Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Kandang Sapi Tepat Guna Berdasarkan Metode Ergonomi Participatory Bawa Susana, I Gede; Perdana Putra, I Ketut; Joniarta, I Wayan; Chatur Adi.W.A, I.G.A.K; Alit, Ida Bagus
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 6 No. 2 (2024): ,Oktober
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v6i2.191

Abstract

Metode ergonomi participatory sebagai sarana untuk menserasikan alat kerja atau stasiun kerja dengan pekerja dalam hal ini peternak sapi. Kandang sapi didesain berdasarkan masukan atau partisipasi dari pengguna atau peternak. Hal ini bertujuan agar aplikasi di lapangan tidak menimbulkan masalah baru bagi peternak maupun pekerja. Material kandang mudah diperoleh dan tersedia di sekitar tempat tinggal peternak agar harga lebih terjangkau. Hal-hal yang dibutuhkan dalam pembuatan kandang sapi meliputi kondisi lingkungan yaitu suhu yang berhubungan dengan daerah dataran tinggi atau rendah. Selain itu, kandang sapi selalu dalam keadaan bersih dengan adanya selokan dan penampungan kotoran, serta adanya jalur pendistribusian pakan. Dimensi ideal untuk kandang sapi lokal adalah 2,1 m x 1,45 m dan kandang sapi impor adalah 2,1 m x 1,5 m. Dinding kandang dibuat dengan tinggi sekitar 0,5-1 m dari permukaan lantai dan dilengkapi dengan pagar atau sekat yang lebih tinggi dari bahu sapi saat berdiri. Arah kandang berdasarkan kepala sapi berpengaruh terhadap pertumbuhan bobot badan sapi. Untuk kandang tunggal bagian kepala sapi menghadap ke timur dan kandang ganda membujur utara-selatan.
Penyuluhan Potensi Kotoran Ayam Petelur Menjadi Biogas untuk Konsumsi Keluarga Kecil di Desa Suranadi Kabupaten Lombok Barat PERDANA PUTRA, I KETUT; SUSANA, I GEDE BAWA; JONIARTA, I WAYAN; CATUR ADHI , I GUSTI AGUNG KETUT; SRI ADNYANI, IDA AYU
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 6 No. 2 (2024): ,Oktober
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v6i2.195

Abstract

Kotoran ayam merupakan salah satu limbah peternakan yang memiliki potensi besar sebagai sumber energi terbarukan melalui produksi biogas. Penggunaan teknologi biogas dari kotoran ayam tidak hanya dapat mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil, tetapi juga mengatasi masalah limbah peternakan. Penyuluhan ini dilakukan untuk memberi pemahaman kepada peternak tentang potensi limbah kotoran ayam petelur untuk dijadikan biogas. Kotoran ayam sebanyak 1 kg dapat menghasilkan 0,03m3 biogas. Pada lokasi mitra peternak memelihara 1000 ekor ayam petelur. Setiap satu ekor ayam rata-rata menghasilkan 0,1kg kotoran dalam sehari. Hal ini berarti dalam sehari dapat dihasilkan 100kg kotoran ayam dalam sehari. Dari jumlah kotoran ayam itu dapat dihasilkan 3 kg biogas perhari. Jumlah ini sangat mencukupi untuk keluarga sederhana di pedesaan. Secara keseluruhan, potensi kotoran ayam sebagai sumber energi biogas adalah sebuah peluang yang menjanjikan untuk meningkatkan kemandirian energi di pedesaan, mengurangi dampak lingkungan dari sektor peternakan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Implementasi yang tepat dan dukungan yang memadai dapat menjadikan teknologi ini sebagai bagian integral dari strategi energi terbarukan di masa depan. Dari hasil tanya jawab setelah dilakukan penyuluhan peternak ayam petelur sangat antusias terhadap adanya teknologi pemanfaatan kotoran ayam sebagai sumber biogas. Namun demikian pembuatan infrastruktur biogas memerlukan investasi yang cukup besar. Kata Kunci: kotoran ayam, biogas, energi terbarukan.
Simulasi pemasangan sebuah model kerugian minor perubahan penampang di konektor loop mesin termoakustik Nurpatria, N.; Mirmanto, M.; Joniarta, I.W.; Padang, Y.A.; Susana, I.G.B.
Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2023): Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dtm.v13i1.626

Abstract

A custom-designed thermoacoustic engine model has been created with the open source Delta EC simulation software. The specific design of the engine lies in the part of the heat exchanger, which allows it to receive heat from the hot gas stream resulting from the combustion of low grade biomass directly. The engine model can be coupled with a loudspeaker model that functions as a liner alternator, resulting in a simple power generator engine model. In this study, further simulations were carried out to increase the total efficiency of converting heat energy into electricity from the previous model. After that a model of minor loss of cross-sectional change was also added to the model. In a certain set of engine model parameter values without minor losses, the efficiency of converting heat energy to acoustic energy is 12.76%, equivalent to the amplification of acoustic energy by a regenerator of 33.26 W. The total efficiency of the engine model in converting heat energy into electrical energy is 10.53%. After the addition of a sub-program of minor losses due to the effect of one conical segment, there was an acoustic energy loss of 0.11 W. So that the efficiency of converting heat energy to acoustic energy was reduced by 0.01% to 12.75%. As a result, relatively small change occur in the total efficiency of the engine model.
Aplikasi Rekayasa Nilai (Value Engineering) Pada Desain Tungku Briket Arang Biomassa Sistem Kontinyu Berpengapian Semi Otomatis Sebagai Upaya Mempermudah Pemanfaatan Energi Alternatif Mengganti Minyak Tanah Wijana, Made; Joniarta, I Wayan
Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin Vol 2, No 2 (2012): Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.194 KB)

Abstract

The biomassa charcoal briquet is one of principal component of cooking in household scale which has some weakness in its operation, such as take a long time for beginning ignitation, flame energy is not stable, the putting out can not be done quickly, once filling up for once cooking. Impractical operational of briquet stove  caused people did not want to change the use of petroleum stove to the use  of biomass briquet stove. Hence, biomass charcoal briquet stove is modified in order to simplify its operation by increase fungsional aspect, technique aspect, and economical aspect.            The method used in this research is value engineering method in order to choose one alternative of modification of biomass charcoal briquet  stove and analyze with five phase of job planning that include (1) information phase, (2) creative phase, (3) analysis phase, (4) development phase, and (5) presentation phase.            At the analysis phase, it is made analysis to eight alternatives of modification and one initial design which is used as reference of performance evaluation. The evaluation result at development phase is the seventh alternative of modification has the highest value that is 1,358 with performance 425,10 and gives some advantages, those are cooking speed is increased (boilling water in seven minute per liter), operational simplicity is very increased that is once filling up for cooking repeatedly (continue system), cutting out of fire can be done quickly without taking apart of stove (semi automatic), pollution is decreased and stinging smell is not happen.            Biomass charcoal briquet stove has high economic value, because its operasional is almost the same as petroleum stove and its operational cost is a quarter of petroleum stove cost.  So, it is good to be developed and applied to society. 
Pengaruh variasi besar lubang dan tebal plat terhadap boiling time, lama nyala dan laju pembakaran pada desain kompor biomassa tongkol jagung Joniarta, I.W.; Wijana, M.
Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2018): Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.993 KB) | DOI: 10.29303/dtm.v8i1.168

Abstract

The biomass stove is designed to utilize fuel chunks.  The main principle of the stove design is to utilize the outside air coming into the stove through the hole on the underside. The air coming into the stove is divided becoming primary air and secondary air. The primary air enters from under the burning sleeve to the fuel, while the secondary air enters from the top hole of the burning sleeve and burns the combustion gas containing fuel-burning substances. In this study, the fuel used was corncob with a diameter of 3-4 cm, a length of 6-7 cm, and moisture contents ranging from 14%-16%. The stove used consists of 8 variations of the design model. Independent variables in this study were plate thickness, outer air hole diameter, secondary air hole diameter, and primary air hole diameter. While the dependent variables investigated were boiling time and flaming duration. The fastest boiling time was 2.07 minutes achieved from the stove designed no 3. Meanwhile, The longest flaming duration was 13.24 minutes shown by the stove no 6. There for the fastest burning rate was 0,00708 kg/s was sown  stove designed no 6, and the latest burning rate  was 0,00474 kg/s  achieved from the stove no 6. This different result is influenced by the density of the corncobe, the density of the biomass fuel  will be quikly burned and very fast oxidation.
Pengaruh variasi campuran bahan bakar tongkol jagung dan tempurung kelapa terhadap unjuk kerja tungku biomassa Joniarta, I.W.; Wijana, M.; Triadi, A.A. Alit; Iswara, I.B.K.T.H.; Adhi, I.G.A.K.C.
Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2018): Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.203 KB) | DOI: 10.29303/dtm.v8i2.152

Abstract

Agricultural waste such as corn cobs and coconut shell can be used as alternative energy. Biomass as an alternative energy can be used as a fuel in the furnace. Corncob has low calorific value and density, so it is necessary to examine the combination’s effect of corn cobs and coconut shell toward the performances of biomass furnace.The gasification furnace was the development of a furnace design on previous research. Diameter of combustion chamber is 25 cm, diameter of free air duct and secondary air duct is 2 cm, and primary air duct is 1 cm. Combined corncob and coconut shell in sequence are 100%: 0%, 80%: 20%, 60%: 40%, 40%: 60%, 20%: 80%, 0%: 100%. Investigated parameters showing the furnace performance were boiling time, FCR, power input, power output, power loss and efficiency are boiling time, FCR, operating time, power input, power output, power loss and efficiency. Test of operating time were conducted by burning fuel until burned out. Then boiling time test were conducted by heated 1 liters water from ambient temperature to boiling (between 95oC - 97oC) on a 24 cm diameter pan.The results showed that the largest operating time (1317.33 Seconds), smallest FCR (2.249 Kg/hour), smallest power loss (19.532 kW), and the highest efficiency (8.19%) obtained at 0% : 100% combination. The fastest boiling time (157 Seconds) and the largest power output (1.828 kW) was obtained at 40%: 60% combination. While the largest power input (29.286 kW) was obtained at 60%: 40%.
APLIKASI METODE BREAK EVEN POINT PADA DESAIN TUNGKU GASIFIKASI BIOMASSA MULTI BURNER SEKAM PADI SEBAGAI PENGGANTI MINYAK TANAH DAN KAYU BAKAR MENUJU MASYARAKAT MANDIRI ENERGI DI DAERAH PULAU KECIL Wijana, Made; Joniarta, I Wayan; Nurchayati, Nurchayati
Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin Vol 4, No 1 (2014): Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.482 KB)

Abstract

 Dimasyarakat pulau kecil sering mengalami kesulitan dalam memasak karena langka dan mahalnya minyak tanah dan kayu bakar. Sedangkan tungku gasifikasi yang telah diteliti dan diapikasikan (gasifikasi biomassa single burner) , meskipun hasilnya sudah bagus , tetapi sulit diterima dimasyarakat karena pemasakan dilakukan langsung diatas tungku, sehingga keamanannya lemah karena bahaya terkena panas dinding tungku dan rancangan yang tinggi mengakibatkan kekhawatiran masyarakat, disamping itu sifatnya tidak bisa kontinyu dan pengapiannya tidak bisa dilakukan secara cepat, karena tungku dengan burner dirancang menjadi satu. Untuk itu maka pada program ini perlu dilakukan penelitian bagaimana merancang suatu tungku gasifikasi biomassa yang murah, mudah dan aman dalam pengoperasiannya dengan merancang bentuk tungku yang memiliki  multi burner dengan letak tungku dan burnernya terpisah, bagaimana merancang saluran penghantar dari tungku ke burner,dan bentuk burner yang sesuai sehingga dengan jauhnya tungku dan burner pengapian, keamanan dan kenyamanan masyarakat pulau kecil pengguna energi terbarukan (gasifikasi biomassa) terjamin, sehingga masyarakat mandiri energy di pulau kecil dapat diwujudkan..         Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode rekayasa nilai  untuk memilih satu alternatif  modifikasi pada tungku briket arang biomassa dan menganalisanya melalui lima tahap rencana kerja yang meliputi (1) tahap informasi, (2) tahap kreatif, (3) tahap analisa, (4) tahap pengembangan dan (5) tahap presentasi.          Pada tahap analisa, dilakukan analisa terhadap 8 alternatif modifikasi ditambah 1 desain awal, dimana desain awal digunakan sebagai patokan dalam penilaian performansi. Hasil penentuan nilai pada tahap pengembangan diperoleh bahwa alternatif modifikasi ke-7, mempunyai nilai tertinggi yaitu1,142   dengan performansi 427,83, dan biaya Rp. 1.850.000,0. Alternatif ini memberikan keuntungan antara lain, kemudahan operasionalnya sangat meningkat dapat dilakukan pengisian berulang tanpa mengganggu nyala api (sistem kontinyu), dan pemadaman api dapat dilakukan dengan cepat tanpa  pembongkaran tungku (semi otomatis),  pengguna tidak perlu memasak diatas reaktor gasifikasi yang panas dan tinggi, karena tungku ini didesain dapat memasak diatas burner yang jauh dari reaktor gasifikai, kecepatan pemasakan meningkat (mendidihkan 2 lt air dengan waktu 7 menit), pencemaran menurun dan tidak terjadi bau menyengat.          Tungku gasifikasi multiburner mempunyai nilai  ekonomi tinggi karena  kinerjanya hampir sama dengan tungku minyak tanah dan biaya operasionalnya sekitar 1/3 dari tungku minyak tanah, untuk memasak 2 lt air, menggunakan minyak tanah sekitar 1/10 lt (Rp. 1300), dengan tungku single burner membutuhkan sekam 2 kg (Rp. 400) dan dengan tungku ini membutuhkan 2 kg sekam (Rp.400), dengan melihat hal tersebut, maka tungku gasifikasi multibuerner, dari segi ekonomi sangat prospek untuk dikembangkan di masyarakat. Sebagai salah satu alternative pengganti tungku gasifikasi single burner, tungku minyak tanah dan kayu bakar dan sebagai salah satu agen dari green technology guna menciptakan masyarakat mandiri energi khususnya di pulau-pulau kecil
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PASANGAN CALON DALAM MENINGKATKAN DUKUNGAN ELEKTORAL MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM PERSPEKTIF ADMINISTRASI PUBLIK Joniarta, I Wayan
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 11 No. 2 (2024): 2024 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v11i2.309

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi politik yang digunakan oleh pasangan calon dalam meningkatkan dukungan elektoral melalui media sosial Instagram, dengan fokus pada konteks Administrasi publik. Dalam era digital, media sosial telah menjadi alat yang kuat untuk mencapai pemilih dan mempengaruhi opini publik. Dalam studi kasus ini, penelitian dilakukan untuk menganalisis bagaimana pasangan calon dalam Administrasi publik menggunakan Instagram sebagai platform komunikasi politik. Metode penelitian ini mencakup analisis konten dari postingan Instagram pasangan calon, wawancara dengan tim kampanye, dan survei terhadap pemilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan calon memanfaatkan Instagram untuk membangun citra positif, menyebarkan pesan kampanye, dan berinteraksi dengan pemilih. Mereka menggunakan berbagai jenis konten, termasuk gambar, video, dan cerita untuk mencapai audiens mereka. Selain itu, pasangan calon juga mengikuti prinsip-prinsip dasar komunikasi politik, seperti personalisasi, segmentasi audiens, dan pemahaman tentang isu-isu yang penting bagi pemilih. Hasil penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana strategi komunikasi politik melalui media sosial Instagram dapat memengaruhi dukungan elektoral dalam konteks Administrasi publik. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan media sosial sebagai alat kampanye, pasangan calon dan tim kampanye dapat meningkatkan efektivitas komunikasi politik mereka dan mendapatkan dukungan yang lebih besar dari pemilih melalui platform ini. Penelitian ini juga memberikan pandangan penting tentang peran media sosial dalam proses demokrasi dan administrasi publik modern.
DESAIN STASIUN RADIO YANG ERGONOMIS: SOLUSI UNTUK KENYAMANAN DAN EFISIENSI OPERATOR RADIO AMATIR LOKAL KOTA MATARAM Wiryajati, I Ketut; Adnyani, Ida Ayu Sri; Putra, I Ketut Perdana; Joniarta, I Wayan; Maryati, Sri; Citarsa, Ida Bagus Fery; Supriono, Supriono
Jurnal Bakti Nusa Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v6i1.138

Abstract

The Indonesian Amateur Radio Organization (ORARI) plays a crucial role in emergency communication and the development of amateur radio technology. However, a lack of attention to ergonomics in radio station design can lead to health issues and decreased operator efficiency. This study highlights the application of ergonomic principles in amateur radio stations to improve the comfort and efficiency of ORARI operators. Through a participatory approach, observations, questionnaires, and training were conducted on ergonomic sitting posture, optimal equipment arrangement, appropriate lighting, and workplace environmental factors. Evaluation results indicate that ergonomic implementation reduced back pain complaints by 33%, neck strain by 35%, and eye fatigue by 32%. Additionally, operator efficiency increased by up to 25% after ergonomic adjustments. Workstation modifications, including the selection of ergonomic chairs, optimal equipment placement, and proper lighting, contributed to enhanced comfort and productivity. This study confirms that applying ergonomic principles not only benefits the physical health of operators but also improves job satisfaction and communication effectiveness. These recommendations are expected to serve as a reference for ORARI in creating a healthier and more efficient working environment for its members.
Peningkatan Keterampilan Pembuatan Produk Dengan Menggunakaan Alat Kerja di Bengkel Las Melalui Pembuatan Meja Bar Minimalis Ergonomis WAYAN, I WAYAN SUKANIA; Joniarta, I Wayan
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 7 No. 1 (2025): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v7i1.216

Abstract

Sesuai dengan slogan Untar yaitu Untar untuk Indonesia, Untar untuk Dunia dan Untar selalu di hati, maka kegiatan pelatihan untuk peningkatan keterampilan merupakan salah satu peranan yang diberikan oleh Untar kepada masyarakat yang tidak berkesempatan mengikuti studi di Universitas Tarumanagara. Mitra yang bersedia diajak bekerjasama pada pelatihan keterampilan yaitu SMA Sunan Bonang Tangerang Banten. Berdasarkan wawancara diketahui bahwa pengetahuan, pemahaman dan keterampilan para siswa pada berbagai aspek yang berkaitan dengan kegiatan perancangan dan pembuatan suatu produk dirasa kurang. Semenara itu ketika telah lulus sekolah, lulusan harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan tambahan agar lebih mampu bersaing. Maka sangat perlu kegiatan pelatihan peningkatan keterampilan. Untuk mitra ini diberikan pelatihan perancangan dan pembuatan produk meja bar minimalis ergonomis dan fungsional menggunakan bahan besi hollow, besi nako dan kayu lapis. Peserta belajar merancang konsep produk dengan karakterisik yang ditentukan. Praktik secara berkelompok mewujudkan produk meja bar dengan menggunakan peralatan yang ada di bengkel las. Elemen kerja yang dilakukan antara lain mengukur, memotong, menyerut, mengampelas, merakit, mengelas, menggerinda dan mengecat. Secara umum berdasarkan data kuesioner diperolah bahwa melalui pembekalan teori, wawasan dan praktik di bengkel kerja, kemampuan perancangan produk dan keterampilan kerja menggunakan peralatan bengkel las meningkat.
Co-Authors A. D. Catur A.A Alit Triadi A.A. Alit Triadi, A.A. Alit Abdullah Jundi Ade Aprilian Dika Adhi, I.G.A.K.C. Agus Dwi Catur Agus Suroso Ahliwathany Rivaldi Al Buhori, Rashid Ridho Alfandiansyah Muhammad Alfi Sahrin, Laila Aljibran, Aljibran Anak Agung Alit Triadi Anak Agung Alit Triadi Ananda Putra, Yoga Raditya Aprilian Dika, Ade Arif Mulyanto Astiani, Arbiatun Atas Pracoyo Ayu Made Bianca Juarez Bayu Nata Negara Budiana, I Nyoman CATUR ADHI , I GUSTI AGUNG KETUT Chatur Adi W.A., I G.A.K. Chatur Adi.W.A, I.G.A.K Denanda, Andry Aprillya Dewi, Ni Putu Dian Cahayani Surya Dinda Vania Zabrina Rachman Dini Suryaningsih Dodi Setyawan Fani Ladira Farah Najwasyah Farah Najwasyah Febrian Purnama Febriyawan, Gilang Feby Oktavia Fini Laelani Puspitasari Firmansyah, Maman Fitrirayani, Gadis Ariva Fonseca Lopes, Grazelita Harahap, Herpan Syafil Hartana Hartati, Dea Rara Hasyim Kholid Hasan Qorib Hasyim, Hasyim Hendrajid Haerul Putra Hera Rohalia Heri Sulistiyono Hermanto, Koko Herpan Syafil Harahap Huriah Huriah I Dewa Gede Jaya Negara I G.A.K Chatur Adhi W.A. I G.A.K. Chatur Adi W.A. I G.A.K. Chatur Adi W.A. I Gede Bawa Susana I Gusti Ayu Agung Dewi Sucitawathi Pinatih I Gusti Putu Muliarta Aryana I Gusti Putu Muliarta Aryana I K. Wiratama I Kade Wiratama I Kade Wiratama, I Kade I Ketut Perdana Putra I Ketut Wiryajati I Made Adi Sayoga I Made Adi Sayoga I Made Adi Sayoga, I Made I Made Mara I Made Nuarsa I Made Suartika I Made Suartika I Made Suartika I Made Wijana . I Nyoman Merdana I Nyoman Nugraha Ardana Putra I Putu Yuda Pratama I Wayan Suderana I Wayan Yasa I Wayan Yasa, I Wayan I Wayan, Joniarta I.B Alit I.B. Alit I.D.K. Okariawan I.G.A.AG. Dewi Sucitawathi Pinatih I.G.A.K Chatur A.W.A I.G.G.A Dewi Sucitawathi Pinatih I.K Wiratama I.M. Mara I.M. Nuarsa I.M.A Sayoga I.M.A. Sayoga Ida Ayu Sri Adnyani Ida Bagus Alit Ida Bagus Fery Citarsa Ilham Maulana Akbar Intan Tiarani Koli Iswara, I.B.K.T.H. Juleha Juleha Julidio, Alief Jurnal Pepadu Karyawan, I Dewa Made Alit Khairul Amri Laeli, Inayatul Lalu Banu Samudera Latupeirissa, Jonathan Jacob Latupeirissa, Jonathan Jacob Paul Luluk Hariska M Wijana M. Mirmanto, M. M. Wijana M. Wijana, M. Made Mahendra Made Nuarsa, Made Made Wijana Made Wijana Made Wijana Made Wijana, Made Made Wirawan, Made Maharani, Ni Putu Riza Mahendra, Made Masintan, Masintan Melati Budi Srikandi Melinda Ade Kantari Muhamad Renaldi Setiawan Muhamad Renaldi Setiawan Muhamad Renaldi Setiawan Muhammad Arif Fitriyono Muhammad fauzan Muhammad, Baginda Arsyi Mursidin Syaefa N. Nurchayati, N. N. Nurpatria, N. Nabilla Mandalika Nabilla Mandalika Ni Ketut Arniti Ni Ketut Surasni Ni Luh Yulyana Dewi Ni Putu Bayu Widhi Antari Ni Putu Sawitri Nandari Ni Putu Yunita Anggreswari Nopia Ramdhani, Riyan Nora Dery Sofya Nuarsa M Nuning Indah Pratiwi Nur Kaliwantoro Nurchayati Nurchayati Nursina Nursina, Nursina Padang, Y.A. Padmiatmi, Pandri Padmiatmi Panca Sunu Pamungkas Pandri Pandiatmi Panesa Aulia, Linda Paryanto Dwi Setyawan Perdana Putra, I Ketut Permana, Made Bagus Dwi Pinatih, I.G.A.A. Dewi Sucitawathi Purnama, Febrian Putra, Ardi Wijaya Putra, I Ketut Perdana Putri , Sarina Adila Putri Ekaresty Haes Putri, Ghea Sabina Anggia Putu Ratna Juwita Ramadhan, Galang Baruna Rashid Ridho Al Buhori Rashid Ridho Al Buhori Rifki, Lalu Muhammad Riski Hidayah Rizky Fathullah Rohayani, Tri Sari Rudy Sutanto S. Sujita Sabathian Poedjiarso, Benhard Okta Sahri Aflah Ramadiansyah Salsabila, Aulivia Nanda Salwana Islami Samudera Lalu Banu Santosa, Wahyudi Saqinah, Inang Satya Ulumuna Lestari Siti Umrah Sofya, Nora Dery Sony Januarda Sri Maryati Suartika , I Made Suartika M Sucitawathi Pinatih , I Gusti Ayu Agung Dewi Sucitawathi, I G.A.A. Dewi Sujita Darmo Sujita Darmo Sujita, Sujita Sultan Sultan Sultan Sultan Supaerina, Eji Supriono Supriono Surya Buana, I Gede Eka Tiara Dwi Astuti Tiara Dwi Astuti Tira Aulana, Dina Triadi A.A.A Triadi, Anak Agung Alit Usman, Zohimundin Wahyudi Santosa Wayan Widhiastini WAYAN, I WAYAN SUKANIA Widiantari, Githa Nirmala Winda Maliana Hainingsih Wirya Aryadi, I Gusti Agung Ketut Chatur Adhi Yudhyadi, I Gusti Ngurah Ketut Yuliadi Yuliadi Yuliadi Yuliadi Yusron Saadi Yustina Agninoy Jarut Zainuri, Ahmad Zainuri Zohimundin Usman