Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : PESHUM

Kaedah Bahasa Dalam Menafsirkan Al-Qur’an Fitri Nurpita; Alwizar, Alwizar; Kadar, Kadar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10073

Abstract

Artikel ini membahas kaidah-kaidah kebahasaan yang menjadi dasar penting dalam menafsirkan Al-Qur’an. Mengingat Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab, maka penguasaan terhadap struktur dan kaidah kebahasaan Arab menjadi keharusan bagi seorang mufassir. Artikel ini menggunakan metode kajian Pustaka, data penelitian dikumpulkan dari berbagai sumber termasuk Al-Qur’an, buku, jurnal ilmiah, dan publikasi relevan lainnya. Dalam tulisan ini, dibahas beberapa aspek utama kebahasaan seperti penggunaan isim dhamir (kata ganti), nakirah dan ma’rifah, bentuk pengulangan kata, kaidah soal-jawab, dan jumlah syartiyah (kalimat bersyarat). Setiap kaedah dijelaskan dengan contoh ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan dan dilengkapi dengan penjelasan fungsi serta makna kontekstualnya. Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk menegaskan bahwa pemahaman yang benar terhadap kaedah bahasa sangat membantu dalam mengungkap pesan ilahi secara utuh dan menghindarkan dari penafsiran yang menyimpang. Dengan demikian, kaidah kebahasaan menjadi instrumen penting dalam menjaga kemurnian makna Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam.
Metode Tafsir Al Muqarran dan Maudu’i Athiyah, Athiyah; Alwizar, Alwizar; Kadar, Kadar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10140

Abstract

Da$la$m tra$disi keilmu$a$n Isla$m, u$pa$ya$ mema$ha$mi A$l-Qu$r’a$n seca$ra$ menda$la$m meru$pa$ka$n ba$gia$n penting da$ri pengemba$nga$n ilmu$ ta$fsir. Pena$fsira$n A$l-Qu$r’a$n menja$di la$ngka$h kru$sia$l u$ntu$k mena$ngka$p pesa$n-pesa$n ila$hi ya$ng tersembu$nyi di ba$lik su$su$na$n a$ya$t ya$ng inda$h da$n penu$h ma$kna$. Di a$nta$ra$ berba$ga$i metode ta$fsir ya$ng berkemba$ng, metode a$l-Mu$qa$rra$n (kompa$ra$tif) da$n A$l-Ma$u$du$’i (tema$tik) menja$di du$a$ pendeka$ta$n ya$ng menonjol ka$rena$ mena$wa$rka$n kera$ngka$ a$na$lisis ya$ng sistema$tis da$n menyelu$ru$h. Tu$lisa$n ini mengka$ji kedu$a$ metode tersebu$t da$ri a$spek definisi, seja$ra$h kemu$ncu$la$n da$n perkemba$nga$n, prosedu$r pela$ksa$na$a$n, serta$ contoh a$plika$tif da$la$m mena$fsirka$n a$ya$t-a$ya$t A$l-Qu$r’a$n. Metode ta$fsir a$l-Mu$qa$rra$n menyoroti perba$ndinga$n a$nta$r penda$pa$t pa$ra$ mu$fa$sir denga$n mencerma$ti perbeda$a$n pena$fsira$n a$ya$t denga$n a$ya$t, a$ya$t denga$n ha$dits, ma$u$pu$n a$nta$r penda$pa$t u$la$ma$. A$da$pu$n metode A$l-Ma$u$du$’i menitikbera$tka$n pa$da$ pengu$mpu$la$n a$ya$t-a$ya$t ya$ng bertema$ka$n sa$ma$, la$lu$ mena$fsirka$nnya$ seca$ra$ terpa$du$ da$la$m sa$tu$ kesa$tu$a$n ka$jia$n. Ma$sing-ma$sing metode memiliki kelebiha$n da$n keterba$ta$sa$n, na$mu$n kedu$a$nya$ da$pa$t sa$ling melengka$pi da$la$m mengha$dirka$n pema$ha$ma$n ya$ng u$tu$h terha$da$p ka$ndu$nga$n A$l-Qu$r’a$n. Stu$di ini menyimpu$lka$n ba$hwa$ pendeka$ta$n integra$tif a$nta$ra$ du$a$ metode tersebu$t releva$n u$ntu$k menja$wa$b ta$nta$nga$n za$ma$n serta$ memperka$ya$ kha$za$na$h ta$fsir di era$ kontemporer.
Nasakh sebagai Kaedah Penting dalam Ilmu Tafsir: Studi terhadap Dalil dan Hikmah Syariat Thufeil Abyan Ahmad; Kadar M Yusuf; Alwizar, Alwizar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep nasakh sebagai kaidah penting dalam ilmu tafsir dan ushul fiqih. Nasakh merupakan mekanisme penghapusan hukum syar'i yang telah ditetapkan sebelumnya oleh wahyu yang datang kemudian. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif terhadap literatur klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa nasakh terbagi dalam tiga kategori berdasarkan objek hukum, empat jenis berdasarkan sumber dalil, dan tiga bentuk perubahan hukum. Selain itu, ditemukan tiga kecenderungan pandangan ulama terkait nasakh, yakni kelompok restriktif, moderat, dan ekstensif. Penelitian juga mengidentifikasi metode validasi nasakh melalui pernyataan eksplisit, kronologi wahyu, ijma' sahabat, dan praktik salaf. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa nasakh mencerminkan fleksibilitas dan kebijaksanaan syariat dalam merespons perubahan sosial serta menjaga relevansi hukum Islam lintas zaman.
Isi Dan Fungsi Al-Qur'an Ayumi Tampubolon; Alwizar, Alwizar; Kadar, Kadar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10142

Abstract

Al-Qur'an sebagai kitab suci terakhir memiliki peran sentral dalam kehidupan umat Islam dan seluruh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi dan fungsi Al-Qur'an dalam perspektif studi Islam kontemporer. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan library research, kajian ini mengeksplorasi lima aspek utama isi Al-Qur'an: akidah, akhlak, ibadah, hukum, dan kisah-kisah teladan. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi lima fungsi pokok Al-Qur'an: sebagai petunjuk hidup, nasehat, obat penyembuh, penyempurna kitab-kitab terdahulu, dan sumber pendidikan Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa Al-Qur'an tidak hanya berfungsi sebagai pedoman spiritual, tetapi juga sebagai sumber komprehensif untuk pengembangan sistem pendidikan, moral, dan hukum yang relevan dengan tantangan zaman modern. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman holistik terhadap Al-Qur'an dalam membangun peradaban Islam yang progresif dan kontekstual.
Konsep Belajar Dan Peserta Didik Dalam Perspektif Al Qur’an Arasdi, Wandra; Yusuf, Kadar Muhammad; Alwizar, Alwizar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7009

Abstract

Belajar merupakan hal yang sangat urgen pada dunia pendidikan. Artinya berhasil atau tidaknya mencapai tujuan pendidikan tergantung proses belajar yang dilakukan oleh peserta didik. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui konsep belajar dan peserta didik dalam perspektif al Qur’an dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik. Penelitian ini menghasilkan konsep tentang belajar dan peserta didik yang digambarkan melalui istilah Ta’llum, Darasa, Qara’a, Ra’a, Nazhar, Sam’u dan Bashru di dalam al Qur’an. Ta’llum artinya adalah ilmu yang diperoleh dari proses pembelajaran, Darasa artinya adalah meninggalkan bekas, Qara’a artinya adalah membaca, Ra’a artinya adalah memperhatikan, Nazhar artinya adalah menalar, Sam’u artinya adalah mendengarkan dan Bashru artinya adalah melihat. Peserta didik menurut al Qur’an tidak hanya sebagai objek tetapi juga menjadi sebuah subjek.
Co-Authors Aflah, Fadli Ramadhanul Afriza, Afriza Agustin, Siti Maulidiya Alamanda, Frisca Aliadi, Aliadi Ambiani, Jenny Aprijon Efendi Arasdi, Wandra Arbi Yasin, Arbi Astika, Yuni Aswandi Aswandi, Aswandi Athiyah, Athiyah Athiyah, Ummu Ayumi Tampubolon Dani, Rahmat Delviany, Venny Dewi, Eva Dinata, Syaiful E. Hulawa, Djeprin Ehulawa, Djefrin Ehulawa, Djeprin Fadila, Nurul Fikri, Muhammad Husnul Firmansyah, Mhd Yudha Fitri Nurpita Hakmi Wahyudi Hasanah, Nurhidayati Hulawa, Djefrin E. Hulawa, Djeprin E Hulawa, Djeprin E. Hulawa, Djeprin Ersen Irawan, Toni Irawati Irawati Jannah, Weri Wildathul Jon Pamil Jumiati, Dinda Kadar Kadar, Kadar Kadar M Yusuf Kadar M. Yusuf, Kadar M. Khairil Anwar Kristi, Elizabeth Linda Wati Lubis, Abdul Hadi Luthfiyani, Putri Wahidah M. Yusuf, Kadar Mardatillah, Nur Aprilda Marzuki, M. Tahrum Muhammad Firdaus Mujtahidah , Siti Barika Muti'ah, Ummi Nahwiyah, Sopiatun Nasution, Husaini Novelia, Via Nst, Anjar Mahmaudin Nugroho, Arya Ficky Nurjasmi, Nurjasmi Nurul Akbar Nuryanti Nuryanti Oktaria, Ira Promadi Promadi Putri Lestari, Putri Putri, Heni Julaika Rahayu, Tia Rahmadani, Sahdiana Rahman, Luthfi Anshori Rahmani, Diah Ayu Ramdhani, Randy Pratama Ridho Akbar Risnawati Risnawati Sabrina, Ainah Safiti, Nopira Safitri, Nopira Sahbana, M. Dwi Rahman Saputra, Mhd. Aidil Sari, Hannisa Wandan Siregar, Asri Yanti Sopia, Eta Sri Murhayati Sri Rezki, Sri suardi suardi Sunawir, Nur Wulandari Syafrinal, Syafrinal Syahrani, Amellia Putri Thufeil Abyan Ahmad Toedien, Faisal Amir Yumni, Firda Aufa Yusuf, Kadar Yusuf, Kadar M Yusuf, Kadar Muhammad Yusuf, M. Kadar Zupi, Zupi