Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan komunikasi siswa kelas IV SD IT Darul Mujahidin NW Majidi dalam menyampaikan ide secara lisan dan berinteraksi selama proses pembelajaran, yang disebabkan oleh kurangnya rasa percaya diri siswa, terbatasnya media pembelajaran, serta penerapan media Communicative Competence Model (CCM) yang belum maksimal oleh guru. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis CCM terhadap keterampilan komunikasi siswa dalam menyampaikan ide secara lisan dan kemampuan berinteraksi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV berjumlah 24 orang yang diambil sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar tes berupa soal essay pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi membaca, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis dengan paired sample t-test berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest (72,4) lebih tinggi dibanding pretest (34,11) dengan peningkatan sebesar 38,29 poin. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (Sig. pretest 0,050; posttest 0,053). Uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi <0,001 < 0,05 dan thitung (2,106) > ttabel (1,88), sehingga Ha diterima. Hal ini membuktikan terdapat pengaruh positif dan signifikan penggunaan media CCM terhadap keterampilan komunikasi siswa. Implikasi penelitian ini adalah penggunaan media CCM efektif meningkatkan keterampilan komunikasi siswa, sehingga direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif di sekolah dasar untuk mengembangkan kemampuan komunikasi peserta didik secara optimal.