an influence of hydrotherapy to patients diabetesmellitus type 2 who was given oral therapy, it can seen have of a significantdifference with p = 0,00 (p < 0,05) in the average content blood sugar random(CBSR) between the intervention group (given hidfroterapi therapy and oraltherapy) and control group (only therapy oral).Key word : Hydrotherapy, instantaneous blood sugar levels, and diabetes mellitus203
IDENTIFIKASI DAN PENENTUAN KADAR BORAKS PADA MIE BASAH YANG BEREDAR DIBEBERAPA PASAR DI KOTA PADANG Asterina Asterina; Elmatris Elmatris; Endrinaldi Endrinaldi
Majalah Kedokteran Andalas Vol 32, No 2: Agustus 2008
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.421 KB) | DOI: 10.22338/mka.v32.i2.p%p.2008

Abstract

AbstrakDewasa ini penggunaan bahan tambah makanan yang terlarang masih sering ditemukan, bahkan semakin meningkat terutama pada pengusaha pangan yang umumnya dihasilkan oleh industri kecil atau rumah tangga. Hal ini harus diwaspadai bersama baik oleh produsen maupun konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menetapkan kadar boraks pada mie basah yang beredar di beberapa pasar di kota Padang yang dilakukan dilaboratorium Kesehatan Padang dari bulan Maret sampai bulan September 2006. Desain penelitian adalah deskriptif, sampel diambil dari produsen mie yang berbeda secara total sampling, ditemukan sebanyak 10 produsen yang dianalisis dengan metode titrsasi alkalimetri. Hasil penelitian menunjukkan 50% dari mie basah yang dianalisis dijumpai mengandung boraks, dengan kadar masing-masing 384,805 ppm, 394,79 ppm, 478,55 ppm, 484,87 ppm, dan 557,14 ppm. Rata-rata kadar boraks yang ditemukan adalah 460,031  71,249 ppm. Dapat disimpulkan masih ada produsen yang menggunakan boraks pada mie basah yang beredar di pasar kota Padang.Kata kunci : boraks, mie basah, alkalimetriAbstractThe currently the use of the forbidden foods are often found, in particularly in food company which is generally produced by small industri or households was increasing. This should be alert with both the producens and custamers.This reseach is animed to identify and defined the borax level in wet noodles spread in some market in Padang city which performed in the health of laboratory in Padang from March until September 2006. The study design is descriptive. Sample taken from the different noodles producers by totally sampling, was found 10 producers analyzed by titration alkalimetric method. The result suggest 50% of wet noodles analyzed, was found 384.805 ppm; 394.79 ppm; 478.55 ppm; 484.87 ppm; and 557.14 ppm respectively. The average of borax level found are 460.031 ± 71.249 ppm. Could be concluded that remain the producers using borax at wet noodles at some market in Padang.Keywords: borax,wet noodles, alkalimetryARTIKEL PENELITIAN
Co-Authors Abdiana Abdiana, Abdiana Adrial Adrial, Adrial Afi Putra Perdana Nurullah Afifah Aqilatul Faridah Putri Wirza Afriani, Nita Afriwardi Afriwardi Aisyah Elliyanti ALADIN ALADIN Alhakim, Hafidh Taufiq Aliya, Lisana Shidiqqin Almurdi Almurdi Ananda, Abi Awfa Rahman Anavelda, Aura Putri Andani Eka Putra Angga Putra Perdana Antonius, Puja Agung Aprilia, Dinda Ariadi Ariadi Arifuddin Arifuddin Arina Widya Murni Ashal, Taufik Asterina Asterina Aswiyanti Asri Aswiyanti Asri Aulia Ulfa Azharudina, Adiba Azura Darmawan Beni Indra, Beni Bobby Indra Utama Dara Afifah Azmi Deddy Saputra Defrin, Defrin Delmi Sulastri Desmawati Desmawati Desmawati Desmawati Dessy Arisanti Dessy Arisanti Dia Rofinda, Zelly Dia Dian Pertiwi Dian Pertiwi Dwi Yulia Efandra, Rizky Efrida Efrida Eka Nofita Elisda Yusra Elizabeth Bahar Endrinaldi Endrinaldi , Endrinaldi Endrinaldi Endrinaldi Erly Erly Esy Afrianti Eti Yerizel Fachzi Fitri Fadila, Zurayya Fathiyyatul Khaira Fathiyyatul Khaira, Fathiyyatul Firdawati, Firdawati Fortuna, Fory Hanum, Fathiya Juwita Harmen, Anggia Perdana Hasibuan, Imron Martua Hasmiwati Hendriati, Hendriati Husnil Kadri Ida Rahmah Burhan Ilahi, Fitratul Ilmiawati, Ilmiawati Ivan Maulana Fakh Jamsari Jamsari Juana, Aulia Luthfi Putri Julizar Julizar Julizar Nazar Kemala Sayuti Laila Isrona Lili Irawati Lily Syukriani M Ikhsan M. Setia Budi Mahata, Liganda Endo Masnadi, Nice Rachmawati Masrul Mhicya Utami R Miftah Irramah Mohamad Reza Mohamad Reza Muhammad Alhardi Nurdin Muhammad Zulfadli Syahrul Nelmi Silvia Nelwati Nelwati Netti Suharti Netti Suharti, Netti Noverika Windasari Novialdi . Nur Afrainin Syah Nur Indrawati Lipoeto Nur Indrawaty Lipoeto Nurhajjah, Sitti Nursyafi, Fauzan Syarif Nurullah, Afi Putra Perdana Nuzulia Irawati Praja, Fathira Luthfi Nuresa Rahim, Beby Rahmi Ramadhani Raihan Eksa Dwi Tarisa Rana Zara Athaya Rauza Sukma Rita Rikarni Rikarni Rina Gustia Riona, Vira Harisa Rony Rustam Roza Mulyana Roza Silvia Saptino Miro Sari, Anisha Purnama Selfi Renita Rusjdi Sisca Dwi Yarni Siti Nurhajjah Sukri Rahman Tessa Tamara Novhadi Titi Isnaini Tofrizal Trisno, Assyifa Azzahra Dwi Vetty Priscilla Vitresia, Havriza Yarni, Sisca Dwi Yohanna Eclesia Lumban Gaol Yulistini, Yulistini Yunia Habsari Yuniarti Yuniarti Yusrawati Yusrawati Yustini Alioes Zaki Farhan Zakiya Zar'a Zelly Dia Rofinda