Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KELAYAKAN DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA USAHATANI BAWANG PUTIH DI KECAMATAN SEMBALUN KABUPATEN LOMBOK TIMUR Yuhaniz, Yuhaniz; Maryati, Sri; Sari, Ni Made Wirastika
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keuntungan dan kelayakan, tingkat penyerapan tenaga kerja, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam melakukan usahatani bawang putih di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Penentuan daerah penelitian secara Purposive Sampling yaitu Desa Sembalun dan Desa Sajang. Penentuan jumlah responden dengan metode Quota Sampling sebanyak 40 responden. Analisis data yang digunakan yaitu: (1) Analisis keuntungan; (2) Analisis Kelayakan; (3) Analisis penyerapan tenaga kerja; (4) Hambatan dalam usahatani. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa 1) Keuntungan yang diperoleh petani bawang putih di Kecamatan Sembalun sebesar Rp 36.776.640/LLG atau Rp 1.115.095/are. 2) Dilihat dari aspek finansial usahatani bawang putih di Kecamatan Sembalun layak untuk dikembangkan, dilihat dari BEP produksi 1.046 Kg/LLG atau 32 Kg/are, BEP Harga Rp 4.532/LLG , nilai R/C sebesar 2,23/LLG (R/C>1), dan nilai rentabilitas sebesar 122% lebih besar dari tingkat suku bunga Bank sebesar 2,25%. 3) Penyerapan tenaga kerja usahatani bawang putih di Kecamatan Sembalun dalam satu kali proses produksi sebesar 52,54/LLG atau 1,55/are. Total tenaga kerja dalam keluarga dan luar keluarga berturut-turut sebesar 6,64/LLG atau 0,15/are dan 45,9/LLG atau 1,39/are. 4) Hambatan yang dialami petani responden adalah kurangnya modal, bibit mahal, cuaca, hama dan penyakit, serta harga bawang putih anjlok ketika musim panen.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Diversifikasi Produk Gula Aren di Desa Setiling, Kabupaten Lombok Tengah Yanuartati, Baiq Yulfia Elsadewi; Sudjatmiko, Dwi Praptomo; Hayati, Hayati; Siddik, Muhammad; Sari, Ni Made Wirastika
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5880

Abstract

Masyarakat Desa Setiling, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, selama ini telah memproduksi gula aren yang digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan jamu oleh UMKM Senamian, yang juga berlokasi di Desa Setiling. Berdasarkan hasil observasi di desa tersebut, diketahui bahwa gula aren yang diproduksi masih berbentuk batok yang dicetak menggunakan cetakan dari tempurung kelapa. Serta kegiatan pemasaran gula aren yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Setiling hanya dijual di pasar tradisional dengan harga jual yang tidak stabil. Sehingga diperlukan peningkatan nilai produk yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Menurut Knerr, et al. (2018), kolaborasi dan dukungan bersama dalam suatu usaha dapat meningkatkan kemampuan produk dalam mengakses pasar. Berdasarkan hal tersebut, tim pengabdian melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Setiling dengan tema pemberdayaan masyarakat melalui diversifikasi produk gula aren. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan gula aren untuk UMKM Senamian serta meningkatkan pendapatan mereka dengan memproduksi variasi produk gula aren. Tim pengabdian kemudian memberikan pelatihan pembuatan berbagai variasi gula aren, seperti pembuatan gula semut dan gula briket dengan tambahan kopi, susu, dan jahe. Sehingga menghasilkan beragam produk gula aren. Selain itu, tim juga membantu dalam pembuatan desain logo dan kemasan yang menarik untuk produk-produk yang dihasilkan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan penjualan gula aren dan menjual produk mereka dengan nilai jual yang lebih tinggi dan harga pasar yang stabil.
Sosialisasi Strategi Pemasaran Sebagai Upaya Peningkatan Pemasaran Produk Gula Semut Di Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat Sari, Ni Made Wirastika; Febrilia, Baiq Rika Ayu; Kisman; Haryanto, Hery; Nurrachman; Sudjatmiko, Dwi Praptomo; Suparyana, Pande Komang; Danasari, Idiatul Fitri; Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita; Saputra, I Made Arya Budhi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6316

Abstract

Pelaku usaha gula semut yang berlokasi di Desa Dasan Geria Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat masih melakukan kegiatan pemasaran produknya terbatas pada pasar lokal yang berakibat kepada rendahnya tingkat penjualan produk. Untuk mengatasi permasalahan ini, pelaku usaha perlu mempertimbangkan strategi pemasaran yang tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan strategi pemasaran produk gula semut di Desa Dasan Geria Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Dasan Geria dengan peserta yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 32 peserta. Metode yang digunakan adalah partisipatif interaktif yang mendorong peserta untuk terlibat secara aktif dan langsung. Rangkaian kegiatan pengabdian ini secara umum dibagi menjadi tiga tahapan, dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi. Pada kegiatan perencanaan tim melakukan perancangan alur kegiatan. Kegiatan pelaksanaan berupa pemaparan materi oleh tim dan kegiatan evaluasi dilakukan dengan proses tanya jawab antara pemateri dan peserta. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pemahaman pelaku usaha terhadap strategi pemasaran produk gula semut mengalami peningkatan yang ditunjukkan melalui respon dan antusias peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi ini. Kegiatan pengabdian juga berlangsung lancar tanpa adanya kendala berarti.
Pelatihan Pembuatan Abon Cabai Rawit untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga Petani Di Desa Lepak Timur, Kabupaten Lombok Timur : Training on Making Abon Chili Rawit to Increase Farmer Family Income in East Lepak Village, East Lombok Regency Wuryantoro; Ayu, Candra; Mandalika, Eka Nurminda Dewi; Sari, Ni Made Wirastika; Supartiningsih, Ni Luh Sri; Danasari, Idiatul Fitri; Bardayanti, Deslin Sarmitha; Putri, Sista Eliyani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7235

Abstract

East Lepak Village is one of the large cayenne pepper producing areas in East Lombok Regency. Cayenne pepper is a commodity that is the choice of farmers in East Lepak Village because the demand is quite high, but at harvest time the selling price of cayenne pepper becomes very low and has the potential to harm farmers. In such conditions, one solution that can be offered is to carry out agro-industrial activities (processing) of cayenne pepper into shredded. The purpose of this service activity is to foster farmers to be more skilled in processing cayenne pepper into shredded cayenne pepper, and to increase farmers' insight into entrepreneurship. Shredded cayenne pepper is a processed chili product in the form of dry, ready to serve, has a high shelf life, is practical to carry and store and has a high selling value. The implementation of the activity was carried out in the form of lectures, discussions, and practice of making shredded cayenne pepper. The material for implementing the activity was delivered directly by the implementation team who was also the resource person, so that the activity could run effectively. The results of the service showed that the participants showed a fairly good response, and participated actively in following the entire series of service activities. There was an increase not only in the cognitive and affective aspects but also in the psychomotor aspects, where there was an increase in the knowledge of the participants, where the participants were able to make and package shredded cayenne pepper ready for market. This success is expected to be able to increase the added value of the cayenne pepper commodity and become a source of additional income for family farmers in East Lepak Village.
Pemanfaatan Limbah Ternak Sebagai Penghasil Bioenergi dan Pupuk Organik untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Setiling, Batukliang Utara, Lombok Tengah Yanuartati, Baiq Yulfia Elsadewi; Ni Made Wirastika Sari; Bambang Dipokusumo; Hayati; Nurtaji Wathoni; I Gusti Ngurah A. Asasandi; Moh. Irfandi; Lalu Dodi N. Lauda
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12791

Abstract

Pengelolaan limbah menjadi biogas dan pupuk organik merupakan salah satu aspek yang sangat krusial untuk dilakukan di Desa Setiling. Selain untuk mengatasi permasalahan tidak adanya pengelolaan sampah secara terpadu di desa yang memiliki agenda menjadi desa wisata, pengelolaan limbah ini juga dapat memberikan dampak ekonomi yang menguntungkan bagi masyarakat. Untuk menjadikan Setiling sebagai desa ekowisata berbasis edukasi, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi masyarakat pemanfaatan limbah ternak dan sampah organik yang diolah menjadi sumber bioenergi (biogas) dan pupuk organik. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dengan melibatkan masyarakat sasaran, yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT) Senamian Desa Setiling. Mereka akan dibantu oleh warga desa untuk membuat instalasi biogas untuk kepentingan kelompok memasak jamu. Pengadaan peralatan akan disediakan melalui pengabdian ini sebagai pilot percontohan bagi rumah tangga di desa. Instalasi ini merupakan inovasi yang dikonsultasikan dengan peneliti biogas Universitas Mataram dan juga dari Yayasan Rumah Energi. Sisa fermentasi biogas akan dikeluarkan dan ditampung untuk dijadikan pupuk bagi usaha tani KWT tersebut. Sisanya akan dijual. Output dari kegiatan ini adalah instalasi biogas yang lebih murah, pupuk organik yang bisa dimanfaatkan oleh kelompok tani dan juga dijual, dan publikasi ilmiah.
PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI DAN BRANDING CAMILAN COKLAT CHIPS PADA BEEMA BROWNIES Wijaya ADH, IGKG Puritan; Yusadara, I Gede Putra Mas; Wirawan, I Wayan Arik; Wikranta Arsa, I Gusti Ngurah; Saputra, I Made Arya Budhi; Gautama, I Made Bhaskara; Sari, Ni Made Wirastika; Rini, Erma Sulistyo; Parwita, I Made Mika; Damayanthi, Ni Putu Desy
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL BERDAYA MANDIRI (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jbm.v6i1.6104

Abstract

 BEEMA Brownies, a snack manufacturer, has started producing snacks in the form of Brownies-flavored Choco Chips and several other flavors made from good quality ingredients without artificial sweeteners and preservatives. Even though in the middle of a pandemic, we are still optimistic that we can capture a sufficient consumer market because the market need for healthy snacks is still very much needed. With the implementation of Phase 1 activities, namely the provision of production equipment, namely ovens, product packaging tools and 2 sets of baking sheet equipment, the current production capacity of Beema Brownies has increased from a maximum of 150/package per day with an average product requirement of around 100-200 packs/sold. day to 300/pack per day using the 2 ovens that you already have. Training on the use of the equipment provided has also been carried out so that BEEMA production employees are able to use the newly provided oven equipment and packaging equipment. The amount of production has been able to meet the average demand every day. BEEMA Chocochips has also increased the HR capabilities of 2 employees who help produce in an effort to increase the amount of Chocochips production. By having a website for UKM BEEMA Chocchips, they already have the means for digital identity and digital promotional content for their products so that they are known to the wider community. Keywords: Brownies, Production, Website
Sosialisasi dan Pelatihan Pengolahan Buah Kelapa Menjadi Minyak Kelapa Murni Sebagai Inovasi Produk Usaha KWT Al-Ummahat Lendang Nangka Idiatul Fitri Danasari; Ni Made Wirastika Sari; Anwar; Siska Ita Selvia; Candra Ayu
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i1.138

Abstract

KWT Al-Ummahat merupakan salah satu kelompok wanita yang produktif di Desa Lendang Nangka Kecamatan Lombok Timur, salah satu produk andalan yang dihasilkan adalah minyak goreng kelapa. Melihat perkembangan produk tersebut maka dilakukan upaya diversifikasi produk KWT yaitu mengolah buah kelapa menjadi minyak kelapa murni atau Virgin Coconut Oil (VCO). Metode pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui beberapa tahapan dengan menekankan pada kegiatan sosialisasi dan pelatihan. Pengabdian dilakukan selama dua hari di Sekretariat KWT Al-Ummahat Desa Lendang Nangka sebanyak 20 peserta yang merupakan anggota KWT Al Ummahat. Hasil kegiatan pengabdian melalui sosialisasi dan pelatihan ini yaitu: 1) anggota KWT mengetahui manfaat dari minyak kelapa murni (VCO); 2) anggota KWT mengetahui cara dan proses pembuatan VCO; dan 3) anggota KWT memilki produk tambahan sebagai produk usaha bersama yaitu Virgin Coconut Oil (VCO) LENKA.
Peningkatan Kemampuan Pemasaran Produk Olahan Ubi Ungu dengan Pelatihan Perhitungan Harga Pokok Produksi Eka Nurminda Dewi Mandalika; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Rifani Nur Sindy Setiawan; Sharfina Nabilah; Ni Made Wirastika Sari
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i2.218

Abstract

Peningkatan pemasaran suatu produk harus dibarengi dengan kemampuan produsen untuk menghitung harga pokok produksi (HPP) dari produk yang dibuat. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Mandiri dalam menentukan HPP sebagai dasar penetapan harga jual produk olahan ubi ungu. Selama ini, kelompok mitra masih menghadapi kendala dalam menentukan harga jual karena belum melakukan perhitungan harga pokok produksi secara sistematis, melainkan hanya berdasarkan perkiraan. Metode kegiatan meliputi pre-test, penyuluhan, pelatihan, serta evaluasi melalui post-test. Peserta diberikan pemahaman tentang konsep HPP, komponen biaya, dan penerapan perhitungan HPP menggunakan contoh produk bolu kukus ubi ungu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 76% berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test. Peserta mampu memahami konsep harga pokok produksi, menghitung harga pokok produksi produk, serta menyadari manfaat HPP dalam mendukung pemasaran produk. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan anggota KWT dapat menentukan harga jual produk secara lebih tepat, meningkatkan keuntungan, serta memperkuat daya saing produk olahan ubi ungu di pasaran.
Pemberdayaan Petani Sekitar Hkm (Hutan Kemasyarakatan) Dalam Budidaya Kopi Arabika Di Desa Sapit, Kecamatan Suela, Lombok Timur IGN Aryawan Asasandi; Muktasam; Hayati; Ni Made Wirastika Sari; Mutiara Mita Kasia
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i2.225

Abstract

Permasalahan petani Hutan kemasyarakatan (HKm) di Desa Sapit yaitu: (1) Tidak memiliki pengetahuan yang cukup terkait budidaya kopi dan agribisnis kopi; (2) Tidak memiliki keterampilan dalam menanam dan membudidayakan tanmaan kopi yang baik sehingga petani tidak memiliki gambaran yang utuh terkait budidaya kopi; (3) Tidak memiliki modal yang cukup dalam pengadaan bibit kopi yang baik. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian ini yaitu untuk: (1) Meningkatkan pengetahuan petani kopi terkait budidaya kopidan potensi agribisnis kopi; (2) meningkatkan keterampilan dalam membudidayakan kopi; (3) memberikan bibit kopi yang berkualitas baik kepada petani. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini yaitu: (1) Penyuluhan terkait budidaya tanaman kopi yang baik serta peluang agribisnis kopi kedepan; (2) Pelatihan dan pendampingan terkait budidaya kopi yang difasilitasi juga oleh pengelola Sapit Farm. Sehingga diharapkan nanti dapat menghasilkan biji kopi sesuai standar dan dapat dijual dengan harga yang baik; (3) Pengadaan bibit kopi yang sesuai dengan kondisi lapangan di Desa Sapit. Hasil yang dicapai pada kegiatan ini yaitu: (1)Meningkatkan pengetahuan petani terkait budidaya dan sistem usaha agribsinis kopi, (2) Meningkatkan keterampilan petani dalam budidaya kopi arabika; (3) meningkatkan akses bibit kopi bersertifikat bagi petani.
KAJIAN PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DESA MELALUI KOLABORASI STAKEHOLDER: STUDI KASUS DI DESA SETILING, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Yanuartati, Baiq Yulfia Elsadewi; Umam, Ahmad Ihdal; Sari, Ni Made Wirastika; Sudjatmiko, Dwi Praptomo; Bachry, Johan
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1505

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa Setiling di Lombok, Nusa Tenggara Barat, memiliki potensi sumber daya lokal yang besar, khususnya pada sektor pertanian dan hortikultura. Namun, kurangnya inovasi dan pemberdayaan dalam pengolahan serta pemasaran produk masih menjadi kendala utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi stakeholder yang berperan dalam pengembangan UMKM beserta peranan mereka di Desa Setiling. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan ditentukan secara purposif dan dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan UMKM melibatkan kolaborasi stakeholder pentahelix, yaitu pemerintah, perguruan tinggi, media, masyarakat, dan sektor swasta. Setiap pihak berperan dalam inovasi produk, fasilitasi perizinan usaha, pelatihan dan pendampingan, serta promosi dan pemasaran produk. Sinergi antar-stakeholder menghasilkan produk unggulan berbasis potensi lokal seperti jamu, keripik pakis, gula semut, dan briket. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kapasitas, daya saing, dan keberlanjutan UMKM di tingkat desa.
Co-Authors Ahmad Zainuddin Anas Zaini Andi Iva Mundiyah Andi Iva Mundiyah Andi Iva Mundiyah Andi Tri Lestari Anna Apriana Hidayanti Anwar Anwar Anwar Anwar Anwar Ardiyanti, Baiq Shelvia Arya Budhi Saputra, I Made Asmi, Wiwid Nurul Ayu Fitriatul Ulya Ayu, Candra Azzahra, Iga Nabila Ouwan Bachry, Johan Baiq Rika Ayu Febrilia Baiq Rika Ayu Febrilia Baiq Yulfia E. Yanuartati Baiq Yulfia Elsadewi Yanuartati Bardayanti, Deslin Sarmitha Candra Ayu Candra Ayu CATHARINA, THERESIA SUZANNA Dipokusumo, Bambang Dudi Septiadi Dudi Septiadi Dudi Septiadi Dwi Praptomo Sudjatmiko Dyah Ayu Suryaningrum Eka Nurminda Dewi Mandalika Endah Wahyuningsih Erma Sulistyo Rini, Erma Sulistyo Farah Ainun Jamil Febrilia, Baiq Rika Ayu Gautama, I Made Bhaskara Hayati Hayati Hayati Heny K Suwarsinah Hery Haryanto I Gusti Ngurah A. Asasandi I Gusti Ngurah Wikranta Arsa I Gusti Ngurah Wikranta Arsa, I Gusti Ngurah I Ketut Budastra I Ketut Budhastra I Putu Eka Indrawan Idiatul Fitri Danasari Idiatul Fitri Danasari IGKG Puritan Wijaya Adh, IGKG Puritan IGN Aryawan Asasandi Johan Bachry Juniawan, Kadek Ardi Kisman Lalu Dodi N. Lauda Lukman M. Baga M Yusuf M. Fahed Ramadhan M. Yogi Riyantama Isjoni M. Yusuf MADE SUMA WEDASTRA Mandalika, Eka Nurminda Dewi Mariun Meidiana Purnamasari Mizaji Tasnimia Moh. Irfandi Moh. Taqiuddin Muhammad Jaelani Muhammad Zubair Muhammad Zubair Muktasam Mulyawati, Sri Mundiyah, Andi Iva Mutiara Mita Kasia Nabilah, Sharfina Ngakan Agus Trisantika Ni Luh Mira Puspayani Ni Luh Sri Supartiningsih Ni Luh Sri Supartiningsih Ni Made Nike Zeamita Widiyanti Ni Made Zeamita Ni Nyoman Utami Januhari, Ni Nyoman Ni Putu Desy Damayanthi . Nurrachman Nursan, Muhammad Nurtaji Wathoni Pande Komang Suparyana Parta Tanaya, I Gusti Lanang Parwita, I Made Mika Putri, Sista Eliyani Putu Ricky Teddy Septian Putu Shakila Ayunia Yuana Ridwan Rifani Nur Sindy Setiawan Rinda Desan Safitri, Sri Juliani Salsa Dwi Cahyani Selvia, Siska Ita Septiadi, Dudi Siddik, Muhammad Siska Ita Selvia Siska Ita Selvia Soekartini Soekartini Sri Maryati Sri Maryati Sri Maryati Sri Mulyawati Sri Mulyawati SUARTHA, I DEWA GEDE Sudjatmiko, Dwi Praptomo Suparmin Suparmin Supartiningsih, Ni Luh Sri Syahputra, Maiser Syarif Husni Syarifuddin Syarifuddin Tajidan, Tajidan Taradiani, Irawani Devi Taslim Sjah Taslim Sjah Taslim Sjah, Taslim Umam, Ahmad Ihdal Vijaya, Ni Putu Sephia Ananda Wijaya, IGKG. Puritan Wirawan, I Wayan Arik Wiriana, Wiriana Wuryantoro Wuryantoro Wuryantoro Wuryantoro Wuryantoro, Wuryantoro Yanuartati, Baiq Yulfia Elsadewi Yuhaniz, Yuhaniz Yusadara, I Gede Putra Mas Zeamita, Ni Made