p-Index From 2021 - 2026
16.068
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam Al-'Adalah YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam Al-Ahkam An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial El-Mashlahah Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum EDUCATIO : Journal of Education EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Perisai : Islamic Banking and Finance Journal Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Al-Daulah : Jurnal Hukum dan Perundangan Islam Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran ASKETIK: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial Jurnal Edukasi AUD Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Jurnal Profetik Justisia Ekonomika AL IMARAH : JURNAL PEMERINTAHAN DAN POLITIK ISLAM Potret Pemikiran Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Syakhshiyyah : Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan Al-Ittizaan : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Journal of Islamic Law El-Qist : Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam Jurnal Studi Islam Lintas Negara (Journal of Cross-Border Islamic Studies) VARIA HUKUM: Jurnal Forum Studi Hukum dan Kemasyarakatan Al-Munir : Jurnal Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir Journal of Contemporary Islamic Education Kawanua International Journal of Multicultural Studies Jurnal Riset Ekonomi Syariah Journal of Islamic and Law Studies (JILS) Fikruna : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Kemasyarakatan Al Hurriyah : Jurnal Hukum Islam Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan EKSPEKTASy Sighat : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Tatsqif Maqolat: Journal of Islamic Studies An-Nafis: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Innovative and Creativity Mu'adalah: Jurnal Studi Gender dan Anak Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik Journal of Shariah Economic Law Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan Journal of Islamic Economic and Law (JIEL) Jurnal Ekonomi Syariah International Journal of Multidisciplinary Reseach Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ) Makkah: Journal Of Islamic Studies AL-ASHLAH Journal of Law and Nation Mushaf Journal: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis (MJ) Al Arsy: Journal of Education, Management and Islamic Thought
Claim Missing Document
Check
Articles

Does Kafa'ah Apply To The Descendants Of The Prophet Muhammad. Examine The Concept Of Kafaah Towards The Alawites In Martapura, Banjar Nadiyah Nadiyah; Norlaila Norlaila; Anwar Hafidzi
JOURNAL OF ISLAMIC AND LAW STUDIES Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Syariah UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.926 KB) | DOI: 10.18592/jils.v5i3.5985

Abstract

Abstract: This study emerged when there were problems among Habib and Syarifah in re -interpreting the concept of kafa'ah in marriage for the Alawiyin in the city of Martapura, South Kalimantan. This study is different from other researchers because the problem of endogamy is seen from sekufu or not in the sociological approach of society. The method used in this study is an empirical study with a sociological legal approach to the Alawiyin community who will hold a marriage. The finding of the research is that Kafa'ah in the alawiyin approach is as blood and as a descendant of the Prophet. If no similarity is found, then a discussion approach will be conducted on the agreement of all relatives to determine whether kafa'ah or not for the prospective companion later. Abstrak: Penelitian ini muncul Ketika ada permasalahan di kalangan Habib dan Syarifah dalam memaknai ulang konsep kafa’ah dalam pernikahan bagi kaum Alawiyin di Kota Martapura, Kalimantan Selatan. Penelitian ini berbeda dengan peneliti lainnya karena permasalahan endogami dilihat dari sekufu atau tidaknya dalam pendekatan sosiologi masyarakat. Metode  yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian empiris dengan pendekatan sosiologi hukum terhadap masyarakat alawiyin yang akan melangsungkan pernikahan. Temuan penelitian adalah bahwa Kafa’ah dalam pendekatan alawiyin adalah sedarah dan senasab dzuriyat Rasulullah. Jika tidak ditemukan yang senasab, maka akan dilakukan pendekatan diskusi terhadap kesepakatan semua kerabat untuk menentukan apakah kafa’ah atau tidak bagi calon pendampingnya nanti.
TOWARDS DERADICALIZATION OF INDONESIAN COMMUNITIES: THE NEED FOR A BALANCED EDUCATION SYSTEM BETWEEN RELIGION AND THE STATE IN SEVERAL ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN SOUTH KALIMANTAN Dyah Indraswati; Anwar Hafidzi; Najla Amaly
ASKETIK: JURNAL AGAMA DAN PERUBAHAN SOSIAL Vol. 5 No. 1 (2021): Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial
Publisher : Prodi Sosiologi Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.135 KB) | DOI: 10.30762/asketik.v5i1.92

Abstract

Kajian ini membahas tentang potensi pesantren dalam deradikalisasi masyarakat Indonesia melalui sistem pendidikan yang seimbang antara agama dan negara. Meski Pondok Pesantren merupakan tempat menuntut ilmu agama Islam, bukan berarti tidak lepas dari paham-paham ekstrim yang terkadang mengatasnamakan agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dan sistem pendidikan di beberapa pesantren untuk mencegah radikalisme bagi siswa di tingkat SMA di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi lapangan dengan pendekatan kualitatif menggunakan purposive sampling di pesantren yang memiliki kurikulum salafiah dan modern. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi. Analisis dilakukan dengan mengumpulkan, menyajikan, mereduksi, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sistem pendidikan dan peran kiai berdampak positif dalam menangkal radikalisme agama dengan memadukan pendidikan Islam dan negara. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa sistem manajemen di pondok pesantren dapat menjalin kemitraan yang intensif dengan pemerintah dalam berbagai aspek politik, budaya, dan ekonomi. Harus dikesampingkan bahwa pesantren termasuk dalam pendidikan yang terkadang dipinggirkan oleh pemerintah karena terkadang dianggap inklusif. Oleh karena itu, segala upaya untuk mengatasi masalah paham radikal atas nama agama tidak mungkin mencapai hasil yang signifikan, kecuali ada sistem pendidikan yang kohesif antara lembaga dan pemerintah.
Sirri Marriage Celebration and Its Impact on Social Change in Banjarese Community, South Kalimantan Anwar Hafidzi; Bahran Bahran; Fuad Luthfi; Rusdiyah Rusdiyah; Mohd. Hatta Mohamed Ali; Ali Banaeian Esfahani
Al-Ahkam Vol 32, No 2 (2022): October
Publisher : Faculty of Sharia and Law, Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ahkam.2022.32.2.12789

Abstract

This study seeks to reveal that sirri marriages, which are usually secret, in the Banjar community are carried out openly and are carried out by walimah 'ursy (wedding ceremonies). In contrast to other studies, most of them only discuss the law of unregistered marriage and its legality in Indonesia. This study tends to pay more attention to aspects of habits and shifts in the meaning of the sirri marriage. The method used in this study is empirical with an ethnographic-phenomenological approach to the celebration of sirri marriages in the Banjar community, South Kalimantan. The results of this study prove that the legality of sirri marriages is illegal in Indonesia State because it is not recorded at the Office of Religious Affairs. However, aspects of the habit of unregistered marriages and holding wedding celebrations in the Banjar community,  make sirri marriages "as if" they have legal rights in society based on social norms.
The Idea of Informal-Based Social Education in Indonesian Islamic Boarding Schools Anwar Hafidzi; Faqih El Wafa; Anida Yuspa; Mohd Hatta Md Hani
Journal of Contemporary Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Contemporary Islamic Education
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to investigate the effect that open, distance, and technology-based informal or non-formal learning has on the growth of students who had previously attended an Islamic boarding school. This perspective originates from the fact that it is anticipated that the community-based learning approach will comprise between 75 and 90 percent of his life once he completes his education at an Islamic boarding school. Nevertheless, education is not simply mirrored accurately in the learning literature; rather, it must be desire-driven and contain future business skills. The library research technique is what was used for the research for this study, and it was chosen on the basis of our observations of the current education system in Indonesia. This is done to ensure that the education that children get in Islamic Boarding Schools is not solely focused on receiving a formal or certified education, but also places an emphasis on the students' excellent accomplishments. The findings of this study will ultimately establish the feasibility of improved outcomes, as well as the quality of such outcomes, and will generate favorable effects.
Strategi Pengembangan Program Studi Dalam Meningkatkan Nilai Akreditasi Pada Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Antasari Bahran Bahran; Arie Sulistyoko; Nuril Khasyi'in; Anwar Hafidzi
JOURNAL OF ISLAMIC AND LAW STUDIES Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Syariah UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jils.v5i2.8754

Abstract

Abstract: This research tries to find important strategies in improving the quality of accreditation of study programs at the Sharia Faculty of UIN Antasari in 2019-2024. The method used in this study is a field study with a qualitative approach and analyzed using SWOT. The findings in this study are that in 2021-2022 it is rather difficult to achieve Superior accreditation, due to the many deficiencies in improving standard 9 accreditation achievements. So it needs to be addressed until 2024 to achieve excellent criteria by BAN-PT Abstrak: Penelitian ini mencoba untuk mencari strategi penting dalam peningkatan kualitas akreditasi program studi di Fakultas Syariah UIN Antasari pada tahun 2019-2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian lapangan dengan pendekatan kualitatif  dan dianlisis menggunakan SWOT. Temuan dalam penelitian ini adalah bahwa pada tahun 2021-2022 agak sulit untuk mencapai akreditasi Unggul, karena banyaknya kekurangan dalam peningkatan capaian akreditasi standar 9. Maka perlu dibenahi hingga tahun 2024 untuk mencapai kriteria unggul oleh BAN-PT
IMPLEMENTING E-LEARNING THROUGH SOCIAL MEDIA IN ISLAMIC UNIVERSITIES DURING PANDEMIC Anwar Hafidzi; Rimayanti Rimayanti
Jurnal Tatsqif Vol. 18 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.714 KB) | DOI: 10.20414/jtq.v18i2.2710

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas tentang penggunaan e-learning ketika terjadinya pandemic covid-19 terhadap mahasiswa di beberapa perguruan tinggi di Kalimantan Selatan, Indonesia. Meskipun ada beberapa yang meneliti tentang e-learning pada masa pandemi, tapi peneliti lebih menekankan pada efektifitas daring dibandingkan ketika berada di ruang kelas. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kuantitatif dengan pendekatan fenomenologi terhadap pembelajaran yang bersifat daring dampaknya terhadap kesiapan peserta didik. Penelitian ini membuktikan bahwa 80% mahasiswa belum siap mengikuti pembelajaran daring secara total, kecuali jika menggunakan metode blended learning. Sebanyak 60% mahasiswa berpendapat bahwa finansial merupakan bagian terpenting dalam pembelajaran daring berdasarkan kuota, sementara 25% responden tidak mempermasalahkan ekonomi. Dengan pendapatan per-kapita yang harus tinggi menyebabkan pola yang digunakan hanya smartphone saja. Hasil yang didapat juga bertolak bekalang dengan tujuan e-learning, sehingga pembelajaran kurang efektif. Hal ini disebabkan ketidaksiapan para mahasiswa dalam menghadapi new normal dalam pembelajaran secara daring. Kata kunci:, Pendidikan; Pemecahan Masalah; Pengukuran; Pembelajaran; Abstract This research explores the use of E-learning in many universities in Southern Kalimantan in Indonesia in the Covid-19 pandemic against students. Although some researchers study e-learning during a pandemic, researchers concentrate more on the quality of e-learning than in a classroom. This study is a phenomenologically focused quantitative field research which has an impact on the students' preparation. This study shows that 80 % of students are not prepared to completely engage in online learning unless they use the combined form of learning. Sixty percent of students agree that finance is the key part of online quota-based learning, while 25 percent of students do not care about the economy. This results in a trend which is only used by smartphones with a high per capita income. The findings also run counter to the goal of e-learning, which makes learning less efficient. This is attributable to students being unprepared to face the latest online learning standard. Keywords: Education; Problem Solving; Measurement; Learning;
Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH) secara Online oleh Halal Center Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin Rimayanti Rimayanti; Ardian Trio Wicaksono; Khairunnisa Khairunnisa; Anwar Hafidzi
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2023.4.1.70-80

Abstract

Sejak tahun 2014, terjadi perubahan radikal dalam sistem jaminan produk halal di Indonesia dengan berlakunya UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, salah satunya mengatur tentang kewajiban sertifikasi halal yang didasarkan pada pernyataan mandiri oleh pelaku UMK (self-declared system). Program self-declaring ini membutuhkan peran pendamping proses produk halal (PPH), di mana kegiatan pendampingan PPH dapat dilakukan oleh perguruan tinggi Islam. Dalam rangka menjalankan amanah tersebut, Halal Center UIN Antasari menggelar kegiatan Halal Product Process Assistance Training (PPH) secara online. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang kebijakan dan regulasi produk halal, ketentuan syariah Islam tentang jaminan produk halal, pendampingan PPH, pengetahuan materi, proses produk halal, verifikasi dan validasi, serta proses digitalisasi dan pendampingan. Hasil kelulusan peserta ini kemudian dilaporkan ke BPJPH.
Application of Constructivist Approach by Kiyai in Arabic Language Teaching at Al-Falah Pesantren, Banjarbaru: An Active Learning Model to Enhance Arabic Language Skills Nurdin Nurdin; Anwar Hafidzi
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v3i1.2195

Abstract

This research addresses the role of the constructivist approach in teaching Arabic at the al-Falah Islamic boarding school, Banjarbaru. This research used a qualitative approach with in-depth interviews and participatory observation as data collection methods. The results showed that the constructivist approach to learning Arabic at Pesantren al-Falah applies active learning methods, such as discovery learning and free expression. Kiyai, instructors, and dormitory leaders have created various programs and activities to improve student's language skills. The learning environment is not only limited to the classroom but also involves the dormitory, playground, kitchen, mosque, and other places. In addition, problem-solving and thinking skills are taught during the learning process. Overall, the Kiyai as a role model approach model effectively improves students' skills in Arabic in pesantren. This research contributes to developing the Arabic language in other pesantren in Indonesia.
Tinjauan Hukum Islam tentang Arisan Kurban bagi Orang yang Mampu (Orang Kaya) Subahan; Anwar Hafidzi
Jurnal Riset Ekonomi Syariah Volume 3, No. 1, Juli 2023 Jurnal Riset Ekonomi Syariah (JRES)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jres.v3i1.1702

Abstract

Abstract. This research examines the habits of the people in Pindahan Baru village when the month of Dzulhijjah (Eid al-Adha) comes every year the people in Pindahan Baru village hold a social gathering where the money from the arisan buys sacrificial animals for the seven members of the arisan, and this is done automatically, rotate every year. This needs to be discussed and studied to find out the legal basis, because most of the arisan activities are attended by wealthy people who actually can afford to buy sacrificial animals in cash using their own money (cash) without having to join the arisan. The research method used in this research is empirical research method, which is a research method that uses empirical facts taken from human behavior, both verbal behavior obtained from observation and real behavior carried out through direct experience. From this study, it can be concluded that the sacrificial arisan is basically mubah or permissible, however, according to K.H Kholil Dahlan, sacrificial arisan for people who can afford it cannot be classified as a sacrifice and this is categorized as an act that is not commendable. Abstrak. Penelitian ini mengkaji tentang kebiasaan masyarakat di desa Pindahan Baru ketika datang bulan dzulhijjah (hari raya idul adha) masyarakat di desa Pindahan Baru setiap tahunnya mengadakan arisan yang mana uang hasil arisan tersebut dibelikan hewan kurban untuk tujuh orang anggota arisan tersebut, dan hal ini dilakukan secara bergiliran setiap tahunnya. Hal ini perlu dibahas dan dikaji untuk mengetahui dasar hukumnya, karena kegiatan arisan tersebut kebanyakan diikuti oleh orang yang mampu (orang kaya) yang sebenarnya mereka mampu untuk membeli hewan kurban secara tunai dengan menggunakan uang mereka sendiri (cash) tanpa harus ikut arisan tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode penelitian empiris, yaitu suatu metode penelitian yang menggunakan fakta-fakta empiris yang diambil dari perilaku manusia, baik perilaku verbal yang didapat dari observasi maupun perilaku nyata yang dilakukan melalui pengalaman langsung. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa arisan kurban pada dasarnya adalah mubah atau boleh, namun arisan kurban bagi orang yang mampu menurut K.H Kholil Dahlan tidak bisa digolongkan sebagai kurban dan hal tersebut dikategorikan perbuatan yang tidak terpuji.
Pendapat Hakim Pengadilan Agama Barabai Terhadap Efektivitas Mediasi Secara Elektronik Penti Pepriyanti; Masyithah Umar; Anwar Hafidzi; Ahda Fithriani
JOURNAL OF ISLAMIC AND LAW STUDIES Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Syariah UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jils.v7i1.10212

Abstract

Abstract: This research was motivated by the presence of electronic mediation which was carried out at the Barabai Religious Court. The purpose of this study was to find out the opinion of the judges of the Barabai Religious Court on the effectiveness of electronic mediation in the Class 1B Barabai Religious Court. by collecting data from the field. The approach method in this case is the qualitative method. The data obtained are in the form of informant identities, judge opinions and the impact of their use in electronic mediation with data collection techniques by interviews and documentaries. The data was processed and compiled and then analyzed descriptively-qualitatively. The results of research conducted at the Barabai Religious Court, that is the implementation of electronic mediation is carried out through an application that has been approved between the parties, and attended by the mediator judge. According to the Barabai Religious Court judge, electronic mediation was quite effective. Keywords: Judge, Pengadilan Agama Barabai, Electronic Mediation. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya mediasi elektronik yang dilaksanakan di Pengadilan Agama Barabai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendapat hakim Pengadilan Agama Barabai terhadap efektivitas mediasi secara elektronik di Pengadilan Agama Kelas 1B Barabai.Pada penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian hukum sosiologis atau hukum empiris, yaitu berupa penelitian lapangan (field research) yaitu suatu penelitian yang dilakukan secara sistematis dengan mengambil data yang terdapat di lapangan. Metode pendekatan dalam hal ini ialah dengan metode kualitatif. Data yang diperoleh berupa identitas informan,pendapat hakim serta dampak dari penggunaannya pada mediasi elektronik dengan teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumenter. Data diolah dan disusun lalu dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian yang dilakukan pada Pengadilan Agama Barabai, bahwa yaitu pelaksanaan mediasi secara elektronik dilakukan melalui aplikasi yang sudah disetujui antar para pihak, dan dihadiri oleh hakim mediator. Menurut hakim Pengadilan Agama Barabai, mediasi secara elektronik sudah cukup efektif.
Co-Authors A, Enny Ratnawati Abda Abda Abdul Hamid Karim Abrar, Muhammad Tajally Abrar Achmad Azhar Basyir afif khalid Afif, Muhammad Wildan Ahda Fithriani Ahmad Muhajir Ahmad Rifandi Ahmad Sukris Sarmadi Ahmad Supiannor Ahmadi Hasan Ainorridho’e, Muhammad Ajeng Juniwanti Akh. Fauzi Aseri Akhmad Faisal Akhmad Jamaluddin Fikri Akhmad Sukris Sarmadi Akhmad Zuhad Haekal Al Adawiyah DND, Pp Rabiah Al-'Aina, Nadhrah al-Amruzi, M. Fahmi al-Amruzi, Muhammad Fahmi Ali Banaeian Esfahani Ali, Mohd Hatta Mohamed Alifya Zhafira Ananda, Rizqa Anida Yuspa Anida Yuspa Annisa Az Zahra Annisa Hamdah Anshari, Mukhlis Ardian Trio Wicaksono Arie Sulistyoko ARIE SULISTYOKO Arie Sulistyoko Aryani, Sophia Asep Sutarmin Aseri, Akh Fauzi Astutik, Trining Puji Ayu Natasya Azizah, Laila Azzahra, Nelia Badrian Badrian Bagus Pambudi Bahran Bahran Bahran Bahran Basri Bangun Wardana, Ade Bawaihi Benjammour, Mounir Budi Agung Sudarmanto Diana Rahmi Dita Dr. H. Hamdan Mahmud, M.Ag Dr. H. Jalaludidin, M. Hum Dwi Aprilia Wahani Dyah Indraswati Eka Hayatunnisa El Wafa, Faqih Emiril Rozaq Endika Permana Putra Fakhrie Hanief fatimah Fatimah Fatya, Alvian Ikhsanul Fauzati, Naila Fauziyah Hayati Fithriana Syarqawie Fitri Ariani Siregar Fitri, Annida Fiyona, Putri Fuad Luthfi Ghina Sanniya, Jasmine Gina Sabila Gunawan, Prananda Satria Gusti Muzainah Hadi Rahman, Ibnu Hadisa Putri Halimatus Sakdiah, Halimatus Hallymah Thussadyah Maura Putri Hamdan Mahmud Hamdan Mahmud Hamdi, Fahmi Hamidi Ilhami, Hamidi Hanafiah HARUM Hayati, Fauziah Hayati, Zaida Hayatun Na`Imah Hayatun Na’imah Hayatunnisa, Eka Hayatunnisa, Eka Hisanah Alpasa, Khairatun Inawati Mohammad Jainie Jarajap Indradewa, Rhian Indraswati, Dyah Iqbal Haitami Irwanda Fikri istiqomah istiqomah Ixsir Eliya Jasimah Jayawarsa, A.A. Ketut Jiyad Asyrafi Jubaidah Khairanor Khairun Nisa Khairunnisa Khairunnisa Khotimatul Husna Khulda Azizah Korniienko, Maksym Ladraa, Kamel Lailan Mufthirah Latifah Abd Majid Layli Nor Syifa LESTARI, BUNGA Lia Nofitasari Lutfi Lutfi Luthfi, FuaD Luthfia Dwi Putri Luthfiana, Anik Priamita M. Ade Nugraha M. Fahmi Al Amruzi, M. Fahmi M. Fahmi al-Amruzi M. Hanafiah M. Hanafiah Magfur, Achmad Mahmud Yusuf Makmun Makmun Masyitah Umar Masyitah Umar Masyithah Umar Maulida, Noor Sipa Maulidita Safitri Maulidiya Rahmah Mey Atren Nursasi Mohamed Ali, Mohd Hatta Mohd Hatta Md Hani Mohd Hatta Mohamed Ali Mohd Hatta Mohd Hani Mohd Hatta Mohd. Hani Mohd. Hani, Mohd Hatta Mohd. Hatta Mohamed Ali Mohlis, Mohlis Monawarah, Monawarah Mufida Istati Mufti Wardani Muhamad Ishaac Muhammad Anshari Muhammad Fadhil Muhammad Fahmi Al Amruzi, Muhammad Fahmi Muhammad Fahmi al-Amruzi Muhammad Fajri Muhammad Fauji Muhammad Fazrianur Arridho Muhammad Gunawan Bahran Muhammad Hanafiah Muhammad Ilham Nadhir Muhammad Iqbal Muhammad Nasrullah Muhammad Nasrullah Muhammad Noor Ridani Muhammad Rahman Firdaus Muhammad Ramli Muhammad Rizky Ramadhan Muhammad Torieq Abdillah Muhammadie, Muhammad Fakhril Muhdi Muhdi Musaddiq, M Azhar Musaddiq, M. Azhar Musthafa, Alwi Muthia Nur Aziza Mutia Anisah Mutthiah Muzdalifah Muzdalifah Nadiyah Khalid Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nahdia Nazmi Naimah Naimah Najla Amaly Najla Amaly, Najla Najwa Salya Rahmadina Nasrullah Nasrullah Nazwa Nabila Nida Fitriani Noor Khalisah Noor Syifa Humairoh Nor Ipansyah Nor Ipansyah Norhaifa Norhaifa Norhaliza Norhaliza Norjannah Normadina, Najwa Normalasari, Normalasari Norwahdah Rezky Amalia Novita Novita Nur Afidah, Rohmatun Nur Halisa Nur Nazefa Adela Nurdin Nurdin Nurdin, Nurdin Nuril Khasyi'in Nuril Khasyi’in Nurul Listiyani Panji Sugesti Penti Pepriyanti Prasetya, Debby Eka Putri Adhalia Mariza Putri, Hadisa Putri, Hadisa Putri, Sabrina Ardani Rabiatul Adawiah Rabiatul Adawiah Radifa Nazhma Muntazhira Rahma, Nur Paidha Rahman Helmi Rahmat Sholihin Rahmatika, Nadila Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Helda Raihan, Ahmad Ramadhan, Syahrin raudatul jannah Raudatun Nazwa Riah, Juai Riani, Khafifah Anjar Rimayanti Rimayanti Rimayanti Rimayanti Rina Mahdiana Rina Septiani Rina Septiani Rizali, Muhammad Rizki Nurramadhina Rosyid, Maskur Rusdiyah Rusdiyah Rusdiyah Rusdiyah RUSDIYAH RUSDIYAH Ruslan Ruslan Ruslan Ruslan Sa'adah, Sa'adah Safruddin Safruddin Salma, Siti Saputra, Agus Aditya Arisandi Sari Indriyani Sari, Yumeida Riyana Sarmadi, Ahmad Sukris Sarmiji Sarmiji Sauri, Supian Seff, Nadiyah Selvi Marcellia Sembiring, Rinawati Shabrina, Fauzia Nur Shofa, Lailatus Shopia Al-Khairina Fitri Siswahyudianto Siti Hajar Siti Khadijah Siti Mukhalafatun Siti Nur Rahmah Subahan Sugesti, Panji Sukarni Sukarni Sulaiman Kurdi Syafrida Hafni Sahir syawaliana, anisa Syifa, Nazwa Syufiya Putri Tasyaa Syadini Maharani Taupik Rahman Tetiana Kolomoiets Tiya Husaen, Mazena Ulfah, Rizqa Qiftia Veithzal Rivai Zainal Waddiny, Nurun Nida Whulansari, Sisca Wicaksono, Ardian Trio Yunin, Oleksandr Yusna Zaidah Zahra, Pati Matu Zaki Aqil Nashrullah Zulpa Makiah