Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI DAN OPTIMALISASI MITIGASI BENCANA GUNA MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DESA MEKAR SARI KECAMATAN PRAYA BARAT, KABUPATEN LOMBOK TENGAH I Wayan Joniarta; Farah Najwasyah; Samudera Lalu Banu; Tiara Dwi Astuti; Nabilla Mandalika
Jurnal Bakti Nusa Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Nusa
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v4i2.91

Abstract

Desa Mekar Sari Kecamatan Praya Barat berpotensi mengalami bencana gempa bumi, tsunami, tanah longsor, kekeringan, serta kebakaran hutan dan lahan. Metode penyuluhan mitigasi bencana dan simulasi tanggap bencana sangat penting dilakukan. Risiko ancaman bencana di desa Mekar Sari termasuk tinggi, tetapi tingkat pendidikan penduduk desa Mekar Sari terbilang rendah. Kehadiran mahasiswa KKN Tematik Unram bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kesadaran masyarakat terkait mitigasi bencana. Serangkain kegiatan yang telah dilakukan yaitu sosialisasi mitigasi bencana  di kantor desa, sosialisasi door to door, dan simulasi tanggap bencana di sekolah. Pendekatan deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan dan menjelaskan perubahan-perubahan yang terjadi pada masyarakat. Hasil pengolahan data 48 responden menunjukkan, sebelum diadakan sosialisasi mitigasi bencana, 85% masyarakat menyatakan bahwa penyuluhan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam tidak perlu dilakukan dan 15% menyatakan sangat diperlukan, hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan masyarakat terkait dengan bencana dan mitigasi bencana. Setelah mengadakan penyuluhan maka terjadi perubahan yang sangat besar dimana sebanyak 73% responden menyatakan pentingnya tindakan kesiapsiagaan tanggap bencana, sisanya 27% menyatakan tidak perlu.
PERANAN DIGITAL MARKETING BAGI USAHA MIKRO DALAM MENGGEMBANGKAN DESA UNGGA SEBAGAI DESA WISATA KAMPUNG PERAK I Wayan Joniarta; Hasyim Kholid Hasan Qorib; Winda Maliana Hainingsih; Fini Laelani Puspitasari; Abdullah Jundi; Dodi Setyawan; Ahliwathany Rivaldi; Huriah Huriah; Siti Umrah; Dini Suryaningsih; Fani Ladira
Jurnal Bakti Nusa Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Nusa
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v4i2.96

Abstract

Desa Ungga merupakan salah satu satu desa yang terletak di Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa Ungga juga terkenal karena kerajinan peraknya, dan banyak toko seni di daerah wisata yang bermitra dengan perajin di desa ini. Permasalahan yang ada di perajin perak desa Ungga yaitu, kurangnya promosi dan pemasaran produk yang masih terbatas. Program kuliah kerja nyata  universitas Mataram tahun 2023 telah melakukan pemberdayaan perajin perak . Metode pendekatan partisipatif telah di lakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut: 1) Pendataan jumlah perajin perak di desa Ungga, 2) Pembuatan media-media promosi kerajinan perak, 3)Pembuatan website e-comerce untuk pemasaran produk kerajinan perak, 4) Melatih operator yang akan mengelola website e-comerce.  Setelah melewati tahapan tersebut tim pelaksana mendekati para perajin untuk identifikasi produk perak unggulan  yang akan di unggah di website. Dari proses tersebut maka website e-comerce dengan .Link;(https://desaunggaofficial.wordpress.com/) telah bisa diakses. Perajin yang sudah memasukkan produk ke e-commerce tersebut yaitu : Jaelani (Jean’s Kreatif),Tamrin’s Silver (Tamrin Creative), Abdul kahar (Dul’s Silver), Farid, (DHIMAS SILVER) (https://unggacreative.mygostore.com). Tim pelaksana juga melakukan survey kepada masyarakat desa Ungga  untuk mencari tanggapan warga dengan adanya website e-comerce dengan cara mengedarkan kuisioner.  tersebut. Dari hasil survey  didapatkan hasil bahwa 90% masyarakat desa Ungga sangat setuju dengan adanya website tersebut dan 10 % yang tidak setuju. Sehingga dapat dikatakan bahwa program pembuatan website tersebut sudah berhasil mengangkat produk kerajinan perak di Desa Ungga.
Penyuluhan Pembuatan Irigasi Tetes Bertingkat Pada Anak Sekolah Pesraman Dan Masyarakat Di Sekitar Kelurahan Mandalika Kecamatan Sandubaya Kota Mataram I Dewa Gede Jaya Negara; I Dewa Made Alit Karyawan; I Kade Wiratama; Made Mahendra; I Wayan Joniarta; I Nyoman Merdana; Agus Suroso; Hasyim; I Wayan Yasa; Yusron Saadi; Heri Sulistiyono; Hartana; Atas Pracoyo
Portal ABDIMAS Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/portalabdimas.v1i2.3539

Abstract

Anak Pesraman di Kecamantan Sandubaya Kota Mataram perlu diberikan penyuluhan irigasi modern seperti system tetes, agar memiliki pengetahuan irigasi dalam rangka melakukan usahatani di pekarangan. Hal ini menjadi penting karena dilingkungan perumahan anak-anak pesraman rata-rata memiliki lahan pekarangan yang luas tetapi tidak dimanfaatkan, sehingga perlu disentuhkan dengan irigasi tanaman pada lahan pekarangan yang sempit agar nantinya dapat memberikan manfaat pada keluarga. Untuk mendukung hal tersebut maka penyuluhan cara pembuatan irigasi tetes perlu diberikan sebagai media pembelajaran non formal dan untuk meningkatkan wawasan anak-anak Pesraman tersebut.Memperhatikan potensi anak-anak yang umurnya sangat dini, maka Pengabdian dilakukan dengan tahapan survey lokasi, penyuluhan, diskusi dan tanya jawab serta evaluasi dengan cara iteraktif dimana materi suluh disampaikan dan juga dengan cara bermain.Penyuluhan diawali dengan pembukaa, sosialisasi tim penyuluh, materi suluh tediri dari teori irigasi irigasi dan irigasi tetes, teori lahan irigasi dan lahan bertingkat, serta materi contoh-contoh system irigasi tetes dan aplikasinya. Diskusi dan tanyajawab dilakukan secara berurutan pada tiap sesi penyuluhan termasuk sebagai evaluasi kegiatan.Pengabdian ini telah menyuluhkan 15 anak-anak pesraman, penyuluhan telah memberi wawasan irigasi tetes dan cara pembuatan irigasi tetes bertingkat dengan iteraktif. Anak-anak Pesraman sangat antosias mengikuti pengabdian ini sampai selesai. Dimasa mendatang diharapkan ada contoh aplikasi irigasi tetes untuk media pembelajaran anak -anak di Pesraman ini, agar dapat dipraktikan langsung.
MENINGKATKAN GIZI DAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT MBAWI MELALUI KEGIATAN PENGOLAHAN ABON IKAN BANDENG Yuliadi Yuliadi; Nora Dery Sofya; I Gusti Putu Muliarta Aryana; Herpan Syafil Harahap; I Wayan Joniarta; Koko Hermanto
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.4115

Abstract

Mbawi merupakan salah satu desa di Kabupaten Dompu, NTB yang memiliki potensi perikanan berlimpah, baik dari laut maupun tambak. Namun demikian, potensi tersebut belum dioptimalkan oleh masyarakat, hasil tangkapan ikan masih diperjualbelikan dalam bentuk segar dengan harga murah. Jadi, potensi yang dimiliki belum mampu menyejahterakan masyarakat. Oleh karena itu, akan dilakukan pendampingan terutama kepada ibu rumah tangga yang banyak mempunyai waktu luang untuk meningkatkan nilai jual produk ikan dengan mengolahnya menjadi abon. Juga mitra yang lain yaitu karang taruna yang selama ini belum banyak berkegiatan, yang diharapkan dapat membantu para ibu untuk pengembangan usaha. Ikan yang dipilih adalah ikan bandeng yang jumlah produksinya terbanyak, dan diolah menjadi abon karena produk ini awet dalam waktu yang cukup lama. Pelatihan yang diberikan sudah menggunakan teknologi tepat guna seperti mesin cold storage, mesin peniris minyak, mesin penggoreng, dan mesin pencacah daging ikan. Evaluasi hasil pelatihan menunjukkan bahwa 91,3% mitra mengalami peningkatan pengetahuan  adanya peningkatan jumlah warga yang faham tentang gizi yang terkandung dalam ikan bandeng, dan sebanyak 90,9% mitra mengalami peningkatan kemampuan membuat abon ikan bandeng. Selain itu, peserta sangat paham dengan pelatihan yang telah dilakukan diberikan, baik materi maupun praktiknya. Analisis Harga menunjukan bahwa ikan bandeng segar 5 kg seharga Rp. 140.000,- setelah diolah menjadi abon memperoleh keuntungan sebesar Rp. 206729,05,-
PENERAPAN DESAIN ERGONOMIS MESIN POLES UNTUK KERAJINAN PERAK “UNGGA CREATIVE) UNTUK MENUNJANG PARIWISATA DI DESA UNGGA, KECAMATAN PRAYA BARAT DAYA, KABUPATEN LOMBOK TENGAH I Made Adi Sayoga; Made Wijana; I Nyoman Nugraha Ardana Putra; I Wayan Joniarta; Rizky Fathullah; Ilham Maulana Akbar
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 4 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i4.1204

Abstract

Ungga Village, Praya Barat Daya District, is a well-known silver craft center in Central Lombok. Featured products are: brooches, rings, studs, hairpins, suweng, pendants, bracelets and brooches-pendants. The jewelry is made from a combination of pearl shells which are shaped into oval, round, oblong, rectangular, triangular and half round shapes and then tied/framed with silver ornaments. PKM partner "Ungga Creative" with owner Mr Farid. The problem encountered in SMEs in the production sector is that the working position of the product polishing section is done by sitting cross-legged on the floor, so it is not comfortable for working conditions for more than 1 hour. The field of management is financial management that has not been organized so that business conditions cannot be analyzed as profit or loss. The PKM program provides a solution to SMEs for the inconvenience of working when polishing silver crafts, by designing and designing a polishing table that can be used comfortably and safely. Solutions for the field of financial management are carried out by providing training and assistance in financial management for SME owners. The steps that have been taken are designing a polishing machine based on ergonomic concepts using anthropometric data from employees. So you get the size of the silver craft polishing machine table which is designed with (dimensions: table height 60 cm, table top cover height 40 cm table length 75 cm table width 50 cm. Includes Flash-250C polishing grinder machine power 220/50 Hz 0, 25 HP 2870 rpm. The polishing machine has been handed over to PKM partners and has been able to increase partner productivity by up to 30% because the polishing process can be 2x faster than the previous work method.
The Influence of Transformational Leadership Skills and Organizational Climate on Job Satisfaction Which Impact Business Performance Ni Luh Yulyana Dewi; I Wayan Joniarta; Ni Ketut Arniti
Kontigensi : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 12 No 1 (2024): Kontigensi: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Program Doktor Ilmu Manajemen, Universitas Pasundan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56457/jimk.v12i1.565

Abstract

This study aims to determine the Effect of Transformational Leadership Skills and Organizational Climate on Job Satisfaction which Impact Business Performance at PT. Inti Jaya Purnama, Central Jakarta, DKI Jakarta. In this study using a type of quantitative research with a survey approach with the method used is simple random sampling, with a sample of 155 employees. The data analysis technique of this research uses PLS software version 3.0 (Partial Least Square) which is a variant-based structural equation model that can simultaneously test the measurement model as well as test the structural model with the research results obtained that 1) Transformational Leadership Skills on job satisfaction with a t-statistic value of 10.035 > t-table 1.975 and a P-value of 0.000 > 0.05, 2) Organizational Climate has a positive and significant effect on job satisfaction with a t-statistic value of 4.955 > t -table 1.975 and a P-value of 0.000 <0. 05, and 3) job satisfaction has an effect on Business Performance with at statistical value of 22.687 > t table of 1.975 and a P-value of 0.000 <0.05.
KETERLIBATAN AKTOR DALAM PERUMUSAN KEBIJAKAN (STUDI DI DESA ADAT MARGA KECAMATAN MARGA KABUPATEN TABANAN) Joniarta, I Wayan
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 10 No. 2 (2023): 2023 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perumusan kebijakan desa adat merupakan suatu hal yang mulia sebagai pedoman pada tahap implementasinya. Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 4 tahun 2019 tentang desa adat di Bali. Mencermati Perda Nonor 4 tahun 2019 tersebut, semenjak kepengurusan Prajuru Adat Marga periode 2021-2026 merasa perlu merumuskan kebijakan. Penelitian dilakukan dengan cara wawancara, observasi terhadap proses perumusan kebijakan walaupun dalam waktu jangka panjang. Dalam proses perumusan kebijakan Desa Adat, keterlibatan aktor baik idividu maupun lembaga (pengurus resmi desa adat Marga_) maupun aktor lainnya seperti Kerta Desa, Sabha Desa dan Yowana dan yang berkepentingan lainnya sudah berupaya mengawal proses perumusan kebijakan desa adat. Hasil perumusan kebijakan desa adat Marga periode kepengurusan Prajuru periode tahun 2021-2026 yang diajukan pada paruman desa adat yaitu: 1) Ketentuan tentang jalan penggotongan mayat menuju kuburan , 2) Aturan tentang karang kebembengan, 3) Aturan tentang tukad pengrarungan, 4) Permasalaan tanah milik desa adat yang ditempati oleh warga masyarakat, 5) Permasalahan tentang sumber pendapatan desa adat, 6) Ketentuan tentang pengarakan ogoh-ogoh satu hari sebelum Hari Raya Nyepi, 7) Ketentun tentang krama tamiu.
PENGELOLAAN PADRUWEN DESA ADAT BERBASIS OTONOMI: (KASUS DI DESA ADAT MARGA KECAMATAN MARGA KABUPATEN TABANAN)_ Joniarta, I Wayan
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 10 No. 4 (2024): 2024 Juni
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v10i4.208

Abstract

Mengakui otonomi desa adat di Bali tidaklah mudah. Mereka bangga membesarkan keluarga mereka secara tradisional. Pemerintah Provinsi Bali memberikan setiap desa adat Rp300.000.000 per tahun untuk dijalankan. Hal ini menggambarkan bahwa masyarakat adat di Bali tidak terpisah-pisah. Desa adat harus mencapai otonomi. Pemerintah desa adat harus mengidentifikasi sumber daya untuk menjadi mandiri. Pencatatan potensi desa adat yang berfokus pada ekonomi prajuru/pedruwen dikaji dalam penelitian ini. Sebuah studi deskriptif dengan menggunakan data primer dari hasil wawancara dengan seluruh Prajuru Desa Adat (Bendesa Adat, penyade, penyarikan, patengen). Klian Banjar, Sabha Desa, Kerta Desa, dan sumber-sumber lain yang dapat dipercaya. Data utama didukung oleh data sekunder. Data akan disimpan pada padruwen lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rencana pengelolaan padruwen desa adat Marga 2021-2026 mempertahankan toko prajuru lama, tempat parkir, dan penguwot untuk krama desa. Program prajuru baru melayani krama/masyarakat dengan 1) merestorasi wantilan Sabuh Mas dengan keramik, nempel tiang wantilan dengan batu hitam, dan perbaikan lainnya agar lebih indah dan meningkatkan pendapatan. 2) Meminta izin kepada pemilik lahan untuk membangun jalan pengrarungan/pengyudan. 3) Menyederhanakan BUPDA sesuai dengan Peraturan Daerah No. 4 Tahun 2019 Bab I Pasal 1(35). Untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian Krama Desa Adat, BUPDA menjalankan usaha ekonomi riil, jasa, dan/atau pelayanan umum, kecuali usaha sektor keuangan, berdasarkan hukum adat dan tata kelola modern. Pembangunan akan dilanjutkan untuk pertokoan. 4) Pengaspalan jalan menanjak merupakan bagian dari renovasi setra dan area pembakaran mayat. Paruman Agung Desa Adat Marga meninjau semua program untuk mendapatkan izin.
Pengaruh variasi besar butir dan variasi komposisi bahan terhadap kinerja briket arang tempurung kelapa dan sekam padi Joniarta, I.W.; Wiratama, I.K.; Wijana, M.; Sujita, S.
Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin Vol 14, No 2 (2024): Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dtm.v14i2.925

Abstract

Abundant biomass waste is often thrown away. Careless disposal of waste will have a negative impact on environmental quality. Research regarding variations in composition and grain size of biomass waste charcoal briquettes on briquette performance is feasible. The aim of the research is to obtain briquettes that have high performance. The research method used was experimental research, coconut shell charcoal and rice husk charcoal, made in sizes 20 mesh, 60 mesh and 100 mesh. Then mixed with 15% starch adhesive with variations in the composition of coconut shell charcoal (TK): rice husk charcoal (SP), namely: I (75%:25%), II (50%:50%) and III (25%:75% ), After printing, the biket is dried in the sun and in the oven until it reaches a moisture content of (14-15)%. After the briquettes are dry, the heating value, flame duration and water boiling time are tested. In the calorific value test, the greater the composition (TK), the greater the calorific value produced. The highest heating value of 5937 kcal/kg was obtained from composition I, mesh 60 and the lowest heating value of 3714 kcal/kg was obtained from composition III mesh 60. The shortest flame duration of 1386.6 seconds occurred in mesh 20 composition III and the longest flame duration was 1933.2 seconds. obtained on mesh 100 composition I. In the Boilling Time test, it was found that the larger the grain size and the greater the composition of the coconut shell charcoal mixture in bioarang briquettes, the faster the water boiling time.
Sosialisasi dan Penyuluhan Upaya Minimalisir Stunting dan Gizi Cukup pada Ibu dan Anak Sebagai Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dalam Membangun Desa Sehat Saqinah, Inang; Joniarta, I Wayan; Widiantari, Githa Nirmala
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 6 No. 2 (2024): ,Oktober
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v6i2.175

Abstract

Berdasarkan Pemantauan Gizi Tahun 2016, prevalensi stunting di Indonesia mencapai mencapai 27,5% sedangkan WHO memberikan batasan untuk stunting adalah < 20%. Hal ini menunujukkan bahwa pertumbuhan yang tidak maksimal dialami oleh sekitar 8,9 juta anak di Indonesia atau 1 dari 3 anak mengalami stunting. Sebagian besar bayi dan balita di Desa Perigi sudah mengikuti posyandu, akan tetapi kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang stunting masih sangat rendah sehingga dilakukannya sosialisasi dan penyuluhan stunting untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman dari masyarakat. Metode yang dilakukan adalah menilai seberapa jauh pengetahuan masyarakat mengenai upaya pencegahan stunting pada bayi dan balita di Dusun Karang Asem, Desa Perigi, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur. Pengetahuan masyarakat diukur dengan menggunakan pre test sebelum penyuluhan dan post test setelah penyuluhan. Berdasarkan hasil pre test dan post test yang diikuti oleh 30 responden dapat dinyatakan bahwa hasil pre test tentang tingkat pengetahuan responden mengenai program pencegahan stunting sebanyak 11 responden (37%). Setelah dilakukannya penyuluhan dan berdasarkan hasil post test terdapat peningkatan sebanyak 25 responden (83%) sudah mengerti tentang program pencegahan stunting.
Co-Authors A. D. Catur A.A Alit Triadi A.A. Alit Triadi, A.A. Alit Abdullah Jundi Ade Aprilian Dika Adhi, I.G.A.K.C. Agus Dwi Catur Agus Suroso Ahliwathany Rivaldi Al Buhori, Rashid Ridho Alfandiansyah Muhammad Alfi Sahrin, Laila Aljibran, Aljibran Anak Agung Alit Triadi Anak Agung Alit Triadi Ananda Putra, Yoga Raditya Aprilian Dika, Ade Arif Mulyanto Astiani, Arbiatun Atas Pracoyo Ayu Made Bianca Juarez Bayu Nata Negara Budiana, I Nyoman CATUR ADHI , I GUSTI AGUNG KETUT Chatur Adi W.A., I G.A.K. Chatur Adi.W.A, I.G.A.K Denanda, Andry Aprillya Dewi, Ni Putu Dian Cahayani Surya Dinda Vania Zabrina Rachman Dini Suryaningsih Dodi Setyawan Fani Ladira Farah Najwasyah Farah Najwasyah Febrian Purnama Febriyawan, Gilang Feby Oktavia Fini Laelani Puspitasari Firmansyah, Maman Fitrirayani, Gadis Ariva Fonseca Lopes, Grazelita Harahap, Herpan Syafil Hartana Hartati, Dea Rara Hasyim Kholid Hasan Qorib Hasyim, Hasyim Hendrajid Haerul Putra Hera Rohalia Heri Sulistiyono Hermanto, Koko Herpan Syafil Harahap Huriah Huriah I Dewa Gede Jaya Negara I G.A.K Chatur Adhi W.A. I G.A.K. Chatur Adi W.A. I G.A.K. Chatur Adi W.A. I Gede Bawa Susana I Gusti Ayu Agung Dewi Sucitawathi Pinatih I Gusti Putu Muliarta Aryana I Gusti Putu Muliarta Aryana I K. Wiratama I Kade Wiratama I Kade Wiratama, I Kade I Ketut Perdana Putra I Ketut Wiryajati I Made Adi Sayoga I Made Adi Sayoga I Made Adi Sayoga, I Made I Made Mara I Made Nuarsa I Made Suartika I Made Suartika I Made Suartika I Made Wijana . I Nyoman Merdana I Nyoman Nugraha Ardana Putra I Putu Yuda Pratama I Wayan Suderana I Wayan Yasa I Wayan Yasa, I Wayan I Wayan, Joniarta I.B Alit I.B. Alit I.D.K. Okariawan I.G.A.AG. Dewi Sucitawathi Pinatih I.G.A.K Chatur A.W.A I.G.G.A Dewi Sucitawathi Pinatih I.K Wiratama I.M. Mara I.M. Nuarsa I.M.A Sayoga I.M.A. Sayoga Ida Ayu Sri Adnyani Ida Bagus Alit Ida Bagus Fery Citarsa Ilham Maulana Akbar Intan Tiarani Koli Iswara, I.B.K.T.H. Juleha Juleha Julidio, Alief Jurnal Pepadu Karyawan, I Dewa Made Alit Khairul Amri Laeli, Inayatul Lalu Banu Samudera Latupeirissa, Jonathan Jacob Latupeirissa, Jonathan Jacob Paul Luluk Hariska M Wijana M. Mirmanto, M. M. Wijana M. Wijana, M. Made Mahendra Made Nuarsa, Made Made Wijana Made Wijana Made Wijana Made Wijana, Made Made Wirawan, Made Maharani, Ni Putu Riza Mahendra, Made Masintan, Masintan Melati Budi Srikandi Melinda Ade Kantari Muhamad Renaldi Setiawan Muhamad Renaldi Setiawan Muhamad Renaldi Setiawan Muhammad Arif Fitriyono Muhammad fauzan Muhammad, Baginda Arsyi Mursidin Syaefa N. Nurchayati, N. N. Nurpatria, N. Nabilla Mandalika Nabilla Mandalika Ni Ketut Arniti Ni Ketut Surasni Ni Luh Yulyana Dewi Ni Putu Bayu Widhi Antari Ni Putu Sawitri Nandari Ni Putu Yunita Anggreswari Nopia Ramdhani, Riyan Nora Dery Sofya Nuarsa M Nuning Indah Pratiwi Nur Kaliwantoro Nurchayati Nurchayati Nursina Nursina, Nursina Padang, Y.A. Padmiatmi, Pandri Padmiatmi Panca Sunu Pamungkas Pandri Pandiatmi Panesa Aulia, Linda Paryanto Dwi Setyawan Perdana Putra, I Ketut Permana, Made Bagus Dwi Pinatih, I.G.A.A. Dewi Sucitawathi Purnama, Febrian Putra, Ardi Wijaya Putra, I Ketut Perdana Putri , Sarina Adila Putri Ekaresty Haes Putri, Ghea Sabina Anggia Putu Ratna Juwita Ramadhan, Galang Baruna Rashid Ridho Al Buhori Rashid Ridho Al Buhori Rifki, Lalu Muhammad Riski Hidayah Rizky Fathullah Rohayani, Tri Sari Rudy Sutanto S. Sujita Sabathian Poedjiarso, Benhard Okta Sahri Aflah Ramadiansyah Salsabila, Aulivia Nanda Salwana Islami Samudera Lalu Banu Santosa, Wahyudi Saqinah, Inang Satya Ulumuna Lestari Siti Umrah Sofya, Nora Dery Sony Januarda Sri Maryati Suartika , I Made Suartika M Sucitawathi Pinatih , I Gusti Ayu Agung Dewi Sucitawathi, I G.A.A. Dewi Sujita Darmo Sujita Darmo Sujita, Sujita Sultan Sultan Sultan Sultan Supaerina, Eji Supriono Supriono Surya Buana, I Gede Eka Tiara Dwi Astuti Tiara Dwi Astuti Tira Aulana, Dina Triadi A.A.A Triadi, Anak Agung Alit Usman, Zohimundin Wahyudi Santosa Wayan Widhiastini WAYAN, I WAYAN SUKANIA Widiantari, Githa Nirmala Winda Maliana Hainingsih Wirya Aryadi, I Gusti Agung Ketut Chatur Adhi Yudhyadi, I Gusti Ngurah Ketut Yuliadi Yuliadi Yuliadi Yuliadi Yusron Saadi Yustina Agninoy Jarut Zainuri, Ahmad Zainuri Zohimundin Usman