Claim Missing Document
Check
Articles

EUCHEUMA COTTONI SEAWEED AGRIBUSINESS DEVELOPMENT STRATEGY IN EAST LOMBOK REGENCY Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita; Yusuf, M; Husni, Syarif; Sari, Ni Made Wirastika; Suparyana, Pande Komang
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 2 (2023): Jurnal Agrimansion Agustus 2023
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i2.1543

Abstract

Seaweed has many benefits for the food and non-food industries. This commodity is worth developing to increase farmers' income, but until now the seaweed agribusiness still has many obstacles. The purpose of this study was to analyze alternative strategies for developing seaweed agribusiness in Jerowaru District, East Lombok Regency. Respondents in this study were Eucheuma Cottoni seaweed farmers, academics, extension workers/chairmen of Gapoktan, and the Department of Maritime Affairs and Fisheries of East Lombok Regency. Data analysis using SWOT analysis. Based on the results of the analysis there are several alternative strategies for developing seaweed agribusiness in Jerowaru District, East Lombok Regency, namely: SO strategies; (1) The availability of potential land that is still widely available can be utilized to increase seaweed production, (2) Development of post-harvest activities, and (3) Developing post-harvest training activities, WO strategies; (1) Creating access between farmers and capital institutions with government assistance, (2) Increasing the role of government and extension workers to provide market information, and (3) Seaweed price policies to protect farmers, ST strategies; (1) Developing environmentally friendly seaweed cultivation for example with pipes, (2) Improving infrastructure, and (3) Creating healthy cooperation between middlemen and farmers, WT strategies; (1) Running farm management to be efficient and effective and (2) Creating healthy cooperation between middlemen and farmers.
STRATEGI PENGHIDUPAN RUMAH TANGGA PETANI TRIGONA DI KECAMATAN KAYANGAN, KABUPATEN LOMBOK UTARA Yanuartati, Baiq Yulfia Elsadewi; Sari, Ni Made Wirastika; Asmi, Wiwid Nurul
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 2 (2023): Jurnal Agrimansion Agustus 2023
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i2.1570

Abstract

Usaha budidaya lebah trigona adalah salah satu usaha yang menjanjikan untuk dijalankan oleh sebagian besar penduduk di Kcamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Namun, adanya pandemi Covid-19 yang menyerang membuat petani Trigona sulit untuk memasarkan hasil budidayanya yang menyebabkan pendapatannya juga menurun. Adaptasi diperlukan oleh manusia dalam menghadapi perubahan-perubahan atau permasalahan-permasalahan di sekitar agar mereka bisa melanjutkan kehidupannya (Soekanto & Sulistyowati, 2017). Sementara itu, diketahui bahwa bentuk-bentuk strategi adaptasi penghidupan masyarakat itu berbeda-beda yaitu strategi aktif, strategi pasif dan strategi jaringan (Soeharto dalam Al Kisah, 2016). Akan tetapi belum ada penelitian mengenai bentuk strategi penghidupan rumah tangga petani trigona di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara.Sehingga peneliti melakukan penelitian mengenai hal ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang mengarah pada pengeksplorasian dan klarifikasi mengenai suatu fenomena atau kenyataan sosial, dengan jalan mendeskripsikan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah dan unit yang diteliti (Sanapiah, 2005 dalam Ritonga, 2021). Unit analisis dalam penelitian ini adalah rumah tangga petani Trigona yang ada di Desa Salut, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Salut, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling. Bentuk strategi penghidupan yang dilakukan oleh petani Trigona di Desa Salut, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara yaitu strategi aktif, strategi pasif dan strategi jaringan. Strategi aktif yang mayoritas dilakukan oleh responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 20 orang (50%) memperpanjang waktu yang dihabiskan untuk menjalankan usaha Trigona. Strategi pasif yang mayoritas dilakukan oleh responden dalam penelitian ini sebanyak 32 orang (80%) meminimalisir pengeluaran untuk biaya produksi untuk usaha budidaya lebah Trigona. Adapun strategi jaringan yang mayoritas dilakukan oleh responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 25 orang (62,5%) mendapat bantuan sosial dari pemerintah atau lembaga lainnya untuk memenuhi biaya/kebutuhan hidup. Sebelum memutuskan untuk memilih melakukan atau tidak bentuk contoh dari strategi aktif, strategi pasif dan strategi jaringan, responden dalam penelitian ini telah mempertimbangkan berbagai alasan.
DETERMINAN NILAI PRODUKSI PETANI CABAI RAWIT DI KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN LOMBOK BARAT Febrilia, Baiq Rika Ayu; Sari, Ni Made Wirastika
JURNAL AGRIMANSION Vol 25 No 1 (2024): Jurnal Agrimansion April 2024
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v25i1.1617

Abstract

Cabai rawit menjadi salah satu komoditas pada sektor holtikultura yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Masyarakat Indonesia yang cenderung menggemari masakan pedas membuat permintaan cabai rawit menjadi cukup tinggi. Hal ini dapat dijadikan sebagai peluang yang sangat baik bagi petani untuk meningkatkan pendapatannya melalui peningkatan jumlah produksi cabai rawit yang mana peningkatan pendapatan ini akan ditentukan pula oleh nilai produksi cabai rawit. Oleh karena nilai produksi yang tinggi dapat menjadi indikator tingginya tingkat pendapatan petani, maka diperlukan kajian mengenai determinan nilai produksi petani. Penelitian ini melibatkan 30 responden petani cabai rawit di wilayah Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat NTB. Data yang digunakan adalah nilai produksi sebagai variabel dependen atau variabel serta biaya pupuk, biaya pestisida, biaya benih dan biaya tenaga kerja sebagai variabel independen (variabel , , , dan ). Analisis data yang digunakan adalah analisis data secara deskriptif dan secara inferensial. Analisis inferensial menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel biaya pupuk, biaya pestisida, biaya benih dan biaya tenaga kerja mempengaruhi variabel nilai produksi secara bersama-sama. Variabel bebas yang berpengaruh secara parsial terhadap nilai produksi adalah variabel biaya tenaga kerja.
STRATEGI ADAPTASI PETANI LAHAN KERING TERHADAP FENOMENA PERUBAHAN IKLIM BERDASARKAN PERSFEKTIF GENDER DI KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Taradiani, Irawani Devi; Yanuartati, Baiq Yulfia Elsadewi; Sari, Ni Made Wirastika
JURNAL AGRIMANSION Vol 25 No 1 (2024): Jurnal Agrimansion April 2024
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v25i1.1640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi petani lahan kering terhadap fenomena perubahan iklim berdasarkan perspektif gender di Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah; serta mengetahui strategi adaptasi petani lahan kering terhadap fenomena perubahan iklim berdasarkan perspektif gender di Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Tingkat persepsi petani lahan kering di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah mengenai perubahan iklim khususnya petani perempuan lebih rendah dibandingkan dengan petani laki-laki. Sedangkan bentuk strategi adaptasi yang dilakukan oleh petani lahan kering di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah yaitu strategi aktif, strategi pasif dan strategi jaringan. Untuk trategi aktif, yang lebih dominan dilakukan petani perempuan lahan kering yaitu melibatkan anggota keluarga dalam bekerja, sedangkan strategi aktif yang lebih dominan dilakukan petani laki-laki yaitu pekerjaan sampingan selain usahatani. Strategi pasif yang lebih dominan dilakukan petani perempuan yaitu mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pangan, sedangkan strategi paasif yang lebih dominan dilakukan petani laki-laki yaitu mengurangi biaya produksi usahatani yang dilakukan. Adapun strategi terakhir yaitu strategi jaringan, petani perempuan maupun petani laki-laki lebih dominan untuk meminta bantuan kepada keluarga, teman dan tetangga
PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI DAN BRANDING CAMILAN COKLAT CHIPS PADA BEEMA BROWNIES Wijaya ADH, IGKG Puritan; Yusadara, I Gede Putra Mas; Wirawan, I Wayan Arik; Wikranta Arsa, I Gusti Ngurah; Saputra, I Made Arya Budhi; Gautama, I Made Bhaskara; Sari, Ni Made Wirastika; Rini, Erma Sulistyo; Parwita, I Made Mika; Damayanthi, Ni Putu Desy
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL BERDAYA MANDIRI (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jbm.v6i1.6104

Abstract

 BEEMA Brownies, a snack manufacturer, has started producing snacks in the form of Brownies-flavored Choco Chips and several other flavors made from good quality ingredients without artificial sweeteners and preservatives. Even though in the middle of a pandemic, we are still optimistic that we can capture a sufficient consumer market because the market need for healthy snacks is still very much needed. With the implementation of Phase 1 activities, namely the provision of production equipment, namely ovens, product packaging tools and 2 sets of baking sheet equipment, the current production capacity of Beema Brownies has increased from a maximum of 150/package per day with an average product requirement of around 100-200 packs/sold. day to 300/pack per day using the 2 ovens that you already have. Training on the use of the equipment provided has also been carried out so that BEEMA production employees are able to use the newly provided oven equipment and packaging equipment. The amount of production has been able to meet the average demand every day. BEEMA Chocochips has also increased the HR capabilities of 2 employees who help produce in an effort to increase the amount of Chocochips production. By having a website for UKM BEEMA Chocchips, they already have the means for digital identity and digital promotional content for their products so that they are known to the wider community. Keywords: Brownies, Production, Website
SUMBER DAYA PENGHIDUPAN PETANILEBAHTRIGONABERDASARKAN PERSPEKTIF GENDER DI KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN LOMBOK UTARA Sari, Ni Made Wirastika; Yanuartati, Baiq Yulfia Elsadewi; Wiriana, Wiriana
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 3 (2023): Jurnal Agroteksos Desember 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i3.1003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana dominasi penguasaan sumber daya penghidupan petani berdasarkan perspektif gender di wilayah geopark rinjani bagian utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Unit analisis penelitian ini adalah petani perempuan dan laki-laki lebah Trigona. Lokasi penelitian yaitu di wilayah geopark rinjani bagian utara, tepatnya di Kecamatan Tanjung. Penentuan jumlah responden menggunakan metode quota sampling sedangkan untuk penentuan responden dilakukan dengan metode accidental sampling sebanyak 40 responden, dengan rincian masing-masing 20 responden laki-laki dan 20 responden perempuan tersebar di ke empat desa. Pada sumber daya manusia, petani perempuan mendominasi pada intensitas pelatihan, sedangkan petani laki-laki lebih mendominasi pada pengalaman budidaya. Pada sumber daya alam, petani perempuan mendominasi pada jarak penempatan kotak lebah dengan hutan dan sumber air, sementara petani laki-laki lebih mendominasi pada sumber pakan dan kepunyaan lahan. Kemudian, pada sumber daya keuangan petani perempuan mendominasi pada sumber modal dari dana bantuan, sedangkan untuk petani laki-laki mendominasi pada mendominasi pada besar penghasilan dan sumber modal dari dana pribadi. Pada sumber daya sosial petani perempuan lebih mendominasi baik pada sumber informasi budidaya dan bantuan modal untuk budidaya dan petani laki-laki mendominasi pada intensitas komunikasi antar petani Trigona. Untuk sumber daya fisik petani laki-laki lebih mendominasi pada jumlah kotak dan lokasi tanam tanaman sedangkan untuk jenis-jenis pohon yang ditanam penguasaan antara laki-laki dan perempuan setara.
Peningkatan Kapasitas Bisnis Kelompok Usaha Cahaya Melalui Pelatihan dan Pendampingan Pengolahan Buah Jambu Mete di Desa Sigar Penjalin Sari, Ni Made Wirastika; Taslim Sjah; I Ketut Budastra; Sri Maryati; Idiatul Fitri Danasari; Ni Luh Sri Supartiningsih; Wuryantoro; Candra Ayu
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v4i2.124

Abstract

Pelatihan dan pendampingan merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan dan motivasi seseorang dan/atau kelompok dalam suatu kegiatan usaha, terlebih bagi Kelompok Usaha Cahaya di Dusun Rangsot Barat di Desa Sigar Penjalin, Kabupaten Lombok Utara. Kelompok usaha ini diketahui merupakan kelompok produktif yang telah mampu memproduksi kacang mete dan abon daging buah jambu mete. Dalam rangka meningkatkan nilai tambah dan nilai ekonomi buah jambu mete maka dilakukan pelatihan dan pendampingan pengolahan jambu mete menjadi beberapa produk olahan seperti minuman sari buah, sirup, dan selai jambu mete. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan peningkatan jenis produk usaha serta pendapatan anggota kelompok usaha. Pengabdian dilaksanakan dengan melibatkan anggota kelompok usaha cahaya, pemuda desa, pelaku UMKM (narasumber), dan akademisi (tim pengabdian Unram). Berdasarkan kegiatan yang dilakukan, peserta terlibat secara aktif dan antusias dalam menerima materi dan mempraktikkan tata cara pembuatan sirup dan selai jambu mete hingga didapatkan produk baru yang dapat ditawarkan kepada konsumen.
Analisis Peran Stakeholder dalam Pengembangan Desa Agrowisata Kebon Ayu Selvia, Siska Ita; Ulya, Ayu Fitriatul; Sari, Ni Made Wirastika; Mulyawati, Sri
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 5 Vol. 2 April, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v5i2.144

Abstract

Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat memiliki potensi destinasi wisata beragam yang mengkombinasikan atraksi wisata alam dengan sektor pertanian yang dikenal dengan konsep agrowisata. Konsep ini menjadi penggerak perekonomian lokal karena memiliki multiplier effect bagi berkembangnya pertanian hortikultura dengan teknik hidroponik menggunakan greenhouse pada komoditi unggulan golden melon dan juga dapat menyerap lapangan pekerjaan untuk wisata kuliner, UMKM, kelompok seni lokal dan pelaku usaha lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pemetaan peran dan kepentingan stakeholder-stakeholder yang terlibat dalam pengembangan Desa Agrowisata Kebon Ayu. Penelitian ini menggunakan Teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) untuk menjaring partisipasi aktif dari stakeholder-stakeholder lokal guna mengumpulkan beberapa informasi terkait keterlibatan stakeholder dalam pengembangan desa agrowisata tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa stakeholder yang menduduki posisi sebagai keyplayer dimana memiliki kepentingan dan pengaruh yang sama-sama tinggi antara lain Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Pemerintah Desa Kebon Ayu, Pokdarwis, Kelompok Tani, BUMDes, UMKM dan Akademisi. Kolaborasi antar stakeholder tersebut sangat berpengaruh bagi keberhasilan dan keberlanjutan pengembangan Desa Agrowisata Kebon Ayu
Kinerja Ekonomi Usaha Tani Tanaman Pangan dan Kontribusinya pada Kesejahteraan Petani di Desa Sekitar Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah Ayu, Candra; Wuryantoro, Wuryantoro; Sari, Ni Made Wirastika
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 29 No. 4 (2024): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.29.4.633

Abstract

The Mandalika Special Economic Zone (SEZ) development in West Nusa Tenggara Province aims to accelerate economic growth, especially for people in Pujut District-Central Lombok Regency. This research aims to describe the economic performance of food crop farming in villages around the Mandalika SEZ and its contribution to the economic welfare of farmer households. This research uses descriptive methods, and the data was collected using survey techniques in 3 villages with potential for food crop farming, namely Sengkol, Rembitan, and Sukadana villages. The respondents were 75 farmers. The results showed that food crops in villages around the Mandalika SEZ consist of rice, soybeans, and corn, with low productivity and an R/C ratio of 1.48–2.02. The total income from food crop farming is IDR 7,903,504.28/year or 34.06% of the total household income of farmers. The contribution of food crop farming income to farmer welfare based on the Sajogyo criteria was 41.69%, and based on the World Bank Criteria, it was 18.95%. Keywords: food crop, farmers welfare, farmer household, special economic zone mandalika, Central Lombok
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Diversifikasi Produk Gula Aren di Desa Setiling, Kabupaten Lombok Tengah Yanuartati, Baiq Yulfia Elsadewi; Sudjatmiko, Dwi Praptomo; Hayati, Hayati; Siddik, Muhammad; Sari, Ni Made Wirastika
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5880

Abstract

Masyarakat Desa Setiling, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, selama ini telah memproduksi gula aren yang digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan jamu oleh UMKM Senamian, yang juga berlokasi di Desa Setiling. Berdasarkan hasil observasi di desa tersebut, diketahui bahwa gula aren yang diproduksi masih berbentuk batok yang dicetak menggunakan cetakan dari tempurung kelapa. Serta kegiatan pemasaran gula aren yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Setiling hanya dijual di pasar tradisional dengan harga jual yang tidak stabil. Sehingga diperlukan peningkatan nilai produk yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Menurut Knerr, et al. (2018), kolaborasi dan dukungan bersama dalam suatu usaha dapat meningkatkan kemampuan produk dalam mengakses pasar. Berdasarkan hal tersebut, tim pengabdian melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Setiling dengan tema pemberdayaan masyarakat melalui diversifikasi produk gula aren. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan gula aren untuk UMKM Senamian serta meningkatkan pendapatan mereka dengan memproduksi variasi produk gula aren. Tim pengabdian kemudian memberikan pelatihan pembuatan berbagai variasi gula aren, seperti pembuatan gula semut dan gula briket dengan tambahan kopi, susu, dan jahe. Sehingga menghasilkan beragam produk gula aren. Selain itu, tim juga membantu dalam pembuatan desain logo dan kemasan yang menarik untuk produk-produk yang dihasilkan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan penjualan gula aren dan menjual produk mereka dengan nilai jual yang lebih tinggi dan harga pasar yang stabil.
Co-Authors Ahmad Zainuddin Anas Zaini Andi Iva Mundiyah Andi Iva Mundiyah Andi Iva Mundiyah Andi Tri Lestari Anna Apriana Hidayanti Anwar Anwar Anwar Anwar Anwar Ardiyanti, Baiq Shelvia Arya Budhi Saputra, I Made Asmi, Wiwid Nurul Ayu Fitriatul Ulya Ayu, Candra Azzahra, Iga Nabila Ouwan Bachry, Johan Baiq Rika Ayu Febrilia Baiq Rika Ayu Febrilia Baiq Yulfia E. Yanuartati Baiq Yulfia Elsadewi Yanuartati Bardayanti, Deslin Sarmitha Candra Ayu Candra Ayu CATHARINA, THERESIA SUZANNA Dipokusumo, Bambang Dudi Septiadi Dudi Septiadi Dudi Septiadi Dwi Praptomo Sudjatmiko Dyah Ayu Suryaningrum Eka Nurminda Dewi Mandalika Endah Wahyuningsih Erma Sulistyo Rini, Erma Sulistyo Farah Ainun Jamil Febrilia, Baiq Rika Ayu Gautama, I Made Bhaskara Hayati Hayati Hayati Heny K Suwarsinah Hery Haryanto I Gusti Ngurah A. Asasandi I Gusti Ngurah Wikranta Arsa I Gusti Ngurah Wikranta Arsa, I Gusti Ngurah I Ketut Budastra I Ketut Budhastra I Putu Eka Indrawan Idiatul Fitri Danasari Idiatul Fitri Danasari IGKG Puritan Wijaya Adh, IGKG Puritan IGN Aryawan Asasandi Johan Bachry Juniawan, Kadek Ardi Kisman Lalu Dodi N. Lauda Lukman M. Baga M Yusuf M. Fahed Ramadhan M. Yogi Riyantama Isjoni M. Yusuf MADE SUMA WEDASTRA Mandalika, Eka Nurminda Dewi Mariun Meidiana Purnamasari Mizaji Tasnimia Moh. Irfandi Moh. Taqiuddin Muhammad Jaelani Muhammad Zubair Muhammad Zubair Muktasam Mulyawati, Sri Mundiyah, Andi Iva Mutiara Mita Kasia Nabilah, Sharfina Ngakan Agus Trisantika Ni Luh Mira Puspayani Ni Luh Sri Supartiningsih Ni Luh Sri Supartiningsih Ni Made Nike Zeamita Widiyanti Ni Made Zeamita Ni Nyoman Utami Januhari, Ni Nyoman Ni Putu Desy Damayanthi . Nurrachman Nursan, Muhammad Nurtaji Wathoni Pande Komang Suparyana Parta Tanaya, I Gusti Lanang Parwita, I Made Mika Putri, Sista Eliyani Putu Ricky Teddy Septian Putu Shakila Ayunia Yuana Ridwan Rifani Nur Sindy Setiawan Rinda Desan Safitri, Sri Juliani Salsa Dwi Cahyani Selvia, Siska Ita Septiadi, Dudi Siddik, Muhammad Siska Ita Selvia Siska Ita Selvia Soekartini Soekartini Sri Maryati Sri Maryati Sri Maryati Sri Mulyawati Sri Mulyawati SUARTHA, I DEWA GEDE Sudjatmiko, Dwi Praptomo Suparmin Suparmin Supartiningsih, Ni Luh Sri Syahputra, Maiser Syarif Husni Syarifuddin Syarifuddin Tajidan, Tajidan Taradiani, Irawani Devi Taslim Sjah Taslim Sjah Taslim Sjah, Taslim Umam, Ahmad Ihdal Vijaya, Ni Putu Sephia Ananda Wijaya, IGKG. Puritan Wirawan, I Wayan Arik Wiriana, Wiriana Wuryantoro Wuryantoro Wuryantoro Wuryantoro Wuryantoro, Wuryantoro Yanuartati, Baiq Yulfia Elsadewi Yuhaniz, Yuhaniz Yusadara, I Gede Putra Mas Zeamita, Ni Made